Anda di halaman 1dari 4

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Tekanan darah merupakan faktor yang sangat penting pada sistem
sirkulasi. Peningkatan atau penurunan tekanan darah akan mempengaruhi
homeostatis di dalam tubuh. Tekanan darah selalu diperlukan untuk daya
dorong mengalirnya darah di dalam arteri, arteriola, kapiler dan sistem vena,
sehingga terbentuklah suatu aliran darah yang menetap. Jika sirkulasi darah
menjadi tidak memadai lagi, maka terjadilah gangguan pada system
transportasi oksigen, karbondioksida, dan hasil-hasil metabolisme lainnya. Di
lain pihak fungsi organ-organ tubuh akan mengalami gangguan pada proses
pembentukan air seni di dalam ginjal ataupun pembentukan cairan
cerebrospinalis dan lainnya.
Tensimeter dikenalkan pertama kali oleh dr. Nicolai S. Korotkov,
seorang ahli bedah Rusia lebih dari 100 tahun yang lalu. Tensimeter adalah
alat pengukuran tekanan darah sering juga disebut sphygmomanometer. Pada
awalnya tensimeter atau sphygmomanometer menggunakan raksa sebagai
pengisi alat ukur (Buchanan, S. 2009). Sekarangkesadaran akan masalah
konservasi lingkungan meningkat dan penggunaan dari air raksa telah menjadi
perhatian seluruh dunia. Bagaimanapun sphygmomanometer air raksa masih
digunakan dalam kehidupan sehari-hari sehingga thermometer air raksa sangat
perlu digunakan dalam dunia kesehatan. Akan hal tersebut, kalibrasi
merupakan faktor utama dalam menentukan keakuratan dan tingkat presisi
suatu tensimeter sehingga perlunya analisis tensimeter air raksa.
Sejauh ini masih banyak penggunaan tensimeter yang kurang akurat
seperti halnya kebocoran pada bulp tensimeter itu sendiri ataupun cara
kalibrasinya. Karenanya, di perlukan kajian atau analisa serta kalibrasi alat
ukur tensimeter agar diketahui keakuratanya.

1
1.2 Batasan Masalah
Batasan masalah dalam analisis ini adalah
1. Alat ukur yang di gunakan adalah tensimeter air raksa dan tensimeter jarum
2. Pengujian yang dilakukan adalah menganalisi perbandingan kebocoran,
akurasi, liniersitas tensimeter air raksa dan tensimeter jarum.
3. Suhu pengujian dianggap tetap, sesuai dengan suhu di dalam ruang
laboratorium penulis bereksperimen.

1.3 Tujuan Penelitian


a. Mengetahui cara kalibrasi tensimeter air raksa.
b. Mengetetahui analisis kebocoran tensimeter air raksa.
c. Menganalisis pengaruh kebocoran pada tensimeter air raksa agar alat lebih
akurat saat digunakan.

1.4 Manfaat Penelitian


Hasil penelitian ini memberikan manfaat baik bagi peneliti dan masyarakat.

1. Manfaat Praktis
a. Memberikan informasi mengenai pentingnya kalibrasi Tensimeter
b. Bagi penulis, manfaat dari penelitian ini adalah menambah wawasan
tentang kemetrologian secara ilmiah mengenai pengujian analisis
kebocoran tensimeter serta kalibrasi sehingga dapat di terapkan pada
industry pekerjaan.
c. Bagi Prodi D3 Metrologi Dan Instrumentasi manfaat yang di ambil dari
hasil tugas akhir ini dapat dijadikan sebagai masukan dalam pembelajaran
kemetrologian secara ilmiah yang dapat disampaikan dalam kelas.
2. Manfaat Teoritis

2
Hasil penelitian mengenai analisi kebocoran blup apada tensimeter beserta
kalibrasinya diharapkan menambah informasi dan wawasan guna menunjang
pengembangan ilmu metrology dan instrumentasi dalam perkuliahan.

1.5 Sistematika Penulisan


Untuk memberikan arah dan gambaran umum laporan ini secara keseluruhan,
maka penulis menyusun sistematika laporan ini sebagai berikut :
a. BAB I Pendahuluan
Bab I pendahuluan merupakan susunan penulisan yang didalamnya terdiri dari
latar belakang, tujuan penulisan, batasan masalah, manfaat penulisan, dan
sistematik penulisan.
b. BAB IITinjauan Pustaka
Memuat informasi-informasi tentang hasil penelitian yang telah dilakukan
terkait dengan kalibrasi alat tekanan darah.
c. BAB IIIDasar Teori
Memuat dasar teori mengenai Pengujian Tensimeter Air Raksa dan
Tensimeter Jarumn.
d. BAB IV Metodologi pengujian
Memuat tahap-tahap pengujian serta kalibrasi.
e. BAB VPengujian dan Pembahasan
Memuat uraian tentang pengujian alat tensimeter, serta pembahasan darai
hasil pengujian dari alat tensimeter.
f. BAB VIKesimpulan dan Saran
Memuat kesimpulan dari hasil penelitian yang dilakukan serta saran-saran
yang disampaikan dalam penyempurnaan penulisan Tugas Akhir yang telah
dibuat.

3
4