Anda di halaman 1dari 4

BJ agregat kasar

Mulai

Benda uji dicuci untuk menghilangkan dehu yang melekat pada permukaan agregat.

Benda uji dioven pada suhu 105 oC sampai berat tetap.

Benda uji didinginkankan 1-3jam, kemudian ditimbang (Bk).

Benda uji direndam dalam air 24 jam.

Mengekuarkan benda uji dari air dan mengelap sampai kering (SSD).

Menimbang benda uji permukaan jenuh (Bj).

Meletakan benda dalam keranjang, mengeluarkan udara, menimbang berat dalam air (Ba)

Suhu air diukur untuk penyesuaian hitungan pada suhu standar (25oC)

Selesai
Bj agregat halus

Mulai

Kondisikan benda uji sampai kondisi kering permukaan jenus (SSD).

Uji benda uji dengan kerucut pancung untuk memastikan kondisi SSD telah tercapai.

Timbang piknometer diisi air penuh, catat (B), cek dengan suhu 25 oC.

Masukkan benda uji ke piknometer lalu isi air suling sampai 90%, guncangkan.

Rencak piknometer dalam air dan ukur suhu, sesuaikan 25 oC.

Tambahkan air ke dalam piknometer sampai tanda batas, timbang (Bt).

Keluarkan benda uji lalu oven sampai Bj tetap, dinginkan, timbang (Bk).

Selesai
Gradasi agregat kasar dan halus (bedain ukuran saringan aja)

Mulai

Benda uji dikeringkan di dalam oven dengan suhu (1105) oC sampai berat tetap.

Benda uji disaring lewat susunan saringan dengan ukuran saringan paling besar ditempatkan
di paling atas. Lama guncangan saringan selama 10 menit.

Selesai

Persiapan benda uji

Mulai

Panaskan aspal perlahan sambil diaduk, api kecil dan waktu tidak lebih dari 30 menit.

Setelah aspal cair merata, tuangkan ke dalam cawan logam.

Tutup benda uji agar bebas dari debu, diamkan 1-1.5 jam

Selesai
Metode pengujian

Mulai

Atur jarum dan atur angka 0 di arloji penetrometer.

Tekan tombol hijau untuk memutar jarum penetrasi, dan baca angka yang berimpit.

Ulangi sebanyak tiga kali.

Selesai