Anda di halaman 1dari 15

Kinerja pelabuhan ditunjukkan oleh (BOR) atau Service time adalah waktu pelayanan kapal di

tingkat pemakaian dermaga, BOR dapat dihitung tambatan, yang terdiri dari operating time (waktu
dengan persamaan berikut ini : efektif untuk bongkar muat barang) dan not
operating time.
= 100%
Kapasitas Kapal
St = 1 + 0,20
dengan (Kap. Bongkar Muat)(Gang)

BOR : Berth Occupancy Ratio (%), Jumlah Tambatan BOR yang disarankan
dalam Group (%)
Vs : jumlah kapal yang dilayani (unit/tahun),
1 40
St : service time (jam/hari),
2 50
n : jumlah tambatan dan 3 55
Waktu Efektif : jumlah hari dalam satu tahun. 4 60
5 65
6-10 70 2
Kapal = 300 kapal
Barang = 600.000 ton

Hari Kerja (H) = 350 hari/tahun


Jam Kerja (J) = 10 jam/hari
Produktivitas bongkar muat (P) = 70 ton/jam
Jumlah gang kerja (G) =2
Not operating time = 20% OT
Panjang (L) = 350m
Jumlah Tambatan (n) = 2
Panjang Kapal (Loa) = 150m

3
Arus Kapal = 300 kapal Kapasitas Kapal
St = 1 + 0,20
(Kap. Bongkar Muat)(Gang)
Arus Barang = 600.000 ton
2000
Produktivitas = 70 ton/jam St = 1+0,20 = 17,14 Jam
702
Tambatan =2

Hari Kerja = 350 hari/tahun = 100%

Operating Time = 10 jam/hari 300 17,14
= 100% = 73%
350 10 2

Kapasitas kapal= Arus Kapal Arus Barang BOR = 73% > 50%
= 600.000 300 Nilai BOR yang disarankan untuk 2 tambatan adalah 50%
= 2000 ton/kapal
4
Software Arena

5
Alternatif untuk meningkatkan pemakaian dermaga :

300 17,14 2000 300 17,14


= 100% = 49% St = 1+0,20 = 11,43 Jam =
350 10 3
100% = 49%
350 15 2 1052

300 11,43 BOR = 49% < 55% (syarat untuk 3 tambatan)


BOR = 49% < 50% = 100% = 49%
350 10 2
Dengan menambah tambatan menjadi 3
Dengan menambah jam kerja menjadi 15
tambatan, dapat meningkatkan BOR menjadi
jam, dapat meningkatkan BOR menjadi BOR = 49% < 50%
49%, (juga menambah panjang dermaga)
49% Dengan menambah produktivitas menjadi
105 ton/jam, dapat meningkatkan BOR
menjadi 49% 6
Throughput

Angkutan langsung (T0) Disimpan di gudang (T2)


= 50% x 600.000 ton = 60% x 300.000 ton
= 300.000 ton = 180.000 ton
Angkutan tertahan (T1) Disimpan di lapangan (T3)
= 50% x 600.000 ton = 40% x 300.000 ton
= 300.000 ton = 120.000 ton

Storage Factor (SF): Stacking Height (Sth):

Gudang = 0,6667 m3/ton Gudang =3m

Lapangan = 1 m3/ton Lapangan = 1,8 m

Transit time (TrT) = 7 hari


Broken Sewage of Cargo (BS) = 0,5

7
2 SF 3
= =
365 (1 ) 365 (1 )
180.000 7 0,6667 120.000 7 1
= = 1534,32 m2 = = 2557,08 m2
365 3 (1 0,5) 365 1,8 (1 0,5)
Agudang = 1.534,32 m2 1.6002 Alapangan = 2.557,08 m2 26002

Total Lahan= 1.6002 + 2.6002


= 4.200 m2

8
Arus Kapal = 400 kapal Kapasitas Kapal
St = 1 + 0,20
(Kap. Bongkar Muat)(Gang)
Arus Barang = 700.000 ton
1750
Produktivitas = 70 ton/jam St = 1+0,20 = 15 Jam
702
Tambatan =2

Hari Kerja = 350 hari/tahun = 100%

Operating Time = 10 jam/hari 400 15
= 100% = 86%
350 10 2

Kapasitas kapal= Arus Kapal Arus Barang BOR = 86% > 50%
= 700.000 400 Nilai BOR yang disarankan untuk 2 tambatan adalah 50%
= 1750 ton/kapal
9
Alternatif untuk meningkatkan pemakaian dermaga :

400 15 1750 400 15


= 100% = 48% St = 1+0,20 = 8,4 Jam = 100% = 48%
350 18 2 1252 350 12 3

400 8,4
BOR = 48% < 50% = 100% = 48% BOR = 48% < 55% (syarat untuk 3
40 10 2
tambatan)
Dengan menambah jam kerja menjadi 18
jam, dapat meningkatkan BOR menjadi BOR = 48% < 50% Dengan menambah tambatan menjadi 3
48% Dengan menambah produktivitas menjadi tambatan dan menambah jam kerja menjadi
125 ton/jam, dapat meningkatkan BOR 12 jam, dapat meningkatkan BOR menjadi
menjadi 48% 48%, (juga menambah panjang dermaga) 10
Penambahan Panjang Dermaga :

Menghitung penambahan panjang n =3


dermaga (akibat penambahan tambatan n Loa = 150 m
= 3) :
L1 = 150 + 10% 150 = 165 m
L = n L1 + 10% Loa
L = 3 x 165 + 10% x 150
L1 = Loa + 10% Loa
= 510 m
L = L L0
= 510 350 = 160 m

Untuk menambah kapasitas, dermaga perlu


diperpanjang 160 m menjadi 510 m

11
Throughput

Angkutan langsung (T0) Disimpan di gudang (T2)


= 50% x 700.000 ton = 60% x 300.000 ton
= 350.000 ton = 210.000 ton
Angkutan tertahan (T1) Disimpan di lapangan (T3)
= 50% x 700.000 ton = 40% x 300.000 ton
= 350.000 ton = 140.000 ton

Storage Factor (SF): Stacking Height (Sth):

Gudang = 0,6667 m3/ton Gudang =3m

Lapangan = 1 m3/ton Lapangan = 1,8 m

Transit time (TrT) = 7 hari


Broken Sewage of Cargo (BS) = 0,5

12
2 SF 3
= =
365 (1 ) 365 (1 )
210.000 7 0,6667 140.000 7 1
= = 1790,04 m2 = = 2983,26 m2
365 3 (1 0,5) 365 1.8 (1 0,5)
Agudang = 1.790,04 m2 1.8002 Alapangan = 2.983,26 m2 3.0002

Total Lahan= 1.8002 + 3.0002


= 4.800 m2

13
Produktivitas = 6 ton / jam / forklift Arus Barang = 600.000 ton Arus Barang = 700.000 ton

Jam Kerja = 10 jam/hari x 350 hari/tahun 600.000 700.000


= 3500 jam/tahun Jumlah forklift = Jumlah forklift =
21.000 21.000
Kapasitas Forklift = Produktivitas x Jam kerja = 28,57 29 unit/tahun = 33,33 34 unit/tahun

= 3500 x 6

= 21.000 ton/ tahun/ forklift


14