Anda di halaman 1dari 22

LABORATORIUM PENGUKURAN LISTRIK DASAR

SEMESTER GENAP 2015/2016


RANGKAIAN RLC SERI DAN PARALEL

Dibuat Oleh :
Kelompok II
1. MUH. ILHAM ALIM
2. MUHAMMAD RIDWAN
3. NOVRANDI JAKOB RADDA

PROGRAM STUDI TEKNIK LISTRIK


JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
POLITEKNIK NEGERI UJUNG PANDANG
MAKASSAR
2016
Laboratorium Pengukuran Dasar Listrik 2016

LEMBAR PENILAIAN

Judul Percobaan : PERBAIKAN FAKTOR DAYA


Kelompok : II
Tanggal Praktek : 17 MEI 2016

1. Praktikan:
Persetujuan
No Nama NIM
(Tanda Tangan)
1 MUH. ILHAM ALIM 321 15 030
2 MUHAMMAD RIDWAN 321 15 031
3 NOVRANDI JAKOB RADDA 321 15 032
4

2. Catatan:

3. Penilaian:

Skor : Laporan Diperiksa,

( ASHAR AR, ST. )


Tgl ACC :

RANGKAIAN RLC SERI DAN PARALEL ii


Laboratorium Pengukuran Dasar Listrik 2016

DAFTAR ISI
Halaman Sampul .................................................................................................. i
Lembar Penilaian ................................................................................................. ii
Daftar Isi ............................................................................................................... iii
Daftar Gambar ...................................................................................................... iv
Daftar Tabel ......................................................................................................... v
Daftar Lampiran ................................................................................................... vi
Bab I Pendahuluan ............................................................................................ 1
A. Latar Belakang ............................................................................................ 1
B. Tujuan ......................................................................................................... 1
Bab II Teori Dasar ............................................................................................. 2
A. Daya ............................................................................................................. 2
B. Faktor Daya ................................................................................................. 2
C. Penyebab Faktor Daya Rendah .................................................................... 4
D. Alasan Faktor Daya Diperbaiki ................................................................... 4
E. Lampu TL .................................................................................................... 5
F. Motor Kapasitor ........................................................................................... 6
Bab III Metode Percobaan .................................................................................. 7
A. Alat dan Bahan ........................................................................................... 7
B. Gambar Rangkaian Percobaan .................................................................... 7
C. Prosedur Percobaan .................................................................................... 9
D. Analisa Perhitungan .................................................................................... 10
Bab IV Data dan Hasil Percobaan ........................................................................ 11
Bab V Pembahasan .............................................................................................. 12
A. Perhitungan secara Teori ............................................................................ 12
B. Analisa Hasil Praktikum ............................................................................. 17
Bab VI Kesimpulan dan Saran ............................................................................. 21
A. Kesimpulan ................................................................................................. 21
B. Saran ............................................................................................................ 21
Daftar Pustaka
Lampiran

RANGKAIAN RLC SERI DAN PARALEL iii


Laboratorium Pengukuran Dasar Listrik 2016

DAFTAR GAMBAR

Gambar Halaman
2.1 Arus Sephasa Dengan Tegangan 3
2.2 Arus tertinggal dari tegangan sebesar sudut 3
2.3 Arus Mendahului Tegangan Sebesar Sudut 4
3.1 Rangkaian perbaikan faktor daya dengan lampu TL tanpa 6
kapasitor
3.2 Rangkaian perbaikan faktor daya dengan lampu TL dengan 7
kapasitor
3.3 Rangkaian perbaikan faktor daya dengan motor tanpa 7
penambahan kapasitor
3.4 Rangkaian perbaikan faktor daya dengan motor dengan 7
penambahan kapasitor
3.5 Flowchart langkah kerja rangkaian lampu TL 11

3.6 Flawchart langkah kerja rangkaian Motor kapasitor 1 Fasa 12


5.1 Name Plate lampu TL 15
5.2 Name plate motor kapasitor 17

RANGKAIAN RLC SERI DAN PARALEL iv


Laboratorium Pengukuran Dasar Listrik 2016

DAFTAR TABEL

Tabel Halaman
3.1 Daftar Alat dan Bahan Percobaan Perbaikan Faktor Daya 6
4.1. Hasil Percobaan Dengan Lampu TL 11
4.2. Hasil Percobaan Dengan Motor 11
5.1 Hasil perhitungan faktor daya pada lampu TL dengan kapasitor 14
5.2 Hasil perhitungan faktor daya pada motor dengan kapasitor 15

RANGKAIAN RLC SERI DAN PARALEL v


Laboratorium Pengukuran Dasar Listrik 2016

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Lembar Asistensi


Lampiran 2 Copy Kartu Kontrol
Lampiran 3 Data Sementara

RANGKAIAN RLC SERI DAN PARALEL vi


Laboratorium Pengukuran Dasar Listrik 2016

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pada masa sekarang yang dimana listrik berkembang sangat pesat.Sudah
banyak alat alat elektronik yang dapat membantu manusia untuk lebih
mengembangkan hal dalam bidang kelistrikan. Adapun rangkaian RLC yang terbagi
atas rangkaian RLC seri dan paralel.
Pada suatu rangkaian RLC seri, beda fasa tegangan induktor terhadap
kapasitor adalah 1800. Tegangannya sama seolah-olah dihubung singkat. Dengan
demikian jika RLC seri diberi tegangan bolak balik dengan frekuensi resonansinya,
arus akan sefasa dengan tegangannya. Pada rangkaian RLC paralel juga memiliki
resonansi rangkaian RLC paralel, tetapi akan berbeda dengan rangkaian RLC seri.
Untuk mengetahui lebih lanjut maka dilakukan percobaan untuk mendapatkan
frekuensi resonansi dari rangkaian RLC seri maupun paralel
B. Tujuan
Selesai percobaan praktikan diharapkan dapat :
1. Mengetahui sifat tegangan, arus dan beda fasanya pada rangkaian RLC seri
untuk beberapa nilai frekuensi.
2. Menentukan faktor kualitas (Q) suatu rangkaian RLC seri.
3. Menentukan frekuensi resonansi suatu rangkaian RLC seri.
4. Menggambar grafik hubungan arus dengan frekuensi RLC paralel.
5. Menggambar grafik hubungan impedansi dengan frekuensi rangkaian RLC
paralel.
6. Menggambar grafik hubungan beda fasa arus dan tegangan dengan frekuensi
rangkaian RLC paralel
7. Menentukan frekuensi resonansi rangkaian RLC paralel.

RANGKAIAN RLC SERI DAN PARALEL 1


Laboratorium Pengukuran Dasar Listrik 2016

BAB II
TEORI DASAR
A. Defenisi Rangkaian RLC
Rangkaian RLC adalah rangkaian yang terdiri dari resistor, induktor,dan
kapasitor, dihubungkan secara seri atau paralel. Mengapa di namakan RLC,
karena nama ini menjadi simbol listrik biasa untuk ketahanan, induktansi dan
kapasitansi masing-masing. Rangkaian ini membentuk osilator harmonik dan akan
beresonansi hanya dalam cara yang sama sebagai rangkaian LC.
Perbedaan dari rangkaian ini terlihat dari resistor, yang di mana setiap osilasi
disebabkan di sirkuit akan mati dari waktu ke waktu jika tidak terus berjalan dengan
sumber. Ini efek dari resistor yang disebut redaman. Resistensi dari beberapa resistor
tidak dapat di hindari di sirkuit nyata, bahkan jika resistor tidak secara khusus
dimasukkan sebagai komponen. Sebuah sirkuit LC murni adalah suatu ideal yang
benar-benar hanya ada dalam teori.
Untuk rangkaian RLC seri yang menggunakan arus AC, maka arus listrik akan
mendapat hambatan dari R, L dan C. Hambatan tersebut dinamakan Impedansi (Z).
Impedansi merupakan gabungan secara vektor dari XL, XC dan Ryang besarannya
dilihat dari satuan Z.

Gambar 2.1 Rangkaian RLC

B. Rangkaian RLC Seri

Pada suatu rangkaian LC seri, beda fasa tegangan induktor terhadap tegangan
kapasitor adalah 180o. Dengan demikian, pada keadaan dimana besar tegangan
induktor sama denga tegangan kapasitor, rangkaian LC seolah-olah dihubung singkat

RANGKAIAN RLC SERI DAN PARALEL 2


Laboratorium Pengukuran Dasar Listrik 2016

pada suatu rangkaian LC seri, keadaan tersebut dapat dicapai pada frekuensi
resonansinya. Dengan demikian jika RLC seri diberi tegangan AC dengan frekuensi
resonansinya, arusnya akan sefasa dengan tegangannya.

C. Rangkaian RLC Paralel


Dalam percobaan ini tegangan masukan supaya di jaga konstan dengan
mengamatinya pada osiloskop. Untuk pengukuran beda fasa antara tegangan dan
arus, tegangan pada Rv digunakan untuk memberikan informasi mengenai arus yang
mengalir pada rangkaian. Pengukuran sudut fasa dapat dilakukan menggunakan
gambar lissajous.

RANGKAIAN RLC SERI DAN PARALEL 3


Laboratorium Pengukuran Dasar Listrik 2016

BAB III
METODE PERCOBAAN
A. Alat dan Bahan
Tabel 3.1 Daftar Alat dan Bahan Percobaan Perbaikan Faktor Daya

No. Nama Alat dan Bahan Jumlah Satuan

1. Resistor 100 1 Buah

2. Resistor 10 1 Buah

3. Resistor 1 k 1 Buah

4. Induktor (Ballast TL 20W) 1 Buah

5. Kapasitor 0,47 F 1 Buah

6. Audio Frekuensi Generator (AFG) 1 Buah

7. Osiloskop 2 Channel 1 Buah

8. Kabel penghubung/ jumper 16 Buah

9. Papan Percobaan 1 Buah

B. Gambar Rangkaian Percobaan


1. Rangkaian Percobaan RLC Seri

AC V L

Gambar 3.1 Rangkaian RLC seri

RANGKAIAN RLC SERI DAN PARALEL 4


Laboratorium Pengukuran Dasar Listrik 2016

2. Rangkaian Percobaan RLC paralel


I

AC V R C
L

VRN
Gambar 3.2 Rangkaian RLC paralel

C. Prosedur Percobaan

RANGKAIAN RLC SERI DAN PARALEL 5


Laboratorium Pengukuran Dasar Listrik 2016

D. Analisa Perhitungan
Dalam analisa perhitungan digunakan beberapa formula. Adapun beberapa
rumus yang digunakan untuk perhitungan pada praktek rangkaian RLC adalah
sebagai berikut :

1) Reaktansi Kapasitif
1
XC =(2 ) (1)

2) TeganganKapasitif
VC = I XC (2)
3) Reaktansi Induktif
XL= 2f L (3)
4) TeganganInduktif
VL= I XL (4)
5) TeganganResistif
VR= I XL (5)
6) Impedansi
Z = 2 + ( )2 (6)
7) Arus

= = (7)

8) Beda Fasa

= 1 (8)

9) Faktor Kualitas


= = = (9)

10) Persentasi error


(%) = 100% (10)

RANGKAIAN RLC SERI DAN PARALEL 6


Laboratorium Pengukuran Dasar Listrik 2016

BAB IV

DATA DAN HASIL PERCOBAAN


1. Hasil Percobaan RLC Seri
Tabel 4.1 Hasil percobaan RLC Seri

F (Hz) V V1 V2 V3 () I Z
(Vpp) (Vpp) (Vpp) (Vpp) (mApp) (K)
50 8 8,4 0,56 0,14 87,6 1,4 5,71
100 8 8 2,8 0,34 94,7 3,4 2,35
150 8 8,4 14 1 90 10 0,8
200 8 8,8 42 1,9 40 19 0,42
223,38 8 8 25 1,16 66,86 11,6 0,68
250 8 8,4 19 0,84 48 8,4 0,95
300 8 8,4 14 0,54 60 5,4 1,48
350 8 8,4 12 0,42 90 4,2 1,9
400 8 8,4 10,8 0,34 108 3,4 2,35
500 8 8 9,6 0,28 153 2,8 2,85
600 8 8 9,2 0,2 90 2 4

2. Hasil Percobaan RLC Paralel


Tabel 4.2 Hasil percobaan RLC Paralel

F (Hz) V (Vpp) VRV(Vpp) () I (mApp) Z (K)

50 6 0,13 57 13 0,46
100 6 0,08 39,1 8 0,75
150 6 0,068 24 6,8 0,88
200 6 0,064 0 6,4 0,94
250 6 0,064 20 6,4 0,94
300 6 0,07 26 7 0,86
350 6 0,076 50 7,6 0,79
400 6 0,084 58 8,4 0,71
500 6 0,096 80 9,6 0,63
600 6 0,115 72 11,5 0,52

RANGKAIAN RLC SERI DAN PARALEL 7


Laboratorium Pengukuran Dasar Listrik 2016

BAB V

PEMBAHASAN
A. Perhitungan secara Teori
1. Perhitungan Percobaan Rangkaian RLC Seri
Dari percobaan yang telah dilakukan, maka dapat diperoleh nilai tegangan
pada kapasitor, induktor, dan resistor, serta dapat diperoleh beda fasa, arus dan
impedansi pada rangkaian tersebut.

Menghitung Xc, dengan frekuensi 50 Hz


Untuk mencari nilai XC dengan mengubah kapasitor, digunakan rumus
(1), adapun perhitungannya sebagai berikut:

1
XC =
2fC

1
=
2 3,14 50 0,47 106

= 6775,9

Menghitung XL, dengan frekuensi 50 Hz


Untuk mencari nilai XL dengan mengubah induktor, digunakanrumus (3),
adapun perhitungannya sebagai berikut:

XL = 2fL

= 2 x 3,14 x 50 x 1,08

= 339,12

Menghitung Impedansi
Untuk mendapat kan nilai impedansi dapat menggunakan rumus (6)
sehingga diperoleh hasil seperti di bawah ini :

Z = 2 + ( )2

RANGKAIAN RLC SERI DAN PARALEL 8


Laboratorium Pengukuran Dasar Listrik 2016

= 1002 + (339,12 6775,9)2

= 6437,87

= 6,4 k

Menghitung Arus (I)


Untuk menghitung arus yang mengalir pada rangkaian dapat menggunakan
rumus (7) sehingga diperoleh hasil perhitungan seperti di bawah ini:


I =

8
=
6437,87

= 0,00124 App

= 1,2 mApp

Menghitung Vc
Untuk mencari nilai Vc maka digunakan nilai Xc yang telah
didapatkan menggunakan rumus (2), adapun perhitungannya sebagai berikut:
VC = I x XC
= 1,24 x 10-3 x 6775,9
= 8,42 Vpp

Menghitung VL
Untuk mencari nilai VL maka digunakan nilai XL yang telah
didapatkan menggunakan rumus (4), adapun perhitungannya sebagai berikut:
VL = I x XL
= 1,24 x 10-3 x 339,12
= 0,42 Vpp

Menghitung VR

RANGKAIAN RLC SERI DAN PARALEL 9


Laboratorium Pengukuran Dasar Listrik 2016

Untuk mencari nilai VR maka menggunakan rumus (5), adapun


perhitungannya sebagai berikut:
VR =IxR
= 1,24 x 10-3 x 100
= 0.124 Vpp

Menghitung Beda Fasa

Untuk menghitung beda fasa dapat menggunakan rumus (8) sehingga


diperoleh hasil perhitungan seperti di bawah ini:


= tan-1

339,126775,9
= tan-1
100

= tan-1 -64,37

= - 89,1o

Menghitung Faktor Kualitas


Untuk menghitung factor kualitas dapat menggunakan rumus (9) sehingga
diperole h hasil perhitungan seperti di bawah ini:


=

339,12
=
100
= 3.39

Untuk perhitungan teori dengan frekuensi yang berbeda menggunakan rumus


dan cara yang sama seperti di atas. Hasil perhitungannya dapat dilihat pada table 5.1

Table 5.1 Perhitungan Teori Rangkaian RLC Seri

RANGKAIAN RLC SERI DAN PARALEL 10


Laboratorium Pengukuran Dasar Listrik 2016

F (Hz) V(Vpp V1 V2(Vpp) V3(Vpp) I(mApp) Z ()


) (Vpp) ()
50 8 8,42 0,42 0,12 -89,11 1,24 6437,64
100 8 10,00 2,00 0,30 -87,89 2,95 2711,60
150 8 14,51 6,54 0,64 -85,39 6,42 1245,32
200 8 38,50 30,83 2,27 -73,50 22,73 352,02
223,38 8 121,27 121,27 8,00 0,00 80,00 100,00
250 8 30,56 38,23 2,25 73,63 22,55 354,79
300 8 9,92 17,87 0,88 83,70 8,78 910,89
350 8 5,49 13,47 0,57 85,93 5,68 1409,39
400 8 3,63 11,61 0,43 86,93 4,28 1868,64
500 8 2,00 9,99 0,29 87,89 2,95 2715,44
600 8 1,29 9,29 0,23 88,37 2,28 3506,20
2. Perhitungan Percobaan RLC Paralel
Pada percobaan ini, dapat diperoleh nilai impedansi, tegangan pada
kapasitor, induktor, dan resistor, serta dapat diperoleh beda fasa dan arus yang
mengalir pada rangkaian tersebut.

Untuk perhitungan nilai XL dan Xc dapat dilihat pada perhitungan teori pada
rangkaian RLC seri di atas.

Menghitung Impedansi
Untuk mendapatkan nilai impedansi dapat menggunakan rumus (6) sehingga
diperoleh hasil seperti di bawah ini:

1
Z = + Rv
1
2 +( )2

1
= + 10
1
+(3146775,9)2
10002

= 346,21

RANGKAIAN RLC SERI DAN PARALEL 11


Laboratorium Pengukuran Dasar Listrik 2016

Menghitung Arus (I)


Untuk menghitung arus yang mengalir pada rangkaian dapat menggunakan
rumus (7) sehingga diperoleh hasil perhitungan seperti di bawah ini:


I =

6
=
346,21

= 0,0173 App

= 17,3 mApp

Menghitung Arus (I)


Untuk menghitung beda fasa dapat menggunakan rumus (8) sehingga
diperoleh hasil perhitungan seperti di bawah ini:


= tan-1

3146775,9
= tan-1
1000

= tan-10,064

= 70,4o

Menghitung Faktor Kualitas


Untuk menghitung factor kualitas dapat menggunakan rumus (9) sehingga
diperoleh hasil perhitungan seperti di bawah ini:

RANGKAIAN RLC SERI DAN PARALEL 12


Laboratorium Pengukuran Dasar Listrik 2016

314
=
1000
= 0.34

Untuk perhitungan teori dengan frekuensi yang berbeda menggunakan rumus


dan cara yang sama seperti di atas. Hasil perhitungan secara teori dapat dilihat pada
tabel 5.2

Table 5.2 Perhitungan Teori Rangkaian RLC Paralel

F (Hz) V VRV(Vpp) () I (mApp) Z


(Vpp) (K)
50 6 0,17 70,4 17,3 0,34
100 6 0,09 49,7 9,2 0,68
150 6 0,07 28,4 6,8 0,87
200 6 0,06 8,4 6,1 0,99
250 6 0,06 8,4 6,1 0,99
300 6 0,06 21,5 6,4 0,93
350 6 0,07 31,5 7,1 0,85
400 6 0,08 39,1 7,7 0,78
500 6 0,09 49,7 9,3 0,65
600 6 0,11 56,7 10,9 0,55

B. Perbandingan Teori dan Praktek

C. Analisa Hasil Praktikum

RANGKAIAN RLC SERI DAN PARALEL 13


Laboratorium Pengukuran Dasar Listrik 2016

BAB VI

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan
B. Saran

RANGKAIAN RLC SERI DAN PARALEL 14


Laboratorium Pengukuran Dasar Listrik 2016

DAFTAR PUSTAKA
Boylestad, Robert L. 2003. Introductory Circuit Analysis, 10th Edition. USA:
Prentice Hall .

Hamdani. 2016. Jobsheet Laboratorium Pengukuran Dasar. Makassar: Politeknik


Negeri Ujung Pandang.

RANGKAIAN RLC SERI DAN PARALEL 15


Laboratorium Pengukuran Dasar Listrik 2016

LAMPIRAN LAMPIRAN

RANGKAIAN RLC SERI DAN PARALEL 16

Anda mungkin juga menyukai