Anda di halaman 1dari 13

ASUHAN KEPERWATAN KELUARGA DENGAN REMATIK

A. Pengkajian
1. Data Umum
a. Identitas Keluarga
Identitas Kepala Keluarga
Nama : Ny.P
Jenis Kelamin : Perempuan
Suku : Jawa
Umur : 85 Tahun
Agama : Islam
Pendidikan : SD
Pekerjaan : berkebun
Telp :-
Alamat : Desa BP1, Dusun 3 Kec.Suka raja Kab.Seluma

b. Komposisi Keluarga
No Nama Jenis Hub. Dg Umur Pendidikan Pekerjaan
kelamin keluarga
1 Ny.P P KK 85 th SD berkebun
2 Tn.K L Anak 50 th SD tani
3 An. S P Cucu 15 th SMA Pelajar

c. Genogram
Keterangan :

: Laki-laki
: Perempuan

: Sakit
: meninggal
: Tinggal serumah
d. Tipe Keluarga
Tipe keluarga Ny.P adalah single parent family yaitu satu keluarga yang dii kepalai oleh satu
kepala keluarga dan hidup bersama anak-anak yang masih bergantung kepadanya.
e. Suku Bangsa
Keluarga Ny.P merupakan suku jawa, bahasa yang digunakan sehari-hari Bahasa Jawa, tidak
ada kebiasaan keluarga yang dipengaruhi oleh suku yang dapat mempengaruhi kesehatannya.
f. Agama
Keluarga Ny.P beragama islam dan seluruh anggota keluarganya melaksanakan sholat lima
waktu

g. Status Sosial Ekonomi Keluarga

Penghasilan keluarga Ny.P diperoleh dari Bpk K bekerja sebagai petani (kebun). Penghasilan
rata-rata sebulan Rp 1.200.000,- yang dipergunakan untuk membayar transport/ jajan
sekolah/ bayar sekolah anak, keperluan makan sehari-hari, kelurga tidak mempunyai
tabungan khusus untuk kesehatan. Barang yang dimiliki keluarga di rumah seperti kompor
gas, televisi 14 inc.

h. Aktivitas Rekreasi Keluarga


Keluarga jarang pergi ke tempat rekreasi, Kegiatan yang dilakukan keluarga setiap hari
mereka menonton TV bersama-sama, dan semua berkumpul menonton TV ketika malam
hari. Kadang mereka berkumpul bersama tetangga atau saudara dekat untuk berbincang-
bincang bersama.

2. Riwayat dan Tahap Perkembangan Keluarga


1. Tahap perkembangan keluarga saat ini
Tahap perkembangan keluarga Ny.P saat ini termasuk keluarga dengan anak remaja, tugas
perkembangan keluarga dengan anak remaja seperti :
a. Mempertahankan pola komunikasi keluarga Ny.P mempunyai satu Cucu remaja putri,
keluarga terbuka dengan cucunya. An s tampak pendiam di depan keluarganya, bila ada
permasalahan yang menyangkut remaja An s selalu bercerita kepada Ibu nya.
b. Memberikan kebebasan dalam batasan tanggung jawab, keluarga Bpk T menerapkan
keseimbangan antara kebebasan yang diberikan dengan tanggung jawab masing-masing. Ibu
K sudah memberikan tugas dengan An s dalam melakukan kegiatan mencuci baju, An s
mengisi kegiatan diluar sekolah dengan pergi olahraga setiap sore dilapangan. Hubungan An
s dengan tetangga baik.
b. Tahap perkembangan yang belum terpenuhi
Tidak ada tahap perkembangan keluarga sampai saat ini yang belum terpenuhi.
2. Riwayat kesehatan keluarga inti
Ny.P adalah seorang ibu yang mempunyai 6 orang anak , suami ny.p sudah meninggal sejak 7
tahun yang lalu karena menderita sakit hipertensi., perkawinannya di restui oleh kedua orang
tua masing-masing.
d. Riwayat kesehatan keluarga sebelumnya
Riwayat orang tua Ny.P tidak mempunyai kebiasaan kawin cerai, tidak pemabuk dan tidak
penjudi.
3. Data Lingkungan

a. Karakteristik Rumah
Rumah Ny.P merupakan rumah permanen dengan ukuran panjang 10 meter dan lebar 7
meter. Di rumah tersebut terdapat :
- Kamar tidur ( terdapat 3 kamar tidur, 1 kamar tidur berada di depan samping ruang tamu, 2
kamar tidur berada di samping ruang keluarga ).
- Ruang tamu berukuran 3x3 meter, Ruang tamu cukup rapi dan bersih, terdapat perabotan
- Ruang makan Ny.P biasanya bergabung dengan ruang keluarga atau ruang menonton TV.
- Kamar mandi bergabung dengan WC berjumlah 1.
Lantai rumah Ny.P terbuat dari semen, . Atap rumah dari seng. Ventilasi ada beberapa yaitu :
di ruang tamu ada jendela, di ruang keluarga, di 2 kamar tidur dan 2 kamar, serta dapur.
Ventilasi sudah cukup. >10 m luas lantai. Kamar tamu ada sebuah lampu neon 20 watt, ruang
keluarga terdapat bola lampu 15 watt, masingmasing kamar dan dapur terdapat lampu pijar
10 watt.
Sumber air keluarga berasal dari sumur gali yang telah dipasang pompa air, kualitas air
bersih, Sumber air minum keluarga menggunakan air sumur yang dimasak terlebih dahulu.
Jarak septictank dengan sumur > 10 meter. Keluarga mengatakan membuang air limbah
dengan cara di alirkan melalui got. Untuk pembuangan sampah dilakukan penampungan dulu
di ember sampah kemudian di pindah dan di bakar di dalam lubang di belakang rumah. Untuk
sarana penerangan keluarga Ny.P menggunakan listrik semuanya. Di belakang rumah
terdapat kandang ayam, kandang bersih dan terawat.
Gambar Denah Rumah :

b. Karakteristik Tetangga dan Komunitas


Rumah Ny.p berada di wilayah kelurahan yang mayoritas penduduknya bersuku jawa, anak
kandung Ny.P yang perempuan tinggal di sebelah rrumah . Lingkungan tetangga cukup
akrab dan saling menolong bila ada kesusahan.

c. Mobilitas Geografis Keluarga


Keluarga ny.p sudah lama tinggal di rumah ini. Rumah ny.p berada 5 meter dari jalan, ny.p
dan keluarga lebih memilih jalan kaki untuk berpergian jarak dekat, sedangkan jarak jauh
keluarga menggunakan sepeda motor .

d. Perkumpulan Keluarga Dan Interaksi Keluarga Dengan Masyarakat.


Keluarga ny.p mengatakan setiap hari raya semua anak-anak dan keluarga ny.p berkumpul di
rumah. Saudara-saudara ny.p yang berada di sekitar rumah sering datang berkunjung. Ny.p
dan keluarganya rutin mengikuti kegiatan, seperti pengajian.

e. Sistem Pendukung Keluarga


ny.p memiliki keluarga yang berada di sekitar lingkungan tempat tinggalnya sehingga
sewaktu-waktu dapat dimintai bantuan. Ny.p memiliki jaminan kesehatan BPJS, Jika sakit
biasanya keluarga ny.p dibawa ke Bidan/ Puskesmas terdekat.

4. Struktur Keluarga
a. Pola Komunikasi Keluarga
keluarga NY.P dalam berkomunikasi menggunakan bahasa jawa dan bahasa Indonesia.
Komunikasi antar anggota lancar dan tidak ada konflik dalam keluarga. Dalam keluarga
mempunyai kebiasaan berkomunikasi setiap malam ketika menonton TV, keluarga bertukar
pendapat dan menceritakan hal-hal yang terjadi dalam keluarga.

b. Struktur Kekuatan Keluarga


Dalam keluarga Ny.P adalah penentu keputusan terhadap suatu masalah karena Ny.P
dianggap sebagai kepala keluarga. Untuk anak-anak yang telah berkeluarga keputusan
diserahkan kepada keluarga masing-masing, tetapi anak-anaknya juga sering meminta
pendapat Ny.P keluarga Ny.P sangat menyayangi dan menghargai Ny.P,

c. Struktur Peran
Ny.p berperan sebagai kepala keluarga, yg mmbantu menencari nafkah yang bekerja
sebagai petani adalah anak Ny.P yg tinggal serumah yaitu Tn,K ` An. Y berperan sebagai
anak sekolah yang menginjak usia remaja, tampak aktif dilingkungan nya, sering membantu
Ny.P di kebun apabila sedang libur sekolah.
d. Nilai Dan Norma Keluarga
Ny.P mengatakan ia terbiasa menanamkan pada anak-anaknya sikap hormat-menghormati
dan menyayangi antar keluarga dan dengan tetangga. Keluarga Ny.P menganut agama Islam,
dalam kehidupan keseharian menggunakan keyakinan sesuai syariat islam. Keluarga Ny.P
menganut norma atau adat yang ada di lingkungan sekitar misalnya takziah atau menjenguk
tetangga yang sakit. Saat magrib harus sudah ada di rumah dan pada malam hari hanya boleh
keluar sampai jam 22.00 WIB, Disamping itu keluarga menganut kebudayaan Jawa, norma
yang dianut juga kebudayaan jawa. Dalam kebiasaan keluargaNy.p tidak ada yang
bertentangan dengan kesehatan.
5. Fungsi Keluarga
a. Fungsi Afektif
Keluarga Ny.P mengatakan berusaha memelihara keharmonisan antar anggota keluarga,
saling menyayangi, dan menghormati. Keluarga Ny.P sangat harmonis, rukun dan tentram.
Apabila ada anggota yang membutuhkan atau sakit maka keluarga yang lain berusaha
membantu.
b. Fungsi Sosialisasi
Ny.P mengatakan interaksi antar anggota keluarga dapat berjalan dengan baik. keluarga Ny.
Pmenganut kebudayaan jawa. Keluarga Ny.P berusaha untuk tetap memenuhi aturan yang
ada keluarga, misalnya saling menghormati dan menghargai. Keluarga juga mengatakan
mengikuti norma yang ada di masyarakat sekitar, sehingga dapat menyesuiakan dan
berhubungan baik dengan para tetangga atau masyarakat sekitar.

c. Fungsi Perawatan Kesehatan


- Kemampuan mengenal masalah kesehatan
Keluarga mengatakan kalau di dalam anggota keluarganya ada yang menderita penyakit
rematik yaitu Ny. P , tetapi tidak mengetahui sama sekali apa penyebabnya. Keluarga Ny.P
mengatakan hanya sedikit mengetahui tentang tanda dan gejala, serta tidak mengetahui apa-
apa saja yang harus dihindari untuk mencegah terjadinya penyakit pada Ibu nya Ny.P
- Kemampuan mengambil keputusan mengenai tindakan kesehatan
Keluarga mengatakan linu pada kaki yang diderita oleh Ny.P merupakan sakit yang biasa
diderita oleh orang tua. Keluarga terus mengingatkan kepada Ny.P untuk tidak banyak
melakukan aktivitas dan beristirahat saja.
- Kemampuan merawat anggota keluarga yang sakit
Jika ada keluarga yang sakit, hal pertama yang dilakukan adalah membeli obat bebas di
warung dan jika sakitnya berlarut segera dibawa ke Bidan atau ke Puskesmas terdekat.
- Kemampuan keluarga memelihara/ memodifikasi lingkungan rumah yang sehat
Keluarga mengatakan tiap hari selalu membersihkan lingkungan rumahnya (menyapu,
mengepel), sistem pembuangan limbah keluarga langsung ke saluran kolam di belakang
rumah, pembuangan sampah ditampung sementara di ember sampah kemudian di bakar di
lubang pembakaran setiap dua hari sekali.
- Kemampuan menggunakan fasilitas kesehatan yang terdapat di lingkungan setempat
Keluarga Ny.P mengatakan jika ada keluarga yang sakit segera dibawa ke Bidan, dan jika
perlu rujukan dibawa ke Puskesmas terdekat. Keluarga Ny.Pseringkali tidak mau dibawa ke
pelayanan kesehatan kecuali benar-benar dirasa parah.

6. Stres Dan koping Keluarga


a. Stressor Jangka Pendek Dan Panjang
Keluarga Ny.P mengatakan pernah mengalami stres ketika masalah keuangan
keluarga yang terjadi akibat hasil panen menurun, tetapi kondisi ini tidak sampai menganggu
masalah sekolah dan aktivitas sehari hari.
b. Respon terhadap stresor
Upaya Ny.P dalam mengatasi stress biasanya dengan cara menghibur sendiri dengan
aktif mengikuti pengajian, memperbanyak doa dan saling komunikasi dengan keluarga yang
lain. Hasil yang diperoleh Ny.P sedikit terobati setelah berdoa dan sembahyang.
c. Strategi koping yang digunakan
Kalau tidak menemukan jalan keluar, biasanya keluarga berkomunikasi dengan
tetangga dan saudara saudaranya untuk mengurangi beban yang dideritanya. Biasanya
keluarga merasa nyaman setelah komunikasi dan curhat dengan tetangga yang mempunyai
nasib yang sama melalui pengajian.
d. Strategi Adaptasi Yang Disfungsional
Dari hasil pengkajian, tidak didapatkan adanya cara-cara keluarga dalam mengatasi
masalah secara maladaptif.
7. Pemeriksaan Fisik

ASPEK An.K An S Ny. p


Tensi ( mmHg) 130/70 mmHg 100/70 mmHg 140/90 mmHg
TB dan BB 157cm, 58 kg 160cm, 54 kg 154 cm
Suhu (c) 36, 6 36,5 36,8
Nadi x/m 74x / menit 80x / menit 70 x/m
Rambut Kepala Normal, rambut Normal, rambut Putih, rambut
lurus lurus sedikit ikal
Mata,telinga,mu Tidak ditemui Tidak ditemui Tidak ditemui
lut gangguan pada gangguan pada gangguan pada
,hidung,tenggor mata, telinga, mata, telinga, mata, telinga,
okan mulut dan gigi mulut dan gigi mulut dan gigi
bersih,hidungdan bersih,hidungdan bersih,hidungdan
tenggorokan tenggorokan tenggorokan
normal. normal. normal
Leher Tidak ada kaku Tidak ada kaku Tidak ada kaku
leher, pembesaran leher, pembesaran leher, pembesaran
kelenjar tidak ada, kelenjar tidak ada, kelenjar tidak ada,
pembesaran pembesaran pembesaran
kelenjar jugularis kelenjar jugularis kelenjar jugularis
tidak ada tidak ada tidak ada
Thorax Simetris, bunyi Simetris, bunyi Simetris, bunyi
jantung normal, jantung normal, jantung normal,
tidak ada tidak ada tidak ada
kelainan, suara kelainan, suara kelainan, suara
nafas vesikular nafas vesikular nafas vesikular
Abdomen Tidak ada Tidak ada Tidak ada
pembengkakan pembengkakan pembengkakan
hepar, hepar, hepar,
ginjal,limpa,tidak ginjal,limpa,tidak ginjal,limpa,tidak
teraba teraba teraba
benjolan,bising benjolan,bising benjolan,bising
usus positif,tidak usus positif,tidak usus positif,tidak
ada nyeri tekan. ada nyeri tekan. ada nyeri tekan
Ekstremitas atas Tidak ada Tidak ada Ada kelainan
Dan bawah, kelainan kelainan pergerakan,
persendian pergerakan, pergerakan, adanya kekakuan
kekakuan sendi, kekakuan sendi, sendi, serta
kekuatan otot, kekuatan otot, kekuatan otot 5,
ROM aktif ROM aktif ROM aktif
Sisten Genitalia Tidak diperiksa Tidak diperiksa Tidak diperiksa

8. Harapan Keluarga
Keluarga sangat berharap agar masalah kesehatan yang terjadi di dalam keluarga dapat
teratasi atas bantuan dari petugas kesehatan.
B. Diagnosa Keperawatan Keluarga

1. Analisa Dan Sintesa Data

No Data Penunjang Diagnosis Keperawatan


1. DS:
Nyeri berhubungan dengan
K keluarga mengatakan Ny.P sering ketidakmampuan keluarga
tampak kesakitan didaerah lengan merawat anggota keluarga dengan
Rheumatoid Artritis
dan kaki
Ny.P mengatakan sakitnya sering
kambuh walaupun sudah
mengurangi makanan yang
menyebabkan reumatik
K keluarga mengatakan suhu
didaerahnya dingin pada malam
hari.
DO:
Ny.P tampak meringis
keluarga tidak mengetahui akibat
lanjut dari penyakit reumatik
Skala nyeri 6
2. DS: Kurangnya pengetahuan
K Ny.P mengatakan tidak keluarga tentang
mengetahui penyebab dari nyeri arti,penyebab,tanda dan gejala
dan penyakit yang dideritanya Rheumatoid Artritis
saat ini berhubungan dengan
Ny.P mengatakan sakitnya sering ketidakmampuan keluarga
kambuh walaupun sudah mengenal masalah kesehatan
mengkonsumsi obat yang dibeli di Rheumatoid Artritis
apotik
DO:
Ny.P tampak bingung tentang
penyakit yang dialaminya saat ini
3. DS :
- Ny.P Mengatakan kadang-kadang Hambatan mobilitas fisik
sering merasa linu di daerah kaki,
tetapi masih bisa dan sanggup
untuk berjalan dan kekebun
DO :
Ny.P masih terlihat aktif untuk
berjalan
Ny.P masih tampak aktif dalam
melakukan aktivitasnya

2. Perumusan Diagnosa Keperawatan Keluarga

No Diagnosa Keperawatan
1 Kurangnya pengetahuan keluarga tentang arti,penyebab,tanda dan gejala
Rheumatoid Artritis berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga mengenal
masalah kesehatan Rheumatoid Artritis
2 Hambatan mobilitas fisik b.d Nyeri, gangguan muskulus skeletal, kaku sendi,
gangguan sensori perseptual.
3 Nyeri berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga dengan
Rheumatoid Artritis

3. Prioritas Masalah
Gangguan Rasa nyaman nyeri b / d dengan gejala rematik
KRITERIA SKORE PEMBENARAN
Sifat masalah 3/3 x 1 = 1 Ny.P mengatakan sakit di
(bobot 1) daera h lengan dan kaki
Skala :
3 : Aktual
2 : Resiko
1 : Sejahtera
Kemungkinan masalah 1/2 x 2 = 1 Ny.P mengatakan nyeri
dapat diubah (bobot 2) yang dirasakannya tidak
Skala : hilang hilang padahal
2 : Mudah sudah minum obat yang
1 : Sebagian dibelinya di apotik.
0 : Tidak dapat
Potensial masalah untuk 3/3 x 1 = 1 Ny.P mengatakan
dicegah (bobot 1) sakitnya tidak bertambah
3 : Tinggi parah jika banyak
2 : Cukup beristirahat.
1 : Rendah
Menonjolnya masalah 2/2 x 1 = 1 Ny.P mengatakan
(bobot 1) sakitnya mengganggu
2 : Berat, segera ditangani aktivitasnya, kadang
1 : Tidak perlu segera Ny.Ptidak tahan dengan
ditangani senut-senutnya.
0 : tidak dirasakan
Total 4

Kurang pengetahuan, ketidaktahuan tentang penyakit b.d Kurang informasi dan


keterbatasan kemampuan mencerapai informasi, ketidakmampuan keluarga mengenal
masalah kesehatan
KRITERIA SKORE PEMBENARAN
Sifat masalah 2/3 x 1 = 2/3 - Ny.P mengatakan tidak
(bobot 1) mengetahui tentang nyeri
Skala : dan penyakit dideritanya
3 : Aktual saat ini
2 : Resiko
1 : Sejahtera
Kemungkinan masalah 2/2 x 2 = 2 Keluarga Ny.P
dapat diubah (bobot 2) mengatakan jika ada
Skala : anggota keluarga yang
2 : Mudah sakit segera dibawa ke
1 : Sebagian Bidan atau Puskesmas
0 : Tidak dapat terdekat, namun belum
ada pertugas yang
menjelaskan bagaimana
penyakitnya.
Potensial masalah untuk 2/3 x 1 = 2/3 Ny.P mengatakan sudah
dicegah (bobot 1) mulai mengurangi
3 : Tinggi aktivitasnya agar
2 : Cukup penyakitnya tidak bertam
1 : Rendah bah parah, Ny.Pbelum
tahu makanan apa yang
harus dihindari.
Menonjolnya masalah 2/2 x 1 = 1 Ny.Pmengatakan
(bobot 1) penyakitnya mengganggu
2 : Berat, segera ditangani aktivitas geraknya
1 : Tidak perlu segera sehingga menyusahkan
ditangani keluarga yang lain.
0 : tidak dirasakan
Total 3 4/3

Maka prioritas masalahnya sebagai berikut :


No Diagnosa Keperawatan Skore
1 Nyeri berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota 4
keluarga dengan Rheumatoid Artritis
2 Kurangnya pengetahuan keluarga tentang arti,penyebab,tanda dan 3 4/3
gejala Rheumatoid Artritis berhubungan dengan ketidakmampuan
keluarga mengenal masalah kesehatan Rheumatoid Artritis
DAFTAR PUSTAKA
Bandiah, S. (2009) Lanjut Usia dan Keperawatan gerontik. Yogyakarta : Nuha Medika.
Jhonson R. dan Leny R (2010) keperawatan keluarga plus contoh askep keluarga. Yogyakarta

: Nuha Medika.