Anda di halaman 1dari 1

INSTRUKSI KERJA

LABORATORIUM
VOLUMETRI PENETAPAN KESADAHAN KIMIA SMKN 3 TANAH
(KOMPLEKSOMETRI) JUMLAH(TETAP DAN SEMENTARA) GROGOT
AIR DENGAN INDIKATOR EBT

1. Tujuan : 6. Langkah Kerja


Menetapkan kesadahan - 100 ml contoh air dipipet ke dalam sebuah erlenmeyer 250 ml dan
jumlah air dengan indikator dipanaskan sampai 40 C
EBT - Bubuhi sampel air dengan 5 ml Larutan buffer pH 10
- Bubuhi sampel air dengan 6 tetes EBT
2. Prinsip Pengerjaan : - Dititer dengan larutan EDTA 0,02 M hingga berubah warna
Pada umumnya kesadahan- - Ulangi penetapan ini 2 kali
jumlah air, disebabkan oleh
kandungan kalsium dan
magnesium. Sewaktu
larutan ion Ca2+ dan Mg 2+
dititer dengan larutan EDTA
dengan indikator EBT,
pertama-tama EDTA
bereaksi dengan kemudian
dengan Mg dan akhirnya
dengan senyawaan rangkai
Mg-EBT. Warna titrasi
berubah dari merah anggur
menjadi biru.
3. Peralatan 7. Reaksi :
- Neraca analitik
- Kaca arloji/ botol timbang Ca2+(aq) + H2Y2- (aq) CaY2- (aq)+ 2H+(aq)
- Spatula
- Beaker glass 100 ml Mg 2+ (aq)+ H2Y2- (aq) MgY2- (aq) + 2H+(aq)
- Batang pengaduk
- Labu ukur 250 ml
- Corong gelas MgIn- (merah) + H2Y2- (aq) MgY2- (aq) + HIn2- (biru) + H+(aq)
- Botol semprot
- Buret dan statif
- Pipet tetes

4. Bahan 8. Perhitungan :
- Contoh air 1 ml larutan EDTA 0,02m (6,448/L) = 1 mg CaO
- Larutan EDTA 0,02 M 1D (derajat Jerman) = 1 mg CaO/ 100 ml contoh air
- Buffer pH 10 Kesadahan jumlah = V 1D
- Indicator EBT
Ket V = ml larutan EDTA yang diperlukan
5. Keselamatan Kerja 9. Daftar Pustaka
- Gunakan alat keselamatan - Ahmad Chon, E Krisnandi.(1982).Depatemen Perindustrian: Bogor
kerja
- Gunakan alat pelindung diri
- Menjaga keamanan
lingkungan
- Jagalah kebersihan