Anda di halaman 1dari 4

Pendahuluan

Sabtu, 30 Agustus 2008

Dalam upaya meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di SMP Negeri


1 Kesamben, perlu ditingkatkan pula kesehatan di lingkungan sekolah. Untuk itu Usaha
Kesehatan Sekolah (UKS) sangatlah penting. Oleh karena itu perlu adanya prakarsa kegiatan /
pelatihan yang meliputi pembinaan, pengembangan dengan menumbuhkembangkan dalam
bimbingan dan penghayatan serta menanamkan pelaksanaan prinsip hidup sehat di lingkungan
SMP Negeri 1 Kesamben. Upaya pembinaan dan pengembangan UKS menjadi tanggung jawab
bersama antara Pemerintah, Guru, Peserta didik dan masyarakat.
Adapun Dasar Hukumnya adalah :
1. Undang-undang No. 4 tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak
2. Undang-undang No. 23 tahun 1992 tentang Kesehatan
3. Keputusan Bersama Menteri Pendidikan Nasional, Menteri Kesehatan, Menteri Agama dan
Menteri Dalam Negeri RI. No. 1/U/SKB/2003, No. 1067/Menkes/SKB/VII2003, MA/230
A/2003, dan No. 26 tahun 2003 tentang Pembinaan dan Pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah
4. Keputusan Gubernur Jawa Timur tanggal 30 Agustus 2001 No. 188/179/KPTS/013/2004
tentang Pembinaan Usaha Kesehatan Sekolah

TUJUAN UKS

Tujuan Umum

Meningkatkan kemampuan hidup sehat dan derajat kesehatan peserta didik serta menciptakan
lingkungan yang sehat, sehingga memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan yang harmonis
serta optimal dalam rangka pembentukan manusia Indonesia seutuhnya.

Tujuan Khusus 

Memupuk kebiasaan hidup sehat dan mempertinggi derajat kesehatanpeserta didik yang di
dalamnya mencakup :

1. Memiliki pengetahuan, sikap dan ketrampilan untuk melaksanakan prinsip hidup sehat dan
ketrampilan untuk melaksanakan prinsip hidup sehat serta peserta didik berpartisipasi aktif di
dalam usaha peningkatan kesehatan.

2. Sehat, baik fisik, mental maupun sosial.

3. Memiliki daya hayat dan daya tangkal terhadap pengaruh buruk penyalahgunaan narkotika,
obat-obatan dan bahan berbahaya, alcohol, rokok, dan sebagainya.

SASARAN UKS 

Sasaran UKS adalah peserta didik dari Taman Kanak-kanak, tingkat pendidik dasar sampai
menengah 9TK, SD, SMP, SMU/SMK) dan pondok pesantren termasuk peserta didik di
perguruan agama beserta lingkungannya.

SASARAN PEMBINAAN UKS 

Adapun sasaran pembinaan UKS adalah sebagai berikut:

1. Peserta didik

2. Pembina teknis (guru dan petugas kesehatan)

3. Pembina non teknis (pengelola pendidikan dan karyawan sekolah)

4. Sarana dan prasarana pendidikan serta pelayanan kesehatan

5. Lingkungan sekolah, keluarga dan lingkungan masyarakat sekitar radius 500 m

PERSYARATAN SEKOLAH UKS

1. Mempunyai SK Tim Pelaksana UKS

2. Mempunyai guru atau petugas yang pernah ditatar UKS

3. Mempunyai ruang UKS

4. Mempunyai kader Tiwisada / KKR yang sudah ditatar

5. Melaksanakan kegiatan TRIAS UKS

ADMINISTRASI UKS DI SEKOLAH 


Di sekolah 

Register penimbangan, register absensi sakit murid, dan register pemeriksaan kesehatan,

Di Ruang UKS 

Rekapitulasi penimbangan, rekapitulasi absensi sakit murid, buku rujukan, register imunisasi,
buku obat-obatan, register pemeriksaan kesehatan, buku keigatan kader/pelayanan kesehatan,
daftar infentaris UKS, bukut tamu, struktur organisasi tim UKS, program kerja tahunan, KMS,
arsip pencatatan dan pelaporan dll.

OBAT-OBATAN DI RUANG UKS 

Betadhine, Splk/bidai, Verban, Plester, Tensoplas/band aid. obat gosok, minyak kayu putih, kasa
steril, oralit, paracetamol, boorwater, tetes mata, revanol, termometer, dll.

PERSYARATAN RUANG UKS 

Tempat tidur lengkat, alat ukur tinggi badan, alat ukur berat badan, kotak obat/almari obat, meja
dan kursi, alat kebersihan (sapu, kemucing, kain pel, handuk kecil, tempat sampah, waskom, dll),
Snellen chart, poster-poster UKS, data-data kegiatan UKS, Ventilasi cukup, dll.

RUANG LINGKUP UKS 

Ruang lingkup UKS adalah ruang lingkup yang tercermin dalam Tri Program Usaha Kesehatan
Sekolah (TRIAS UKS) meliputi:

1. Pendidikan Kesehatan

2. Pelayanan Kesehatan

3. Pembinaan Lingkungan Kehidupan Sekolah Sehat

RUANG LINGKUP PEMBINAAN UKS 


1. Penyusunan perencanaan

2. Penyusunan program

3. Pelaksanaan program

4. Pengendalian program

5. Penilaian dan penelitian

6. Teknologi termasuk organisasi, ketenagakerjaan, sarana, dan prasarana, serta pembiayaan.