Anda di halaman 1dari 29

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA Tn.

S
DENGAN HIPERTENSI DI DESA MERSI KECAMATAN
PURWOKERTO TIMUR

A. PENGKAJIAN KELUARGA
Pengkajian dilakukan pada hari Selasa tanggal 20 Oktober 2016 pada
pukul 14.00 WIB oleh kelompok 1. Dari hasil pengkajian didapatkan data
sebagai berikut :
1. Data umum
Nama kepala keluarga : Tn.S
Umur : 40 Tahun
Jenis kelamin : Laki-laki
Agama : Islam
Pekerjaan : Buruh bangunan
Pendidikan : SMP
Alamat :Mersi 03/09 Kec. Purwokerto Timur
Kab. Banyumas
Komposisi keluarga :

Umur Jenis
No Nama Pendidikan Pekerjaan Hubungan
(tahun) Kelamin
KK

1 Ny.A 35 Perempuan SMP IRT Ibu

3 An. A 9 Perempuan SD Pelajar Anak


An. Y 6 Perempuan SD Pelajar Anak
4

5 An. T 3 Laki-laki Belum Belum Anak


Sekolah Bekerja
Genogram :

Keterangan :
: Laki laki
: Perempuan
: Hamil

: Meninggal
: Menikah

: Tinggal rumah

: Pasien

: Menikah
: Anak

a. Tipe keluarga
Keluarga Tn. S tipe keluarga inti yang terdiri dari ayah,ibu dan anak.
Tinggal bersama-sama dalam satu rumah tangga.
b. Suku bangsa
Tn.S bersuku jawa dan istrinya bersuku jawa, bahasa yang
digunakan sehari hari adalah bahasa jawa karena mereka tinggal di
Mersi, Purwokerto Timur. Tidak ada adat istiadat yang begitu
berpengaruh atau ketentuan-ketentuan yang mengikat. Tidak ada
pantangan atau hal lain selain yang bertentangan dengan ajaran
agama. Agama yang mereka anut yaitu islam.
c. Agama
Keluarga Tn.S beragama Islam, tidak ada perbedaan antar anggota
keluarga dalam keyakinan dan praktiknya, keluarga aktif
menjalankan ibadah, agama dijalankan berdasarkan keyakinan atau
nilai keluarga.Tn.S meyakini kalau ada anggota keluarga yang sakit
semua itu adalah cobaan dari Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga
selalu berdoa untuk kesembuhan.
d. Status sosial ekonomi keluarga
Total pendapatan keluarga perbulan berkisar antaraRp. 700.000,00 -
800.000,00. Keluarga merasa penghasilannya telah mencukupi untuk
kebutuhan sehari hari (hanya terbatas dalam ruang lingkup
kebutuhan makan sehari hari, tidak termasuk dalam pemenuhan
kebutuhan lain yang tidak terduga). Keluarga tidak memiliki
tabungan.
e. Aktivitas rekreasi keluarga
Keluarga Tn.S jarang melakukan rekreasi karena tidak memiliki
biaya. Waktu senggang biasanya digunakan untuk istirahat, santai,
menonton TV dan mengobrolbersama istri dan anak-anaknya.
Kadang juga untuk membersihkan lingkungan rumah dan
bersosialisasi dengan tetangganya.

2. Riwayat dan tahap perkembangan keluarga


a. Tahap perkembangan keluarga saat ini
Tahap perkembangan keluarga Tn.S adalah keluarga dengan anak
usia sekolah. Dimana dalam keluarga mempunyai 3 orang anak
yaitu anak pertama berumur 9 tahundan anak ke-2 berumur 6
tahun, keduanya masih SD serta anak ke-3 berusia 3 tahun.Tugas
perkembangan keluarga Tn.S adalah mensosialisasikan anak-anak
termasuk meningkatkan prestasi sekolah dan mengembangkan
hubungan dengan teman sebaya yang sehat, mempertahankan
hubungan perkawinan yang memuaskan, memenuhi kebutuhan
kesehatan fisik anggota keluarga
b. Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi
Pada keluarga Tn.S berada pada tahap perkembangan keluarga
dengan anak usia sekolah dengan tugas keluarga yang belum
terpenuhi yaitu tugas dalam memenuhi kebutuhan kesehatan fisik
anggota keluarga.
c. Riwayat keluarga inti
Saat ini suami Ny. A dalam keadaan sehat sedangkan Ny. A
sedang hamil dengan usia kehamilan 28 minggu.Ayah Ny. A
menderita hipertensi, Ny.A mengalami edema pada kaki. Ny. A
jarang memeriksakan kehamilannya dengan alasan terlalu jauh
dari rumah. Anak Ny. A yang pertama dan keduasudah
mendapatkan imunisasi secara lengkap dan saat ini dalam
keadaan sehat. Anak Ny.A yang ketiga kondisinya tampak kurus,
lemah dan pucat, perut buncit, dan sering menangis.Tidak ada
anggota keluarga yang memiliki pengalaman gangguan mental.
d. Riwayat keluarga sebelumnya.
Keluarga Tn.S mengatakan orang tua dari Ny. Amemiliki riwayat
hipertensi dan Tn. S tidak memiliki riwayat penyakit menurun
atau menular.

3. Pengkajian lingkungan
a. Karakteristik rumah

2 a U
b c

8 6 e d
h
f g
S
9 i
Keterangan :
a : teras rumah e : kamar tidur i : sumur
b : ruang tamu f : kamar mandi
c : kamar tidur g : dapur
d : kamar tidur h : ruang keluarga

Tempat tinggal didaerah mersi, jenisnya bangunan non


permanen, luas rumah 72 m2 luas pakarangan 2x9 m2 , status
kepemilikan adalah milik sendiri, pemanfaatan pekarangan tanaman
bunga, lantai dari ubin, ventilasi ruang tidur jendela, atap rumah dari
genteng, ventilasi rumah pada bagian depan dan belakang yaitu
pintu dan jendela. Sistem penerangan listrik, pada siang hari cahaya
dapat masuk tetapi hanya sampai ruang keluarga saja. Kebersihan
rumah kurang bersih, rumahnya terlihat berantakan dan lantainya
terlihat kotor karena banyak ubin yang sudah pada rusak, tempat
pembuangan sampah ada di belakang rumah.
Sumber air minum dari sumur, sumber air untuk keperluan
mandi, cuci dari air sungai. Komposisi rumah terdiri dari ruang
tamu, 3 kamar tidur, dapur, kamar mandi. Keluarga menganggap
bahwa lingkungannya sudah bersih.Kondisi limbah keluarga di
buang ke sungai.
Fasilitas sosial dan fasilitas kesehatan, ada perkumpulan
sosial dimasyarakat ini yaitu karang taruna. Fasilitas pelayanan
kesehatan yang ada dimasyarakat adalah posyandu dan puskesmas.
Keluargamenggunakan fasilitas kesehatan dengan baik. Fasilitas
kesehatan yang tersedia dapat dijangkau keluarga dengan
menggunakan angkutan umum.
b. Karakteristik keluarga dan komunitas
Dalam lingkungan keluarga Tn.S berada pada lingkungan yang padat
penduduk, di lingkungan keluarga dekat dengan pasar.Hubungan
antar keluarga sangat baik, rumah bervariasi dengan status ekonomi
menengah kebawah. Fasilitas yang ada dimasyarakat yaitu masjid,
pasar, sekolah dan puskesmas. Transportasi yang ada dimasyarakat
yaitu angkutan umum dan ojek.
c. Mobilitas geografis keluarga
Keluarga Tn.S tinggal menempati rumah warisan orang tua istrinya
dari pertama menikah sampai dengan sekarang. Keluarga Tn.S tidak
pernah berpindah-pindah rumah. Tn.S bekerja sebagai buruh
bangunan di perumahan teluk yang jaraknya 5 km dari rumahnya.
Ia berangkat ke tempat kerja menggunakan angkutan umum. Ny.A
sebagai ibu rumah tangga, biasanya ia pergi berbelanja ke pasar yang
berjarak 200 m dengan jalan kaki. Anak pertama dan anak kedua
masih SD yang berjarak 1km dari rumahnya dan biasanya ia
berangkat dengan jalan kaki. Sedangkan anak ke 3 belum sekolah
dan hanya bermain dilingkungan rumah.
d. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat
Tn.S mengikuti kegiatan karang taruna di lingkungan tempat
tinggalnya, istrinya mengikuti perkumpulan ibu-ibu untuk
melakukan pengajian rutin seminggu sekali dan di laksanakan secara
bergantian. Sedangkan ketiga anaknya aktif mengaji di mushola
dekat rumah.
e. Sistem pendukung keluarga
Tn.S mengatakan Ny. A sedang hamil dengan usia kehamilan 28
minggu Sementara keluarga yang lain sedang dalam keadaan sehat.
Seluruh anggota keluarga Tn.S memiliki kartu banyumas sehat
sehingga bisa membantu jika ada anggota keluarga yang sakit. Jarak
rumah dengan layanan fasilitas kesehatan puskesmas sekitar 2 km.
4. Struktur keluarga
a. Pola komunikasi keluarga
Setiap harinya keluarga Tn.S menggunakan bahasa jawa ngoko
dengan dialek banyumasan.Hubungan Tn.S dengan anggota keluarga
yang lain saat ini cukup harmonis, pola komunikasi yang digunakan
keluarga Tn.S adalah komunikasi terbuka. Komunikasi dalam
keluarga berfungsi dengan baik, anggota keluarga cukup menjadi
pendengar yang baik untuk Tn.S, terutama Ny.A. Jika Ny.A ataupun
anak anaknya mempunyai sebuah masalah mereka semua selalu
menceritakannya kepada semua anggota keluarga.
b. Struktur kekuatan keluarga
Secara psikologi dan materi di dalam keluarga yang paling dominan
berbicara adalah ayahselaku kepala keluarga.Dalam mengambil
keputusankeluarga berdasarakan musyawarah dengan istrinya.
c. Struktur peran
1) Peran formal
Dalam keluarga,Tn.S berperan sebagai seorang Suami dan
bertugas untuk mencari nafkah.Ny.A sebagai istri dari Tn.S
sekaligus sebagai ibu rumah tangga yang mengurus rumah dan
anak-anaknya. Sementara An.A masih sekolah namun ia juga
membantu Ny.A dalam menjaga adiknya An.Y dan An. T. Jika
dirumah An. A suka membantu orang tuanya menyapu lantai
maupun membersihkan rumah.

2) Peran Informal
Keluarga menerapkan sikap saling mengasuh, kasih dan sayang
kepada sesama hal itu dilakukan sebagai bukti bahwa mereka
akan tetap saling menyayangi.
d. Nilai dan norma keluarga
Nilai dan budaya yang dianut keluarga adalah budaya jawa. Tidak
ada kegemaran yang menonjol dalam keluarga. Nilai-nilai yang ada
dimasyarakat tidak mempengaruhi nilai-nilai yang ada pada
keluarga. Norma yang diterapkan di dalam keluarga adalah tidak
boleh menonton tv saat maghrib.
5. Fungsi keluarga
a. Fungsi afektif
Ny.A kurang memperhatikan kebutuhan suami dan anaknya.Tn.S
selalu memberikan motivasi kepada anaknya untuk hidup dengan
baik.Setiap anggota keluarga merasa saling melengkapi dengan
anggota keluarga yang lain. Tidak terdapat konflik dalam keluarga
yang berhubungan dengan harga diri. Dan memiliki nilai dan norma
yang di anut dalam keluarga yaitu saling menghormat, menyayangi,
melindungi dan saling menjaga satu sama lain sehingga terjalin
hubungan yang harmonis.
b. Fungsi sosialisasi
Keluarga membesarkan anak-anaknya secara bersama-sama.
Interaksi antar anggota keluarga terjalin baik, masing-masing
anggota keluarga memperhatikan nilai norma dan etika dalam
berperilaku, baik dalam lingkungan keluarga maupun di masyarakat.
c. Fungsi perawatan kesehatan
1) Mengenal masalah
Ny.A mengatakan bahwa ia belum mengetahui penyakitnya yaitu
PER. Ny.A juga belum mengetahui pengertian penyakit PER,
tanda dan gejala, faktor penyebab, dan keluarga kurang paham
terhadap penyakitnya dan jarang memeriksakan kehamilannya.

2) Kemampuan keluarga dalam mengambil keputusan yang tepat


Keluarga ini belum mengetahui masalah kesehatan yang terjadi
pada Ny.A, dan untuk mengambil keputusan belum tepat.
Dibuktikan dengan keluarga masih bingung bahwaNy. A termasuk
dalam kehamilan resiko tinggi serta tidak pernah memeriksakan
kehamilannya pada masa kehamilannya, serta membiarkan
anaknya yang mengalami kondisi kurus, lemah dan pucat, perut
buncit, dan sering menangis.
3) Kemampuan keluarga merawat anggota yang sakit
Keluarga Tn.Sbelum maksimal dalam merawat anggota keluarga
yang sakit.Tn.S juga mengatakan jarang memeriksakan kehamilan
istrinya.Saat ini keluargakurang memperhatikankesehatan
anaknya terutama anak ketiga.Anak ketiga tampak kurus, lemah
dan pucat, perut buncit, dan sering menangis.
4) Kemampuan keluarga memelihara lingkungan yang sehat
KeluargaTn.S mengatakan bahwa mereka tahu akan kepentingan
kesehatan lingkungan yang dapat memenuhi kesehatan. Namun
kondisi rumah keluarga Tn.Stidak tergolong bersih dan rapi,
karena barang barang yang ada di rumahnya terlihat berantakan.
Keluarga Tn.S membuang limbah atau sampah di sungai.Kamar
Ny.A tempat tidurnya dibuat tidak terlalu tinggi, lantainya terlihat
kotor karena terdapat beberapa ubin yang sudah rusak.
5) Kemampuan keluarga menggunakan fasilitas kesehatan di
masyarakat
Tn.S mengatakanbahwa seluruh anggota keluarga mempunyai
kartu banyumas sehat namun jika ada anggota keluarga yang sakit
tidak langsung dibawa ke pelayanan kesehatan karena jaraknya
cukup jauh. Jika keadaan semakin memburuk, baru dibawa ke
Puskesmas terdekat.

d. Fungsi reproduksi
Keluarga Tn.S mengatakan memilikitiga anak. Laki-laki satu dan
perempuandua, dalam keluaraga Ny.A mengatakan sebelumnya tidak
merencanakan jumlah anggota keluarganya. Sekarang Ny. A sedang
mengandung anak keempat. Ny.A tidak ada masalah dalam
hubungan seksual dengan Tn.S.
e. Fungsi ekonomi
Tn.S mengatakan dalam menyediakan makanan sehari 3x1 dengan
menu makanan yang seadanya, keluarga mengatakan hanya
menggunakan pakaian baru pada saat hari lebaran. Menurut
pengakuan keluarga, Tn.S bekerja sebagai seorang buruh bangunan
dengan penghasilan yang hanya cukup untuk kehidupan sehari-hari.
6. Stress dan koping keluarga
a. Stresor jangka pendek dan jangka panjang
Stress jangka pendek keluarga saat ini adalah memenuhi kebutuhan
sehari-hari, sedangkan stress jangka panjangnya adalah masalah
biaya pendidikan anakTn.S.
b. Kemampuan keluarga berespon terhadap situasi/stressor
Jika ada masalah dalam keluarga Tn.S selalu membicarakan dengan
istrinya. Keluarga mampu menghadapi dan menjalani stressor yang
ada pada keluarga tanpa mengeluhkan stressor yang dapat membuat
keluarga tidak semangat menjalani hidup.
c. Strategi koping yang digunakan
Keluarga Tn.S mengatakan bahwa bila ada masalah maka akan
meminta bantuan kepada anggota keluarga yang lain.
d. Strategi adaptasi disfungsional
Tn. S mengatakan terkadang Ny. A sulit untuk di berikan penjelasaan
untuk banyak istirahat akan tetapi terkadang Ny.A melakukan
pekerjaan rumah yang berat.

7. Pemeriksaan fisik
Pemerik-
An.A An.Y
saan Fisik Tn.S Ny. A An. T

Kesadaran Composm Composm Composm Composm Composme


entis entis entis entis ntis
Tekanan 110/70 140/90 - - -
Darah mmHg mmHg

Nadi 80 x/menit 84 x 88 x/menit 90 x/menit 95 x/menit


/menit
RR 22 x/menit 21 x/menit 26 x/menit 30 x/menit 35 x/menit
Suhu 36,6 0C 36,8 0C 36,5 0C 36,80C 36,50C
Kepala kulit kulit Rambut Rambut Rambut
kepala kepala berwarna berwarna berwarna
bersih, bersih, hitam hitam, pirang,
rambut rambut bersih,pan bersih,tida bersih dan
berwarna panjang, jang, tak k ada lesi. tidak ada
hitam dan tak ada ada lesi. lesi.
sedikit lesi.
beruban,
cepak, tak
ada lesi.
Mulut Ada karies Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada
gigi, indra stomatitis, stomatitis, stomatitis, stomatitis,
pengecap bersih, bersih, gigi gupis, gigi gupis,
mengalam indra indra indra bibir kering,
i pengecap pengecap pengecap indra
penurunan baik baik baik pengecap
fungsi, tak baik
ada
sianosis.
Mata Simetris, Simetris, Simetris, Simetris, Simetris,
konjungtiv conjungtiv conjungtiv conjungtiv conjungtiva
a tidak a tidak a tidak a tidak tidak
anemis, anemis, anemis, anemis, anemis,
sclera sclera sclera sclera sclera tidak
tidak tidak tidak tidak ikhterik,
ikhterik, ikhterik, ikhterik, ikhterik, penglihatan
penglihata penglihata penglihata penglihata baik
n menurun n baik n baik n baik
Hidung Bersih, Bersih, Bersih, Bersih, Bersih,
tidak ada Tidak ada tidak ada tidak ada tidak ada
polip, polip, polip, polip, polip,
fungsi fungsi fungsi fungsi fungsi baik.
baik. baik. baik. baik.
Telinga Bersih, Bersih, Bersih, Bersih, Bersih,
pengumpu tidak ada tidak ada tidak ada tidak ada
lan serumen, serumen, serumen, serumen,
serumen, fungsi fungsi fungsi fungsi baik
fungsi baik. baik baik
baik.
Leher Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada
pembesara pembesara pembesara pembesara pembesaran
n thyroid n thiroid. n thyroid n thyroid thyroid.
Dada dinding dinding Dada Dada Dada
dada dada simetris simetris simetris
simetris simetris
Punggung Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada
nyeri nyeri nyeri nyeri nyeri tekan
tekan tekan tekan tekan
Jantung Inspeksi: Inspeksi: Inspeksi: Inspeksi: Inspeksi:
Ictus Ictus Ictus Ictus Ictus
cordis cordis cordis cordis cordis
tampak tampak tampak tampak tampak
jelas jelas jelas jelas jelas
palpasi : palpasi : palpasi : palpasi : palpasi :
Ictus Ictus Ictus Ictus Ictus
cordis cordis cordis cordis cordis
teraba di teraba di teraba di teraba di teraba di
IC V IC V IC V IC V IC V
sinistra. sinistra. sinistra. sinistra. sinistra.
perkusi : perkusi : perkusi : perkusi : perkusi :
bunyi bunyi bunyi bunyi bunyi
tidak tidak tidak tidak tidak
pekak, pekak, pekak, pekak, pekak,
tidak ada tidak ada tidak ada tidak ada tidak ada
akumula akumula akumula akumula akumulasi
si cairan. si cairan. si cairan. si cairan. cairan.
auskulta auskulta auskulta auskulta auskultasi
si : si : si : si : : reguler
reguler reguler reguler reguler (S1>S2)
(S1>S2) (S1>S2) (S1>S2) (S1>S2)
Paru Inspeksi: Inspeksi: Inspeksi: Inspeksi: Inspeksi:
simetris simetris simetris simetris simetris
palpasi: palpasi: palpasi: palpasi: palpasi:
tidak tidak tidak tidak tidak
terdapat terdapat terdapat terdapat terdapat
pembengk pembengk pembengk pembengk pembengka
akan, akan, akan, akan, kan, vokal
vokal vokal vokal vokal vremitus
vremitus vremitus vremitus vremitus sama keras
perkusi :
sama keras sama keras sama sama keras
perkusi : perkusi : perkusi : suara paru
keras
suara paru suara paru perkusi : suara paru kiri dan
kiri dan kiri dan suara paru kiri dan kanan sama
auskultasi :
kanan kanan kiri dan kanan
bunyi paru
sama sama kanan sama
auskultasi auskultasi auskultasi vesikuler,
sama
: bunyi : bunyi auskultasi : bunyi tak ada
paru paru : bunyi paru suara
vesikuler, vesikuler, paru vesikuler, tambahan
tak ada tak ada vesikuler, tak ada
suara suara tak ada suara
tambahan. tambahan. suara tambahan.
tambahan.
Abdomen inspeksi : inspeksi : inspeksi : inspeksi : Inspeksi :
bentuk bentuk bentuk bentuk bentuk
supel cembung supel supel cembung,
palpasi : palpasi : palpasi : palpasi : palpasi :
tidak terdapat tidak tidak tidak
terdapat massa, terdapat terdapat terdapat
TFU:
massa, massa, massa, massa, tidak
3 jari
tidak ada tidak ada tidak ada ada nyeri
diatas
nyeri nyeri nyeri tekan
pusat tidak
perkusi :
tekan tekan tekan
ada nyeri
perkusi : perkusi : perkusi : bunyi
tekan
bunyi bunyi bunyi timpani
perkusi :
auskultasi :
timpani timpani timpani
bunyi
auskultasi auskultasi auskultasi bising usus
timpani
: bising : bising : bising 12 x/menit
auskultasi
usus 12 usus 12 usus 12
:
x/menit DJJ: 125 x/menit x/menit
x/menit
BU : 12
x/menit

Kulit Turgor Turgor Turgor Turgor Tugor kulit


kulit baik, kulit baik, kulit baik, kulit baik, kurang baik,
bersih. bersih. bersih. bersih. kering
bersisik
Ekstremitas Fungsi Fungsi Fungsi Fungsi Fungsi
pergeraka pergeraka pergeraka pergeraka pergerakan
n baik, n baik, n baik, n baik, baik, tidak
tidak terdapat tidak tidak terdapat
terdapat edema terdapat terdapat edema
edema dikaki edema edema
kanan
Eliminasi frekuensi frekuensi frekuensi frekuensi frekuensi
BAB 1 x BAB 1 x BAB 1 x BAB 1 x BAB 1 x
sehari sehari sehari sehari sehari
dengan dengan dengan dengan dengan
konsistens konsistens konsistens konsistens konsistensi
i lembk i lembk i lembk i lembk lembek
berwarna berwarna berwarna berwarna berwarna
coklat, coklat, coklat, coklat, coklat,
BAK 5-6 BAK 5-6 BAK 5-6 BAK 5-6 BAK 5-6 x
x sehari x sehari x sehari x sehari sehari
BB (Kg) BB : 60 BB : 65 BB : 27 BB : 18 BB : 9,5
TB : 168 TB : 150 TB : 130 TB : 110 TB : 80
TB (cm)
Keluhan Tidak ada Tampak Tidak ada Tidak ada Tampak
keluhan terdapat keluhan keluhan kurus,
edema di lemah dan
kaki pucat, perut
kanan. buncit, dan
sering
menangis.

8. Harapan keluarga
Keluarga Tn.S mengatakan setelah pengkajian, keluraga memiliki
harapan untuk diberikan penanganan yang tepat sehingga
keluarganya dapat memelihara dan meningkatkan kesehatannya.

B. ANALISA DATA
No Data Fokus Problem Etiologi
1 DS : Keluarga mengatakan bahwa mereka Kelebihan Ketidakmam
belum mengerti tentang penyakit yang volume cairan puan
dialami Ny.A, keluarga juga mengatakan pada keluarga keluarga
jarang memeriksakan kehamilannya ke Tn. S merawat
fasilitas kesehatan, dan keluarga belum bisa khususnya anggota
merawat anggota keluarga yang menderita pada Ny. A keluarga
hipertensi dengan benar, Ny. A mengatakan yang hamil
kakinya bengkak sejak 3 minggu yang lalu. dengan
hipertensi.
DO : Ny.A terdapat edema di kaki kanan,
TD 140/90 mmHg, RR 21x/menit, Nadi
84x/menit, Suhu 36,8 C.
2 DS : Ny. A mengatakan jika untuk berjalan Resiko jatuh Ketidakmam
kakinya terasa berat dan kaku, Ny.A pada keluarga puan
mengatakan sering ke kamar mandi untuk Tn.S keluarga
BAK, dan keluarga Tn.S mengatakan khususnya memodifikas
jarang membersihkan kamar mandi. pada Ny.A i lingkungan
DO : ketika Ny.A berjalan tampak pelan,
di kamar
Ny.A terdapat edema di kaki kanan, TD
mandi.
140/90 mmHg, lantai kamar mandi tampak
licin, tidak pegangan di kamar mandi, dan
penerangan di kamar mandi kurang.

C. SKORING DAN PRIORITAS MASALAH


1. Kelebihan volume cairan pada keluarga
Tn. S khususnya pada Ny. A berhubungan dengan
ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga yang
hamil dengan hipertensi.
No Kriteria Perhitungan Nilai Pembenaran
1. Sifat 3/3 X 1 1 Edema yang dialami Ny.A
masalah : karena peningkatan tekanan
Ancaman darah saat hamil.
kesehatan.

2. 2/2 X 1 2 Jika Ny.A melakukan control di


Kemungkinan puskesmas dengan teratur
masa dapat dapat menurunkan tekanan
diatasi darah
dengan
mudah.
3. 2/3 X 1 2/3 Hipertensi pada Ny.A dapat
Potensial dikurangi melalui pengobatan
masalah dan perawatan.
dapat dicegah
cukup.
4. 2/2 X 1 1 Keluarga menyadari Ny.A :
Menonjolnya hipertensi mempunyai dampak
masalah yang masalah sehingga keluarga
ada dan perlu dapat segera mengatasi
segera masalah tersebut
ditangani

Score 4 2/3

2. Resiko jatuh pada keluarga Ny. S,


khususnya Ny. S berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga
memodifikasi lingungan di kamar mandi
No Kriteria Bobot Nilai Pembenaran

1. Sifat masalah: 1 2/3 x 1 Masalah adalah beresiko


ancaman = 2/3 karena kondisi ruanga kamar
mandi yang licin dan
pencahayaan yg redup

2. Kemungkinan 2 x2= Sumber daya keluarga ada,


masalah di 1 akan tetapi kurang ada waktu
ubah: luang untuk membersikan
Sebagian kamar mandi

3. Pontensial untuk 1 2/3 x 1 Masalah belum berat karena


dicegah: cukup = 2/3 dapat dicegah, keluarga
membutuhkan pengetahuan
dan kesadaran yang tinggi
untuk mengubah prilaku hidup
sehat.

4. Menonjolnya 1 1/2 x 1 Keluarga kurang


masalah: ada = memperhatikan kebersian pada
tetapi tidak
dirasakan toilet

Jumlah 1 5/6

D. PRIORITAS DIAGNOSIS KEPERAWATAN


1. Kelebihan volume cairan pada keluarga Tn. S khususnya pada Ny. A
berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota
keluarga yang hamil dengan hipertensi.
2. Resiko jatuh pada keluarga Tn. S, khususnya Ny. A berhubungan
dengan ketidakmampuan keluarga memodifikasi lingungan di kamar
mandi
E. PERENCANAN KEPERAWATAN

D
No Tujuan Kriteria Evaluasi Intervensi
x
Umum Khusus Kriteria Standar
1 I NOC: Fluid Setelah Verbal, - Keluarga Tn. NIC: Fluid management
balance. dilakukan afektif S memahami 1. Kaji pengetahuan
Setelah kunjungan dan cara untuk pasien dan keluarga
dilakukan selama 2x 45 psikomo mengatasi tentang cara
kunjungan menit tor kelebihan mengatasi kelebihan
selama 2x diharapkan cairan. volume cairan.
45 menit di keluarga 2. Beri informasi dalam
harapkan mampu: bentuk penkes cara
kelebihan 1. Mengenal mengatasi kelebihan
volume masalah volume cairan.
cairan dan kesehatan 3. Beri motivasi
elektrolit untuk keluarga untuk
adekuat. mengatasi menjelaskan kembali
kelebihan cara mengatasi
volume kelebihan volume
cairan. cairan
4. Beri pujian yang
positif atas jawaban
yang tepat

2. Mengambil Verbal - Keluarga 1. Jelaskan akibat yang


keputusan Tn.S ditimbulkan jika tidak
yang tepat mampu dilakukan tindakan
untuk mengambil penanganan yang
mengatasi keputusan tepat
kelebihan tindakan 2. Tanyakan pada
volume apa yang keluarga apa yang
cairan akan akan dilakukan
dilakukan setelah mendapatkan
untuk informasi tentang
mengatasi cara mengatasi
kelebihan kelebihan volume
volume cairan
cairan 3. Beri pujian atas
tindakan yang
diambil

3. Keluarga Psikomo - Keluarga 1. Kaji pengetahuan


Tn.S tor Tn.S keluarga tentang
mampu mampu perawatan pada
merawat melakukan anggota keluarga
anggota perawatan yang mengalami
keluarga kelebihan kelebihan volume
yang volume cairan
mengalami cairan 2. Jelaskan pada
kelebihan keluarga tentang
volume pentingnya merawat
cairan anggota keluarga
yang mengalami
kelebihan volume
cairan
3. Tanyakan pada
keluarga untuk
mengingat kembali
penjelasan yang
sudah diberikan
4. Beri pujian atas
jawabannya.

4. Memodifik Afektif - Keluarga 1. Jelaskan cara


asi dapat modifikasi
lingkungan memodifik lingkungan rumah
rumah yang asi yang nyaman untuk
mendukung lingkungan penyembuhan
penyembuh rumah yang masalah kelebihan
an mendukung cairan
kelebihan penyembuh 2. Motivasi keluarga
cairan an untuk menjaga
kelebihan kebersihan
cairan lingkungan setiap
hari.
3. Tanyakan kembali
penjelasan yang telah
diberikan
4. Beri pujian atas
jawabannya

5. Keluarga Verbal - Keluarga 1. Jelaskan tempat


Tn.S Tn.S mampu tempat pelayanan
mampu menyebutkan kesehatan yang
memanfaa tempat dapat dimanfaatkan
tkan pelayanan 2. Bimbing keluarga
fasilitas kesehatan dalam memilih
kesehatan - Keluarga tempat pelayanan
untuk Tn.S kesehatan
memeriksa memilih 3. Kaji apakah seluruh
kan salah satu anggota mempunyai
anggota tempat kartu jaminan
keluarga pelayanan kesehatan
yang sakit kesehatan 4. Beri pujian atas
untuk periksa pilihan keluarga
kesehatan
- Keluarga
mempunyai
kartu
jaminan
kesehatan
2 II NOC: Setelah Verbal - Keluarga NIC: Fall
Injury Risk dilakukan mengerti Preventation
For kunjungan tentang 1. Berikan pendidikan
Setelah selama 2X45 resiko jatuh kesehatan tentang
dilakukan menit. resiko jatuh pada Ny.
tindakan diharapkan : A
keperawata 1. Keluarga 2. Berikan informasi
n selama 2x mampu yang tepat kepada
45 menit, mengenal keluarga dan
diharapkan masalah bagaimana cara
resiko jatuh tentang menghindari resiko
tidak terjadi resiko jatuh jatuh pada Ny.A
pada Ny. A 3. Berikan pengertian
kepada keluarga
tentang pentingnya
pencegahan resiko
jatuh pada Ny.A

2. Mengambil Afektif - Pemnfaata 1. Jelaskan kepada


keputusan n barang keluarga tentang
yang tepat yang pemilihan barang
untuk dimiliki yang dapat mencegah
mengatasi untuk resiko jatuh
resiko jatuh mencegah 2. Jelaskan akibat yang
pada Ny. A resiko ditimbulkan jika
jatuh tidak dilakukan
seperti, tindakan penanganan
pemakaian yang tepat
sandal 3. Tanyakan pada
yang tidak keluarga apa yang
licin akan dilakukan
setelah mendapatkan
informasi tentang
cara mengatasi
nengatasi resiko jatuh
4. Beri pujian atas
tindakan yang
diambil

3. Keluarga Afektif - Keluarga 1. Jelaskan pada


Tn.S mampu mampu keluarga untuk
merawat memberika mengawasi Ny.A
anggota n dalam beraktivitas
keluarga penangana 2. Anjurkan kepada
yang n awal keluarga untuk
mengalami apabila mendampingi saat Ny
resiko jatuh Ny.A A ke kamar mandi
pada Ny. A mengalami 3. Jelaskan pada
resiko keluarga tentang
jatuh. akibat apabila terjadi
- Keluarga jatuh.
dapat
memberika
n fasilitas
untuk
mencegah
terjadinya
resiko
jatuh
4. Memodifikas Psikomo - Keluarga 1. Jelaskan cara
i lingkungan tor dapat modifikasi
rumah yang memodifik lingkungan rumah
mendukung asikan cara yang nyaman untuk
penyembuha mengatur mengurangi resiko
n tentang lingkungan jatuh pada Ny. A.
resiko jatuh rumah yang 2. Motivasi keluarga
pada Ny. A aman untuk menjaga
dengan kebersihan
cara lingkungan kamar
menganjur mandi setiap 2 hari
kan Ny.A sekali.
untuk 3. Tanyakan kembali
menggunak penjelasan yang telah
an sandal diberikan
ketika 4. Beri pujian atas
berjalan jawabannya.
menuju
kamar
mandi,
mengganti
lampu
kamar
mandi yang
lebih
terang,
membersih
akan kamar
mandi
minimal
dua hari
sekali.

5. Keluarga Afektif - Keluarga 1. Jelaskan tempat


Tn.S mampu Tn.S mampu tempat pelayanan
memanfaatk menyebutkan kesehatan yang
an fasilitas tempat dapat dimanfaatkan
kesehatan pelayanan 2. Bimbing keluarga
untuk kesehatan dalam memilih
memeriksaka - Keluarga tempat pelayanan
n anggota Tn.S kesehatan
keluarga memilih 3. Kaji apakah seluruh
yang sakit salah satu anggota mempunyai
tempat kartu jaminan
pelayanan kesehatan
kesehatan 4. Beri pujian atas
untuk periksa pilihan keluarga
kesehatan
- Keluarga
mempunyai
kartu
jaminan
kesehatan

F. IMPLEMENTASI
No Tanggal Diagnosa Ttd
Implementasi
Keperawatan

1. Selasa, Kelebihan 1. Mengenal 1. Mengkaji pengetahuan pasien dan


20 Okt volume masalah keluarga tentang cara mengatasi
2016 cairan pada kesehatan kelebihan volume cairan.
keluarga Tn. untuk 2. Memberi informasi dalam bentuk
Pukul S khususnya mengatasi penkes cara mengatasi kelebihan
pada Ny. A kelebihan volume cairan.
14.00
berhubungan volume 3. Memberi motivasi keluarga Tn. S
dengan cairan. untuk menjelaskan kembali cara
WIB
ketidakmamp mengatasi kelebihan volume
uan keluarga cairan
merawat 4. Memberi pujian yang positif atas
anggota jawaban yang diberikan oleh
keluarga keluarga Tn.S
yang hamil
dengan
hipertensi.

2. Mengambil 1. Menjelaskan akibat yang



keputusan ditimbulkan jika tidak dilakukan
yang tepat tindakan penanganan yang tepat
untuk seperti, kaki bertambah bengkak,
mengatasi sulit untuk berjalan, resiko bayi
kelebihan lahir dengan berat badan tidak
volume normal, premature dan kematian
cairan saat lahir.
2. Menanyakan pada keluargaTn. S
apa yang akan dilakukan setelah
mendapatkan informasi tentang
cara mengatasi kelebihan volume
cairan
3. Memberi pujian atas tindakan
yang diambil

3. Keluarga 1. Mengkaji pengetahuan keluarga


Tn.S tentang perawatan pada anggota
mampu keluarga yang mengalami
merawat kelebihan volume cairan
anggota 2. Menjelaskan pada keluarga
keluarga
tentang pentingnya merawat
yang anggota keluarga yang
mengalami mengalami kelebihan volume
kelebihan cairan dengan cara meninggikan
volume kaki dalam posisi duduk dengan
cairan ketinggian kaki senyaman Ny. A
3. Mendemonstrasikan cara
membuat jus mentimun untuk
menurunkan tekanan darah Ny. A
4. Menanyakan pada keluarga
untuk mengingat kembali
penjelasan yang sudah diberikan
serta menredemonstrasikan cara
membuat jus mentimun
5. Beri pujian atas jawabannya
disampaikan oleh keluarga Tn. S

1. Menjelaskan cara modifikasi
4. Memodifik lingkungan rumah yang nyaman
asi untuk penyembuhan masalah
lingkungan kelebihan cairan dengan
rumah menanam mentimun untuk
yang memudahkan keluarga Tn. S
mendukun merawat Ny. A
g 2. Memotivasi keluarga untuk
penyembu menjaga kebersihan lingkungan
han setiap hari.
kelebihan 3. Menjelaskan kembali penjelasan
cairan yang telah diberikan
4. Memberi pujian atas jawabannya


5. Keluarga 1. Menjelaskan tempat tempat
Tn.S pelayanan kesehatan yang dapat
mampu dimanfaatkan untuk
memanfaat memeriksakan kesehatan Ny. A
kan 2. Membimbing keluarga dalam
fasilitas memilih tempat pelayanan
kesehatan kesehatan yaitu Puskesmas
untuk terdekat.
memeriksa 3. Mengkaji apakah seluruh
kan anggota mempunyai kartu
anggota jaminan kesehatan seperti KBS,
keluarga KIS
yang sakit 4. Memberi pujian atas pilihan
keluarga

2. Rabu,21 Resiko 1. Keluarga 1. Memberikan pendidikan


Okt 2016 ketidakseimb mampu kesehatan tentang resiko jatuh
angan nutrisi mengenal pada Ny. A
Pukul pada An.T masalah 2. Memberikan informasi yang tepat
berhubungan tentang kepada keluarga dan bagaimana
09.00
dengan resiko jatuh cara menghindari resiko jatuh
WIB ketidakmamp pada Ny. A pada Ny.A
uan keluarga 3. Memberikan pengertian kepada
Tn. S dalam keluarga tentang pentingnya
merawat An. pencegahan resiko jatuh pada
T Ny.A

2. Mengambil 1. Menjelaskan kepada keluarga


keputusan tentang pemilihan barang yang
yang tepat dapat mencegah resiko jatuh
untuk seperti penggunaan anti
mengatasi tergelincir didepan kamar mandi,
resiko jatuh menempatkan benda-benda yang
pada Ny. A tidak licin untuk pegangan
didaerah yang mudah terjangkau
Ny. A
2. Menjelaskan akibat yang
ditimbulkan jika tidak dilakukan
tindakan penanganan yang tepat
yaitu anggota keluarga terutama
Ny. A dapat terjatuh.
3. Menanyakan pada keluarga apa
yang akan dilakukan setelah
mendapatkan informasi tentang
cara mengatasi mengatasi resiko
jatuh

4. Memberi pujian atas tindakan
yang diambil
3. Keluarga 1. Menjelaskan pada keluarga untuk
Tn.S mengawasi Ny.A dalam
mampu beraktivitas, agar tidak
merawat mengerjakan pekerjaan berat serta
anggota membawa benda-benda yang
keluarga berat.
yang 2. Menganjurkan kepada keluarga
mengalami untuk mendampingi saat Ny A ke
resiko jatuh kamar mandi agar tidak terjatuh
pada Ny. A 3. Menjelaskan pada keluarga
tentang akibat apabila terjadi
jatuh akan membuat cidera.

5. Menjelaskan cara modifikasi


4. Memodifik
lingkungan rumah yang nyaman
asi untuk mengurangi resiko jatuh
lingkungan pada Ny. A yaitu pemilihan
rumah yang barang yang dapat mencegah
mendukung resiko jatuh seperti penggunaan
penyembuh anti tergelincir didepan kamar
an tentang mandi, menempatkan benda-
resiko jatuh benda yang tidak licin untuk
pada Ny. A pegangan didaerah yang mudah
terjangkau Ny. A
6. Memotivasi keluarga untuk
menjaga kebersihan lingkungan
kamar mandi setiap 2 hari sekali.
7. Menanyakan kembali penjelasan
yang telah diberikan
8. Memberi pujian atas
jawabannya.

1. Menjelaskan tempat tempat
5. Keluarga pelayanan kesehatan yang dapat
Tn.S dimanfaatkan oleh keluarga Tn.
mampu S
memanfaat 2. Membimbing keluarga dalam
kan fasilitas memilih tempat pelayanan
kesehatan kesehatan yaitu Puskesmas
untuk terdekat
memeriksa 3. Mengkaji apakah seluruh
kan anggota anggota mempunyai kartu
keluarga jaminan kesehatan seperti KIS,
yang sakit KBS
4. Memberi pujian atas pilihan
keluarga
G. EVALUASI
Hari/ Masalah
Perkembangan
Tanggal Keperawatan
Selasa, 21 Kelebihan volume S : Keluarga mengatakan sudah mengerti
Oktober cairan pada keluarga tentang penyakit yang dialami Ny.A, keluarga
2016 Tn. S khususnya juga mengatakan masih jarang memeriksakan
Jam 15.30 pada Ny. A kehamilannya ke fasilitas kesehatan, dan
WIB berhubungan dengan keluarga belum bisa merawat anggota
ketidakmampuan keluarga yang menderita hipertensi dengan
keluarga merawat benar .
anggota keluarga
O : Keluarga mampu menjelaskan kembali
yang hamil dengan
tentang hipertensi, keluarga tampak masih
hipertensi.
jarang memeriksakan kehamilannya ke
fasilitas kesehatan dan keluarga tampak belum
bisa merawat Ny.A.

A : Masalah teratasi sebagian


P : Lanjutkan intervensi
1. Tanyakan kembali cara mengatasi
kelebihan volume cairan.
2. Tanyakan kembali akibat yang ditimbulkan
jika tidak dilakukan tindakan penanganan
yang tepat
3. Jelaskan pada keluarga tentang pentingnya
merawat anggota keluarga yang
mengalami kelebihan volume cairan
4. Motivasi keluarga untuk menjaga
kebersihan lingkungan setiap hari.
5. Bimbing keluarga dalam memilih tempat
pelayanan kesehatan

Rabu, 22 Resiko jatuh pada S : Keluarga mengatakan sudah paham dan


Oktober keluarga Tn. S, mengerti tentang pentingnya mengatur
2016 khususnya Ny. A lingkungan untuk mencegah terjadinya resiko
Jam 11.30 berhubungan dengan jatuh dan cara memilih benda yang aman
WIB ketidakmampuan untuk anggota keluarga Tn. S khususnya
keluarga untuk Ny. A. Keluarga juga mengatakan akan
memodifikasi memeriksakan Ny. A serta belum bisa
lingungan di kamar merawat Ny. A selama kehamilannya
mandi O : Keluarga dapat menjawab pertanyaan dari
perawat tentang pentingnya pencegahan
resiko jatuh, keluarga tampak mengerti
bagaimana cara mengambil keputusan yang
benar untuk kondisi Ny. A, keluarga masih
bingung dan tidak bisa merawat Ny.A
A : Masalah belum teratasi
P : Lanjutkan intervensi
1. Jelaskan kembali cara modifikasi
lingkungan rumah yang nyaman untuk
mengurangi resiko jatuh pada Ny. A yaitu
pemilihan barang yang dapat mencegah
resiko jatuh seperti penggunaan anti
tergelincir didepan kamar mandi,
menempatkan benda-benda yang tidak
licin untuk pegangan didaerah yang mudah
terjangkau Ny. A
2. Motivasi keluarga untuk menjaga
kebersihan lingkungan kamar mandi setiap
2 hari sekali
3. Bimbing kembali keluarga dalam memilih
tempat pelayanan kesehatan yaitu
Puskesmas terdekat