Anda di halaman 1dari 18

Memiliki rasa asam yang menyegarkan, membuat buah delima kerap digunakan

sebagai bahan campuran rujak atau jus, Dan ternyata, buah delima menjadi salah
satu buah yang mampu menurunkan berat badan, mengecilkan usus serta
menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Benarkah?

Memiliki bentuk tubuh ideal bak seorang model, memang menjadi impian banyak
wanita sehingga tak heran banyak wanita yang melakukan berbagai macam diet,
kendati tak semua diet dibenarkan dunia kesehatan. Karena terkadang, diet
tersebut yang menimbulkan masalah baru.

Sebenarnya, untuk mendapatkan berat badan yang ideal sangatlah mudah, cukup
mengatur pola makan yang sesuai dengan aktivitas fisik. Jika Anda ingin
menurunkan berat badan, maka perlu asupan yang sesuai dan seimbang dari
buah dan sayur. Salah satu buah yang pu membantu menurunkan berat badan
adalah buan delima. Di dalam buah delima terkandung berbagai macam vitamin
dan mineral yang mampu menurunkan kadar kolesterol dan mengecilkan usus
sehingga perut tidak mudah lapar.

Delima. Memiliki nama latin Punica granatum L merupakan tanaman buah yang
termasuk dalam keluarga Punicaceae. Tanaman yang berasal dari Timur Tengah
dan dapat tumbuh hingga ketinggian 1.000 meter ini, dikelompokkan dalam tiga
jenis. Yaitu delima putih, delima merah dan delima hitam. Dari ketiga jenis ini,
yang paling terkenal adalah delima merah. Delima merah memiliki rasa yang lebih
manis dan segar, sedangkan delima putih rasanya lebin kesat dan sepet serta
kurang manis. Rasa kesat pada delima putih disebabkan adanya Kandungan
flavonoid yang tinggi. Flavonoid berperan penting sebagai antioksidan. Hal ini
menjadikan delima putih sering dimanfaatkan sebagai obat. Yang paling sulit
ditemukan adalah buah delima berwarna hitam dan delima ini pun tidak dikenal
luas. Padahal delima nitam lebih banyak mengandung khasiat dibandingkan
dengan delima putih.

Umumnya orang mengenal delima karena bentuk buah yang menarik. dan sering
disajikan sebagai makanan segar ataupun campuran rujak maupun jus. Buah
delima yang sudah matang mengandung vitamin dan mineral yang bermanfaat
bagi tubuh. Kandungan utama dalam buah delima yaitu alkalonoid, pelletierene,
granatin, elligatanin, resin, kalsium oksalat dan pati yang terdapat pada kulit
buah. Kandungan gizi dalam buah delima memiliki nilai energi 68 kkal, protein
0,95 gram,- lemak 0,3 gram, karbohidrat 17,17 gram, serat 0,6 gram, kalsium 3
mg, besi 0,3 mg, magnesium 3 mg, fosfor 8 mg, kalium 259 mg, natrium 3 mg, air
80.97 g, Seng 0,12 mg, tembaga 0,07 mg, vitamin C 6,1 mg, thiamin 0,03 mg,
riboflavin 1 0,03 mg, vitamin B6 0,105 mg, asam foiat 6 mg vitamin A.
Dalam,segelas buah delima mengandung asam sitrat, asam malat, glukosa,
fruktosa, maitosa, vitamin A, vitamin' C, mineral dan tanin. Seiain buah, hampir
semua bagian dari tanaman delima bermanfaat sebagai obat, mulai dari akar, biji,
bunga, hingga kulitnya.

Menurut dr. Nany Leksokumoro, Ms.SpGK, delima kaya akan zat antioksidan,
mengandung polifenol, tanin dan vitamin C. Delima menganciung protein yang di
dalamnya dapat melarutkan enzim-enzim yang dapat menggerogoti tubuh seperti
kanker, sakit jantung dan sakit persendian. Begitu juga dengan metabolisme
tubuh, dengan mengonsumsi antioksidan yang terdapat dalam buah delima, maka
akan melancarkan metabolisme pencernaan tubuh.

Tidak hanya itu buah delima juga dapat menurunkan berat badan dengan cara
rutin mengonsumsi jus buah delima atau dimakan langsung. Mengonsumsi rutin
jus delima membuat asupan lemak terbatasi, lemak yang ada dalam tubuh akan
dibersihkan oleh kandungan yang ada dalam buah delima. Dengan buah delima,
lemak yang menumpuk akan dibersihkan seperti cleansing pada tubuh dengan
memasukan zat-zat yang ada dalam delima, juga untuk detoksifikasi. Jadi secara
tidak langsung delima membantu menurunkan berat badan dan melancarkan
metabolisme dalam tubuh. Kandungan polifenol dalam delima juga mampu
mencegah timbulnya kanker.

Ditambahkan oleh dr. Prapti Utami, delima dapat menurunkan berat badan
namun tergantung pada pola makan yang diterapkan. Delima akan membantu
menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Karena antioksidan dan antiradang
dalam buah delima mampu mengecilkan pori-pori usus. Antioksidan dari buah
delima bekerja menyerap lemak, ini akan membantu menurunkan kadar
kolesterol. Bagi yang belum terbiasa mengonsumsi buah delima, cukup makan
satu buah per hari sebelum makan, Cara ini dapat membantu mengobati penyakit
maag. Namun bagi penderita maag, jumlah buah delima yang dikonsumsi bisa
diatur sesuai kemauan.
Jika menginginkan berat badan ideal pengaturan pola makan yang baik adalah
kunci utama. Akan sia-sia walaupun mengonsumsi banyak buah delima, jika pola
makan yang diterapkan salah, karena khasiat dalam buah delima tidak akan
berpengaruh.

Manfaat lain. Buah delima sebagai buah dengan berbagai manfaat tidak memiliki
efek samping yang menakutkan. Manfaat lain dari delima adalan
untuk mencegah kanker mungkin belum banyak diketahui bahwa delima dapat
menyebabkan sel-sel. kanker rusak. Mengonsumsi jus delima sekitar 800 ml setiap
hari dalam jangka waktu selama tiga bulah mampu melindungi jantung dan
membantu mengurangi kadar kolesterol jahat. Meningkatkan sirkulasi darah ke
jantung koroner dan dapat menurunkan tekanan darah serta dapat mengurangi
adanya penyempitan arteri yang mengalirkan darah ke otak.

Konsumsi jus delima mampu menurunkan stres dan menenangkan hati. Hal ini
terjadi karena delima bisa mengurangi hormon stres di dalam air liur, sekaligus
mengurangi tekanan darah sistolik dan diastoiik sehingga akan membantu tubuh
lebih relaks. Selain itu delima juga bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit
seperti radang gusi, perdarahan, mempercepat penyembuhan luka, cacingan,
tenggorokan kering, keputihan, batuk, dan suara serak. Begitu banyak manfaat
yang akan diperoleh dari buah delima. Dengan banyaknya manfaat buah delima,
mulailah mengonsumsi buah delima secara rutin agar tubuh selalu sehat. Koes
Anindya (Info Kecantikan)

Ning Harmanto, Banyak tanaman obat warisan nenek moyang yang memiliki
khasiat sebagai
pelangsing.

Kulit delima

Selama 3 tahun mengonsumsi herbal itu, bobot Agatha bertahap turun dari
semula 65 kg menjadi 63 kg pada 2005, lalu 60 kg (2008), dan mencapai 58 kg
pada awal 2010. Sejak 2010 Agatha mengombinasi herbal pelangsing dan minum
rebusan kulit delima. Ia merebus 1/4 bagian kulit buah delima dalam 2 gelas air
hingga mendidih dan tersisa 1 gelas. Hasil rebusan itu ia konsumsi 23 kali kali
sepekan. Setelah 13 bulan rutin mengonsumsi kombinasi herbal itu, bobot Agatha
susut menjadi 5455 kg pada awal 2011 dan bertahan sampai saat ini.

Kasus Agatha Surakso itu sejalan dengan hasil riset Feli Rahayu, Idajani Hadinoto,
dan Angelica Kresnamurti dari Fakultas Farmasi Universitas Katolik Widya
Mandala Surabaya. Riset yang termaktub dalam Jurnal Obat Bahan Alam pada
2007 itu memperlihatkan ekstrak kulit delima matang memiliki kulit putih
kekuningan menurunkan nafsu makan tikus putih jantan galur wistar. Indikasinya
penurunan jumlah konsumsi pakan, bobot tubuh, dan kadar leptin selama 14 hari
uji.

Riset itu memperlihatkan kelompok yang mengonsumsi ekstrak kulit delima


(dibuat memakai pelarut etanol 96%) 3 gram per kg bobot tubuh dengan
konsentrasi 30% menurunkan konsumsi pakan tikus dari semula 7,94 gram
menjadi 5,59 gram per ekor. Pengulangan perlakuan sebanyak 2 kali
memperlihatkan konsumsi pakan turun di atas 50%. Singkat kata riset itu
membuktikan ekstrak kulit delima dengan pelarut etanol 96% memiliki peran baik
sebagai antiobesitas alias mencegah kegemukan dengan mempengaruhi nafsu
makan.

Berbagai literatur menyebutkan kulit buah delima diantaranya mengandung


senyawa alkaloid peletierin, metil peletierin, iso peletierin, dan tanin. Nah, Feli
Rahayu, Idajani Hadinoto, dan Angelica Kresnamurti menduga kandungan tanin
penyebab turunnya nafsu makan tikus dengan mempengaruhi kadar leptin dalam
darah. Leptin merupakan hormon yang dihasilkan sel lemak untuk mengatur
perilaku makan dan metabolisme energi. Semakin tinggi kadar leptin di darah,
maka semakin rendah nafsu makan dan konsumsi makanan seseorang.

Bambang Mursito MSi Apt dari Fakultas Farmasi Universitas Pancasila, Jakarta
Selatan, menyebutkan kandungan tanin dalam kulit buah delima yang mencapai
22% memiliki manfaat memperkecil pori-pori mukosa usus atau astringen. Pori-
pori mengecil tersebut menyebabkan penyerapan makanan menurun sehingga
jumlah kalori terserap tubuh lebih sedikit. Akibatnya tubuh mengambil sumber
energi dari cadangan lemak. Oleh karena itu bobot tubuh pun turun.
Rimpang bangle sejak lama dikenal sebagai herbal
pelangsing

Riset lain oleh Fatma Labib Ahmed dari Departemen Nutrisi dan Ilmu Pangan
Universitas Helwan di Mesir memperkuat peran buah delima sebagai pelangsing.
Hasil riset yang tertuang di Pakistan Journal of Nutrition pada 2009 itu
menyebutkan tikus yang mengonsumsi bubuk buah delima memiliki risiko lebih
sedikit mengalami hiperkolesterolmia atau peningkatan lemak dalam bentuk
kolesterol di dalam plasma darah.

Uji klinis

Herbal yang dikonsumsi Agatha memang lazim sebagai antiobesitas. Banyak


herbalis meresepkan daun jati belanda, daun kemuning, atau rimpang bangle
untuk menurunkan bobot tubuh. Begitu juga kulit buah delima Punica granatum
meski tak sepopuler ketiga herbal itu. Herbalis di Kotamadya Batu, Provinsi Jawa
Timur, dr Wahyu Suprapto, misalnya, meresepkan diantaranya 40 gram daun jati
belanda, 20 gram kemuning, 15 gram rimpang bangle, dan 15 gram kulit delima
putih kepada pasien obesitas. Semua herbal dalam bentuk serbuk.
1/4 bagian kulit buah delima rebus untuk setiap kali konsumsi

Wahyu mengatakan, pasien tinggal mengambil 1 sendok makan serbuksemua


tercampur meratadan menyeduh dengan segelas air mendidih, menyaring, dan
meminum menjelang tidur. Rutin mengonsumsi ramuan itu, Sekitar 23 bulan
bobot badan dapat turun sampai 3 kg, kata Wahyu. Dosen di Fakultas
Kedokteran Universitas Airlangga itu membatasi penurunan bobot tubuh
maksimal 3 kg per bulan agar kondisi tubuh tetap stabil alias tidak sempoyongan.
Wahyu juga mengingatkan bila setelah konsumsi berefek buang air besar
berlebihan mencapai 3 kali sehari, dosis pemakaian dapat dikurangi menjadi
separuhnya. Bila gejala hilang konsumsi herbal dapat seperti sediakala.

Riset ilmiah yang ditempuh Pusat Inovasi Martha Tilaar juga membuktikan bahwa
ramuan terdiri atas diantaranya daun jati belanda, rimpang temulawak, dan
bunga sidawayah terbukti sebagai pelangsing. Riset pada dua tahun silam itu
melibatkan 9 perempuan berusia 2840 tahun yang mengalami obesitas. Indeks
massa tubuh 2530. Mereka mengkonsumsi satu kapsul 2 kali sehari selama 12
pekan. Hasilnya pada pekan keempat penurunan bobot tubuh mencapai 1 kg
(1,7%) dan susut sampai 3,5 kg (5,8%) pada pekan keduabelas.

Daun jati belanda juga aman sebagaimana terungkap dalam riset itu. Tidak
terdapat gejala perut kembung, pusing, kehilangan nafsu makan, mual, dan lelah
setelah konsumsi rutin selama 12 pekan. Cuma sedikit yang mengalami konstipasi
atau sulit buang air besar yang cepat hilang setelah tubuh beradaptasi.

Menurut Manajer Produk Sariayu Martha Tilaar, Rahel Samuel S. Farm., Apt, hasil
riset itu kemudian keluar sebagai produk Sariayu Susut Perut yang sangat diminati
pasar, terutama perempuan. Lebih lanjut Rachel menjelaskan penjualan produk
Sariayu Susut Perut memberi pendapatan terbesar kedua dari 8 produk kategori
jamu yang diproduksi oleh Sariayu Martha Tilaar.

Gemuk

Olahraga rutin dapat mencegah kegemukan


Langsing memang dambaan kaum hawa. Menjadi langsing itu impian setiap
perempuan, ujar Utami, direktur sebuah perusahaan pengelola ekshibisi.
Perempuan 44 tahun itu rajin mengunjungi pakar gizi di sebuah klinik gizi di
Jakarta Selatan. Bobot badan saya saat ini 88 kg dan idealnya 5657 kg, ujar
alumnus Universitas Brawijaya itu. Sulung empat bersaudara itu merasa
kegemukan. Sejatinya kegemukan terjadi karena ketidakseimbangan antara
asupan energi atau asupan lemak yang berlebih.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan Institut Kesehatan Nasional Amerika Serikat
menyebutkan sebutan gemuk atau obesitas bila nilai Indeks Massa Tubuh (IMT)
berada di angka 2529,9 kg/m2. Kementerian Kesehatan merilis Profil Data
Kesehatan Indonesia Tahun 2011 menyebutkan 11,7% penduduk Indonesia di atas
umur 18 tahun mengalami obesitas. Pasien kami 70% perempuan obesitas, ujar
Nunny Herianna dari Klinik Go Langsing di Jakarta.

Menurut Prof Dr Ir Ali Khomsan, guru besar Pangan dan Gizi Fakultas Ekologi
Manusia Institut Pertanian Bogor, penyebab kegemukan diantaranya genetis,
makanan, dan pola hidup. Mengubah makanan dan pola hidup seperti rajin
berolah raga dapat menurunkan bobot badan, kata Ali Khomsan. Menurut Ali
Khomsan pemakaian herbal pelangsing bersifat mengenyangkan sehingga dapat
mengurangi nafsu makan.

Pemanfaatan herbal pelangsing bukan barang baru. Kakek-nenek kita yang


menyukai jamu sudah mengenalnya, ujar Ning Harmanto, herbalis di Jakarta
Utara. Beberapa tanaman obat berefek melangsingkan tubuh diantaranya
lempuyang, bangle, buah mengkudu, meniran, temukunci, temuhitam, dan jati
belanda. Hampir semua herbal itu menekan nafsu makan, tambah Ning. Dengan
begitu tubuh tetap langsing dan sehat. (Dian Adijaya Susanto/Peliput: Bondan
Setiawan, Pressi Hapsari, dan Rizky Fadhilah)

Apotik di Indonesia umumnya menjual obat penurun berat badan yang bekerja dengan 2
metode. Metode yang pertama yaitu menekan nafsu makan contohnya antara lain
yaitu Sibutramin, Diethylpropion, Mazindol, dan Phentermine. Metode kedua adalah dengan
cara mengeluarkan lemak ketika anda buang air besar, contohnya Orlistat.
Sayangnya, menurut hasil studi Sibutramine on Cardiovascular Outcomes Trial, terbukti
adanya risiko kardiovaskuler dan stroke dari penggunaan Sibutramin dan turunannya.
Sibutramine juga berefek buruk pada indung telur wanita, sel telur dan menopause. Di
dunia internasional, FDA telah melarang penggunaan Sibutramine. Di Indonesia, BPOM RI
melarang Sibutramine sejak 14 Oktober 2010.
Thermolyte Plus Obat Pelangsing Badan Cepat dan Aman

Thermolyte Plus Obat Pelangsing Badan Cepat dan Aman

Memiliki badan yang sehat dan langsing merupakan impian semua orang
terutama wanita. Banyak wanita melakukan berbagai cara demi memiliki badan
ideal dari mulai melakukan diet, menggunakan alat yang bisa melangsingkan,
hingga mengonsumsi obat.

Banyak macam obat pelangsing badan, dari yang berbentuk kaplet yang terbuat
dari bahan alami seperti Thermolite Plus ini sangat bisa untuk menahan rasa lapar
jika dikonsumsi selama kurang lebih sebulan. Namun dalam mengonsumsinya
harus rutin diminum setiap hari sampai berat badan menjadi ideal. Sehingga
karbohidrat yang ada ditubuh akan terbakar secara maksimal dan dapat
menimbulkan efek rasa kenyang diperut maka nafsu makan akan berkurang.

Cara Kerja Obat Pelangsing Thermolyte Plus

Mengurangi nafsu makan dan rasa lapar


Meski porsi makan sedikit akan merasa kenyang karena selera makan, keinginan
ngemil dan rasa lapar menurun.

Menghambat penyerapan lemak

Penyerapan lemak makanan didalam saluran pencernaan akan terhambat


sehingga lemak / minyak yang dimakan tidak masuk kedalam tubuh tetapi akan
keluar bersama dengan kotoran saat buang air besar.

Membakar lemak menjadi tenaga

Tubuh akan tetap berenergi meski sedang diet karena kelebihan lemak dalam
tubuh dibakar menjadi tenanga atau energi.

Mengencangkan tubuh

Biasanya setelah berat badan turun, akan timbul masalah kulit menjadi kendur
tetapi dengan mengonsumsi thermolyte plus kulit akan menjadi kencang.

Cara Konsumsi Thermolyte Plus :

Pagi 1 kaplet dan siang 1 kaplet, diminum 1/2 jam sebelum makan
dengan jangka waktu antara pagi dan siang 6 jam.
Jika berat badan anda lebih dari 60 kg, setelah 3 hari dosis dapat
dinaikan menjadi 2 kaplet pagi dan 2 kaplet siang.

Catatan :

Konsumsi Thermolyte Plus sambil rajin olahraga.


Tidak dianjurkan jika anda menderita gagal ginjal, jantung,
hipertensi, wanita hamil dan menyusui.
Jangan lebih dari 4 kaplet setiap harinya.

Harga Thermolyte Plus

Isi 10 kaplet Rp. 75.000 / kotak.


Isi 30 kaplet Rp. 190.000 / kotak.
Isi 60 kaplet Rp. 290.000 / kotak.

Diproduksi :
PT. Nutrindo Jaya Abadi

Distributor :

PT. Pharos Indonesia

BPOM SI 044 513 931

Komposisi :

Vitamin C 60 mg , Ascorbic Acid.


Magnesium 15 mg , Magnesium Oxide.
Vitamin B6 5 mg , pyridoxine HCI.
Thiamin 3.4 mg , Thiamin HCI.
Niacin 10 mg.
Chromium 120 mcg , Chromium Polynicotinate.

Asam Amino :

L-Glutamin, L-Arginine, L-Tyrosine, L-Lysine.

Pembakar Lemak Alami :

Coleus root extract, bladderwarck thali, grapefruit seed extract, green tea leaf
extract, gymnema leaf extract, wheat willow bark extract, garcinia fruit extract,
guarana seed extract, bitter orange peel extract.

Anda bisa membeli Thermolyte Plus di minimarket atau supermarket dan toko
obat terdekat. Konsumsi obat diet ini sesuai dengan aturan dan petunjuk
pemakaian agar tetap aman dan sebisa mungkin anda konsultasi dahulu dengan
dokter. Itulah informasi mengenai obat diet Thermolyte Plus, semoga
bermanfaat.

By Ana Rediana - Obat Cina Rabu, 08 Februari 2017 11:43:56

Langsing Tanpa Diet dengan Daun Jati Cina


Hampir semua produk yang menjanjikan penurunan badan secara drastis, tanpa
perlu olahraga, pasti laris diburu konsumen. Demikian juga halnya dengan produk
Herbal pelangsing

TEH DAUN JATI CINA (DAUN SENNA)"

yang kini tengah menjadi produk pelangsing yang paling dicari di Amerika.

Kepopuleran produk ini meningkat setelah seorang dokter yang punya acara
talkshow di televisi menyebut mangga afrika ini sebagai salah satu dari 10
keajaiban untuk menurunkan berat badan hingga 5 kilogram dalam sebulan,
tanpa diet dan tanpa efek samping.mypotik

Di balik kepopuleran produk tersebut, beberapa penelitian ilmiah sudah dilakukan


dan menunjukkan Cassia Acutifolia disebut juga Senna Alexandrina/Cassia senna
terdaftar secara resmi di British Pharmacopoeia and the United States
Pharmacopoeia, dan herbal ini adalah satu dari sekian banyak herbal obat yang
disetujui FDA Amerika sebagai OTC dan menjadi herbal yang paling banyak
digunakan di Amerika. Di Jerman daun dan buah Senna merupakan lisensi sebagai
obat berstandar, resmi tercantum di German Pharmacopoeia dan diterima di
Commission E monographs.

DAUN JATI CINA (DAUN SENNA) efektif menurunkan berat badan. bisa
mengurangi bobot tubuh hingga 5 kilogram dalam 28 hari, tanpa diet dan
olahraga.

KANDUNGAN
Mengandung 3 % Glikosida dianthron (sennoside A, B, C, D, E, F, G). Sejumlah kecil
antrakinon termasuk aloe-emodin dan rhein 8-glukosida ; 10% mucilago; tannin,
flavonoid, naftalen.

MEKANISME KERJA
Efek pengobatan dari Daun Senna dikarenakan kandungan glikosida antrakinon
terutama senosid A dan B. Penguraian glikosida antrakuinon dalam saluran
pencernaan dapat terjadi dalam 2 cara :
1. Glikosida tidak diserap dalam usus bagian atas tetapi diurai oleh
mikroflora dalam usus besar menjadi aglikon aktif, secara principal rhein
anthron yang menimbulkan efek laksatif pada usus besar .
2. Adanya empedu dan gula, aglikon bebas dapat diserap masuk ke
dalam aliran darah dan dikeluarkan kemudian ke dalam usus besar. Hasil
akhirnya Auerbach plexus menghasilkan peningkatan kontraksi otot usus.
Selain itu kandungan mucilage mengurangio penyerapan cairan yang
menyebabkan peningkatan kerja laksatif.

"Luar biasa, itu kata yang terucap setalah mencoba selama 1 minggu saja, Teh
(herbal dan aman untuk dikonsumsi) ini bisa membuat berat badan turun
hingga 3 Kg selama 4 hari konsumsi."

Daun Jati Cina adalah teh herbal organik/natural sehingga secara alami
berfungsi sebagai berikut:
Melangsingkan tubuh.
Membersihkan darah kotor.
Mengurangi kolesterol.
Membuang racun tubuh karena mengandung antioksidan tinggi.
Mengecilkan perut.
Peluntur lemak dalam tubuh bagi penderita Obesitas.
Nenek moyang kita dan putri-putri keraton biasa mengkonsumsi untuk
menjaga kelangsingan tubuh.
Juga berkhasiat sebagai starter metabolisme, sehingga membantu proses
sekresi/pembuangan kotoran.
Cara Penyajian Daun Jati Cina:
1. Ambil 1 sendok teh daun jati cina dan masukkan ke dalam gelas.
2. Tuangi dengan air panas.
3. Biarkan larut beberapa menit hingga terlihat warna kecoklatan.
4. Kemudian saring dan airnya siap diminum.
5. Bisa juga direbus dengan air 500ml hingga mendidih dan tersisa
250ml.
6. Konsumsi 1x sehari selama seminggu pertama.
7. Setelah satu minggu masa penyesuaian Anda bisa meningkatkan
dosis 2x sehari.
8. Untuk hasil yang optimal, kurangi makanan berlemak dan berolah-
raga.
9. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengkonsumsi teh daun
jati cina yaitu:
10. Apabila anda menderita masalah pencernaan disarankan
mengkonsumsi 2 hari sekali saja.
11. Tidak disarankan minum teh daun jati cina apabila sedang haid,
alasannya kebanyakan wanita mengalami PMS syndrom dengan perut
kembung, otot perut terasa kencang, apabila anda minum teh daun jati cina
akan menambah ketidaknyamanan anda dalam masa menstruasi.
12. Apabila anda masih baru atau belum pernah minum teh daun jati
cina ini, maka penyeduhannya jangan terlalu kental. Teh diseduh dengan air
panas 400ml karena biasanya lemak akan luntur bersama air seni sebelum
BAB. Karena reaksi tiap orang berbeda,apabila kurang bereaksi maka
penyajiannya teh bisa dikentalkan.
13. Biasanya teh daun jati cina ini bereaksi minimal 7 jam, jadi sebaiknya
minumlah sebelum tidur malam hari sehingga pagi hari anda lancar BAB,
dan tidak mengganggu kegiatan anda keesokan harinya.
14. Apabila anda mengalami BAB yang berlebihan , sebaiknya hentikan
atau kurangi dosis pemakaian.
15. Aman karena tidak mengandung bahan kimia.
16. Bisa dikonsumsi ibu menyusui.

Effect Teh Daun Jati Cina:


2-3 hari pertama akan merasa mulas dan BAB 3xsehari (proses ini disebut
proses DETOXINASI --sering tidaknya BAB tergantung pola makan kita sehari-hari).
Tubuh terasa segar, buang air besar lancar, mudah berkeringat, dan
kotoran sedikit berminyak, akibat peluruhan lemak dalam tubuh.
FARMAKOLOGI KLINIK
Waktu aksi senna berkisar antara 8-10 jam, sehingga sebaiknya diminum pada
waktu malam. Senosida dapat menghilangkan keluhan konstipasi pasien (irritable
bowel syndrome). Pada dosis terapi tidak ditemukan adanya gangguan kebiasaan
waktu defekasi; dapat melunakkan tinja dan meningkatkan kecepatan transit
makanan dalam kolon melalui peningkatan gerakan peristaltik. Senosida sedikit
diserap pada bagian atas saluran gastrointestinal.

Untuk Pemesanan Produk, Pemesan Bisa Menghubungi Kami Melalui E-mail,


Telpon atau SMS

0838-682-5258 (Axis)
0813-2806-7858 (Simpati)
0877-3885-2080 (XL)
PIN BB: 23034577
PIN BB: 2A99C8C7
WhatsApp (+628386825258)

Email: mahkotadewarosella@yahoo.com

Manfaat Si Hitam Langka

Delima hitam terbilang sulit didapatkan. Namun kesulitan itu sepadan dengan
segudang manfaatnya.
Delima (pomegranade) alias pome saat ini sudah cukup dikenal sebagai buah
berantioksidan tinggi yang menunjang kesehatan tubuh. Itu delima merah. Selain
bisa diperoleh dalam bentuk buah, beberapa produsen minuman segar merilis
produk yang diklaim mengandung buah delima merah.
Sebenarnya tak hanya delima merah saja yang bermanfaat bagi tubuh. Delima
hitam pun diakui malah jauh lebih berkhasiat dibandingkan delima merah
ataupun putih. Wawan K. Syarief, kolektor tanaman buah langka dan berkhasiat di
Karawang, Jawa Barat, menyebutkan, selain berkhasiat dan cocok dengan kondisi
iklim Indonesia, delima hitam dapat dipanen sepanjang tahun. Ini sebetulnya
menguntungkan karena buahnya tanpa musim. Tapi untuk membuat olahan
seperti minumannya, (bahan baku) masih sulit karena belum ada yang
mengebunkan, paparnya.
Sementara itu, Suharyanto, herbalis yang memfokuskan pengobatan pasiennya
dengan tanaman langka mengungkap, kegunaan tanaman delima hitam
mencakup daun hingga akarnya. Banyak sekali lho manfaatnya, walaupun ada
juga negatifnya, jelasnya saat dihubungi AGRINA melalui telepon.

Gusi Berdarah hingga Kanker


Herbalis yang biasa disapa Hary itu memaparkan manfaat delima hitam satu per
satu. Daun dan bunganya, kata Hary, berkhasiat untuk pelangsing dan mengatasi
gusi berdarah.
Sementara, Kulit buah, biji, kulit batang, dan kulit akar itu berfungsi mengatasi
banyak penyakit, ungkapnya. Bagian tanaman ini cukup baik dalam mengatasi
cacingan, diare, diabetes, menstabilkan tekanan darah, mencegah stroke,
mengurangi peradangan, dan kanker. Kandungan senyawa kimia yang cukup
lengkaplah yang berfungsi mengatasi semua penyakit itu.
Pertama, kandungan alkaloid bermanfaat sebagai obat cacing. Alkaloid itu
mampu melepaskan pegangan cacing dari usus, otomatis si cacing akan luruh
bersama buang air besar, papar Hary. Kandungan alkaloid jenis peliterin
sebenarnya hanya 0,5-1% dalam tanaman asal Spanyol tersebut, tetapi senyawa
ini cukup toksik bagi cacing.
Kemudian tanin berupa eligatanin mengatasi diare. Senyawa yang terkandung
sebanyak 20%-30% dalam delima hitam ini dapat membunuh virus dan bakteri
yang ada di perut. Bakteri pemicu diare, semacam Escherichia coli, Salmonella sp.,
dan Streptococcus sp. terbukti dapat dibasmi senyawa tersebut. Di samping itu
tanin juga mengurangi pengerasan pembuluh darah. Jika pengerasan tidak
terjadi, peredaran darah lancar, otomatis kerja jantung tidak terlalu berat
sehingga potensi stroke bisa hilang, tambah Hary.
Yang tidak kalah penting adalah kandungan asam malat. Adanya asam malat
membuat metabolisme karbohidrat jadi bagus sehingga dapat memperbaiki dan
mencegah diabetes. Kandungannya 20%-30% dalam delima hitam ini paling
banyak (dibanding jenis delima lain), tutur herbalis yang berpraktik di Klaten,
Jawa Tengah ini.
Delima ini juga kaya akan kalium yang berguna menstabilkan tekanan darah.
Walhasil, kasus tekanan darah tinggi bisa dilibas. Selain itu, kalium berfungsi
dalam relaksasi gerak jantung yang berdampak pada pencegahan jantung
koroner. Dengan gabungan fungsi senyawa kalium dan tanin, penyakit
seperti stroke dan jantung koroner dapat dihindari.
Buah delima hitam pun mengandung antioksidan berupa polifenol yang dapat
mengatasi kanker. Polifenol bekerja menghambat kerja adenosin trifosfat (ATP)
yang merupakan sumber energi bagi sel kanker. Dengan demikian, pertumbuhan
sel kanker yang tidak terkontrol dapat dikendalikan.
Sedangkan bijinya delima hitam, bermanfaat dalam mengatasi peradangan.
Konsumsi buah dan biji delima hitam secara bersamaan bisa mengatasi kanker
yang disertai peradangan.
Jangan Sembarangan
Dengan banyaknya manfaat, herbal berbahan dasar delima hitam ini tidak
dapat sembarang dikonsumsi. Peliterin yang dapat mengusir cacing tadi adalah
zat yang sangat toksik, makanya dalam proses pembuatan akar batang, kulit
buah, dan kulit akar sebaiknya dalam pengawasan herbalis. Nggakbisa secara
awam. Risikonya, kalau terlalu banyak bisa mengerutkan usus, saran herbalis
yang sering dipanggil praktik di berbagai daerah ini.
Pemanfaatan kulit buah, kulit batang, dan kulit akarnya sangat tergantung
kebutuhan. Tidak perlu kering, semua bahan kulit itu cukup dilayukan sebelum
diolah. Demikian pula untuk daun dan bunganya. Sekitar 1,7 ons bunga dan
daun secukupnya digodok dalam tiga gelas air, sisakan separuhnya. Konsumsi
dua-tiga kali tidak apa-apa. Kalau (berat badan) sudah turun, sekali sehari
cukup, terang Hary.
Sebelum mengonsumsi delima hitam, Hary secara khusus menekankan, penderita
dianjurkan puasa selama 12 jam. Karena ada racun di dalamnya tadi, jadi
dosisnya harus khusus. Jangan makan apa-apa dulu selama 12 jam, itu lebih
efektif. (Pemanfaatannya) nggak muda, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi,
harus konsultasi dulu. Nanti yang diinginkan justru sebaliknya, tegas dia.
Efek samping akan sedikit dirasakan penderita kanker. Pada pengobatan
pertama, penderita akan merasakan badan panas, atau rasa sakit pada bagian
yang terserang kanker. Untuk meringankan efek tersebut, Hary meresepkan
tambahan alang-alang pada saat merebus, atau konsumsi agar-agar sesaat
sebelum minum ramuan yang diberikan supaya ada efek dingin pada tubuh.
Bagi penderita kanker yang juga menjalani kemoterapi, jus daging dan biji delima
hitam sangat disarankan untuk dikonsumsi sebagai pendamping. Tujuannya
mempercepat regenerasi sel-sel normal yang ikut rusak akibat kemoterapi. Hary
pun menyarankan jus delima hitam ini bagi yang sehat sebagai pencegahan, atau
menghambat kanker muncul kembali.
Renda Diennazola