Anda di halaman 1dari 5

PENGGANTIAN DAN Disahkan oleh Kepala

UPTD Puskesmas
PERBAIKAN ALAT YANG
Selomerto I
RUSAK
No. Kode :

Terbitan :
Dr. Sumanto
UPTD No. Revisi :
PUSKESMAS SPO NIP.19640909 200212 1 001
SELOMERTO 1 Tgl. Mulai Berlaku :

Halaman :

1. 1. Tujuan Agar sarana kerja maupun fasilitas pendukungnya terjamin


pemeliharaannya, sehingga tetap dalam kondisi baik dan siap
digunakan untuk pelayanan

2. 2. Kebijakan Sebagai pedoman untuk penggantian dan perbaikan alat yang rusak di
Puskesmas Selomerto

3. 2. Ruang lingkup Puskesmas Selomerto 1

4. 3. Definisi Perbaikan alat yang rusak adalah kegiatan yang dilakukan untuk
mengganti atau memperbaiki alat yang fungsinya sudah menurun
atau tidak bisa digunakan lagi,
Penggantian alat yang rusak adalah kegiatan penggantian atau
pengadaan alat yang baru karena alat yang rusak tidak bisa
diperbaiki dan fungsinya tidak bisa kembali seperti semula.

5. 4. Prosedur 1. Petugas di tiap ruangan mengidentifikasi semua alat yang ada di


ruangannya masing masing,
2. Petugas ruangan mencatat di dalam buku harian adanya alat yang
rusak,
3. Petugas ruangan melaporkan hasil temuannya kepada coordinator
ruangan,
4. Koordinator ruangan memastikan alat yang rusak,
5. Koordinator ruangan menulis alat yang rusak di buku catatan
inventaris ruangan,
6. Koordinator ruangan melaporkan hasil temuan kepada coordinator
barang,
7. Koordinator barang menerima laporan,
8. Koordinator barang meninjau alat yang rusak bersama coordinator
ruangan,
9. Koordinator barang dan ruangan mengevaluasi penyebab
kerusakan,
10. Koordinator barang menuliskan hasil temuan di dalam buku
catatan inventaris,
11. Koordinator barang membuat usulan mengenai penggantian
atau perbaikan alat yang rusak kepada Kepala Puskesmas,
12. Koordinator barang melaporkan adanya kerusakan alat dan
mengajukan usulan penggantian dan perbaikan alat yang rusak
kepada kepala Puskesmas,
13. Kepala Puskesmas menerima laporan dari coordinator barang,
14. Kepala Puskesmas menyetujui usulan Koordinator barang,
15. Kepala Puskesmas menyerahkan persetujuan usulan
penggantian atau perbaikan alat yang rusak kepada coordinator
barang,
16. Koordinator barang menyampaikan persetujuan Kepala
Puskesmas kepada Koordinator barang,
17. Koordinator barang mengambil alat yang rusak untuk di
perbaiki,
18. Koordinator barang mendokumentasikan kegiatan yang telah
dilakukan.

6. 5. Diagram Alir
7. 6. Referensi Kebijakan Kepala Puskesmas

8. 7. Dokumen Terkait Buku catatan pemeliharaan dan testing alat

9. 8. Distribusi Semua petugas di tiap ruangan

9. Rekaman Historis Perubahan


Tgl. Mulai
No Yang Dirubah Isi Perubahan
Diberlakukan
PENGGANTIAN DAN PERBAIKAN ALAT YANG
RUSAK
No. Kode :
Terbitan :
DAFTAR No. Revisi :
UPTD PUSKESMAS TILIK Tgl. Mulai berlaku :
SELOMERTO 1 Halaman :

TIDAK
NO KEGIATAN YA TIDAK BER
LAKU

1. Apakah petugas di tiap ruangan mengidentifikasi semua


alat yang ada di ruangannya masing masing?
2. Apakah petugas ruangan mencatat di dalam buku harian
adanya alat yang rusak?
3. Apakah petugas ruangan melaporkan hasil temuannya
kepada coordinator ruangan?
4. Apakah koordinator ruangan memastikan alat yang
rusak?
5. Apakah koordinator ruangan menulis alat yang rusak di
buku catatan inventaris ruangan?
6. Apakah koordinator ruangan melaporkan hasil temuan
kepada coordinator barang?
7. Apakah koordinator barang menerima laporan?

8. Apakah koordinator barang meninjau alat yang rusak


bersama coordinator ruangan?
9. Apakah koordinator barang dan ruangan mengevaluasi
penyebab kerusakan?
10 Apakah koordinator barang menuliskan hasil temuan di
dalam buku catatan inventaris?
11. Apakah koordinator barang membuat usulan mengenai
penggantian atau perbaikan alat yang rusak kepada
Kepala Puskesmas?
12. Apakah koordinator barang melaporkan adanya
kerusakan alat dan mengajukan usulan penggantian dan
perbaikan alat yang rusak kepada kepala Puskesmas?
13. Apakah kepala Puskesmas menerima laporan dari
coordinator barang?
14. Apakah kepala Puskesmas menyetujui usulan
Koordinator barang?
15. Apakah kepala Puskesmas menyerahkan persetujuan
usulan penggantian atau perbaikan alat yang rusak
kepada coordinator barang?
16. Apakah koordinator barang menyampaikan persetujuan
Kepala Puskesmas kepada Koordinator barang?
17. Apakah koordinator barang mengambil alat yang rusak
untuk di perbaiki?
18. Apakah koordinator barang mendokumentasikan kegiatan
yang telah dilakukan?

CR =
Selomerto, 2013
Pelaksana /Auditor