Anda di halaman 1dari 70

BAB 5

KURIKULUM

3.1 KOMPETENSI LULUSAN

Kurikulum Program D3 Farmasi FMIPA UNS disusun dengan mengacu


Kepmendiknas No. 232/U/2000. Sesuai yang digariskan, untuk memperoleh
derajat Diploma 3, mahasiswa Program Studi D3 Farmasi FMIPA UNS harus
menempuh 115 SKS matakuliah, terdiri dari matakuliah teori dan praktek, yang
akan diselesaikan dalam total waktu 6 (enam) semester atau 3 (tiga) tahun.
Kurikulum dirancang untuk menghasilkan tenaga ahli madya farmasi yang
memiliki pengetahuan, kemampuan, ketrampilan, dan sikap yang merujuk pada
standar kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang tenaga ahli madya farmasi
lulusan Program D3 Farmasi FMIPA UNS.

Tabel 1. Kompetensi lulusan Program D3 Farmasi FMIPA UNS


I. Kompetensi Farmasi Komunitas

1 Mencatat kebutuhan sediaan farmasi dan perbekalan kesehatan


2 Memesan sediaan farmasi dan perbekalan kesehatan
3 Menerima sediaan sediaan farmasi dan perbekalan kesehatan
4 Menyimpan sediaan farmasi dan perbekalan kesehatan
5 Melakukan administrasi dokumen sediaan farmasi dan perbekalan
kesehatan
6 Menghitung/kalkulasi biaya obat dan perbekalan kesehatan
7 Melaksanakan prosedur penerimaan dan penilaian resep di apotik
8 Melaksanakan proses peracikan sediaan farmasi sesuai permintaan
dokter
9 Menulis etiket dan menempelkannya pada kemasan sediaan farmasi
10 Memberikan pelayanan obat bebas, bebas terbatas dan perbekalan
kesehatan
11 Berkomunikasi dengan orang lain
12 Mengusulkan kebutuhan sediaan farmasi dan perbekalan kesehatan
13 Berperan serta melakukan pengadaan Sediaan Farmasi dan Perbekalan
Kesehatan sesuai protap
14 Melaksanakan prosedur penyerahan obat kepada pasien kepada pasien
sesuai protap
15 Melaksanakan prosedur pelayanan pengobatan mandiri/swamedikasi
sesuai protap

II. Kompetensi Farmasi Rumah Sakit

16 Melaksanakan prosedur pencatatan dan dokumentasi perencanaan,pengadaan


sediaan farmasi dan perbekalan kesehatan
17 Melaksanakan prosedur pengadaan sediaan farmasi dan perbekalan
kesehatan
18 Melaksanakan prosedur pencatatan pengadaan sediaan farmasi dan
perbekalan kesehatan yang bersifat droping, hibah dan produksi
19 Melaksanakan prosedur penerimaan sediaan farmasi dan perbekalan
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 19

kesehatan sesuai protap


20 Melaksanakan penyimpanan sediaan farmasi dan perbekalan kesehatan
sesuai protap
21 Melaksanakan prosedur distribusi sediaan farmasi dan perbekalan
kesehatan dari gudang RS sesuai protap
22 Melaksanakan prosedur kalkulasi biaya resep obat
23 Melaksanakan prosedur penyiapan sediaan farmasi di RS tipe D sesuai
protap
24 Melaksanakan prosedur penyerahan obat unit dose/resep individu di
bawah pengawasan Apoteker/Pimpinan Unit
25 Melaksanakan prosedur distribusi sediaan farmasi dan perbekalan
kesehatan untuk keperluan floorstock sesuai protap di bawah supervisi
apoteker/pimpinan unit
26 Berkomunikasi dengan orang lain
27 Melaksanakan prosedur dispensing obat berdasarkan permintaan dokter
sesuai protap di bawah supervisi apoteker/pimpinan unit
28 Melakukan pencatatan semua data yang berhubungan dengan proses
dispensing di bawah supervisi apoteker/pimpinan unit.

III. Kompetensi Bidang Farmasi Industri

29 Mengusulkan konsep perencanaan pembelian barang atas permintaan


dari PPIC
Melaksanakan kegiatan penerimaan bahan baku, bahan pengemas
30 maupun produk jadi
Menyimpan barang di gudang berdasarkan standar penyimpanan
31 GDP/Cara distribusi yang baik (FIFO dan FEFO)
Melaksanakan prosedur pengeluaran barang sesuai dengan dokumen
32 permintaan bahan (untuk produksi) atau pesanan produk jadi
Membantu QC melakukan monitoring barang expired, barang obsolet
33 dan pemusnahannya
Melaksanakan prosedur penerimaan barang dan penanganan barang
34 kembalian
35 Menimbang bahan baku yang dibutuhkan untuk proses produksi
36 Melaksanakan prosedur penyimpanan dan pemindahan bahan baku,
bahan pengemas,produk ruahan,produk antara, dan produk jadi selama
produksi sesuai protap.
37 Melaksanakan ketentuan GLP di laboratorium sesuai protap.
38 Memeriksa kualitas bahan pengemas.
39 Melaksanakan pemantauan kondisi lingkungan laboratorium dibawah
supervisi apoteker.
40 Melaksanakan analisis sampel uji sesuai prosedur.
41 Melaksanakan pemeriksaan peralatan sesuai protap.
42 Melaporkan ketidaksesuaian hasil kerja pada atasan.
43 Melaksanakan analisis kromatografi.
44 Melaksanakan sampling sesuai protap.
45 Menerima dan mengelola baku pembanding sesuai protap.
46 Menerima dan mengelola sampel sesuai protap.
47 Melaksanakan prosedur pemeriksaan catatan bets.
48 Melaksanakan prosedur in proces control / IPC
49 Ikut memantau melaksanakan prosedur pembuangan limbah
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 20

50 Berkomunikasi dengan orang lain.


51 Melaksanakan prosedur pembuatan sediaan padat tablet, kapsul, serbuk
sesuai protap.
52 Melaksanakan prosedur pembuatan sediaan kapsul lunak sesuai protap
dibawah supervisi apoteker.
53 Melaksanakan prosedur pembuatan sediaan cair non steril sesuai protap
di bawah supervisi apoteker.
54 Melaksanakan prosedur pembuatan sediaan setengah padat sesuai
protapdi bawah supervisi apoteker.
55 Melaksanakan prosedur pembuatan sediaan cair dan setengah padat
steril sesuai protap di bawah supervisi apoteker.
56 Melaksanakan prosedur pengemasan untuk sediaan tablet, kapsul,
kapsul lunak, cairan / setengah padat non steril, cairan / setengah padat
steril sesuai protap.
57 Berperan serta dalam penyusunan sampling plan / rencana pengambilan
contoh yang benar.
58 Melaksanakan prosedur kalibrasi dan pemeliharaan peralatan di
laboratorium.
59 Melaksanakan prosedur pemeriksaan kualitas dan kuantitas bahan yang
dibeli sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan.
60 Berperan serta dalam tim inspeksi diri.
61 Melaksanakan prosedur perbaikan terhadap temuan dari Inspeksi Diri.
62 Melaksanakan prosedur uji keseragaman sediaan, ukuran, kekerasan,
waktu hancur, disolusi, kerapuhan dan volume terpindahkan.
63 Melaksanakan prosedur analisis secara instrumental sesuai protap.
IV. Kompetensi Pengawasan

64 Melaksanakan prosedur analisis bahan yang dilarang digunakan dalam


sediaan obat tradisional, makanan-minuman & Kosmetik sesuai protap.
65 Melaksanakan prosedur uji MPN sesuai protap.
66 Melaksanakan prosedur pembuatan preparat & perwarnaan sesuai
protap.
67 Melaksanakan prosedur pembuatan media perbenihan media
pembenihan sesuai protap.
68 Melaksanakan prosedur uji sterilitas obat dan alat kesehatan sesuai
protap.
69 Melaksanakan prosedur pemeliharaan bakteri sesuai protap.
70 Melaksanakan prosedur uji angka lempeng total sesuai protap.
71 Melaksanakan prosedur uji potensi sesuai protap.
72 Melaksanakan prosedur analisis cemaran mikroba pada obat, obat
tradisional, kosmetik, makanan, minuman dan ruangan sesuai protap.
73 Melaksanakan prosedur pengujian mutu alat kesehatan sesuai protap.
74 Melaksanakan prosedur analisis kualitatif dan kuantitatif sesuai protap.
75 Melaksanakan prosedur identifikasi dan penetapan kadar bahan
makanan tambahan sesuai protap.
76 Melaksanakan prosedur pembuatan dan penyimpanan larutan pereaksi
di laboratorium sesuai protap.
77 Melaksanakan prosedur analisis parameter fisika sesuai protap.
78 Melaksanakan prosedur analisis proksimat (kadar air, protein, lemak,
karbohidrat) sesuai protap.
79 Melaksanakan prosedur analisis cemaran logam berat, pestisida dan uji
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 21

aflatoksin pada makanan & minuman sesuai protap.


80 Melaksanakan prosedur samplingt dalam proses pemeriksaan produk
jadi yang beredar di pasaran
V. Kompetensi Penelitian

81 Melaksanakan prosedur isolasi zat berkhasiat dalam simplisia.


82 Melaksanakan prosedur skrining fitokimia simplisia.
83 Melaksanakan prosedur analisis bahan yang dilarang digunakan dalam
sediaan obat tradisional, makanan-minuman & kosmetik sesuai protap.
84 Melaksanakan prosedur analisis cemaran mikroba pada obat, obat
tradisional, kosmetik, makanan, minuman dan ruangan sesuai protap.
85 Melaksanakan prosedur analisis proksimat (kadar air, protein, lemak,
karbohidrat) sesuai protap.
86 Melaksanakan prosedur analisis cemaran logam berat, pestisida dan uji
aflatoksin pada makanan & minuman sesuai protap.

3.2 STRUKTUR KURIKULUM

Mulai tahun ajaran 2012/2013, D3 Farmasi memberlakukan kurikulum


baru yaitu Kurikulum 2012. Khusus untuk mahasiswa angkatan 2011 berlaku
kurikulum peralihan.
Kurikulum Baru (mulai berlaku tahun 2012)
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 22

No Kode Mata Kuliah SKS Prasyarat


SEMESTER 1
1 0963111001 Pendidikan Agama 1
2 0963112002 Pendidikan Pancasila 2
3 0963121003 Morfologi dan Fisiologi Tumbuhan 1
4 0963122004 Kimia Dasar 2
5 0963133005 Farmasetika Dasar 3
6 0963122006 Anatomi Fisiologi Manusia 2
7 0963131007 Kesehatan dan Keselamatan Kerja 1
8 0963111008 Praktek Pendidikan Agama 1
9 0963121009 Praktikum Morfologi dan Fisiologi Tumbuhan 1
10 0963121010 Praktikum Kimia Dasar 1
11 0963133011 Praktikum Farmasetika Dasar 3
12 0963131012 Praktek Kesehatan dan Keselamatan Kerja 1
13 0963112013 Praktek Bahasa Inggris 2
Total SKS 21
SEMESTER 2
1 0963221014 Kimia Organik 1 0963122004
2 0963231015 Teknologi Semi Solid 1 0963133005
3 0963212016 Pendidikan Kewarganegaraan 2
4 0963222017 Biokimia 2 0963122004
5 0963232018 Farmasi Fisik 2
6 0963231019 Farmakognosi 1 0963121003
7 0963241020 Perundang-Undangan dan Etika Farmasi 1
8 0963233021 Praktikum Teknologi Semi Solid 3 0963133011
9 0963221022 Praktikum Biokimia 1 0963121010
10 0963212023 Praktek Bahasa Indonesia 2
11 0963232024 Praktikum Farmasi Fisik 2
12 0963231025 Praktikum Farmakognosi 1 0963121009
13 0963222026 Praktek Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Promosi Kesehatan 2
Total SKS 21
Semester 3
1 0963132027 Farmakologi 1 2 0963222017
2 0963131028 Kimia Analisis Farmasi 1 1 0963122004
3 0963131029 Teknologi Liquid 1 0963133005
4 0963122030 Mikrobiologi dan Parasitologi 2
5 0963132031 Fitokimia 2 0963231019
6 0963131032 Praktikum Kimia Analisis Farmasi 1 1 0963121010
7 0963133033 Praktikum Teknologi Liquid 3 0963133011
8 0963121034 Praktikum Mikrobiologi dan Parasitologi 1
9 0963132035 Praktikum Fitokimia 2 0963231025
10 0963143036 Praktikum Perbekalan Farmasi dan Terminologi Kesehatan 3
11 0963142037 Praktek Kewirausahaan dan Pemasaran Farmasi 2
Total SKS 20
Semester 4
1 0963231038 Teknologi Solid 1 0963133005
2 0963232039 Farmakologi 2 2 0963132027
3 0963232040 Kimia Analisis Farmasi 2 2 0963131028
4 0963232041 Farmasi Klinik 2 0963132027
5 0963242042 Manajemen dan Akuntansi Farmasi 2
6 0963233043 Praktikum Teknologi Solid 3 0963133011
7 0963231044 Praktikum Farmakologi 2 1 0963132027
8 0963232045 Praktikum Kimia Analisis Farmasi 2 2 0963131032
9 0963232046 Praktek Farmasi Klinik 2 0963132027
10 0963243047 Praktek Manajemen dan Akuntansi Farmasi 3
Total SKS 20
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 23

Semester 5
1 0963131048 Teknologi Steril 1 0963122030
2 0963121049 Statistik Farmasi 1
3 0963121050 Konseling dan Pelayanan Informasi Obat 1 0963232041
4 0963132051 Fitofarmasetika 2 0963231015, 0963131029, 0963231038, dan 0963132031
5 0963142052 Farmasi Rumah Sakit 2 0963242042
6 0963142053 Metodologi Penelitian 2 0963212023
7 0963112054 Ilmu Sosial dan Budaya Dasar 2
8 0963132055 Praktikum Teknologi Steril 2 0963121034
9 0963121056 Praktek Statistik Farmasi 1
10 0963122057 Praktek Konseling dan Pelayanan Informasi Obat 2 0963232046
11 0963132058 Praktikum Fitofarmasetika 2 0963233021, 0963133033, 0963233043, dan 0963132035
12 0963132059 Praktek Swamedikasi 2 0963232046 dan 0963143036
Total SKS 20
Semester 6
1 0963053060 Kuliah Magang di Apotek 3 Sudah menempuh 82 sks
2 0963053061 Kuliah Magang di Industri Farmasi Wajib memilih salah satu antara di Industri/Rumah Sakit
3 0963053062 Kuliah Magang di Rumah Sakit 3 Sudah menempuh 82 sks
4 0963052063 Kuliah Magang di Puskesmas 2 Sudah menempuh 82 sks
5 0963054064 Karya Tulis Ilmiah 4 Sudah menempuh 82 sks dan sedang 0963142053
Total SKS 12
Total SKS Kumulatif 114
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 24

KURIKULUM PERALIHAN (KHUSUS MAHASISWA ANGKATAN 2011)


No Kode Mata Kuliah SKS Prasyarat
SEMESTER 1
1 0961112001 Pancasila dan Kewarganegaraan 2 -
2 0961122003 Praktek Bahasa Inggris 2 -
3 0961121005 Statistika Farmasi 1 -
4 0961121006 Praktikum Statistika Farmasi 1 -
5 0961122007 Kimia Farmasi 2 -
6 0961121008 Praktikum Kimia Farmasi 1 -
7 0961122011 Biologi Farmasi 2 -
8 0961121012 Praktikum Biologi Farmasi 1 -
9 0961132039 Ilmu Resep 2 -
10 0961131040 Praktikum Ilmu Resep 1 -
11 0961132041 Farmasetika Dasar 2 -
12 0961133042 Praktikum Farmasetika Dasar 3 -
13 0961122023 Anatomi Fisiologi Manusia 2 -
14 0961121024 Praktikum Anat. Fisiologi Manusia 1 -
Total SKS 23
SEMESTER 2
1 961222009 Kimia Analisis 2 961122007
2 961221010 Praktikum Kimia Analisis 1 961121008
3 961222013 Farmakognosi 2 961122011
4 961222014 Praktikum Farmakognosi 2 961121012
5 961222020 Farmakologi I 2 961122023
6 961241063 Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) 1 -
Total SKS 10
Semester 3
1 0963111001 Pendidikan Agama 1
2 0963111008 Praktek Pendidikan Agama 1
3 0963131029 Teknologi Liquid 1 0963133005
4 0963122030 Mikrobiologi dan Parasitologi 2
5 0963132031 Fitokimia 2 0963231019
6 0963131012 Praktek Kesehatan dan Keselamatan Kerja 1
7 0963133033 Praktikum Teknologi Liquid 3 0963133011
8 0963121034 Praktikum Mikrobiologi dan Parasitologi 1
9 0963132035 Praktikum Fitokimia 2 0963231025
10 0963143036 Praktikum Perbekalan Farmasi dan Terminologi Kesehatan 3
11 0963142037 Praktek Kewirausahaan dan Pemasaran Farmasi 2
12 0963221014 Kimia Organik 1
13 0963222017 Biokimia 2
14 0963221022 Praktikum Biokimia 1
15 0963231015 Teknologi Semi Solid 1
16 0963233021 Praktikum Teknologi Semi Solid 3
Total SKS 27
Semester 4
1 0963231038 Teknologi Solid 1 0963133005
2 0963232039 Farmakologi 2 2 0963132027
3 0963232040 Kimia Analisis Farmasi 2 2 0963131028
4 0963232041 Farmasi Klinik 2 0963132027
5 0963242042 Manajemen dan Akuntansi Farmasi 2
6 0963233043 Praktikum Teknologi Solid 3 0963133011
7 0963231044 Praktikum Farmakologi 2 1 0963132027
8 0963232045 Praktikum Kimia Analisis Farmasi 2 2 0963131032
9 0963232046 Praktek Farmasi Klinik 2 0963132027
10 0963243047 Praktek Manajemen dan Akuntansi Farmasi 3
11 0963232018 Farmasi Fisik 2
12 0963232024 Praktikum Farmasi Fisik 2
Total SKS 24
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 25

Semester 5
1 0963131048 Teknologi Steril 1 0963122030
2 0963241020 Perundang-Undangan dan Etika Farmasi 1
3 0963121050 Konseling dan Pelayanan Informasi Obat 1 0963232041
4 0963132051 Fitofarmasetika 2 0963231015, 0963131029, 0963231038, dan 0963132031
5 0963142052 Farmasi Rumah Sakit 2 0963242042
6 0963142053 Metodologi Penelitian 2 0963212023
7 0963112054 Ilmu Sosial dan Budaya Dasar 2
8 0963132055 Praktikum Teknologi Steril 2 0963121034
9 0963222026 Praktek Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Promosi Kesehatan 2
10 0963122057 Praktek Konseling dan Pelayanan Informasi Obat 2 0963232046
11 0963132058 Praktikum Fitofarmasetika 2 0963233021, 0963133033, 0963233043, dan 0963132035
12 0963132059 Praktek Swamedikasi 2 0963232046 dan 0963143036
13 0963212023 Praktek Bahasa Indonesia 2
Total SKS 23
Semester 6
1 0963053060 Kuliah Magang di Apotek 3 Sudah menempuh 82 sks
2 0963053061 Kuliah Magang di Industri Farmasi Wajib memilih salah satu antara di Industri/Rumah Sakit
3 0963053062 Kuliah Magang di Rumah Sakit 3 Sudah menempuh 82 sks
4 0963052063 Kuliah Magang di Puskesmas 2 Sudah menempuh 82 sks
5 0963054064 Karya Tulis Ilmiah 4 Sudah menempuh 82 sks dan sedang 0963142053
Total SKS 12
Total SKS Kumulatif 119

Keterangan :

Pemberian kode mata kuliah telah ditentukan sebagai berikut :


KODE 10 digit, contoh 0955112085
Digit 1 dan 2 = Fakultas MIPA (09)
Digit 3 = Program studi Farmasi (5)
Digit 4 = Program studi D III (5)
Digit 5 = Semester mata kuliah yang ditayangkan (1)
(0) : ditayangkan semester gasal dan genap
(1) : ditayangkan semester gasal
(2) : ditayangkan semester genap
Digit 6 = Pengelompokan jenis mata kuliah (1)
(1) : Mata Kuliah Pembentukan Kepribadian
(2) : Mata Kuliah Keahlian dan Ketrampilan
(3) : Mata Kuliah Keahlian Berkarya
(4) : Mata Kuliah Perilaku Berkarya
(5) : Mata Kuliah Berkehidupan Bermasyarakat
Digit 7 = Jumlah SKS (2)
Digit 8, 9, 10 = No. urut mata kuliah (085)

3.3. SILABUS MATAKULIAH KURIKULUM 2012

1. Mata Kuliah : Pendidikan Agama


No Kode / Sks : 0963111008/ 1 Sks
Deskripsi Mata Kuliah :
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 26

Mata kuliah ini membahas dan menerapkan ajaran agama (sesuai dengan masing masing
agama mahasiswa) dalam kehidupan sehari-hari.
Tujuan Umum :
Mahasiswa mampu memahami ajaran agama dengan kritis dan filosofis sehingga dengan
penuh kesadaran mampu mengamalkan ajaran agama dalam berbagai aspek kehidupannya,
termasuk dalam melaksanakan tugas sebagai pelaksana pelayanan kefarmasian
Kegiatan belajar mengajar :
Kuliah tatap muka, diskusi interaktif, kuis , penugasan individual / kelompok , presentasi
Substansi Kajian :
(Menyesuaikan masing-masing agama)
Penilaian hasil belajar :
Penilaian dilakukan berdasarkan data yang diperoleh melalui penugasan individu,
presentasi tugas, observasi kinerja mahasiswa melalui tampilan lisan, tertulis atau praktik,
ujian kompetensi.
Pustaka :
(Menyesuaikan masing-masing agama)

2. Mata Kuliah : Praktek Pendidikan Agama


No Kode / Sks : 0963111001/ 1 Sks
Deskripsi Mata Kuliah :
Mata kuliah praktikum ini membahas dan menerapkan ajaran agama (sesuai dengan
masing masing agama mahasiswa) dalam kehidupan sehari-hari.
Tujuan Umum :
Mahasiswa mampu memahami ajaran agama dengan kritis dan filosofis sehingga dengan
penuh kesadaran mampu mengamalkan ajaran agama dalam berbagai aspek kehidupannya,
termasuk dalam melaksanakan tugas sebagai pelaksana pelayanan kefarmasian
Kegiatan belajar mengajar :
Praktek lapangan, diskusi interaktif, penugasan individual / kelompok , presentasi
Substansi Kajian :
(Menyesuaikan masing-masing agama)
Penilaian hasil belajar :
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 27

Penilaian dilakukan berdasarkan data yang diperoleh melalui penugasan individu/


kelompok, presentasi tugas, observasi kinerja mahasiswa melalui tampilan lisan, tertulis
atau praktik, ujian responsi
Pustaka :
(Menyesuaikan masing-masing agama)
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 28

3. Mata Kuliah : Kimia Dasar

Kode Mata Kuliah/SKS : 0963122004/2


Deskripsi Mata Kuliah :
Mata Kuliah ini membahas tentang konsep-konsep kimia dasar, struktur atom dan sistem
berkala, konsep mol, cara-cara menghitung konsentrasi zat dalam larutan

Tujuan Mata Kuliah


Mahasiswa memahami konsep dasar dan azas-azas ilmu kimia sebagai landasan
penerapannya di bidang farmasi. Setelah mengikuti mata kuliah ini peserta didik mampu
memahami struktur atom dan sistem berkala, konsentrasi zat (molaritas, normalitas, dan
molalitas) dalam satuan kimia (%, ppm, ppb).

Kegiatan Belajar Mengajar


Bentuk aktivitas proses belajar mengajar berupa kuliah tatap muka/ceramah, diskusi,
penugasan mandiri, serta kegiatan ko kurikuler yang mendukung proses pencapaian
kompetensi peserta didik.

Substansi Kajian
1 Sistem periodik unsur, sifat-sifat periodic, ikatan kimia kovalen & koordinat, bangun
atom,.
2 Stoikiometri, resonansi, tetapan kimia,
3 Teori asam basa, hidrolisa, bufer, indikator, kelarutan dan hasil kali kelarutan
4 Kinetika reaksi, katalisator, kesetimbangan kimia
5 Termokimia, Kimia Fisik, Sifat zat, Pemisahan.
6 Konsentrasi zat, jenis konsentrasi zat cair dan larutan dan perhitungannya, aplikasi
konsentrasi zat dalam bidang farmasi

Penilaian Hasil Belajar


Penilaian dilakukan berdasarkan data yang diperoleh melalui penugasan individu, ujian
kompetensi, observasi kinerja mahasiswa melalui tampilan lisan maupun tertulis.

Pustaka :
Brady, J.E. dan J.R. Holum, 1988, Fundamentals of Chemistry, 3rd Ed., John Wiley &
Sons, Singapore
Brady J.E., 1990, General Chemistry, 5th Ed., Prentice Hall Englawood Clieffs, New York
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 29

4. Mata Kuliah : Praktikum Kimia Dasar


Kode Mata Kuliah/SKS : 0963121010/1
Deskripsi Mata Kuliah :
Mata Kuliah ini tentang konsep-konsep kimia dasar, struktur atom dan sistem berkala,
konsep mol, cara-cara menghitung konsentrasi zat dalam larutan.

Tujuan Mata Kuliah


Mahasiswa mampu mempraktikumkan konsep dasar dan azas-azas ilmu kimia sebagai
landasan penerapannya di bidang farmasi. Setelah mengikuti praktikum ini peserta didik
mampu memahami struktur atom dan sistem berkala, konsentrasi zat (molaritas,
normalitas, dan molalitas) dalam satuan kimia (%, ppm, ppb).

Kegiatan Belajar Mengajar


Bentuk aktivitas proses belajar mengajar berupa praktikum di laboratorium, pre tes, post
tes, pembuatan laporan praktikum, penugasan mandiri dan kelompok serta kegiatan ko
kurikuler yang mendukung proses pencapaian kompetensi peserta didik.

Substansi Kajian
1 Pengenalan alat-alat laboratorium
2 Larutan asam-basa, jenis konsentrasi zat dan perhitungannya
3 Kelarutan dan Hasil kali kelarutan
4 Kesetimbangan kimia
5 Kinetika kimia
6 Destilasi sederhana
7 Isolasi trimiristin dari biji buah pala
8 Sintesis etil asetat

Penilaian Hasil Belajar


Penilaian dilakukan berdasarkan data yang diperoleh melalui observasi kinerja mahasiswa
melalui tampilan lisan, tertulis atau praktik pada pelaksanaan praktikum, pre tes/post tes,
laporan praktikum secara mandiri, maupun presentasi tugas.

Pustaka :
Brady, J.E. dan J.R. Holum, 1988, Fundamentals of Chemistry, 3rd Ed., John Wiley &
Sons, Singapore
Brady J.E., 1990, General Chemistry, 5th Ed., Prentice Hall Englawood Clieffs, New York

5. Mata Kuliah : Pendidikan Pancasila


Kode : 0963112002
SKS : 2 SKS

Mata Kuliah Prasyarat :-


Deskripsi Mata Kuliah :
Mata kuliah ini membahas tentang tentang penghayatan dan pengamalan Pancasila dalam
perbuatan dan tingkah laku hidup sehari-hari.
Tujuan Umum :
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 30

Mahasiswa mempunyai penghayatan dan pengalaman materi-materi dalam mata ajaran ini
sebagai landasan dalam kehidupan sebagai warga negara yang mengabdi kepada
kepentingan masyarakat melalui pelayanan kesehatan di bidang kefarmasian.
Kegiatan belajar mengajar : kuliah klasikal, diskusi, studi kasus.

Substansi Kajian :
1. Dasar Negara
2. Hubungan Pancasila dengan UUD 45
3. Pengamalan Pancasila
5. Persatuan dan Kesatuan Bangsa
6. Hak dan kewajiban sebagai warga Negara
7. Hak asasi manusia dalam UUD 45
Penilaian hasil belajar :
Penilaian dilakukan berdasarkan keaktifan mahasiswa dalam kegiatan diskusi, penugasan
dan ujian tulis.
Pustaka :
1. Anonim, 1993, Pancasila Buku Panduan Mahasiswa, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
2. Daman, R., 1992, Pancasila Dasar Falsafah Negara, Rajawali Press, Jakarta
3. Kaelan, MS, 1999, Pendidikan Pancasila Yuridis Kenegaraan Ed.III, Paradigma, Yogyakarta

6. Mata Kuliah : Teknologi Sediaan Solid


Kode Mata Kuliah/SKS : 0963231038/1
Deskripsi Mata Kuliah:
Mata kuliah ini membahas tentang tehnik dan prosedur pembuatan sediaan-sediaan farmasi
di industri sesuai dengan ketentuan cara pembuatan obat yang baik, mempelajari
Preformulasi untuk merancang formulasi sediaan padat kompak, melakukan formulasi
dan menguji hasil sediaan yang dibuat sesuai persyaratan, mengetahui dan memahami cara
kerja peralatan dalam industri farmasi.
Tujuan Mata Kuliah:
1.Mahasiswa mengetahui bentuk-bentuk sediaan obat padat.
2.Mahasiswa mampu membuat sediaan obat padat: sediaan tablet, kapsul, pil, dan
suppositoria dengan memahami teori-teori dasar.
3.Dapat memahami cara menguji hasil sediaan yang dibuat sesuai persyaratan, mengetahui
dan memahami cara kerja peralatan dalam industri farmasi
4.Memahami dan mampu menjelaskan kembali ilmu farmasetika dalam ruang lingkup
pelaksanaan pengendalian mutu obat di industri farmasi, apotek, dan pelayanan kesehatan
lain.
Kegiatan Belajar Mengajar
Bentuk aktivitas proses belajar mengajar berupa kuliah tatap muka/ceramah, diskusi,
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 31

penugasan mandiri dan kelompok, praktik serta kegiatan ko kurikuler yang mendukung
proses pencapaian kompetensi peserta didik.
Isi Kuliah :Substansi Kajian
1 Teknik dan prosedur pembuatan sediaan-sediaan farmasi di industri sesuai dengan ketentuan
cara pembuatan obat yang baik (CPOB)
2 Preformulasi dan master formula Sediaan obat padat, (pendahuluan, bentuk sediaan padat)
3 Rancangan formulasi sediaan tablet, kapsul, suppositoria, pil
4 Pembuatan granul (pendahuluan, cara pembuatan); tablet (pendahuluan, komposisi,
jenis jenis tablet pembuatan); tablet salut gula (pendahuluan, cara penyalutan), tablet
salut selaput (pendahuluan, jenis-jenis bahan penyalutan, cara penyalutan), kapsul
(definisi, penggolongan, komponen); kapsul keras (pencetakan, ukuran, formulasi isi,
teknik khusus); kapsul lunak (pembuatan kapsul lunak, formulasi isi, konsistensi);
mikro kapsulasi (definisi, tujuan, cara pembuatan); suppositoria (definisi,
penggolongan lokal/sistemik, bahan pembentuk, ukuran).
5 Menguji/mengevaluasi sediaan tablet, kapsul, suppositoria, pil
6 Peralatan produksi
7 Prinsip fabrikasi
8 Pengemasan
9 Pengendalian mutu dan penjaminan mutu obat
Penilaian Hasil Belajar
Penilaian dilakukan berdasarkan data yang diperoleh melalui penugasan individu,
presentasi tugas, ujian kompetensi, observasi kinerja mahasiswa melalui tampilan lisan,
tertulis atau praktik.
Pustaka :
1. Ansel, H.C., 1989, Introduction of Pharmaceutical Dosage Form
2. Anonim, 1979, Farmakope Indonesia, Ed III, Depkes RI, Jakarta
3. Anonim, 1995, Farmakope Indonesia, Ed IV, Depkes RI, Jakarta
4. Anonim, , Pedoman Cara Pembuatan Obat yang Baik, BPOM RI, Jakarta
5. Banker,G.S., dan Rhodes, C.T., 1996, Modern Pharmaceutics, Ed. III, Marcel Dekker
Inc., New York
6. Cole, G.C., et al., 1995, Pharmaceutical Coating Technology
7. Gennaro, A.R., 1995, Remington : The Science and Practice of Pharmacy
8. Lachman, L., 1994, The Theory and Practice of Industrial Pharmacy
9. Swarbrick, J. dan Boylan, J.C., 2000, 1999, 1998, 1997, 1996, Encyclopedia of
Pharmaceutical Technology, Vol. 13-19, Marcel Dekker Inc., New
York
10. Voght, R., 1994, Pharmaceutical Technology
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 32

7.Mata Kuliah : Praktikum Teknologi Sediaan Solid

Kode Mata Kuliah/SKS : 0963233043/3


Deskripsi Mata Kuliah:
Mata kuliah ini membahas tentang praktikum tehnik dan prosedur pembuatan sediaan-
sediaan farmasi di industri sesuai dengan ketentuan cara pembuatan obat yang baik,
merancang formulasi sediaan padat kompak, melakukan formulasi dan menguji hasil
sediaan yang dibuat sesuai persyaratan, mengetahui dan memahami cara kerja kerja
peralatan yang ada di formulasi sediaan padat.

Tujuan Mata Kuliah:


1 Mahasiswa mampu membuat sediaan obat padat: sediaan tablet, kapsul, pil, dan
suppositoria dengan memahami teori-teori dasar.
2 Dapat memahami cara menguji hasil sediaan yang dibuat sesuai persyaratan,
mengetahui dan memahami cara kerja peralatan dalam industri farmasi
3 Mahasiswa mampu mempraktekkan dasar-dasar formulasi solid dan penerapannya

Kegiatan Belajar Mengajar


Bentuk aktivitas proses belajar mengajar berupa praktikum di laboratorium, pre tes, post
tes, pembuatan laporan praktikum, penugasan mandiri dan kelompok serta kegiatan ko
kurikuler yang mendukung proses pencapaian kompetensi peserta didik.

Substansi Kajian
1 Rancangan formulasi sediaan tablet, kapsul, suppositoria, pil
2 Pembuatan granul (pendahuluan, cara pembuatan); tablet (pendahuluan, komposisi,
jenis jenis tablet pembuatan); tablet salut gula (pendahuluan, cara penyalutan), tablet
salut selaput (pendahuluan, jenis-jenis bahan penyalutan, cara penyalutan), kapsul
(definisi, penggolongan, komponen); kapsul keras (pencetakan, ukuran, formulasi isi,
teknik khusus); kapsul lunak (pembuatan kapsul lunak, formulasi isi, konsistensi);
mikro kapsulasi (definisi, tujuan, cara pembuatan); suppositoria (definisi, penggolongan
lokal/sistemik, bahan pembentuk, ukuran).
3 Menguji/mengevaluasi sediaan tablet, kapsul, suppositoria, pil
4 Peralatan produksi dan prinsip fabrikasi
5 Pengemasan

Penilaian Hasil Belajar


Penilaian dilakukan berdasarkan data yang diperoleh melalui observasi kinerja mahasiswa
melalui tampilan lisan, tertulis atau praktik pada pelaksanaan praktikum, pre tes/post tes,
laporan praktikum secara mandiri, maupun presentasi tugas.

Pustaka :
1 Ansel, H.C., 1989, Introduction of Pharmaceutical Dosage Form
2 Anonim, 1979, Farmakope Indonesia, Ed III, Depkes RI, Jakarta
3 Anonim, 1995, Farmakope Indonesia, Ed IV, Depkes RI, Jakarta
4 Anonim, , Pedoman Cara Pembuatan Obat yang Baik, BPOM RI, Jakarta
5 Banker,G.S., dan Rhodes, C.T., 1996, Modern Pharmaceutics, Ed. III, Marcel Dekker
Inc., New York
6 Cole, G.C., et al., 1995, Pharmaceutical Coating Technology
7 Gennaro, A.R., 1995, Remington : The Science and Practice of Pharmacy
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 33

8 Lachman, L., 1994, The Theory and Practice of Industrial Pharmacy


9 Swarbrick, J. dan Boylan, J.C., 2000, 1999, 1998, 1997, 1996, Encyclopedia of
Pharmaceutical Technology, Vol. 13-19, Marcel Dekker Inc., New York
10 Voght, R., 1994, Pharmaceutical Technology

8. Mata Kuliah : Farmasetika Dasar (teori)

Kode/SKS : 0963133005/3

Deskripsi Mata Kuliah :

Mempelajari sejarah kefarmasian, istilah kefarmasian, pengenalan bentuk-bentuk sediaan


farmasi dan pengolongan obat, resep dan bahasa latin dalam resep, dosis obat, cara
membuat sediaan obat dengan baik dan benar (pulvis/pulveres, kapsul, pil, syrup, emulsi,
larutan, suspensi dan salep), cara menggunakan alat-alat laboratorium dan bekerja di
laboratorium yang baik.

Tujuan Mata Kuliah :

Mahasiswa mengetahui sejarah kefarmasian, mengetahui bentuk-bentuk sediaan farmasi


dan pengolongan obat, mampu memahami cara membaca formula/resep dokter, cara
membuat sediaan obat dengan baik dan benar, dan dapat bekerja di laboratorium dengan
baik dan benar.

Kegiatan Belajar Mengajar

1. Kuliah Tatap muka/Ceramah


2. Diskusi interaktif
3. Kuis/tugas rumah

Isi Kuliah : Substansi Kajian

1. Sejarah Kefarmasian
2. Farmakope Indonesia secara umum meliputi : Ketentuan umum, Monografi dan
lampiran.
3. Pengenalan tentang obat, bahan obat dan bentuk- bentuk sediaan farmasi
4. Resep, Copy Resep dan bahasa lain dalam resep
5. Dosis Obat
6. Inkompatibilitas dalam pembuatan obat

Penilaian Hasil Belajar

Dilakukan dengan memberikan tugas, presentasi tugas, diskusi, dan ujian kompetensi.
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 34

Pustaka

1. Anief, 1994, Farmasetika, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta


2. Anief, 1988, Ilmu meracik Obat, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta
3. Duinn, 1954, Ilmu Resep dalam Praktek dan Teori, Soeraengan, Jakarta
4. Anonim, 1995, Farmakope Indonesia, Edisi IV, Depkes RI, Jakarta
5. Anonim, 1979, Farmakope Indonesia, Edisi III, Depkes RI, Jakarta
6. Anonim, 1978, Formularium Nasional, Edisi II, Depkes RI, Jakarta

9.Mata Kuliah : Praktikum Farmasetika Dasar


Kode Mata Kuliah/SKS : 0963133011/3
Deskripsi Mata Kuliah :

Mempelajari cara membuat sediaan obat dengan baik dan benar menjadi sediaan
pulvis/pulveres, kapsul, pil, syrup, emulsi, larutan, suspensi dan salep, cara menggunakan
alat-alat laboratorium dan bekerja di laboratorium yang baik

Tujuan Mata Kuliah :

Mahasiswa memahami dan mampu membaca resep, membuat sediaan obat dengan baik
dan benar menjadi sediaan pulvis/pulveres, kapsul, pil dan salep, cara menggunakan alat-alat
laboratorium dan bekerja di laboratorium dengan baik

Kegiatan Belajar Mengajar

Praktikum di Laboratorium

Isi Kuliah : Substansi Kajian

1. Membuat sediaan pulvis


2. Membuat sediaan pulveres
3. Membuat sediaan pil
4. Membuat sediaan kapsul
5. Membuat sediaan salep

Penilaian Hasil Belajar

Dilakukan dengan memberikan penilaian pretes, keaktifan dan hasil praktikum,


laporan praktikum dan ujian praktikum.

Pustaka

1. Anief, 1994, Farmasetika, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta


2. Anief, 1988, Ilmu meracik Obat, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta
3. Duinn, 1954, Ilmu Resep dalam Praktek dan Teori, Soeraengan, Jakarta
4. Anonim, 1995, Farmakope Indonesia, Edisi IV, Depkes RI, Jakarta
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 35

5. Anonim, 1979, Farmakope Indonesia, Edisi III, Depkes RI, Jakarta


6. Anonim, 1978, Formularium Nasional, Edisi II, Depkes RI, Jakarta

10. Mata Kuliah : Pendidikan Kewarganegaraan

Kode : 0963212016
SKS : 2 SKS

Mata Kuliah Prasyarat :-


Deskripsi Mata Kuliah :
Mata kuliah ini membahas tentang Wawasan Nusantara, Ketahanan nasional, Politik dan
Strategi Nasional, Politik dan Strategi Hankamnas.
Tujuan Umum :
Mahasiswa mampu mewujudkan nilai dasar agama, kebudayaan, dan kesadaran berbangsa
bernegara, dalam menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang dikuasainya
dengan rasa tanggung jawab kemanusiaan.
Kegiatan belajar mengajar : kuliah klasikal, diskusi, studi kasus.

Substansi Kajian :
1. Pengantar Pendidikan Kewarganegaraan
2. Pengertian, tujuan, unsur dasar wawasan nusantara
3. Pengertian dan Konsep Dasar Ketahanan Nasional
5. Garis Besar Politik Nasional
Penilaian hasil belajar :
Penilaian dilakukan berdasarkan keaktifan mahasiswa dalam kegiatan diskusi, penugasan
dan ujian tulis.
Pustaka :
1. Ared, A.S., 1995, Masalah Kewarganegaraan, FHUI, Jakarta
2. Budiarjo, M., 1985, Dasar-Dasar Ilmu Politik Cet.IX, Gramedia, Jakarta
3. Soehino, 1993, Ilmu Negara Ed.III, Liberty, Yogyakarta

11. Mata Kuliah : Praktek Bahasa Indonesia


Kode : 0963212023
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 36

SKS : 2 SKS

Mata Kuliah Prasyarat :-


Deskripsi Mata Kuliah :
Mata praktikum ini mengajarkan penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam
berkomunikasi baik lisan maupun tulisan dan aplikasi dalam penulisan laporan ilmiah.
Tujuan Umum :
Mahasiswa mampu memahami ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan secara lisan
dan tulisan, menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam berkomunikasi
dan memahami teknik penulisan laporan ilmiah
Kegiatan belajar mengajar : diskusi, studi kasus, praktek penulisan karya tulis imliah.

Substansi Kajian :
1. Ejaan dan Tata Bahasa yang disempurnakan
2. Standarisasi dalam Komunikasi
3. Teknik Penulisan Ilmiah
Penilaian hasil belajar :
Penilaian dilakukan berdasarkan keaktifan mahasiswa dalam kegiatan diskusi, praktek
komunikasi lisan, penugasan individu dan pembuatan laporan ilmiah.
Pustaka :
1. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia
2. Kamus Besar Bahasa Indonesia
3. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang disempurnakan
4. Pedoman Umum Pembentukan Istilah
5. Pedoman Pengindonesiaan Nama dan Kata Asing
6. Komposisi dalam Bahasa Indonesia

12. Mata Kuliah : Kimia Organik

Kode Mata Kuliah/SKS : 0963221014/1

Deskripsi Mata Kuliah :

Mata kuliah kimia organik I mempelajari tentang teori dasar struktur atom, ikatan
kimia, sifat molekul, pengenalan stereokimia, sifat, struktur dan reaksi senyawa-
senyawa alkana, alkena, alkil halida, eter, epoksida, sulfida, alkohol, tiol, amina dan
senyawa-senyawa aromatis.
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 37

Tujuan Mata Kuliah :

1. Mahasiswa mampu menjelaskan tentang teori dasar struktur atom, ikatan kimia, sifat molekul,
pengenalan stereokimia, sifat, struktur dan reaksi senyawa-senyawa alkana, alkena,alkuna.
2. Mahasiswa menjelasakan sistem tata nama, sifat, pembuatan dan reaksi senyawa alkena dan
alkuna.
3. Mahasiswa mampu menganalisis sifat-sifat fisika kimia berdasar struktur senyawa alkana
4. Mahasiswa menjelasakan sistem tata nama, sifat, reaksi senyawa alkil halida
5. Mahasiswa mampu manganilisis sifat-sifat fisika kimia berdasar struktur senyawa alkil halide
6. Mahasiswa mampu memberikan nama pada senyawa aromatik dan turunannya rantai
lurus, bercabang dan siklik.

Kegiatan Belajar Mengajar :


Tatap muka, kuiz, penugasan mandiri, diskusi .
Isi kuliah : Substansi Kajian
1. Teori dasar struktur atom, ikatan kimia, sifat molekul, pengenalan stereokimia, sifat,
struktur senyawa organik
2. Sistem tata nama, sifat, pembuatan dan reaksi senyawa alkana,alkena dan alkuna.
3. Sistem tata nama, sifat, reaksi senyawa alkil halida
4. Sistem tata nama, sifat, reaksi senyawa aromatis
Nilai merupakan gabungan dari nilai tugas mandiri, kuiz, dan Ujian Kompetensi Dasar
(UKD) I, II, III dan IV
Pustaka :
1. Fessenden dan Fessenden, 1994, Kimia Organik, Penerbit Erlangga, Jakarta
2. Mc Murry, J., 2008, Organic Chemistry 7th Edition, Thomson Brooks/Cole Publishing
Company, Australia
3. Mc Murry, J., 2008, Organic Chemistry 7th Edition, Thomson Brooks/Cole Publishing
Company, Australia

13.Mata Kuliah : Teknologi Semi Solid (teori)


Kode/SKS/SMT : 0963231015 /1 SKS/II

Deskripsi Mata Kuliah :

Mempelajari tentang sediaan semisolid (salep, krim, pasta, gel dan suppositoria)
formulasi dan pengembangan sediaan semi solid, metode pembuatan sediaan semi
solid dan kontrol kualitas sediaan sediaan semi solid.
Tujuan Mata Kuliah :

Mahasiswa mengerti dan memahami macam macam sediaan semisolid, teori


formulasi, mengetahui cara pembuatan dan kontrol kualitas sediaan sediaan semi solid.
Kegiatan Belajar Mengajar

4. Kuliah Tatap muka/Ceramah


5. Diskusi interaktif
6. Kuis/tugas rumah

Isi Kuliah : Substansi Kajian


Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 38

1. Pengantar Bentuk sediaan semisolid dan persyaratan uji.


2. Sediaan salep, formulasi dan kontrol kualitas sediaan Salep
3. Sediaan krim, formulasi kontrol kualitasnya

4. Sediaan pasta, formulasi kontrol kualitasnya


5. Sediaan gel, formulasi kontrol kualitasnya
6. Sediaan suppositoria, formulasi kontrol kualitasnya

Penilaian Hasil Belajar

Dilakukan dengan memberikan tugas, presentasi tugas, diskusi, dan ujian kompetensi.

Pustaka

1. Voigt, R., 1984, Buku Pelajaran Teknologi Farmasi, Diterjemahkan oleh Suwandi, S.N., UI
Press, Jakarta,
2. Anief, 1988, Ilmu meracik Obat, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta
3. Anief, 1994, Farmasetika, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta
4. Duinn, 1954, Ilmu Resep dalam Praktek dan Teori, Soeraengan, Jakarta
5. Anonim, 1995, Farmakope Indonesia, Edisi IV, Depkes RI, Jakarta
6. Anonim, 1979, Farmakope Indonesia, Edisi III, Depkes RI, Jakarta
7. Anonim, 1978, Formularium Nasional, Edisi II, Depkes RI, Jakarta

14. Mata Kuliah : Praktikum Teknologi Semi Solid


Kode/SKS/SMT : 0963233021 /3 SKS/II
Deskripsi Mata Kuliah :
Mempelajari tentang formulasi, pembuatan dan pengembangan sediaan semisolid
(salep, krim, pasta, gel dan suppositoria) dan kontrol kualitas sediaan sediaan semi
solid serta perancangan formulasi, pengemasan dan penandaan pada sediaan semi
solid.

Tujuan Mata Kuliah :

Mahasiswa dapat membuat sediaan semisolid (salep, krim, pasta, gel dan
suppositoria)), kemasan primer, kemasan sekunder dan leaflet serta kontrol
kualitasnya dengan baik sesuai dengan persyaratan standar.

Kegiatan Belajar Mengajar

Praktikum di Laboratorium

Isi Kuliah : Substansi Kajian

1. Pembuatan, formulasi Sediaan salep dan kontrol kualitas


2. Pembuatan, formulasi Sediaan krim dan kontrol kualitas
3. Pembuatan, formulasi Sediaan pasta. dan kontrol kualitas
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 39

4. Pembuatan, formulasi Sediaan gel. dan kontrol kualitas


5. Pembuatan, formulasi Sediaan suppositoria dan kontrol kualitas

Penilaian Hasil Belajar

Dilakukan dengan memberikan penilaian pretes, keaktifan dan hasil praktikum,


laporan praktikum dan ujian praktikum.

Pustaka

1. Voigt, R., 1984, Buku Pelajaran Teknologi Farmasi, Diterjemahkan oleh Suwandi, S.N., UI
Press, Jakarta,
2. Anief, 1994, Farmasetika, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta
3. Duinn, 1954, Ilmu Resep dalam Praktek dan Teori, Soeraengan, Jakarta
4. Anonim, 1995, Farmakope Indonesia, Edisi IV, Depkes RI, Jakarta
5. Anonim, 1979, Farmakope Indonesia, Edisi III, Depkes RI, Jakarta
6. Anonim, 1978, Formularium Nasional, Edisi II, Depkes RI, Jakarta

15. Mata Kuliah : Anatomi Fisiologi Manusia


No Kode / Sks : 0963122006 / 2 Sks
Mata Kuliah Prasyarat :-
Deskripsi Mata Kuliah :
Mata kuliah ini mempelajari tentang anatomi tubuh manusia dan anatomi dari seluruh
sistem dari organ tubuh, sistem peredaran darah, saluran pencernaan makanan, hati,
kandung empedu, pancreas,organ endokrin, susunan syaraf, sistem uriner, sistem
pernafasan, dan metabolisme.
Tujuan Umum :
Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami anatomi dan
faal tubuh manusia yang penting dalam hubungannya dengan absorbsi, metabolisme,
transformasi aksi dan reaksi obat.
Kegiatan belajar mengajar :
Kuliah tatap muka/ ceramah, diskusi interaktif, kuis , penugasan individual / kelompok ,
presentasi, serta kegiatan ko kurikuler yang mendukung proses pencapaian kompetensi
peserta didik.
Substansi Kajian :
1. Pengertian anatomi dan fisiologi manusia
2. Homeostasis
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 40

3. Sistem integument
4. Sistem skeletal
5. Sistem muskular
6. Sistem saraf
7. Sistem endokrin
8. Sistem pernafasan
9. Sistem pencernaan
10. Sistem kardiovaskular
11. Sistem urinary
12. Sistem reproduksi
Penilaian hasil belajar :
Penilaian dilakukan berdasarkan data yang diperoleh melalui penugasan individu,
presentasi tugas, observasi kinerja mahasiswa melalui tampilan lisan, tertulis atau praktik,
serta ujian kompetensi.
Pustaka :
1. Tortora, G.J., 1987, Principles of Anatomy and Physiology
2. Guyton, A.C., 1994, Textbook of Medical Physiology, Ed. IX
3. Ganong, W.F., 1995, Review of Medical Physiology, Ed. XVII

16. Mata Kuliah: Morfologi dan Sistematika Tumbuhan


Kode Mata Kuliah/SKS : 0963121003/ 1
Deskripsi Mata Kuliah
Mata kuliah ini mempelajari tentang konsep-konsep dasar morfologi dan sistematik
tumbuhan, ciri morfologi tanaman obat, identifikasi tanaman obat, tatanama latin
tanaman dan tata nama simplisia, bagian tanaman yang digunakan sebagai obat.

Tujuan Matakuliah
Mahasiswa mampu mengingat kembali, memahami, mengaplikasikan, menganalisis, dan
mengevaluasi konsep-konsep dasar morfologi dan sistematik tumbuhan, ciri morfologi
tanaman obat, identifikasi tanaman obat, tatanama latin tanaman dan tata nama
simplisia, bagian tanaman yang digunakan sebagai obat. Selain itu mahasiswa mampu
dalam ketrampilan proses sains yang meliputi observasi, pengukuran, perumusan dan
pengujian hipotesis, pengumpulan data, bereksperimen, dan prediksi.

Keg. Belajar Mengajar :

Bentuk aktivitas proses belajar mengajar berupa kuliah tatap muka/ceramah, diskusi,
penugasan mandiri dan kelompok, praktik serta kegiatan ko kurikuler yang mendukung
proses pencapaian kompetensi
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 41

Substansi Kajian
1. Mengingat kembali dan memahami modifikasi akar,batang, daun serta bunga dan
bagian-bagiannya

2. Mengingat kembali dan memahami modifikasi buah dan biji serta bagian-bagiannya

3. Membandingkan variasi struktuktur dan fungsi sel tumbuhan.

4. Megingat kembali dan memahami konsep dasar determinasi tanaman dan menentukan
sistematika tumbuhan

Penilaian Hasil Belajar :

Penilaian dilakukan berdasarkan data yang diperoleh melalui penugasan individu,


presentasi tugas, ujian kompetensi dasar, observasi kinerja mahasiswa melalui tampilan
lisan, tertulis atau praktik.

Daftar Pustaka

Tjitrosoepomo, G.,2001, Morfologi Tumbuhan, Cet.XIII, UGM Press, Yogyakarta

Farmakope Indonesia, Ed. III, IV

Ekstra Farmakope Indonesia

Materia Medika Indonesia

17. Mata Kuliah : Praktikum Morfologi dan Sistematik Tumbuhan


Kode Mata Kuliah/ SKS : 0963121009
Deskripsi Mata Kuliah
Mempelajari dan memahami tentang konsep-konsep dasar biologi, organologi tanaman
obat : akar, batang, dan modifikasi bagian tanaman, daun, deskripsi dan determinasi
tanaman obat, tata nama tanaman dan tata nama simplisia serta bagian dari tanaman
yang digunakan sebagai obat

Tujuan Matakuliah
Mahasiswa mampu mengingat kembali, memahami, mengaplikasikan, menganalisis, dan
mengevaluasi konsep-konsep dasar biologi, organologi tanaman obat : akar, batang, dan
modifikasi bagian tanaman, daun, deskripsi dan determinasi tanamn obat, tata nama
tanaman dan tata nama simplisia serta bagian dari tanaman yang digunakan sebagai obat

Substansi Kajian
1. Mahasiswa mampu melakukan modifikasi dan deskripsi akar,batang, daun serta bunga
dan bagian-bagiannya

2. Mahasiwa mampu melakukan modifikasi dan deskripsi buah dan biji serta bagian-
bagiannya
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 42

3. Membandingkan variasi struktur dan fungsi sel tumbuhan.

4. Mahasiswa mampumemahami konsep dasar determinasi tanaman dan menentukan


sistematika tumbuhan

Penilaian Hasil Belajar :

Penilaian dilakukan berdasarkan data yang diperoleh melalui penugasan individu,


presentasi tugas, ujian kompetensi dasar, observasi kinerja mahasiswa melalui tampilan
lisan, tertulis atau praktik.

Daftar Pustaka

Tjitrosoepomo, G.,2001, Morfologi Tumbuhan, Cet.XIII, UGM Press, Yogyakarta

Farmakope Indonesia, Ed. III, IV

Ekstra Farmakope Indonesia

Materia Medika Indonesia

18. Mata Kuliah : Praktek Bahasa Inggris


No Kode / Sks / Semester : 0963112013/ 2 Sks / I
Mata Kuliah Prasyarat :-
Deskripsi Mata Kuliah :
Mata kuliah praktikum ini mempelajari tentang materi part of speech, tenses yang benar
serta kalimat-kalimat dalam bentuk aktif maupun pasif, tata bahasa, susunan kalimat,
perbendaharaan kata dan memahami bacaan ilmiah yang berkaitan dengan bidang
kefarmasian
Tujuan Umum :
Setelah mengikuti mata praktikum ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami materi
part of speech, tenses yang benar serta kalimat-kalimat dalam bentuk aktif maupun pasif,
tata bahasa, susunan kalimat, perbendaharaan kata dan memahami bacaan ilmiah yang
berkaitan dengan bidang kefarmasian
Kegiatan belajar mengajar :
Dialog, diskusi interaktif, kuis , penugasan individual / kelompok , presentasi
Substansi Kajian :
1. Part of speech
2. Tenses
3. Passive and active sentence
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 43

4. Reported speech
5. Reading
6. Conditional clauses
7. Dialogue
8. Writing
9. Hubungan Bahasa Inggris dalam memahami konteks-konteks yang terkait dg dunia
kefarmasian
Penilaian hasil belajar :
Penilaian dilakukan berdasarkan data yang diperoleh melalui penugasan individu,
presentasi tugas, observasi kinerja mahasiswa melalui tampilan lisan, tertulis atau praktik
dan ujian responsi
Pustaka :
1. Clynes, A.J., 1985, English for the Life Sciences, Canberra
2. Echols, J.M. dan Shadily, H., 1981, Kamus Inggris-Indonesia, Ed. X

19. Mata Kuliah : Kimia Analisis Farmasi I


Kode : 0963131028
SKS : 2
:
Tujuan Umum : Mahasiswa mampu memahami metode analisis kualitatif dan kuantitatif
senyawa obat secara konvensional
Materi : Membicarakan tentang ketentuan umum dan sistematika analisis,
metode analisis konvensional : analisis kualitatif senyawa organik dan
anorganik dan analisis kuantitatif senyawa organik; dasar teori
volumetri (syarat reaksi, titrasi, larutan bahan, konsentrasi hambat,
pembagian volumetri), asidi-alkalimetri (dasar teori, indikator, kurva
titrasi), titrasi pembentukan kompleks (kompleksometri), titrasi
pengendapan (argentometri), titrasi redoks, dan gravimetri
Pustaka : 1. Kellner, R., Mermet, J.M., Otto, M., dan Widmer, HM., 1998,
Analytical Chemistry, Wiley-VCH, Weinheim
2. Day, R.A., dan Underwood, A.L., 1975, Quantitative Analysis, 6th Ed.,
Prentice Hall, New Jersey
3. Bassett, J., Denney, R.C., Jeffery, G.H., dan Mendham, J., 1978,
Textbook of Quantitative Inorganic Analysis including Elementary
Instrumental Analysis, Longman Group Ltd., New York
4. Vogel, A.L., 1982, Textbook of Macro and Semimicro Quantitative
Inorganic Analysis, 5th Ed., Longman, London
5. Skoog, D.A., dan West, D.M., 1985, Principles of Instrumental
Analysis, 3rd Ed., Saunders College Publishing, Philadelphia

20. Mata Kuliah : Praktikum Kimia Analisis Farmasi II


Kode : 0963131032
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 44

SKS : 1

Tujuan Umum : Mahasiswa mampu mempraktekkan metode analisis kualitatif dan


kuantitatif senyawa obat secara konvensional
Materi : Analisis kualitatif (reaksi pendahuluan, pengendapan, penggolongan,
pemisahan, dan identifikasi); analisis kuantitatif (titrasi asidi-
alkalimetri, argentometri, kompleksometri, oksidimetri, gravimetri)
Pustaka : 1. Kellner, R., Mermet, J.M., Otto, M., dan Widmer, HM., 1998,
Analytical Chemistry, Wiley-VCH, Weinheim
2. Day, R.A., dan Underwood, A.L., 1975, Quantitative Analysis, 6th Ed.,
Prentice Hall, New Jersey
3. Bassett, J., Denney, R.C., Jeffery, G.H., dan Mendham, J., 1978,
Textbook of Quantitative Inorganic Analysis including Elementary
Instrumental Analysis, Longman Group Ltd., New York
4. Vogel, A.L., 1982, Textbook of Macro and Semimicro Quantitative
Inorganic Analysis, 5th Ed., Longman, London
5. Skoog, D.A., dan West, D.M., 1985, Principles of Instrumental
Analysis, 3rd Ed., Saunders College Publishing, Philadelphia

21. Mata Kuliah : Kimia Analisis Farmasi II


Kode : 0963232040
SKS : 2

Tujuan Umum : Mahasiswa mampu memahami metode analisis kualitatif dan kuantitatif
senyawa obat secara instrumental
Materi : Membicarakan teori dasar dan teknik metode instrumental
(spektroskopi dan kromatografi) dalam analisis farmasi : obat,
kosmetika, dan makanan.
Spektroskopi yang dibicarakan meliputi : interaksi materi dengan energi
radiasi, sistem instrumen dalam spektroskopi, menjelaskan dalam teori
maupun praktek berbagai jenis spektroskopi : spektroskpi ultraviolet-
sinar tampak (UV-Vis), spektroskopi serapan atom (AAS),
spektrofluorometri, spektroskopi inframerah (IR), spektroskopi resonansi
magnetik inti (NMR), spektroskopi massa (MS).
Kromatografi yang dibicarakan meliputi : dasar-dasar teori pemisahan,
menjelaskan dalam teori maupun praktek berbagai jenis kromatografi :
kromatografi kolom, kromatografi lapis tipis (KLT-densitometri),
kromatografi gas (GC), kromatografi cair kinerja tinggi (HPLC))
Pustaka : 1. Skoog, D.A., dan West, D.M., 1985, Principles of Instrumental
Analysis, 3rd Ed., Saunders College Publishing, Philadelphia
2. Willard, H.H., Merritt, Jr., Dean, J.A., dan Settle, Jr., F.A., 1988,
Instrumental Method of Analysis, 7th Ed., Wadsworth Publishing Co.,
California
3. Settle, F.A., 1997, Handbook of Instrumental Techniques for
Analytical Chemistry, Prentice-Hall Inc., New Jersey
4. Sherma, J., Fried, B, Dekker, M., 1996, Handbook of Thin Layer
Chromatography
5. Grob, R.L., 1995, Modern Practice of Gas Chromatography, 3rd Ed.,
John Wiley and Sons Inc., USA
6. Snyder, L.R., dan Kirkland, J.J., 1979, Introduction to Modern Liquid
Chromatography, 2nd Ed., John Wiley and Sons, New York
7. Johnson, E.L., dan Stevenson, R., 1991, Dasar Kromatografi Cair,
penerjemah Padmawinata, K., Penerbit ITB, Bandung

22. Mata Kuliah : Praktikum Kimia Analisis Farmasi II


Kode : 0961131035
SKS : 1

Tujuan Umum : Mahasiswa mampu mempraktekkan metode analisis kualitatif dan


kuantitatif senyawa obat secara instrumental
Materi : Praktek/demo analisis kualitatif dan kuantitatif instrumental dengan :
Spektroskopi UV-Vis, AAS, Spektroskopi IR, Kromatografi kolom, KLT-
densitometri, GC, HPLC
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 45

Pustaka : 1. Skoog, D.A., dan West, D.M., 1985, Principles of Instrumental Analysis,
3rd Ed., Saunders College Publishing, Philadelphia
2. Willard, H.H., Merritt, Jr., Dean, J.A., dan Settle, Jr., F.A., 1988,
Instrumental Method of Analysis, 7th Ed., Wadsworth Publishing Co.,
California
3. Settle, F.A., 1997, Handbook of Instrumental Techniques for Analytical
Chemistry, Prentice-Hall Inc., New Jersey
4. Sherma, J., Fried, B, Dekker, M., 1996, Handbook of Thin Layer
Chromatography
5. Grob, R.L., 1995, Modern Practice of Gas Chromatography, 3rd Ed., John
Wiley and Sons Inc., USA
6. Snyder, L.R., dan Kirkland, J.J., 1979, Introduction to Modern Liquid
Chromatography, 2nd Ed., John Wiley and Sons, New York
7. Johnson, E.L., dan Stevenson, R., 1991, Dasar Kromatografi Cair,
penerjemah Padmawinata, K., Penerbit ITB, Bandung

23. Mata Kuliah : Farmasi Fisika


No Kode / Sks / Semester : 0963232018 / 2 Sks /
Deskripsi Mata Kuliah :
Mata kuliah ini mempelajari hubungan sifat fisika molekul obat dalam formulasi suatu
sediaan dan mengetahui cara pengujian obat secara fisika.
Tujuan Umum :
Setelah mengikuti mata kuliah ini, peserta didik mampu menjelaskan hubungan sifat fisika
molekul obat dalam formulasi suatu sediaan dan mengetahui cara pengujian obat secara
fisika.

Kegiatan belajar mengajar :


Kuliah tatap muka, diskusi interaktif, kuis , penugasan individual / kelompok , presentasi

Substansi Kajian :
1. Sifat fisika molekul obat
2. Kelarutan dan distribusi zat
3. Rheologi
4. Mikromeritik
5. Fenomena antar muka
6. Koloid
7. Dispersi kasar
8. Difusi dan Disolusi
9. Kinetika reaksi
10. Stabilitas Obat

Penilaian hasil belajar :


Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 46

Penilaian dilakukan berdasarkan data yang diperoleh melalui penugasan individu,


presentasi tugas, observasi kinerja mahasiswa melalui tampilan lisan, tertulis atau praktik,
ujian kompetensi.
Pustaka :
1. Martin, A.W. et al., 1993, Physical Pharmacy, Physical Chemistry, Principles in The
Pharmaceutical Science, Ed. III, Philadelphia
2. Shargel, L., et al., 2001, Comprehensive Pharmacy Review, Ed. IV
3. Amiji, M.M., et.al., 2003, Applied Physical Pharmacy, Ed. I

24. Mata Kuliah : Praktikum Farmasi Fisika


No Kode / Sks / Semester : 0963232024/ 2 Sks / II
Mata Kuliah Prasyarat :-
Deskripsi Mata Kuliah :
Mata kuliah praktikum ini mempelajari hubungan sifat fisika molekul obat dalam
formulasi suatu sediaan dan mengetahui cara pengujian obat secara fisika dilaboratoium.
Tujuan Umum :
Setelah mengikuti mata kuliah praktikum ini, peserta didik mampu menjelaskan hubungan
sifat fisika molekul obat dalam formulasi suatu sediaan dan mengetahui cara pengujian
obat secara fisika dilaboratorium.
Kegiatan belajar mengajar :
Penggunaan alat peraga / praktikum dilaboratorium, pretes, postes dan responsi
Substansi Kajian :
1. Sifat fisika molekul obat
2. Kelarutan dan distribusi zat
3. Rheologi
4. Mikromeritik
5. Fenomena antar muka
6. Koloid
7. Dispersi kasar
8. Difusi dan Disolusi
9. Kinetika reaksi
10. Stabilitas Obat
Penilaian hasil belajar :
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 47

Penilaian dilakukan berdasarkan data yang diperoleh melalui penugasan individu,


observasi kinerja mahasiswa melalui tampilan lisan, tertulis atau praktik, ujian responsi.
Pustaka :
1. Martin, A.W. et al., 1993, Physical Pharmacy, Physical Chemistry, Principles in
The Pharmaceutical Science, Ed. III, Philadelphia
2. Shargel, L., et al., 2001, Comprehensive Pharmacy Review, Ed. IV
3. Amiji, M.M., et.al., 2003, Applied Physical Pharmacy, Ed. I

25. Mata Kuliah : Statistika Farmasi

Kode Mata Kuliah/SKS : 0963121049/1

Deskripsi Mata Kuliah


Mata kuliah ini untuk mengetahui konsep-konsep dasar perhitungan statistik dan
penerapannya, teknik pengujian statistik dan penerapan dalam bidang farmasi dengan
penekanan pada pengolahan data, analisa, interpretasi dan penyajian data.

Tujuan Mata Kuliah


Mahasiswa mampu memahami konsep dasar statistik untuk alat mengolah, menyajikan dan
menganalis data di bidang farmasi dan penerapannya.

Kegiatan Belajar Mengajar


Bentuk aktivitas proses belajar mengajar berupa kuliah tatap muka/ceramah, diskusi,
latihan soal-soal, dan penugasan mandiri.

Substansi Kajian Kuliah :


1 Pengertian dan konsep dasar statistika farmasi
2 Pengenalan jenis statistik dan pembagiannya.
3 Distribusi hasil pengukuran, distribusi normal, pemusatan dan penyebaran, teori probabilitas,
sampling.
4 Pengujian hipotesis
5 Pemilihan analisis statistik hasil pengukuran
6 Analisis statistik parametrik
7 Analisis statistik non parametrik
8 Uji signifikansi, analisis varian, regresi dan korelasi, penerapan statistik dalam farmasi

Penilaian Hasil Belajar


Penilaian dilakukan berdasarkan data yang diperoleh melalui penugasan individu,
ujian kompetensi, observasi kinerja mahasiswa melalui tampilan lisan maupun tertulis.

Pustaka :
1. Mursyidi, A., 1985, Statistika Farmasi dan Biologi, Ghalia, Jakarta
2. Purcell, E.J. dan Varberg, D., 1993, Kalkulus dan Geometri Analitik, Jilid 1, Ed. IV,
Erlangga, Jakarta
3. Sujana, ____, Metoda Statistika, Penerbit Tarsito, Bandung
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 48

4. Siegel, S., ____, Statistika Non Parametrik, Penerbit Gramedia, Jakarta


5. Supranto, J., ____, Statistika Teori dan Aplikasi, Penerbit Erlangga, Jakarta
6. Walpole, R.E., 1995, Pengantar Statistika, Ed. III, Gramedia, Jakarta
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 49

26. Mata Kuliah : Praktikum Statistika Farmasi

Kode Mata Kuliah/SKS : 0963121056/1

Deskripsi Mata Kuliah


Mata kuliah ini untuk melatih dasar perhitungan statistik dan penerapannya menggunakan
komputer, teknik pengujian statistik dan penerapan dalam bidang farmasi dengan
penekanan pada pengolahan data, analisa, interpretasi dan penyajian data dengan
komputerisasi.

Tujuan Mata Kuliah


Mahasiswa mampu mempraktekkan pengetahuan statistika dalam kaitannya sebagai alat
untuk mengolah, menyajikan, dan menganalis data.

Kegiatan Belajar Mengajar


Bentuk aktivitas proses belajar mengajar berupa praktek tatap muka menggunakan sarana
komputer, diskusi, latihan soal-soal, dan penugasan mandiri.

Substansi Kajian:
1 Pengenalan statistika menggunakan MS Excel dan SPSS
2 Konsep dasar statistik menggunakan komputer
3 Penyajian data statistik di komputer
4 Uji signifikansi, pemusatan dan penyebaran (analisis varian), distribusi hasil pengukuran,
distribusi normal.
5 Pengujian hipotesis
6 Pemilihan analisis statistik hasil pengukuran menggunakan program di komputer
7 Analisis statistik uji t, ANOVA
8 Analisis statistik Chi Square
9 Analisis statistik regresi dan korelasi

Penilaian Hasil Belajar


Penilaian dilakukan berdasarkan data yang diperoleh melalui observasi kinerja mahasiswa
melalui tampilan lisan, tertulis atau praktik pada pelaksanaan praktikum, pre tes/post tes,
laporan praktikum secara mandiri, penugasan individu maupun presentasi tugas.

Pustaka :
1 Mursyidi, A., 1985, Statistika Farmasi dan Biologi, Ghalia, Jakarta
2 Purcell, E.J. dan Varberg, D., 1993, Kalkulus dan Geometri Analitik, Jilid 1, Ed. IV,
Erlangga, Jakarta
3 Sujana, ____, Metoda Statistika, Penerbit Tarsito, Bandung
4 Siegel, S., ____, Statistika Non Parametrik, Penerbit Gramedia, Jakarta
5 Supranto, J., ____, Statistika Teori dan Aplikasi, Penerbit Erlangga, Jakarta
6 Walpole, R.E., 1995, Pengantar Statistika, Ed. III, Gramedia, Jakarta
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 50

27. Mata Kuliah : Fitofarmasetika

Kode Mata Kuliah/SKS : 0963132051/2


Deskripsi Mata Kuliah :

Mata kuliah ini membahas tentang pembuatan sediaan ekstrak dengan berbagai metode
ekstraksi dan melakukan control kualitas dan standarisasi ekstrak. Dan tujuan final untuk
membuat sediaan farmasi dari ekstrak serta desain kemasannya.

Tujuan Mata Kuliah :

1. Mahasiswa mengetahui tentang sediaan galenik


2. Mahasiswa menguasai berbagai macam teknik ekstraksi
3. Mahasiswa mampu melakukan standardisasi ekstrak
4. Mahasiswa mampu membuat berbagai sediaan farmasi dari ekstrak.
Kegiatan Belajar Mengajar :

Tatap muka, kuiz, penugasan mandiri, diskusi .

Isi kuliah : Substansi Kajian

1. Pengenalan sediaan galenika.


2. Prinsip ekstraksi, pemilihan pelarut untuk ekstraksi
3. Berbagai metode ekstraksi, meliputi cara, kelemahan dan kelebihan, pemilihan
metode ekstraksi yang tepat untuk mendapat zat aktif yang optimal
4. Teknik kontrol kualitas dan standarisasi ekstrak
5. Teknik pembuatan sediaan farmasi dari ekstrak bahan alam
6. Pengemasan dan penandaan
Penilaian Hasil Belajar

Nilai merupakan gabungan dari nilai tugas mandiri, kuiz, dan Ujian Kompetensi Dasar
(UKD) I, II, III dan IV

Pustaka :

1. Anonim,1999, Sediaan Galenika, Departemen Kesehatan RI, Jakarta,


2. Anonim, Parameter Standar Ekstrak, Departemen Kesehatan RI, Jakarta
3. Harborne,J.B.,1984, Phytochemical Methods,2 ed, Chapman and Hall,London-New
York.
4. Wagner,H.,Bladt,S. and Zgainski, Plant Drug Analysis, Springer Verlag, Berlin
5. Phytopharmaceutical Technology. PH List And PC Schmidt, Institute for
Pharmaceutical Technology, University of Marburg, Germany CRC Press, Inc.,
1989 ..
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 51

28. Mata Kuliah : Praktikum Fitofarmasetika

Kode Mata Kuliah/SKS : 0963132058/2

Deskripsi Praktikum
Praktikum ini membahas tentang penyiapan pembuatan sediaan ekstrak dengan berbagai
metode ekstraksi, mulai dari pengeringan bahan, hingga menjadi ekstrak baik itu cair,
kental ataupun kering, kemudian melakukan control kualitas dan standarisasi ekstrak.
Ekstrak yang dihasilkan kemudian dibuat dalam berbagai bentuk sediaan dan mendesain
pengemas.
Tujuan Praktikum :
1.Mahasiswa mampu membuat sediaan galenik
3. Mahasiswa mampu melakukan berbagai macam teknik ekstraksi
(maserasi,perkolasi,sokhletasi,infundasi) dimulai dari persiapan bahan baku, proses
ekstraksi,pengeringan ekstrak
4. Mahasiswa mampu melakukan standardisasi ekstrak
5. Mahasiswa mampu membuat berbagai sediaan farmasi dari ekstrak.
6. Mahsiswa mampu mendesain dan membuat kemasan sediaan obat dari bahan alam

Kegiatan Praktikum :
Praktek di lab, diskusi, responsi
Materi Praktikum :
1. Persiapan bahan baku ekstraksi (pengeringan, penyerbukan dengan derajat kehalusan
tertentu)
2. Berbagai metode ekstraksi (maserasi,perkolasi,sokhletasi,infundasi)
3. Standarisasi ekstrak meliputi parameter spesifik dan non spesifik
4. Pembuatan sediaan farmasi (pil, kapsul,tablet,sirup,emulsi,suspensi)dari ekstrak
5. Pengemasan (desain, penandaan).

Penilaian Hasil Belajar


Nilai merupakan gabungan dari pre test/post tes, hasil kerja, laporan sementara,
kinerja,laporan resmi dan responsi
Pustaka :
6. Anonim,1999, Sediaan Galenika, Departemen Kesehatan RI, Jakarta,
7. Anonim, Parameter Standar Ekstrak, Departemen Kesehatan RI, Jakarta
8. Harborne,J.B.,1984, Phytochemical Methods,2 ed, Chapman and Hall,London-New York.
9. Wagner,H.,Bladt,S. and Zgainski, Plant Drug Analysis, Springer Verlag, Berlin
10. Phytopharmaceutical Technology. PH List And PC Schmidt, Institute for Pharmaceutical
Technology, University of Marburg, Germany CRC Press, Inc., 1989

29. Mata Kuliah : Metodologi Penelitian

Kode Mata Kuliah/SKS : 0963142053/2


Deskripsi Mata Kuliah :
Mata kuliah ini dimaksudkan untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa memahami
dasar-dasar ilmiah dan membuat kerangka metode penelitian serta dapat melakukan
penelitian tentang masalah yang berhubungan dengan farmasi sebagai dasar bagi
pengembangan kemampuan untuk menyelesaikan tugas akhir (Karya Tulis Ilmiah).
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 52

Tujuan Mata Kuliah


Mengembangkan kemampuan mahasiswa memiliki pengetahuan dasar-dasar ilmiah dan
keterampilan tentang metodologi penelitian, prinsip, melakukan penelitian, dan hasil
penelitian serta penerapannya yang berhubungan dengan farmasi sebagai dasar bagi
pengembangan kemampuan untuk meyelesaikan tugas akhir (Karya Tulis Ilmiah)

Kegiatan Belajar Mengajar


Bentuk aktivitas proses belajar mengajar berupa kuliah tatap muka/ceramah, tanya jawab,
penyajian & diskusi, latihan dan penugasan mandiri.

Substansi Kajian
1 Pengertian penelitian
2 Klasifikasi penelitian
3 Etika penelitian, Masalah dalam penelitian, latar belakang, rumusan masalah, dan hipotesis
4 Instrumen/ alat penelitian.
5 Desain dan langkah-langkah penelitian
6 Variabel penelitian, sampel dan teknik sampling
7 Aplikasi statistik dalam penelitian.
8 Penulisan karya ilmiah dan Pembuatan laporan penelitian.
9 Pengertian penelitian, rancangan penelitian, sistematika penelitian, model-model penelitian,
teknik sampling, analisis data, pembuatan proposal penelitian

Penilaian Hasil Belajar


Penilaian dilakukan berdasarkan data yang diperoleh melalui kehadiran, penugasan
individu, ujian kompetensi, penyajian & diskusi, pembuatan proposal tugas akhir,
observasi kinerja mahasiswa melalui tampilan lisan, tertulis

Pustaka
Pratiknya, A.W., 1986, Dasar-Dasar Metodologi Kedokteran dan Kesehatan
Notoatmodjo, S., 1993, Metodologi Penelitian Kesehatan
Afdhal, F., 1998, Metodologi Penelitian dalam Farmasi dan Kesehatan
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 53

30. Mata Kuliah : Perundang-Undangan dan Etika Farmasi (teori)

Kode/SKS/SMT : 0963241020/1 SKS

Deskripsi Mata Kuliah :

Membahas tentang Peraturan perundang-undangan bidang kesehatan dan farmasi,


tenaga kesehatan, pekerjaan kefarmasian, obat jadi, psikotropika dan narkotika,
produk makanan dan minuman, sarana kesehatan dibidang farmasi, etika kefarmasian
dan kode etik keprofesian

Tujuan Mata Kuliah :

1. Mahasiswa mengatahui dan memahami kode etik keprofesian, hak dan tanggung jawab
serta bagaimana mengembangkan sikap professional.
2. Mahasiswa memahami tentang peraturan perundangan yang mengatur praktek
kefarmasian.
3. Mahasiswa memahami tentang standar pelayanan Kefarmasian di apotik, RS, Puskesmas.
4. Mahasiswa memahami regulasi sistem pengawasan, distribusi dan pengendalian narkotika
dan psikotropika serta sanksi terhadap pelanggaran narkotika dan psikotropika.
5. Menjelaskan regulasi aspek produksi dan distribusi obat
6. Mahasiswa memahami hak dan kewajiban konsumen dan penyedia barang/ jasa serta
tata cara klaim hukum dan sanksi.

Kegiatan Belajar Mengajar

1. Kuliah Tatap muka/Ceramah


2. Diskusi interaktif
3. Kuis/tugas rumah

Isi Kuliah : Substansi Kajian

Etika Profesi dan Standart Kompetensi profesi, UU Kesehatan No. 36 Th 2009, PP 51 Th 2010
Pekerjaan Kefarmasian, Permenkes No. 889 Th 2011 Registrasi, Izin Praktik dan Izin Kerja
Tenaga kefarmasian

Bidang Regulasi Substansi Kajian


Profesi dan Ketenagakerjaan 1. Etika Profesi dan Standart Kompetensi profesi
2. UU Kesehatan No. 36 Th 2009
3. PP 51 Th 2010 Pekerjaan Kefarmasian
4. Permenkes No. 889 Th 2011 Registrasi, Izin Praktik dan Izin
Kerja Tenaga kefarmasian

Pelayanan Kefarmasian 1. UU Narkotika No 35 Th 2009 dan UU Psikotropika No. 5 Th


1997
2. UU Perlindungan Konsumen No.8 Th.1999
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 54

3. Kepmenkes Nomor 1027/MENKES/SK/IX/2004


Standar pelayanan farmasi di apotik
4. Kepmenkes NOMOR 1197/MENKES/SK/X/2004
Standar Pelayanan farmasi di RS
5. Standar Pelayanan farmasi di Puskesmas
6. Permenkes No.28 Th 1978 Penyimpanan Narkotika

Produksi dan Distribusi 1. Etika Pemasaran Farmasi


Sediaan Farmasi 2. PP No.72 Th 1998 Pengamanan sediaan farmasi dan alat
kesehatan
3. Permenkes No.10101 Registrasi Obat
4. Kepmen No. 2380/A/Sk/VI 1993 Tanda Khusus Obat bebas
dan bebas Terbatas
5. Kepmenkes No. 02396/A/SK/VIII/86 Tanda Khususu Obat
Keras daftar G
6. Permenkes No.28 Th 1978 Penyimpanan Narkotika
7. Permenkes No. 085 Th 1989 Kewajiban menuliskan resep
dan/atau menggunakan obat generic di Fasilitas pelayanan
kesehatan pemerintah.
8. Permenkes No. 919 Th 1993 Kriteria obat yang dapat
diserahkan tanpa resep
9. OWA 1, 2, 3
10 Peraturan POM NOMOR HK.03.1.23.12.10.12459 TAHUN
2010 TENTANG PERSYARATAN TEKNIS KOSMETIKA
11 Permenkes No.10101 Registrasi Obat

Penilaian Hasil Belajar

Dilakukan dengan memberikan tugas, diskusi, dan ujian kompetensi.

Pustaka

1. Anonim

31.Mata Kuliah : Farmasi Klinik


Kode : 0963232040
SKS : 2 Sks

Mata Kuliah Prasyarat : Farmakologi 2


Deskripsi Mata Kuliah :
Mata kuliah ini mempelajari tentang istilah-istilah medis, pengenalan terhadap data lab dan
interpretasinya pada masing-masing penyakit, pengobatan penyakit dan permasalahan
seputar terapi, monitoring dan parameter keberhasilan terapi, dokumentasi terapi.
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 55

Tujuan Umum:
Mahasiswa mampu mengenali penyakit , pengobatan serta mengevaluasi permasalahan
yang mungkin muncul dan memberikan alternatif
pengatasan.
Kegiatan belajar mengajar : kuliah klasikal, diskusi, penugasan, presentasi.

Substansi Kajian :
1. Pengantar farmasi klinik dan DRP
2. Model dokumentasi dan wawancara riwayat pengobatan
3. Interpretasi Data Lab
4. Penggunaan obat pada wanita hamil dan menyusui
5. Penggunaan obat pada pasien gangguan ginjal
6. Penggunaan obat pada pasien gangguan hati
7. Penggunaan obat pada diabetes mellitus
8. Penggunaan obat pada pediatric
9. Penggunaan obat pada TBC
10. Penggunaan obat pada penyakit kronis hipertensi
11. Penggunaan obat pada penyakit hiperlipidemia
12. Penggunaan obat pada geriatrik
Penilaian hasil belajar :
Penilaian dilakukan berdasarkan keaktifan mahasiswa dalam kegiatan diskusi dan
presentasi, nilai kuis, tugas dan ujian tertulis.
Pustaka :
1. Anonim, 2004, JNC7 Prevention,Detection, Evaluation, and Treatment of High Blood
Pressure, U.S. Department Of Health And Human Services
2. Anonim, 2005. Pharmaceutical Care untuk Penyakit Diabetes Melitus, Depkes RI,
Jakarta
3. Anonim, 2005. Pharmaceutical Care untuk Penyakit TBC, Depkes RI, Jakarta
4. Anonim, 2006. Pharmaceutical Care untuk Penyakit Hipertensi, Depkes RI, Jakarta
5. Anonim, 2006. Pedoman Pelayanan Farmasi untuk Ibu Hamil dan Menyusui, Depkes
RI, Jakarta
6. Asslam, M et.al. 2002. Farmasi Klinis. Elex Media Computindo Gramedia, Jakarta
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 56

7. Dipiro et.al, 2007. Pharmacotherapy: A Pathophysiologic Approach, Mc-Graw-Hill


Publishing Inc.
8. Genrich, J.L, et.al. 2004. Pediatric Drug Reference. Current Clinical Strategies
Publishing, California
9. Sutedjo, A.Y., 2007. Buku Saku Mengenal Penyakit Melalui Hasil Pemeriksaan
Laboratorium. Amara Books. Yogyakarta
10. Tietze, K.J. 2004. Clinical Skills for Pharmacist: A patient-Focused Approach, Mosby
Inc.Philadelphia. Pensilvania

32. Mata Kuliah : Praktikum Farmasi Klinik


Kode : 0963232046
SKS : 2 Sks

Mata Kuliah Prasyarat : Farmakologi 2


Deskripsi Mata Kuliah :
Mata praktikum ini mempelajari tentang pengenalan terhadap data lab dan interpretasinya
pada masing-masing penyakit, pengobatan penyakit dan permasalahan seputar terapi,
monitoring dan parameter keberhasilan terapi, dokumentasi terapi.
Tujuan Umum :
Mahasiswa mampu mengenali penyakit , pengobatan serta mengevaluasi permasalahan
yang mungkin muncul dan memberikan alternatif pengatasan.
Kegiatan belajar mengajar : diskusi, presentasi, studi kasus

Substansi Kajian :
1. Identifikasi DRP dan Cara Pengatasannya
2. Penggunaan Obat pada Wanita Hamil dan Menyusui
3. Penggunaan Obat pada Pediatrik
4. Penggunaan Obat pada Geriatri
5. Penggunaan Obat pada TBC dan gangguan hati
6. Penggunaan Obat pada penyakit metabolit: DM, Hiperlipidemia
Penilaian hasil belajar :
Penilaian dilakukan berdasarkan pretes, keaktifan mahasiswa dalam kegiatan diskusi dan
presentasi, dan ujian tertulis.
Pustaka :
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 57

1. Anonim, 2004, JNC7 Prevention,Detection, Evaluation, and Treatment of High Blood


Pressure, U.S. Department Of Health And Human Services
2. Anonim, 2005. Pharmaceutical Care untuk Penyakit Diabetes Melitus, Depkes RI,
Jakarta
3. Anonim, 2005. Pharmaceutical Care untuk Penyakit TBC, Depkes RI, Jakarta
4. Anonim, 2006. Pharmaceutical Care untuk Penyakit Hipertensi, Depkes RI, Jakarta
5. Anonim, 2006. Pedoman Pelayanan Farmasi untuk Ibu Hamil dan Menyusui, Depkes
RI, Jakarta
6. Asslam, M et.al. 2002. Farmasi Klinis. Elex Media Computindo Gramedia, Jakarta
7. Dipiro et.al, 2007. Pharmacotherapy: A Pathophysiologic Approach, Mc-Graw-Hill
Publishing Inc.
8. Genrich, J.L, et.al. 2004. Pediatric Drug Reference. Current Clinical Strategies
Publishing, California
9. Sutedjo, A.Y., 2007. Buku Saku Mengenal Penyakit Melalui Hasil Pemeriksaan
Laboratorium. Amara Books. Yogyakarta
10. Tietze, K.J. 2004. Clinical Skills for Pharmacist: A patient-Focused Approach, Mosby
Inc.Philadelphia. Pensilvania.

33. Mata Kuliah :Praktikum Ilmu Kesehatan Masyarakat dan PKM


Kode : 0963222026
SKS : 2 SKS

Mata Kuliah Prasyarat :-


Diskripsi Mata Kuliah :
Mata praktikum ini membahas tentang permasalahan kesehatan di masyarakat, sanitasi,
perilaku hidup sehat termasuk cara pencegahan penyakit dan usaha peningkatan kesehatan.
Tujuan Umum :
Mahasiswa mampu memahami faktor-faktor yang berpengaruh pada kesehatan
lingkungan dan masyarakat dengan aplikasi langsung ilmu yang dimiliki.
Kegiatan belajar mengajar : diskusi, presentasi, studi lapangan.
Substansi Kajian :
1. Diskusi tentang materi sanitasi dan kebersihan lingkungan
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 58

2. Diskusi tentang materi penyakit endemik seperti demam berdarah, malaria, muntaber
3. Diskusi tentang materi penyakit menular
4. Diskusi tentang makanan sehat dan pola hidup sehat
5. Latihan membuat media informasi kesehatan
6. Penyuluhan ke masyarakat
Penilaian Hasil Belajar :
Penilaian dilakukan berdasarkan keaktifan mahasiswa dalam kegiatan diskusi dan
presentasi, pembuatan media informasi, ujian tertulis dan praktek.
Pustaka :
1. Anonim, 2009, Sistem Kesehatan Nasional, Kemenkes RI, Jakarta
2. Boedioro, 2001. Pengantar Ilmu Kesehatan Masyarakat. Undip Press. Semarang.
3. Entjang I, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Citra Aditya Bhakti, Bandung, 1997

34. Mata Kuliah : Farmakologi I (Teori)


Deskripsi : Mata kuliah ini berisi pokok pokok bahasan mengenai
nasib obat di dalam tubuh ditinjau dari aspek
farmakokinetik meliputi proses absorbsi, distribusi,
metabolisme, dan ekskresi, serta aspek
farmakodinamiknya. Selain itu juga mempelajari tentang
dasar toksikologi secara umum serta uji toksikologi.
Kode : 0963132027
SKS :2
Prasyarat : Biokimia
Tujuan Umum : Mahasiswa mampu memahami nasib obat di dalam
tubuh ditinjau dari aspek farmakokinetik (proses
adsorbsi, distribusi, metabolisme, dan ekskresi), dan
aspek farmakodinamiknya beserta aneka faktor yang
mempengaruhinya. Selain itu mahasiswa juga mampu
memahami tentang dasar-dasar toksikologi beserta uji
toksisitasnya, serta mampu menghitung konversi dosis
dalam uji toksikologi.
Kegiatan Belajar :1. Kuliah tatap muka/ceramah
Mengajar 2. Diskusi interaktif
3. Pemberian tugas
Substansi Kajian/Materi : 1. Proses absorbsi, distribusi, metabolisme, dan ekskresi
obat di dalam tubuh dikaitkan faktor-faktor yang
mempengaruhinya
2. Farmakodinamika obat dikaitkan faktor-faktor yang
mempengaruhinya
3. Pendahuluan toksikologi mengenai nasib racun
dalam tubuh
4. Aneka faktor yang mempengaruhi ketoksikan racun
5. Tolak ukur kuantitatif dan kualitatif racun
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 59

6. Dasar terapi antidot


7. Uji toksikologi
Penilaian Hasil Belajar : dilakukan dengan pemberian ujian kompetensi, dan
tugas
Pustaka : 1. Avery, G.S., 1980, Drug Treatment Principle and
Practice of Clinical Pharmacology and Therapeutics, Ed.
II, Adis Press Sydney, Australia.
2.Burger, A.S.V. dan Mitchell, J.F., 1988, Gadums
Pharmacology, Oxford University Press.
3. Donatus, I.A., 2005, Toksikologi Dasar edisi 2,
Rasmedia Grafika.
4.Katzung, B.G., 1989, Farmakologi Dasar dan Klinik,
Ed. III, Penerbit EGC.
5. Ganiswara, S., 1995, Farmakologi dan Terapi, Ed.
IV, FK-UI, Jakarta.
6. Gilman, A.G., 1990, Goodman & Gilmans :
Pharmacological Basics of Therapeutics, Ed. VIII,
Perganon Press, Singapura.

35. Mata Kuliah : Farmakologi 2


Kode : 0963232039
SKS : 2 SKS

Mata Kuliah Prasyarat : Farmakologi 1


Deskripsi Mata Kuliah :
Mata kuliah ini mempelajari aspek mekanisme kerja obat, farmakokinetik obat,
farmakodinamika obat, indikasi obat, efek samping dan bahaya-bahayanya.
Tujuan Umum :
Mahasiswa mampu memahami mekanisme kerja dan khasiat suatu obat efek samping
dan bahaya-bahayanya serta cara mengatasinya.
Kegiatan belajar mengajar : kuliah klasikal, diskusi, penugasan
Substansi Kajian :

1. Obat SSP : Analgetik-antiinflamasi, Sedatif - Hipnotik


2. Obat Saluran Nafas : Bronkodilator, Antihistamin
3. Antihipertensi
4. Diuretik dan antidiuretik
5. Antimikroba
6. Antiparasit
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 60

7. Antidiabetes
8. Obat Gastrointestinal : Antiemetik, H2-bloker, PPI
9. Antihiperlipidemia
10. Antigout
Penilaian hasil belajar :
Penilaian dilakukan berdasarkan keaktifan mahasiswa dalam kegiatan diskusi dan
presentasi, nilai kuis, tugas dan ujian tertulis.
Pustaka :
1. Ganiswara, dkk, 1995, Farmakologi dan Terapi, Fakultas Kedokteran Universitas
Indonesia, Jakarta
2. Katzung, B.G. 2005. Basic and Clinical Pharmacology 9th Ed. Mc Graw Hill
Publishing Inc.
3. Mycek, M.J, et.al. 2000. Pharmacology 2nd Ed.Lippincott Williams and Walkins,
Philadelphia

36. Mata Kuliah : Praktikum Farmakologi 2


Kode : 0963231044
SKS : 1 SKS

Mata Kuliah Prasyarat : Farmakologi 1


Deskripsi Mata Kuliah :
Mata praktikum ini merupakan aplikasi dari teori terkait mekanisme kerja obat di dalam
tubuh serta efek yang ditimbulkan.
Tujuan Umum : Mahasiswa mampu memahami mekanisme kerja di
dalam tubuh.
Kegiatan belajar mengajar : praktek langsung terhadap hewan uji
Substansi Kajian :
1. Pengaruh Cara Pemberian Terhadap Absorbsi Obat
2. Uji Aktivitas Analgetik
3. Uji Aktivitas Antiinflamasi
4. Uji Aktivitas Sedatif
5. Cara pengambilan Sampel Darah dan Pengorbanan Hewan Uji
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 61

Penilaian hasil belajar :


Penilaian dilakukan berdasarkan pretest, keaktifan mahasiswa dalam kegiatan praktikum,
dan ujian tertulis.
Pustaka :
1. Ganiswara, dkk, 1995, Farmakologi dan Terapi, Fakultas Kedokteran Universitas
Indonesia, Jakarta
2. Gilman, A.G., 1990, Goodman & Gilmans : Pharmacological Basics of
Therapeutics, Ed.VIII, Perganon Press, Singapura
3. Katzung, B.G. 2005. Basic and Clinical Pharmacology 9th Ed. Mc Graw Hill
Publishing Inc.
4. Mycek, M.J, et.al. 2000. Pharmacology 2nd Ed.Lippincott Williams and Walkins,
Philadelphia
5. Jurnal-jurnal terkait

37. Mata Kuliah : Praktikum Swamedikasi


Kode : 0963132059 /1 SKS
SKS : 2 SKS

Mata Kuliah Prasyarat :-


Deskripsi Mata Kuliah :
Mata praktikum ini mengaplikasikan bagaimana penanganan beberapa penyakit ringan
dan alternative pengobatan yang bisa ditawarkan pada pasien, aturan penggunaan, durasi
pengobatan, mempelajari tentang efek samping obat dan cara pengatasannya serta hal-hal
yang perlu dihindari untuk mencegah perburukan gejala.
Tujuan Umum :
Setelah mempelajari swamedikasi mahasiswa mampu memberikan pilihan terapi pada
penyakit ringan dan umum yang terjadi dimasyarakat dan tanpa pemeriksaan mendalam
dari dokter.
Kegiatan belajar mengajar : diskusi, presentasi, studi lapangan.

Substansi Kajian :
1. Membedakan obat bebas, bebas terbatas dan obat wajib apotek
2. Pemilihan obat, cara penggunaan dan penyimpanan
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 62

3. Perhitungan dosis obat, Efek samping penggunaan obat dan tanda peringatan pada kemasan
obat

4. Pengobatan Batuk-Flu

5. Pengobatan Demam

6. Pengobatan Diare dan Konstipasi

7. Pengobatan Nyeri

8. Pengobatan penyakit kulit karena jamur

9. Pengobatan kecacingan

10. Pengobatan dan pencegahan jerawat

11. Penanganan Luka

Penilaian hasil belajar : Penilaian dilakukan berdasarkan keaktifan mahasiswa dalam


kegiatan diskusi dan presentasi, praktek lapangan, ujian tulis.
Pustaka :
1. Anonim, 2006. Pedoman Penggunaan Obat Bebas dan Obat Bebas Terbatas. Depkes RI.
Jakarta
2. Anonim, 2006. Pharmaceutical Care pada Penyakit ISPA. Depkes RI. Jakarta

38. Mata Kuliah : Praktikum Perbekalan Farmasi & Ter. Kesehatan


No Kode / Sks / Semester : 0963143036 / 3 Sks / III
Mata Kuliah Prasyarat : -
Deskripsi Mata Kuliah :
Mata kuliah praktikum ini mempelajari pengenalan sediaan paten farmasi, nama PBF,
nama industri farmasi, informasi indikasi, kontra indikasi, dosis obat, cara penggunaan
berbagai kelompok obat, jenis jenis alat kesehatan, fungsi dan aplikasinya serta
mempelajari istilah istilah medis yang berhubungan dengan kesehatan
Tujuan Umum :
Setelah mengikuti mata kuliah praktikum ini, peserta didik diharapkan mampu memahami
dan menjelaskan sediaan paten farmasi, nama PBF, nama industri farmasi, informasi
indikasi, kontra indikasi, dosis obat, cara penggunaan berbagai kelompok obat, jenis jenis
alat kesehatan, fungsi dan aplikasinya serta mempelajari istilah istilah medis yang
berhubungan dengan kesehatan
Kegiatan belajar mengajar :
a. Pengenalan menggunakan alat peraga
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 63

b. Mencari informasi melalui literatur baik buku maupun internet

c. Diskusi interaktif

d. Presentasi

Substansi Kajian :
i. Penggolongan obat, informasi obat pada kemasan, brosur & etiket, tanda tanda
peringatan, informasi kadaluarsa, informasi cara penyimpanan, informasi cara
penggunaan.

ii. Spesialite obat antiinfeksi (penggolongan antibiotik dan turunannya, sediaan paten,
PBF dan industri farmasi).

iii. Spesialite obat saluran cerna (sediaan paten antidiare, ulcus pepticum, mual muntah,
konstipasi, PBF dan industri farmasi).

iv. Spesialite obat gangguan kardiovaskuler (antihipertensi, antiangina, antiaritmia)

v. Spesialite obat saluran nafas (antiasma, antitusif, ekspektoransia, mukolitik dan


antiinfluenza)

vi. Spesialite dematologi (antieksim, antiradang topikal, fungisida dan antiinfeksi lokal)

vii. Spesialite analgetik, antipiretik dan antiinflamasi

viii. Spesialite obat hormon dan antihiperlipidemia (antidiabetik, kontrasepsi oral,


antihiperlipidemia)

ix. Spesialite obat mata dan telinga

x. Spesialite antialergi dan system immune

xi. Spesialite psikottropik

xii. Spesialite multivitamin

xiii. Spesialite alkes

xiv. Istilah istilah medis di dunia kesehatan

Penilaian hasil belajar :


Penilaian dilakukan berdasarkan data yang diperoleh melalui penugasan individu maupun
kelompok, presentasi tugas, diskusi, observasi kinerja mahasiswa melalui tampilan lisan,
tertulis atau praktik, ujian kompetensi.
Pustaka :
1. Hartono, H., ____, Mengenal Alat Kesehatan dan Kedokteran
2. ISO, MIMS
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 64

39. Mata Kuliah : Praktikum KWU dan Pemasaran Farmasi


No Kode / Sks / Semester : 0963142037/ 2 Sks / III
Mata Kuliah Prasyarat :-
Deskripsi Mata Kuliah :
Mata kuliah praktikum ini mempelajari konsep pemasaran dari perencanaan, implementasi,
dan evaluasi hasil penjualan, mampu melakukan strategi pemasaran, serta mahasiswa
mampu melaksanakan konsep dan praktek kewirausahaan
Tujuan Umum :
Mahasiswa mampu mempraktekkan konsep-konsep pemasaran , dari perencanaan,
implementasi, dan evaluasi hasil penjualan, mampu melakukan strategi pemasaran serta
mahasiswa mampu melaksanakan konsep dan praktek kewirausahaan
Kegiatan belajar mengajar :
Diskusi interaktif, penugasan individual / kelompok , presentasi, praktek lapangan dan
evaluasi
Substansi Kajian :
1. Penerapan konsep marketing mix (product, price, place, dan promotion)
2. Membuat peta lokasi dan peta pasar
3. SOM dari produk farmasi yang dipasarkan,
4. Penerapan analisis potensi pelanggan dan analisis potensi pesaing
5. Dasar kewirausahaan
6. Kemampuan manajerial dan kaitannya dengan usaha kefarmasian
Penilaian hasil belajar :
Penilaian dilakukan berdasarkan data yang diperoleh melalui penugasan individu/
kelompok, presentasi tugas, observasi kinerja mahasiswa melalui tampilan lisan, tertulis
atau praktik lapangan, serta ujian responsi.
Pustaka :
a. Kotler, P., ____, Manajemen Pemasaran

b. Sampurno, Manajemen Pemasaran


Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 65
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 66

40. Mata Kuliah : Konseling dan Pemberian Informasi Obat (Teori)


Deskripsi : Mata kuliah ini berisi pokok pokok bahasan yang
memberi pengetahuan tentang dasar dasar komunikasi
yang efektif, dasar dasar konseling, pembuatan alat bantu
konseling, dan pemberian informasi obat.
Kode : 0963121050
SKS :1

Tujuan Umum : Mahasiswa mampu memahami kaitan antara


komunikasi efektif dengan konseling, mampu memahami
arti penting konseling, mampu membuat alat bantu
peraga, serta mampu memberikan informasi obat ke
pasien.
Kegiatan Belajar :1. Kuliah tatap muka/ceramah
Mengajar 2. Diskusi interaktif
3. Pemberian tugas
Substansi Kajian/Materi : 1. Tujuan komunikasi yang efektif dan hambatan-
hambatannya
2. Empati dan menjadi pendengar yang baik
3. Komunikasi dengan pasien dan kondisi tertentu
4. Dasar-dasar konseling
5. Meningkatkan pemahaman pasien
6. Alur pelayanan PIO
7. Pemberian informasi obat obat khusus
8. Pembuatan alat bantu peraga

Penilaian Hasil Belajar : dilakukan dengan pemberian ujian kompetensi, dan


tugas
Pustaka : 1. Berger, B.A., 2005, Communication Skills for
Pharmacists, Building Relationship, Improving Patient
Care, 2nd
Ed., American Pharmacists Association, Washington DC.
2. Rantucci,M.J.,1997, Pharmacist Talking with
Patients, A Guide to Patient Counseling,1th Ed.,
Williams &
Winkins, Baltimore, Maryland.
3. Tindall, W.N., Beardsley, R.S., dan Kimberlin, C.L.,
Communication Skills in Pharmacy Practice: A Pratical
Guide for Students and Practitioners 3rd Edition,
Williams&Wilkens, Maryland, USA.
4. Watanabe A.S.,and Conner,C.S., 1982, Principles
of Drug Information Services : A syllabus of systematic
concepts, Drug Intelligence Publications, Inc., Hamilton,
Illinois.
5. jurnal jurnal terkait konseling dan PIO
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 67

41. Mata Kuliah : Konseling dan Pemberian Informasi Obat (Praktikum)


Deskripsi : Mata praktikum ini berisi pendalaman materi mengenai
praktek konseling dan PIO
Kode : 0963122057
SKS :2

Tujuan Umum : Mahasiswa mampu melakukan praktek konseling


dengan berbagai kasus, mampu membuat alat bantu
peraga, serta mampu memberikan PIO kepada pasien.
Kegiatan Belajar :1. Pemberian kasus untuk diperagakan.
Mengajar 2. pemberian tema tertentu dalam pembuatan alat peraga
untuk dipresentasikan.
Substansi Kajian/Materi : 1. Konseling pada pasien tertentu (remaja, depresi,
geriatrik)
2. Konseling pada pasien pengobatan kronis ( hipertensi,
DM, dan TBC)
3. Pembuatan alat peraga (leaflet, buletin)
4. PIO obat obat khusus (inhaler, nebulizer, tetes mata,
salep mata, tetes telinga, injeksi insulin, suppositoria,
ovula, pil KB, pencahar, tablet dispersibel, tablet salut
enterik, tablet kunyah, sub lingual, dan tablet lepas
lambat).

Penilaian Hasil Belajar : berdasarkan komponen pretest, laporan/hasil, keaktifan,


dan responsi praktikum.
Pustaka : 1. Berger, B.A., 2005, Communication Skills for
Pharmacists, Building Relationship, Improving Patient
Care, 2nd
Ed., American Pharmacists Association, Washington DC.
2. Rantucci,M.J.,1997, Pharmacist Talking with
Patients, A Guide to Patient Counseling,1th Ed.,
Williams &
Winkins, Baltimore, Maryland.
3. Tindall, W.N., Beardsley, R.S., dan Kimberlin, C.L.,
Communication Skills in Pharmacy Practice: A Pratical
Guide for Students and Practitioners 3rd Edition,
Williams&Wilkens, Maryland, USA.
4. Watanabe A.S.,and Conner,C.S., 1982, Principles
of Drug Information Services : A syllabus of systematic
concepts, Drug Intelligence Publications, Inc., Hamilton,
Illinois.
5. jurnal jurnal terkait konseling dan PIO

42. Mata Kuliah : Farmasi Rumah Sakit (Teori)


Deskripsi : Mata kuliah ini berisi pendahuluan tentang rumah sakit,
peran instalasi farmasi rumah sakit, pengetahuan singkat
mengenai sterilisasi rumah sakit, pengetahuan singkat
mengenai proses perencanaan obat/perbekalan kesehatan
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 68

di rumah sakit meliputi seleksi, pengadaan, penerimaan,


penyimpanan, pendistribusian, hingga penggunaannya.
Materi tersebut dikaitkan dengan peran dan kompetensi
tenaga teknis kefarmasian di rumah sakit sesuai Standar
Profesi Asisten Apoteker di Rumah Sakit menurut
Kepmenkes RI No 573/Menkes/SK/VI/2008.
Kode : 09631342052
SKS :2
Prasyarat : -
Tujuan Umum : Mahasiswa mampu memahami peran dan kompetensi
tenaga teknis kefarmasian dalam pekerjaan kefarmasian
di rumah sakit, meliputi bidang pengelolaan obat dan
bidang pelayanan obat menurut Kepmenkes RI No
573/Menkes/SK/VI/2008.
Kegiatan Belajar :1. Kuliah tatap muka/ceramah
Mengajar 2. Diskusi interaktif
3. Pemberian tugas (studi kasus)
Substansi Kajian/Materi : 1. Pendahuluan tentang rumah sakit dan klasifikasinya,
struktur organisasi rumah sakit, peran Instalasi Farmasi
Rumah Sakit , struktur organisasi IFRS, formularium, dan
Panitia Farmasi Terapi.
2. Siklus pengelolaan obat di rumah sakit, mulai dari
seleksi, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, distribusi,
hingga penggunaan obat.
3. proses sterilisasi di rumah sakit dan penyiapan
dispensing sediaan steril.
4. PIO dan monitoring efek samping obat di rumah sakit.
5. Peran dan kompetensi tenaga teknis kefarmasian
dalam pengelolaan obat.
6. Peran dan kompetensi tenaga teknis kefarmasian
dalam pelayanan obat.
Penilaian Hasil Belajar : dilakukan dengan pemberian ujian kompetensi, dan
tugas
Pustaka :1. Anonim, 2004, Keputusan Menteri Kesehatan
Republik Indonesia No 1197/Menkes/SK/X/2004 tentang
Standar Pelayanan Farmasi di Rumah Sakit, Depkes RI:
Jakarta.
2. Anonim, 2008, Keputusan Menteri Kesehatan
Republik Indonesia No 573/MENKES/SK/VI/2008
tentang Standar Profesi Asisten Apoteker, Depkes RI:
Jakarta.
3. Hassan, W.E., Hospital Pharmacy, Fifth ed, Lea
and Febiger, Philadelphia.
4. Quick, J.D., Rankin, J.R, Laing, R.O.,
OConnor.R.W., 1997, Managing Drug Supply, second
edition, Kumarin Press, West Harford, USA.
5. Siregar, CJP dan Amalia, L., 2004, Farmasi Rumah
Sakit: Teori dan Penerapan, Penerbit Buku kedokteran
EGC: Jakarta.
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 69

43. Mata Kuliah : Teknologi Liquid (Teori)


Deskripsi : Mata kuliah ini berisi pokok pokok bahasan yang
memberi pengetahuan tentang prinsip mengenai sediaan
cair dan sifat-sifatnya dan memahami inkompatibilitas
obat
Kode : 0963131029
SKS :1

Tujuan Umum : Mahasiswa mampu memahami prinsip-prinsip


mengenai sediaan cair, formulasi sediaan cair,
inkompatibilitas obat, serta evaluasi mutu sediaan cair.
Kegiatan Belajar :1. Kuliah tatap muka/ceramah
Mengajar 2. Diskusi interaktif
3. Pemberian tugas
Substansi Kajian/Materi 1. Pendahuluan, dasar-dasar farmasetika
2. Klasifikasi sediaan cair, keuntungan dan kerugiaan sediaan
cair
3. Formulasi sediaan cair
4. Sediaan sirup, dry sirup
5. Sediaan elixir, potio
6. Sediaan guttae
7. Sediaan emulsi
8. Sediaan suspensi
9. Inkompatibilitas obat

Penilaian Hasil Belajar : dilakukan dengan pemberian ujian kompetensi, dan


tugas
Pustaka 1. Anief, 1988, Ilmu Meracik Obat, Gadjah Mada
University Press, Yogyakarta
2. Ansel, H.C., 1989, Introduction of Pharmaceutical
Dosage Form
3. Lachman, L., 1994, The Theory and Practice of
Industrial Pharmacy
4. Farmakope Indonesia, Ed. III, IV
5. Pedoman CPOB

44. Mata Kuliah : Teknologi Liquid (Praktek)


Deskripsi : Mata praktikum ini berisi tentang prinsip pembuatan
dan evaluasi mutu sediaan cair
Kode : 0963133033
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 70

SKS :3
Prasyarat : Praktikum Farmasetika Dasar
Tujuan Umum : Mahasiswa mampu membuat sediaan cair dengan baik
dan benar, mampu memahami permasalahan dan cara
pengatasan dalam pembuatan sediaan cair serta
mengevaluasi mutu sediaan cair tersebut.
Kegiatan Belajar Praktek pembuatan sediaan cair secara individu
Mengajar
Substansi Kajian/Materi 1. Pembuatan dan evaluasi mutu sediaan solution
2. Pembuatan dan evaluasi mutu sediaan saturationes
3. Pembuatan dan evaluasi mutu sediaan netralisasi
4. Pembuatan dan evaluasi mutu sediaan potio effervescent
5. Pembuatan dan evaluasi mutu sediaan infusa
6. Pembuatan dan evaluasi mutu sediaan emulsi
7. Pembuatan dan evaluasi mutu sediaan suspensi
8. Pembuatan dan evaluasi mutu sediaan mixtura
9. Pembuatan dan evaluasi mutu sediaan guttae
10. Pembuatan dan evaluasi mutu sediaan sirup
11. Pembuatan dan evaluasi mutu sediaan collutoria
12. Pembuatan dan evaluasi mutu sediaan tinctura

45. Penilaian Hasil Belajar : dilakukan dengan pemberian ujian responsi baik secara
praktek maupun tertulis
Pustaka 1. Anief, 1988, Ilmu Meracik Obat, Gadjah Mada
University Press, Yogyakarta
2. Ansel, H.C., 1989, Introduction of Pharmaceutical
Dosage Form
3. Lachman, L., 1994, The Theory and Practice of
Industrial Pharmacy
4. Remmingtons, 1980, Pharmaceutical Sciences, 16th
Ed., Mack Publishing Co
5. Farmakope Indonesia, Ed. III, IV

46. Mata Kuliah : Teknologi Steril (Teori)


Deskripsi : Mata kuliah ini berisi pokok-pokok bahasan yang
memberi pengetahuan tentang prinsip mengenai sediaan
steril dan sifat-sifatnya dan memahami inkompatibilitas
obat
Kode : 0963131048
SKS :1
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 71

Tujuan Umum : Mahasiswa mampu memahami dasar teknologi sediaan


steril, sterilisasi, serta penanganan perbekalan steril di
instalasi farmasi
Kegiatan Belajar :1. Kuliah tatap muka/ceramah
Mengajar 2. Diskusi interaktif
3. Pemberian tugas
Substansi Kajian/Materi 1. Pendahuluan, pengertian dan tujuan steril,
2. Metode sterilisasi dan contohnya
3. Macam-macam sediaan steril
4. pH dan Osmolalitas, syarat sediaan steril, dan jenis
air.
5. Ruangan steril di industri farmasi
6. Kinetika inaktivasi mikroorganisme
7. CSSD (Central Sterile Supply Departement)
. Penilaian Hasil Belajar : dilakukan dengan pemberian ujian kompetensi, dan
tugas
Pustaka 1. Akers, M.J., 1985, Parenteral Quality Control
2. Groves M.J., 1989, Parenteral Technology Manual, Ed. II
3. Avis, K.E., et.al., 1993, Pharmaceutical Dosage Form,
Parenteral Medication, Vol. 2, 3, Ed. II
4. Farmakope Indonesia, Ed. III, IV
5. Pedoman CPOB

47. Mata Kuliah : Praktikum Teknologi Steril


Deskripsi : Mata praktikum ini berisi tentang cara sterilisasi, prinsip
pembuatan dan mengevaluasi mutu sediaan.
Kode : 0963132055
SKS :2

Tujuan Umum : Mahasiswa mampu melakukan cara sterilisasi secara


baik dan benar dan mampu membuat sediaan steril secara
baik dan benar serta menguji hasil sediaan yang dibuat
sesuai persyaratan
Kegiatan Belajar Praktek pembuatan sediaan steril secara kelompok,
Mengajar diskusi dan presentasi
Substansi Kajian/Materi 1. Sterilisasi pemanasan basah
2. Sterilisasi pemanasan kering
3. Membuat sediaan steril dengan cara sterilisasi akhir
4. Membuat sediaan steril dengan cara aseptis
5. Membuat sediaan steril injeksi
6. Membuat sediaan steril infus
7. Membuat sediaan steril suspensi
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 72

8. Membuat sediaan steril tetes mata


9. Konsep sterilisasi di industri farmasi (studi kasus)
Penilaian Hasil Belajar : dilakukan dengan pemberian ujian responsi secara
tertulis
Pustaka 1. Akers, M.J., 1985, Parenteral Quality Control
2. Groves M.J., 1989, Parenteral Technology Manual,
Ed. II
3. Avis, K.E., et.al., 1993, Pharmaceutical Dosage Form,
Parenteral Medication, Vol. 2, 3, Ed. II
4. Farmakope Indonesia, Ed. III, IV
5. Pedoman CPOB

48. Mata Kuliah : Manajemen dan Akuntansi Farmasi (Teori)


Deskripsi : Mata kuliah ini berisi pokok pokok bahasan yang
memberi pengetahuan tentang konsep dasar managemen
secara umum, pengelolaan perbekalan farmasi di apotek
dan industri dan membuat laporan keuangan.
Kode : 0963242042
SKS :2
Prasyarat : -
Tujuan Umum : Mahasiswa mampu memahami tentang konsep dasar
managemen secara umum, pengelolaan perbekalan
farmasi di apotek dan industri dan membuat laporan
keuangan.
Kegiatan Belajar :1. Kuliah tatap muka/ceramah
Mengajar 2. Diskusi interaktif
3. Pemberian tugas
Substansi Kajian/Materi 1. Pendahuluan
2. Dasar-dasar managemen
3. Pengadaan barang di Industri Farmasi
4. Departemen PPIC
5. Perencanaan dan pengadaan sediaan farmasi di
apotek
6. Pengelolaan obat ED
7. Penetapan harga obat dan perhitungan pajak
8. Laporan keuangan (neraca, L/R, arus kas)
9. Pengendalian Persediaan
Penilaian Hasil Belajar : dilakukan dengan pemberian ujian kompetensi, dan
tugas
Pustaka 1. Kotler, P., ___, Manajemen Pemasaran
2. Quick, J.D., et al, 1977, Managing Drug Supply, Ed.
II, Kumarin Press
3. Brabo, H.S., 1988, Pengendalian Persediaan Obat
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 73

4. WHO, 1996, Guidelines for Drug Donation\


5. Keppres No. 18 tahun 2000 tentang Petunjuk Teknis
Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa di
Instansi Pemerintah

49. Mata Kuliah : Manajemen dan Akuntansi Farmasi (Praktek)


Deskripsi : Mata praktikum ini berisi tentang penerapan konsep
pengadaan perbekalan farmasi di rumah sakit, apotek,
dan institusi kesehatan lain disesuaikan dengan
kondisinya
Kode : 0963243047
SKS :3
Prasyarat :-
Tujuan Umum : Mahasiswa mampu menerapkan konsep pengadaan
perbekalan farmasi di rumah sakit, apotek, dan institusi
kesehatan lain disesuaikan dengan kondisinya
Kegiatan Belajar Diskusi , presentasi, studi kasus dan studi lapangan
Mengajar
Substansi Kajian/Materi 1. Pengelompokan biaya
2. Membuat laporan keuangan
3. Perhitungan HET (Harga Eceran Tertinggi)
4. Penetapan HJA (Harga Jual Apotek)
5. Perhitungan MPH (Man Power Hour)
6. Teori Perilaku Konsumen
7. Pengelolaan obat ED
8. Sistem pengadaan barang
9. Sistem kontrol
10. Perencanaan
Penilaian Hasil Belajar : dilakukan dengan pemberian ujian responsi secara
tertulis
Pustaka 1. Kotler, P., ___, Manajemen Pemasaran
2. Quick, J.D., et al, 1977, Managing Drug Supply, Ed.
II, Kumarin Press
3. Brabo, H.S., 1988, Pengendalian Persediaan Obat
4. WHO, 1996, Guidelines for Drug Donation
5. Keppres No. 18 tahun 2000 tentang Petunjuk Teknis
Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa di
Instansi Pemerintah
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 74

50. Mata Kuliah : Biokimia

Kode : 0963222017

SKS : 2

Prasyarat : Kimia Dasar

Deskripsi Mata Mata Kuliah ini mempelajari tentang proses biokimia dalam tubuh
Kuliah manusia serta efek gangguan metabolisme

Tujuan Umum : Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan tentang berbagai proses
biokimia dalam tubuh manusia, struktur dan metabolisme makro-
molekul, enzim, vitamin dan hormon. Mampu menjelaskan effek
gangguan metabolisme terhadap kesehatan.

KBM Ceramah, Tugas, Diskusi

Materi : Pendahuluan, reaksi-reaksi kimia dalam sel hidup, struktur kimia,


sifat, fungsi, dan reaksi makromolekul : karbohidrat, lipid, protein dan
asam amino, nukleotida purin dan pirimidin, sintesis protein, vitamin,
mineral, dasar-dasar enzimologi dan kinetika enzim, serta effek
gangguan metabolism terhadap kesehatan.
Pustaka : 1. Lehninger, A.L., 2003, Principles of Biochemistry, Worth publisher
Inc., New York.

2. Elliot, W.H. and Elliot, D.C., 1996. Biochemistry and Molecular


Biology,John Wiley & Sons, New York.

3. Stryer,L., 2002, Biochemistry, 5th ed., Freeman and Company, San


Francisco.

51. Mata Kuliah : Praktikum Biokimia

Kode : 0963221022

SKS : 1

Deskripsi : Mata Praktikum ini mempelajari tentang uji-uji yang dilakukan untuk
memahami efek biokimia dalam tubuh.

Tujuan Umum : Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan tentang berbagai proses
biokimia dalam tubuh manusia, sifat spesifik dan cara analisis
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 75

kualitatif dan kuantitatif senyawa makro dan mikro molekul, enzim


dan vitamin.

Praktek, diskusi, penugasan


KBM :

Materi : Sifat-sifat spesifik karbohidrat poli-, di- dan mono- sakarida; Sifat-
sifat spesifik protein dan penetapan kadar protein; Sifat-sifat spesifik
lipida, angka asam, angka iod, uji rancidity; Penetapan kadar vitamin
larut air dan larut lemak; Pengaruh suhu dan kemurnian enzim
terhadap aktivitas enzim; Pengaruh konsentrasi substrat terhadap
kecepatan aktivitas enzim.

Pustaka : 1. Lehninger, A.L., 2003, Principles of Biochemistry, Worth publisher


Inc., New York.

2. Elliot, W.H. and Elliot, D.C., 1996. Biochemistry and Molecular


Biology,John Wiley & Sons, New York.

3. Stryer,L., 2002, Biochemistry, 5th ed., Freeman and Company, San


Francisco.

52. Mata Kuliah : Mikrobiologi dan Parasitologi Farmasi

Kode : 0963122030

SKS : 2

Prasyarat : Biologi Farmasi, Anatomi dan Fisiologi Manusia

Deskripsi Mata : Mata kuliah ini mempelajari tentang penggolongan mikroba dan
Kuliah parasite, proses pertumbuhan, dan aktivitasnya

Tujuan Umum : Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan tentang jenis dan
penggolongan mikroba dan 75arasite, media dan proses
pertumbuhan/bio-kimiawinya, steril dan aseptisitas, pengendalian
pertumbuhan, patogenitas, virulensi dan mekanisme resistensinya,
aktivitas antimikroba / antiparasit serta skrining dan isolasinya.

KBM Ceramah, Presentasi, Tugas

Materi : 1. Penggolongan mikroba (bakteri, kapang, khamir) dan ciri


spesifiknya, jenis mikroba parasite dan sifat gram-nya; media
pertumbuhan dan seleksi mikroba; Pertumbuhan mikroba,
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 76

pembentukan koloni, kurva dan faktor yang mempengaruhi


pertumbuhan, waktu generasi dan penghitungan pertumbuhan, 76
parasit dan pengendalian pertumbuhan; Biokimiawi mikroba, sifat
dan penggolongannya, 76arasite76o primer dan sekunder,
pengaturan biosintesis serta produknya; Patogenitas, virulensi,
mekanisme infeksi dan resistensi, aktivitas antimikroba ; Skrining,
isolasi dan identifikasi mikroba, jenis, sifat, faktor yang
berpengaruh; Virologi.

2. Pengantar parasitology, jenis, sifat, penggolongan dan ciri spesifik


parasite, daur hidup dan faktor yang mempengaruhi pertumbuhan
parasite; Penyebaran dan pengendalian pertumbuhan parasite;
Infeksi dan identifikasi parasite dalam inang; Aktivitas senyawa
antiparasitisme; Peranan parasite bagi kesehatan manusia dan
kefarmasian.

Pustaka : 1. Anonim, 1992. Prosedur Operasional Baku Pengujian


Mikrobiologi, Pusat Pemeriksaan Obat dan Makanan, Direktorat
Jendral Pengawasan Obat dan Makanan, Departemen Kesehatan RI,
14-15, 21-25.

2. Atlas, R.M., Brown, A.E., Dobra, K.W., and Lionas, M., 1989,
Experimental Microbiology Fundamental & Aplication, Mac Millan
Publishing Company, New York.

3. Bangun, A., 1989, Isolasi dan Identifikasi, PAU Bioteknologi


UGM, Yogyakarta.

4. Browne,L.M., & Szenthe N.A., 1989. Laboratory Manual For


Microbiology, 2nd ed, Departement of Chemistry University of
Alberta, Canada.

5. Madingan,T.M.,Martinko, J.M. and Parker, J.1997,Biology of


Microorganism. Ed.8. Prentice Hall Inc. 15-157.

6. Schlegel, H.G., 1993, General Microbiology, 7th ed, Translated by


Margot Kogut, Cambridge University Press.

7. Rukmono, B., et.al., 1979, Dasar Parasitologi Khusus, Ed. III,


Gramedia, Jakarta

53. Mata Kuliah : Praktikum Mikrobiologi dan Parasitologi Farmasi

Kode : 0963121034
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 77

SKS : 2

Prasyarat : Praktikum Biologi Farmasi, Praktikum Anatomi dan Fisiologi


Manusia

Deskripsi Mata : Dalam praktikum ini mahasiswa diajak untuk mengenali berbagai
Kuliah mikroba dan parasite serta pengujiannya.

Tujuan Umum : Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan beragam mikroba


dan diagnose, faktor pertumbuhan dan pengendaliannya, hubungan
mikroba dan diagnose dengan diagnose penyakit dan ketepatan
penggunaan senyawa antimikroba/antiparasit.

KBM : Praktek, laporan, gambar

Materi : Mikrobiologi Farmasi :

Pengenalan mikroba (pengamatan bakteri, kapang dan khamir);


Pengecatan gram; Sterilisasi dan pembuatan media; Teknik aseptis
pemindahan biakan; Skrining primer mikroba penghasil antibiotik;
Uji aktivitas dan penentuan kadar senyawa antimikroba; Uji
pencemaran mikroba ( Uji MPN, Uji angka kapang, Uji cemaran
Aspergillus flavus, Uji angka lempeng total)

Parasitologi Farmasi :
Pengenalan parasit (pengamatan protozoa, helmenthia, artropoda);
Identifikasi keberadaan parasit, Pengaruh linglungan terhadap
pertumbuhan parasit; Pengendalian parasitisme; Uji aktivitas
senyawa antiparasitme.

Pustaka : 1. Anonim, 1992. Prosedur Operasional Baku Pengujian


Mikrobiologi, Pusat Pemeriksaan Obat dan Makanan, Direktorat
Jendral Pengawasan Obat dan Makanan, Departemen Kesehatan RI,
14-15, 21-25.

2. Atlas, R.M., Brown, A.E., Dobra, K.W., and Lionas, M., 1989,
Experimental Microbiology Fundamental & Aplication, Mac Millan
Publishing Company, New York.

3. Bangun, A., 1989, Isolasi dan Identifikasi, PAU Bioteknologi


UGM, Yogyakarta.

4. Browne,L.M., & Szenthe N.A., 1989. Laboratory Manual For


Microbiology, 2nd ed, Departement of Chemistry University of
Alberta, Canada.

5. Madingan,T.M.,Martinko, J.M. and Parker, J.1997,Biology of


Microorganism. Ed.8. Prentice Hall Inc. 15-157.
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 78

6. Schlegel, H.G., 1993, General Microbiology, 7th ed, Translated by


Margot Kogut, Cambridge University Press.

7. Rukmono, B., et.al., 1979, Dasar Parasitologi Khusus, Ed. III,


Gramedia, Jakarta

8. Price, S.A. dan Wilson, L.M., 1994, Patofisiologi : Konsep Klinis


Proses-Proses Penyakit, Jilid I dan II

9. Greene, R.J., Harnis, N.D., Goodyer, L.I., 2000, Pathology and


Therpeutics for Pharmacists : A Basic for Clinical Pharmacy
Practice

54. Mata Kuliah : Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)

Kode : 0963131007

SKS : 1

Prasyarat : -

Deskripsi Mata Mata kuliah ini mengajarkan konsep keselamatan dan kesehatan kerja
KUliah dalam pekerjaan kefarmasian

Tujuan Umum : Mahasiswa mampu memahami konsep-konsep kesehatan dan


keselamatan kerja serta mampu menerapkannya dalam pelaksanaan
tugas dan pekerjaan kefarmasian

Kegiatan Belajar : Ceramah, Video, kuis


Mengajar

Materi : Pengertian, ruang lingkup dan peranan Occupational Health & Safety
(Kesehatan dan Keselamatan Kerja = K3) bagi pekerja, peraturan
perundang-undangan bidang ketenagakerjaan, faktor risiko
lingkungan kerja dan dampaknya pada kesehatan dan produktivitas
kerja, faal kerja dan ergonomi, epidemiologi kerja, dan alat
pelindung diri.

Pustaka : 1. John Ridley, 2006. Kesehatan dan Keselamatan Kerja (Ikhtisar).


Edisi Ketiga, Erlangga, Jakarta.

2. PerMenKes RI No. 453/MenKes/PDR/V/1983 Tentang Bahan


Berbahaya
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 79

55. Mata Kuliah : Praktikum Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)

Kode : 0963131012

SKS : 1

Prasyarat : -

Deskripsi Mata : Dalam praktikum ini mahasiswa diajak untuk mengaplikasikan


Kuliah penggunaan alat pelindung diri, pengenalan cara pertolongan pada
kecelakaan kerja

Tujuan Umum : Mahasiswa mampu mengaplikasikan konsep-konsep kesehatan dan


keselamatan kerja dalam pelaksanaan tugas dan pekerjaan
kefarmasian

KBM : Praktek, Video

Materi : Pengenalan alat perlindungan diri, alat pemadam kebakaran, bangunan


dan lingkungan yang sesuai syarat K3, design alat dan cara kerja
kefarmasian yang aman; Metode pencegahan dan mengatasi bahaya
kebakaran, metode penyimpanan dan penanganan senyawa kimia
dan obat-obatan, cara melakukan pertolongan pertama pada
kecelakaan kerja

Pustaka : 1. John Ridley, 2006. Kesehatan dan Keselamatan Kerja (Ikhtisar).


Edisi Ketiga, Erlangga, Jakarta.

2. PerMenKes RI No. 453/MenKes/PDR/V/1983 Tentang Bahan


Berbahaya

56. Mata Kuliah : FARMAKOGNOSI


Kode Matakuliah/SKS : 0963231019/1
Deskripsi Mata Kuliah :
Mata kuliah ini menjelaskan tentang definisi, keberadaan, penamaan, klasifikasi (jenis dan
penggolongan), manfaat dan sifat alkaloid, fenolik, flavonoid, tanin, antrakinon dan
glikosida (metabolit sekunder).
Tujuan Mata Kuliah :
Mahasiswa mampu melakukan klasifikasi tehadap jenis maupun penggolongan metabolit
sekunder seta mahasiswa mampu menjelaskan mengenai definisi, keberadaan, penamaan,
klasifikasi, manfaat dan sifat alkaloid, fenolik, flavonoid, tanin, antrakinon dan glikosida
lain (metabolit sekunder)
Keg. Belajar Mengajar :
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 80

Bentuk aktivitas proses belajar mengajar berupa kuliah tatap muka/ceramah, diskusi,
penugasan mandiri dan kelompok, praktik serta kegiatan ko kurikuler yang mendukung
proses pencapaian kompetensi
Isi Kuliah : Substansi Kajian
1. Pendahuluan, cara memperoleh simplisia dan teknologi pengolahan pasca panen
2. Standar analisis preparat farmakognosi baik nasional maupun internasional
3. Penyimpanan, pengawetan dan analisis serbuk simplisia
4. Penetapan kadar senyawa dan emaran simplisia : kadar abu, kadar air, minyak atsiri,
tanin,aflatoksin, cemaran jamur dan khamir, logam berat
5. Identifikasi golongan senyawa kimia simplisia : reaksi warna golongan, analisis
kromatografi, indeks kepedasan, kepahitan, pengembangan, pembusaan, analisa
kandungan lemakdan miyak lemak simplisia
Penilaian Hasil Belajar :

Penilaian dilakukan berdasarkan data yang diperoleh melalui penugasan individu,


presentasi tugas, ujian kompetensi dasar, observasi kinerja mahasiswa melalui tampilan
lisan, tertulis atau prektik.

Daftar Pustaka

1. Evans, W.C., 2002. Pharmacognosy, English Language Book Society, Bailliere Tindall,
London.
2. Robberts, J.E., Tyler, V.E., and Brady, L.R., 1988. Pharmacognosy Lea & Febiger,
Philadelphia.
3. Robbers, J.E., Speedle, M.K., and Tyler V.E., 1996. Pharmacognosy and
Pharmacobiotechnology. First Edition, Williams & Wilkins, Baltimore.
4. Wijesekera, R.B.O., 1991, The Medisinal Plant Industry, CRC Press Inc., Florida
5. Bisset, N.G., 1994, Herbal and Phytopharmaceutical, Medpharm Scientific Publ.,
Sttugart
6. Brunetton, J, 1995, Pharmacognosy, Phytochemistry, Medicl Plants, Medical Plants,
Lavoisier Publ., Paris
7. WHO, 2000, Quality Control Methods for Medisinal Plant Material, Geneva.
8. Farmakope Indonesia, Ekstra Farmakope Indonesia, Materia Medika Indonesia.

57. Mata Kuliah : Praktikum Farmakognosi


Kode Matakuliah/SKS : 0963231025/1
Deskripsi Mata Kuliah :
Mata kuliah ini menjelaskan tentang definisi, keberadaan, penamaan, klasifikasi (jenis dan
penggolongan), manfaat dan sifat alkaloid, fenolik, flavonoid, tanin, antrakinon dan
glikosida (metabolit sekunder).
Tujuan Mata Kuliah :
Mahasiswa mampu melakukan klasifikasi tehadap jenis maupun penggolongan metabolit
sekunder seta mahasiswa mampu menjelaskan mengenai definisi, keberadaan, penamaan,
klasifikasi, manfaat dan sifat alkaloid, fenolik, flavonoid, tanin, antrakinon dan glikosida
lain (metabolit sekunder)
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 81

Keg. Belajar Mengajar :


Pembuatan simplisia terstandar, penentuan bobot susut pengeringan dan bahan organik
asing, metode penyerbukan sesuai standar MMI, penentuan ukuran partikel simplisia,
Penetapan kadar senyawa yang dipersyaratkan dalam MMI : kadar sari larut etanol dan sari
larut air, penetapan kadar abu, kadar abu larut dalam air, dan kadar abu yang tidak larut
asam.
Isi Kuliah : Substansi Kajian
1. Pendahuluan, cara memperoleh simplisia dan teknologi pengolahan pasca panen
2. Standar analisis preparat farmakognosi baik nasional maupun internasional
3. Penyimpanan, pengawetan dan analisis serbuk simplisia
4. Penetapan kadar senyawa dan cemaran simplisia : kadar abu, kadar air, minyak atsiri, tanin,
aflatoksin, cemaran jamur dan khamir, logam berat
5. Identifikasi golongan senyawa kimia simplisia : reaksi warna golongan, analisis
kromatografi, indeks kepedasan, kepahitan, pengembangan, pembusaan, analisa
kandungan lemak dan miyak lemak simplisia

Penilaian Hasil Belajar :

Penilaian dilakukan berdasarkan data yang diperoleh melalui penugasan individu, presentasi
tugas, ujian kompetensi dasar, observasi kinerja mahasiswa melalui tampilan lisan, tertulis atau
praktik.

Daftar Pustaka

1. Evans, W.C., 2002. Pharmacognosy, English Language Book Society, Bailliere Tindall, London.
2. Robberts, J.E., Tyler, V.E., and Brady, L.R., 1988. Pharmacognosy Lea & Febiger, Philadelphia.
3. Robbers, J.E., Speedle, M.K., and Tyler V.E., 1996. Pharmacognosy and
Pharmacobiotechnology. First Edition, Williams & Wilkins, Baltimore.
4. Wijesekera, R.B.O., 1991, The Medisinal Plant Industry, CRC Press Inc., Florida
5. Bisset, N.G., 1994, Herbal and Phytopharmaceutical, Medpharm Scientific Publ., Sttugart
6. Brunetton, J, 1995, Pharmacognosy, Phytochemistry, Medicl Plants, Medical Plants, Lavoisier
Publ., Paris
7. WHO, 2000, Quality Control Methods for Medisinal Plant Material, Geneva.
8. Farmakope Indonesia, Ekstra Farmakope Indonesia, Materia Medika Indonesia.

58. Mata Kuliah : Fitokimia


Kode Matakuliah/SKS : 0963132031/2
Deskripsi Mata Kuliah :
Mata kuliah ini akan menjelaskan mengenai metode analisa kandungan senyawa kimia
dalam tumbuhan. Mata kuliah ini mencakup dasar pengetahuan polaritas yang berperan di
dalam pemisahan, metode analisa senyawa kimia secara kualitatif dan kuantitatif,
pemahaman konsep separasi liquid, teknik pemisahan berdasarkan kromatografi Lapis
Tipis, serta pengenalan teknik isolasi sederhana.

Tujuan Mata Kuliah :


Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 82

Matakuliah fitokimia ditujukkan untuk mencapai standar kompetensi pemahaman konsep


pemisahan bahan alam sehingga mahasiswa mampu memilih pelarut yang sesuai untuk
pendahuluan, metode pemisahan kasar, penghilangan unwanted substances, metode
pengeringan, pemilihan fase gerak untuk analisis kromatografi lapis tipis, serta mampu
mengisolasi senyawa aktif dengan metode yang sederhana. Mata kuliah ini diharapkan
memberikan pengertian fundamental bahwa tidak ada satu metode pemisahan yang bisa
diterapkan secara general untuk semua material alam dan kreatifitas merupakan kunci
keberhasilan pemisahan.

Keg. Belajar Mengajar :


Bentuk aktivitas proses belajar mengajar berupa kuliah tatap muka/ceramah, diskusi,
penugasan mandiri dan kelompok, praktik serta kegiatan ko kurikuler yang mendukung
proses pencapaian kompetensi
Isi Kuliah : Substansi Kajian
1. Mengkaji dan mendiskusikan konsep polaritas, kelarutan dan faktor konsentrasi.
faktor sinergisme antar komponen kandungan kimia.
2. Mengkaji dan mendiskusikan KLT dalam pemilihan fase gerak berdasarkan
pertimbangan polaritas yang umum (berdasarkan gradien, serta metode pendekatan
berdasarkan segitiga terner.) serta identifikasi kromatogram hasil KLT.
3. Analisis kualitatif dan kuantitatif dengan Kromatografi Lapis Tipis
4. Karakter kimiawi metabolit sekunder dan metode pemisahan metabolit sekunder
tersebut (separasi cair-cair)

Penilaian Hasil Belajar :

Penilaian dilakukan berdasarkan data yang diperoleh melalui penugasan individu,


presentasi tugas, ujian kompetensi dasar, observasi kinerja mahasiswa melalui tampilan
lisan, tertulis atau praktik.
Daftar Pustaka

1. Laboratory Handbook for the fractionation of Natural Extracts, Houghton, P.J. and Raman, A.,
Chapman & Hall, 1998, 1st edition
2. Natural Product Isolation, Sarker, SD., Latif, Z., and Gray, A.I., Humana Press, 2006, 2nd
edition
3. Farmakope Indonesia, Ekstra Farmakope Indonesia, Materia Medika Indonesia.

59. Mata Kuliah : Praktikum Fitokimia


Kode Matakuliah/SKS : 0963132035/2
Deskripsi Mata Kuliah :
Mata praktikum ini akan menjelaskan mengenai metode analisa kandungan senyawa kimia
dalam tumbuhan. Mata kuliah ini mencakup dasar pengetahuan polaritas yang berperan di
dalam pemisahan, metode analisa senyawa kimia secara kualitatif dan kuantitatif,
pemahaman konsep separasi liquid, teknik pemisahan berdasarkan kromatografi Lapis
Tipis, serta pengenalan teknik isolasi sederhana.

Tujuan Mata Kuliah :

Matakuliah fitokimia ditujukkan untuk mencapai standar kompetensi pemahaman konsep


pemisahan bahan alam sehingga mahasiswa mampu memilih pelarut yang sesuai untuk
pendahuluan, metode pemisahan kasar, penghilangan unwanted substances, metode
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 83

pengeringan, pemilihan fase gerak untuk analisis kromatografi lapis tipis, serta mampu
mengisolasi senyawa aktif dengan metode yang sederhana. Mata kuliah ini diharapkan
memberikan pengertian fundamental bahwa tidak ada satu metode pemisahan yang bisa
diterapkan secara general untuk semua material alam dan kreatifitas merupakan kunci
keberhasilan pemisahan.

Keg. Belajar Mengajar :


Melakukan proses isolasi senyawa dari bahan alam dengan mengginakan perbedaan
polaritas pelarut, metode sokhletasi, destilasi serta pemisahan cair-cair secara sederhana.
Melakukan identifikasi senyawa aktif dengan menggunakan metode kromatografilapis tipis
(KLT) serta pengamatankristal hasilisolasi dengan menggunakan mikroskop binokular
cahaya.
Isi Kuliah : Substansi Kajian
1. Mengkaji dan mendiskusikan konsep polaritas, kelarutan dan faktor konsentrasi.
faktor sinergisme antar komponen kandungan kimia, dampak variasi biologis akibat
variasi kimia, peran kemotaksonomi di dalam fitokimia.
2. Mengkaji dan mendiskusikan KLT dalam pemilihan fase gerak berdasarkan
pertimbangan polaritas yang umum (berdasarkan gradien, serta metode pendekatan
berdasarkan segitiga terner.) serta identifikasi kromatogram hasil KLT.
3. Analisis dengan dasar titrasi dan Kromatografi Lapis Tipis
4. Karakter kimiawi metabolit sekunder dan metode pemisahan metabolit sekunder tersebut
(separasi cair-cair, kromatografi solid-liquid)

Penilaian Hasil Belajar :

Penilaian dilakukan berdasarkan data yang diperoleh melalui penugasan individu,


presentasi tugas, ujian kompetensi dasar, observasi kinerja mahasiswa melalui tampilan
lisan, tertulis atau praktik.
Daftar Pustaka

1. Laboratory Handbook for the fractionation of Natural Extracts, Houghton, P.J. and Raman, A.,
Chapman & Hall, 1998, 1st edition
2. Natural Product Isolation, Sarker, SD., Latif, Z., and Gray, A.I., Humana Press, 2006, 2nd
edition
3. Farmakope Indonesia, Ekstra Farmakope Indonesia, Materia Medika Indonesia.

60. Mata Kuliah : Kuliah Magang Mahasiswa (KMM)

Kode/SKS/SMT : /8 SKS

Deskripsi Mata Kuliah :

Kuliah Magang Mahasiswa (KMM) merupakan kegiatan intrakurikuler


(matakuliah) dalam rangka mendapatkan pengalaman kerja di apotek, puskesmas, Rumah
Sakit/Industri yang mencerminkan kompetensi lulusan program studi D3 Farmasi FMIPA
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 84

UNS Surakarta, meliputi :Gambaran umum profil dan struktur organisasi di apotek
meliputi : tugas pokok fungsi, kewenangan dan tanggung jawab dari masing-masing
petugas yang ada di apotek. Gambaran Pekerjaan Kefarmasian dalam Pengadaan Sediaan
Farmasi yang meliputi : Pengadaan/pembelian, Penerimaan, Penyimpanan, penyaluran, dan
pemusnahan perbekalan farmasi serta administrasi penyimpanan dan penggunaan obat-
obatan narkotika dan psikotropika. Gambaran Pekerjaan Kefarmasian dalam Pelayanan
Sediaan Farmasi yang meliputi : Pembuatan, pengolahan, peracikan, pengubahan bentuk
dan penyerahan perbekalan farmasi (Obat dan Alkes) serta PIO.

Tujuan Mata Kuliah :

1. Memperkenalkan mahasiswa terhadap dunia kerja.


2. Memberi ketrampilan dan pengalaman kerja.
3. Meningkatkan kompetensi dan daya saing.

Kegiatan Belajar Mengajar

Bentuk aktivitas proses belajar mengajar berupa praktik kerja di apotek, puskesmas,
Rumah Sakit/Industri. Diskusi, penugasan mandiri, penyusunan laporan.
Isi Kuliah : Substansi Kajian

1. Melakukan praktek kerja lapangan di sarana pelayanan kefarmasian (Apotek,


Puskesmas, Rumah Sakit/Industri)
2. Tugas Kajian Resep untuk KMM Apotek
3. Membuat laporan
Penilaian Hasil Belajar

Penilaian dilakukan berdasarkan data yang diperoleh dari lahan praktik, laporan
serta penilaian ujian KMM.

Pustaka

1. Anonim 2008, Standart Kompetensi AA SK Menkes No. 573/Menkes/SK/VI/2008

3.4. Silabus untuk kurikulum peralihan(angkatan 2011) yang tidak ada pada
kurikulum 2012
1. Mata Kuliah : Pancasila dan Kewarganegaraan
Kode :
SKS : 2
Prasyarat : -
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 85

Tujuan Umum : 1. Mahasiswa mempunyai penghayatan dan pengamalan materi-materi


dalam mata ajaran ini sebagai landasan dalam kehidupan sebagai warga
negara yang mengabdi kepada kepentingan masyarakat melalui
pelayanan kesehatan di bidang kefarmasian.
2. Mahasiswa mampu mewujudkan nilai dasar agama, kebudayaan, dan
kesadaran berbangsa bernegara, dalam menerapkan ilmu pengetahuan,
teknologi, dan seni yang dikuasainya dengan rasa tanggung jawab
kemanusiaan
Materi : Sejarah perjuangan bangsa Indonesia, Pancasila sebagai dasar negara
dan pandangan hidup bangsa Indonesia, UUD 1945. Pengantar
Pendidikan Kewarganegaraan Hak dan Kewajiban, HAM, Demokrasi,
Wawasan Nusantara, Ketahanan Nasional, Bela Negara

Pustaka : 1. Daman, R., 1992, Pancasila Dasar Falsafah Negara, Rajawali Press,
Jakarta
2. Kartohadiprodjo, S., 1992, Pancasila Dasar Falsafah Negara, Rajawali
Press, Jakarta
3. Anonim, 1993, Pancasila Buku Panduan Mahasiswa, Cet. III,
Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
4. Kaelan, MS, 1999, Pendidikan Pancasila Yuridis Kenegaraan, Ed. III,
Paradigma, Yogyakarta
5. Budiardjo, M., 1985, Dasar-Dasar Ilmu Politik, Cet. IX, Gramedia,
Jakarta
5. Soehino, 1993, Ilmu Negara, Ed. III, Liberty, Yogyakarta
6. Antonio, C., 1994, HAM di Dunia yang Berubah, Yayasan Obor,
Jakarta
7. Ared, A.S., 1995, Masalah Kewarganegaraan, FHUI, Jakarta

2. Mata Kuliah : Kimia Farmasi


Kode : 0961122007
SKS : 2
Prasyarat : -
Tujuan Umum : Mahasiswa mampu memahami konsep dasar dan azas-azas ilmu kimia
sebagai landasan penerapannya dibidang farmasi
Materi : Membicarakan tentang konsep dasar ilmu kimia, stoikiometri, bangun
atom, sistem periodik unsur, ikatan kimia, pengukuran zat cair dan
larutan, kesetimbangan kimia, kelarutan dan hasil kali kelarutan,
endapan, kinetika kimia, teori asam basa
Pustaka : 1. Brady, J.E. dan J.R. Holum, 1988, Fundamentals of Chemistry, 3rd
Ed., John Wiley & Sons, Singapore
2. Brady J.E., 1990, General Chemistry, 5th Ed., Prentice Hall
Englawood Clieffs, New York

3. Mata Kuliah : Praktikum Kimia Farmasi


Kode : 0961121008
SKS : 1
Prasyarat : -
Tujuan Umum : Mahasiswa mampu mempraktekkan konsep dasar dan azas-azas ilmu
kimia sebagai landasan penerapannya dibidang farmasi
Materi : Pengenalan alat-alat laboratorium, larutan asam-basa, hasil kali
kelarutan, kesetimbangan kimia, destilasi sederhana, isolasi trimiristin
dari biji buah pala, sintesis etil asetat
Pustaka : 1. Brady, J.E. dan J.R. Holum, 1988, Fundamentals of Chemistry, 3rd
Ed., John Wiley & Sons, Singapore
2. Brady J.E., 1990, General Chemistry, 5th Ed., Prentice Hall
Englawood Clieffs, New York

4. Mata Kuliah : Biologi Farmasi


Kode : 0961122011
SKS : 2
Prasyarat : -
Tujuan Umum : Mahasiswa mampu memahami konsep-konsep dasar biologi farmasi
sebagai dasar mempelajari tanaman obat dalam ilmu kefarmasian.
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 86

Materi : Hubungan biologi farmasi dengan obat, ruang lingkup biologi farmasi,
ciri morfologi tanaman obat, identifikasi tanaman obat, tatanama latin
tanaman dan tata nama simplisia, bagian-bagian dari tanaman yang
digunakan sebagai obat, budidaya tanaman obat, simplisia
Pustaka : 1. Solomon, E.P. dan Berg, L.R., 1995, The World of Biology, 5th Ed.
Saunders, Philadelphia
2. Fahn, A., 1995, Anatomi Tumbuhan, Ed. III, Gadjah Mada University
Press, Yogyakarta
3. Tjitrosoepomo, G., 2001, Morfologi Tumbuhan, Cet. XIII, Gadjah Mada
University Press, Yogyakarta
4. Farmakope Indonesia, Ed. III, IV
5. Ekstra Farmakope Indonesia
6. Materia Medika Indonesia

5. Mata Kuliah : Praktikum Biologi Farmasi


Kode : 0961121012
SKS : 1
Prasyarat : -
Tujuan Umum : Mahasiswa mampu mempraktekkan dasar biologi farmasi sebagai dasar
mempelajari tanaman obat dalam ilmu kefarmasian
Materi : Organologi tanaman obat : akar, batang dan modifikasi bagian tanaman,
daun; deskripsi dan determinasi tanaman obat; tahapan pembuatan
simplisia terstandar dan uji kualitatifnya : waktu dan cara pemanenan
yang tepat, proses pembuatan simplisia terstandar, metode pengemasan
dan penyimpanan simplisia yang baik; uji bobot susut pengeringan dan
bahan organik asing, uji kualitatif organoleptiik, uji makroskopik,
indeks kandungan kimia sederhana sesuai standar MMI.
Pustaka : 1. Fahn, A., 1995, Anatomi Tumbuhan, Ed. III, Gadjah Mada University
Press, Yogyakarta
2. Tjitrosoepomo, G., 2001, Morfologi Tumbuhan, Cet. XIII, Gadjah Mada
University Press, Yogyakarta
3. Farmakope Indonesia, Ed. III, IV
4. Ekstra Farmakope Indonesia
5. Materia Medika Indonesia

6. Mata Kuliah : Kimia Analisis


Kode : 0961222009
SKS : 2
Prasyarat : Kimia Farmasi
Tujuan Umum : Mahasiswa mampu memahami metode analisis kualitatif dan kuantitatif
senyawa obat secara konvensional
Materi : Membicarakan tentang ketentuan umum dan sistematika analisis,
metode analisis konvensional : analisis kualitatif senyawa organik dan
anorganik dan analisis kuantitatif senyawa organik; dasar teori
volumetri (syarat reaksi, titrasi, larutan bahan, konsentrasi hambat,
pembagian volumetri), asidi-alkalimetri (dasar teori, indikator, kurva
titrasi), titrasi pembentukan kompleks (kompleksometri), titrasi
pengendapan (argentometri), titrasi redoks, dan gravimetri
Pustaka : 6. Kellner, R., Mermet, J.M., Otto, M., dan Widmer, HM., 1998,
Analytical Chemistry, Wiley-VCH, Weinheim
7. Day, R.A., dan Underwood, A.L., 1975, Quantitative Analysis, 6th Ed.,
Prentice Hall, New Jersey
8. Bassett, J., Denney, R.C., Jeffery, G.H., dan Mendham, J., 1978,
Textbook of Quantitative Inorganic Analysis including Elementary
Instrumental Analysis, Longman Group Ltd., New York
9. Vogel, A.L., 1982, Textbook of Macro and Semimicro Quantitative
Inorganic Analysis, 5th Ed., Longman, London
10. Skoog, D.A., dan West, D.M., 1985, Principles of Instrumental
Analysis, 3rd Ed., Saunders College Publishing, Philadelphia

7. Mata Kuliah : Praktikum Kimia Analisis


Kode : 0961221010
SKS : 1
Prasyarat : Praktikum Kimia Farmasi
Buku Panduan Akademik D3 Farmasi 2008/2009 87

Tujuan Umum : Mahasiswa mampu mempraktekkan metode analisis kualitatif dan


kuantitatif senyawa obat secara konvensional
Materi : Analisis kualitatif (reaksi pendahuluan, pengendapan, penggolongan,
pemisahan, dan identifikasi); analisis kuantitatif (titrasi asidi-
alkalimetri, argentometri, kompleksometri, oksidimetri, gravimetri)
Pustaka : 6. Kellner, R., Mermet, J.M., Otto, M., dan Widmer, HM., 1998,
Analytical Chemistry, Wiley-VCH, Weinheim
7. Day, R.A., dan Underwood, A.L., 1975, Quantitative Analysis, 6th Ed.,
Prentice Hall, New Jersey
8. Bassett, J., Denney, R.C., Jeffery, G.H., dan Mendham, J., 1978,
Textbook of Quantitative Inorganic Analysis including Elementary
Instrumental Analysis, Longman Group Ltd., New York
9. Vogel, A.L., 1982, Textbook of Macro and Semimicro Quantitative
Inorganic Analysis, 5th Ed., Longman, London
10. Skoog, D.A., dan West, D.M., 1985, Principles of Instrumental
Analysis, 3rd Ed., Saunders College Publishing, Philadelphia

8. Mata Kuliah : Ilmu Resep


Kode : 0961132039
SKS : 1
Prasyarat : -
Tujuan Umum : Mahasiswa memahami tentang resep, bahasa latin dalam resep, dosis
obat dan perhitungannya, dan bentuk-bentuk sediaan obat
Materi : Pendahuluan (sejarah farmasi), pustaka baku dalam kefarmasian,
perihal obat, dosis obat, perhitungan dosis, resep dan salinan resep,
bahasa latin dalam peresepan, aturan pakai dan rute pemakaian obat,
bentuk-bentuk sediaan obat
Pustaka : 2. Anief, 1988, Ilmu Meracik Obat, Gadjah Mada University Press,
Yogyakarta
3. Anief, 1994, Farmasetika, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta
4. Gennaro, A.R., 1995, Remington : The Science and Practice of
Pharmacy
5. Farmakope Indonesia, Ed. III, IV
6. Formularium Nasional

9. Mata Kuliah : Praktikum Ilmu Resep


Kode : 0961131040
SKS : 1
Prasyarat : -
Tujuan Umum : Mahasiswa mampu dan dapat mengerjakan resep dengan berbagai
permasalahannya dengan memahami teori-teori dasar.
Materi : Pengenalan alat-alat peracikan obat; cara pengemasan; Dosis
Maksimum (DM); Teknik mencampur/meracik obat dengan bahan
serbuk : bahan serbuk berbentuk hablur, bahan serbuk berbentuk
kristal, dan bahan serbuk berlemak; Mencampur/meracik obat dengan
bahan berbentuk cair, ekstrak, dan tablet
Pustaka : 1. Anief, 1988, Ilmu Meracik Obat, Gadjah Mada University Press,
Yogyakarta
2. Anief, 1994, Farmasetika, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta
3. Nainggolan, S.P., ____, Tak tercampurkanya obat-obatan
4. Farmakope Indonesia, Ed. III, IV
5. Formularium Nasional