Anda di halaman 1dari 2

1.

Pemberian ASI eksklusif

Pemberian ASI eksklusif pada penelitian ini diukur menggunakan

kuesioner yang dibuat oleh peneliti untuk mengetahui pemberian ASI secara

eksklusif atau tidak dengan menggunakan skala Guttman. Pada skala Guttman

akan didapatkan jawaban tegas, yaitu ya-tidak, benar-salah, pernah-tidak

pernah, positif - negatif dan lain-lain. Data yang diperoleh akan berupa data

interval atau rasio dikotomi (dua alternatif) (Sugiyono, 2012). Apabila skor benar

nilainya 1 dan apabila salah 0 (Hidayat, 2009).

a) Jika dari seluruh pertanyaan (positif) pemberian ASI eksklusif ibu menjawab

ya maka dinyatakan ibu memberikan ASI secara eksklusif dan jika ada salah

satu pertanyaan (positif) ibu menjawab tidak maka dinyatakan ibu tidak

memberikan ASI secara eksklusif.

2. Analisa Bivariat

Analisa bivariat merupakan analisis yang dilakukan terhadap dua

variabel yang diduga berhubungan atau korelasi (Notoatmodjo, 2010).

Analisa bivariat yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui hubungan antara

pengetahun ibu dengan pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Cipeundeuy.

Dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan uji Chi Square yaitu :

Rumus Chi Square Test (Hidayat, 2009) :

(0 )2
2 =

Keterangan :

X2 = nilai Chi Square

f0 = frekuaensi yang diobservasi (frekuensi empiris)

fe = frekuaensi yang diharapkan (frekuensi teoritis)

Dimana :

( ) ( )
=

Keterangan :

fe = frekuensi yang diharapkan

fk = jumlah frekuensi pada kolom

fb = jumlah frekuensi pada baris

T = jumlah keseluruhan baris atau kolom

Hasil akhir uji statistik adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan

antara pengetahuan ibu dengan pemberian ASI eksklusif di Puskesmas

Cipeundeuy kabupaten Subang. Digunakan tingkat kepercayaan 95%,

ketentuan pengujian dengan Chi Square adalah jika p value < alpha (0,05)

maka ada hubungan yang signifikan, tetapi bila p value > alpha (0,05) maka

tidak ada hubungan yang signifikan (Hidayat, 2009).