Anda di halaman 1dari 100

Tugas: Individu

TUGAS PENGGANTI KEHADIRAN MATA KULIAH GEOGRAFI

POLITIK

MATERI GEOGRAFI POLITIK

OLEH:

REZKI AMALIAH

1515140012

GEOGRAFI

Tugas Geografi Politik | 1


JURUSAN GEOGRAFI

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

2017

Buku tentang Geografi Politik masih sangat jarang di kalangan

Perguruan Tinggi. Sejak Aburrachmat menulis Pengantar Geografi Politik

tahun 1982 perlu waktu 10 tahun N.Daldjoeni menulis Dasar-dasar

Geografi Politik tahun 1991 sampai Sri Hayati mengarang Geografi Politik

tahun 2007, artinya perlu 16 tahun. Hal itu kemungkinan ilmu Geografi

Politik kurang mendapat perhatian semua pihak terutama pemerintah,

padahal Geografi Politik dapat menjadi alat pembentukan karakter bangsa.

Geografi Politik memberi kesadaran bagaimana kondisi sumber daya alam

dan sumber daya manusia Indonesia dapat menjadi modal membangun

bangsa Indonesia menjadi bangsa maju dan besar. Perubahan-perubahan

politik di Indonesia, mulai dari zaman orde lama, orde baru hingga orde

reformasi secara nyata meminggirkan ilmu geografi dari ilmu kebanggaan

dan andalan menjadi ilmu yang kurang mendapat porsi pada kurikulum

Tugas Geografi Politik | 2


pendidikan formal ( dari SD sampai Perguruan Tinggi). Bahkan di jenjang

pendidikan SMP ilmu geografi lenyap tergantikan ilmu pengetahuan sosial.

Itulah akibat kebijaksanaan politik pendidikan maka ilmu Geografi tinggal

kenangan, apalagi Geografi Politik hanya menjadi mata kuliah pilihan di

Universitas ex IKIP.

Pada zaman orde baru Pemerintah selalu menyusun Garis-garis Besar

Haluan Negara untuk panduan pembangunan jangka panjang 25 tahun dan

Pembangunan Lima Tahun untuk pembangunan jangka menengah. Dalam

dokumen yang dihasilkan MPR (Majelis Permusyarakat an Rakyat) selalu

dicantumkan salah satu modal dasar pembangunan adalah kondisi geografi

Indonesia. Hal itu mendasari kebijaksanaan politik pendidikan nasional

untuk memberi porsi cukup besar kepada ilmu geografi dalam kurikulum

sejak SMP hingga Perguruan Tinggi. Seluruh generasi muda diharapkan

mempunyai cukup bekal tentang kondisi geografi Indonesia (tentu saja

hanya diajarkan oleh guru geografi). Pemahaman tentang kondisi geografi

memudahkan bangsa Indonesia menyusun rencana pembangunan secara

bertahap dan tepat menuju ke masyarakat yang sejahtera dengan kekuatan

sendiri. Sejak orde reformasi , dengan politik desentralisasi, maka geografi

secara perlahan tergeser oleh antropologi dan sosiologi. Pembangunan

tidak lagi terpusat tapi diserahkan kepada daerah propinsi dan

kabupaten/kota. Dengan demikian maka tidak ada panduan arah

pembangunan nasional, artinya daerah mempunyai kebijaksanaan sendiri-

Tugas Geografi Politik | 3


sendiri. Sejak itu pembangunan tidak lagi berdasarkan modal dasar

geografi, tetapi lebih pada modal politik. Jumlah kabupaten /kota yang

mencapai 492 dan propinsi sebanyak 33 disibukkan dengan pemilihan

kepala daerah. Gejala banyaknya pemilihan kepala daerah memberi

kesempatan Geografi Politik dapat berperanan lebih besar. Salah satu

pokok bahasan Geografi Politik adalah Pemilihan Umum (Pemilu),

termasuk di dalamnya tentang pemilihan kepala daerah. Geografi Politik

dapat memberikan kajiannya sehingga calon kepala daerah dapat

menggunakan untuk menyusun issue-isue yang cocok dengan daerahnya

dan tentu saja isu isu yang cocok dengan aspirasi masyarakat pemilih.

Secara aplikatif Geografi Politik berguna bagi aktor-aktor politik.

Informasi yang dikumpulkan tentang sumber daya alam dan sumber daya

manusia suatu daerah pada saat ini dapat digunakan sebagai masukan dalam

menyusun program pembangunan. Kondisi seperti apa dimasa depan,

misalnya lestarinya sumber daya alam dan meningkatnya derajat hidup

masyarakat dapat direncanakan secara baik dengan informasi yang tepat

dan akurat, baik kuantitas , kualitas dan sifat sumber daya tersebut.

Geografi Politik ingin mengajak pembacanya , terutama mahasiswa

peserta kuliah Geografi Politik untuk menggunakan ilmu ini bagi

kesejahteraan dirinya, masyarakat sekitar dan bangsa Indonesia secara

keseluruhan. Diktat ini akan menjelaskan tentang Geografi dan Politik

secara terpisah , kemudian gabungan keduanya sebagai Geografi Politik.

Tugas Geografi Politik | 4


Salah satu keunggulan ilmu Geografi adalah pendekatannya (spasial,

ekologi dan region) dapat dimanfaatkan dan diterapkan dalam ilmu-ilmu

lain sehingga nuansa keruangan dari ilmu itu menjadi jelas dan berdaya

guna tinggi. Khususnya penerapan dalam ilmu politik yang menghasilkan

berbagai teori Geografi Politik. Kesadaran ruang yang ditimbulkan

Geografi Politik bagi pemimpin-pemimpin politik dapat mempengaruhi

keputusan politik . Keputusan politik seorang pemimpin dapat berdampak

luar biasa dalam kehidupan Negara dan bahkan dunia. Diktator Hitler

berani menyerang tetangga-tetangganya dan tega membunuh bangsa

Yahudi karena bisikan ahli Geografi Politik yang menjadi penasihat

politiknya, yaitu Haushoffer . Maka malapetaka Perang Dunia II 1939-1945

terjadi, salah satunya akibat tindakan Hitler. Sejak itu Geografi Politik

dijauhi para pakar karena lebih untuk membenarkan kebijaksanaan

ekspansif suatu Negara.

Sebagai bangsa besar, baik dari segi luas wilayah, kekayaan alam dan

jumlah penduduk seharusnya Indonesia menjadi Negara kaya , makmur dan

sejahtera. Padahal pada kenyataannya Indonesia terbelenggu hutang sebesar

1.600 triliun rupiah, mengimpor bahan makanan untuk rakyatnya : beras,

gandum, daging, kedelai, bahkan garam. Kenyataan yang menyedihkan.

Pertanyaannya mengapa nasib bangsa Indonesia jauh dari harapan

sebagaimana cita-cita pendiri bangsa. Jawabannya : keputusan politik

pemerintah sejak orde baru. Undang-undang Penanaman Modal Asing

Tugas Geografi Politik | 5


tahun 1967 membuka kesempatan orang asing untuk kembali menjajah

bangsa Indonesia melalui penguasaan ekonomi, peraturan-peraturan

(keputusan politik) yang menguntungkan mereka. Sejak itu Indonesia terus

menjalankan kebijaksanaan hutang luar negeri yang semakin membesar.

Konon pemerintah beralasan tanpa hutang Indonesia tidak dapat

membangun. Padahal uang hutang itu akhirnya dinikmati Negara pemberi

hutang. Negara kreditur (Amerika Serikat, Jepang, Inggris, Belanda,

Perancis,Jerman) mensyaratkan pembangunan proyek-proyek dari uang

hutang harus menggunakan tenaga kerja bangsa asing, Amerika Serikat

menggunakan tenaga dari Philipina, membeli material produksi mereka.

Tenaga Indonesia hanya sebagai pelengkap saja. Kalau ada yang

kualitasnya sama dengan buruh Philipina, gajinya jauh berbeda. Mereka

digaji Rp.500,-/jam sedangkan tenaga kerja Indonesia maksimal Rp.200,-

/jam. Belum lagi para pemimpin selalu mengambil bagian dari dana hutang

tadi atau kalau tidak para pemimpin minta pekerjaan borongan (catering).

Misalnya proyek PLTU seharga 100 juta dollar, 75%nya dinikmati Negara

kreditur dalam bentuk upah manajerial yang cukup tinggi, material yang

dikirim dari negaranya yang harganya sampai 3 x harga produk

local.Pemerintah cukup tenang karena hutang tersebut pembayarannya

setelah 30 tahun. Artinya biar anak cucu yang membayar hutang Negara.

Tetapi orang asing tetap orang asing, tujuan utama mereka adalah mencari

keuntungan sesuai dengan paham ekonomi kapitalis. Hutang yang hanya

Tugas Geografi Politik | 6


100 juta dollar, pada saat jatuh tempo dengan permainan super licik harga

dollar menjadi 6 x lipat. Saat hutang tahun 1967 kurs dollar sama dengan

Rp.2.500,- , ketika harus bayar tahun 1997 satu dollar dihargai Rp.15.000,-

Maka Indonesia dilanda krisis luar biasa yang disebut krisis moneter .

Hutang 100 juta dollar bayarnya 600 juta dollar. Krisis moneter ini mampu

menumbangkan Presiden Suharto dan melahirkan Orde Reformasi.

Masalahnya setelah pemerintahan berganti, hutang tetap bertambah

menumpuk menjadi beban seluruh bangsa sampai anak cucu yang tidak

tahu apa-apa harus ikut menanggung kesalahan politik para pemimpin.

Geografi Politik sebagai ilmu yang aplikatif ingin memberikan kontribusi

kepada bangsa ini agar tidak mengulangi kesalahan para pemimpinnya,

yang sama sekali tidak mempertimbangkan unsure-unsur Geografi .

Rekomendasi Ikatan Geograf Indonesia yang akan mengembangkan

keilmuan geografi secara lebih actual dan aplikatif untuk kepentingan

bangsa dan Negara dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia

(Sri Hayati dan Ahmad Yani 2007 : x). Dalam wacana IGI dikenal dengan

istilah geography for life (agar geografi dapat bermanfaat bagi kehidupan

ditengah ketertinggalan bangsa Indonesia dalam memahami sumber daya

wilayah di tanah airnya sendiri dari sudut pandang geografi. Dalam matriks

berfikir Geografi Politik diharapkan para politisi memiliki sudut pandang

yang berbeda dalam mengemban misi kepeduliannya untuk

mempertahankan bangsa dan negaranya

Tugas Geografi Politik | 7


Geografi Politik sebagai salah satu cabang ilmu geografi haruslah

meninggalkan watak ekspansifnya. Pengalaman zaman Haushoffer harus

ditinggalkan dan mulai menyumbangkan kajian-kajiannya untuk

kemaslahatan Negara dan rakyatnya. Geografi Politik diharapkan dapat

memberi pencerahan kepada mahasiswa sebagai kader-kader pemimpin

bangsa di masa depan. Mahasiswa hendaknya menyadari bahwa mereka

adalah ahli waris bangsa Indonesia. Kalau mahasiswa bekal ilmunya cukup

(termasuk memahami Geografi Politik), imannya kuat , jujur dan

berkepribadian baik pastilah Indonesia akan menyongsong masa depannya

yang gemilang.

Geopolitik dan geostrategi merupakan permasalahan yang sangat

penting pada dua abad terakhir ini. Permasalahan ini menjadi penting

karena manusia yang telah berbangsa membutuhkan wilayah sebagai

tempat tinggalnya yang kemudian di kenal dengan Negara. Dalam

perkembangannya pengertian Negara tidak saja di arikan sebagai wilayah,

tetapi di artikan lebih luas, yaitu sebagai intitusi. Prasarat Negara sebagai

initusi menurut Prof. DR. Sri Soemantri (Dikti, 2001 : 36) secara minimal

meliputi unsur wilayah, rakyat, dan pemerintah yang berkuasa. Unsur

rakyat suatu Negara di samping warga Negara juga meliputi bukan warga

Negara. Agar Negara mencapai tujuan nasioal aman dan sejahtera

(Pembukaan UUD45 Alinea IV) perlu pendidikan kewarganegaraan.

Pendidikan yang dimaksud agar warga Negara Indonesia tahu tentang hak

Tugas Geografi Politik | 8


dan kewajiban, serta mampu berdiri dan tetap menjaga jati dirinya di tengah

arus globalisasi.

Bertitik tolak dari amanat UU No. 20/2003 tentang sis

diknas,khususnya penjelasan pasal 37,tujuan pendidikan kewarganegaraan

untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang memiliki rasa

kebangsaan dan cinta tanah air. Secara terperinci visi dan misi bahan ajar

adalah agar peserta didik mampu :

1. Menjalaskan landasan histories perkembangan pengetahuan tentang

geopolitik yang kini menjadi salah satu unsur dalam konsep

perencanaan pembangunan bangsa dan Negara.agar tecapai tujuan

banga,

2. Menjelaskan konsepsi cara pandang wawasan nasional bangsa

Indonesia yang didasari filsafat pancasilayang pada hakekatnya

merupakan konsepsi geopolitik Indonesia,

3. Menguasai dan memahamiberbagai masalah dasar kehidupan

masyarakat, bangsa, dan Negara Indonesia dengan menerapkan

pandangan babngsa Indonesia tentang diri meliputi:

sejarah,filsafat,kebhekaan etnik, budaya,agama,dan lingkungan

geografiyang berbentuk Negara kepulauan yang berada diposisi silang

antara dua benua dan dua lautan: serta

4. Mengaplasikan cara pandang bangsa Indonesia dalam pembinaan dan

pengendalian hidup bangsa di NKRI.

Tugas Geografi Politik | 9


PENGERTIAN GEOGRAFI

Geografi Politik merupakan gabungan kata Geografi dan Politik, oleh

karena itu perlu dijelaskan pengertian Geografi dan pengertian Politik.

Dalam bab ini akan diuraikan tentang pengertian Geografi yaitu mengenai

konsep-konsep geografi, pendekatan geografi dan kajian geografi.

A.Konsep-konsep Geografi

Konsep merupakan pemahaman dari hasil kesimpulan atau hasil

pengamatan yang diperoleh dari sekumpulan data, yang mempunyai

kesaman ciri-ciri . Konsep pada dasarnya merupakan identitas atau tanda

pengenal dari karakteristrik suatu fakta.

Dalam dunia pendidikan konsep dibedakan menjadi konsep dasar

dan konsep esensial Konsep dasar merupakan hal penting yang

menggambarkan sosok suatu ilmu, Konsep dasar sering pula disebut konsep

utama yang menggambarkan hakekat ilmu. Sedangkan konsep esensial

merupakan konsep-konsep penting yang perlu diketahui dan dikuasai

peserta didik sesuai dengan tingkat kemampuan dan kebutuhan disetiap

jenjang pendidikan .

Tugas Geografi Politik | 10


1. Konsep dasar geografi.

Menurut Daldjoeni konsep dasar geografi adalah konsep-konsep asasi yang

terdiri dari ;

a.Penghargaan budayati terhadap bumi.

Lingkungan alam sebenarnya merupakan kombinasi antara unsur alam

yang menuntut penyesuaian dari manusia, buktinya manusia yang berlainan

periode waktu hidupnya berbeda-beda pula dalam menafsirkan

lingkungannya. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi telah mengubah

pandangan manusia terhadap alam sebagai sumber daya. Pemanfaatan

sumber daya oleh manusia tergantung pada tingkat ilmu pengetahuan dan

teknologi manusianya

b. Konsep regional .

Suatu region dipandang sebagai suatu wilayah yang memiliki homogenitas

dalam bentuk lahannya, corak kehidupan manusia dan sebagainya. Dalam

politik dikenal wilayah partai tertentu bila dalam pemilu mayoritas suara

diperoleh partai itu. Misalnya sejak pemilu tahun 1955 Propinsi Jawa

Tengah menjadi basis partai-partai nasionalis, sedangkan Propinsi

Kalimantan Selatan basisnya partai agama. Pada masa kini Partai Golkar

berakar kuat di luar Jawa, sedangkan di Pulau Jawa terdesak oleh Partai

Demokrat dan PKS

c.Konsep pertalian wilayah,

Tugas Geografi Politik | 11


Interelasi antar unsur alam di suatu wilayah menghasilkan suatu

kenampakan yang memberi ciri khusus wilayah yang bersangkutan.

Misalnya lereng gunung berapi merupakan wilayah subur karena

kandungan material dari tubuh gunung yang dikeluarkan ketika terjadi

erupsi. Wilayah subur akan menjadi rebutan kekuatan-kekuatan politik

karena kaya sumber daya alam.

d. Interaksi keruangan.

Perbedaan wilayah akan mendorong proses interaksi yang dapat berupa

pertukaran barang, jasa, budaya manusia, hal ini akan mendorong terjadinya

kerjasama antar wilayah.

e. Lokalisasi.

Lokalisasi berarti pemusatan kegiatan pada wilayah yang terbatas.

Pemusatan ini dapat meningkatkan fungsi suatu wilayah contoh; kota

Yogyakarta yang berfungsi sebagai kota budaya ,sekaligus kota pelajar,

atau kota pendidikan . Pulau Bali secara ideologis menjadi basisnya Partai

Demokrasi Indonesia Perjuangan karena ada ikatan emosional antara

pimpinan Partai yang keturunan Soekarno (Proklamator Indonesia), perlu

diketahui Soekarno mempunyai garis keturunan dari seorang ibu asli Pulau

Bali.

f.Skala luas,skala sempit.

Arti skala studi geografi dapat bersifat mikroskopis (meliput wilayah yang

sempit) dapat pula bersifat makroskopis (mencakup wilayah yang luas).

Tugas Geografi Politik | 12


g. Konsep perubahan.

Kajian geografis disuatu tempat atau wilayah berlaku untuk periode waktu

tertentu. Kondisi yang ada pada suatu periode tertentu merupakan hasil dari

suatu proses yang berjalan lama melalui berbagai perubahan. Geografi

selalu memperhatikan berbagai perubahan yang terjadi sejalan dengan

berjalannya waktu. Demikian pula kehidupan politik di suatu Negara

mengalami perubahan seiring dengan dinamika politik di Negara itu.

Contohnya Indonesia, awalnya menganut paham demokrasi liberal sejak

Pemilu 1955 sampai munculnya Dekrit Presiden 1959 yang melahirkan

Demokrasi Terpimpin hingga 1968. Kurun waktu 1959 1968 disebut

periode Orde Lama. Kemudian sejak Pemilu 1971 Indonesia memasuki

periode Demokrasi Pancasila, dengan label Orde baru hingga 1998. Ketika

itu jumlah partai dibatasi hanya 3 (Partai Persatuan Pembangunan, Partai

Demokrasi Indonesia dan Golkar). Golkar selalu mendominasi kemenangan

karena dukungan kuat dari PNS dan ABRI. Tahun 1998 muncul gerakan

reformasi yang berhasil merubah tatanan politik Indonesia, dengan

diizinkannya partai-partai baru sebagai peserta Pemilu tahun 1999 (48

partai), Pemilu 2004 ( 24 partai) dan Pemilu 2009 (36 Partai dan 6 partai

local di Aceh). Pada hakekatnya pemilu melahirkan demokrasi liberal

dengan pemerintahan presidensiil.

Tugas Geografi Politik | 13


Seperti Daljoeni yang mengemukakan konsep asasi dalam studi geografi

maka Roger Minshull menyebutkan konsep-konsep utama dalam geografi

sebagai berikut;

a.Persebaran gejala dipermukaan bumi.

b.Hubungan dengan gejala lain ditempat yang bersangkutan.

c. Hubungannya dengan gejala ditempat yang lain.

d.Efek gejala terhadap gejala lain.

e.Bervariasinya gejala diberbagai tempat.

f.Persebaran gejala yang tidak merata

g.Pembauran gejala keruangan .

f.Gerakan gejala yang bersifat timbal balik.

2. Konsep-konsep Esensial dalam Geografi .

Untuk kepentingan pengajaran geografi di sekolah, Seminar dan

Lokakarya ahli geografi yang diselenggarakan di Semarang pada tahun

1989 mengusulkan konsep-konsep yang perlu diajarkan pada para siswa

dari tingkat Sekolah Dasar sampai Sekolah Lanjutan Atas sebagai berikut ;

a. Konsep lokasi

Konsep lokasi atau letak merupakan konsep utama yang sejak awal

perkembangan geografi telah menjadi ciri khusus ilmu geografi. Lokasi

dipelajari arti dan pemakaiannya sejak ditingkat sekolah dasar sampai

dengan tingkat perguruan tinggi sehingga muncul teori-teori lokasi.

Pembicaraan unsur unsur letak sangat penting dalam geografi terutama

Tugas Geografi Politik | 14


berkaitan dengan telaah regional atau kajian wilayah secara garis besar

telah dapat dibedakan menjadi;

a.1 Letak fisiografis meliputi ;

a).letak astronomis.

b).letak klimotologis

c).letak maritim.

d).letak kontinental.

e).letak geomorfologis

Letak fisiografis adalah letak suatu tempat terhadap alam, artinya letak

suatu tempat terhadap tempat-tempat dengan type-type tertentu.

a)Letak astronomis menunjuk letak berdasarkan garis lintang dan garis

bujur (misalnya Indone sia terletak diantara 95 Bujur Timur 141 Bujur

Timur dan 6 Lintang Utara 11 Lintang Selatan.

b)Letak klimatologis berdasarkan type iklim tertentu ( misalnya Indonesia

terletak di type iklim tropis dengan ciri curah hujan tinggi, panas sepanjang

tahun dan mempunyai 2 musim yaitu musim penghujan dan musim

kemarau).

c) letak maritim adalah letak terhadap lautan ( Indonesia berbatasan dengan

Lautan Hindia di Selatan dan Barat serta Lautan Pasifik di Timur dan

Utara).

d)Letak continental berdasarkan letaknya terhadap benua (Indonesia

terletak diantara benua Asia dan benua Australia ).

Tugas Geografi Politik | 15


e)Letak geomorfologis berdasarkan letaknya terhadap gejala gejala alam

(misalnya Indonesia terletak di daerah tumbukan lempeng Eurasia dengan

lempeng Samudera Hindia).

a.2. Letak sosiogeografis meliputi ;

a)letak sosial. b).letak ekonomis. c).letak politis. d).letak

kultural

Letak sosiografis berdasarkan pada kondisi kegiatan manusia di

berbagai bidang. a) Letak social berdasarkan pada kondisi social

suatu wilayah (misalnya Indonesia terletak di antara Negara yang tingkat

kesehatan dan pendidikannya belum maju).

b).Letak ekonomis berdasarkan pada kondisi ekonomi suatu wilayah (

Indonesia terletak di Negara-negara dengan pendapatan menengah)

c)Letak Politis berdasarkan pada kondisi politik suatu wilayah (Indonesia

terletak diantara Negara-negara demokratis)

d).Letak kultural berdasarkan pada kondisi budaya suatu wilayah (

Indonesia terletak diantara Negara-negara tradisional dan Negara maju)

Secara umum letak suatu tempat dapat memiliki arti strategis. Lokasi

yang berkaitan dengan kondisi sekitarnya dapat memberi arti

menguntungkan dapat pula merugikan. Lokasi ditepi jalan raya menja dikan

harga tanah sangat mahal tetapi kurang disenangi untuk digunakan sebagai

tempat tinggal karena kebisingan dan polusi asap kendaraan.

b. Konsep jarak .

Tugas Geografi Politik | 16


Jarak mempunyai arti penting bagi kehidupan sosial ekonomi dan

pertahanan. Jarak dapat merupakan faktor pembatas yang bersifat alami

walaupun jarak dapat juga bersifat artifisial sejalan dengan kemajuan

kehidupan dan tehnologi. Jarak meliputi dua hal yaitu jarak absolut dan

jarak relatif . Jarak absolut adalah jarak dua tempat yang diukur

berdasarkan garis lurus diudara yang mudah diukur pada peta dengan

memperhatikan skala peta. Jarak dapat pula dinyatakan pada jarak tem puh

baik yang berkaitan dengan waktu perjalanan yang diperlukan maupun

satuan biaya angkutan. Sejalan dengan kemajuan tehnologi ,jarak tempuh

maupun biaya angkutan dua tempat yang berjauhan berubah dari waktu

kewaktu. Jarak yang semula hanya dapat ditem puh selama berhari hari

dengan berjalan kaki berubah dapat ditem puh dalam waktu beberapa jam

saja bahkan beberapa menit. Jarak sebagai pemisah antara dua tempat juga

berubah sejalan dengan kemajuan saranan transportasi dan komunikasi

itulah sebabnya orang mengatakan bahwa dunia semakin kecil dan jarak

semakin dekat dengan komunikasi mutahir orang dapat berhubungan

melihat suatu peristiwa yang terjadi disuatu tempat bahkan di Benua lain

dalam waktu sesaat.

Dalam kaitannya dengan perekonomian jarak tetap dalam kaitanya

dengan perekono mian. Jarak merupakan faktor pembatas sehingga

dirumuskan teori-teori yang berkait an dengan jarak misalnya jarak angkut,

nilai sewa tanah, zonifikasi tataguna lahan dan sebagainya. Jarak akan

Tugas Geografi Politik | 17


sangat berpengaruh terhadap harga tanahatau nilai sewa tanah. Bandingkan

harga tanah atau sewa lahan untuk tempat yang berdekatan jalan raya

dengan yang jauh dari jalan raya.

c. Konsep keterjangkauan

Keterjangkauan terkait dengan kondisi medan atau ada tidaknya sarana

angkutan atau komunikasi yang dapat dipakai. Suatu tempat dapat

dikatakan terisolasi kalau tempat tersebut sulit untuk dijangkau , baik

dengan sarana transportasi ataupun dengan sarana komunikasi dari tempat

yang lain. Rintangan medan yang berupa pegu nungan yang tinggi,hutan

yang lebat atau rawa-rawa merupakan contoh penyebab suatu tempat sulit

dijangkau .Faktor sosial yang berupa bahasa, adat istiadat, sikap yang

berbeda juga dapat menjadi faktor penyebab sulitnya keterjangkauan suatu

tempat.

Keterjangkauan dapat berubah dengan adanya kemajuan perekonomian

dan tehnologi. Sebaliknya tempat-tempat dengan keterjangkauan rendah

akan sulit untuk mencapai kemajuan dan mengembangkan

perekonomiannya Contoh ;Pulau Jawa lebih padat dan lebih maju

dibanding dengan kawasan di Pulau Kalimantan yang di kelilingi rawa-

rawa serta hutan yang lebat .Wilayah di Pulau Papua relatif paling

tertinggal dibanding kawasan Indonesia lainya karena relatif yang sangat

kasar dan banyak suku yang hidupnya terisolasi.

d.Konsep pola.

Tugas Geografi Politik | 18


Pola berkaitan dengan susunan bentuk atau persebaran fenomena di

permukanan bumi baik fenomena alam maupun fenomena sosial budaya.

Geografi mempelajari pola dan bentuk persebaran fenomena, artinya

memahami serta berusaha untuk memanfaatkanya. Apabila memungkinkan

juga mengintervensi atau memodifikasi pola yang ada untuk mendapatkan

manfaat yang lebih besar. Contoh; orang berladang dan menggembala

ternak di daerah yang hutannya kurang dan bersawah, di daerah datar dan

cukup air. Dalam aktivitas politik dikenal pola pemilu lima tahunan, yaitu

penyelenggaraan pergantian pimpinan Negara secara demokratis melalui

proses yang disebut pemilihan umum.

e. Konsep morfologi.

Morfologi menggambarkan perwujudan daratan dimuka bumi yang

merupakan hasil proses pengang katan atau penurunan wilayah melalui

proses geologi yang lazimnya disertai dengan erosi dan sedimentasi. Oleh

karena itu lalu terbentuk pulau-pulau, daratan yang luas , pegunungan ,

lembah,dan dataran aluvialnya .Morfologi juga menyangkut bentuk lahan

yang terkait dengan erosi ,pengendapan, penggunaan lahan, ketebalan

tanah, ketersediaan air serta jenis vegetasi yang dominan. Bentuk dataran

atau plato dengan kemiringan tidak begitu curam merupakan wilayah yang

mudah untuk digunakan sebagai daerah pemukiman dan usaha

perekonomiannya. Bila diperhatikan peta penyebaran penduduk di Asia

ternyata di daerah yang paling padat penduduknya adalah di lembah sungai

Tugas Geografi Politik | 19


besar dengan tanah yang subur. Sedang daerah pegunungan tinggi atau

lereng yang terjal dan mempunyai keterjangkauan yang terbatas umumnya

merupakan daerah yang jarang penduduknya atau bahkan tidak dihuni

manusia .

f. Konsep aglomerasi.

Aglomerasi merupakan kecenderungan persebaran gejala yang bersifat

mengelompok pada suatu wilayah sempit yang paling menguntungkan baik

mengenai keseragaman gejala maupun adanya faktor-faktor umum yang

menguntungkan. Dalam masyarakat perkotaan mereka cenderung

mengelompok pada hal yang sejenis (homogen) sehingga timbul

pengelompokan permukiman sepertidaerah elit,daerah permukiman

pedagang , daerah kumuh (slums) . Sedang didae rah perdesaan semakin

subur tanahnya dan semakin luas datar annya semakin besar pula jumlah

penduduknya sehingga desa semakin besar.Demikian pula sebaliknya pola

aglomerasi penduduk dibedakan menjadi tiga yaitu pola menge

lompok,pola tersebar secara acak atau tidak teratur dan pola tersebar teratur.

g Konsep nilai kegunaan .

Nilai kegunaan suatu fenomena atau berbagai sumber yang tersedia

dipermukaan bumi bersifat relatif tidak sama bagi semua orang. Daerah

berpantai landai dengan perairan yang jernih belum tentu memiliki nilai

kegunaan yang berarti bagi penduduk setempat bila kehidupan mereka

berorientasi pada pemanfaatan sumber-sumber di daratan. Sebaliknya bagi

Tugas Geografi Politik | 20


orang kota yang hidup berkecukupan, setiap hari selalu sibuk, tinggal

didaerah yang sangat padat ,maka daerah pantai yang seperti itu memiliki

nilai kegunaan yang tinggi sebagai daerah rekreasi

Demikian pula daerah dataran banjir (alluvial plain) yang bagi

sementara orang di pandang sebagai daerah rawan dan dianggap kurang

bermanfaat tetapi bagi masyarakat yang sudah turun temurun ber tempat

tinggal didaerah seperti itu merupakan daerah yang menyenangkan untuk

tempat tinggal walau pun harus disertai dengan berbagai pengetahuan

kerawanan banjir dan pemanfaatan daerah setempat.

Dalam kaitannya dengan politik maka konsep nilai kegunaan menunjukkan

bahwa politik banyak gunanya untuk dipelajari. Ilmu Geografi menjadi

korban politik pendidikan ketika dalam kurikulum kedudukan mata

pelajaran semakin tersingkir atau berkurang jam mengajarnya, bahkan di

jenjang SMP hilang karena dianggap tidak penting. Hal itu dapat terjadi

karena pengambil keputusan di tingkat Kementerian tidak memahami

betapa pentingnya Geografi untuk pembentukan karakter bangsa.

Bagaimana kita dapat mencintai Bangsa Indonesia kalau kita tidak

mengetahui kondisi geografi Negara Indonesia. Oleh karena itu Geografi

Politik akan memberikan penyadaran betapa pentingnya pemahaman

geografi bagi suatu bangsa.

h. Konsep interaksi.

Tugas Geografi Politik | 21


Proses interaksi terjadi karena adanya perbedaan kewilayahan. Interaksi

merupakan peristiwa saling mempengaruhi daya-daya, obyek atau tempat

satu sama lain. Setiap wilayah memiliki atau mengem bangkan potensi

sumber daya dan kebutuhan yang tidak selalu sama dengan apa yang ada

diwilayah lain ,oleh karena itu selalu terjadi interaksi atau bahkan

interdependensi antara satu tempat atau wilayah de ngan tempat atau

wilayah lain. Misalnya ; daerah perdesaan menghasilkan pangan dan

produk-produk lain yang dibutuhkan penduduk perkotaan, sebalik nya

perkotaan menghasilkan berbagai barang industri jasa dan informasi yang

dibutuhkan penduduk perdesaan.dengan demikian terjadilah proses

interaksi atau bahkan interdependensi antara desa dengan kota berupa

pengangkutan produk pertanian dari desa ke kota sebaliknya kota

menyediakan transportasi pengiriman produk industri atau barang-barang

jadi kedesa .Demikian pula dengan adanya perbedaan antara kondisi di

daerah perdesaan dan kondisi di perkotaan yang mengakibatkan terjadinya

interaksi desa kota berupa gejala urbanisasi.

Kondisi perdesaan yang ditandai dengan adanya berbagai keterbatasan

seperti, keterbatasan lahan pertanian , lapangan kerja, fasilitas pendidikan

dan hiburan Kemiskinan merupakan faktor-faktor yang mendorong

terjadinya perpindahan penduduk dari desa kekota sementara itu kota

mempunyai kondisi yang berbeda dengan desa. Misalnya dalam hal

kesempatan kerja, ketersediaan sarana pendidikan, hiburan, pelayanan

Tugas Geografi Politik | 22


kesehatan dan sebagainya yang semua itu merupakan faktor penarik bagi

penduduk perdesaan untuk berurbanisasi.

i. Konsep diferensiasi areal (perbedaan keruangan).

Setiap tempat atau wilayah mempunyai ciri dan sifat yang berbeda-beda

satu dengan yang lain. Hal ini disebabkan karena setiap tempat merupakan

hasil integrasi berbagai unsur lingkungan. Integrasiberbagai unsur tersebut

menyebabkan suatu wilayah mempunyai karakteristik tersendiri sebagai

suatu region yang berbeda dengan region lainnya.,Unsur lingkungan dapat

bersifat dinamis oleh karena itu integrasinya juga menghasilkan

karekteristik yang berubah-ubah dari waktu kewaktu, misalnya daerah

pedesaan dengan corak kehidupan agrarisnya berbeda dengan keadaan

diperkotaan bahkan kondisi desa satu dengan desa yang lainnya, kota satu

dengan kota yang lainnya juga dapat menunjukkan adanya perbedaan-

perbedaan karena unsur-unsur pembentukannya juga berbeda.

j. Keterkaitan ruangan .

Keterkaitan ruangan atau asosiasi keruangan merupakan derajat

keterkaitan persebaran suatu fenomena dengan fenomena lain disatu tempat.

Kovariasi ini mewujudkan suatu region yang bersifat formal yang berbeda

halnya dengan region , fungsional yang terwujud dari integrasi fenomena

yang saling berinteraksi. Contoh ; keterkaitan antara kemiringan lereng

dengan ketebalan tanah

2.Pendekatan Geografi

Tugas Geografi Politik | 23


Geografi mempunyai tiga pendekatan (approach) atau sudut pandang yaitu

pendekatan keruangan (spasial), pendekatan lingkungan (ekologis) dan

pendekatan wilayah (region) a.Sudut Pandang Keruangan.

Pendekatan keruangan menekankan analisisnya pada variasi distribusi dan

lokasi dari gejala-gejala atau kelompok gejala gejala dipermukaan bumi.

Contoh yang dikemukaan oleh Petter Hagget misalnya studi variasi

kepadatan penduduk, studi variasi penggunaan lahan, studi variasi tentang

kemiskinan dipedesaan. Faktor-faktor yang menyebabkan pola-pola

distribusi keruangan yang berbeda-beda dan bagaimana pola-pola

keruangan yang ada dapat diubah sedemikian rupa sehingga distribusinya

menjadi lebih efektif. Pendekatan keruangan menyangkut pola, proses dan

struktur dikaitkan dengan dimensi waktu maka analisisnya bersifat

horisontal. b.Sudut Pandang Kelingkungan

Studi mengenai interaksi antara organisme hidup dengan lingkungan, yang

disebut sebagai ekologi dalam suatu ekosistem , interaksi kehidupan

manusia dengan faktor fisis yang membentuk sistem keruangan dan

menghubungkan suatu region dengan region lain dikaji dalam geografi.

Pendekatan ekologi dalam geografi adalah suatu metodologi untuk men

dekati, menelaah dan menganalisa suatu gejala atau sesuatu masalah dengan

menerapkan konsep dan prinsip ekologi Geografi sesuai dengan pendapat

dari Stoddart, Bliss Jones, Choorly dan Simmons merupakan human

ekologi.Dalam pendekatan ini analisis hubungan antar variabel manusia

Tugas Geografi Politik | 24


dengan variabel lingkungan lebih ditekankan sehingga dapat dikatakan

bahwa analisisnya lebih dikenal sebagai analisis vertical.

Organisasi hidup <----->air <---> atmosfer <---->Litosfer Sebuah

ekosistem ( natural Ecosytem ). Dalam hal ini metodologi pendekatan

analisis dan penelaahan gejala dan masalah geografi menerapkan konsep-

konsep ekologi manusia untuk menelaah manusia dengan lingkungannya

dalam hubunganya dengan jalinan hidup pada tempat tinggal manusia yang

meliputi alam, persaingan, pertukaran dan proses simbiosenya Pandangan

dan penelaah ekologi diarahkan pada hubungan antara manusia sebagai

mahluk hidup dengan lingkungan alam.Sebagai contoh pendekatan ekologi

bahwa suatu permukiman ditinjau sebagai suatu bentuk ekosistem hasil

interaksi penyebaran dan aktifitas manusia dengan lingkungan alamnya.

c.Sudut Pandang Kewilayahan

Kombinasi antara analisa keruangan dan analisa kelingkungan disebut

sebagai analisa kewilayahan atau analisa komplek wilayah. Pada analisa ini

wilayah tertentu didekati atau dihampiri dengan pengertian areal

defferentiation, yaitu suatu anggapan bahwa interaksi antar wilayah akan

berkembang karena pada hakekatnya berbeda antara wilayah satu dengan

wilayah lain .Pada analisa ini diperhatikan pula mengenai penyebaran

fenomena tertentu (analisa keruangan ) dan interaksi antara variabel

manusia dan lingkungannya untuk kemudi an dipelajari kaitannya sebagai

analisa lingkungan dalam hu bungannya dengan analisa wilayah atau

Tugas Geografi Politik | 25


komplek wilayah ini Ramalan wilayah dan perancangan wilayah

merupakan aspek-aspek yang penting dalam analisa tersebut.

Perkembangan konsep regional dalam geografi banyak digunakan untuk

meng analisa berbagai fenomena geosfer yang memiliki variasi keruangan

yang secara kausalitas berhubungan langsung maupun tidak langsung

dengan lingkungannya meliputi lingkungan biotik,abiotik maupun cultural

sehingga membentuk fenomena jaringan kewila yahan pendekatan wilayah.

Pada awalnya lebih menekankan pada idiografik yang mendeskripsikan

distri busi dan karakteristik berbagai fenomena dalam wilayah tertentu. Saat

ini telah dikembangkan kearah kajian yang lebih bersifat nomotetik

kuantitatif dengan menganalisa hubungan kausalitas melalui verifikasi.

Secara umum wilayah dapat diartikan sebagai sebagian permukaan bumi

yang dapat dibedakan dalam hal tertentu dari daerah sekitarnya,

Sehubungan dengan hal ini sebagian dari permukaan bumi dapat disebut

sebagai wilayah pertanian dengan catatan bahwa wilayah tersebut

didominasi oleh petani dengan sebidang lahan pertanian dan fasilitas usaha

tani. Dapat juga dikemukakan suatu ciri wilayah dengan fenomena tertentu

misalnya fenomena politik, kebudayaan, kegiatan sosial tertentu, mata

pencaharian. Berdasarkan fenomena alam tertentu yang mendasarkan pada

iklim,vegetasi, fauna,relief atau topografi yang secara keseluruhan dapat

dibedakan berdasarkan ;

@ . kenampakan tunggal (single feature)

Tugas Geografi Politik | 26


@ . kenampakan berdasarkan jenis tertentu (specific region)

@ . kenampakan berdasarkan satu kekhususan (special region)

Klasifikasi wilayah menurut jenisnya menekankan kepada jenis sesuatu

seperti ; wilayah iklim, wilayah pertanian, wilayah vegetasi, wilayah

fisiografi. Konsep yang lain adalah wilayah seragam (uniform region) dan

wilayah nodus (nodal region). Wilayah nodus/tombol//tonjol adalah suatu

wilayah yang dalam banyak hal diatur oleh beberapa pusat kegiatan yang

saling di hubungkan dengan garis melingkar..

Pendekatan ini merupakan penggabungan antara analisis ekologi dengan

keruangan. Unit-unit wilayah yang dipelajari kemudian dibandingkan satu

sama sehingga dapat diketahui persamaan-persamaan , perbedaan

perbedaan serta penyebab-penyebab persamaan atau perbedaan, hubungan

fungsional antara masing-masing unit wilayah .

C. Kajian Geografi

Setiap pakar geografi tentu mempunyai kemampuan mengkaji suatu

fenomena secara geografi. Dengan kajian geografi itulah pakar geografi

menunjukkan jati dirinya dan ikut menyumbangkan ilmu geografi bagi

kehidupan manusia. Kajian geografi berisi uraian tentang :

1.Deskripsi gejala

2.Lokasi

3.Persebaran

Tugas Geografi Politik | 27


4.Interaksi

5.Manfaat

6.Prediksi hasil kajian

1. Deskripsi gejala

Setiap kajian geografi harus diperjelas dulu gejala yang akan dibahas.

Hal itu disebabkan pemahaman gejala yang tidak sama untuk orang yang

berbeda latar belakang. Pendeskripsian awal juga akan membatasi

pembahasan sehingga lebih fokus dan lebih dipahami .Misalnya pengkajian

angkutan darat , kalau tidak dideskripsikan terlebih dulu, maka pemahaman

angkutan darat dapat bermakna angkutan umum, angkutan pribadi , bus,

mobil atau kereta api .Bahkan referensi orang tentang angkutan darat lebih

banyak lagi : prasaran-saarana, jalan yang berjenis-jenis (klas I IV, jalan

Negara, propinsi , kabupaten, jalan setapak/tikus, jalan kampong, jalan

tanah, berbatu, aspal atau konblok (mengacu bahan penutup jalan) .

Fenomena alampun perlu dideskripsikan juga. Banjir misalnya, untuk

penduduk pinggir sungai yang selalu mengalami setiap musim hujan,

bukanlah masalah. Mereka sudah siap naik kebagian rumah yang lebih

tinggi dan segera membersihkan lantai segera setelah air surut. Bagi petani,

banjir yang datang berakibat gagal panen yang berarti ancaman bagi hidup

beberapa bulan ke depan. Bahkan petani mengalami berbagai kesulitan

karena musibah banjir : gagal bayar uang sekolah, gagal bayar hutang

Tugas Geografi Politik | 28


bahkan gagal menikah. Petani memang sangat menggantungkan

pembiayaan semua kebutuhannya melalui hasil panenan. Deskripsi gejala

yang disampaikan pada kajian geografi dibuat sejelas mungkin, terinci dan

masalah utama yang ingin dikemukakan.

2. Lokasi

Lokasi menunjukkan tempat atau wilayah gejala itu terjadi dengan

batas-batas yang jelas, luas cakupannya dan posisi gejala pada gejala yang

lebih besar serta arti pentingnya gejala tersebut di kaji. Misalnya kajian

tentang partai politik. Pembahasannya meliputi lokasi dengan ditunjukkan

nama desa, kecamatan atau kabupaten.tempat partai politik berdiri. Batas-

batas wilayah adminitrasi tetangga perlu disampaikan sepanjang daerah

yang dikaji menjadi daerah pengaruh partai politik yang bersangkutan

Mungkin saja satu desa akan mewakili kecamatan , satu atau kecamatan

mewakili kabupaten.

Luas cakupan meliputi pokok-pokok bahasan yang akan dkaji, misalnya

berfokus pada jumlah anggota di wilayah itu, potensi pemilih dalam

pemilihan umum dan simpatisan yang mungkin dapat di tarik menjadi

anggota partai .Sedangkan aspek lain seperti kualitas pengurus partai,

keberadaan kantor partai, dan kegiatan-kegiatan partai di wilayah itu.

3. Persebaran.

Keberadaan suatu gejala di suatu wilayah mungkin saja memusat di

salah satu tempat, misalnya dekat dengan ibukota Kecamatan. atau

Tugas Geografi Politik | 29


memanjang di pinggir jalan, atau berada di semua desa dari Kecamatan itu.

Dengan kata lain persebaran suatu gejala dapat memusat,memanjang,

tersebar merata atau tidak merata.

Misalnya keberadaan suatu partai politik di suatu Kecamatan dapat

dikemukakan seperti apa adanya, visualisasinya menggunakan peta

sehingga mudah dipahami. Seandainya kantor partai hanya ada di dekat ibu

kota Kecamatan maka desa yang terjauh mungkin saja menggunakan kader-

kader partai sebagai saluran komunikasi kegiatan partai.

4. Interaksi.

Suatu gejala disuatu wilayah mempunyai hubungan dengan gejala-gejala

lain di wilayah itu. Seberapa besar hubungan itu atau seberapa intensitas

interaksi antar gejala itu menjadi kajian geografi. Adanya partai politik di

suatu Kecamatan, semestinya dapat memenuhi kebutuhan penyaluran

aspirasi politik warganya; Kalau sampai ada kegiatan pembangunan yang

tidak sesuai dengan aspirasi warga setempat tentu ada permasalahan yang

perlu diketahui dan diselesaikan.

Keberadaan partai politik berhubungan kualitas penduduk suatu wilayah ,

misalnya tingkat pendidikan, hubungan social dan menyangkut

kekerabatan. Kegiatan politik di suatu wilayah berhubungan pula dengan

kegiatan ekonomi. Misalnya pada saat ada pemilihan kepala daerah, maka

diperlukan tenaga-tenaga kerja untuk kampanye, memaang

spanduk,bendera dan baliho. Pembuatan alat-alat peraga memutar ekonomi

Tugas Geografi Politik | 30


warga setempat. Sebaliknya cuaca yang tidak ramah, seperti hujan deras

disertai badai, dapat menggagalkan kampanye terbuka.

5. Manfaat.

Salah satu konsep geografi adalah nilai kegunaan atau asas manfaat. Jadi

tiap kajian geografi terhadap fenomena apapun haruslah memberi manfaat

bagi pembacanya. Sebagai contoh menjelang pemilu banyak sekali partai

politik menjual janji-janji dalam kampanyenya, agar menarik calon pemilih

dan akhirnya memenangkan pemilu dengan suara banyak. Selama ini

masyarakat kurang mendapat informasi tentang partai dan pemimpinnya.

Geografi Politik dapat memberikan kajian tentang partai peserta pemilu

dengan menyoroti rekam jejak partai tersebut dalam memperjuangkan

kepentingan rakyat. Apakah partai mendukung pabrik rokok atau setuju

kampanye anti rokok. Apakah partai menyetujui dan menganjurkan

poligami sehubungan dengan isu kesetaraan jender. Kemudian Geografi

Politik menyoroti tingkah laku pengurus partai dalam berbagai isu : korupsi,

penebangan illegal, NKRI, Pancasila, fundamentalisme. Hasil kajian dapat

digunakan referensi oleh masyarakat dalam menentukan pilihannya nanti.

Memang 5 menit di kotak suara dapat menentukan nasib 5 tahun kemudian.

Bangsa ini harus belajar dari pengalaman pemilu-pemilu sebelumnya yang

bertabur janji, tetapi hasilnya banyak para pemimpin masuk bui.Hampir

semua elit terjerat kasus, baik gubernur,bupati,dirjen,menteri, hakim,

jaksa,pengacara dan bahkan polisi. Geografi Politik harus dapat

Tugas Geografi Politik | 31


menghasilkan pencerahan bagi masyarakat agar tidak jatuh untuk kesekian

kalinya.

6. Prediksi hasil kajian.

Fungsi kajian geografi adalah menggambarkan kondisi suatu gejala

secara jelas mulai dari pengertian suatu gejala dalam suatu deskripsi atau

uraian tentang gejala itu, lokasi tempat gejala itu berada, persebaran di

suatu wilayah dan interaksi gejala itu dengan gejala-gejala lain, sampai

menemukan permasalahan yang muncul. Kemudian menemukan nilai

kegunaan dari kajian tersebut dan prediksinya.

Umumnya masalah muncul karena ketidakseimbangan interaksi antar

gejala. Dalam kasus angkutan umum, banyaknya jumlah penduduk yang

harus dilayani mempengaruhi jumlah armada, kemampuan masyarakat

membayar ongkos angkut mempengaruhi pendapatan sopir dan terjadinya

bencana alam banjir dapat menghambat transportasi. Tugas geograf melalui

kajiannya dapat memprediksi kemungkinan-kemungkinan bila masalah

yang muncul tidak diatasi, atau salah memilih solusi yang ditawarkan.

Misalnya ada lobang di tengah jalan, bila tidak segera di tambal lobang

akan semakin besar karena genangan air akan semakin menambah

kerusakan jalan. Demikian pula dalam kajian fenomena partai politik

tertentu, dapat disampaikan prediksi bila partai itu yang dipilih maka

konsekuensinya masyarakat akan dibawa ke suatu masyarakat yang

homogen.

Tugas Geografi Politik | 32


BAB III. POLITIK

Setelah memahami ilmu geografi maka perlu pemahaman terhadap politik,

agar Geografi Politik sebagai ilmu dapat dimengerti dengan baik.

A.Pengertian politik

Pengertian dari ilmu politik adalah ilmu yang mempelajari interaksi

antara pemerintah dan masyarakat dalam proses pembuatan dan

pelaksanaan keputusan yang mengikat tentang kebaikan bersama

(Cholisin,2006:2).

Politik adalah proses pembentukan dan pembagian kekuasaan dalam

masyarakat yang antara lain berwujud proses pembuatan keputusan,

khususnya dalam negara. Pengertian ini merupakan upa ya penggabungan

antara berbagai definisi yang berbeda mengenai hakikat politik yang

dikenal dalam ilmu politik. Politik adalah seni dan ilmu untuk meraih

kekuasaan secara konstitusional maupun non konstitusional. Politik juga

dapat ditilik dari sudut pandang berbeda, yaitu :

politik adalah usaha yang ditempuh warga negara untuk

mewujudkan kebaikan bersama (teori klasik Aristoteles)

politik adalah hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan

pemerintahan dan negara

Tugas Geografi Politik | 33


politik merupakan kegiatan yang diarahkan untuk mendapatkan dan

mempertahankan kekuasaan di masyarakat

politik adalah segala sesuatu tentang proses perumusan dan

pelaksanaan kebijakan public Dalam konteks memahami politik

perlu dipahami kata kunci, antara lain: kekuasaan politik, legitimasi,

system politik, perilaku politik, partisipasi politik, proses politik, dan

tentang partai politik.

Teori politik merupakan kajian mengenai konsep penentuan tujuan politik,

bagaimana mencapai tujuan tersebut serta segala konsekuensinya. Bahasan

dalam Teori Politik antara lain adalah filsafat politik, konsep tentang system

politik, negara,masyarakat, kedaulatan,kekuasaan, legitimasi, lembaga

negara, perubahan sosial, pembangunan politik,perbandingan politik, dsb.

Terdapat banyak sekali sistem politik yang dikembangkan oleh negara

negara di dunia antara lain: anarkisme,autoritarian, demokrasi, diktatorisme,

fasisme, federalisme, feminisme, fundamentalisme keagamaan, globalisme,

imperialisme, kapitalisme, komunisme, liberalisme, libertarianisme,

marxisme, meritokrasi, monarki, nasionalisme, rasisme, sosialisme,

theokrasi, totaliterisme, oligarki dsb.

Kekuasaan dalam teori politik menunjuk pada kemampuan untuk membuat

orang lain melakukan sesuatu yang tidak dikehendakinya. Max Weber

menuliskan adanya tiga sumber kekuasaan: pertama dari

Tugas Geografi Politik | 34


perundangundangan yakni kewenangan; kedua, dari kekerasan seperti

penguasaan senjata; ketiga, dari karisma. Ketiga hal itu berkaitan dengan

kekuasaan yang dimiliki Negara. Negara merupakan suatu kawasan

teritorial yang didalamnya terdapat sejumlah penduduk yang mendiaminya,

dan memiliki kedaulatan untuk menjalankan pemerintahan, dan

keberadaannya diakui oleh negara lain. ketentuan yang tersebut diatas

merupakan syarat berdirinya suatu negara menurut konferensi Montevideo

pada tahun 1933

1.Tokoh dan pemikir ilmu politik

Tokoh tokoh pemikir Ilmu Politik dari kalangan teoris klasik, modern

maupun kontempoter antara lain adalah: Aristoteles, Adam Smith, Cicero,

Friedrich Engels, Immanuel Kant, John Locke, Karl Marx, Lenin, Martin

Luther, Max Weber, Nicolo Machiavelli, Rousseau, Samuel P Huntington,

Thomas Hobbes, Antonio Gramsci, Harold Crouch, Douglas E Ramage

Beberapa tokoh pemikir dan penulis materi Ilmu Politik dari Indonesia

adalah: Miriam Budiharjo, Salim Said dan Ramlan Surbaktii.

2.Perilaku politik

Perilaku politik atau (Inggris:Politic Behaviour)adalah perilaku yang

dilakukan oleh insan/individu atau kelompok guna memenuhi hak dan

Tugas Geografi Politik | 35


kewajibannya sebagai insan politik.Seorang individu/kelompok diwajibkan

oleh negara untuk melakukan hak dan kewajibannya guna melakukan

perilaku politik adapun yang dimaksud dengan perilaku politik contohnya

adalah:

Melakukan pemilihan untuk memilih wakil rakyat / pemimpin

Mengikuti dan berhak menjadi insan politik dalam suatu partai

politik atau parpol , mengikuti ormas atau organisasi masyarakat

atau LSM ( lembaga swadaya masyarakat).

Ikut serta dalam pesta politik

Ikut mengkritik atau menurunkan para pelaku politik yang

berotoritas

Berhak untuk menjadi pimpinan politik

Berkewajiban untuk melakukan hak dan kewajibannya sebagai insan

politik guna melakukan perilaku politik yang telah disusun secara

baik oleh undang-undang dasar dan perundangan hukum yang

berlaku

3.Ideologi

Ideologi adalah kumpulan ide atau gagasan. Kata ideologi sendiri

diciptakan oleh Destutt de Tracy pada akhir abad ke-18 untuk

mendefinisikan "sains tentang ide". Ideologi dapat dianggap sebagai visi

Tugas Geografi Politik | 36


yang komprehensif, sebagai cara memandang segala sesuatu , secara umum

(lihat Ideologi dalam kehidupan sehari hari) dan beberapa arah filosofis

(lihat Ideologi politis), atau sekelompok ide yang diajukan oleh kelas yang

dominan pada seluruh anggota masyarakat. Tujuan utama dibalik ideologi

adalah untuk menawarkan perubahan melalui proses pemikiran normatif.

Ideologi adalah sistem pemikiran abstrak (tidak hanya sekadar

pembentukan ide) yang diterapkan pada masalah publik sehingga membuat

konsep ini menjadi inti politik. Secara implisit setiap pemikiran politik

mengikuti sebuah ideologi walaupun tidak diletakkan sebagai sistem

berpikir yang eksplisit.(definisi ideologi Marxisme).

Definisi memang penting. Itu sebabnya Ibnu Sina pernah berkomentar:

Tanpa definisi kita tidak akan pernah sampai pada konsep. Karena itu

menurut beliau, sama pentingnya dengan silogisme (baca : logika berfikir

yang benar) bagi setiap proposisi (dalil atau pernyataan) yang kita buat.

Mabda secara etimologis adalah mashdar mimi dari kata badaayabdau

badan wa mabdaan yang berarti permulaan. Secara terminologis berarti

pemikiran mendasar yang dibangun diatas pemikiran-pemikiran (cabang

)[dalam Al-Mausuah al-Falsafiyah, entry al-Mabda]. Al-

Mabda(ideologi) : pemikiran mendasar (fikrah raisiyah) dan patokan asasi

(al-qaidah al-asasiyah) tingkah laku. Dari segi logika al-mabda adalah

pemahaman mendasar dan asas setiap peraturan [lihat catatan tepi kitab

Tugas Geografi Politik | 37


Ususun Nahdhah ar-Rasyidah, hal 36] Selain

definisi di atas, berikut ada beberapa definisi lain tentang ideologi:

a.Gunawan Setiardjo : Ideologi adalah kumpulan ide atau gagasan atau

aqidah 'aqliyyah (akidah yang sampai melalui proses berpikir) yang

melahirkan aturan-aturan dalam kehidupan.

b.Destutt de Tracy: Ideologi adalah studi terhadap ide ide/pemikiran

tertentu. c.Descartes: Ideologi adalah inti dari semua pemikiran

manusia. .d.Machiavelli: Ideologi adalah

sistem perlindungan kekuasaan yang dimiliki oleh penguasa.

e.Thomas H: Ideologi adalah suatu cara untuk melindungi kekuasaan

pemerintah agar dapat bertahan dan mengatur rakyatnya.

f.Francis Bacon: Ideologi adalah sintesa pemikiran mendasar dari suatu

konsep hidup. g.Karl Marx: Ideologi merupakan alat untuk

mencapai kesetaraan dan kesejahteraan bersama dalam masyarakat.

h.Napoleon: Ideologi keseluruhan pemikiran politik dari rivalrivalnya.

i.Muhammad Ismail: Ideologi (Mabda) adalah Al-Fikru al-asasi al-ladzi

hubna Qablahu Fikrun Akhar, pemikiran mendasar yang sama sekali tidak

dibangun (disandarkan) di atas pemikiran pemikiran yang lain. Pemikiran

mendasar ini merupakan akumulasi jawaban atas pertanyaan dari mana,

untuk apa dan mau kemana alam, manusia dan kehidupan ini yang

dihubungkan dengan asal muasal penciptaannya dan kehidupan setelahnya?

Tugas Geografi Politik | 38


j.Dr. Hafidh Shaleh: Ideologi adalah sebuah pemikiran yang mempunyai ide

berupa konsepsi rasional (aqidah aqliyah), yang meliputi akidah dan solusi

atas seluruh problem kehidupan manusia. Pemikiran tersebut harus

mempunyai metode, yang meliputi metode untuk mengaktualisasikan ide

dan solusi tersebut, metode mempertahankannya, serta metode

menyebarkannya ke seluruh dunia.

k.Taqiyuddin An-Nabhani: Mabda adalah suatu aqidah aqliyah yang

melahirkan peraturan. Yang dimaksud aqidah adalah pemikiran yang

menyeluruh tentang alam semesta, manusia, dan hidup, serta tentang apa

yang ada sebelum dan setelah kehidupan, di samping hubungannya dengan

Zat yang ada sebelum dan sesudah alam kehidupan di dunia ini. Atau

Mabda adalah suatu ide dasar yang menyeluruh mengenai alam semesta,

manusia, dan hidup. Mencakup dua bagian yaitu, fikrah dan thariqah.

Secara garis besar dapat disimpulkan bahwa Ideologi(mabda) adalah

pemikiran yang mencakup konsepsi mendasar tentang kehidupan dan

memiliki metode untuk merasionalisasikan pemikiran tersebut berupa fakta,

metode menjaga pemikiran tersebut agar tidak menjadi absurd dari

pemikiran-pemikiran yang lain dan metode untuk menyebarkannya.

Sehingga dalam Konteks definisi ideologi inilah tanpa memandang sumber

dari konsepsi Ideologi, maka Islam adalah agama yang mempunyai

kualifikasi sebagai Ideologi dengan padanan dari arti kata Mabda dalam

Tugas Geografi Politik | 39


konteks bahasa arab.

Apabila kita telusuri seluruh dunia ini, maka yang kita dapati hanya ada tiga

ideologi (mabda). yaitu Kapitalisme, Sosialisme termasuk Komunisme,

dan Islam. Untuk saat ini dua mabda pertama, masing-masing diemban oleh

satu atau beberapa negara. Sedangkan mabda yang ketiga yaitu Islam, saat

ini tidak diemban oleh satu negarapun, melainkan diemban oleh individu-

individu dalam masyarakat. Sekalipun demikian, mabda ini tetap ada di

seluruh penjuru dunia.

Sumber konsepsi ideologi kapitalisme dan Sosialisme berasal dari buatan

akal manusia, sedangkan Islam berasal dari wahyu Allah SWT (hukum

syara). Ibnu Sina mengemukakan masalah tentang ideologi dalam Kitab-

nya "Najat", dia berkata: "Nabi dan penjelas hukum Tuhan serta ideologi

jauh lebih dibutuhkan bagi kesinambungan ras manusia, dan bagi

pencapaian manusia akan kesempurnaan eksistensi manusiawinya,

ketimbang tumbuhnya alis mata, lekuk tapak kakinya, atau hal-hal lain

seperti itu, yang paling banter bermanfaat bagi kesinambungan ras manusia,

namun tidak perlu sekali."

4.Ideologi politik

Dalam ilmu sosial, ideologi politik adalah sebuah himpunan ide dan prinsip

yang menjelaskan bagaimana seharusnya masyarakat bekerja, dan

Tugas Geografi Politik | 40


menawarkan tatanan kehidupan masyarakat tertentu. Ideologi politik

biasanya mengenai dirinya dengan bagaimana mengatur kekuasaan dan

bagaimana seharusnya dilaksanakan. Teori komunis Karl Marx, Friedrich

Engel dan pengikut mereka, sering dikenal dengan marxisme, dianggap

sebagai ideologi politik paling berpengaruh dan dijelaskan lengkap pada

abad 20. Contoh ideologi lainnya termasuk: anarkisme, kapitalisme,

komunisme, komunitarianisme, konservatisme, neoliberalisme, Demokrasi

Islam, demokrasi kristen, fasisme, monarkism, nasionalisme, nazisme,

liberalisme, libertarianisme, sosialisme, dan demokrat sosial.

Kepopuleran ideologi berkat pengaruh dari "moral entrepreneurs", yang

kadangkala bertindak dengan tujuan mereka sendiri. Ideologi politik adalah

badan dari ideal, prinsip, doktrin, mitologi atau simbol dari gerakan sosial,

institusi, kelas, atau grup besar yang memiliki tujuan politik dan budaya

yang sama. Merupakan dasar dari pemikiran politik yang menggambarkan

suatu partai politik dan kebijakannya.

5.Pemikir Geopolitik

Friederich Ratzel (1844 - 1904) dengan Teori Ruang. Ia menyatakan

"bangsa yang berbudaya tinggi akan membutuhkan sumber daya

manusia yang tinggi dan akhirnya mendesak wilayah bangsa yang

primitif". Pendapat ini dipertegas oleh Rudolf Kjellen (1864 - 1922)

Tugas Geografi Politik | 41


dengan Teori Kekuatan yang mengatakan bahwa "negara adalah

kesatuan politik yang menyeluruh serta sebagai satuan biologis yang

memiliki intelektualitas

Karl Haushofer (1869 - 1946) dengan Teori Pan Region,

berpendapat bahwa pada hakikatnya dunia dapat dibagi dalam empat

kawasan benua (pan region) dan dipimpin oleh negara unggul. Isi

teori pan regional adalah:

a.Lebensraum (ruang hidup) yang cukup.

b.Autarki (swasembada).

c.Dunia dibagi empat Pan Region, yaitu Pan Amerika, Pan Asia

Timur, pan Rusia India, dan Pan Eropa Afrika.

Gambar 1. Karl Haushofer

Sir Halford Mackinder (1861 - 1947) dengan Teori Daerah Jantung

(Heart).

Teorinya berbunyi "siapa pun yang menguasai Heartland maka ia akan

menguasai World Island".Heartland (Jantung Bumi) merupakan sebutan

bagi kawasan Asia Tengah, sedangkan World Island mengacu pada

Tugas Geografi Politik | 42


kawasan Timur Tengah. Kedua kawasan ini merupakan kawasan vital

minyak bumi dan gas dunia.

Gambar 2.Sir Halford Mackinder

Sir Walter Raleigh (1554 - 1618) dan Alfred T. Mahan (1840 - 1914)

dengan Teori Kekuatan Maritim:

a.Sir Walter Raleigh mengatakan "siapa yang menguasai laut akan

menguasai perdagangan dunia dan akhirnya akan menguasai dunia".

Gambar 3.Sir Walter Raleigh

b.Alfred T. Mahan mengatakan "laut untuk kehidupan, sumber daya

alam banyak terdapat di laut. Oleh karena itu, harus dibangun armada

laut yang kuat untuk menjaganya". Giulio Douhet (1869 - 1930) dan

Tugas Geografi Politik | 43


William Mitchel (1879 - 1936) dengan Teori Kekuatan di Udara

mengatakan, "kekuatan udara mampu beroperasi hingga garis belakang

lawan serta kemenangan akhir ditentukan oleh kekuatan udara".

Gambar 4 Giulio Douhet

Nicholas J. Spykman (1869 - 1943) dengan Teori Daerah Batas

(Rimland Theory). Dalam teorinya tersirat:

a.Dunia terbagi empat, yaitu daerah jantung (Heartland), bulan sabit

dalam (rimland), bulan sabit luar, dan dunia baru (benua Amerika).

b.Menggunakan kombinasi kekuatan darat, laut, dan udara untuk

menguasai dunia. c.Daerah bulan sabit dalam (Rimland) akan lebih

besar pengaruhnya dalam percaturan politik dunia daripada daerah

jantung dunia

d.Wilayah Amerika yang paling ideal dan menjadi negara terkuat

6.Feodalisme.

Tugas Geografi Politik | 44


Feodalisme adalah struktur pendelegasian kekuasaan sosiopolitik yang

dijalankan kalangan bangsawan/monarki untuk mengendalikan berbagai

wilayah yang diklaimnya melalui kerja sama dengan pemimpin-pemimpin

lokal sebagai mitra. Dalam pengertian yang asli, struktur ini digunakan oleh

sejarawan pada sistem politik di Eropa pada Abad Pertengahan, yang

menempatkan kalangan kesatria dan kelas bangsawan lainnya (vassal)

sebagai penguasa kawasan atau hak tertentu (disebut fief atau, dalam bahasa

Latin, feodum) yang ditunjuk oleh monarki (biasanya raja atau lord). Istilah

feodalisme sendiri dipakai sejak abad ke-17 dan oleh pelakunya sendiri

tidak pernah dipakai. Semenjak tahun 1960-an, para sejarawan memperluas

penggunaan istilah ini dengan memasukkan pula aspek kehidupan sosial

para pekerja lahan di lahan yang dikuasai oleh tuan tanah, sehingga muncul

istilah "masyarakat feodal". Karena penggunaan istilah feodalisme semakin

lama semakin berkonotasi negatif, oleh para pengkritiknya istilah ini

sekarang dianggap tidak membantu memperjelas keadaan dan dianjurkan

untuk tidak dipakai tanpa kualifikasi yang jelas. Dalam penggunaan bahasa

sehari-hari di Indonesia, seringkali kata ini digunakan untuk merujuk pada

perilaku-perilaku negatif yang mirip dengan perilaku para penguasa yang

lalim, seperti 'kolot', 'selalu ingin dihormati', atau 'bertahan pada nilai-nilai

lama yang sudah banyak ditinggalkan'. Arti ini sudah banyak melenceng

dari pengertian politiknya.

Tugas Geografi Politik | 45


7.Kerajaan

Kerajaan, wilayah di mana seorang raja memerintah.

Dalam sistem klasifikasi makhluk hidup menurut Carolus Linnaeus,

kerajaan/kingdom adalah penggolongan pertama suatu makhluk

hidup ( hewan (animalia) atau tumbuhan).

Kerajaan, salah satu bentuk pemerintahan di mana kepala negara

dan/atau kepala peme rintahan-nya disebut Raja, Ratu, Kaisar,

Permaisuri, Sultan, Baginda, Khalifah, Emir

8.Sistem parlementer. Sistem parlementer adalah sebuah sistem

pemerintahan di mana parlemen memiliki peranan penting dalam

pemerintahan. Dalam hal ini parlemen memiliki wewenang mengangkat

perdana menteri dapat menjatuhkan pemerintahan, yaitu dengan cara

mengeluarkan semacam mosi tidak percaya. Berbeda dengan sistem

presidensiil, di mana sistem parlemen dapat memiliki seorang presiden dan

seorang perdana menteri, yang berwenang terhadap jalannya pemerintahan.

Dalam presidensiil, presiden berwenang terhadap jalannya pemerintahan,

namun dalam sistem parlementer presiden hanya menjadi simbol kepala

negara saja. Sistem parlementer dibedakan oleh cabang eksekutif

pemerintah tergantung dari dukungan secara langsung atau tidak langsung

cabang legislatif, atau parlemen, sering dikemukakan melalui sebuah veto

keyakinan. Oleh karena itu, tidak ada pemisahan kekuasaan yang jelas

Tugas Geografi Politik | 46


antara cabang eksekutif dan cabang legislatif, menuju kritikan dari beberapa

yang merasa kurangnya pemeriksaan dan keseimbangan yang ditemukan

dalam sebuah republik kepresidenan.

Sistem parlemen dipuji, dibanding dengan sistem presidensiil, karena

kefleksibilitasannya dan tanggapannya kepada publik. Kekurangannya

adalah dia sering mengarah ke pemerintahan yang kurang stabil, seperti

dalam Republik Weimar Jerman dan Republik Keempat Perancis. Sistem

parlemen biasanya memiliki pembedaan yang jelas antara kepala

pemerintahan dan kepala negara, dengan kepala pemerintahan adalah

perdana menteri, dan kepala negara ditunjuk sebagai dengan kekuasaan

sedikit atau seremonial. Namun beberapa sistem parlemen juga memiliki

seorang presiden terpilih dengan banyak kuasa sebagai kepala negara,

memberikan keseimbangan dalam sistem ini.

Ciri-ciri pemerintahan parlemen yaitu:

Dikepalai oleh seorang perdana menteri sebagai kepala pemerintahan

sedangkan kepala negara dikepalai oleh presiden/raja.

Kekuasaan eksekutif presiden ditunjuk oleh legislatif sedangkan raja

diseleksi berdasarkan undang-undang.

Tugas Geografi Politik | 47


Perdana menteri memiliki hak prerogratif (hak istimewa) untuk

mengangkat dan memberhentikan menteri-menteri yang memimpin

departemen dan non-departemen.

Menteri-menteri hanya bertanggung jawab kepada kekuasaan

legislatif.

Kekuasaan eksekutif bertanggung jawab kepada kekuasaan legislatif.

Kekuasaan eksekutif dapat dijatuhkan oleh legislatif.

Sistem presidensial (presidensial), atau disebut juga dengan sistem

kongresional, merupakan system pemerintahan negara republik di mana

kekuasan eksekutif dipilih melalui pemilu dan terpisah dengan kekuasan

legislatif.

Menurut Rod Hague, pemerintahan presidensiil terdiri dari 3 unsur yaitu:

Presiden yang dipilih rakyat memimpin pemerintahan dan

mengangkat pejabat-pejabat pemerintahan yang terkait.

Presiden dengan dewan perwakilan memiliki masa jabatan yang

tetap, tidak bisa saling menjatuhkan.

Tidak ada status yang tumpang tindih antara badan eksekutif dan

badan legislatif.

Dalam sistem presidensiil, presiden memiliki posisi yang relatif kuat dan

tidak dapat dijatuhkan karena rendah subjektif seperti rendahnya dukungan

Tugas Geografi Politik | 48


politik. Namun masih ada mekanisme untuk mengontrol presiden. Jika

presiden melakukan pelanggaran konstitusi, pengkhianatan terhadap negara,

dan terlibat masalah kriminal, posisi presiden bisa dijatuhkan. Bila ia

diberhentikan karena pelanggaran-pelanggaran tertentu, biasanya seorang

wakil presiden akan menggantikan posisinya. Model ini dianut oleh

Amerika Serikat, Filipina, Indonesia dan sebagian besar negara-negara

Amerika Latin dan Amerika Tengah.

Ciri-ciri pemerintahan presidensial yaitu :

Dikepalai oleh seorang presiden sebagai kepala pemerintahan

sekaligus kepala negara.

Kekuasaan eksekutif presiden diangkat berdasarkan demokrasi

rakyat dan dipilih langsung oleh mereka atau melalui badan

perwakilan rakyat.

Presiden memiliki hak prerogratif (hak istimewa) untuk mengangkat

dan memberhentikan menteri-menteri yang memimpin departemen

dan non-departemen.

Menteri-menteri hanya bertanggung jawab kepada kekuasaan

eksekutif bukan kepada kekuasaan legislatif.

Kekuasaan eksekutif tidak bertanggung jawab kepada kekuasaan

legislatif.

Kekuasaan eksekutif tidak dapat dijatuhkan oleh legislatif.

Tugas Geografi Politik | 49


B.Sejarah Perkembangan

Sejarah politik adalah analisis peristiwa-peristiwa politik, narasi (oral

history) , ide, gerakan dan para pemimpin yang biasanya disusun

berdasarkan negara bangsa dan walaupun berbeda dengan ilmu bidang

sejarah akan tetapi tetap berhubungan antara lain dengan bidang sejarah lain

seperti sejarah sosial, sejarah ekonomi, dan sejarah militer. Secara umum,

sejarah politik berfokus pada peristiwa-peristiwa yang berkaitan dengan

negara-negara dan proses politik formal. Menurut Hegel, Sejarah Politik

"adalah gagasan tentang negara dengan kekuatan moral dan spiritual di luar

kepentingan materi pelajaran: itu diikuti bahwa negara merupakan agen

utama dalam perubahan sejarah" Ini salah satu perbedaan dengan,

misalnya, sejarah sosial, yang berfokus terutama pada tindakan dan gaya

hidup orang biasa, atau manusia dalam sejarah yang merupakan karya

sejarah dari sudut pandang orang biasa.

C.Fungsi

Fungsi politik dijalankan oleh lembaga-lembaga politik baik itu organisasi

politik (partai politik), Negara (wilayah politik) dan organisasi internasional

(ASEAN dan Persatuan Bangsa-Bangsa). Berikut peran politik PBB dalam

berbagai peristiwa politik : Persatuan Bangsa Bangsa atau PBB merupakan

Tugas Geografi Politik | 50


organisasi internasional terpenting, karena hampir seluruh negara di dunia

menjadi anggotanya. Dalam periode perang dingin PBB harus

mencerminkan realitas politik bipolar sehingga sering tidak bisa membuat

keputusan efektif, setelah berakhirnya perang dingin dan realitas politik

cenderung menjadi unipolar dengan Amerika Serikat sebagai kekuatan

Hiper Power, PBB menjadi relatif lebih efektif untuk melegitimasi suatu

tindakan internasional sebagai tindakan multilateral dan bukan tindakan

unilateral atau sepihak. Upaya AS untuk mendapatkan dukungan atas

inisiatifnya menyerbu Irak dengan melibatkan PBB, merupakan bukti

diperlukan nya legitimasi multilateralisme yang dilakukan lewat PBB.

Untuk mengatasi berbagai konflik bersenjata yang kerap meletus dengan

cepat di berbagai belahan dunia misalnya, saat ini sudah ada usulan untuk

membuat pasukan perdamaian dunia (peace keeping force) yang bersifat

tetap dan berada di bawah komando PBB. Hal ini diharapkan bisa

mempercepat reaksi PBB dalam mengatasi berbagai konflik bersenjata. Saat

misalnya PBB telah memiliki semacam polisi tetap yang setiap saat bisa

dikerahkan oleh Sekertaris Jendral PBB untuk beroperasi di daerah operasi

PBB. Polisi PBB ini yang menjadi Civpol (Civilian Police/polisi sipil)

pertama saat Timor Timur lepas dari Republik Indonesia.

Fungsi politik nampak jelas dari pelaksanaan hubungan internasional.

Hubungan intenasional adalah cabang dari ilmu politik, merupakan suatu

Tugas Geografi Politik | 51


studi tentang persoalan-persoalan luar negeri dan isu-isu global di antara

negara-negara dalam sistem internasional, termasuk peran negara-negara,

organisasi-organisi, antarpemerintah, organisasi-organisasi nonpemerintah

(NGO/LSM), dan perusahaan-perusahaan multinasional..Hubungan

Internasional adalah suatu bidang akademis dan kebijakan publik dan dapat

bersifat positif atau normatif karena berusaha menganalisis serta

merumuskan kebijakan luar negeri negara-negara tertentu.

Hubungan internasional telah bergeser jauh dari dunia eksklusif para

diplomat dengan segala protokol dan keteraturannya, ke arah kerumitan

dengan kemungkinan setiap orang bisa menjadi aktor dan memengaruhi

jalannya politik baik di tingkat global maupun lokal. Pada sisi lain juga

terlihat kemungkinan munculnya pemerintahan dunia dalam bentuk PBB,

yang mengarahkan pada keteraturan suatu negara (konfederasi?).

D.Persebaran Aliran Politik

Terdapat banyak aliran politik yang dikembangkan oleh negara negara di

dunia antara lain: a.Demokrasi : paham yang mengutamakan kekuasaan

rakyat, dianut sebagian besar Negara-negara Eropa seperti Italia,

Perancis,Jerman, Portugal dan di Asia Negara India,

Singapura,Philipina,Indonesia serta, Amerika Serikat dan Kanada di benua

Amerika.

Tugas Geografi Politik | 52


b.Diktatorisme : paham yang meletakkan kekuasaan mutlak ditangan satu

orang seperti Khadafi di Libya , Mubarak di Mesir , Sadam Husein di Irak

dan Marcos di Philipina yang semua sudah tumbang. c.Komunisme : paham

yang ingin membentuk masyarakat sama rasa sama rata tidak ada kelas

dalam masyarakat seperti Negara Kuba , Korea Utara, Vietnam , Laos

d. Monarki : paham yang menempatkan seseorang / raja atau ratu sebagai

kepala Negara. Ada monarki absolute yaitu raja berkuasa secara politik

seperti Arab Saudi , Qatar, Kuwait , Maroko dan sebagian Negara-negara

Afrika seperti Benin, Lesotho,Swaziland. Sedangkan monarki

konstitusional menempatkan raja sebagai kepala Negara dengan sedikit

campur tangan politik seperti Malaysia, Jepang, Inggris, Belanda dan

Thailand e. Theokrasi :

Negara berdasarkan agama yaitu Arab Saudi (penerapan agama Islam) dan

Vatikan (agama Katholik) ,

Meskipun demikian aliran politik tidaklah bersifat mutlak, Negara China

ideologinya komunis dengan Partai Komunis yang berkuasa, tetapi

ekonominya menganut kapitalis yang berusaha mencari keuntungan

sebesar-besarnya dengan menanamkan modalnya keberbagai negara

E.Lembaga politik

Tugas Geografi Politik | 53


Secara awam berarti suatu organisasi, tetapi lembaga bisa juga merupakan

suatu kebiasaan atau perilaku yang terpola. Perkawinan adalah lembaga

sosial, baik yang diakui oleh negara lewat KUA atau Catatan Sipil di

Indonesia maupun yang diakui oleh masyarakat saja tanpa pengakuan

negara. Dalam konteks ini suatu organisasi juga adalah suatu perilaku yang

terpola dengan memberikan jabatan pada orang-orang tertentu untuk

menjalankan fungsi tertentu demi pencapaian tujuan bersama, organisasi

bisa formal maupun informal. Lembaga politik adalah perilaku politik yang

terpola dalam bidang politik.

Pemilihan pejabat, yakni proses penentuan siapa yang akan menduduki

jabatan tertentu dan kemudian menjalankan fungsi tertentu (sering sebagai

pemimpin dalam suatu bidang/masyarakat tertentu) adalah lembaga

demokrasi. Bukan lembaga pemilihan umumnya (atau sekarang KPU-nya)

melainkan seluruh perilaku yang terpola dalam kita mencari dan

menentukan siapa yang akan menjadi pemimpin ataupun wakil kita untuk

duduk di parlemen. Persoalan utama dalam negara

yang tengah melalui proses transisi menuju demokrasi seperti Indonesia

saat ini adalah pelembagaan demokrasi. Yaitu bagaimana menjadikan

perilaku pengambilan keputusan untuk dan atas nama orang banyak bisa

berjalan sesuai dengan norma-norma demokrasi, umumnya yang harus

diatasi adalah merubah lembaga feodalistik (perilaku yang terpola secara

feodal, bahwa ada kedudukan pasti bagi orang-orang berdasarkan kelahiran

Tugas Geografi Politik | 54


atau profesi sebagai bangsawan politik dan yang lain sebagai rakyat biasa)

menjadi lembaga yang terbuka dan mencerminkan keinginan orang banyak

untuk mendapatkan kesejahteraan. Untuk melembagakan demokrasi

diperlukan hukum dan perundang-undangan dan perangkat struktural yang

akan terus mendorong terpolanya perilaku demokratis sampai bisa menjadi

pandangan hidup. Karena diyakini bahwa dengan demikian kesejahteraan

yang sesungguhnya baru bisa dicapai, saat tiap individu terlindungi hak-

haknya bahkan dibantu oleh negara untuk bisa teraktualisasikan, saat tiap

individu berhubungan dengan individu lain sesuai dengan norma dan

hukum yang berlaku.

Salah satu lembaga politik adalah partai politik. Seluruh Negara demokrasi

pasti mempunyai partai politik sebagai penyalur aspirasi anggotanya, alat

merebut kekuasan secara konsitusional melalui pemilihan umum dan

kaderisasi pemimpin-pemimpin politik suatu Negara. Sebuah

partai politik adalah organisasi politik yang menjalani ideologi tertentu

atau dibentuk dengan tujuan khusus. Definisi lainnya adalah kelompok

yang terorganisir yang anggota-anggotanya mempunyai orientasi, nilai-

nilai, dan cita-cita yang sama. Tujuan kelompok ini ialah untuk

memperoleh kekuasaan politik dan merebut kedudukan politik - (biasanya)

dengan cara konstitusionil - untuk melaksanakan kebijakan-kebijakan

mereka.

Tugas Geografi Politik | 55


Partai politik adalah sarana politik yang menjembatani elit-elit politik dalam

upaya mencapai kekuasaan politik dalam suatu negara yang bercirikan

mandiri dalam hal finansial, memiliki platform atau haluan politik

tersendiri, mengusung kepentingan-kepentingan kelompok dalam urusan

politik, dan turut menyumbang political development sebagai suprastruktur

politik.

Dalam rangka memahami Partai Politik sebagai salah satu komponen Infra

Struktur Politik dalam negara, berikut beberapa pengertian mengenai Partai

Politik, yakni :

1. Carl J. Friedrich: Partai Politik adalah sekelompok manusia yang

terorganisir secara stabil dengan tujuan merebut atau

mempertahankan penguasan pemerintah bagi pemimpin Partainya,

dan berdasarkan penguasan ini memberikan kepada anggota

Partainya kemanfaatan yang bersifat ideal maupun materil.

2. R.H. Soltou: Partai Politik adalah sekelompok warga negara yang

terorganisir, yang bertindak sebagai satu kesatuan politik, yang

dengan memanfaatkan kekuasan memilih, bertujuan menguasai

pemerintah dan melaksanakan kebijakan umum mereka.

3. Sigmund Neumann: Partai Politik adalah organisasi dari aktivis-

aktivis Politik yang berusaha untuk menguasai kekuasan pemerintah

Tugas Geografi Politik | 56


serta merebut dukungan rakyat atas dasar persaingan melawan

golongan-golongan lain yang tidak sepaham.

4. Miriam Budiardjo: Partai Politik adalah suatu kelompok yang

terorganisir yang anggota-anggotanya mempunyai orientasi, nilai-

nilai dan cita-cita yang sama dengan tujuan memperoleh kekuasaan

politik dan merebut kedudukan politik (biasanya), dengan cara

konstitusional guna melaksanakan kebijakan-kebijakan mereka.

Lembaga politik yang ada dalam suatu Negara dibentuk berdasarkan

Undang-undang hasil kese pakatan wakil-wakil rakyat yang duduk di

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) atau parlemen. Negara Indonesia

melengkapi dirinya dengan berbagai lembaga politik seperti lembaga

Kepresi denan beserta Menteri-menteri kabinet sebagai lembaga eksekutif

(pelaksana undang-undang),

DPR dan MPR sebagai lembaga legislatif (pembuat undang-undang) dan

Mahkamah Agung sebagai lembaga yudikatif (penegak

undang-undang) . Kemudian orde reformasi menghasilkan berbagai

lembaga politik yang cukup banyak sebagai alat untuk mengontrol

kekuasaan jangan sampai melenceng dari Undang-Undang Dasar 1945

sebagai pedoman bernegara karena didalamnya memuat tujuan bernegara

dan aturan dasarnya. Muncullah lembaga Mahkamah Konstitusi yang

mengadili setiap konflik karena perbedaan tafsir dalam berbagai peraturan

karena Undang-undang yang dibuat belum tentu sesuai dengan jiwa UUD

Tugas Geografi Politik | 57


1945. Ada Komisi Pemberantasan Korupsi yang telah menyeret pejabat-

pejabat Negara (menteri, dirjen,gubernur, bupati/walikota), penegak hukum

(polisi,jaksa,hakim dan pengacara) dan pengusaha nakal ke dalam bui

karena berbagai kasus korupsi.

BAB IV PERANAN UNSUR-UNSUR GEOGRAFI DALAM POLITIK

Unsur-unsur Geografi yang berpengaruh terhadap politik meliputi unsur-

unsur alam (lithosfer, atmosfer,biosfer dan hidrosfer) dan unsur-unsur

manusia (ekonomi,budaya,sosial dan politik). Dalam diktat ini tidak semua

unsur-unsur dapat dijelaskan, hanya beberapa unsur yang dapat mewakili

penjelasan dari judul bab ini

A.Unsur-unsur alam :

1. Gempa Bumi

Hari Sabtu 27 Mei 2006, pukul 05.57 WIB pagi, DIY dan Jawa

Tengah diguncang gempa berkekuatan 5,9 skala richter. Daerah Kabupaten

Bantul sebelah Timur, Kota Yogyakarta bagian Timur , Prambanan Sleman,

Prambanan Klaten dan Gantiwarno Klaten luluh lantak. Ribuan orang

meninggal dunia (lebih dari 5000 orang) dan luka-luka mulai ringan hingga

parah ( sekitar 125.000 orang). Banyak bangunan, gedung dan rumah rata

dengan tanah, atau setidaknya mengalami kerusakan yang tidak

memungkinkan untuk dihuni atau dijadikan tempat kerja yang aman.

Termasuk kantor KPU Kota Yogyakarta , lantai 2 tidak bisa digunakan

Tugas Geografi Politik | 58


walaupun tidak parah kerusakannya. Di Yogyakarta sendiri ada lima

kecamatan yang kondisinya parah, yakni Umbulharjo, Kotagede,

Mergangsan, Mantrijeron, dan Gondokusuman.

Saat itu penyelenggaraan Pilkada Kota Yogyakarta yang rencananya

di selenggarakan bulan Juni tahun 2006 sampai pada proses batas akhir

pencatatan pemilih tambahan, sosialisasi Pilkada, yang bersafari ke 45

kelurahan sedang berlangsung, berkas pencalonan sedang dalam masa

perbaikan untuk dikembalikan ke KPUD. Namun semua tahapan tersebut

menjadi buyar karena terjadinya gempa bumi. Itulah pengaruh nyata dari

unsur Geografi berupa lithosfer ( baca: gempa bumi) tehadap peristiwa

politik (baca : pemilihan kepala daerah).

Setelah mempertimbangkan beberapa aspek yaitu :

1).aspek teknis, yaitu berupa rusaknya data pemilih, rusaknya infrastruktur

pendukung, pengada an logistik dan dalam rangka memberikan kesempatan

pasangan calon untuk melengkapi syarat-syarat yang diperlukan;

2) aspek sosiologis, yaitu menerima masukan masyarakat untuk menunda

Pilkada dengan pertim bangan kemanusiaan;

3) aspek pembiayaan,apabila ditunda terlalu lama akan menimbulkan

pembengkakan pembiaya an Pilkada; dan

4) aspek yuridis adalah peraturan perundang-undangan memungkinkan

penundaan, maka setelah melalui koordinasi dengan berbagai pihak yang

Tugas Geografi Politik | 59


berkompeten, KPUD memutuskan menunda Pilkada menjadi tanggal 13

Agustus 2006.

Situasi yang ada tidak memungkinkan menjalankan agenda Pilkada

yang sedang berlangsung. Semua warga Yogyakarta disibukkan dengan

aktivitas kemanusiaan. Aktivitas anggota KPUD sendiri selama seminggu

pasca gempa di antaranya melakukan kunjungan beberapa anggota panitia

pelaksana (Panitia Pelaksana Kecamatan dan Panitia Pemungutan Suara )

yang terkena dampak bencana. Dari pantauan tersebut sebagian besar

panitia pelaksana, apalagi sekretariatnya lebih banyak disibukkan

menangani proses recovery pasca gempa.

Seminggu pasca gempa, KPUD mengundang ketua PPK untuk

berkoordinasi sekaligus mengumpulkan data tentang kondisi kesiapan

pelaksaan Pilkada di wilayahnya masing-masing. Pada saat yang sama,

KPU juga melakukan sounding ( mendengarkan suara suara ) ke

masyarakat, memantau pemberitaan media yang terkait dengan pelaksaan

Pilkada dan melakukan komunikasi informal dengan pihak-pihak yang

berkepentingan, termasuk tim sukses parpol dari tiga koalisi. Di satu pihak,

misalnya Koalisi Merah Putih, menyuarakan agar Pilkada ditunda,

sementara dari pihak Koalisi Rakyat Jogya, meskipun tidak terungkap

secara eksplisit, lebih cenderung Pilkada tetap berjalan sesuai tahapan yang

telah ditetapkan KPUD. KPUD hanya perlu melakukan penyesuaian agenda

tanpa harus menunda hari H pemungutan suara. Pihak yang tidak

Tugas Geografi Politik | 60


menghendaki penundaan memperkuat argumentasinya dengan adanya fakta

bahwa Kulonprogo yang juga terkena imbas bencana gempa bumi

walaupun tidak begitu parah, tidak menunda Pilkada.

b. Pertambangan

Di dalam suatu negara, bilamana salah satu golongan politik

mampu menguasi sektor pertambangan maka kekuatan politik dari

golongan tersebut akan kuat mengingat sektor pertambangan

menghasilkan pendapatan yang tinggi untuk menunjang kekuatan

politik golongan tersebut.

Salah satu contoh golongan politik yang mempunyai

kekuatan tangguh adalah Partai Golkar. Tambang batu bara di

daerah Kalimantan yang dikuasi oleh PT. Kaltim Prima Coal yang

sebagaian besar sahamnya dikuasi oleh keluarga Aburizal Bakrie.

Hasil dari sektor pertambangan tersebut akan membantu dalam hal

pendanaan Partai Golkar mengingat Aburizal Bakrie juga bertindak

sebagai ketua umumnya.

Tugas Geografi Politik | 61


Gambar 5. Pertambangan batu bara milik P.T.Bakrie

Di sisi lain sektor pertambangan juga membutuhkan

tenaga kerja yang cukup banyak. Dalam sebuah perusahaan

pertambangan dimungkinkan adanya ribuan karyawan.

Biasanya karyawan ini secara otomatis ikut mendukung

golongan politik yang menguasai perusahaan pertambangan

dimana ia bekerja. Hal ini menyebabkan pengaruh yang

besar pada perolehan suara saat golongan politik tersebut

mengikuti Pemilu. Karena para pekerja tersebut secara tidak

langsung merasa sudah diberi lapangan kerja untuk

menjamin kelangsungan hidupnya.

Gambar 6. Pertambangan batubara terbuka di

Kalimantan

2.Hidrosfer

Tugas Geografi Politik | 62


Salah satu objek kajian geografi yang berpengaruh pada politik adalah

hidrosfer. Hidrosfer mencakup perairan darat maupun laut. Dalam hal ini

yang akan dibahas adalah pengaruh perairan laut pada politik terutama yang

berkaitan dengan Geostrategi.

b.1. Perairan Laut.

Indonesia merupakan negara kepulauan yang sebagiaan wilayahnya

berupa perairan laut. Selain itu, letak perairan laut Indonesia sangat

strategis karena merupakan jalur lalu lintas Internasional. Indonesia tentu

patut mewaspadai perkembangan yang terjadi terutama di kawasan Asia

Pasifik. Sebab konsekuensi letak geografis Indonesia di persilangan jalur

lalu lintas internasional, maka setiap pergolakan politik berapapun kadar

intensitas pasti berpengaruh terhadap Indonesia. Apalagi jalur suplai

kebutuhan dasar terutama minyak beberapa negara melewati perairan

Indonesia. Jalur pasokan minyak dari Timur Tengah dan Teluk Persia ke

Jepang dan Amerika Serikat, misalnya, Asia Tenggara 70% pelayarannya

melewati perairan Indonesia. Karenanya sangat wajar bila berbagai negara

berkepentingan mengamankan jalur pasokan minyak ini, termasuk di

perairan nusantara, seperti, Selat Malaka, Selat Sunda, Selat Lombok, Selat

Makasar, Selat Ombai Wetar, dan lain-lain.

Pasukan Beladiri Jepang secara berkala dan teratur mengadakan

latihan operasi jarak jauh untuk mengamankan area yang mereka sebut

sebagai "life line," yakni, radius sejauh 1000 mil laut hingga menjangkau

Tugas Geografi Politik | 63


perairan Asia Tenggara. Hal yang sama juga dilakukan Cina, Australia,

India, termasuk mengantisipasi kemungkinan terjadi penutupan jalur-jalur

vital tersebut oleh negara-negara di Asia Tenggara (termasuk

Indonesia.)

Keberadaan Indonesia dipersilangan jalur pelayaran strategis,

memang selain membawa keberuntungan juga mengandung ancaman.

Sebab pasti dilirik banyak negara. Karena itu sangat beralasan bila beberapa

negara memperhatikan dengan cermat setiap perkembangan yang terjadi di

Indonesia. Australia misalnya, sangat kuatir bila Indonesia mengembangkan

kekuatan angkatan laut, yang pada gilirannya dapat memperketat

pengendalian efektif semua jalur pelayaran di perairan nusantara.

Penetapan sepihak selat Sunda dan selat Lombok sebagai perairan

internasional oleh Indonesia secara bersama-sama ditolak oleh Amerika

Serikat, Australia, Canada, Jerman, Jepang, Inggris dan Selandia Baru.

Tentu apabila dua selat ini menjadi perairan teritorial Indonesia, maka

semua negara yang melintas di wilayah perairan ini harus tunduk kepada

hukum nasional Indonesia, tanpa mengabaikan kepentingan internasional.

Selain hal di atas perairan laut di Indonesia yang strategis dan kaya

akan sumber daya alam bisa memicu konflik dengan negara lain. Bahkan

mengundang banyak negara untuk menguasai kekayaan laut di Indonesia.

Banyak kasus yang terjadi pencurian ikan di wilayah perairan di

Indonesia oleh nelayan asing yang pada akhirnya memicu konflik politik

Tugas Geografi Politik | 64


dengan negara lain. Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu yaitu

ditangkapnya petugas DKP oleh Malaysia di perairan Indonesia yang

berujung pada konflik politik kedua negara.

Uraian di atas memperlihatkan bahwa perairan laut sangat berpengaruh

terhadap politik terutama politik antar negara. Hubungan geografi dengan

politik merupakan hubungan timbal balik, sehingga tidak hanya geografi

saja yang berpengaruh terhadap politik tetapi politik juga berpengaruh

terhadap geografi.

Jalur pelayaran internasional yang melewati Indonesia tentu saja

membawa dampak pada perairan laut Indonesia. Perairan laut di Indonesia

yang dilewati jalur pelayaran Internasional tersebut akan menjadi tercemar

oleh bahan bakar kapal.

Contoh lain pengaruh politik terhadap perairan laut adalah kebijakan

pemerintah dalam melarang penggunaan bahan peledak dalam menangkap

ikan yang akan mengurangi kerusakan lingkungan di wilayah perairan laut.

Dan apabila pemerintah tidak melakukan pelarangan terhadap tindakan

tersebut maka kondisi lingkungan perairan laut akan semakin rusak.

Dari ulasan di atas terlihat dengan jelas hubungan antara geografi

dengan politik. Dalam hal ini hidrosfer memberi pengaruh terhadap politik

pada suatu negara terutama negara maritime begitu pula sebaliknya politik

berpengaruh pada hidrosfer.

Tugas Geografi Politik | 65


b.2 Perairan darat

Air yang merupakan bagian dari hak-hak asasi manusia yang

mengandung suatu nilai universal, dimana kebutuhan tersebut adalah

kebutuhan yang tidak boleh dilimitasi, dieleminir sebagian dan atau

seluruhnya, hal kebutuhan tersebut juga sudah menjadi hak konstitusional

setiap warga negara, yang bisa diartikan bahwa keberadaan air bagi rakyat

banyak tidak bisa lagi di dalam pemenuhannya tergantung pada Undang-

undang atau Peraturan Pemerintahan yang berlaku di sebuah Negara,

misalkan dibatasi dengan keberadaan oleh adanya UU No 7 Tahun 2004

tentang Sumber Daya Air (SDA). Apalagi air yang merupakan suatu

kebutuhan pokok bagi masyarakat, serta merupakan suatu elemen yang

terpenting bagi kelangsungan kehidupan manusia, suadah merupakan

keharusan mendapatkan suatu proteksi yang memadahi bagi kepentingan

pemenuhan kebutuhan umat manusia. Dan fundamentalisnya, hal ini

tentunya telah bertentangan, sebagaimana air di dalam perspektif konsep

hak asasi manusia (HAM) yang berlaku secara universal, di dalam

keterkaitan hubungannya negara dengan warganya, dalam hal ini rakyat

yang berkedudukan sebagai pemegang hak (right holder), kemudian di sisi

lain negara berkedudukan sebagai pengemban kewajiban (duty holder)

mengandung imperatif. Dan kemudian dimana kewajiban negara yang

mendasar seharusnya adalah melindungi (proteksi) dan menjamin hak asasi

warganya (rakyat), dalam hal itu dimana salah satunya adalah hak atas air

Tugas Geografi Politik | 66


mengupayakan pemenuhan secara positip atau menjamin akses rakyat atas

air yang sehat untuk segala kebutuhannya mulai dari urusan rumah tangga,

urusan irigasi, urusan produksi lainnya.

Isu tentang air yang berkembang di masyarakat semakin

berhembus kencang menyusul akan disahkannya RUU Sumberdaya Air,

RUU Sumberdaya Air tersebut akan menggantikan Undang-Undang No.11

Tahun 1974 tentang pengairan dalam RUU tersebut, terlihat adanya

perubahan cara pandang terhadap sumberdaya air. Air tidak dimaknai lagi

sebagai barang publik (publik goods), tetapi juga sudah menjadi komoditas

ekonomi (economic goods).

Dengan adanya kesadaran bahwa air adalah hak asasi manusia

maka semakin gencar masyarakat, lembaga, maupun Negara

memperjuangkan air untuk tetap lestari. Perjuangan tersebut dilakukan

dengan mengadakan acara-acara,kerja sama,seminar maupun kampanye

aksi. Pada tahun 1992, ada dua peristiwa pertemuan yang menjadi dasar

pendirian jaringan lembaga-lembaga air internasional: Konferensi

Internasional mengenai Air dan Lingkungan di Dublin dan konferensi PBB

mengenai Lingkungan dan Pembangunan di Rio de Janerio. Secara khusus

ada 3 lembaga yang saling berkaitan lahir dari dua acara tersebut: Global

Water Partnership(GWP), World Water Council(WWC), dan World

Commission on Water(WWC).World Commission on Water (WWC)

Tugas Geografi Politik | 67


dibentuk pada tahun 1998 dan dipimpin oleh Ishmail Serageldin. Komisi ini

beranggotakan 21 orang terkanal dari seluruh dunia. Selain oleh pemerintah

Kanada dan Belanda , komisi ini juga didukung secara resmi oleh seluruh

organisasi besar PBB yang memiliki mandate yang berhubungan dengan

air;yakni UNESCO, FAO, UNDP, WHO, dan UNICEF. Komunitas

internasional perlu bersatu padu dalam sebuah model yang baru;model yang

tidak dikendalikan oleh motif mendapatkan profit atau didanai oleh Bank

Dunia. Model ini harus menerapkan nilai-nilai air sebagai milik

bersama,penjagaan air, kesetaraan air, universalitas air, dan perdamaian air.

Beberapa teladan positif yang mendukung nilai-nilai tersebut telah

terbentuk termasuk 3 prinsip yang dikembangkan selama 10 tahun terakhir

dalam berbagai pertemuan yang disponsori oleh PBB. Berikut ini adalah

prinsip-prinsip yang dapat membentuk cara mengatur penggunaan air di

masa depan.

Prinsip Kedaulatan territorial yang terbatas dan terintegrasi, setiap

Negara memiliki hak untuk menggunakan air dalam teritorialnya

dengan syarat tindakan tersebut tidak merugikan kepentingan

Negara lain.

Prinsip komunitas kepentingan-kepentingan: tidak ada satu Negara

pun yang dapat menggunakan air dalam wilayahnya tanpa

dikonsultasikan dengan Negara lain untuk mencapai pengelolaan

yang terintergrasi,atas dasar kerja sama.

Tugas Geografi Politik | 68


Prinsip penggunaan yang adil dan masuk akal: setiap Negara

memiliki hak untuk menggunakan air di daerah aliran air bersama

melalui pemberian kepemilikan dan control untuk bagian sumber

daya yang adil dan masuk akal.

Agenda bagi gerakan ketahanan air internasional yang

dipersenjatai dengan sejumlah solusi lingkungan dan kemanusiaan yang

memiliki potensi untuk mengatasi krisis air global. Gerakan ini bertujuan

untuk melindungi dan mempertahankan air dari eksploitasi komersial.

Untuk menyelamatkan sumber daya air yang makin menipis, dan mencegah

konflik yang lebih jauh, seluruh tingkat pemerintah dan masyarakat di

seluruh dunia harus mulai bekerja sama, seperti yang dahulu pernah

dilakukan untuk membangun masyarakat kembali setelah perang berakhir.

Untuk memulai misi ini, sesegera mungkin kita harus menyetujui

serangkaian prinsip dan nilai pemandu,yakni:.

a) Air adalah milik bumi dan seluruh spesies.

b) Sedapat mungkin air harus berusaha berada tetap ditempat asalnya.

c) Air harus dikonversi setiap saat.

d) Air yang tercemar harus kembali disehatkan.

e) Air dapat dilindungi paling baik ketika berada didaerah aliran airnya

yang alami.

f) Air adalah warisan public, yang harus dijaga oleh seluruh tingkat

pemerintahan.

Tugas Geografi Politik | 69


g) Akses pada pasokan air bersih yang cukup adalah hak asasi dasar

manusia.

h) Pembela air yang terbaik adalah masyarakat dan warga Negara

setempat.

i) Publik harus berpartisipasi sebagai mitra sejajar dengan pemerintah

untuk melindungi air.

j) Kebijakan-kebijakan globalisasi ekonomi tidak mendukung

keberlanjutan air (water sustainable).

3.Iklim

Tidak semua ilmuwan setuju tentang keadaan dan akibat dari

pemanasan global. Beberapa pengamat masih mempertanyakan apakah

temperatur benar-benar meningkat. Yang lainnya mengakui perubahan yang

telah terjadi tetapi tetap membantah bahwa masih terlalu dini untuk

membuat prediksi tentang keadaan di masa depan. Kritikan seperti ini juga

dapat membantah bukti-bukti yang menunjukkan kontribusi manusia

terhadap pemanasan global dengan berargumen bahwa siklus alami dapat

juga meningkatkan temperatur. Mereka menun jukkan fakta-fakta bahwa

pemanasan berkelanjutan dapat menguntungkan di beberapa daerah.

Para ilmuwan yang mempertanyakan pemanasan global cenderung

menunjukkan tiga perbedaan yang masih dipertanyakan antara prediksi

model pemanasan global dengan perilaku sebenarnya yang terjadi pada

iklim. Pertama, pemanasan cenderung berhenti selama tiga dekade pada

Tugas Geografi Politik | 70


pertengahan abad ke-20; bahkan ada masa pendinginan sebelum naik

kembali pada tahun 1970-an. Kedua, jumlah total pemanasan selama abad

ke-20 hanya separuh dari yang diprediksi oleh model. Ketiga, troposfer,

lapisan atmosfer terendah, tidak memanas secepat prediksi model. Akan

tetapi, pendukung adanya pemanasan global yakin dapat menjawab dua dari

tiga pertanyaan tersebut.

Kurangnya pemanasan pada pertengahan abad disebabkan oleh

besarnya polusi udara yang menyebarkan partikulat-partikulat, terutama

sulfat, ke atmosfer. Partikulat ini, juga dikenal sebagai aerosol,

memantulkan sebagian sinar matahari kembali ke angkasa luar. Pemanasan

berkelanjutan akhirnya mengatasi efek ini, sebagian lagi karena adanya

kontrol terhadap polusi yang menyebabkan udara menjadi lebih bersih.

Keadaan pemanasan global sejak 1900 yang ternyata tidak seperti

yang diprediksi disebabkan penyerapan panas secara besar oleh lautan. Para

ilmuan telah lama memprediksi hal ini tetapi tidak memiliki cukup data

untuk membuktikannya. Pada tahun 2000, U.S. National Oceanic and

Atmospheric Administration (NOAA) memberikan hasil analisa baru

tentang temperatur air yang diukur oleh para pengamat di seluruh dunia

selama 50 tahun terakhir. Hasil pengukuran tersebut memperlihatkan

adanya kecenderungan pemanasan: temperatur laut dunia pada tahun 1998

lebih tinggi 0,2 derajat Celsius (0,3 derajat Fahrenheit) daripada temperatur

rata-rata 50 tahun terakhir, ada sedikit perubahan tetapi cukup berarti.

Tugas Geografi Politik | 71


Pertanyaan ketiga masih membingungkan. Satelit mendeteksi lebih

sedikit pemanasan di troposfer dibandingkan prediksi model. Menurut

beberapa kritikus, pembacaan atmosfer tersebut benar, sedangkan

pengukuran atmosfer dari permukaan Bumi tidak dapat dipercaya. Pada

bulan Januari 2000, sebuah panel yang ditunjuk oleh National Academy of

Sciences membahas masa lah ini mengakui bahwa pemanasan permukaan

Bumi tidak dapat diragukan lagi. Akan tetapi, pengukuran troposfer yang

lebih rendah dari prediksi model tidak dapat dijelaskan .

Konsumsi total bahan bakar fosil di dunia meningkat sebesar 1

persen per-tahun. Langkah-langkah yang dilakukan atau yang sedang

diskusikan saat ini tidak ada yang dapat mencegah pemanasan global di

masa depan. Tantanga saat ini adalah mengatasi efek yang timbul sambil

melakukan langkah-langkah untuk mencegah semakin berubahnya iklim di

masa depan.

Kerusakan yang parah dapat di atasi dengan berbagai cara. Daerah pantai

dapat dilindungi dengan dinding dan penghalang untuk mencegah

masuknya air laut. Cara lainnya, pemerintah dapat membantu populasi di

pantai untuk pindah ke daerah yang lebih tinggi. Beberapa negara, seperti

Amerika Serikat, dapat menyelamatkan tumbuhan dan hewan dengan tetap

menjaga koridor (jalur) habitatnya, mengosongkan tanah yang belum

dibangun dari selatan ke utara. Spesies-spesies dapat secara perlahan-lahan

berpindah sepanjang koridor ini untuk menuju ke habitat yang lebih dingin.

Tugas Geografi Politik | 72


Ada dua pendekatan utama untuk memperlambat semakin

bertambahnya gas rumah kaca. Pertama, mencegah karbon dioksida dilepas

ke atmosfer dengan menyimpan gas tersebut atau komponen karbon-nya di

tempat lain. Cara ini disebut carbon sequestration (menghilangkan karbon).

Kedua, mengurangi produksi gas rumah kaca.

a.Menghilangkan karbon

Cara yang paling mudah untuk menghilangkan karbon dioksida

di udara adalah dengan memelihara pepohonan dan menanam pohon

lebih banyak lagi. Pohon, terutama yang muda dan cepat

pertumbuhannya, menyerap karbon dioksida yang sangat banyak,

memecahnya melalui fotosintesis, dan menyimpan karbon dalam

kayunya. Di seluruh dunia, tingkat perambahan hutan telah mencapai

level yang mengkhawatirkan. Di banyak area, tanaman yang tumbuh

kembali sedikit sekali karena tanah kehilangan kesuburannya ketika

diubah untuk kegunaan yang lain, seperti untuk lahan pertanian atau

pembangunan rumah tinggal. Langkah untuk mengatasi hal ini adalah

dengan penghutanan kembali yang berperan dalam mengurangi

semakin bertambahnya gas rumah kaca.

Gas karbon dioksida juga dapat dihilangkan secara langsung.

Caranya dengan menyuntikkan (menginjeksikan) gas tersebut ke

sumur-sumur minyak untuk mendorong agar minyak bumi keluar ke

permukaan (lihat Enhanced Oil Recovery). Injeksi juga bisa dilakukan

Tugas Geografi Politik | 73


untuk mengisolasi gas ini di bawah tanah seperti dalam sumur minyak,

lapisan batubara atau aquifer. Hal ini telah dilakukan di salah satu

anjungan pengeboran lepas pantai Norwegia, dimana karbon dioksida

yang terbawa ke permukaan bersama gas alam ditangkap dan

diinjeksikan kembali ke aquifer sehingga tidak dapat kembali ke

permukaan.

Salah satu sumber penyumbang karbon dioksida adalah

pembakaran bahan bakar fosil. Penggunaan bahan bakar fosil mulai

meningkat pesat sejak revolusi industri pada abad ke-18. Pada saat itu,

batubara menjadi sumber energi dominan untuk kemudian digantikan

oleh minyak bumi pada pertengahan abad ke-19. Pada abad ke-20,

energi gas mulai biasa digunakan di dunia sebagai sumber energi.

Perubahan tren penggunaan bahan bakar fosil ini sebenarnya secara

tidak langsung telah mengurangi jumlah karbon dioksida yang dilepas

ke udara, karena gas melepaskan karbon dioksida lebih sedikit bila

dibandingkan dengan minyak apalagi bila dibandingkan dengan

batubara. Walaupun demikian, penggunaan energi terbaharui dan energi

nuklir lebih mengurangi pelepasan karbon dioksida ke udara. Energi

nuklir, walaupun kontroversial karena alasan keselamatan dan

limbahnya yang berbahaya, bahkan tidak melepas karbon dioksida

sama sekali.

Tugas Geografi Politik | 74


b.Persetujuan internasional

Protokol Kyoto

Kerjasama internasional diperlukan untuk mensukseskan

pengurangan gas-gas rumah kaca. Di tahun 1992, pada Earth Summit di

Rio de Janeiro, Brazil, 150 negara berikrar untuk menghadapi masalah

gas rumah kaca dan setuju untuk menterjemahkan maksud ini dalam

suatu perjanjian yang mengikat. Pada tahun 1997 di Jepang, 160 negara

merumuskan persetujuan yang lebih kuat yang dikenal dengan Protokol

Kyoto.

Perjanjian ini, yang belum diimplementasikan, menyerukan

kepada 38 negara-negara industri yang memegang persentase paling

besar dalam melepaskan gas-gas rumah kaca untuk memotong emisi

mereka ke tingkat 5 persen di bawah emisi tahun 1990. Pengurangan ini

harus dapat dicapai paling lambat tahun 2012. Pada mulanya, Amerika

Serikat mengajukan diri untuk melakukan pemotongan yang lebih

ambisius, menjanjikan pengurangan emisi hingga 7 persen di bawah

tingkat 1990; Uni Eropa, yang menginginkan perjanjian yang lebih

keras, berkomitmen 8 persen; dan Jepang 6 persen. Sisa 122 negara

lainnya, sebagian besar negara berkembang, tidak diminta untuk

berkomitmen dalam pengurangan emisi gas.

Akan tetapi, pada tahun 2001, Presiden Amerika Serikat yang

baru terpilih, George W. Bush mengumumkan bahwa perjanjian untuk

Tugas Geografi Politik | 75


pengurangan karbon dioksida tersebut menelan biaya yang sangat

besar. Ia juga menyangkal dengan menyatakan bahwa negara-negara

berkembang tidak dibebani dengan persyaratan pengurangan karbon

dioksida ini. Kyoto Protokol tidak berpengaruh apa-apa bila negara-

negara industri yang bertanggung jawab menyumbang 55 persen dari

emisi gas rumah kaca pada tahun 1990 tidak meratifikasinya.

Persyaratan itu berhasil dipenuhi ketika tahun 2004, Presiden Rusia

Vladimir Putin meratifikasi perjanjian ini, memberikan jalan untuk

berlakunya perjanjian ini mulai 16 Februari 2005.

Banyak orang mengkritik Protokol Kyoto terlalu lemah. Bahkan

jika perjanjian ini dilaksanakan segera, ia hanya akan sedikit

mengurangi bertambahnya konsentrasi gas-gas rumah kaca di atmosfer.

Suatu tindakan yang keras akan diperlukan nanti, terutama karena

negara-negara berkembang yang dikecualikan dari perjanjian ini akan

menghasilkan separuh dari emisi gas rumah kaca pada 2035. Penentang

protokol ini memiliki posisi yang sangat kuat. Penolakan terhadap

perjanjian ini di Amerika Serikat terutama dikemukakan oleh industri

minyak, industri batubara dan perusahaan-perusahaan lainnya yang

produksinya tergantung pada bahan bakar fosil. Para penentang ini

mengklaim bahwa biaya ekonomi yang diperlukan untuk melaksanakan

Protokol Kyoto dapat menjapai 300 milyar dollar AS, terutama

disebabkan oleh biaya energi. Sebaliknya pendukung Protokol Kyoto

Tugas Geografi Politik | 76


percaya bahwa biaya yang diperlukan hanya sebesar 88 milyar dollar

AS dan dapat lebih kurang lagi serta dikembalikan dalam bentuk

penghematan uang setelah mengubah ke peralatan, kendaraan, dan

proses industri yang lebih effisien.

Pada suatu negara dengan kebijakan lingkungan yang ketat,

ekonominya dapat terus tumbuh walaupun berbagai macam polusi telah

dikurangi. Akan tetapi membatasi emisi karbon dioksida terbukti sulit

dilakukan. Sebagai contoh, Belanda, negara industrialis besar yang juga

pelopor lingkungan, telah berhasil mengatasi berbagai macam polusi

tetapi gagal untuk memenuhi targetnya dalam mengurangi produksi

karbon dioksida.

Setelah tahun 1997, para perwakilan dari penandatangan

Protokol Kyoto bertemu secara reguler untuk menegoisasikan isu-isu

yang belum terselesaikan seperti peraturan, metode dan pinalti yang

wajib diterapkan pada setiap negara untuk memperlambat emisi gas

rumah kaca. Para negoisator merancang sistem dimana suatu negara

yang memiliki program pembersihan yang sukses dapat mengambil

keuntungan dengan menjual hak polusi yang tidak digunakan ke negara

lain. Sistem ini disebut perdagangan karbon. Sebagai contoh, negara

yang sulit meningkatkan lagi hasilnya, seperti Belanda, dapat membeli

kredit polusi di pasar, yang dapat diperoleh dengan biaya yang lebih

rendah. Rusia, merupakan negara yang memperoleh keuntungan bila

Tugas Geografi Politik | 77


sistem ini diterapkan. Pada tahun 1990, ekonomi Rusia sangat payah

dan emisi gas rumah kacanya sangat tinggi. Karena kemudian Rusia

berhasil memotong emisinya lebih dari 5 persen di bawah tingkat 1990,

ia berada dalam posisi untuk menjual kredit emisi ke negara-negara

industri lainnya, terutama mereka yang ada di Uni Eropa. Uraian diatas

menunjukkan betapa pentingnya unsur geografi (baca: atmosfer) berupa

iklim terhadap politik (kesepakatan Negara-negara dunia untuk

mengurangi CO2 di udara dalam Protokol Kyoto)

4.Biosfer /Tumbuhan.

Menteri Kehutanan RI didesak segera menjadikan Kawasan Hutan Batang

Toru (KHBT) sebagai kawasan lindung serta mencabut izin perusahaan

yang melakukan pengelolaan hutan itu.

Manager Program Batang Toru Yayasan Ekosistem Lestari (YEL), Graham

Usher, di Medan, mengatakan, berdasar hasil pertemuan koordinasi yang

digelar YEL bersama mitra kerja 20-21 Pebruari 2008, merekomendasikan

desakan terhadap Menteri Kehutanan MS Kaban, untuk menjadikan

Kawasan Hutan Batang Toru (KHBT) sebagai kawasan lindung.

"Mengingat keragaman hayati dan persoalan topografi KHBT, kami

meminta agar kawasan yang meliputi tiga kabupaten di Sumut ini dapat

dijadikan sebagai kawasan lindung,"

Tugas Geografi Politik | 78


Menteri Kehutanan diharapkan juga dapat merespon KHBT sebagai habitat

orang utan. Mengingat hasil survey yang dilakukan YEL, terdapat habitat

terakhir untuk populasi orang utan (mawas, jut botar) yang diperkirakan

mencapai sekitar 600 ekor di Blok Batang Toru Barat dan sekitar 300-400

ekor di Blok Batang Toru Timur.

Termasuk dijumpai juga satwa langka lainnya seperti tapir, harimau

sumatera, kambing hutan dan beragam jenis burung khas Sumatera. Untuk

flora, hutan ini memiliki beragam jenis flora misalnya bunga bangkai

rafflesia, anggrek, cemara gunung, sampinur tali, jenis-jenis mayang dan

beragam jenis flora lainnya.

Dukungan penyelamatan keragaman hayati ini diharapkan dapat

diterbitkan, mengingat adanya Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu

(IUPHHK) yang dimiliki oleh PT. Teluk Nauli.

Berdasarkan kajian dan analisis yang telah dilakukan terhadap

kawasan hutan Batang Toru ternyata kawasan tersebut selayaknya dijadikan

hutan lindung sesuai dengan rekomendasi yang telah dikeluarkan oleh para

pihak yang terkait dengan kawasan hutan Batang Toru.

"Kebijakan lain yang juga diharapkan diterbitkan oleh Pemerintah

Propinsi Sumatera Utara menetapkan Kawasan Hutan Batang Toru sebagai

Kawasan Lindung Strategis Propinsi Sumatera Utara dalam Revisi Rencana

Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Sumatera Utara,"

Sementara Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Tapanuli Utara,

Tugas Geografi Politik | 79


Sumut, Yunus C Hutauruk,mengatakan, keberadaan mega proyek

Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) Sarulla, sebagai proyek

potensial di Kabupaten Tapanuli Utara sangat membutuhkan adanya

perlindungan kawasan. "Kita sangat berharap adanya dukungan pemerintah

pusat untuk mendukung perlindungan Kawasan Hutan Batang

Toru,"katanya.

Berdasarkan artikel yang diunduh dari

http://illegalloggingwatch.blogspot.com tanggal 2 Oktober 2010 diatas,

dapat dilihat bahwasannya terdapat hubungan antara fenomena Biosfer

dalam hal ini mengenai pengelolaan hutan dengan isu politik. Keduanya

saling mempengaruhi karena dalam suatu permasalahan lingkungan

(geografi) selalu menyeret para politikus untuk menyelesaikannya. Baik itu

melalui keputusan para menteri terkait atau melalui undang-undang.Begitu

pula sebaliknya politik sering digunakan orang-orang tertentu untuk

merusak atau bahkan menguasai aset berharga sumber daya alam kita.

Biosfer (tanaman dan hewan) ternyata juga sangat berpengaruh

terhadap lembaga politik seperti Negara dan partai politik. Kemungkinan

tanaman dan hewan mempunyai spirit yang dapat dijadikan inspirasi.

Memang pada dasarnya manusia terinspirasi oleh keberadaan tanaman dan

hewan, dan menjadikannya lambang dalam berbagai aktivitasnya, termasuk

aktivitas politik. Seorang pemuda pasti menyerahkan bunga ketika

menyatakan cintanya, karena bunga yang wangi harumnya dan indahnya

Tugas Geografi Politik | 80


warna warni merupakan lambang yang tepat bagi cintanya. Negara-negara

sebagai lembaga politik yang menggunakan tanaman dan hewan sebagai

lambangnya antara lain : Thailand - negeri gajah putih , Singapura singa

, Indonesia Garu da, Rusia negeri beruang merah, Kanada gambar

daun di benderanya, Cina negeri Tirai Bambu dan hewan Panda ,

Australia Negeri Kangguru , Korea Negeri ginseng , Mesir negeri

kuda nil. Adapun partai politik yang menggunakan tanaman atau hewan

antara lain : Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan - Banteng Moncong

Putih, Partai Gerindra Kepala Garuda, Partai Golkar Pohon Beringin ,

PKS Padi dan kapas , PDS Burung Merpati.

B. Unsur-unsur Manusia (Antroposfer)

Peranan manusia dalam politik dipahami sebagai suatu kondisi manusia

dalam suatu wilayah (baca : Negara) yang mempengaruhi keputusan-

keputusan politik yang diambil oleh lembaga pemerintah yang mendapat

mandat dari rakyat untuk mengatur Negara dalam berbagai bidang

kehidupan. Kondisi manusia dapat dibagi menjadi kondisi ekonomi, sosial,

politik dan budaya.

1.Kondisi ekonomi.

Dalam suatu Negara yang masih bersifat agraris seperti Indonesia maka

kebijakan politik yang diambil berdasarkan pada kondisi pertanian,

terutama kebutuhan pangan. Muncullah kebijaksana an Panca Usaha Tani

pada awal orde baru untuk memandu petani dalam usaha taninya. Saat itu

Tugas Geografi Politik | 81


banyak konflik terjadi, karena petani yang biasanya memakai pupuk

kandang diharuskan mema kai pupuk buatan (kimia) walaupun harus impor.

Demikian pula bibit padi yang tadinya berasal dari bibit lokal sejenis raja

lele, mentik wangi dan cianjur harus diganti dengan bibit IR yang

didatangkan dari Philipina. Kondisi pertanian yang masih tradisional

dengan hasil panen rendah dalam waktu lama mempengaruhi pemerintah

mengambil keputusan politik berupa penerapan Panca Usaha Tani

(menentukan Pengolahan Tanah, Bibit,Pengairan,Pemupukan dan

Pemberan tasan hama) agar hasil meningkat untuk mengejar pertumbuhan

penduduk yang pesat. Demikian kondisi gagal panen, banyak ternak mati

dan pabrik-pabrik gula bangkrut (kondisi ekonomi melemah) mendorong

pemerintah mengambil keputusan mengimpor beras, sapi dan gula

(keputusan politik) untuk memenuhi kebutuhan penduduk sekaligus

mencegah kerusuhan social bahkan politik karena kegagalan pemerintah

menyediakan bahan pokok bagi warganya. Nampak kondisi ekonomi

mempengaruhi keputusan politik.

Tugas Geografi Politik | 82


Gambar 7. Karikatur Impor Beras dinegeri Agraris

Gambar 8. Beras Impor dari Thailand

Tanah Air Indonesia adalah sebuah bangsa yang memiliki tanah pertanian

yang sangatsubur, bah kan dalam sebuah lirik lagu disebutkan "tongkat dan

batupun jadi tanaman" sebagai ungkapan yang menyatakan betapa suburnya

tanah air tercintaini. Tapi mengapa kini kita harus mengimpor beras dari

luarnegeri, dengan kata lain berarti pangan bangsa Indonesia ternyata

tergantung pada orang asing, bagaimana seandainya mereka tidak mau lagi

mengekspor beras ke Indonesia, bisa kelaparan rakyat Indonesia.

2.Kondisi Sosial

Pertumbuhan penduduk yang pesat pada periode 1961 1970 yang

mencapai 2,34% mempenga ruhi keputusan politik pemerintah untuk

menggalakkan Program Keluarga Berencana. Lembaga yang menangani

kependudukan berdiri atas Keputusan Presiden terkenal dengan sebutan

Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Badan ini

mengkampanyekan Dua Anak Cukup, karena saat itu setiap keluarga rata-

Tugas Geografi Politik | 83


rata mempunyai anggota 6 10 orang. Masa sebelum nya ada pendapat

tradisional di kalangan masyarakat bahwa banyak anak banyak rezeki.

Bahkan pemerintah memberi bantuan tunjangan penghasilan bagi pegawai

negeri sipil dan tentara baik uang maupun beras (satu anak bantuan beras 10

kg per bulan). Bagi PNS yang mempunyai anak delapan maka tiap bulan

dapat membawa pulang satu kwintal beras. Kondisi demikian memper

parah keuangan Negara. Oleh karena itu, mendukung kampanye dua anak

cukup, pemerintah juga membuat keputusan politik yang hanya memberi

bantuan tunjangan bagi dua anak saja. Sejak itu pegawai negeri dan

masyarakat umumnya enggan mempunyai anak lebih dari dua.

Letusan merapi ini juga dimanfaatkan berbagai instasi untuk

menunjukan eksistensinya. Hal ini ditujukan untuk pencitraan instansi yang

bersangkutan sehingga dikenal masyarakat. Partai-partai politik pun ikut

berlomba-lomba memberikan sumbangannya. Mereka secara tidak langsung

bersaing untuk mendapatkan hati masyarakat korban bencana dengan

membagi-bagikan sembako ataupun sumbangan yang lain. Denagn begitu,

pada pemilu tahun selanjutnya masyarakat memilih partai itu.

Bencana alam yang menimbulkan masalah social kadang digunakan oleh

pihak tertentu untuk menaikkan citranya seperti gambar berikut :

Tugas Geografi Politik | 84


Gambar 9. Bantuan social bagi korban Merapi yang diabadikan

3.Budaya

Pada masa orde lama pernah muncul keputusan politik yang melarang

music ngak ngik ngok yang hanya berisi cinta, karena pemerintah

menganggap music demikian berbahaya bagi pem bangunan karakter

bangsa. Kebijaksanaan pemerintah mengutamakan penyiaran lagu-lagu

perjuangan yang dapat membangkitkan semangat bekerja keras bagi rakyat

Indonesia. Kebijaksanaan Politik yang mendukung itu disebut Berdikari

(Berdiri di Atas kaki sendiri), berdaulat dalam politik, mandiri secara

ekonomi dan berkepribadian dalam budaya. Tapi pada masa orde baru

konsep politik berdikari berubah ke politik terbuka. Kebijakanaan pintu

terbuka menyebabkan budaya asing masuk, music dan film-film barat

mendesak produk dalam negeri. Sementara kekhawatiran terhadap Cina

membuat pemerintah mengeluarkan keputusan politik melarang budaya

Tugas Geografi Politik | 85


barongsay, membatasi kepercayaan Kong Hu Cu dan meminta warga Cina

mengganti nama. Maka Han Sie Long menjadi Handoko atau Liem Swi

King menjadi Halim.

Budaya dapat mempengaruhi hubungan politik suatu negara

dengan negara lain, . Tari pendet salah satu budaya asli Indonesia di klaim

oleh Malaysia untuk sarana promosi pariwisata. Hal ini membuat situasi

politik kedua negara menjadi semakin memanas setelah sebelumnya sempat

tegang karena kasus TKI dan perbatasan. Aura kebencian pun semakin

membara diantara masyarakat kedua negara. Negara seolah tidak berdaya

melihat aset berharga milik bangsa diambil negara lain. Pengembangan dan

penghargaan negara terhadap budaya bangsa masih kurang, perhatian

negara masih terfokus pada pengembangan ekonomi saja. Untuk

memajukan dan melindungi budaya agar tidak diklaim negara lain maka

dibutuhkan kemauan dari segenap pihak yang berwenang.

Tugas Geografi Politik | 86


Gambar 10. Tari Pendet Budaya Indonesia dibajak Malaysia

Tugas Geografi Politik | 87


Gambar 11. Indonesia Kanada bersahabat lewat budaya tari

4.Politik.

Kondisi politik suatu Negara ditentukan oleh keputusan politik penguasa.

Pada orde lama Partai Masyumi yang besar dilarang karena tidak

mendukung demokrasi terpimpin. Pada masa orde baru Partai Komunis

Indonesia dilarang karena dianggap mendalangi pemberontakan G30S. Dan

untuk memudahkan pengawasan dengan dalih stabilitas politik maka

pemerintah membuat keputusan politik yang menyederhanakan system

kepartaian yang tadinya berjumlah sepuluh menjadi tiga saja. Tetapi

perubahan politik pada tahun 1998 jugalah yang menyebabkan pemerintah

membuka kran berdirinya partai-partai baru sampai seratus lebih, walaupun

yang berhak menjadi peserta pemilu 48 partai pada tahun 1999.

Sesungguhnya politik (proses pertarungan di DPR, suara-suara rakyat

melalui media massa, pilihan rakyat pada pemilu ) akan mempengaruhi

politik (kebijakan yang diambil, arah pembangunan Negara dan system

politik yang dianut). Kalau masa orde lama system parlementer dianggap

gagal maka diganti system demokrasi terpimpin. Oleh orde baru system

demokrasi terpimpin diganti dengan system demo krasi Pancasila. Orde

reformasi mengganti system demokrasi Pancasila menjadi demokrasi

murni, suara banyak yang menentukan, system perwakilan yang dipilih

langsung.

Tugas Geografi Politik | 88


BAB V PERANAN POLITIK TERHADAP GEOGRAFI

Tidak dapat disangkal bahwa peranan politik terhadap geografi sangat

besar. Dalam pendahuluan disampaikan bagaimana geografi sebagai ilmu

kedudukannya semakin terancam dan terpinggirkan karena keputusan

politik. Demikian pula dalam praktek bernegara peranan politik seperti

kebijakan atau keputusan politik yang diambil mempengaruhi geografi

(dalam arti kondisi geografi suatu wilayah). Dalam diktat ini peranan politik

Tugas Geografi Politik | 89


akan dibahas pada 4 topik saja yaitu : A.Lingkungan B. Kependudukan

C.Bencana Alam D.Pertahanan Keamanan

A. Lingkungan.

Betapa pentingnya lingkungan dalam kehidupan manusia tidak perlu

diperdebatkan. Baik lingkungan alam maupun lingkungan budaya.

Lingkungan alam berupa tanah, air, udara dan hayati sungguh menentukan

hidup manusia. Ketersediaan lingkungan alam akan membatasi kehidupan

manusia. Demikian pula lingkungan budaya berupa kehidupan

ekonomi,social dan politik juga berpengaruh pada aktivitas manusia. Akan

tetapi aktivitas manusia ternyata juga cukup besar peranannya dalam

mengubah lingkungan. Apalagi aktivitas politik manusia yang dengan

kesadaran tinggi mengambil keputusan-keputusan politik peranannya pada

lingkungan akan dibahas dalam diktat ini.

1.Lingkungan alam

Keputusan politik di awal orde baru tahun 1970 an yang mencanangkan

Panca Usaha Tani sebagai upaya pemenuhan kebutuhan pangan telah

berdampak kerusakan lingkungan, khususnya tanah, yang cukup besar

dirasakan akibatnya hingga kini. Kebijakan menggunakan pupuk kimia

telah menyebabkan tanah rusak, kandungan mikroorganisme mati, dan

susah diolah dan kesuburannya semakin rendah. Ketergantungan tanah

terhadap pupuk kimia (buatan) sangat besar. Kebijakan politik pertanian

untuk menggunakan pestisida, herbisida dan fungisida dalam memberantas

Tugas Geografi Politik | 90


hama telah menyebabkan musnahnya berbagai serangga yang berguna

untuk tumbuhan dan matinya mahluk-mahluk mikro organisme penyubur

tanah. Zat-zat kimia pemberantas hama turut andil dalam kerusakan

lingkungan tanah. Harus ada keputusan politik pemerintah untuk

mengembalikan kesuburan tanah dengan kebijakan menggunakan pupuk

kandang dan pemberantas hama alamiah. Hal itu tentu tidak mudah, karena

pabrikan bahan-bahan kimia penghasil pupuk dan pemberantas hama akan

terus berusaha menggunakan segala cara, juga melalui jalur politik, dengan

mempengaruhi pengambil keputusan untuk tetap melestarikan penggunaan

pupuk kimia. Disinilah pertarungan politik antara mereka yang pro

lingkungan dan pro ekonomi bebas beradu kuat, sementara rakyat

menunggu dengan cemas. Kaum cendekiawan seharusnya mengambil peran

untuk mempengaruhi keputusan politik agar pro lingkungan, bukan demi

diri sendiri, tetapi demi anak cucu generasi masa depan. Mereka dapat

membuat kajian ilmiah yang meyakinkan bahwa kerusakan lingkungan

tanah akan mengancam kelangsungan hidup keturunannya.

Demikian pula kerusakan lingkungan air nampak di depan mata. Air sungai

yang jernih dan melimpah tinggal kenangan karena keputusan politik : emas

hijau . Awal 1970 an politik emas hijau yang menyatakan hutan adalah

kekayaan alam yang tinggal diambil saja, menyebabkan orang berbondong-

bondong menebang hutan, menjual dalam bentuk gelondongan. Kerusakan

hujan sebagai penyimpan air tak dimengerti mereka karena keputusan

Tugas Geografi Politik | 91


politik yang segera menghasilkan uang dari menebang hutan. Rusaknya

hutan menyebabkan rusaknya sumber air dan lebih parah lagi terjadi erosi

yaitu pengelupasan tanah subur karena air hujan langsung menghantam

tanah dan menyeretnya kedalam sungai. Sungai menjadi keruh berwarna

kuning, airnya berlebihan atau banjir waktu musim penghujan, tetapi kering

di musim kemarau. Lingkungan air rusak karena politik emas hijau.

Lingkungan merupakan suatu bagian dari fenomena geosfer yang

terdiri dari beberapa komponen yaitu air, udara, tanah, hewan, tumbuhan,

beserta manusia didalamnya. Jika salah satu komponen tersebut mengalami

gangguan akan berpengaruh terhadap komponen yang lainya. Kerusakan

lingkungan seperti banjir, tanah longsor, dan bencana lainya akhir akhir

ini terjadi akibat kebijakan pemerintah yang kurang ramah lingkungan.

Bencana akibat kerusakan lingkungan juga sedang marak terjadi di negara

Indonesia. Hal ini tentunya berakibat pada lumpuhnya beberapa sektor

seperti ketahanan pangan (food security), ketahanan pendidikan (education

security), ketahanan sosial (social security), serta ketahanan ekonomi

(economic security). Seperti banjir yang terjadi di DKI Jakarta sering

membuat aktifitas warga terganggu karena rumahnya terendam banjir,

selain itu juga menimbulkan beberapa jalan terputus sehigga menimbulkan

kemacetan. Banjir di Jakarta disebabkan karena salahnya kebijakan

pemerintah dalam hal pembangunan yang kurang memperhatikan

lingkungan.

Tugas Geografi Politik | 92


Serangkaian bencana alam yang terjadi telah menarik simpati

maupun kedermawanan (philantrophy) masyarakat sebagai ikatan

solidaritas untuk saling membantu korban bencana alam. Tentu hal ini

sebuah tindakan yang terpuji. Akan tetapi niat baik yang ada justru sering

dimanfaatkan oleh sekelompok elit politik baik secara perorangan maupun

secara institusi di negeri ini untuk berpesta pora meraup simpati masyarakat

sebagai sarana mengumpulkan massa demi kepentingan politik sesaat yaitu

pemilihan umum baik eksekutif maupun legislatif. Oleh karena itu perlu

adanya paradigma baru dalam kebijakan politik nasional maupun lokal yang

lebih peka terhadap krisis lingkungan. Sehingga dalam penanganan bencana

alam tidak hanya bersifat parsial dan temporer tetapi bersifat berkelanjutan.

Green Politik merupakan sebuah upaya untuk mengatasi krisis lingkungan

yang berbasis pada sudut pandang perpolitikan.

Partai Politik memiliki peran komunikasi politik, aspirasi politik,

pendidikan politik, maupun dalam kapasitasnya sebagai sarana sosialisasi

politik. Dalam konteks tersebutlah sejatinya eksistensi partai politik

diharapkan mampu memberikan kontribusi akan lahirnya kesejahteraan

rakyat. green politics sudah selayaknya hadir sebagai sebuah common

platform bagi segenap pelaksanaan pembangunan nasional yang memiliki

wawasan lingkungan. Karena pada hakikatnya pembangunan

mengupayakan keberlanjutan (sustainabilitas) yang antara lain

berparadigma Pertama, menjangkau perspektif jangka panjang melebihi

Tugas Geografi Politik | 93


satu-dua generasi sehingga kegiatan pembangunan perlu

mempertimbangkan dampak jangka panjang. Kedua, menyadari berlakunya

hubungan keterkaitan (interdependency) antar pelaku-pelaku alam, sosial

dan buatan manusia. Ketiga, memenuhi kebutuhan manusia dan masyarakat

masa kini tanpa mengurangi kemampuan generasi yang akan datang

memenuhi kebutuhannya. Keempat, pembangunan dilaksanakan dengan

menggunakan sumber daya alam sehemat mungkin, limbah-polusi serendah

mungkin, ruang (space) sesempit mungkin, energi diperbarui semaksimal

mungkin, energi tidak-diperbarui sebersih mungkin, serta dengan manfaat

lingkungan, sosial, budaya-politik dan ekonomi seoptimal mungkin.

Kelima, pembangunan diarahkan pada pemberantasan kemiskinan,

perimbangan ekuitas sosial yang adil serta kualitas hidup sosial,

lingkungan, dan ekonomi yang tinggi.

B.Kependudukan

Kebijakan politik orde baru dengan program keluarga berencana telah

berhasil menurunkan angka kelahiran yang pada akhirnya menurunkan

angka pertambahan penduduk. Angka pertambahan penduduk turun mulai

dari 2,34% (1960-1970), 1,95% (1970-1980), 1,60% (1980 -1990) , 1,4%

(1990 2000). Keputusan politik pemerintah berupa pendirian Badan

Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), yang mempunyai

anggaran besar dan tenaga sukarela berupa kader-kader KB sampai di

tingkat desa telah berhasil menurunkan angka kalahiran. Semboyan dua

Tugas Geografi Politik | 94


anak cukup termuat dalam setiap gang masuk kampong dan tugu-tugu kota,

sehingga setiap warga membaca, memahami dan melaksanakannya.

Pemerintah memberi fasilitas pembagian kondom gratis, vasektomi dan

tubektomi gratis, bahkan protes kaum ulama diabaikan, karena pemerintah

merasa kuat dalam melaksanakan keputusan politiknya. Hampir semua

departemen melaksanakan program KB, meskipun hanya penyuluhan.

Organisasi Dharma Wanita (istri pegawai negeri) dan PKK menjadi ujung

tombak program KB. Hasilnya luar biasa, masyarakat sekarang malu kalau

punya anak lebih dari dua.

Orde reformasi memandang program KB tidak penting lagi. Kucuran dana

untuk BKKBN menurun drastis, bahkan lembaga ini tidak lagi mempunyai

struktur sampai ke desa. Akibatnya kampanye KB kalah dengan kampanye

pemilihan kepala daerah yang hampir tiap hari ada di Indonesia. Hasilnya

pertumbuhan penduduk naik lagi, meskipun hanya 0,05% dari 1,40%

menjadi 1,45% . Angka 0,05% memang kecil, tapi kalau di kalikan

240.000.000 orang penduduk Indonesia artinya sama dengan jumlah bayi

120.000. Melihat kenyataan tersebut, apakah akan ada perubahan politik

kependudukan pemerintah ? Kependudukan menyangkut pula masalah

pengangguran dan kemiskinan. Maraknya penawaran kerja secara langsung

adalah gejala politik seperti pada gambar berikut :

Tugas Geografi Politik | 95


Gambar 12 Penganggur mencari kerja dalam acara Job Fair

Pengangguran merupakan suatu keadaan dimana manusia tidak memiliki

pekerjaan tetap dan atau bekerja serabutan ( kerjanya tidak memenuhi

standar jam kerja) dan sedang mencari pekerjaan serta sedang menunggu

panggilan kerja. Pengangguran biasa terjadi di Negara berkembang dengan

penduduknya yang besar namun lapangan pekerjaan yang sedikit,

pengangguran juga dapat terjadi karena adanya pencari kerja tidak

memenuhi permintaan pasar sebab pendidikan mereka yang kurang,

pendidikan mereka kurang karena biaya pendidikan mahal padahal sudah

ada peraturan biaya pendidikan yang murah. Rasa malas yang ditanamkan

oleh Negara kapitalisme yang pernah menduduki Indonesia, mereka

Tugas Geografi Politik | 96


biasanya mengandalkan sesuatu yang instan, hal tersebut menimbulkan

rasa malas dan enggan bekerja pada penduduk Indonesia saat ini.

C.Bencana Alam

Politik memang tidak dapat secara langsung mempengaruhi bencana alam.

Akan tetapi akibat keputusan politik bencana alam dapat terjadi. Seperti

banjir : bencana ini terjadi karena air hujan tidak dapat ditahan oleh

tumbuhan yang ditebangi secara massal akibat politik emas hijau.

Keputusan politik mengizinkan penambangan batu kapur banyak

menimbulkan bencana longsor di Jawa Barat. Politik lebih tepat

mempunyai peranan dalam mitigasi bencana (mengurangi resiko korban

akibat bencana alam). Masih terngiang ketika pemerintah belum

mempunyai kebijakan politik dalam menangani bencana alam, tsunami

Aceh tahun 2004 telah menelan korban jiwa kurang lebih 200.000 jiwa dan

gempa bumi di Bantul menewaskan 6000 jiwa dalam waktu 55 detik. Sejak

tahun 2006 pemerintah secara serius mengatasi bencana alam dengan

membentuk Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BPBN) dan Badan-

badan serupa di propinsi dan kabupaten /kota. Keputusan politik inilah yang

cukup strategis mengingat Negara Indonesia rentan terhadap bencana alam :

gempa bumi, banjir, tsunami, letusan gunung api, longsor dan angin puting

beliung. Kerugian akibat bencana alam luar biasa, baik kerugian harta

bencana maupun kerugian jiwa manusia yang tak dapat dihitung secara

materi. Sudah tepat kebijakan pemerintah dalam menangani bencana.

Tugas Geografi Politik | 97


Diharapkan pemerintah daerah (propinsi dan kabupaten /kota) segera

menghasilkan peraturan-peraturan daerah yang mendukung upaya

penanggulangan bencana alam. Seperti Pemerintah Propinsi Daerah

Istimewa Yogyakarta yang mengeluarkan peraturan tentang zona bahaya

Gunung Merapi dengan menetapkan jarak 5 km dari puncak Merapi sebagai

zona bebas penduduk dan usaha, artinya wilayah yang tidak boleh dihuni

ataupun dijadikan tempat usaha. Zona II antara 5 km 10 km sebagai

daerah bahaya II yaitu penduduk tidak boleh menghuni tetapi diperbolehkan

berusaha. Zona III antara 10 km 15 km penduduk boleh menghuni dan

berusaha tetapi setiap waktu siap untuk diungsikan bila Merapi

menunjukkan tanda-tanda erupsi. Zona IV adalah wilayah lebih dari 15km

sebagai daerah bebas bencana Merapi. Disamping itu Badan Meteorologi

dan Geofisika membuat tanda-tanda bahaya yang harus dimengerti oleh

penduduk sekitar Merapi. Berdasarkan jumlah gempa tremor, kepulan asap

yang muncul, suhu udara dan titik api di puncak Merapi BMG

mengklasifikasi kondisi bahaya Merapi menjadi Siaga, Awas dan Bahaya

Merapi.

Dari bencana lumpur Lapindo kita dapat melihat rusaknya lingkungan yang

akibat kelalaian manusia. Permasalahan yang muncul akibat lumpur

Lapindo tidak kunjung usai dikarenakan beberapa faktor antara lain:

Tugas Geografi Politik | 98


Pemerintah yang menutupi kesalahan pihak Lapindo, pemerintah

memutuskan bahwa bencana Lapindo bukanlah human error tetapi

murni bencana alam.

Pemilik perusahaan yaitu milik Bakrie Group (Ketua Partai Golkar)

tidak mau memberikan ganti rugi yang sesuai kepada korban

lapindo, sehingga masyarakat menjadi semakin menderita dan

menuntut hak2nya

Ganti rugi yang di berikan kepada korban lapindo ternyata di ambil

dari dana APBD

Kawasan lumpur yang berbahaya pada akhirnya di gunakan sebagai

OBYEK WISATA GEOLOGI bagi masyrakat umum sehingga orang

yang sehat justru tertarik untuk berwisata di tempat yang berpolusi

dan membahayakan kesehatan.

Tugas Geografi Politik | 99


Gambar 13. Bencana semburan lumpur Lapindo di Sidoarjo

Tugas Geografi Politik | 100