Anda di halaman 1dari 1

SPILL KIT

PROSEDUR PENGGUNAAN SPILL KIT UNTUK PEMBERSIHAN


UNIT UTDRS
6. Biarkan area yang dibersihkan sampai kering agar Untuk Pecahan Lampu:
TUMPAHAN DARAH DAN CAIRAN TUBUH antiseptik bekerja a. Ambil pecahan kaca menggunakan kertas yang kaku
7. Rendam kain pel dengan larutan klorin 0.5% atau karton dan tempatkan disafety box
1. Ambil spill kit, papan peringatan, lap pel, ember berisi air 8. Lepaskan APD dan buang ke kantong kuning b. Jangan menggunakan sapu untuk membersihkan
klorin 0,5% 9. Bereskan alat pecahan kaca
2. Pasang tanda peringatan awas lantai licin 10. Lakukan kebersihan tangan 5. Bersihkan lantai dengan menggunakan air deterjen dan
3. Gunakan APD: sarung tangan, masker 11. Bila terjadi paparan darah/cairan tubuh pada staff ikuti pel ulang dengan air bersih
4. Jika tumpahan dalam jumlah sedikit/tetesan: prosedur standar (SPO tindakan pasca tertusuk benda 6. Biarkan area yang dibersihkan mengeringRendam kain
a. Semprotkan cairan KLORIN 0,5% ke permukaan yang tajam dan paparan substansi tubuh atau hubungi pel dengan larutan klorin 0.5%
terkena tumpahan IPCN/perawat kontrol/petugas K3) 7. Lepas APD
b. Bersihkan dengan kertas koran/tissue/kain lap lalu 8. Buang ke kotak sampah infeksius
buang ke kantong plastik kuning PROSEDUR PENGGUNAAN SPILL KIT UNTUK PEMBERSIHAN 9. Lakukan kebersihan tangan
c. Semprotkan cairan deterjen lalu bersihkan dengan TUMPAHAN OLI/MINYAK, CAIRAN AKI, PECAHAN LAMPU
kain pembersih sekali pakai PROSEDUR PENGGUNAAN SPILL KIT
d. Buang kain pembersih ke kantong warna kuning 1. Ambil spill kit, papan peringatan, lap pel, ember berisi air UNTUK PEMBERSIHAN TUMPAHAN REAGEN
e. Bersihkan dengan kain pel yang telah dibasahi larutan klorin 0,5%
klorin 0,5% 2. Pasang tanda peringatan awas licin 1. Ambil spill kit, papan peringatan, lap pel, ember berisi air
5. Jika tumpahan sangat banyak: 3. Gunakan APD klorin 0,5%
a. Gunakan APD : gaun pelindung, masker, sarung tangan 4. Untuk tumpahan Oli/Minyak 2. Pasang tanda peringatan awas licin
karet, sepatu boot, googles a. Lokalisir area tumpahan dengan menaburkan SERBUK 3. Gunakan APD
b. Tuang larutan klorin 0,5% diatas tumpahan KAYU di sekitar area tumpahan 4. Lokalisir area tumpahan dengan menaburkan NATRIUM
c. Tutup dengan koran/kain pembersih, diamkan selama b. Hindarkan semua material yang berpotensi BIKARBONAT di sekitar area tumpahan
3-5 menit hingga menyerap menimbulkan percikan/nyala api 5. Kumpulkan bekas resapan menggunakan serokan ke
d. Bersihkan dengan serok dan penjepit c. Pindahkan barang-barang ketempat lain yang lebih dalam plastik hitam
e. Buang koran/kain pembersih ke kantong warna kuning aman 6. Bersihkan lantai dengan menggunakan air deterjen dan
f. Semprotkan cairan deterjen lalu bersihkan dengan d. Kumpulkan bekas resapan ke dalam plastik hitam pel ulang dengan air bersih
kain pembersih sekali pakai Untuk tumpahan Aki Bekas: 7. Biarkan area yang dibersihkan mengering
g. Buang kain pembersih ke kantong warna kuning a. Serap dan cegah tumpahan aki bekas agar tidak 8. Rendam kain pel dengan larutan klorin 0.5%
h. Bersihkan dengan kain pel yang telah dibasahi larutan menyebar dengan menggunakan PASIR 9. Lepas APD
klorin 0,5% b. Kumpulkan sisa pasir atau tanah bekas resapan 10. Buang ke kotak sampah infeksius
tumpahan aki ke kantong plastik hitam 11. Lakukan kebersihan tangan