Anda di halaman 1dari 3

ISPA

No. Dokumen : /
/ADMEN/SOP/II/2017

No. Revisi : 00
SOP
TanggalTerbit : 02 / 01 /2017

Halaman : 1/2

PUSKESMAS dr. Indah Deryane


NIP.197802062007012019
BETUNG KOTA

1.Pengertian Infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) adalah infeksi saluran pernafasan
akut yang menyerang tenggorokan, hidung dan paru-paru yang
berlangsung kurang lebih 14 hari,
ISPA adalah Infeksi saluran pernafasan yang berlangsung sampai 14
hari yang dapat ditularkan melalui air ludah, darah, bersin maupun udara
pernafasan yang mengandung kuman yang terhirup oleh orang sehat
(Depkes RI, 2012)
2.Tujuan Sebagai acuan dalam penatalaksanaan bagi pasien dengan ISPA di
Puskesmas Betung kota
3.Kebijakan Dokter, Perawat dan Bidan (untuk pemeriksaan fisik ,menegakan diagnose
serta pemberian resep oleh perawat dan bidan ada pendelegasian dari
dokter atau kepala Puskesmas)
4.Referensi 1. Depkes RI. (2012). Buletin Jendela Epidemiologi Pneumonia
Balita. Jakarta : Depkes RI.
2. Depkes RI. (2000). Informasi tentang ISPA pada Balita. Jakarta: Pusat
Kesehatan Masyarakat Depkes RI
5.Langkah 1. Petugas MTBS/BP menyiapkan alat stetoskop, tensimeter, senter,
Langkah timbangan dewasa dan timbangan bayi, sarung tangan
2. Petugas mencuci tangan
3. Petugas menerima pasien dengan ramah
4. Petugas Melakukan Anamnesa
5. Petugas Melakukan pemeriksaan fisik dan menegakan diagnosa
6. Melakukan tindakan sesuai dengan diagnosa dan merujuk bila perlu
7. Petugas menulis resep (Apabila ada kecurigaan infeksi sekunder,
petugas memberi pasien resep dengan pengobatan simptomtis dan
antibiotika)
8. Konseling (Petugas melakukan edukasi kepada pelanggan bahwa
penyakit tersebut disebabkan oleh virus dan dapat sembuh dengan
sendiri dalam beberapa hari, cukup dengan istirahat yang baik,
makanan yang bergizi dan pengobatan simptomatis)
9. Petugas melakukan pencatatan (Memasukan ke status pasien)
10. Petugas membereskan alat dan mencuci tangan
6.Unit Terkait Dokter, perawat, bidan, dan unit terkait puskesmas Betung Kota
7.Dokumen Terkait
Buku Rawat Jalan dan Satus Pasien
DIARE
No. Dokumen : /
/ADMEN/SOP/II/2017

No. Revisi : 00
SPO
TanggalTerbit : 02 / 01 /2017

Halaman : 1 1/2

PUSKESMAS dr. IndahDeryane


NIP.197802062007012019
BETUNG KOTA

1.Pengertian Diare adalah penyakit disaat tinja atau feses berubah mejadi lembek
sampai mencair yang biasaya terjadi paling sedikit tiga kali dalam 24 jam
menurut Depkes RI (2005)
Diare masih menjadi masalah utama dimasyarakat yang harus
ditanggulangi menyebabkan mortalitas dan malnutrisi pada anak
merupakan penyebab kematian kedua pada anak dibawah 5 tahu
menurut data WORLD HEALTH ORGANIZATION (WHO) Tahun 2009
2.Tujuan Sebagai acuan dalam penerapan langkah-langkah penaganan DIARE di
Puskesmas Betung kota
3.Kebijakan Dokter, Perawat dan Bidan (untuk pemeriksaan fisik ,menegakan diagnose
serta pemberian resep oleh perawat dan bidan ada pendelegasian dari
dokter atau kepala Puskesmas)
4.Referensi 1. Permenkes Nomor 75 Tahu 2014 Tentang Puskesmas
2. Bukti Pedoman Pengendalian Penyakit Diare. Kemenkes RI. 20011.
5.Langkah 1. Petugas MTBS/BP menyiapkan alat stetoskop, tensimeter, senter,
Langkah timbangan dewasa dan timbangan bayi, sarung tangan
2. Petugas mencuci tangan
3. Petugas menerima pasien dengan ramah
4. Petugas Melakukan Anamnesa
Tanyakan kapan mulai diare
Tayakan berapa kali prekuensi dalam 24 jam
Tayakan pengobatan apa yang telah diberikan
Tayakan apakah ada muntah
Tayakan apakah anak mau minum
Tayakan apakah anak kejang
5. Lakukan pemeriksaa inspeksi, palpasi, auskultasi dan perpusi dgn
teliti
Inspeksi : KU anak. Apakah lemas muka pucat bibir kering
Palpasi : apakah ubun ubun anak cekung mata cekung
nyeri tekan
Auskultasi : bagaimana usus
Perkusi : apakah ada kelainan usus
6. Lakukan pemeriksaan Shu Nadi RR Tensi
7. Petugas menegakkan diagnosa dan merujuk jika perlu
8. Berikan terapi sesuai dengan protab diare
Rencana terapi A terapi diare dirumah tanpa dehidrasi
Rencana terapi B Dehidrasi Sedang
Rencana terapi C Dehidrasi Berat
9. Konseling (Petugas melakukan edukasi kepada pelanggan bahwa
penyakit tersebut disebabkan oleh virus dan dapat sembuh dengan
sendiri dalam beberapa hari, cukup dengan istirahat yang baik,
makanan yang bergizi dan pengobatan simptomatis)
10. Petugas melakukan pencatatan (Memasukan ke status pasien)
11. Petugas membereskan alat dan mencuci tangan

6.Unit Terkait Dokter, perawat, bidan, dan unit terkait puskesmas Betung kota
7.Dokumen Terkait
Buku Rawat Jalan dan Satus Pasien