Anda di halaman 1dari 4

TAPAK

Jakarta Selatan terletak pada 1062242 Bujur Timur (BT) s.d. 1065818 BT, dan 51912 Lintang
Selatan (LS). Luas Wilayah sesuai dengan Keputusan Gubernur KDKI Nomor 1815 tahun 1989 adalah
145,37 km2 atau 22,41% dari luas DKI Jakarta. Terbagi menjadi 10 kecamatan dan 65 kelurahan

Luas Area : 2,2 ha


Peruntukan : Hunian dan
Komersil
KDB : 40 %
KLB :5
KDH : 30%
GSB : Lebar Jalan
Batas Tapak
Utara : Gedung Apindo
Selatan : Apartemen Menara Budi
Timur : Epicentrum
Barat : Kantor Jasa Rahaja
TAPAK Kontur
Kondisi kontur tapak dikategorikan
sebagai daerah datar dan landai.
Iklim
Pada umumnya beriklim panas , dengan
tingkat kelembaban udara relatif tinggi
dan kecepatan angin rata-rata mencapai
2,2 m/detik 2,5 m/detik.
Matahari
Panas dan radiasi yang ditimbulkan oleh
sinar matahari akan menjadi
pertimbangan dalam menentukan
orientasi bangunan dan menanggapi
interaksi langsung sinar matahari
Angin
Angin terhadap tapak dapat berasal dari
daerah terbuka di segala arah seperti
jalan, lapangan dll. Arah datang angin
terbesar berasal dari arah utara & barat
lahan kosong yang berada dekat sekitar
tapak. Angin dapat berupa angin negatif
yaitu angin yang menyebabkan debu
atau polusi dan panas

Bentuk tapak memanjang dari timur ke barat menyebabkan ekspos sinar matahari siang dalam
intensitas yang tinggi ke dalam tapak. Tingginya intensitas sinar matahari terutama datang dari arah
timur. Posisi astronomis tapak pada 613 LS dan 10649 BT, memungkinkan sinar matahari
bergerak dari timur ke barat dengan sudut kemiringan rotasi matahari condong ke arah utara.

1. Menggunakan secondary skin yang


dapat menyerap panas ultraviolet
(sehat) pada pagi hari seperti kisi-kisi
dan tanaman rambat.
2. Menggunakan sun screen berupa kaca,
kisi-kisi atau menggunakan kaca film
untuk menghindari sinar inframerah.
3. Memanfaatkan sumber tenaga surya
dengan memasang solar panel.

Penggunaan panel surya yang


diletakan menghadap selatan
utara agar maksimal.
Secondary skin diletakan pada
dinding bangunan dengan jarak
tertentu.
Panel surya, secondary skin dan
sun screen juga dapat dijadikan
untuk memperindah fasade.

Bentuk massa dibuat memanjang dan memutar Membuat bentuk massa yang fleksible dengan
untuk menghindari panas yang masuk secara angin, membentuk jalur sirkulasi angin agar
berlebihan masuk ke seluruh tapak
Membuat tampak fasade
dan bentukan yang
menyikapi ke 2 view
tersebut
Keterangan
Kebisingan sedang

Kebisingan rendah

Vegetasi dapat menjadi penneduh bagi pejalan kaki


yang berjalan de pedestrian
Vegetasi Sebagai buffer bangunan dari kebisingan dan
panas matahari
Untuk buffer tower, vegetasi ditempatkan pada
bangunan
Vegetasi juga dapat memperindah tapak dan fasade
bangunan

BUS / BIS / ANGKOT :


Mikrolet M 44 Kampung Melayu Karet
Bus Dian Mitra BS 07 Kampung Melayu Tanah
Abang
Kopaja S 66 Blok M Manggarai
Kopaja P 20 Lebak Bulus Pasar Senen
Kopaja S 620 Pasar Rumput Blok M
Sinar Jaya AC 141 Tanah Abang Bekasi Timur
Terminal bis terdekat :
TRANSJAKARTA BUSWAY
Rute :
Halte terdekat :
KERETA API / KRL
Stasiun KA terdekat :

Dalam perancangan apartemen


dan museum galeri, pola sirkulasi
yang sesuai ialah pola triplet.
Pemisahan jalur masuk antara
tamu dan servis bertujuan untuk
menghindari terjadinya cross
circulation dan agar sirkulasi
servis tidak mengganggu sirkulasi
kendaraan tamu.