Anda di halaman 1dari 11

MAKALAH

OTOMATISASI ANALISIS
PEMBUKA PINTU OTOMATISASI MENGGUNAKAN AVR ATMEGA 8535 DAN
SENSOR PIR

KELOMPOK 4

DISUSUN OLEH :

ALFIANI SURYA FERDIANA (126302)

DESAK DEWI GAYARTI (126351)

GANIS RESTI GUNARY (126398)

MOCHAMAD ABDUL MALIK (126453)

META ZANITA OZAULLYA (126448)

ROIDA SULASTRI (126529)

RANDY TANJUNG (126511)

VINNY NUR APRIYANTI (126568)

3D

INSTRUMENTASI
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, karena berkat rahmat, hidayah dan
karunia-NYA, dan tak lupa shalawat serta salam senantiasa terlimpah curahkan kepada Nabi
Muhammad SAW, beserta keluarga dan para sahabatnya. Sehingga kami dapat menyelesaikan
penyusunan Makalah Otomatisasi Analisis. Dalam pembuatan makalah ini, kami menemui
beberapa kendala dan hambatan. Namun kesabaran dan tekad yang kuat untuk memberikan yang
terbaik kepada pembaca, telah mampu memotivasi kami untuk menyelesaikan makalah ini.
Kami menyadari bahwa makalah yang disusun ini masih jauh dari sempurna karena
keterbatasan dari berbagai hal, di antaranya waktu dan pengetahuan yang sangat minim. Oleh
karena itu, kami sangat mengharapkan kritik dan saran dari semua pihak yang sifatnya
membangun demi penyempurnaan makalah ini. Makalah ini disusun untuk dijadikan sebagai
salah satu tugas dan Insya Allah dapat menjadi pegangan kami pada mata kuliah Otomatisasi
Analisis.

Terimakasih disampaikan kepada dosen penuntun Mata Kuliah Otomatisasi Analsis yang
telah membimbing dan memberikan ilmunya demi kelancaran tugas ini. Bahasa yang kami
sajikan dalam makalah ini menggunakan bahasa yang sederhana dan kami harapkan pembaca
dapat memahaminya dan bermanfaat serta berguna untuk memberikan pengetahuan lain bagi
pembaca. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan ilmu yang bermanfaat kepada kita, dan
memaafkan segala kekhilafan kita. Amin.

Harapan kami semoga makalah ini dapat bermanfaat. Walaupun makalah ini masih jauh
dari kesempurnaan, maka dari itu kami berharap bagi semua pihak untuk memberikan kritik dan
saran penyempurnaan makalah ini.

Bogor, Desember 2014

Penulis
BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG


Pintu merupakan alat yang sangat penting dalam suatu rumah kantor dan ruangan.
Sebab pintu adalah lapis pertama untuk melindungi isi ruangan karena hal tersebut yang
harus memiliki sitem keaman pintu. Pintu memiliki bermacam model dalam jenis kunci
seperti kita ketahui pada zahulu kunci bentuknya lubang kunci cukup besar dan juga
didukung oleh kunci yang cukup besar hal tersebut tidak luput dari tindak criminal seperti
penggandaan kunci yang marak terjadi. Oleh karena itu para ahli perancang kunci pintu
membentuk rancangan pintu menggunakan kunci pintu dengan rangkaian elektronika yang
banyak dibuat. Sistem keamanan tersebut dilindungi oleh password jika kita ingin memasuki
pintu kita harus mengetahui passwordnya terlebih dahulu.
Pembuka pintu otomatis menggunakan Avr atmega 8535 dan sensor Pir, jika kita
ingin masuk harus memasukan password terlebih dahulu sesuai dengan password yang benar
maka sensor Pir akan mendeteksi apakah ada seseorang didepan pintu maka pintu tersebut
akan terbuka secara otomatis dengan motor dc sebagai penggerak.

1.2 TUJUAN
Penulis mencoba membuat modul atau alat sistem keamanan yang berbasis
mikrokontroler 8535 dan sensor Pir untuk keamanan ruangan (rumah dan kantor).
BAB 2

ISI

2.1 Dasar Teori

A. Analisa dan perancangan alat

Keypad
memasukan
password

Dibaca oleh Password Sensor pir


Motor dc akan
mikrokontroler benar mendeteksi
mendorong pintu
keadan
orang

Password Buzzer akan


salah memberi
peringatan

IC Atmega 8535 Buzzer Sensor Passive


Keypad
Infra Red
B. Blok diagram rangkaian kerja pembuka pintu otomatis

keypad LCD

Limit Switch 1 Driver Motor dc


Mikrokontroler

Atmega 8535
Limit Switch 2 Buzzer
Buka/tutup
pintu
Sensor PIR

Pada blok ini terdapat 4 inputan yaitu keypad, limit swich 1, limit swich 2 sensor PIR,
bagian proses yaitu mikrokontroler dan output berupa LCD, Driver dan Buzzer.

a. Keypad dan sensor pir bekerja secara bersamaan. Dimana keypad digunakan untuk
mengeksekusi password pengganti kunci. Password benar dapat memberikan informasi
ke mikrokontroler untuk mendeteksi dengan sensor pir. Dengan adanya keypad pengguna
dapat menyalakan proses control yang sedang aktif dengan meletakan tombol tertentu
pada keypad. Jika password yang dimasukan benar, maka mikrokontroler memberikan
instruksi kepada sensor pir untuk mendeteksi keberadaan orang. Sensor akan mendeteksi
orang yang berada didepan pintu dan sensor menghubungkannya ke mikrokontroler
sehingga menghasilkan sinyal low supaya menginstruksi motor dc.
b. Rangkaian limit switch 1 dan limit switch 2
Ketika ada orang didalam maka tidak perlu menekan password kembali hanya
menggunakan tombol switch 1 atau limit switch 2 sehingga mikrokontroler akan
memenrintahkan motor dc untuk berputar membukan pintu.
c. Mikrokontroler merupakan IC yang tidak dapat melakukan kerja tanpa adanya program
yang diisikan pada IC tersebut. Banyak jenis bahasa pemograman yang dapat diisikan
pada mikrokontroler seperti bahasa C, bahasa basic compiler, bahasa assembly dan lain-
lain. Perancangan menggunkan bahasa basic compiler sebagai bahasa pemograman pada
mikrokontroler. Program yang telah dibuat sedemikian rupa tidak dapat diisikan langsung
ke IC mikrokontroler, maka harus diuji terlebih dahulu agar diketahui ada kesalahan atau
tidak dalam penulisan program tersebut. Setelah proses komplikasi selesai dan tidak
terdapat kesalahan maka kita harus melakukan proses simulasi program, hal ini dilakkan
untuk mengetahui kondisi input dan output dari mikrokontroler

Gambar sistematik rangkaian mikrokontroler ATmega 8535

d. LCD merupakan sebuah layar yang menampilkan sistem kerja alat pembuka pintu. Ketika
kita memasukan ke LCD maka aka nada tampilan pada LCD WELCOME dan
SILAHKAN TEKAN A jika user tekan A maka akan masuk langkah berikutnya untuk
memasukan kode aka nada tampilan pada LCD Masukan password dan 4 digit, kode
yang telah di masukkan tersebut akan terbaca dan diumpakan ke mikrokontroler untuk
disimpan dan diproses. Jika kode tersebut telah terdaftar atau benar, maka akan
ditampilkan ke LCD Membuka pintu , jika terdeteksi oleh sensor pir maka pintu akan
terbuka dan digerakan oleh motor DC. Jika kita memasukan kode tersebut salah atau
belum terdaftar maka tampilan pada layar LCD berupa Password salah dan
mikrokontroler akan mengaktifkan buzzer.
2.1 Intalasi

Posisikan rangkaian sesuai tempat dan fungsinya. Sepeti rangkaian harus tertutup.
lcd berada pada posisi pintu agar dapat dilihat intruksi yang diberikan.
Keypad diletakkan di bawah lcd supaya dapat memasukkan password dan melakukan
langkah sesuai keinginan pengguna.
buzzer harus berada di dalam, dan posisinya disarankan diletakkan di tengah ruangan
agar orang yang berada dalam ruangan dapat mengetahui peringatan yang di berikan
buzzer yang berupa suara.
Untuk mengetahui bahwa alat ini sudah berfungsi pengguna dapat melihat lampu
indikator Pada lcd.
Pastikan alat ini diletakkan di 2 ruangan yang sangat penting agar kondisi ruangan
aman terjaga dari tindak kriminal.
BAB 3

PERCOBAAN

3.1 Bahan dan alat Kerja Percobaan :

a) Kabel
b) LCD
c) Keypad
d) Sensor PIR
e) Buzzer

3.2 Cara kerja percobaan :


Rangkaian sudah tersambung ke stop kontak maka pengguna melakukan step berikutnya sesuai
dengan instruksi LCD. Di LCD memberikan instruksi berupa perintah maka user dapat
melakukan sesuai keinginan user. LCD menampilkan perintah tekan tombol A sehingga harus
menekan tombol A untuk melakukan step selanjutnya. Jika tombol A ditekan maka akan muncul
perintah untuk memasukan password. Password yang dimasukan benar akan melakukan perintah
berikutnya yaitu jika ditekan B maka membuka pintu dan sensor pir akan mendeteksi keberadaan
orang didepan pintu seandainya ada orang didepan pintu akan terbuka secara otomatis dan sensor
tidak mendeteksi adanya orang maka pintu tetap tertutup. Dan kalau tekan tombol C berfungsi
untuk meremote pintu satunya tidak dapat berfungsi. Dan tekan tombol D maka digunakan untuk
mengubah password. Password yang dimasukan salah maka buzzer akan bunyi untuk tanda
peringatan.
3.3 Data Hasil Percobaan
Diremote salah Password Sensor pir Buzzer Pintu
satu
Tidak diremote Cocok Tidak terdeteksi Off Tertutup
Tidak diremote Cocok Mendeteksi On Terbuka
Tidak diremote Tidak cocok Tidak mendeteksi Off Tertutup
Terremote pintu Tidak berfungsi Tidak mendeteksi Off Tertutup
satu
Bab 4
Penutup
A. Kesimpulan
a) Sistem keamanan dapat beroperasi jika password yang dimasukkan benar. Sensor pir
akan mendeteksi keberadaan orang di depan pintu. Jika ada seseorang didepan maka
pintu akan terbuka secara otomatis dan apabila pintu hampir menutup sedangkan tiba-tiba
seseorang berada di depan pintu maka secara otomatis pintu akan terbuka kembali.
b) Dalam sistem ini terdapat aplikasi untuk mengubah password.
c) Sistem keamanan ini dapat berkomunikasi antara 2 pintu sebab pintu dapat mengremote/
menonaktifkan pintu satunya agar into tersebut tidak dapat beroperasi atau tidak dapat
digunakan.
B. Saran
a) Pada pembuatan program masih memerlukan pengembangan dan penyesuaian yang lebih
lanjut sesuai dengan kondisi hardware.
b) Untuk mendesain peralatan elektronika yang dikontrol oleh komputer hendaknya selalu
dibekali dengan dasar- dasar atau teori= teori yang kuat tentang hardware dan software
komputer sehinnga tidak mengalami kegagalan yang fatal dalam mendesain nantinya.
c) Tambahkan waktu pengaksesan buka atau tutup pintu agar dapat diketahui waktu terakhir
melakukan pembukaan pintu.
DAFTAR PERTANYAAN PRESENTASI

1. Pada penggunaan sensor PIR menggunaka tombol. Tombol dan sensor pir itu ada diluar ruangan
atau didalam rungan?
Jawab :
Tombol dan sensor pir berada diluar rungan kerena berfungi untuk memasukan password yang
merupakn fungsi dari tombol keyboard dan sensor pir yang mendeteksi adanya keberadaan
manusia di dekat pintu. Selanjutnya sistem informasi akan dikirimkan ke mikrokontroler ATmega
8535 sehingga akan mengaktifkan motor DC dan akan mengerakan pintu dan akhirnya pintu
dapat terbuka.

2. Dalam penggunaan sistem password apakah semua orang dapat mengetahuinya? Bagaimanakah
sistem kerja 2 pintu?
Jawab :
Dalam penggunaan password ini tidak semua orang mengetahuinya. Karena penggunaan pintu
otomatis ini hanya digunakan pada ruangan tertentu dan digunakan untuk keperluan orang-orang
tertentu juga. Sehingga tidak semua orang dapat pengetahuinya.
Sistem kerja dua pintu hanya untuk membatasi akses saja dan mempermudah akses saja dan
kedua fungsi pintu juga sama sebagai pintu masuk dan juga sebagai pintu keluar pula.

3. Letak adanya sensor itu terdapat diluar ruangan saja? Lalu bagaimana dengan ada orang yang ada
didalam jika ingin keluar ruangan?
Letak sensor memang berda diluar, namun kerja pintu untuk terbuka hanya dengan menekan
tombol Limit Swicth saja dengan begitu pintu akan terbuka secara otomatis tanpa memasukan
password dan kerja sensor untuk mendeteksi adanya orang.

Keterangan :

: limit Switch

: keypad

: pintu
Daftar Pustaka
Syaiful, Ahmad. 2004. Pembuatan Kunci Elektrik. Penulisan Ilmiah Universitas
Gunadarma. Jakarta
Bryon, Gootfriend S. 1991. Pemograman dengan Basic. Erlangga:Jakarta
Wardana,Lingga.2006. Belajar Sendiri Mikrokontroler AVR seri Atmega 8535
simulasi, hardware, dan aplikasi, andi Jogjakarta:Jogjakarta
Andrian, Yudhi Puspasari, Ratih. Tantri. Lali. 2009. Perancangan Pintu
Otomatisasi dengan Sistem Pembahasan Kode Bar sebagai kartu Identitad Berbasis
Mikrokontroler ATMega89S51.STIMIK potensi Utama:Medan