Anda di halaman 1dari 3

Tugas Deskripsi

1. Topik : Dioda Zener


2. Sub Topik :
a. Pengertian dioda zener
b. Bahan pembuatan dioda zener
c. Proses pembuatan dioda zener
d. Bentuk dioda zener
e. Warna dioda zener
f. Fungsi dioda zener
3. Kalimat utama:
1. Dioda zener merupakan dioda junction P dan N yang memiliki karakterisik unik.
2. Bahan yang digunakan untuk membuat dioda zener ada tida macam.
3. Dalam membuat dioda zener dibutuhkan empat langkah penting.
4. Dioda zener yang sudah jadi berbentuk seperti tabung kecil dengan kawat
tembaga di setiap ujung-unjungnya.
5. Warna dioda zener yang sering kita jumpai adalah biru.
6. Dioda zener memiliki fungsi sebagai penstabil tegangan.

Dioda zener merupakan dioda juction P dan N yang memiliki karakteristik unik.
Karakteristik yang dimiliki dioda zener adalah dapat mengalirkan arus listrik dalam suatu
rangkaian listrik ke arah berlawanan bila ada tegangan yang melampaui batas tegangan zener.
Jika melampaui batas tegangan operasional, diode biasa akan menjadi rusak karena kelebihan
arus listrik yang menyebabkan panas. Namun proses ini adalah reversibel jika dilakukan
dalam batas kemampuan. Dalam kasus pencatuan-maju, diode ini akan memberikan tegangan
jatuh drop voltage sekitar 0.6 Volt yang biasa untuk diode silikon.

Bahan yang digunakan untuk membuat dioda zener ada tida macam. Bahan yang
perlu disiapkan diantararanya bahan silikon, komponen semikonduktor tipe N dan tipe P, dan
tembaga. Silikon yang digunakan bersifat tahan panas dan Tembaga yang dibutuhkan
biasanya hanya sekitar 5 cm. Sebuah diode Zener memiliki p-n junction atau komponen N-P
yang memiliki doping berat, yang memungkinkan elektron untuk tembus (tunnel) dari pita
valensi material tipe-p ke dalam pita konduksi material tipe-n. Tembaga yang dibutuhkan
biasanya hanya sekitar 5 cm

Dalam membuat dioda zener dibutuhkan empat langkah penting. Langkah pembuatan
dioda zener yang pertama yaitu, komponen semikonduktor tipe N dan tipe P disambungkan
dengan diberi celah lapisan depletion diantara kedua tipe tersebut. Kedua, pada sisi tipe P
diberikan hole yang siap untuk menerima elektron dan pada sisi tipe N diisi dengan elektron
yang bergerak bebas. Ketiga, kedua ujung tipe N dan tipe P disabungkan dengan tembaga
sebagai penghubung ke rangkaian. Keempat, bagian tipe N dan tipe P dioda dilapisi dengan
bahan silikon.

Dioda zener yang sudah jadi berbentuk seperti tabung kecil berwana biru dengan
kawat tembaga di setiap ujung-unjungnya. Biasanya pada sisi tabung dari dioda zener
terdapat tulisan kecil berisi tipe dioda zener dan batas tegangan pada dioda zener tersebut.
Tipe dioda zener bisanya ditulis dengan awalan 1N dan diteruskan angka sedangkan batas
tegangan pada dioda zener berkisar antara 0,7 volt sampai 11 volt.

Warna dioda zener yang sering kita jumpai adalah biru. Warna biru ini merupakan
warna identitas bagi zener. Hal ini dilakukan agar mudah untuk mengenali dioda zener.
Namun tidak jarang juga kita jumpai dioda zener berwarna hitam dan coklat sebagai variasi
warna.

Dioda zener memiliki fungsi sebagai penstabil tegangan. Hal ini dikarenakan
kemampuan arusnya yang kecil sekitar 1 mA samapi 10 mA maka pada penggunaan dioda
zener sebagai penstabil tegangan untuk arus besar diperlukan sebuah buffer arus dengan
dioda zener dibias mundur (reverse). Kondisi tersebut dinamakan break down voltage dioda.
Dalam kondisi ini kaki katoda dioda selalu diberi tegangan yang lebih positif dari pada
anoda. Hal ini yang membedakan fungsi dan cara keja dioda zener dengan dioda lainnya, jika
diberi tegangan yang melebihi tegangan breakdwon maka tegangan yang terukur akan sama
dengan nilai tegangan breakdown dari dioda zener. Dapat disimpulkan bahwa dioda zener
pada tegangan tinggi akan mengalirkan banyak arus dan pada tegangan rendah akan
mengalirkan sedikit arus sehingga tegagan menjadi stabil. Selain itu dioda zener juga dapat
dipakai sebagai pembatas tegangan pada level tertentu untuk keamanan rangkaian.