Anda di halaman 1dari 4

Praktikum Operasi Teknik Kimia, 16 Oktober 2017, Jurusan Teknik Kimia Universitas Negeri Semarang

FILTRASI
Putra Maulana, Andrew Herstyawan, Nur Arif M., Tiara Vanda A.
Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang, Semarang

1. TUJUAN PRAKTIKUM Percobaan ini dilakukan pada pressure drop konstan,


Praktikum kali ini bertujuan untuk dapat menghitung pada keadaan ini semakin lama waktu filtrasi, cake yang
dan menentukan harga tetapan-tetapan filtrasi, volume terbentuk pada filter cloth akan semakin tebal dan akan
optimum filtrasi, dan waktu optimum filtrasi. menahan aliran slurry.. Ini menyebabkan kecepatan
filtrasi akan menurun. Kelemahan utama proses ini
2. VARIABEL PRAKTIKUM adalah sulitnya mempertahankan pressure drop yang
Dalam praktikum filtrasi kali ini menggunakan konstan. Oleh karena itu, kran pengatur tekanan harus
Variabel bebas yaitu slury( larutan CaCO3) sebanyak 450 benar-benar diperhatikan,supaya selamafiltrasi dan
gram. Dan menggunakan variabel tetapnya berupa pencucian perubahan pressure drop relatif kecil. Tujuan
Volume filtrasi dan juga tekanan. Tekanan diatur agar dari semua ini hanya untuk membuat satu variabel yang
terus konstan pada 0,5 bar. mempengaruhi kecepatan filtrasi, yaitu waktu.
3. HASIL DAN PEMBAHASAN 3.3 Menentukan konstanta filtrasi, kecepatan(Cv),
Proses yang digunakan dalam percobaan ini adalah Volume optimum filtrasi(Vopt), dan Waktu optimum
filtrasi( topt)
filtrasi secara batch. Dalam filtrasi yang bekerja secara
batch perlu diamati ketebalan cake yang terbentuk, Pada proses filtrasi kali ini juga didapat nilai
karena bila cake yang terbentuk sudah terlalu banyak, konstanta filtrasi(Cv), yaitu konstanta yang
filtrasi harus dihentikan untuk membuang cakenya, menunjukkan suatu proses filtrasi yang di pengaruhi
sehingga waktu yang digunakan dapat lebih oleh besarnya tekanan dan luas plate frame. Dengan
efisien.(Brown, 1978) menggunakan :
Sehingga banyaknya slurry juga mempengaruhi
()
ketebalan cake yang terbentuk. Semakin banyak slurry = (Brown,G.G.,1978)
2
dan semakin lama proses filtrasinya, maka cakenya juga
semakin banyak, sehingga menyebabkan banyak pori- Tabel1.Table dt, dv,dandt/dV
pori pada cloth tertutup dan dan menghambat kecepatan V(ml) t(s) dV dt Dt/dV
filtrasi. Pada akhirnya mempengaruhi grafik dan 0 0 0 0 0
berpengaruh terhadap konstanta Cv. 200 9,95 200 9,95 0,050
400 12,24 200 2,29 0,011
Slurry yang digunakan dalam praktikum kali ini
600 14,72 200 2,48 0,012
berupa campuran CaCO3 dan air. Dengan komposisi 800 16,99 200 2,27 0,011
CaCO3 sebantak dan Air sebanyak.. 1000 19,65 200 2,66 0,013
Compressible cake adalah cake yang mengalami 1200 22,69 200 3,04 0,015
perubahan struktur karena adanya tekanan, sehingga 1400 25,34 200 2,65 0,013
ruang kosong dalam cake semakin kecil, akibatnya 1600 27,95 200 2,61 0,013
penahanan semakin besar dan filtrasi semakin sulit 1800 30,37 200 2,42 0,012
2000 33,16 200 2,79 0,014
dilakukan. Nilai koefisien kompresibilitas (s) untuk cake
2200 35,58 200 2,42 0,012
jenis ini adalah 0,1 < s < 0,8. Untuk mengestimasi efek 2400 37,41 200 1,83 0,009
faktor kompresibilitas, diasumsikan resistansi spesifik 2600 39,39 200 1,98 0,010
adalah fungsi dari P menurut hubungan: 2800 40,93 200 1,54 0,008
= '(P)s (1) 3000 44,54 200 3,61 0,018
(Geankoplis,1993) 3200 46,53 200 1,99 0,010
3400 48,23 200 1,70 0,008
3600 49,47 200 1,24 0,006
3.1. Variabel Bebas
Variable bebas terdiri dari jenis endapa(kapur), 3800 51,12 200 1,65 0,008
masa kapur dan volume air. Dimana besarnya nilai 4000 52,76 200 1,64 0,008
variable bebas tersebut akan mempengaruhi nilai 4200 54,48 200 1,72 0,009
konstanta yang dicari. 4400 56,27 200 1,79 0,009
4600 58,21 200 1,94 0,010
3.2 variabel terikat
Variable terikat terdisi dari volume dan tekanan. 4800 63,07 200 4,86 0,024
Dimana volume yang ditetapkan sebesar 200ml. Jadi 5000 65,06 200 1,99 0,010
dari volume filtrasi sebesar 200ml yang didapatkan, 5200 67,03 200 1,97 0,010
akan diketahui juga kecepatan yang dibutuhkan untuk 5400 70,32 200 3,29 0,016
mendapatkan 200ml volume filtrasi. 5600 76,36 200 6,04 0,030
Operasi filtrasi dapat dilakukan pada dua kondisi 5800 82,44 200 6,08 0,030
yang berbeda yaitu pada pressure drop konstan 6000 85,26 200 2,82 0,014
(kecepatan filtrasi menurun) dan pada pressure drop 6200 87,35 200 2,09 0,010
meningkat (kecepatan filtrasi tetap). (Brown,1950). 6400 89,12 200 1,77 0,009
6600 91,41 200 2,29 0,011
PraktikumOperasi Teknik Kimia, 16 oktober 2017, Jurusan Teknik Kimia UniversitasNegeri Semarang

6800 93,29 200 1,88 0,009 [2] Brown, G.G., 1978, Unit Operation, 3rd ed, p.p. 242-
7000 95,14 200 1,85 0,009 247, John Wiley and Sons Inc, New York
7200 97,39 200 2,25 0,011 [3] Mc Cabe, Smith, 1980, Operasi Teknik Kimia, jilid 2,
7400 98,59 200 1,20 0,006 Erlangga, Jakarta.
[4] Muhamad Sahruromdon. 2008. Filtrasi CaCO3
Gambar1. Grafik dt/dV terhadap volume Menggunakan Filter Plate dan Frame dengan Variasi
Konsentrasi dan Variasi Jumlah Plate dan Frame. Banten
0.060 y = -7E-07x +
0.0159
0.050
R = 0.0326
0.040 Series1
0.030
0.020 Linear
0.010 (Series1)
0.000
0 5000 10000

Dari grafik diatas hasil dari percobaan filtrasi.


Didapatkan trendlinenya minus yang berarti grafik secara
keseluruhan mengalami penurunan. Artinya waktu untuk
Waktu filtrasi yang perlukan untuk mendapatkan volume
filtrasi sebanyak 200ml semakin cepat. Ini kurang sesuai
karena seharunya waktu yang dibutuhkan untuk filtrasi
semakin bertambah lama seiring semakin banyaknya
volume yang sudah difiltrasi. Karena semakin banyak juga
tahanan(cake) yang terbentuk sehingga mempengaruhi
kecepatan filtrasi bertambah lama. ( Muhammad
Sahruromdon, 2008)
Filter medium sekunder merupakan filter medium yang
sesungguhnya, yaitu berupa cake yang dibentuk oleh
partikel padat yang tertahan filter medium primer. Makin
lama operasi filtrasi, cake yang terbentuk makin tebal,
sehingga penekanan cake terhadap filtrat yang melewatinya
akan semakin besar. (Mc cabe, Smith ,1980)
Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor antara lain,
kesulitan dalam menjaga tekanan agar tetap konstan pada 5
bar. Karena tuas pemutar kurang di amati dan di perhatikan
oleh praktikan sehingga tekanannya dapat berubah sendiri
dan tidak konstan.
Dalam praktikum ini di dapat nilai Cv (gram/cm3), Cv
merupakan pengukuran kemampuan filter dalam menyaring
massa slurry persatuan volume. Nilai Cv yang didapat yaitu
-0.0158 gram/cm3 dan Ve sebesar -16.393,39. Selain itu
dalam praktikum kali ini juga didapt volume optimum
sebesar 7.294,5 dan waktu optimum sebesar 37,7 sekon.
Hasil yang didapat kurang tepat karena waktu dan
volume tidak mungkin minus hal ini terjadi karena factor
yang sama dengan turunnya trend line yaitu kesalahan dalam
mengatur tekanan. Tuas pemutar tekanan yang kurang
diamati dan diperhatikan oleh praktikan sehingga
menyebabkan tekanan berubah ubah dan tidak konstan.

4. SIMPULAN
Semakin lama waktu filtrasi, maka kecepatan filtrasi
akan semakin menurun karena adanya cake yang semakin
tebal sehingga menutup pori-pori filter cloth dan
menghambat laju aliran.

REFERENSI
[1] Geancoplis, J.C.1983.Transport Proses and Unit
Operation 2nd ed. Allyn and Bacon Inc, Massachussett.
PraktikumOperasi Teknik Kimia, 16 oktober 2017, Jurusan Teknik Kimia UniversitasNegeri Semarang

Lampiran

Gambar 1. Grafikperbandingandt/dVdan V
0.060

0.050 y = -7E-07x + 0.0159


R = 0.0326
0.040

0.030 Series1
Linear (Series1)
0.020

0.010

0.000
0 2000 4000 6000 8000

Analisis Perhitungan
- Volume Total filtrasi = 7400 ml

- Persamaan linier dari grafik

= +
= 7 07 + 0.015

Slope (a) = -7E-07


Intercept (b) = 0.015

- Luas dalam frame,


= 16.5 16.7
= 275.55 cm
2 = 75625 cm4

- Tekanan 0,5 bar

- Waktu bongkar pasang (tp) = 67.00 detik

1. Menentukan konstanta filtrasi (Cv) dengan menggunakan slope (a) dari persamaan hubungan antara volume filtrat
dengan kecepatan filtrasi

= 2 ()
= 2 (7 07) 75625 0.5
= 0.0158

2. Menentukan volume ekivalen (Ve) dengan menggunakan intercept (b)dari persamaan hubungan antara volume filtrat
dengan kecepatan filtrasi

()
=
2

0.015 75625 0.5


=
2 (0.05315)

= 16393,39

3. Dari perhitungandiatas, makadapatdicari volume optimum (V opt) danwaktu optimum (tsopt),


PraktikumOperasi Teknik Kimia, 16 oktober 2017, Jurusan Teknik Kimia UniversitasNegeri Semarang

Mencarinilai (2k+1),

(2 ())
2 + 1 =

67.00 (75625 0.5)
=
7400 0.0158

= 3.025

4. Menentukan volume optimum (Vopt)

2 ()
=
(1+2)


75625 0.5 67.00
=
0.0158 (3.025)

= 7294,5

5. Menentukan Waktu Optimum (topt)



= ( 2 + ( ) + 2( + + ( )) + )
2 ()

0.0158
= (7400 + (7294,5 (7294.5 16393.39)) + 2(7294,5 + 7400 + ((16393.39) 7400)) + 67.00)
75625 0.5

= 37.7