Anda di halaman 1dari 11

TUGAS UJIAN AKHIR SEMESTER

Dibuat untuk memenuhi tugas matakuliah:


KESEHATAN MENTAL
Dosen Pengampu : KAMIL, S.Ag, M.S.I

Oleh:

MUALIMIN

SEMESTER VII (TUJUH)


FAKULTAS ADAB DAN USHULUDDIN
PROGRAM STUDI ILMU QURAN DAN TAFSIR
INSTITUT AGAMA ISLAM
SULTAN MUHAMMAD SYAFIUDDIN SAMBAS
TAHUN 2015
KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, Tuhan semesta alam yang telah
memberikan hidayah dan anugerahnya sehingga kami dapat menyusun makalah yang
telah diberikan oleh dosen pengampu yaitu Bapak Ahmad Zabidi, S.Pd.I, M.Ag.
Selain itu, kami juga mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak-pihak yang
ikut serta membantu sehingga makalah ini dapat tersusun.
Terbatasnya waktu, pengetahuan serta buku Literatur (Referensi) untuk
penyusunan tugas terstruktur ini, maka kami mengalami sedikit kesulitan untuk
menyajikan sebuah makalah dengan bahasan yang lengkap. Dengan keterbatasan itu,
maka makalah ini cenderung lebih menekankan pada pembahasan pokok.
Kami juga menyadari bahwa makalah ini masih banyak kekurangannya, seperti
kata pepatah Tak ada gading yang tak retak. Sehingga masih jauh dari
kesempurnaan. Oleh karena itu, kritik dan sarannya dari pembaca demi
kesempurnaan makalah yang kami susun ini sangatlah diharapkan.
Semoga kita selalu dalam bimbingan Allah SWT Tuhan yang Maha Esa.
Wassalam
Sambas, Mei 2013

Penyusun

i
DAFTAR ISI

halaman

Kata Pengantar .................................................................................................... i


Daftar Isi.............................................................................................................. ii
A. PENDAHULUAN ...................................................................................... 1
B. TARJAMAH AL-QURAN ........................................................................ 2
1. Definisi Tarjamah .................................................................................. 2
2. Syarat Tarjamah ..................................................................................... 2
3. Fungsi Tarjamah .................................................................................... 2
4. Pengaplikasian Tarjamah ....................................................................... 5
C. KESIMPULAN ............................................................................................ 5
Daftar Pustaka ..................................................................................................... 7

ii
A. PENDAHULUAN
Keberhasilan dakwah sangat tergantung pada kedekatan juru dakwah
dengan umatnya. Juru dakwah yang lahir dari suatu lingkungan tentu memahami
lorong-lorong kesesatan dan liku-liku keboodohan yang membungkus kaumnya.
Komunikasi antara kedua belah pihak dengan satu bahasa merupakan lambang
bagi kesamaan komunitas sosial dalam segala bentuknya. Dalam hal ini Allah
berfirman:






Artinya : Kami tidak mengutus seorang rasulpun, melainkan dengan bahasa
kaumnya, supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang kepada
mereka. Maka Allah menyesatkan. siapa yang Dia kehendaki, dan
memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. dan Dia-lah
Tuhan yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana (Q.S IBRAHIM Ayat
4).
Al-Quran yang mulia diturunkan kepada Rasul dengan bahasa arab yang
jelas dan sejak itu bahasa arab menjadi satu bagian dari exsistensi islam dan asas
komunikasi penyampaian dakwahnya. Rasul diutus kepada semua umat manusia,
dalam hal ini Rasul tidak diutus hanya satu tempat saja, melainkan semua tempat
dimuka bumi ini.
Negara Islam tumbuh dan berkembang tidak hanya di jazirah arab saja,
melainkan seluruh negara saat ini rata-rata memeluk agama islam. Al-Quran
adalah wahyu islam dan Islam adalah agama Allah yang difardhukan.
Pengetahuan tentang pokok-pokok dan dasar islam tidak akan tercapai kecuali
jika quran itu difahami dengan bahasanya, maka dari itu, penaklikan islam pun
berkembang kepada bahasa lain non arab, sehingga bahasa-bahasa itu mudah
difahami oleh penduduk Negara-negara tertentu sesuai dengan bahasanya.

1
Oleh karena itu pada makalah ini kami akan membahas tentang Tarjamah
Al-Quran yaitu fungsi dan aplikasinya dalam kehidupan saat ini.
B. TARJAMAH AL-QURAN
1. Definisi Tarjamah
Menurut pengertian bahasa ialah menerangkan dengan bahasa yang lain.
Sedangkan menurut istilah terjemah itu ada dua pengertian, yaitu terjemah harfiah
dan terjemah tafsiriah atau manawiyah. Terjemah harfiah adalah memindahkan
kata-kata dari suatu bahasa yang sinonim dengan bahasa yang lain dimana susunan
kata yang diterjemahkan sesuai dengan susunan kata yang menerjemakan, begitu
pula tertib bahasa yang diterjemahkan sesuai dengan tertib bahasa yang
menerjemahkan. Sedangkan terjemah tafsiriyah atau manawiyah ialah menjelaskan
maksud kalimat (pembicaraan) dengan bahasa yang lain tanpa keterkaitan dengan
tertib kalimat aslinya atau tanpa memeperhatikan susunannya.1
2. Syarat Tarjamah
Secara umum, syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam tarjamah, baik
tarjamah harfiyah maupun tarjamah tafsiriyah adalah :
a. Penerjemah memahami tema yang terdapat dalam kedua bahasa, baik
bahasa pertama maupun bahasa terjemahnya
b. Penerjemah memahami gaya bahasa (uslub) dan ciri-ciri khusus atau
karakteristik dari kedua bahasa tersebut.
c. Hendaknya dalam terjemahan terpenuhi semua makna dan maksud yang
dikehendaki oleh bahasa pertama.
d. Hendaknya bentuk (sighat) terjemahan lepas dari bahasa pertama (ashl).
Seolah-olah tidak ada lagi bahasa pertama melekat dalam bahasa
terjemah tersebut.2
3. Fungsi Tarjamah

1
Hasby Ash-shiddieqy, Sejarah dan Pengantar Ilmu Al-Quran dan Tafsir. PT. Pustaka Rizki
Putra, Semarang: 2009. Hlm. 153
2
http://www.imanjama.org/index.php?option=com_content&view=article&id=sejarah-
terjemah-al-quran&catid.2011/11/08. Diakses tanggal 10 Mei 2013

2
Tarjamah Al-Quran merupakan salah satu upaya yang sangat efektif
dalam membantu umat Islam khususnya non Arab dalam memahami makna
atau pesan-pesan dari Al-Quran. Tidak hanya itu, ternyata tarjamah Al-
Quran memiliki fungsi yang sangat besar bagi kemajuan umat Islam,
diantaranya :
a. Fungsi Edukasi
Fungsi Edukasi adalah fungsi yang terkait erat dengan pendidikan.
Fungsi tarjamah Al-Quran terkait dengan pendidikan adalah dimana
dengan adanya tarjamah Al-Quran akan sangat membantu seorang guru
untuk menanamkan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Quran kepada
peserta didiknya.
Kenyataan dalam proses pendidikan saat ini khususnya pendidikan di
sekolah agama yang mengedepankan pendidikan karakter, sering sekali
digunakan ayat-ayat Al-Quran baik sebagai dasar, contoh maupun
landasan dalam membina akhlak siswa. Sehingga disinilah pentingnya
tarjamah Al-Quran agar guru mudah menyampaikan makna ayat tersebut
dan siswa akan mudah memahaminya.
Selain itu, dengan adanya tarjamah Al-Quran juga akan sangat
membantu terhadap pengetahuan bahasa asing bagi siapa saja. Perlu
diketahui bahwa salah satu cara agar mahir berbahasa asing khususnya
bahasa Arab adalah dengan sering membaca Al-Quran dan
terjemahannya, dimana proses ini lama kelamaan baik secara sadar atau
tidak, akan membuat seseorang faham akan arti dari kata atau kalimat-
kalimat tertentu dalam Al-Quran sehingga akan berpengaruh terhadap
pengetahuan seseorang dalam berbahasa Arab yang notabenenya

3
termasuk dalam kurikulum pendidikan formal khususnya sekolah
berbasis agama.3
b. Fungsi Otentisitas dan Orisinilitas Al-Quran
Salah satu cara yang efektif dalam menghafal Al-Quran adalah
dengan mengetahui arti dari ayat yang ingin dihafal tersebut. Banyak para
Hafidz Al-Quran yang sudah mengakui bahwa salah satu cara yang
paling membantu dalam menghafal Al-Quran adalah dengan memahami
arti dari ayat Al-Quran. Sehingga disinilah tarjamah Al-Quran kembali
berperan dalam membantu upaya penjagaan ayat-ayat Al-Quran dari
penyelewengan oleh orang-orang yang benci dengan Islam.4
c. Fungsi Dakwah
Adanya tarjamah Al-Quran tentunya akan sangat membantu setiap
muslim dalam menyampaikan ajaran-ajaran agama. Tidak hanya itu, para
muballigh juga akan sangat terbantu dalam melakukan dakwahnya
kepada masyarakat. Hal ini dikarenakan susunan bahasa yang digunakan
dalam tarjamah tersebut selalu diusahakan untuk dapat mudah dimengerti
masyarakat. Seringkali dalam ceramah, seminar maupun diskusi dasar
yang digunakan diantaranya adalah ayat Al-Quran, sehingga bagaimana
mungkin tanpa ada terjemahan ayat tersebut orang-orang yang awam
akan bahasa Arab dapat memahami maksud ayat Al-Quran yang
disampaikan tersebut.
Dakwah disini tidak hanya bermaksud ceramah dan hal yang sejenis
dengannya, namun dakwah yang dimaksud disini juga adalah upaya
untuk mempermudah umat Islam yang tidak tahu bahasa Arab untuk
mengetahui apa sebenarnya kandungan dari ayat Al-Quran tersebut.
Dengan adanya terjemahan Al-Quran, maka umat Islam akan mudah

3
http://mlutfimustofa.com/perkembangan-wacana-tafsir-al-quran-di-indonesia/2011/11/08.
Diakses tanggal 10 Mei 2013
4
Kadar M. Yusuf, Studi Al-Quran. CV. Amzah. Jakarta : 2009 . Hlm. 128

4
untuk mempelajari ayat Al-Quran dimanapun dan kapanpun tanpa harus
menunggu ada ceramah dari para muballigh.
d. Fungsi Tafsir
Kaitannya dalam penafsiran Al-Quran, seringkali seorang mufassir
memulai proses penafsirannya menggunakan produk dari tarjamah Al-
Quran. Tarjamah Al-Quran dapat dijadikan sebagai alat bantu dalam
menafsirkan Al-Quran. Seorang mufassir yang tidak begitu mengerti
akan bahasa Arab, akan sangat terbantu ketika menafsirkan Al-Quran
bukan dengan pendekatan Balaghah, sehingga tanpa ia faham bahasa
Arab ia tetap dapat menafsirkan Al-Quran sesuai dengan
kemampuannya.
4. Pengaplikasian tarjamah dalam kehidupan
Pengaplikasian tarjamah Al-Quran dalam kehidupan sangat erat
kaitannya dengan fungsi dan pemanfaatan dari tarjamah Al-Quran itu
sendiri.5 Secara garis besar, pengaplikasian terjemah Al-Quran dalam
kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut :
a. Mempermudah dalam menghafal Al-Quran.
b. Membantu dalam mempelajari bahasa Arab.
c. Membantu dalam ceramah, tausiyah maupun seminar.
d. Membantu masyarakat awam dalam memahami ayat Al-Quran tanpa
harus pandai berbahasa Arab.
e. Membantu orang tua untuk mengajarkan nilai-nilai yang terkandung
dalam Al-Quran dan membiasakan anak dekat dengan Al-Quran.
f. Sebagai panduan dasar dalam upaya menggali makna-makna yang
terkandung dalam Al-Quran.
g. Sebagai alat bantu dalam menafsirkan Al-Quran.
C. KESIMPULAN

5
http://haidarchace.wordpress.com/2011/11/07tafsir-al-quran. Diakses tanggal 10 Mei 2013

5
Berdasarkan penjelasan diatas maka dapat disimpulkan bahwa terdapat
beberapa fungsi tarjamah Al-Quran, diantaranya :
1. Fungsi Edukasi
2. Fungsi Otentisitas dan Orisinilitas Al-Quran
3. Fungsi Dakwah
4. Fungsi Tafsir
Kemudian, berbicara tentang pengaplikasian Al-Quran dalam kehidupan
maka hal itu sangat erat kaitannya dengan fungsi dan pemanfaatan dari tarjamah
Al-Quran itu sendiri, diantaranya adalah :
1. Mempermudah dalam menghafal Al-Quran.
2. Membantu dalam mempelajari bahasa Arab.
3. Membantu dalam ceramah, tausiyah maupun seminar.
4. Membantu masyarakat awam dalam memahami ayat Al-Quran tanpa harus
pandai berbahasa Arab.
5. Membantu orang tua untuk mengajarkan nilai-nilai yang terkandung dalam
Al-Quran dan membiasakan anak dekat dengan Al-Quran.
6. Sebagai panduan dasar dalam upaya menggali makna-makna yang terkandung
dalam Al-Quran.
7. Sebagai alat bantu dalam menafsirkan Al-Quran

6
7
DAFTAR PUSTAKA

Ash-shiddieqy, Hasby. Sejarah dan Pengantar Ilmu Al-Quran dan Tafsir. PT.
Pustaka Rizki Putra, Semarang: 2009

Yusuf, Kadar M. Studi Al-Quran. CV. Amzah. Jakarta : 2009

http://haidarchace.wordpress.com/2011/11/07tafsir-al-quran.

http://mlutfimustofa.com/perkembangan-wacana-tafsir-al-quran-di-
indonesia/2011/11/08.

http://www.imanjama.org/index.php?option=com_content&view=article&id=sejara
h-terjemah-al-quran&catid.2011/11/08.