Anda di halaman 1dari 1

PROSEDUR STATUS EPILEPTIKUS

No. Dokumen :
No. Revisi : 1 Mei 2015
SPO
Tanggal Terbit : 1 Juni 2015
Halaman :

PEMERINTAH KABUPATEN PINRANG


KECEMATAN WATANG SAWITTO
drg.Hj.NASRIWATI A,M.Kes
PUSKESMAS SALO
Nip : 19640828 200212 2 003

1. Pengertian Status epileptikus adalah bangkitan yang terjadi > 30 menit atau adanyan
dua bangkitan atau lebih dimana di antara bangkitan bangkitan tadi
tidak ada pemulihan kesadaran
2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah langkah untuk penanganan status
epileptikus
3. Kebijakan 1. Surat Keputusan Kepala Puskesmas Salo Nomor /PKM-SL/SK/V/2015
tentang SOP Layanan Klinis Puskesmas Salo
2. Surat Keputusan Kepala Puskesmas Salo Nomor /PKM-
SL/SK/V/2015 tentang Penyusunan SOP Layanan Klinis mengacu pada
acuan yang jelas
4. Referensi Permenkes RI no. 5 tahun 2014 tentang Panduan Praktek Klinis bagi
Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer
5. Prosedur / Langkah-langkah 1. Pemeriksaan tanda-tanda vital
2. Anamnesis
3. Pemeriksaan fisis
4. Pemeriksaan penunjang
5. Penegakan diagnosis
6. Penatalaksanaan :
Pasien dengan status epileptikus harus dirujuk ke fasilitas
kesehatan sekunder yang memiliki dokter spesialis saraf.
Pengelolaan status epileptikus sebelum sampai sampai ke fasilitas
kesehatan sekunder adalah :
Stadium I (0-10 menit)
Memperbaiki fungsi kardiorespirasi
Memperbaiki jalan nafas, pemberian oksigen dan resusitasi
bila perlu
Pemberian benzodiazepin rectal 10 mg
Stadium II (1-60 menit)
Pemeriksaan status neurolgis
Pengukuran TD, nadi dan suhu
Pemeriksaan EKG jika tersedia
Pemasangan infus dengan cairan NaCl 0,9 %

6. Unit Terkait Loket pendaftaran, Kefarmasian