Anda di halaman 1dari 3

Judul protap: Protap Pelayanan KB Pemasangan Implan /AKBK

Yang mengesahkan: Tanggal versi pertama:

Tanggal revisi:

Tanggal Efektif:

Protap Pelayanan KB Pemasangan Implan / AKBK

Pengertian :
Pelayanan yang diberikan pada calon akseptor KB untuk menggunakan Implan / AKBK

Tujuan:
Agar petugas melaksanakan pemasangan implan sesuai dengan prosedur yang benar

Petugas :
- Dokter Umum / SPOG
- Bidan / Perawat terlatih

Sarana:
Ruangan
Tempat tidur
Tensimeter + stetoskop
Timbangan BB
Implan Norplant/ Indoplant / Implanon
Scalpel + Mess
Trokar
Spuit 3 cc
Duk berlobang
Kassa Steril
Kapas
Plester
Alkohol 70%
Betadine
Handscoen
Lidocain
Cairan Klorin 0,5%
Kotak sampah
Baskom
Sabun
Handuk / Tissue
Kain kering
Mangkuk steril
Blangko Pencatatan
Blanko IC
Klem
Perban
Prosedur:
1. Memanggil pasien sesuai dengan nomor urut
2. Menjelaskan bahwa ada beberapa pertanyaan yang akan diajukan untuk mengetahui
apakan Alokon yang dipilih sesuai untuknya
3. Meminta pasien untuk menandatangani inform consent
4. Melakukan anamnese riwayat kesehatan dan riwayat reproduksi klien
5. Periksa / Tanya apakah klien memiliki masalah kesehatan / akan membutuhkan
kunjungan yang lebih sering unt metoda yang dipilih yaitu :
- Pendarahan vagina tak terdiagnosa
- Menyusui bayi (bayi < 6 minggu)
- Peny.Hai aktif (kulit/ mata kuning)
- Kanker payudara yang diketahui / dugaan
- Sakit kepala berat (migrain dengan gejala neurologis)
6. Jika ada satu atau lebih kondisi tsb jelaskan bahwa alkon tidak sesuai dan bantu
untuk memilih metoda lain
7. Dengan alat bantu visual jelaskan karakteristik penting dari implan sbb :
- Jenis implan
- Efektifitas
- Cara kerja
- Cara pakai
- Efek samping
- Cepat mengembalikan kesuburan
8. Jelaskan bahwa klien harus segera ke klinik jika mengalami :
- Nyeri pada perut bagian bawah/panggul
- Sakit kepala
- Perdarahan
- Infeksi pada luka
- Kapsul keluar / hilang / tidak teraba
9. Dengan alat bantu visual jelaskan cara penggunaan implan
- Dipasang di bawah kulit pada lengan atas
- Dipasang antara hari 1 dan ke 7 menstruasi
- Bila setelah hari ketujuh gunakan metode cadangan atau hindari coitus 1
minggu
- Jelaskan prosedur (sesuai dengan jenis implan)
- Implan efektif selama 5 / 3 tahun namun dapat dicabut setiap saat
10. Pemasangan Implan
- Jelaskan prosedure tindakan pada klien
- Minta klien memncuci dan memblas lengannya
- Bantu berbaring di atas meja periksa
- Atur posisi lengan
- Letakkan kain kering di bawah lengan
- Tentukan tempat insersi
- Tandai posisi pemasangan kapsul dengan pola
- Pastikan alat steril / DTT siap
- Buka bungkus alat steril / DTT tanpa menyentuhnya
- Letakkan kapsul dalam mangkuk steril / DTT
- Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir 10 -15 detik keringkan, atau
gosok tangan dengan alkohol bila tidak tampak kotor
- Pasang sarung tangan
- Atur peralatan
- Usapkan larutan antiseptik dengan gerakan berputar pada tempat insersi,
biarkan hingga kering
- Beritahu bahwa akan menyuntik anastesi lokal
- Suntikkan tepat di bawah kulit pada lokasi pemasangan
- Tarik jarum dan letakkan pada tempat yang aman
- Tekan kulit dengan kassa steril
- Periksa efeknya sebelum insersi
- Buat sayatan dangkal 2 mm tepat di bawah kulit
- Masukkan trokar sub dermal
- Sambil mengangkat kulit dorong trokar dalam sampai tanda batas (1) dekat
pangkal trokar
- Tarik pendorong keluar, masukka kapsul dengan tangan bersarung tangan
atau klem
- Pasang kembali pendorong dan dorong hingga ada hambatan
- Tahan pendorong dengan satu tangan dan geser trokar keluar hingga
menyentuh pengangan pendorong
- Tarik trokar dan pendorong bersamaan hingga tanda pembatas (2) dekat
ujung trokar, tidak sampai trokar keluar dari kulit
- Jauhkan ujung trokar dari kapsul dan tahan kapsul agar tidak berada pada
jalur trokar
- Arahkan trokar 15 derajat dan masukkan trokar dengan pendorongnya
sampai tanda batas (1)
- Pasang kapsul sisanya dengan cara yang sama
- Raba dan pastikan kapsul ada pada jarak 5 mm dari tempat insisi
- Keluarkan trokar setelah insersi kapsul terakhir
- Tekan tempat insersi dengan kassa untuk menghentikan perdarahan
- Angkat duk berlobang
- Usapkan alkohol pada lengan
- Rapatkan sayatan , tutup dengan kassa steril
- Balut dengan perban
- Dekontaminasi jarum dan alat suntik dengan klorin 0,5 %
- Buang jarum dan alat suntik ke wadah tidak tembus tanpa melepas/ mentup
atau mematahkan jarum
- Rendam semua alat dengan klorin 0,5% selama 10 menit
- Buang sampah ke dalam wadah anti bocor atau kantung plastik
- Lepas sarung tangan setelah direndam dengan klorin 0,5% dan letakkan
dalam wadah yang tidak bocor
- Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 10 -15 menit
- Keringkan tangan dengan handuk / tissue diamkan hingga mengering
- Gosok tangan dengan larutan beralkohol 3 5 ml hingga kering

11. Bahas kunjungan ulang dan tindak lanjut


12. Ulangi penjelasan efek samping dan tanda-tanda komplikasi
13. Himbau klien untuk kembali bila ada pertanyaan atau masalah
14. Yakinkan bahwa metoda yang dipilih dapat dilepas setiap saat bila diinginkan
15. Mengucapkan salam perpisahan dengan sopan
16. Mengisi rekam medik.