Anda di halaman 1dari 10

NAMA : ADELLA ELYSA PUTRI

NIM : 14 643 005

BANGUNAN PELENGKAP JALAN


(RAMBU SEMENTARA JALAN)

1. Pengertian Rambu

Rambu lalu lintas secara umum dapat diartikan sebagai bagian dari perlengkpaan

jalan yang memuat lambing, huruf, angka, kalimat dan/atau perpaduan di antaranya yang

digunakan untuk memberikan peringatan, larangan, perintah dan petunjuk bagi pemakai

jalan. Sedangkan rambu lalu lintas sementara adalah rambu yang sifatnya sementara dan

dapat dipindah-pindah sesuai dengan kebutuhan.

Rambu sementara digunakan untuk memberikan informasi adanya jalan rusak,

pekerjaan jalan, adanya proyek pembangunan, perubahan lalu lintas secara tiba-tiba atau

situasional, tidak berfungsinya alat pemberi isyarat lalu lintas, kecelakaan lalu lintas,

kegiatan keagamaan dan lain sebagainya. Rambu lalu lintas sementara dapat berupa

peringatan, rambu larangan, rambu perintah dan rambu petunjuk yang dibuat dalam

bentuk konstruksi yang dapat dipindahkan dan dipasang dalam jangka waktu yang

terbatas sesuai dengan keadaan atau kegiatan tertentu.

2. Jenis-jenis Perambuan Sementara

Rambu-rambu sementara tersebut memiliki beberapa jenis yang telah diatur

didalam SNI Pd T-12-2003 perambuan sementara yakni sebagai berikut :

a. Rambu peringatan, digunakan untuk memberi peringatan kemungkinan ada

bahaya atau tempat berbahaya pada bagian jalan di depannya


b. Rambu larangan, digunakan untuk menyatakan perbuatan yang dilarang

dilakukan oleh pemakai jalan

c. Rambu perintah, digunakan untuk menyatakan perintah yang wajib dilakukan

oleh pemakai jalan

d. Rambu petunjuk, digunakan untuk menyatakan petunjuk mengenai jurusan,

jalan situasi, kota, tempat, pengaturan dan lain-lain.

Berikut adalah jenis-jenis rambu yang biasa digunakan di jalan :

a. Rambu peringatan yang menunjukan akan adanya pekerjaan jalan,

penyempitan jumlah lajur

b. Rambu perintah akan adanya lajur yang harus diikuti, pengurangan kecepatan

dan batas kecepatan


c. Rambu peringatan hati-hati

3. Aturan Perambuan Sementara

Perambuan sementara jalan diatur dalam pedoman SNI Pd T-12-2003. Pesan

rambu sementara haruslah dibuat sebagai berikut :

a. Mudah dilihat

b. Adanya kebutuhan

c. Menarik perhatian

d. Mempunyai arti yang jelas dan sederhana

e. Dipatuhi oleh setiap pemakai jalan

f. Menyediakan cukup waktu untuk ditanggapi secara benar

g. Memenuhi keselamatan, kelancaran, efisien dan nyaman

Selain itu perambuan sementara haruslah memenuhi kaidah SNI sebagai berikut :

a. Mudah dipasang

b. Mudah dipindahkan
c. Mudah diangkut

d. Tidak mudah rusak

e. Memenuhi kestabilan konstruksi

f. Tidak membahayakan pengguna jalan

4. Dimensi Perambuan Sementara

Ketentuan ukuran rambu yang dipasang disesuaikan dengan kecepatan rata-rata

operasional kendaraan, ketentuan ukuran rambu tersebut tercantum pada tabel 1.


Tinggi posisi rambu dari sisi bagian bawah sampai permukaan perkerasan jalan

(t), didasarkan atas kecepatan operasional kendaraan

Gambar 2 Tinggi Posisi Rambu

5. Penempatan Perambuan Sementara

Perambuan sementara diperuntukan bagi pengaturan lalu lintas selama ada

kegiatan pekerjaan jalan, yang secara umum bentuk layout pengaturan lalu lintas dan

bagian-bagian daerah adalah sebagai berikut :


Gambar 3 Layout Perambuan Sementara

Sesuai dengan peraturan Pd T-12-2003 penempatan rambu perlu

mempertimbangkan hal-hal berikut :

a. Kecepatan operasional kendaraan

b. Kondisi geometrik jalan

c. Lingkungan sisi jalan

d. Jarak pandang operasional pengemudi

e. Maneuver kendaraan

f. Efisiensi jumlah rambu (jumlah berlebihan akan cendrung mengurangi daya

guna dari rambu)


Rambu sementara dipasang pada trotoar atau bahu minimal jarak d = 0,60 Meter

dari tepi perkerasan jalan, (gambar 4 dan 5) dan jika dipasang pada pemisah arah minimal

jarak d = 0,30 Meter (gambar 6)


6. Contoh Perambuan Sementara

Gambar 7 Rambu Peringatan Gambar 8 Rambu Perintah


Gambar 9 Peringatan Di Jalan Gambar 10 Rambu Perintah

7. Spesifikasi Bahan Perambuan Sementara

a. Bahan perambuan sementara : plat aluminium 2mm, ACP (Aluminium Composite

Panel) 3 mm

b. Jenis sticker : Reflective sheeting 3M EGP (Engineering Grade Prismatic), HIP

(High Instensity Grade Prismatic), Commercial Grade dan lainya

c. Belakang rambu dicat hitam atau tidak dicat (warna plat)

8. Manfaat Perambuan Sementara

Perambuan sementara sangatlah penting digunakan pada saat-saat tertentu yang

sifatnya tidak permanen. Penggunaan perambuan sementara pada JL.Cipto

Mangunkusumo dikarenakan adanya pekerjaan pembangunan jembatan pada daerah


tersebut, sehingga jalan yang ada terganggu oleh adanya kegiatan pembangunan. Untuk

mencegah agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan akibat jalan yang terganggu

maka rambu sementara sangatlah penting untuk dipasang. Selain itu penggunaan rambu

ini sangat penting dipasang agar pengendara dapat berhati-hati dan selalu waspada saat

melintas di jalan yang sedang terganggu.