Anda di halaman 1dari 10

SAP Nutrisi Pada Anak

Bidang Study : Keperawatan Anak


Topik : Nutrisi Pada Anak
Sub topik : Anjuran pemberian makanan selama anak sakit dan sehat
Sasaran : Keluarga Anak Yang Di Rawat di RSUD Arosuka Kabupaten Solok
Tempat : Ruang Rawat Anak RSUD Arosuka
gal : Waktu : 1 x 30 menit

I LATAR BELAKANG

Nutrisi merupakan hal yang sangat penting untuk menunjang pertumbuhan dan
perkembangan. Jika nutrisi kurang atau tidak terpenuhi bisa mempengaruhi terhadap pertumbuhan
dan perkembangan. Apalagi jika sakit maka nutrisi sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses
penyembuhan.
Masa bayi dan anak adalah masa emas dalam pertumbuhan dan perkembangan, Karena itu
sangatlah diperlukan asupan nutrisi pada anak dan bayi yang cukup . Apalagi disaat sakit dimana
daya tahan tubuh bayi dan anak sedang rentan. Pada saat inilah dibutuhkan peningkatan nutrisi
untuk memulihkan daya tahan tubuh anak dan bayi yang menunjang dalam proses penyembuhan.
Karna hal tersebut diatas maka kelompok merasa tertarik untuk memilih topik nutrisi pada anak
untuk diberikan penyuluhan kepada keluarga anak dan bayi yang dirawat diruang anak RSUD
Arosuka .

II. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM

Pada akhir proses penyuluhan, ibu dan keluarga dapat mengetahui nutrisi yang perlu
diberikan kepada anaknya baik selama sakit maupun anak tersebut sehat.

III. TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS

Setelah diberikan penyuluhan ibu dapat :


1. Menyebutkan pengertian dari nutrisi
2. Menyebutkan jenis Jenis nutrisi
3. Mengerti cara pemberian makan selama anak sakit dan sehat.
4. Menyebutkan manfaat nutrisi pada anak
6. Menyebutkan akibat kekurangan nutrisi pada anak

IV. SASARAN

Ibu dan keluarga anak yang dirawat di ruang rawat anak RSUD Arosuka
V. MATERI

1. Pengertian Nutrisi
2. Zat Gizi Yang terkandung dalam Makanan
3. Cara Pemberian Makan Selama Anak Sakit dan Sehat.
4. Jenis Jenis nutrisi
5. Manfaat nutrisi pada anak
6. Akibat kekurangan nutrisi pada anak

VI. METODE

1. Ceramah
2. Tanya Jawab
3. Diskusi

VII. MEDIA

Infokus
Flip Chart

Leaflet
KMS,,,????

VIII. TEMPAT DAN WAKTU PELAKSANAAN

Tempat pelaksanaan penyuluhan : Ruang anak RSUD Arosuka


Waktu Pelaksanaan : Jumat, 20 Januari 2017
Pukul : 09.00 s/d selesai

IX. PENGORGANISASIAN

Pembimbing Akademik : Ns. Indah Komalasari M.Kep


: Ns. Helena Patricia M.Kep
Pembimbing Klinik : Ns. Rani Humaira S.Kep
Pembawa Acara : Andre S.Kep
Pembicara/ Penyaji : Nofrizal Hendra S.Kep
Fasilitator : Mira Roswinda S.Kep
: Willy Viktoria S.Kep
: Djuniati MG S.Kep
: Yetniwita S.Kep
Observer : Agusyenti S.Kep

Tugas Pengorganisasian:
a. Moderator
1. Membuka dan menutup acara penyuluhan
2. Memperkenalkan anggota kelompok Akademik
3. Menjelaskan topik dan tujuan penyuluhan
4. Membuat kontrak waktu dan bahasa
5. Mengarahkan jalannya penyuluhan
6. Menjelaskan tujuan kegiatan penyuluhan
7. Memimpin diskusi
8. Mengevfaluasi kegiatan yang telah dilakukan
9. Menyimpulkan kegiatan

b. Penyaji
1. Menyejikan atau menyampaikan materi penyuluhan
2. Menggali pengetahuan audiens tentang materi penyuluhan
3. Memberi reinforcemen positif terhadap audien
4. Menjelaskan materi penyuluhan

c. Fasilitatos
1. Memotivasi audien dan memfasilitasi untuk bertanya
2. Mengejak audien untuk fokus pada materi yang disajikan
3. Meminimalkan gangguan dari luar yang mengganggu jalannya penyuluhan
4. Mengamati jalannya penyuluhan dari awal sampai akhir
5. Menganjurkan audien untuk tidak meninggalkan acara

d. Observer
1. Mengamati jalannya kegiatan
2. Mengevaluasi kegiatan
3. Mencatat perilaku verbal dan non verbal peserta kegiatan

Setting Tempat
Keterangan:

: Moderator

: Flip Chart / Infokus

: Penyaji

: Audien

: Fasilitator

: Obsever

: CI Akademik

: CI Klinik

X. KEGIATAN PENYULUHAN

No. WAKTU KEGIATAN MAHASISWA KEGIATAN PESERTA


1. 3 Pembukaan :
Menit Membuka kegiatan dengan mengucapkan Menjawab salam
salam.
Memperkenalkan diri Mendengarkan
Menjelaskan tujuan dari penyuluhan Memperhatikan
Menyebutkan topik yang akan diberikan
Memperhatikan
2. 15 Pelaksanaan :
Menit Menggali Pengetahuan tentang zat gizi Memperhatikan
yang terkandung dalam makanan
Memberi reinforcemen positif Memperhatikan
Menjelaskan tentang zat gizi yang
terkandung dalam makanan Bertanya dan menjawab
Memberi kesempatan kepada peserta pertanyaan yang diajukan
untuk bertanya. Memperhatikan

Menjelaskan cara pemberian makan Bertanya dan menjawab


selama anak sehat dan sakit. pertanyaan yang diajukan
Memberi kesempatan kepada peserta
untuk bertanya
3. 10 Evaluasi :
menit Menyimpulkan hasil penyuluhan Menjawab pertanyaan
Menanyakan kepada peserta tentang
materi yang telah diberikan, dan
reinforcement kepada ibu yang dapat
menjawab pertanyaan.
4. 2 Terminasi :
menit
Mengucapkan terimakasih atas peran serta Mendengarkan
peserta.
Mengucapkan salam penutup Menjawab salam

XI. KRITERIA EVALUASI

1. Evaluasi Struktur
Peserta hadir ditempat penyuluhan
Penyelenggaraan penyuluhan dilaksanakan di posyandu
Pengorganisasian penyelenggaraan penyuluhan dilakukan sebelumnya

2. Evaluasi Proses
Peserta antusias terhadap materi penyuluhan
Tidak ada peserta yang meninggalkan tempat penyuluhan
Peserta mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan secara benar

3. Evaluasi Hasil
Ibu mengetahui tentang jenis nutrisi yang diperlukan
Jumlah hadir dalam penyuluhan minimal 20 orang.

XII. DAFTAR PUSTAKA

Departemen Kesehatan RI kerjasama dengan WHO dan UNICEF, Buku Bagan Manajemen
Terpadu Balita Sakit (MTBS) Indonesia., Jakarta, 1998.
Markum, A.H., Buku Ajar Ilmu Kesehatan Anak Jilid 1, Balai Penerbit FKUI, Jakarta, 1991
Sacharin, Rosa M., Prinsip Keperawatan Pediatrik Edisi 2, EGC, Jakarta, 1994
Materi Penyuluhan
NUTRISI PADA ANAK
A. PENGERTIAN
Nutrisi atau zat makanan adalah merupakan bagian dari makanan termasuk didalamnya air,
protein dan asam amino yang membentuknya, lemak dan asam lemak, karbohidrat, mineral dan
vitamin.

B. JENIS JENIS NUTRISI


1. Air
Kebutuhan tubuh akan air merupakan urutan kedua setelah kebutuhan oksigen. Fungsi dari
air bermacam-macam. Air merupakan komponen terpenting dari struktur tubuh dan dalam
fungsinya sebagai pelarut, maka air memainkan peranan dasar dalam reaksi seluler. Air mengatur
suhu tubuh dengan mengambil panas yang dihasilkan pada reaksi seluler dan
mendistribusikannya ke seluruh tubuh. Air penting sebagai pelumas tubuh misalnya saliva,
memungkinkan makanan masuk ditelan.

2. Protein dan Asam Amino


Fungsi protein adalah :
a. Penunjang pertumbuhan, protein merupakan bahan padat utama dari otot, organ dan
glandula endokrin. Merupakan unsur utama dari matrix tulang dan gigi, kulit, kuku, rambut,
sel darah dan serum.
b. Pengaturan proses tumbuh, protein mempunyai fungsi yang sangat khusus dalam
pengaturan proses-proses tubuh misalnya, Hb melakukan peranan vital membawa oksigen
ke jaringan
c. Energi, protein merupakan sumber energi potensial, setiap gramnya menghasilkan 4 Kkal
(0,01 MJ), jika protein digunakan untuk energi maka tidak akan dipakai untuk kebutuhan
sintesis.
Sumber protein :
Kandungan protein tinggi pada susu, daging, ikan, unggas, keju, biji-bijian
Kandungan protein menengah pada telur, kacang-kacangan, tepung, biji-bijian, susu
cair.
Kandungan protein rendah sebagian besar pada buah-buahan dan sayur-sayuran.

3. Lemak dan Asam Lemak

Fungsi utama lemak adalah memberikan energi, Lemak bertindak sebagai karier dari
vitamin A,,D ,E, K, yang larut dalam air dan memberikan rasa yang menyenangkan dan
memberikan perasaan kenyang karena kecepatan pengosongan dari lambung.
Sumber makanannya adalah baik susu ASI dan sapi mengandung sekitar 50% kal lemak.
Sekitar 4% dari kalori total dalam ASI diberikan oleh asam linoleat. Sumber makanan lain adalah
minyak, LARD, mentega, margarine dan bumbu selada yang merupakan sumber lemak yang
paling pekat.
4. Karbohidrat
Gula dan zat tepung merupakan sumber utama energi manusia.
Fungsi karbohidrat :
a. energi, setiap gram karbohidrat yang dioksidasi rata-rata menghasilkan 4 kal. Sejumlah
karbohidrat dalam bentuk glukose, akan digunakan secara langsung untuk memenuhi
kebutuhan energi jaringan. Sebagian kecil disimpan sebagai glikogen dalam hepar dan otot
dan beberapa akan disimpan sebagai jaringan adiposa.
b. Aksi pencadangan protein, tubuh akan menggunakan karbohidrat sebagai sumber utama
energi, karena itu jika terdapat defisiensi kalor dalam diet maka akan digunakan jaringan
adiposa dan protein
c. Pengaturan metabolisme lemak, diperlukan sejumlah karbohidrat dalam diet sehingga
oksidasi lemak dapat berlangsung dengan normal. Jika karbohidrat dalam diet terbatas,
maka lemak akan dimetabolisir lebih cepat daripada penanganan tubuh terhadap produk
metabolisme ini. Jika lemak tidak dioksidasi dengan lengkap maka akan terbentuk keton.
d. Peranan dalam fungsi gastrointestinal, diduga laktosa mempercepat pertumbuhan bakteri
yang diperlukan dalam usus kecil, bakteri ini berguna untuk sintesis vit B kompleks dan vit
K.
Sumber Karbohidrat : pada diet bayi muda laktosa merupakan karbohidrat predominan
yang ditemukan dalam ASI dan susu sapi. Dengan semakin besarnya anak-anak
ditambahkan biji-bijian, roti dan makanan lain seperti kentang.

5. VITAMIN
a. Vitamin A
Sumber :sayur dan buah2an berwarna kuning dan merah,hati,susu dan daging
Fungsi : Memelihara kesehatan mata dan kulit,tulang,gigi.
b. Vitamin B
Sumber : Hati,ginjal,susu,mentega,kuning telur,ikan,kacang2.
Fungsi : memelihara fungsi saraf memelihara fungsi pencernaan.
c. Vitamin C
Sumber : Jeruk nanas pepaya,semangkastroberi,hati dan sayur2an
Fungsi : Antioksidan,pembentukan serabut kolagen,menjaga peleketan akar gigipada gusi
Menjaga elastisitas kapiler darah
d. Vitamin D
Sumber : Susu,minyak ikan,kuning telur,ragi,dan dan sinar ultraviolet.
Fungsi : Absorsi fosfat dan kalsium pembentukan tulang dan gigi.
e. Vitamin E.
Sumber : Kecambah,susu,Kuning telur,kacang2an tumbuhan hijau,biji gandum dll
Fungsi : Pembetukan eritrosit,kesehatan kulit.
f. Vitamin K
Sumber : Sayuran hijau hati,dan daging
Fungsi : Membantu pembekuan darah dan kesehatan hati.

6. MINERAL
Mineral merupakan zat yang diperlukan oleh tubuh untuk membantu berbagai aktivitas
yang terjadi dalam tubuh :
Natrium
Kalium
Kalsium
Forfor
Magnesium
Klor
Belerang
Zat besi
Yodium
Dll.

PENYAKIT YANG DISEBABKAN OLEH MALNUTRISI:

1. KWASHIORKOR
Kwashiorkor terjadi karena tidak cukupnya asupan protein dalam makanan yang masuk
kedalam tubuh.Protein diperlukan untuk memperbaiki sel,membuat sel baru,sertta penting
untuk pertumbuhan masa kanak kanak.
Tanda tanda :
Kelelahan
Warna kulit rambut kemerahan ,kuning.
Sistem kekbalan tubuh rusak.
Hilang massa otot.

2. MARASMUS
Marasmus disebabkan oleh kekurangan hampir semua nutrisi dan sumber tenaga,terutama
protein,karbohidrat dan lipid (zat lemak)
Tanda tanda :
Tubuh kering hanya tinggal kulit
Tulang menonjol
Kulit lengan atas ,paha,dan bokong kendur.
Wajah seperti orang tua

CARA PEMBERIAN MAKAN SELAMA ANAK SAKIT DAN SEHAT


1. Umur 0 4 Bulan
Berikan Air Susu Ibu (ASI) sesuai dengan keinginan anak, paling sedikit 8 kali
sehari, siang maupun malam.
Jarngan diberikan makanan atau minuman lain selain ASI

2. Umur 4 6 Bulan
Berikan Air Susu Ibu (ASI) sesuai dengan keinginan anak, paling sedikit 8 kali
sehari, siang maupun malam.
Beri makanan pendamping ASI 2 kali sehari, tiap kali 2 sendok makan
Pemberian makanan pendamping ASI dilakukan setelah pemberian ASI
Makanan pendamping ASI adalah :
Bubur tim lumat ditambah kuning telur/ayam/ikan/tempe/tahu/daging
sapi/wortel/bayam/kacang hijau/santan/minyak.

3. Umur 6 12 Bulan
Berikan Air Susu Ibu (ASI) sesuai dengan keinginan anak
Berikan bubur nasi ditambah telur / ayam / ikan / tempe / tahu / daging sapi/ wortel
/ bayam / kacang hijau / santan / minyak.
Makanan tersebut diberikan 3 kali sehari. Setiap kali makan diberikan sebagai
berikut :
Umur 6 Bulan : 6 sendok makan
Umur 7 Bulan : 7 sendok makan
Umur 8 Bulan : 8 sendok makan
Umur 9 Bulan : 9 sendok makan
Umur 10 Bulan : 10 sendok makan
Umur 11 Bulan : 11 sendok makan
Berikan juga makanan selingan 2 kali sehari diantara waktu makan seperti : bubur
kacang hijau, pisang, biskuit, nagasari dan sebagainya.

4. Umur 12 24 Bulan
berikan Air Susu Ibu (ASI) sesuai keinginan anak
Berikan nasi lembik yang ditambah telur/ayam/ikan/tempe/tahu/daging
sapi/wortel/bayam/kacang hijau/santan/minyak.
Berikan makan tersebut 3 kali sehari
Berikan juga makanan selingan 2 kali sehari diantara waktu makan seperti:
Bubur kacang hijau, pisang, biskuit, nagasari dan sebagainya.

5. Umur 2 Tahun atau Lebih


Berikan makanan yang biasa dimakan oleh keluarga 3 kali sehari yang terdiri dari
nasi, lauk,pauk,sayur dan buah.
Berikan juga makanan yang bergizi sebagai selingan 2 kali sehari diantara waktu
makan seperti :
Bubur kacang hijau
Biskuit
Nagasari.

Catatan : (Cucilah tangan sebelum menyuapkan makanan anak).


(Gunakan bahan makanan yang baik dan aman, peralatan masak yang bersih dan cara memasak
yang benar).

Anjuran Pemberian Makan untuk anak dengan Diare Persisten :


Jika masih mendapatkan ASI, berikan lebih sering dan lebih lama, siang dan
malam.
Jika anak mendapat susu selain ASI :
Gantikan dengan meningkatkan pemberian ASI atau
Gantikan dengan setengah bagian susu dengan bubur nasi dan ditambah
tempe
Jangan diberi susu kental manis.

Untuk makanan lain, ikuti anjuran pemberian makanan yang sesuai dengan umur
anak.