Anda di halaman 1dari 1

Ringkasan S.I.M.

Chapter 9 Achieving Operational Excellence


and Customer Intimacy : Enterprise Application (Mencapai Kinerja
Operasional yang Prima dan Kedekatan dengan Pelanggan :
Aplikasi Perusahaan).

1. Sistem Perusahaan.

Apa itu sistem perusahaan?

Sistem perusahaan adalah sebuah sistem terorganisir yang terbagi dalam berbagai aspek pekerjaan dan bekerja di dalam sebuah
perusahaan secara simultan dan sinergis dengan tujuan untuk mencapai hasil dan perolehan laba perusahaan yang maksimal.

Basis data mengumpulkan data dari berbagai divisi dan departemen dalam sebuah perusahaan, dan dari sejumlah besar proses
bisnis yang penting dalam manufaktur dan produksi, keuangan dan akuntansi, penjualan dan pemasaran, dan sumber daya
manusia, membuat data tersedia untuk aplikasi yang mendukung hampir seluruh aktivitas bisnis organisasi secara internal.

(gambar)

Cara kerja sebuah sistem perusahaan.

Sistem perusahaan menawarkan sejumlah modul peranti lunak yang terintegrasi dan suatu basis data yang terpusat yang
memungkinkan data dibagi untuk banyak proses bisnis dan daerah fungsional di seluruh perusahaan.

2. Peranti Lunak Perusahaan.

Enterprise software atau peranti lunak perusahaan dibuat berdasarkan ribuan proses bisnis yang telah jelas yang merefleksikan
praktik-praktik terbaik. Praktik terbaik adalah solusi dan metode penyelesaian masalah yang paling berhasil dalam sebuah industri
untuk mencapai tujuan bisnis secara konsisten dan efektif

3. Nilai Bisnis Sistem Perusahaan.

Sistem perusahaan menyediakan nilai baik dengan meningkatkan efesiensi operasional dan menyediakan informasi perusahaan
secara luas untuk mebantu para manajer membuat keputusan yang lebih baik. Perusahaan besar dengan berbagai unit operasi
pada lokasi yang berbeda telah menggunakan sistem perusahaan untuk menjalankan pengerjaan standar dan data sehingga
setiap orang dapat menjalankan bisnis dengan cara yang sama diseluruh dunia.

4. Sistem Manajemen Rantai Pasokan.

Rantai pasokan.
Rantai pasokan adalah jaringan organisasi dan proses bisnis untuk mendapatkan bahan mentah, mengubah bahan mentah ini
menjadi barang setengah jadi atau jadi, dan mendistribusikan barang jadi kepada pelanggan.

5. Informasi dan Manajemen Rantai Pasokan.

Berbagai inefisiensi dalam rantai pasokan, seperti kurangnya bahan, penggunaan kapasitas pabrik yang rendah, persediaan
barang jadi yang terlalu banyak, atau biaya transportasi yang tinggi disebabkan oleh informasi yang tidak akurat atau tidak tepat
waktu, sebagai contoh perusahaan manufaktur.