Anda di halaman 1dari 9

PENGARUH EKSTRAK DAUN KRATOM (Mitragyna speciosa) TERHADAP

SISTEM URINARIA MENCIT JANTAN (Mus musculus)

Effect of Kratom Leaf (Mitragyna speciosa) Extract To Urinary System Male Mice (Mus
musculus L.)

Firda Ayu Wahyuni


Progran Studi Pendidikan Biologi,
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,
Universitas Tanjungpura, Pontianak
E-mail : firdaayu8888@gmail.com

Abstrak

Kratom (Mitragyna speciosa) adalah salah satu tumbuhan obat. Penelitian ini
bertujuan melihat pengaruh ekstrak daun kratom terhadap aktivitas diuretic pada urin
mencit jantan, mengukur pH urin, dan mengukur volume urin. Pengujian diuretik dilakukan
dengan menggunakan metode Cumming. Pemberian sediaan hanya satu kali, kemudian urin
yang dihasilkan selama 24 jam setelah perlakuan dikoleksi. Hasil penelitian menunjukan
volume urin yang dihasilkan pada perlakuan pemberian ekstrak daun kratom dosis 0,5
mg/20 gram bobot badan, lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan aquades dosis 0,14
ml/20 gr bobot badan dan pemberian obat uresix dosis 0,1 mg/ 20 gram bobot badan dan
pH mendekati netral pada perlakuan pemberian ekstrak daun kratom sebesar 6. Dapat
disimpulkan bahwa pemberian ekstrak daun kratom meningkatkan volume urin pada mencit
jantan. Namun masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui mekanisme
kerjanya.
Kata-kata kunci : Mitragyna speciosa, ekstrak daun kratom, volume urin , pH urin

Abstract

Kratom (Mitragyna speciosa) is a prayer one medicinal plants. Singer study aims
seeing the influence of kratom leaf extract against diuretic activities in urine of male mice,
measure the pH of the urine, and measure the volume of urine. Testing methods using
diuretics do with cumming. administration of a preparation only one time, then urine the
resulting 24 hours of treatment taxable income collected. results showed the resulting
volume of urine on kratom leaf extract treatment giving a dose of 0.5 mg / 20 grams body
weight, compared with reseller high doses of 0.14 ml of distilled water treatment / 20 gr
body weight and drug administration a dose of 0.1 mg uresix / 20 grams body weight and
a pH closer to neutral on kratom leaf extract treatment by 6. Can be concluded that
administration of kratom leaf extract increase the volume of urine on male mice. But still
needed further study to review more know mechanism works.
Key words : Mitragyna speciosa, krato m leaf extract, urine volume, urine pH
PENDAHULUAN

Mitragyna speciosa (MS) milik

keluarga Rubiaceae (kopi) dan kadang-

kadang dikenal sebagai suku Naucleae

dari subfamili Naucleoideae Hal ini

umumnya dikenal sebagai Ketum atau

Biak-biak di Malaysia dan Kratom, berbagai kondisi medis, seperti morfin

Kraton, Kakuam, Ithang atau Thom di ketergantungan di Thailand,dan sebagai

Thailand. utarasetengah dari Peninsular pengganti opium di Malaysia. (K.Ahmad

dan Selangor (Sakaran et al., 2014) et al., 2012, Ruck et al., 2011dalam

Secara tradisional, didaerah Cinosi et al., 2015). Daun Mitragyna

daerah tertentu di Asia Tenggara, cincang speciosa (kratom di Thailand) telah

segar atau kering daun pohon yang digunakan di Thailand untuk efek opium-

dikunyah atau dibuat menjadi teh oleh seperti dan kemampuan stimulan coca-

pengguna local buruh untuk memerangi seperti untuk memerangi kelelahan dan

kelelahan dan meningkatkan meningkatkan toleransi terhadap bekerja

produktivitas kerja. Selain itu, persiapan keras di bawah matahari. Selain itu, telah

kratom juga telah digunakan selama digunakan untuk mengobati diare dan

berabad-abad selama upacara untuk menghentikan kecanduan off

socioreligious dan untuk mengobati morfin (Burkill, 1935, Grewal, 1932,

Suwanlert, 1975 dalam Matsumoto et al.,

2003).
Diuretik merupakan obat yang tiazid diuretik berhubungan dengan

meningkatkan laju aliran urin dan sekresi beberapa merugikan efek, misalnya,

natrium serta digunakan untuk mengatur ototoxicity, hiperurisemia, hipovolemia

volume dan atau komposisi cairan tubuh akut, penipisan potasium,

pada berbagai keadaan klinis. hypomagnesemia, hiponatremia,

Penggunaan klinis diuretika yang paling hiperkalsemia, hiperglikemia,

penting adalah edema dengan cara hiperlipidemia, dan hipersensitivitas

mengeluarkan cairan edema (dan sensitifitas . Fenomena ini mengharuskan

elektrolit). Penggunaan ini diharapkan mencari diuretik yang relatif bebas dari

mampu memobilisasi cairan intestisinal efek yang tidak diinginkan tersebut ( Asif

edema tanpa penurunan volume plasma et al., 2014).

yang bermakna sehingga volume cairan Penelitian ini dilakukan untuk

ekstraseluler kembali normal, sedangkan tujuan melihat pengaruh ekstrak tanaman

untuk keadaan tanpa edema, diuretik terhadap aktivitas diuretic pada urin,

diharapkan mampu menurunkan tekanan mengukur pH urin, dan mengukur volume

darah dengan cara mengosongkan urin.

natrium tubuh dan menurunkan volume METODE PENELITIAN

darah (Katzung, 2001; Mutschler, 1999 Penelitian ini dilakukan di

dalam Yulinah et al., 2015). Laboratorium Pendidikan Biologi,

Sebagian besar, diuretik bertindak Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,

dengan merangsang produksi urin dan Universitas Tanjungpura, Pontianak,

ekskresi elektrolit dari tubuh. Diuretic Kalimantan Barat.

seperti tinggi langit-langit / loop dan Bahan Penelitian


Bahan penelitian yang digunakan adalah 200,4 gram kemudian dilakukan

mencit jantan (Mus musculus) yang maserasi dengan 2 kali pengulangan

berumur 2-3 bulan, dengan bobot badan selama 3x24 jam dengan alkohol 70 %

antara 22,00-28,68 gram, yang berasal sebanyak 4 liter. Hasil ekstrak pertama

dari Kota Bantul, UD Wistar Jalan diuapkan sebanyak 9 kali dengan suhu

Parangkritis km8, Yogyakarta. Semua 550C untuk mendapatkan ekstrak daun

hewan uji diaklimatisasi terlebih dahulu kratom. Ekstrak daun kratom didapatkan

kurang lebih selama 5 hari. Selama proses dengan berat 54,67 gram. Ekstrak yang

masa aklimatisasi hewan uji diberi air akan digunakan untuk penelitian

minum secara ad libitum dan makanan dilarutkan sebanyak 5 ml untuk

(Compton et al., 2014). melarutkan 20 mg ekstrak kratom.

Persiapan ekstrak Percobaan Diuretik

Daun kratom yang digunakan Percobaan diuretik dilakukan

dipetik langsung dari lokasi Desa Nanga dengan menggunakan metode Cumming.

Ngabau, Kabupaten Kapuas Hulu, Hewan percobaan masing-masing

Putusibau, Kalimantan Barat. Daun berpuasa dan kehilangan air selama

kratom dibersihkan dan dilakukan delapan belas jam sebelum percobaan

pemotongan yang selanjutnya dilakukan (Devi, 2011). Hewan dikelompokkan

penjemuran untuk berat yang konstan. berdasarkan sediaan yang digunakan, tiap

Ekstraksi kelompok terdiri atas tiga ekor mencit

Ekstraksi daun kratom dilakukan jantan.. Kelompok A (A1,A2,A3, kontrol

dengan cara maserasi. Daun kratom yang negatif) diberi akuades dosis 0,14 ml/20

telah dikeringkan di timbang sebanyak gr bobot badan,. Kelompok B (B1, B1,


B3) dengan perlakuan diberi ekstrak dianalisis menggunakan analisis statistik

kratom (Mitragyna speciosa ) dengan dengan metode uji Dancon pada taraf 5%

pemberian dosis 0,5 mg/20 gram bobot dan program SAS.

badan kelompok C (C1, C2, C3, uji HASIL DAN PEMBAHASAN

positif) diberi perlakuan berupa uresix Berdasarkan hasil pengamatan

dimana diberikan dosis 0,1 mg/ 20 gram dari percobaan yang telah dilakukan,

bobot badan. Perlakuan hanya diberikan dapat dilihat terdapat perbedaan volume

satu kali kemudian hewan uji kembali urin mencit yang dihasilkan antara mencit

dimasukkan ke dalam kandang metabolik. yang diberi perlakuan dengan akuades

Di kandang metabolik, satu tikus sebagai kontrol negatife, ekstrak daun

perkandang metabolik disediakan dengan kratom dan obat uresix sebagai kontrol

jaring kawat untuk koleksi urin dan positif. Hasil pengamatan dapat dilihat

untuk memisahkan pada Tabel 1. Pada perlakuan dengan

menggunakan aquades kelompok mencit


kotoran dari air seni (Ravishankar et al.,
A1 diberi dosis cekok sebanyak 0,17 ml
2012). Untuk mendapatkan urin
dan menghasilkan volume urin sebanyak
dilakukan selama 24 jam. Urin yang telah
0,1 ml, kelompok mencit A2 diberi dosis
didapatkan kemudian ditampung untuk
cekok sebanyak 0,20 ml dan
dihitung pH dari hewan uji.
menghasilkan volume urin sebanyak 0,1
Analisis Data
ml dan kelompok mencit A3 diberi dosis
Percobaan ini dilakukan dengan
cekok sebanyak 0,18 ml dan
menggunakan rancangan acak lengkap.
menghasilkan volume urin sebanyak 0,1
Data volume urin, pH urin mencit
ml. Rerata dari volume urin pada
kelompok mencit A dengan perlakuan Pada perlakuan yang kedua yaitu

aquades sebagai kontrol negatif sebanyak pemberian ekstrak daun kratom dengan

0,1 ml. Hal ini menunjukan bahwa tidak kelompok mencit B. Kelompok mencit

ada pengaruh yang terjadi pada volume B1 diberi dosis cekok sebanyak 0,16 ml

urin mencit dengan perlakuan aquades.

Tabel 1. Rerata volume urin dan pH urin dalam urin mencit jantan dengan perlakuan

aquades (kontrol -) diberi ekstrak daun kratom dan obat uresix (kontrol +).

Dosis Hasil Rata-rata

Kontrol Kelompok Cekok Volume pH Urin Volume pH Urin

(ml) Urin (ml) Urin (ml)

Akuades A1 0,17 0,1 5

(Kontrol -) A2 0,20 0,1 5 0,1 5

A3 0,18 0,1 5

Ekstrak B1 0,16 0,3 6

Daun B2 0,17 0,3 6 0,367 6

Kratom B3 0,18 0,5 6

Obat Uresix C1 0,13 0,1 5

(Kontrol +) C2 0,13 0,2 5 0,13 5

C3 0,15 0,1 5
dan menghasilkan volume urin sebanyak volume urin pada kelompok mencit C

0,3 ml, kelompok mencit B2 diberi dosis dengan perlakuan diberi obat uresix

cekok 0,17 ml menghasilkan volume urin sebanyak 0,13 ml. Hal ini menunjukan

sebanyak 0,3 ml dan kelompok mencit B3 bahwa terdapat pengaruh obat uresix pada

diberi dosis cekok sebanyak 0,18 ml produksi urin mencit. Berdasarkan dari

menghasilkan volume urin sebanyak 0,5 ketiga perlakuan yang telah dilakukan,

ml. Rerata dari volume urin pada perlakuan yang paling berpengaruh

kelompok mencit B dengan perlakuan terhadap volume urin mencit jantan

diberi ekstrak daun kratom sebanyak adalah perlakuan dengan pemberian

0,367 ml. Hal ini menunjukan bahwa ekstrak daun kratom. Pada percoban ini

pemberian ekstrak daun kratom dapat dilakukan pula pengukuran pH dari urin

mempengaruhi produksi urin pada mencit yang dihasilkan oleh ketiga kelompok

jantan. Pada perlakuan yang ketiga yaitu mencit jantan tersebut. Pengukuran pH

pemberian ekstrak obat uresix sebagai urin dilakukan menggunakan sebuah alat

kontrol positif pada kelompok mencit C. yaitu indikator universal. Setelah

Kelompok mencit C1 diberi dosis cekok dilakukan pengukuran, didapat hasil yaitu

sebanyak 0,13 ml menghasilkan volume pada kelompok mencit yang diberi

urin 0,1 ml, kelompok mencit C2 diberi perlakuan akuades memiliki pH rata rata

dosis cekok sebanyak 0,13 ml 5, kelompok mencit yang diberi

menghasilkan volume urin sebanyak 0,2 perlakuan esktrak daun kratom memiliki

ml dan kelompok mencit C3 diberi dosis pH rata-rata 6, dan kelompok mencit yang

cekok sebanyak 0,15 ml menghasilkan diberi perlakuan obaturesix memiliki pH

volume urin sebanyak 0,1 ml. Rerata dari rata-rata 5.Hal ini menunjukkan bahwa
urin dari kelompok mencit yang diberi KESIMPULAN

perlakuan ekstrak daun kratom memiliki Pemberian ekstrak daun kratom

tingkat pH yang mendekati netral. PH (Mitragynaspeciosa) menpengaruhi

urin biasanya dekat dengan netral (7) volume urine yang dihasilkan oleh mencit

tetapi dapat bervariasi antara 4,4 dan 8 (Mus musculus) yang menyebabkan

selama 24jam berdasarkan berbagai meningkatnya volume urin mencit

faktor fisiologis (Shaafie et al., 2012).


DAFTAR PUSTAKA
Dengan perbedaan pH yang sangat deka
Asif, M., Atif , M., Malik, A. S. A., Dan
,Z. C., Ahmad, I., and Ahmad, A.,
tmenunjukkan tidak adanya perbedaan
2013. Diuretic Activity of
Trianthema portulacastrum Crude
tingkat pH pada urin yang signifikan dari
Extract in Albino Rats. Tropical
Journal of Pharmaceutical
ketiga kelompok mencit tersebut. Hasil
Research December .12 (6): 967-
972.
penelitian ini secara keseluruhan masih
Cinosi, E., Martinotti, G., Simonato,P.,
memerlukan penelitian lebih lanjut. Singh,D., Demetrovics,Z.,
Roman,A., Urrestarazu, Bersani F.S.,
Kandungan senyawa kimia dalam ekstrak Vicknasingam,B., Piazzon,Giulia.,
Jih-HengLi, Wen-JingYu, Fvny,
daun kratom serta uji toksisitasnya juga M.K., Farkas,J., Giannantonio,M.D.,
and Corazza, O., 2015. Following
masih memerlukan penelitian lebih (the Roots) of Kratom (Mitragyna
speciosa): The Evolution of an
mendalam. Dengan demikian, diharapkan Enhancer from a Traditional Use to
Increase Work and Productivity in
ke depannya dapat dilakukan penelitian- Southeast Asia to a Recreational
Psychoactive Drug in Western
penelitian yang dapat memberikan Countries. BioMed Research
International .11(2) : 1-3.
pencerahan berkaitan dengan
Compton ,D. M., Garcia ,Corina., V ,
pemanfaatan ekstrak daun kratom sebagai Annamaria., Kamaratos, Johnson ,B.
G., Wedge, Tegan., 2014. An
diuretik. examination of the consequences of
chronic exposure to Mitragyna
speciosa during adolescence on
learning and memory in adulthood. Sakaran ,R., Othman ,F., Jantan,I., Thent
The Journal of Z.C., and Das S., 2014. An Insight
Phytopharmacology .3(5): 300-309 into the Effect of Mitragyna speciosa
. Korth Extract on Various Systems of
the Body. Global Journal of
Devi ,M.S.S., 2011. Acute Toxicity and Pharmacology .8 (3): 340-346.
Diuretic Activity Of Mangifera
Indica L. bark Extracts. Shaafie ,I. A., Sreedharan ,J.,
International Journal of Pharma Muttappallymyalil ,J., Venkatramana
and Bio Sciences . 2(3) : 141-143. ,M., Freeg ,M.A. H. A., Mathew ,E.,
2012. Effect of urinary pH and
Matsumoto,K., Horie,S., Ishikawa,H., specific gravity in urolithiasis,
Takayama,H., Aimi,N., Ponglux,D., Ajman, UAE. Gulf Medical
Watanabe,K., 2003. Antinociceptive Journal. 1(1):26-31.
effect of 7-hydroxymitragynine in
mice : Discovery of an orally active Yulinah, E., Wahyuningsih ,Sri., Ratna
oploid enalgenesic from the Thai ,K., 2015. Efek Diuretik Ekstrak Air
medicinal herb Mitragyna speciosa. Kelopak Bunga Rosela (Hibiscus
Life Sciences .74 (2004) : 2143 sabdariffa Linn.) pada Tikus Wistar
2155. Jantan. Jurnal Farmasi Sains dan
Terapan . 2(2) : 1-4.
Ravisshankar ,K., and Priya ,P.S.V.V.,
2012. Evaluation Of Diuretic Effect
Of Ethanolic Seed Extracts Of
Macrotyloma Uniflorum and
Cucumis Melo In Rats.
International Journal of Pharma
and Bio Sciences 3(3): 251- 255.
.