Anda di halaman 1dari 20

Terdapat 8 jenis sistem struktur bentang lebar, yaitu kepada tiang-tiang pendukungnya hanya dilimpahkan gaya tekan.

sistem struktur kabel, busur (arch), kubah (dome), cangkang Form active structure systems merupakan bentuk struktur
(shell), pneumatik, membran, spaceframe, dan folded plate. bangunan yang mampu menahan gaya tarik. Pada prinsip
Sistem Stuktur Kabel pembebanan dan gaya tarik yang dipikul struktur ini, digunakan
Sistem struktur kabel adalah sebuah sistem struktur yang bekerja bahan-bahan struktural yang mampu memenuhi persyaratan gaya
berdasarkan prinsip gaya tarik, terdiri atas kabel baja, sendi, tarik. Kabel dengan tarikan yang kuat telah dikembangkan manusia
batang, dan lain-lain yang menyanggah sebuah penutup yang terbuat dari bahan baja. Kabel tersebut disebut sebagai hightension
menjamin tertutupnya sebuah bangunan. Struktur kabel dan strength steel. Sedangkan contoh bentuk kabel alami ialah akar-
jaringan dapat juga dinamakan struktur tarik dan tekan, karena akar pohon gantung yang kuat dan rotan.
pada kabel-kabel hanya dilimpahkan gaya-gaya tarik, sedangkan Karena hanya mendapatkan gaya tarik atau gaya tekan,
kepada tiang-tiang pendukungnya hanya dilimpahkan gaya tekan. struktur kabel merupakan salah satu struktur furnikular. Kabel yang
mengalami beban eksternal tertentu akan mengalami deformasi
Sistem Struktur Busur (Arch) yang bergantung pada besar dan lokasi beban eksternal. Bentuk
Sistem struktur busur (arch) adalah sistem struktur yang furnikular merupakan bentuk yang didapat khusus untuk beban itu.
berupa elemen garis yang berbentuk busur dengan lenting tertentu Struktur kabel memiliki perilaku yang berkebalikan dari
dimana kekuatan lentingan yang ada mampu menahan beban tekan struktur pelengkung (Arch). Bentuk dari struktur pelengkung
yang cukup besar. Sistem struktur ini memiliki 2 tumpuan beban merupakan kebalikan dari struktur garis kurva tekan dalam
pada kedua kaki tempat ia berpijak. menyalurkan gaya akibat beban struktur. Struktur kabel mudah
berubah bentuknya bila gaya yang bekerja berubah secara besar
Sistem Struktur Kubah (Dome) maupun arahnya, karena bekerja terhadap gaya tarik.
Sistem struktur kubah (dome) adalah struktur Kabel merupakan elemen struktur yang fleksibel.
hemispherical yang berkembang dari lengkungan. Kubah adalah Bentuknya bergantung pada besar dan perilaku beban yang berlaku
salah satu bentuk yang paling efisien untuk menutupi daerah yang padanya. Bentuk kabel akan menjadi lurus apabila kedua ujungnya
luas, karena dapat membungkus jumlah maksimum ruang dengan ditarik. Jenis kabel demikian disebut tie-rod. Jika kabel digunakan
luas permukaan minimum. pada bentang antara dua titik dan memikul beban titik eksternal,
maka bentuk kabel akan berupa segmen-segmen garis. Jika beban
Sistem Struktur Cangkang (shell) yang dipikul terbagi, maka kabel akan mempunyai bentuk
Sistem struktur cangkang (shell) adalah bentuk struktural lengkungan. Berat dari kabel itu sendiri dapat menyebabkan bentuk
tiga dimensi yang memiliki sifat kaku dan tipis, serta memiliki lengkung (catenary curve).
permukaan lengkung. Pada dasarnya, sistem struktur cangkang
diambil dari bentuk yang ada di alam seperti kulit telur, tempurung 1.2 Sejarah Sistem Struktur Kabel
buah kelapa, cangkang kepiting, cangkang keong, dan sebagainya. Struktur kabel telah digunakan bahkan sejak abad
Sistem struktur ini memiliki pelat yang melengkung ke satu arah pertama SM di Cina pada jembatan yang menggunakan rantai,
atau lebih, yang tebalnya jauh lebih kecil daripada bentangnya. kemudian sekitar tahun 70 SM struktur kabel digunakan sebagai
atap amphitheatre Romawi. Pada tahun 1218 di Eropa, struktur
Sistem Struktur Pneumatik rantai tergantung pernah dibangun di Alpen, Swiss. Meskipun
Sistem struktur pneumatik adalah salah satu sistem pemakaiannya sudah lama dikembangkan, teori mengenai struktur
struktur yang termasuk dalam kelompok soft shell, dimana sistem ini pertama kali dikembangkan pada tahun 1595, tepatnya sejak
struktur ini memiliki ciri khas semua gaya yang terjadi pada Fausto Veranzio menerbitkan jembatan gantung. Kemudian pada
membrannya berupa gaya tarik. Pada pneumatik, gaya tarik terjadi tahun 1941, jembatan rantai di Durban Country, Inggris dibangun
karena adanya perbedaan tekanan udara di dalam struktur dan menjadi jembatan gantung pertama di Eropa.
pneumatic dengan tekanan udara di luar struktur ini. Pada abad pertengahan 15, Leonardo da Vinci (1452-

Sistem Struktur Membran


Sistem struktur membran adalah sistem struktur yang
menggunakan material membran. Sistem struktur ini memikul
beban dengan mengalami tegangan tarik. Membran yang
digunakan dalam sistem struktur ini sangatlah tipis sehingga sistem
struktur ini tidak dapat menerima gaya tekan dan geser.

Sistem Struktur Spaceframe


Sistem struktur spaceframe adalah sistem struktur yang
dirakit dari elemen-elemen linear yang disusun sedemikian rupa
agar gaya dapat ditransfer secara tiga dimensi ke tanah. Dalam
beberapa kasus, sistem struktur space frame dapat juga berupa dua
dimensi.

Sistem Struktur Folded Plate


Sistem struktur folded plate adalah rakitan pelat datar (Gambar 1.1 Struktur atap kabel pada Roman Collosseum,
kaku yang terhubung sepanjang tepi hingga membentuk abad ke 70 SM. Kabel tali membentang secara radial
sedemikian rupa sehingga membuat sistem struktur yang mampu melintasi struktur terbuka. Bentang struktur adalah 188 m
membawa beban tanpa perlu balok pendukung tambahan di
pada sumbu manyor dan 166 m pada sumbu minor (dari
sepanjang tepi.
drum)).
1. SISTEM STRUKTUR KABEL

1.1 Pengertian Sistem Struktur Kabel


Struktur kabel merupakan sebuah sistem struktur yang
bekerja berdasarkan prinsip gaya tarik, terdiri atas kabel baja,
sendi, batang, dan lain-lain yang menyanggah sebuah penutup yang
menjamin tertutupnya sebuah bangunan. Struktur kabel dan
jaringan dapat juga dinamakan struktur tarik dan tekan, karena
pada kabel-kabel hanya dilimpahkan gaya-gaya tarik, sedangkan
1
1519) membuat sketsa gambar konstruksi jembatan dengan sistem beban simetris
jembatan kabel sebagai penopangnya (cable stayed bridge).
Kemudian sketsa ini diperkenalkan kepada Fritz Leonhard di
Jerman.
Titik balik penting dalam evolusi jembatan gantung
terjadi pada awal abad ke-19 di Amerika, yaitu pada saat James
Findley mengembangkan jembatan gantung yang dapat memikul 2.
beban lalu lintas. Findley membangun jembatannya untuk pertama Penunjang
kali pada tahun 1810 di Jacobs Creek, Uniontown, Pennsylvania kabel
dengan menggunakan rantai besi fleksibel. Inovasi Findley diperlukan
bukanlah kabelnya, melainkan penggunaan dek jembatan yang
diperkaku yang pengkakunya diperoleh dengan menggunakan
rangka batang kayu. Penggunaan dek kaku ini dapat mencegah
kabel penumpunya berubah bentuk sehingga bentuk permukaan Pada
jalan juga tidak berubah. gambar
Inovasi Findley dilanjutkan oleh Thomas Telford di tersebut terlihat suatu kabel yang ujung-
Inggris dengan mendesain jembatan yang melintasi Selat Menai di ujungnya dipegang kuat oleh angkur pada
Wales (1818-1826). Louis Navier, ahli matematika Perancis tembok dan dibebani beban P ditengahnya.
membahas karya Findley dengan menulis buku mengenai jembatan Karena beban P, kedua bagian kabel tertarik
gantung, Rapport et Memoire sur les Ponts Suspends, yang dan membentuk segitiga, setiap bagian kabel
diterbitkan pada tahun 1823 memikul 12 P .
Segera setelah inovasi Findley, banyak jembatan gantung Bentuk segitiga yang terbentuk oleh
terkenal lainnya dibangun, misalnya jembatan Clifton di Inggris kabel ada ciri khasnya pada lenturan, yaitu
(oleh Isombard Brunel) dan jembatan Brooklyn (oleh John jarak vertikal antara landasan gantung sampai
Roebling). Banyak pula jembatan modern yang dibangun setelah dengan titik terendah pada kabel. Kabel tanpa
itu, misalnya jembatan yang membentangan Selat Messina dengan lenturan tak dapat memikul beban karena gaya
bentang tengah sekitar 1525 m dan jembatan Verazano-Nanrows tarik pada kabel yang mendatar tidak dapat
yang bentang tengahnya 1300 m. mengadakan keseimbangan dengan gaya atau
Penggunaan kabel pada gedung tidak begitu cepat karena beban vertikal. Gaya tarik arah kedalam pada
pada saat itu belum ada kebutuhan akan bentang yang sangat besar. kedua landasan akibat melenturnya kabel dapat
Struktur pavilion pada pameran Nijny-Novgorood yang oleh V. dibagi dalam dua bagian yang sama karena
Shookhov pada tahun 1896 dianggap sebagai awal mulainya pembebanan simetri.
aplikasi pada gedung modern. Struktur-struktur yang dibangun Bilamana landasan perletakan tidak
berikutnya adalah paviliun Lokomotif pada Chicago Worlds Fair cukup kuat, maka kedua bagian kabel akan
pada tahun 1933 dan Livestock Judging Pavillion yang dibangun di berimpit menjadi satu. Untuk mengatasi hal itu
Raleigh North Carolina sekitar tahun 1950. Sejak itu, banyak perlu dipasang batang penunjang mendatar
dibangun gedung yang menggunakan sistem struktur kabel. antara kedua landasan.
Struktur kabel banyak dipakai untuk menyelesaikan Lenturan yang besar menambah
kasus-kasus bangunan dengan bentang lebar pada masa sekarang. panjang kabel, tetapi tegangan menjadi lebih
Contoh dari bangunan yang banyak menggunakan struktur kabel rendah sehingga dapat dipakai kabel dengan
ialah stadion yang memiliki bentang sangat lebar dan elemen potongan lintang yang kecil. Sebaliknya
struktur yang ada diharapkan tidak akan ada yang menghalangi apabila lenturannya kecil, panjang kabel dapat
pandangan penonton ke tengah lapangan. Maka dari itu, berkurang, tetapi tegangan menjadi lebih besar,
penyelesaian dengan struktur kabel merupakan pilihan yang tepat. jadi diperlukan kabel dengan potongan lintang
yang besar. Yang paling ekonomis adalah
1.3 Jenis dan Material Sistem Struktur Kabel dengan mengambil lenturan dengan sudut 45.
1.3.1Prinsip-prinsip umum pada Sistem Struktur Kabel Garis katenari pembebanan merata
Struktur kabel bekerja berdasarkan sepanjang kabel
gaya tarik, dan menggunakan sistem statis
tertentu. Pada sistem struktur, dituntut sistem
yang stabil dengan kabel yang tegang. Daya
tarik tinggi dari baja dengan efisiensi tarik
murni memungkinkan baja sebagai elemen
struktur yang dapat membentangi jarak besar.
Kabel dinilai fleksibel karena ukurannya dari
sisi kecil, dibandingkan dengan panjangnya.
Fleksibel menunjukkan daya lengkung yang Garis pada pembebanan horizontal
terbatas, karena tegangan-tegangan lengkung merata
tidak sama, dapat diatasi oleh fleksibelnya
kabel. Beban-beban yang dipikul oleh batang-
batang tarik terbagi diantara kabel-kabel.
Masing-masing kabel memikul beban dengan
tegangan yang sama dan di bawah tegangan
yang diperkenankan.
Untuk dapat gambaran mengenai
mekanisme kabel yang memikul beban
vertikal, maka dijelaskan dengan gambar di
bawah ini:
Garis parabola hampir berhimpitan
dengan katenari

1.
Kabel dengan
2
lainnya, misalnya batang tarik.
1.3.3Jenis-jenis Struktur Kabel
Struktur kabel non-pretension, adalah
Polygon yang funikuler struktur kabel yang tidak diregang
sebelum maupun sesudah diberi
beban luar. Momen yang timbul
dalam struktur kabel non-pretension
sebenarnya diakibatkan oleh berat
dari kabel itu sendiri, juga karena
beban dari luar. Contohnya adalah
1.3.2Kabel Sebagai Struktur kabel yang tergantung bebas.
Funikular Kabel non-pretension dibagi
Apabila beban diperbanyak, maka menjadi:
kabel-kabel dengan garis-garis lurus karena o Kabel vertikal. Gaya yang
tegang membentuk segi banyak. Secara alami bekerja hanya gaya yang
bentuk funikular akan diperoleh apabila kabel disebabkan oleh beban
yang bebas berubah bentuk saat dibebani. gantung, sehingga
Beban terpusat: Kumpulan bentuk membentuk kabel menjadi
funikular untuk beban tipikal. garis vertikal.
Apabila tinggi struktur funikular o Kabel horizontal. Ketika
berkurang, maka gaya dalam akan kabel membentuk garis
bertambah, dan begitu pula horizontal dan adanya gaya
sebaliknya. tarik, maka kabel akan
membentuk garis lurus yang
benar-benar horizontal
dengan catatan berat sendiri
dapat diabaikan.
o K
abel diagonal, dimana sering
digunakan di pengerjaan
jembatan gantung.
o K
abel-kabel parabola, dimana
Kumpu balok tepi sejajar, sejajar
(Gambar 1.2 Bentuk funikular beban terpusat) melengkung ke atas
lan
membentuk bidang
beban terdistribusi secara horizontal.
sinklastik, sejajar kebawah
Sebagai akibat dari beban
membentuk bidang
merata yang bekerja pada struktur
antiklastik, berbentuk busur,
kabel, terbentuk dua macam pola
atau balok tepi space frame.
kurva yaitu kurva parabola dan kurva
katenari. Kabel yang berpenampang o Kabel-kabel radial, dimana
balok tepi berbentuk ring
melintang konstan dan hanya
yang bersifat rigid, dengan
memikul berat sendirinya akan
kabel-kabel yang tergantung
mempunyai bentuk katenari. Kabel
bebas yang dihubungkan
yang memikul beban vertikal yang
kepada satu titik.
terdistribusi secara horizontal di
sepanjang kabel, seperti beban utama Struktur kabel pretension, dimana
pada jembatan gantung yang struktur kabel direnggangkan terlebih
memikul dek horizontal, akan dahulu sebelum diberi beban luar.
mempunyai bentuk parabola. Kabel o Konstruksi kabel dimana
yang memikul beban terpusat setiap kabel diregang
(dengan mengabaikan bentuk sebelumnya sehingga
sendirinya) akan mempunyai bentuk konstruksi menjadi tegang
segmen-segmen garis lurus. karena kabel-kabel bagian
Kombinasi berbagai beban akan b
memberikan bentuk kombinasi a
dimana beban terbesar akan w
memberikan bentuk yang dominan. a
Bentuk pelengkung untuk beban h
yang sama merupakan kebalikan
sederhana dari bentuk yang telah m
disebutkan di atas. e
Semakin tinggi kabel, n
berarti semakin kecil gaya yang akan arik kabel bagian atas.
timbul dalam struktur, begitu pula o Konstruksi kabel dengan
sebaliknya. Gaya reaksi yang timbul batang-batang tekan
pada ujung-ujung kabel juga o Sistem radial
bergantung pada parameter- o Sistem dengan kolom terurai
parameter tersebut. Reaksi ujung o Sistem dengan kombinasi 3
mempunyai komponen vertikal dan dimensi
horizontal yang harus ditahan oleh Konstruksi kabel-jaring, dimana pada
pondasi atau elemen struktural lengkungan kabel jaring satu arah,

3
maka pembebanan juga satu arah
dengan satu poros. Pembebanan ke 1.5 Kelebihan dan Kekurangan Sistem Struktur Kabel
arah lainnya secara konstruktif tidak Bangunan bentar lebar dengan sistem struktur kabel
efektif. memiliki beberapa kelebihan, yaitu elemen kabel merupakan
Pada lengkungan sinklastik, poros dari elemen konstruksi paling ekonomis untuk menutup permukaan
struktur ini sudah menjadi dua arah. yang luas, materialnya yang ringan dan dapat meminimalisasi
Begitu juga dengan pembebanannya. beban sendiri
Pada bidang ini, konstruksi akan (Gambar 1.5 Detail sambungan) sebuah konstruksi,
menjadi minimal bila gaya kedua arah memiliki daya
sama besarnya. tahan yang besar
Pada lengkung antiklastik, kabel-kabel terhadap gaya tarik, untuk bentangan ratusan meter mengungguli
yang satu arah akan menerima beban semua sistem lain, memberikan efisiensi ruang lebih besar,
sedangkan kabel-kabel yang kea rah memiliki faktor keamanan terhadap api lebih baik dibandingkan
lainnya akan berfungsi sebagai struktur tradisonal yang sering runtuh oleh pembengkokan elemen
peregang sebelum terjadi peregangan. tekan di bawah temperatur tinggi. Kabel baja lebih dapat menjaga
konstruksi dari temperatur tinggi dalam jangka waktu lebih
1.3.4Solusi Desain Sistem Struktur Kabel Terhadap panjang, sehingga mengurangi resiko kehancuran, cocok untuk
Deformasi bangunan bersifat permanen, serta jika dilihat dari segi teknik, pada
Sistem stabilisasi yang dapat digunakan untuk saat terjadi penurunan penopang, kabel segera menyesuaikan diri
mengantisipasi deformasi pada sistem struktur pada kondisi keseimbangan yang baru, tanpa adanya perubahan
kabel antara lain: yang berarti dari tegangan.
Peningkatan beban mati Namun, sistem struktur ini juga memiliki kelemahan
Pengaku busur dengan arah dimana sistem struktur ini mudah mengalami deformasi (perubahan
berlawanan (inverted arch) bentuk), serta ketidak mampuannya menahan gaya tekan karena
Penggunaan batang-batang hanya mengalami gaya tarik. Struktur ini dapat bertahan terhadap
pembentang (spreader) gaya tarik dan tidak mempunyai kemantapan yang disebabkan oleh
Penambatan/pengangkuran ke pembengkokan, tetapi struktur dapat bergetar dan dapat
pondasi (ground anchorage) mengakibatkan robohnya bangunan.
Metoda prategang searah kabel
(masted structure)
2. SISTEM STRUKTUR BUSUR (ARCH)
1.4 Studi Kasus: National Athletics Stadium (Bruce Stadium)
2.1 Pengertian Sistem Struktur Busur
Bruce Stadium merupakan tempat pertandingan nasional
Sistem struktur busur adalah sistem struktur yang berupa
dan internasional, serta markas tim Canberra Raiders yang
elemen garis yang berbentuk busur dengan lenting tertentu dimana
didirikan pada tahun 1977, di Bruce, Australian Capital. Stadion ini
kekuatan lentingan yang ada mampu menahan beban tekan yang
menggunakan sistem struktur kabel, dimana kabel struktur
cukup besar. Sistem struktur ini memiliki 2 tumpuan beban pada
mendukung atap seluar 112x20 m. Terdapat 5 tiang struktur
kedua kaki tempat ia berpijak. Pada umumnya material yang
disepanjang atap. Tiang ini dihubungkan dengan tiga penggantung
ke balok atap dan kolom baja yang runcing. Tiap kabel mendukung digunakan adalah beton, kayu, dan baja. Sistem struktur ini pada
umumnya sering sekali dijumpai dipadukan dengan sistem struktur
650 titik beban pada atap. Atap kabel berdiameter 36 mm, kabel
kabel, karena kedua sistem struktur ini memiliki kelemahan dan
penggantung belakang berdiameter 52 mm yang dibuat dari
kelebihan yang sangat bertolak belakang. Pada struktur kabel, tidak
37x7mm kabel. Terdapat 2 penggantung belakang untuk setiap
tahan dengan gaya tekan namun kuat dengan gaya tarik, sedangkan
tiang struktur penggantung dan 9 kabel yang mendukung atap.
struktur busur memiliki tingkat ketahanan pada gaya tekan yang
Tiang-tiang digantung pada kaki tiang ke kolom yang dikaitkan di
tinggi.
dinding belakang dari tiang, dengan demikian memungkinkan tiang
Sistem busur sudah digunakan sejak era Romawi dan
untuk diputar dalam, sesuai bidang perpanjangan dari tempat
berdirinya. Yunani,dimana penyusunan dan order dari batu-batu mampu
membentuk lenting secara sempurna dengan penempatan keystone
Balok baja persegi kosong (tidak masif) yang
pada bagian tengah lentingan.
membentuk atap dipasang pada ujung rangka beton dari tempat
Pada jaman ini, perkembangan dari bentuk busur ini
duduk. Slab beton 100mm kemudian diberi dek metal yang telah
didukung oleh ditemukannya berbagai material bangunan yang
dibuat menjadi rangka atap dan bersifat permanen. Ini kemudian
sangat membantu dalam pengerjaan sistem busur ini. Didukung
menjadi beban mati untuk menjadi penahan pada saat angin
pula dengan ditemukannya sistem struktur kabel yang sangat baik
kencang.
apabila dikombinasikan dengan sistem struktur busur. Pada
Sementara tiang dimiringkan ke depan, kemudian kabel
penggantung belakang dipasang pada kepala tiang yang kemudian penggunaannya, bentuk busur ini dipakai untuk jembatan.
Sistem struktur busur memiliki ciri-ciri, yaitu kuat
dikembalikan pada posisi akhirnya, memungkinkan ujung yang
menopang gaya tekanan, beban bersifat menyebar rata, beban
lebih rendah dari kabel penggantung belakang untuk dihubungkan
sendiri berupa lengkungan yang melawan gravitasi, serta semakin
pada angkur di tanah. Kabel penggantung belakang kemudian
tinggi busur, maka gaya tekan akan semakin kecil.
ditegangkan secara berpasangan yang menyebabkan atap kabel
dapat memikul beban.
2.2 Sejarah Sistem Struktur Busur
Bangsa Romawi tidak menciptakan lengkungan. Struktur
busur telah digunakan bahkan sejak jaman prasejarah. Peradaban
Mesir kuno, Babilonia, dan Yunani semua menggunakan struktur
busur.struktur busur dalam budaya ini, bagaimanapun, hanya
sebatas mendukung struktur kecil, seperti gudang, dan orang-orang
sering digunakan untuk kolom mendukung atap.Desain ini
membatasi ukuran dan ruang lingkup bangunan. Akibatnya,
pembangun tidak bisa membangun istana yang sangat besar atau
gedung-gedung pemerintah.
Bangsa Romawi kuno menciptakan lengkungan yang
dapat mendukung beban dalam jumlah yang besar. Orang-orang
Romawi berhasil mencapai hal ini dengan mengunakan bahan yang
4
disebut beton. Menggunakan campuran yang termasuk kapur dan masuk Exposition Universelle, pameran dunia yang merayakan 100
pasir vulkanik, orang-orang Romawi menciptakan jenis beton yang tahun revolusi Perancis. Eiffel memiliki ijin berdiri selama 20
sangat kuat dan tahan lama. Lengkungan yang terbuat dari zat ini tahun dan hampir dibongkar pada tahun 1909, namun setelah
dapat mendukung banyak beban. Maka dari itulah bangsa Romawi menara ini terbukti mendatangkan untung dari segi komunikasi,
mampu membangun struktur besar, seperti saluran air, yang menara ini dibiarkan berdiri setelah ijin tersebut kadaluarsa.
menyediakan air untuk Bahan yang digunakan untuk konstruksi ini adalah besi
kota. Struktur busur (Gambar 2.2 Menara Eiffel) baja yang dikaitkan dalam bentuk persilangan dari 18.038 biji
bangsa romawi yang diperkuat dengan 2.500.000 paku. Kerangka dari kaya
membebaskan arsitek untuk dapat mengeksplorasi struktur yang Gustave Eiffel ini tahan angin walaupun bahannya dari besi dan
berbeda dan lebih besar. berat menaranya 7.300 ton
Segera beberapa budaya mengadopsi struktur busur Tinggi dari tanah sampai tiang bendera : 312.27 meyer
Romawi. Arsitek-arsitek Bizantium di Eropa Timur dan Romawi di pada tahun 1889. Sekarang 324 meter dengan antenanya. Saat ini,
Eropa Barat kemudian menggunakannya terus-menerus. Budaya berbagai perusahaan televisi Perancis memasang antena mereka di
lain menyesuaikan struktur busur Romawi ini dan puncak Menara Eiffel.
mengembangkannya. Menara ini memiliki tiga lantai; dua lantai yang di bawah
terdapat restaurant-restaurant dan toko-toko souvenir, sedangkan
2.3 Jenis dan Material Sistem Struktur Busur lantai ketiga, yaitu puncaknya adalah tempat untuk menyaksikan
2.3.1Jenis-jenis Sistem Tumpuan Beban pada Busur pemandangan yang sangat indah dari kota paris dan daerah-daerah
Busur 2 sendi. Pada sistem busur 2 sendi, sekitarnya, seperti Charres yang berjarak sekitar 72 kilometer.
merupakan sistem dengan kondisi Sekarang, di puncak menara, berdiri tegak sebuah antena televisi
tumpuan yang fleksibel. Merupakan yang menambah lebih tinggi sekitar 20 meter.
sistem yang menguntungkan apabila
terjadi perubahan-perubahan kecil seperti
suhu yang mengakibatkan memuainya
busur.
Busur terjepit. Busur dengan sistem
terjepit bercirikan kaku, terjadi momen
pada tumpuan yang mengakibatkan resiko
yang terjadi apabila terdapat perubahan
suhu, busur tidak dapat menyesuaikan
pemuaian yang terjadi sehingga rentan
patah
Pada umumnya busur dengan
sistem terjepit dipakai untuk bentang
kecil,dan jarang digunakan karena pada
dasarnya arsitektur modern menghindari
terjadinya momen.
Busur 3 sendiri. Merupakasn kondisi
tumpuan yang paling fleksibel dan
paling sering diterapkan dalam (Gambar 2.4 Busur sebagai struktur/kaki dari menari Eiffel untuk
konstruksi karena sistem ini dapat menahan beban mati dan hidup)
mengantisipasi perubahan suhu dengan
sangat baik, selain itu,sistem ini sangat
baik digunakan untuk bentangan yang
besar karena stabil dan fleksibel 2.5 Kelebihan dan Kekurangan Sistem Struktur Busur
dibandingkan dengan kedua sistem Beberapa kelebihan dari sistem struktur busur adalah
lainnya. sistem struktur ini memiliki kekuatan yang tinggi, sehingga tahan
lama (durable). Kekuatan itu berasal dari tekanan yang diberikan
ke bentuk busur karena daya tekan yang luar biasa kuatnya. Sistem
struktur ini Bisa digunakan untuk bentangan berapapun yang
dikehendaki, serta dapat dikembangkan menjadi vault dan struktur
dome. Sistem struktur ini juga tidak membutuhkan biaya yang
2.3.2Material yang Digunakan dalam Sistem Struktur mahal karena materialnya yang mudah dicapai dan memiliki
Busur banyak jenis seperti contohnya pointed arch, lancet arch,
Struktur busur adalah struktur yang triangular arch, horshoe arch, dan lain-lainnya.
secara murni memanfaatkan daya tekan untuk Namun, sistem struktur busur memerlukan kepresisian
membentuk ruang di bawahnya. Struktur ini sehingga jika tidak tepat atau presisi pemasangannya akan
mempunyai 2 kaki tumpuan tempatnya untuk menyebabkan rubuhnya bangunan. Tekanan yang berlebihan juga
berpijak dan menyalurkan beban ke akan menyebabkan pergeseran struktur, serta bentuk yang terbatas
pondasinya. Jenis struktur ini sering sekali harus simetris untuk memperoleh kekuatan strukturalnya.
digunakan bersamaan dengan space frame,
kabel, atau folded plate untuk memberikan
bentuk yang stabil. Busur juga menjadi dasar 3. SISTEM STRUKTUR KUBAH (DOME)
bagi pengembangan struktur kubah.
Material yang bisa digunakan dalam 3.1 Pengertian Sistem Struktur Kubah
sistem struktur busur ini adalah batu atau batu Kubah merupakan struktur hemispherical yang
bata (masonry), beton, baja, atau kayu. berkembang dari lengkungan. Kubah adalah salah satu bentuk yang
paling efisien untuk menutupi daerah yang luas, karena dapat
2.4 Studi Kasus: Eiffel Tower membungkus jumlah maksimum ruang dengan luas permukaan
Bangunan yang berlokasi di Paris, Prancis ini didirikan minimum. Dalam teori hampir tidak ada batasan untuk ukuran
pada tahun 1887 sampai 1889, yang didesain oleh seorang arsitek kubah yang dapat dibangun , dan ini memberikan tantangan
bernama Stephen Sauvetre. Struktur ini dibangun sebagai pintu konstan untuk insinyur. Namun, dalam praktiknya keterbatasan

5
pada ukuran kubah telah dikaitkan erat dengan pengembangan Bentangannya pun bisa sangat lebar tanpa perlu kolom interior.
bahan yang tersedia dan teknik konstruksi. Sistem struktur ini sebenarnya adalah sistem struktur yang paling
efisien di seluruh dunia karena dapat menutupi volume maksimum
3.2 Sejarah Sistem Struktur Kubah dengan luasan permukaan yang minimum.
Bentuk kubah dimiliki oleh hampir semua kebudayaan. Selama ini, sistem struktur kubah telah dikonstruksikan
Bentuk kubah itu sendiri selalu berubah dari masa ke masa. Tidak dengan berbagai macam jenis material, diantaranya yaitu batu atau
diketahui dengan pasti sejak kapan bentuk kubah ditemukan. Sejak bata, beton, besi atau baja, kaca, dan ethyl tetra fluoro ethylene
6000 tahun yang lalu konon peradaban pertama Mesopotamia yang (ETFE).
mengenal dan menggunakan kubah. Pada abad ke-14 SM, di
Mycenaean Greeks sudah ditemukan bangunan makam berbentuk 3.3.1Jenis-jenis Sistem Struktur Kubah
kubah (tholos tombs). Akan tetapi, ada juga yang menyatakan
bahwa kubah mulai muncul pada masa Imperium Romawi, sekitar
tahun 100 M. Salah satu buktinya adalah bangunan pantheon (kuil)
di kota Roma yang dibangun Raja Hadria pada 118 M - 128 M.
Penggunaan kubah tercatat mulai berkembang pesat di periode
awal masa Kristen.
Struktur dan bentang kubah pada waktu itu tak terlalu
besar, seperti terdapat pada bangunan Santa Costanza di Roma.
Pada era kekuasaan Bizantium, Kaisar Justinian juga telah
membangun kubah kuno yang megah. Pada tahun 500 M, dia
menggunakan kubah pada bangunan Hagia Spohia di
Konstantinopel.
Di era modern, para arsitek sudah memperkenalkan bentuk kubah
geodesi. Kubah ini berbentuk hemisfer dan menggunakan kekisi
sebagai rangka, menjadikannya lebih ringan. Perkembangan
teknologi juga memungkinkan penggunaan cermin dan plastik
sebagai padatan.
Jari-jari utama kelengkungan yang terletak pada bidang
xz dan yz ditandai masing-masing oleh rx dan ry. Tegangan yang
bekerja pada permukaan bidang elemen itu diuraikan dalam arah
sumbu-sumbu koordinat dan komponen tegangan.
Pada abad ke 60SM Penggunaan atap kubah berkembang
pesat di seluruh dunia. Hal ini dapat ditemukan di daerah Susiana-
Iran, di situs kuno Chogha mish yang diperkirakan merupakan
peninggalan tahun 6800 sampai 3000 SM ditemukan struktur
kubah yang telah dibangun menggunakan batu bata dan dilapisi
dengan lumpur. Bangunan yang serupa juga dapat ditemukan di
daerah Mesopotamia pada sisa-sisa kebudayaan Halaf dan Ubaid
dengan perkiraan umur 2500SM.
Di India, Arsitektur lengkung lebih mudah ditemukan
dengan berbagai macam bentuk, dari bentuk corbel dome, union 3.3.2Sistem Penyaluran Gaya pada Sistem Struktur
dome, oval dome, dan polygonal dome dan umumnya digunakan Kubah
sebagai kuil diperkirakan berumur lebih dari 520.000.
Kubah, yang terdiri atas jaring- jaring batang bersendi
tak teratur pertama kali diperkenalkan pada tahun 1863 di Berlin
oleh Schwedler dengan bentang 48 m atau setara dengan 132 kaki.
Oleh sebab itu dinamakan pertama kali adalah Kubah Schwedler.
Struktur cangkang kubah baru lainnya adalah dengan (Gambar 1.2 Sistem tumpuan kubah; pemakaian
menggunakan batang-batang yang diletakkan pada sebuah kurva dinding menahan)
yang dibuat dari garis melintang dan membujur dari suatu
permukaan putar. Mayoritas struktur kubah besar di dunia
menggunakan cara tersebut (Schodeck, 1998).
Kubah adalah suatu elemen struktural dari arsitektur
yang berbentuk atap tetapi memiliki rongga dan membentuk seperti
sebuah bola, tepatnya setengah lingkaran. Struktur atau kerangka
kubah masjid, umumnya terbuat dari berbagai bahan material dan
memiliki garis kesamaan terhadap arsitektur lama maupun merujuk
ke masa prasejarah. Kubah masjid yang paling awal ditemukan
adalah di empat tempat tinggal kecil yang terbuat dari gading
Mammoth dan tulang, ditemukan oleh seorang petani di Mezhirich,
Ukraina, pada tahun 1965 ketika ia menggali di ruang bawah tanah
tanah. Dan perkiraan para arkeologis, bangunan kubah itu berusia
dari 19280 11700 SM.

3.3 Jenis dan Material Sistem Struktur Kubah


Sistem struktur kubah atau dome menggunakan prinsip
busur atau arch yang disusun secara radial sampai membentuk
kubah atau setengah bola. Sistem struktur ini mendapatkan
kekuatannya dari bentuk tersebut yang menyebarkan gayanya
secara merata dari puncak sampai ke pondasi. Ini berarti, sistem
struktur kubah memiliki kekuatan struktural yang sangat kuat dan
besar, seperti yang terjadi pada sistem struktur busur.

6
di tempat " di letakkan pada titik yang paling rawan. (sebenarnya,
kecemasan teoritis tentang kombinasi dari "cetakan di tempat"
dengan beton pracetak telah dibuktikan tidak membutuhkan alas/
tanpa dasar/ penopang , karena keseluruhan rangka struktur atap ini
masih bisa berdiri sendiri).
Eksperimen yang dilakukan oleh perancangnya dengan
rangka beton menunjukkan penemuannya berupa beton bertulang
kualitas tinggi yang dinamakan ferro-cemento. Kuantitas dari
bajanya sekitar delapan kali lebih baik dibandingkan dengan beton
bertulang biasa, namun produk akhirnya merupakan material yang
homogen. Dengan menggunakan ferro cemento, dia kemudian
mengembangkan sebuah elemen pra-fabrikasi jenis baru, yaitu
kotak berbentuk agak melengkung yang memiliki tepi, disebut juga
(Gambar 1.1 Gaya dan pembebanan) panel shell.
Panel tersebut dibuat dari beton dan hanya memiliki
ketebalan sekitar 1 inci (2.54 cm). Ruang-ruang sisa dari tepi
masing-masing panel membentuk cetakan dimana bentuk rangka
menerus pada permukaan interior atap dapat dituang (dicor) di
tempat, direkatkan dengan elemen (beton bertulang) pra-pabrikasi
dengancara mengekspos beton bertulang tersebut dan dibuat
menerus (bersambungan)dengan cetakan di tempat (cast in place)
dan elemen pra-fabrikasi. Ikatan Antara beton cetak di tempat
dengan elemen prafabrikasi yang bagus dan kuat dapat dicapai dan
tidak ada kecenderungan menjadi terpisah-pisah (berlapis). Seluruh
pertemuan berperilaku seperti satu kesatuan. Kulit permukaan
diperlukan untuk mendukung elemen pra-fabrikasi. Untuk
memasang elemen prafabrikasi, permukaan yang akan dibangun
harus di bagi per sub-sub bagian menjadi sejumlah area identik
atau sekumpulan area, dalam kasus ini berbentuk berlian atau
disebut bentuk lozenge. Pola yang dihasilkan disebut sistem
diagrid atau lamella.
Di sini perancang mengikuti prinsip yang radial, yang
telah menjadi kunci dimana bentuk permukaan bulat dapat
dibangun pada masa lalu dan yang merespon gaya gravitasi dengan
lebih baik. Gaya di sembilan poin-poin perempat lingkaran kini
digantikan oleh sembilan rangka bentuk Y atau penyokong,
masing-masing dengan dua lengan, yang merupakan suatu ciri khas
perancang dalam pengaturan struktur, dan dibawa disalurkan ke
tension ring dari beton prategang yang besar dan tersembunyi agak
di bawah permukaan tanah. Dengan pengaturan bentukan bola
yang sederhana ini secara struktur dibawa dari sudut bangunannya
ke dalam bumi tetapi, secara visual, kubah tampak mengapung di
udara





3.4 Studi Kasus: il Palazzetto Dello Sport
Bangunan yang terletak di Roma, Italia, ini dirancang
oleh seorang arsitek yang bernama Annibale Vitelozzi, yang
dibangun pada tahun 1957 untuk ajang Olimpiade tahun 1960.
Bangunan ini merupakan karakteristik desain dari P. L. Nervi.
Terlepas dari kualitas keseluruhan bangunan ini yang sangat tinggi,
bangunan ini dapat dikategorikan bangunan yang logis dan
fungsional. Problem fungsional dalam menyediakan sebuah

bangunan yang dapat menampung 4000 supporter untuk menonton
3.5 Kelebihan dan Kekurangan Sistem Struktur Kubah
pertandingan basket atau tenis menjadi faktor utama yang
Kelebihan yang dimiliki dari sistem struktur kubah atau
mempengaruhi seluruh keputusan dalam proses perencanaaan,
dome ini adalah strukturnya kuat untuk menahan gempa, dengan
perancangan, struktur, peralatan dan juga biaya.
bentuk yang menjadi struktur itu sendiri. Selain bentuknya menjadi
Salah satu cara untuk menyederhanakan konstruksi, dan
struktur, bentuk tersebut juga memiliki nilai plus dalam segi
mengurangi biaya, yaitu dengan cara repetisi elemen struktural.
estetika karena berbentuk setengah lingkaran. Beban yang bekerja
Untuk beton, repetisi dapat dibuat dengan pemakaian kembali (re-
pada struktur atap juga relatif kecil dan ekonomis.
use) dari cetakan-cetakan atau elemen-elemen pra-pabrikasi,
Kekurangan dari sistem struktur kubah adalah bentuknya
dimana potongan-potongan pra-pabrikasi dari tiang-tiang beton
yang tidak fleksibel (tidak memiliki bentuk lain selain bentuk
disambung pada bagian akhir ke bagian akhir yang lain dengan
setengah lingkaran), serta diperlukannya keahlian khusus pekerja
cara mengelas batang-batang beton bertulang , yang dibiarkan
bangunan untuk dapat menciptakan bentuk kubah yang sempurna
menonjol ke luar, lalu dituangkan adonan beton di sekeliling
dengan teliti dan presisi. Dinding yang tidak vertikal dan tanpa
pertemuan (sendi) - (lihat gambar di samping ini). Prosedur ini
sudut juga bisa menyebabkan masalah utilitas ruang.
membutuhkan rangka untuk sendi dan juga tangga perancah untuk
menyokong elemen-elemen pra-pabrikasi. Dibutuhkan pekerjaan
beton yang sangat hati-hati di lapangan, sejak saat beton "cetakan

7
4. SISTEM STRUKTUR CANGKANG (SHELL) beton. Ada beberapa arsitek unggul pada tahun
tersebut yang bisa dengan cerman mendesain,
4.1 Pengertian Sistem Struktur Cangkang menghitung, serta mengkonstruksikan
Sistem struktur cangkang adalah bentuk struktural tiga cangkang beton dengan indah. Beberapa
dimensi yang memiliki sifat kaku dan tipis, serta memiliki arsitek tersebut adalah Felix Candela, Eduardo
permukaan lengkung. Pada dasarnya, sistem struktur cangkang Torroja, dan Anton Tedesko. Desain bangunan
diambil dari bentuk yang ada di alam seperti kulit telur, tempurung dengan sistem struktur cangkang yang
buah kelapa, cangkang kepiting, cangkang keong, dan sebagainya. diciptakan pada tahun 1930-1950 kebanyakan
Sistem struktur ini memiliki pelat yang melengkung ke satu arah didirikan berdasarkan geometri matematis
atau lebih, yang tebalnya jauh lebih kecil daripada bentangnya. sehingga bentuk-bentuk cangkang seperti itu
Bentuk struktural ini dapat mempunyai berbagai bentuk yang dinamakan sebagai analytical forms. Desain
sembarang, tetapi bentuk yang paling umum adalah bentuk yang cangkang pada tahun tersebut memerlukan
permukaannya berasal dari kurva yang diputar terhadap satu ketelitian yang sangat terampil dalam
sumbu, misalnya permukaan bola, elips, dan parabola. menghitung karena belum terdapat desain
digital, dimana proses konstruksinya dilakukan
4.2 Sejarah Sistem Struktur Cangkang dengan cara menuangkan beton cair ke
Bentuk cangkang atau shell banyak ditemukan di alam, formwork kayu rigid, atau bisa juga disusun
seperti pada bentuk perisai dari tumbu-tumbuhan maupun binatang, dari elemen-elemen lurus.
dimana bentuk tersebut memiliki karakter yang kuat dan kokoh
meskipun memiliki bentuk yang tipis, contohnya seperti kulit labu 4.2.2Experimental Forms
yang sudah mengering, kulit telur, kulit kerang, dan lain-lainnya. Pada tahun 1950-an, seorang insinyur
Contoh-contoh di alam tersebut semuanya memiliki ciri-ciri yang bernama Heinz Isler memperkenalkan
sama, yaitu memiliki perisai yang kuat, dan bentuknya yang pendekatan yang berbeda, yaitu dengan
lengkung dengan tebal tipis dalam berbahan keras dan padat. mengaplikasikan beberapa fenomena alamiah
Setelah melihat kuatnya cangkang telur, barulah dicoba seperti tekanan udara, gaya gravitasi, dan aliran
dalam bidang struktur dan konstruksi yang digunakan pertama kali materal untuk mendesain cangkang beton tipis
pada abad XIX dengan bangunan Kubah Schwedler. Kubah ini sehingga bentuk-bentuk tersebut dinamakan
terdiri atas jaring-jaring batang bersendi yang tidak teratur. Experimental forms. Proses yang dilakukan
Scwedler memperkenalkan kubah ini untuk pertama kalinya di Isler bersifat eksperimental sehingga desain
Berlin pada tahun 1863. Kubah ini memiliki bentang selebar 48 beliau tidak mudah dideskripsikan secara
meter, dengan menggunakan batang-batang yang diletakkan pada analitis. Ini menyebabkan proses konstruksi
kurva yang dibentuk oleh garis membujur dan melintang dari suatu menjadi lebih kompleks dari analytical forms.
permukaan putar. Isler seringkali menggunakan formwork yang
Namun seiring berkembangnya zaman, mulai ditemukan terdiri dari segmen-segmen kayu lengkung
kesulitan dalam membangun struktur cangkang dengan prefabrikasi.
menggunakan batang-batang yang memiliki ukuran yang tidak
beragam, sehingga manusia kemudian menemukan cara lain yaitu 4.2.3Digital Forms
dengan menggunakan batang-batang dengan ukuran yang sama. Pada tahun 1990-an, muncul kembali
Barulah muncul kubah geodesik yang diperkenalkan oleh minat terhadap sistem struktur cangkang
Buckminster Fuller. setelah pada tahun 1960 menurun secara
Ditemukannya beton bertulang sebagai bahan bangunan mendadak. Pada tahun tersebut, minat terhadap
yang dapat memikul tegangan tarik maupun tekan menjadi awal sistem struktur cangkang muncul karena
mula munculnya sistem struktur cangkang ini. Material beton perkembangan teknologi digital-modelling
bertulang dapat dengan mudah dituangkan untuk mengikuti bentuk yang menawarkan cara sederhana untuk
cangkang yang diinginkan. Dikarenakan sistem struktur cangkang mendesain dan mengkalkulasi hampir semua
ini dicetak utuh atau homogen, maka biasanya cangkang tidak bentuk dengan istilah free-form dengan
mempunyai joint yang khusus, kecuali pada bagian ring tarik dan CAD, FEM, dan CAM. Ini menyebabkan
tulangan pada shell beton bertulang. Ketebalan minimum 7.5 cm. bentuk cangkang pada bangunan tidak lagi
Struktur cangkang beton ini kemudian disebut sebagai thin shell dimaksudkan untuk efisiensi struktural, tapi
yang muncul sejak tahun 1930-an. Namun fenomena thin shell kemudian lebih kepada segi estetika dan
ini tidak berangsur lama karena proses konstruksinya yang fungsionalitas ruang.
dianggap sangat memakan tenaga dan waktu. Pada tahun 1960-an,
sistem struktur cangkang dengan beton bertulang mulai jarang
dipakai karena biaya pembuatannya menjadi mahal akibat kenaikan
tingkat upah pekerja. 4.3 Jenis dan Material Sistem Struktur Cangkang
Kebutuhan untuk membuat bentang lebar tanpa kolom Ada beberapa macam bahan yang dapat digunakan untuk
dengan sistem struktur cangkang mulai melunjak dalam dekade membangun sistem struktur cangkang (shell) ini, yaitu material
terakhir ini karena pesatnya perkembangan teknologi yang disebut yang dapat dilengkungkan seperti beton bertulang, kayu, plastik,
dengan digital modeling, dimana semua bentuk bisa dengan mudah ETFE, logam, atau tanah liat. Jika menggunakan material kayu,
digambar oleh software Computer Aided Design (CAD). Tidak bentuk cangkang dibentuk dengan permukaan bidang yang
hanya proses modeling yang bisa dilakukan dengan teknologi, dibentuk oleh rangka-rangka yang ditutup papan atau glued
tetapi juga proses kalkulasi yang bisa dilakukan dengan bantuan laminated. Namun diantara berbagai macam tersebut, bahan yang
software Finite Element Modelling (FEM). Namun, kehadiran paling sering digunakan karena paling mudah, awet, dan kuat
teknologi ini tetap membuat proses konstruksi cangkang dengan dalam membangun struktur cangkan adalah beton bertulang.
beton masih kurang berkembang karena meskipun peralatannya Beton bertulang dapat dengan mudah mengikuti bentuk
sudah tersedia di beberapa industry, ada hal-hal yang masih bangunan secara bebas (mudah dibentuk), tahan terhadap karat,
membatasi perealisasiannya yaitu masalah manufakturabilitas dan tahan terhadap kebakaran, tidak memerlukan pemeliharaan, tahan
adaptabilitas dari formwork systemnya. terhadap gempa, ukurannya lebih kecil jika dibandingkan dengan
beton tak bertulang, dan beton bertulang dapat dengan baik dipakai
4.2.1Analytical Forms sebagai lantai dasar dan pondasi pada tahan yang tidak baik.
Pada tahun 1930-an, terjadi
perkembangan konstruksi dengan sistem 4.3.1Penyaluran Gaya dalam Sistem Struktur Cangkang
struktur cangkang yang menggunakan material
8
Dalam struktur cangkang, semua semua dorongan horizontal yang ada. Apabila
gaya disalurkan melalui permukaan bidang terletak di atas tanah, harus ada pondasi
sebagai gaya normal sehingga tidak ada gaya menerus yang meneruskan komponen gaya
lintang dan gaya lentur. Gaya normal yang vertikal ke tanah.
bekerja merata melalui permukaan bidang ini Ada juga cara lain yang dapat
dikenal sebagai gaya-gaya membran. Berbeda digunakan, yaitu cincin dapat ditumpu pada
dengan gaya yang bekerja pada balok, dimana elemen-elemen lain seperti kolom, yang hanya
gaya-gaya dipikul oleh materinya, bentuk memikul berat vertikal. Namun, penggunakan
sistem struktur cangkang itu sendiri yang cincin tarik ini memiliki kelemahan karena
memikul gaya. Ini berarti, bentuk cangkang akan menimbulkan momen lentur pada
memegang peranan utama dalam sistem permukaan cangkang dimana terdapat
struktur ini. Sistem struktur cangkang ini cocok pertemuan antara cangkang dan cincin. Momen
digunakan untuk memikul beban yang merata lentur ini selalu diakibatkan oleh
pada atap gedung. Struktur ini tidak cocok ketidakserasian deformasi yang terjadi diantara
untuk memikul beban terpusat. cincin dan cangkang.
Deformasi melingkar pada cangkang
4.3.2Bentuk Dasar Sistem Struktur Cangkang dapat bersifat tekan, padahal, deformasi balok
Bentuk umum yang pertama yang cincin cenderung tidak sama dengan deformasi
digunakan dalam sistem struktur cangkang cangkang. Karena elemen tersebut harus
adalah bentukan yang permukaannya berasal digabungkan, maka cincin tepi membatasi
dari kurva yang diputar terhadap satu sumbu. gerakan bebas permukaan cangkang sehingga
Kedua, bentuk yang permukaannya timbul momen di tepi cangkang. Momen ini
translasional, yang dibentuk dengan kemudian dimatikan dengan cepat pada
cangkang sehingga permukaan cangkang
secara keseluruhan tidak terpengaruh.


Kondisi tepi bebas menimbulkan lentur yang tidak diinginkan pada
permukaan cangkang.



Tepi sendi juga cenderung akan menahan permukaan cangkang
dari gerakan.

Tepi rol lebih diinginkan pada sistem struktur cangkang karena


dapat terjadi gerakan bebas. Akan tetapi, tepi seperti ini sulit
dilaksanakan.


menggeserkan kurva bidang di atas kurva
bidang lainnya (misalnya permukaan bola Terowongan: terowongan di tumpu menerus di sepanjang tepi
eliptik dan silindris). Ketiga, bentuk yang longitudinalnya sehingga gaya transversal internal mempunyai
permukaannya dibentuk untuk menggeserkan perilaku seperti aksi pelengkung.
dua ujung segmen garis pada dua kurva bidang
(misalnya permukaan bentuk hiperbolik
paraboloid dan kinoid). Terakhir, bentuk-
bentuk lain yang merupakan kombinasi dari Cangkang pendek dengan balok tepi kaku: fungsi dari balok tepi
yang telah disebutkan diatas. sebenarnya menyerupai fungsi dari sebuah dinding. Aksi seperti
pelengkung meneruskan beban permukaan ke balok. Balok ini
kemudian akan memikul dan meneruskannya ke tumpuannya.
4.3.3Kondisi Tumpuan dalam Sistem Struktur Cangkang
Tinjauan desain yang utama pada
cangkang adalah masalah di tumpuannya atau Cangkang barrel panjang: Ketika sistem struktur cangkang tidak
tepi-tepinya. Sistem struktur cangkang memiliki balok tepi kaki, maka aksi seperti pelengkung tidak dapat
memerlukan cara-cara khusus untuk mengatasi timbul pada arah transversal. Karenanya, maka beban dipikul
gaya tendangan horizontal yang diasosiasikan dengan aksi lentur yang serupa dengan yang ada pada balok.
dengan gaya dalam bidang di tepi bawah
cangkang. Pada kubah, misalnya, sistem
penyokong melingkar perlu dilakukan. Selain
itu, ada juga alternatif lain yang bisa Penyokong (buttresses): Komponen vertikal dan horizontal dari
digunakan, yaitu dengan cincin lingkaran atau gaya meridional dapat dipikul oleh penyokong. Penyokong ini
yang disebut dengan cincin tarik. Cincin tarik harus dapat menahan gaya gorong ke luar yang terjadi.
ini diletakkan di dasar kubah sehingga dapat
menahan komponen keluar dari gaya
meridional. Cincin tarik: Cincin tarik menerus dapat digunakan untuk menahan
Cincin tarik merupakan suatu cincin dorongan horizontal. Hanya gaya ke bawah yang disalurkan ke
planar yang menahan dorongan ke luar dari tanah.
cangkang, sehingga cincin ini mengalami
tarikan. Cincin tarik harus dapat menyerap

9


4.4 Studi Kasus: Sydney Opera House
Apabila cincin tarik digunakan, cincin itu ha- Dibangun di kawasan Benellong Point di atas teluk
us menerus di sekeliling cangkang. Apabila Sydney yang dulunya digunakan sebagai gudang penyimpanan
tidak demikian, maka cincin tersebut tidak ber kereta trem, Jorn Utzon kemudian mengubahnya menjadi salah
manfaat dan akan ada tegangan berlebihan satu mahakarya di Australia, yaitu sebuah gedung pertunjukan
pada cangkang. yang pada waktu itu belum dimiliki negara tersebut. Sydney Opera
House berdiri di atas tanah seluas 2,2 Ha dan luas bangunan 1,8 Ha
dengan bentang bangunan 185 m x 120 m dan ketinggian atap
mencapai 67 meter di atas permukaan laut. Atapnya terbuat dari
2194 bagian beton precast yang masing-masing seberat 15,5 ton.
Cangkang yang menggunakan cincin tarik Kesemuanya disatukan dengan kabel baja sepanjang 350 km
dapat ditumpu oleh kolom-kolom karena dengan berat total atap keseluruhan mencapai 27.230 ton.
di bawah cincin hanya ada gaya vertikal Bangunan tersebut ditopang oleh 580 konstruksi baja yang ditanam
yang harus disalurkan ke tanah. Cangkang pada kedalaman 25 m di bawah permukaan laut. Penyangga atap
tanpa cincin tarik memerlukan sistem penyokong. terdiri dari 32 kolom beton.
4.3.4Klasifikasi Sistem Struktur Cangkang Atap dari bangunan ini merupakan bentuk metafora
Cylindrical shell: Barrel shell, cone dengan menerapkan sistem struktur cangkang atau shell free form,
shell, intersecting shell. dimana bentuk cangkang tersebut tidak mengikuti bola geometri
tetapi terikat secara struktural. Cangkang pada Sydney Opera
House terbentuk dari proses rotasional kearah vertikal dengan
lengkung dua arah (vertikal dan horizontal) atau yang disebut
dengan double curved shell dengan permukaan lengkung
sinklastik.
Gaya-gaya yang bekerja pada atap cangkang Sydney

Opera House antara lain adalah:
1. Gaya meredional: yang berasal dari berat itu sendiri,
yang kemudian gaya itu disalurkan melalui tulangan baja
ke kolom penyangga atap. Gaya meredional yang bekerja
Dome shell: Rotational shell
(bidang yang diperoleh bilamana
suatu garis lengkung yang datar
diputar terhadap suatu sumbu. Shell
dengan permukaan rational dapat
dibagi tiga yaitu spherical surface,
elliptical surface, parabolic surface,
translational shell.



Saddle shell: Rotational shell,
translational shell (bidang yang
diperoleh jika suatu garis lengkung
yang datar digeser sejajar diri
sendiri terhadap garis lengkung
yang datar lainnya), rules surface
shell (bidang yang diperoleh
bilamana ujung-ujung garis lurus
digeser pada dua bidang sejajar).
pada atap diatasi dengan mempertebal permukaan dan

membentuk permukannya menyerupai sirip-sirip dengan

tujuan agar permukaan lebih kaku.

2. Gaya rotasional: yang bekerja kearah vertikal mengikuti


lengkup atap kemudian beban disalurkan ke tanah
melalui tiga kolom yang ada. Beban tekan dan tarik
disalurkan melalui tulangan atap.
Linear shell: Shell type girder, shell 3. Beban lentur: yang terdapat pada pertemuan atap dan
type frame, shell type arch. dinding yang akhirnya dibuat lebih tebal agar dapat
menyokong gaya yang bekerja pada arah vertikal dan
horizontal dari gaya meredional. Tujuan lainnya juga
agar dapat menahan gaya dorong keluar yang terjadi.





10
sistem cangkang (shell) yang ditiup. Tekanan udara di dalam
4. Kondisi tumpuan: Kondisi tumpuan pada atap sudah diterima oleh membran penutup dan bidang membran ini
memenuhi syarat tumpuan yang diizinkan untuk sistem menegang dan memperoleh gaya tarik. Inilah sebabnya sistem
struktur cangkang, yaitu tumpuan yang disalurkan ke struktur pneumatik digolongnya dalam kelompok soft shell
kolom mampu mengarahkan reaksi dari membran, baik structure.
itu reaksi tekan maupun tarik. Perpindahan-perpindahan Sistem struktur pneumatik memperoleh kestabilannya
membran pada perbatasan kulit kerang yang timbul dari tekanan internal yang lebih tinggi dibandingkan dengan
akibat tegangan dan regangan membran diatasi dengan tekanan eksternal. Media yang digunakan dalam sistem struktur ini
memperkaku sudut-sudut pertemuan permukaan shell. pun bermacam-macam, diantaranya adalah gas atau udara, zat cair,
busa, atau butiran. Diantara semua media tersebut, media yang
4.5 Kelebihan dan Kekurangan Sistem Struktur Cangkang paling umum digunakan adalah media gas atau udara.
Beberapa kelebihan dari sistem struktur shell adalah Prinsip pneumatik terletak pada selaput yang relatif tipis
material yang digunakan relative sedikit (pervolume satuan beton). yang didukung oleh perbedaan tekanan. Bisa dikatakan, tekanan
Bentuknya yang melengkung juga membuat sistem struktur ini dari ruang yang dilingkupi harus lebih tinggi daripada tekanan
relative bebas debu dan tidak diperlukan plafon tambahan atmoster sehingga sistem struktur ini bisa terbangun dan
(diekspos). Jika menggunakan beton bertulang untuk materialnya, menghasilkan ruang dibawahnya. Perbedaan tekanan akan
sistem struktur ini akan sangat mudah dan cepat dalam menyebabkan tarikan pada membran. Membran akan menjadi
konstruksinya. Dilihat dari segi estetika, sistem konstruksi ini stabil bila berada dalam tekanan tarik. Gaya tekan yang
memiliki bentuk yang indah karena berbentuk lingkaran, dimana diinduksikan oleh gaya-gaya luar harus segera diatasi oleh
bentang lebarnya hemat kolom. Beban yang dihasilkan juga stabil. peningkatan tekanan internal atau dengan menyesuaikan bentuk
Namun, sistem struktur ini juga memiliki kelemahan, membran apabila membran tersebut cukup fleksibel. Tegangan
yang diawali dengan ketidakbisaannya menerima beban terpusat. yang terjadi pada membran harus berada di bawah batas yang
Struktur cangkang juga tidak bisa menentukan ketinggian tepat diperbolehkan untuk membran tersebut.
sesuai yang diinginkan karena sistem ini bergantung kepada sudut
derajat langkungan busur. Dikarenakan bebannya yang dibagi 5.2 Sejarah Sistem Struktur Pneumatik
secara rata, sistem struktur ini tidak bisa membuat bukaan pada Prinsip yang digunakan pada sistem struktur pneumatik
bagian atas karena akan mempengaruhi laju pembagian beban yang dengan media gas atau udara adalah sama dengan prinsip yang
menjadi tidak rata. Kekurangan lainnya berhubungan dengan berlaku pada balon udara, dimana tekanan udara internal di dalam
material yang umumnya dipakai, yaitu beton. Beton bertulang yang balon lebih tinggi dibandingkan tekanan udara di luarnya. Dari
dipakai membuat ruangan di bawahnya panas. Jika cangkang tidak keberhasilan penerapan dalam sarana transportasilah manusia
dirawat dengan baik, akan ada kemungkinan retak rambut yang mendorong dirinya untuk menerapkannya juga pada bangunan
mengakibatkan bocor, terlebih lagi melihat kondisi iklim di arsitektural. Pelopor sistem struktur pneumatik pertama kali adalah
Indonesia. seorang engineer asal Inggris yang bernama Sir William
Lanchester, yang berhasil mendesain sebuah field hospital pada
tahun 1917. Lanchester mendesain sebuah bangunan eksibisi
5. SISTEM STRUKTUR PNEUMATIK pneumatic berdiameter 300 meter yang disokong oleh tekanan
udara dan ditarik oleh sebuah jaring kabel bersama dengan adiknya
5.1 Pengertian Sistem Struktur Pneumatik yang adalah seorang arsitek.
Pneumatik merupakan salah satu sistem struktur yang Setelah Perang Dunia II, seorang bernama Buckminster
termasuk dalam kelompok soft shell, dimana sistem struktur ini Fuller kemudian mengambil kontribusi yang sangat besar terhadap
memiliki ciri khas semua gaya yang terjadi pada membrannya struktur dan konstruksi ringan (lightweight). Fuller berhasil
mengembangkan ide-ide dan membuat prototype struktur ringan
yang mudah dibawa ke mana-mana (transportable) untuk
penggunaan
militer pada
masa itu.

Fuller
kemudian
berkolaborasi
dengan Berger
bersaudara
dari New
Haven,
dimana
berupa gaya tarik. Pada pneumatik, gaya tarik terjadi karena
adanya perbedaan tekanan udara di dalam struktur pneumatic (Gambar 5.2 Prototype Bucksminster mereka
dengan tekanan udara di luar struktur ini. Membran yang kemudian
Fuller untuk pneumatic geodesic dome membuat
merupakan bahan dasar dari sistem struktur pneumatik ini dapat
diberi pra tegang dengan tekanan dari sebelah dalam apabila dibuat dari dual-walled, single woven sebuah kubah
menutup suatu volume atau sejumlah volume yang terpecah-pecah. membrane) ringan yang
Semua struktur yang memanfaatkan gaya tarik akan menggunakan
membentuk bentuk dasar dan primer berupa garis lengkung atau panel-panel sandwich pneumatik. Fuller juga mendesain sebuah
parabola yang membuka ke atas. Hal ini disebabkan bahan dari proyek yang bernama Garden of Eden, dimana proyek ini
struktur yang memanfaatkan gaya tarik adalah lentur dan lemas, merupakan sebuah seri studi geodesik yang meliputi sebuah rumah
sehingga akan membuat garis lengkung atau parabola yang yang dibangun di Hollywood Hills pada tahun 1962. Desain Fuller
membuka ke atas. Namun, lain halnya dengan yang dilakukan pada ini dianggap sebagai gelembung (bubbles), yang meskipun tidak
sistem struktur pneumatik. Sistem struktur ini ingin membentuk disokong oleh udara, struktur ini dipandang sebagai membrane
satu bentuk dasar berupa garis lengkung yang membuka ke bawah. pneumatik dan memiliki konsep yang ringan (lightness).
Bentuk ini diilhami oleh bentuk sistem struktur cangkang (shell). Buckminster Fuller adalah orang yang telah mengambil
Sistem struktur cangkang banyak memanfaatkan gaya tekan, peran dalam sistem struktur pneumatic dengan mengembangkan
berbeda dengan gaya tarik yang dimanfaatkan dalam sistem dan mempropagandakan struktur tersebut, namun dia bukanlah
struktur pneumatik, dimana sistem yang digunakan merupakan seseorang yang merealisasikan bangunan yang menggunakan
11
sistem pneumatic. Orang pertama yang merealisasikannya adalah udara hanya diberikan pada strukturnya,
seorang insinyur bernama Walter Bird, dimana beliau mendesain bukan pada space bangunannya, sehingga
antenna radar sebagai struktur bantalan pneumatic di atas cincin pemakai bangunan tidak berada dalam
baja. Dia kemudian mendapat tugas dari US Air Force untuk tekanan udara. Sistem struktur ini
membuat sebuah penutup bangunan bagi antena radar peringatan membutuhkan tekanan udara sebesar 2-
dini yang dapat dipindah-tempatkan, serta memiliki karakter yang 100 psi, besarnya sekitar 100 sampai 1000
transparan untuk sinyal radar namun tetap bisa melindungi dari kali dibandingkan sistem air supported
cuaca artik. Beliau kemudian melakukan uji coba untuk desainnya structure. Tekanan udara yang diperlukan
dan sukses sehingga desainnya tersebut dibangun lebih dari seratus dalam sistem ini adalah besar sehingga
bangunan pada tahun 1950-an menggunakan serat sintetik seperti material membran yang digunakan harus
nylon dan terylene yang dilapisi dengan vinyl, neoprene, atau kuat dan kedap udara.
hypalon. Ada dua jenis air inflated structure,
yaitu struktur dinding rangkap dan
5.3 Jenis dan Material Sistem Struktur Pneumatik struktur rib. Membran-membran ini
5.3.1Kelompok Sistem Struktur Pneumatik kemudian digabungkan dengan
Struktur yang ditumpu udara (air menggunakan diafragma.
supported structure).
Disebut juga sebagai single membrane
structure karena struktur ini 5.3.2Stabilitas Bentuk Konstruksi Sistem Struktur
hanya menggunakan satu Pneumatik
lapis membran yang menutup Tidak hanya beban internal yang
ruangan secara fungsional berpengaruh dalam sistem struktur pneumatik.
dan membutuhkan tekanan Ada juga beban eksternal yang dapat
udara yang rendah. Ciri-ciri menyebabkan deformasi, yaitu angin dan salju.
dari sistem ini adalah Ketika sistem mengalami beban terpusat yang
dibutuhkannya sedikit besar, itu akan menyebabkan tegangan local
perbedaan tekanan udara yang sangat besar sehingga harus diantisipasi
untuk mengangkat dengan baik, contohnya yaitu ketika ada
membrannya. Tekanan udara seseorang yang berjalan di atas atap untuk
yang dibutuhkan sekitar 2-20 memperbaiki bagian yang bocor. Salah satu
psf (pon per feet) di atas cara untuk mengatasi beban angin yang dapat
tekanan atmostif, sehingga menyebabkan deformasi adalah dengan
tekanan udara di membuat bangunan pneumatik tidak terlalu
(Gambar 5.3 Struktur yg ditumpu dalam gedung > tinggi.
oleh udara (air supported structure), dari tekanan udara
dimana seluruh volume internal biasa. Besarnya
struktur diberi tekanan) tekanan udara ini
direncanakan
berdasarkan kondisi
angin, ukuran
struktur, kekedapan udara (perembesan udara
melalui membran, tipe dan jumlah
jendela/pintu, dsb). Pada umumnya, sistem air
supported structure ini dirancang untuk dapat
mengantisipasi pengaruh angin, mengingat
beban angin paling besar pengaruhnya.

Struktur yang digembungkang udara (air


inflated structure).
Disebut
juga double
membrane
structure dan
membutuhka
n tekanan
udara yang
lebih besar
dibandingka Dalam konstruksi sistem struktur
n dengan air pneumatik, ada 2 faktor yang mengendalikan
supported stabilitas bentuk konstruksi. Pertama, tekanan
structure pada tiap titik dari membran yang
sehingga kadang menyebabkan tegangan tarik harus cukup
(Gambar 5.4 Struktur yang sistem struktur ini untuk menahan semua kondisi pembebanan
ditegangkan oleh udara (air inflated sering juga disebut dan untuk menjaga agar tidak terdapat
structure), dimana tekanan hanya dengan nama high tegangan tekan pada membran. Faktor yang
pressure system. kedua adalah tegangan membran pada setiap
diberikan di ruang antara membran
Sistem ini ditumpu titik dengan kondisi pembebanan harus lebih
rangkap. Ruang fungsional interior kecil daripada tegangan yang diperkenankan
oleh kandungan udara
tetap yang bertekanan, pada bahan yang dipakai.
mempunyai tekanan udara biasa) dimana volume udara
internal bangunan
sebesar tekanan udara biasa. Tekanan

12
5.3.3Perkembangan Desain Sistem Struktur Pneumatik Sedangkan untuk bangunan yang tidak secara
Pneumatik adalah sebuah sistem langsung menyentuh tanah, yaitu pneumatic
struktur yang memiliki bentuk yang unik. digunakan sebagai atap, sambungan yang
Sistem struktur ini dapat dikembangkan paling sering digunakan adalah cincin beton
menjadi berbagai bentuk, fungsi, ataupun untuk jangkar strukturnya dengan sistem
bentang dan ketinggiannya. struktur lainnya yang dapat menampung
sampai gedung.

5.3.6Klasifikasi Sistem Struktur Pneumatik Secara


Umum
Air controlled indoor system
o Pressurized air (udara
bertekanan)
o Negative pressure
o Positive and negative pressue

Air cushion system


o Pressurized air (air bertekanan)
o Negative pressure
o Positive and negative pressure


5.3.4Material yang Dipakai dalam Sistem Struktur
Pneumatik
Bermodalkan pemahaman dasar
tentang sistem struktur pneumatik dari sisi
kelemahan-kelemahannya, maka perencanaan
sistem struktur pneumatik dapat menggunakan Air tube system
material PVC (polyvinyl chloride), yang o Structure space envelope
memiliki titik lebur yang tinggi ketika o Load bearing skeleton
dicampurkan dengan polyethylene. Kedua
material yang digabungkan tersebut akan
memiliki titik lebur antara 100 sampai 150
derajat celcius. Polyethylene sendiri memiliki
titik lebur 341 derajat celcius dan polyvinyl
chloride 391 derajat celcius.
Selain itu, memberi lapisan
polyurethane foam juga dapat digunakan untuk
melapisi bidang-bidang membran sehingga 5.3.7Detail-detail pada Sistem Struktur Pneumatik
tidak mudah terbakar oleh api. Material lain
yang dapat digunakan juga adalah PTFE
(polytetrofluoroethylene), silicon coated
fiberglass, dan ETFE (ethylene
tetrafluoroethylene).

5.3.5Sambungan atau Joint dalam Sistem Struktur


Pneumatik
Untuk sambungan antar bidang dari
membrannya, yang merupakan lembaran kain,
sambungan yang dipakai adalah dengan cara
dijahit sehingga menjadi satu.
Sistem struktur ini memiliki
perbedaan dengan sistem struktur yang lain.
Dalam sistem struktur yang lain, yang menjadi
masalah utama adalah bagaimana menyalurkan
beban dari sistem ke tanah. Sedangkan dalam
sistem pneumatik, yang menjadi masalah
adalah bagaimana menjaga struktur agar tetap
terjangkar ke tanah. Sambungan jenis jangkar
atau dukungan yang dapat digunakan sangatlah
luas, seperti contoh yang banyak digunakan Prinsip dari detail dalam sistem
untuk bangunan yang terhubung langsung ke struktur pneumatik adalah gabungan antara
tanah adalah hubungan kabel. Hubungan kabel membran dan kabel, namun tidak semua
ini umum digunakan karena harganya yang bangunan pneumatik menggunakan sistem
relative murah tetapi sangat kuat dalam penghawaan (HVAC) yang membuat
ketegangan, tersedia di mana saja, serta pneumatik dapat tetap menggembung.
memiliki rentang hidup yang panjang. Tekanan

13
U 6.1 Pengertian Sistem Struktur Membran
Tekanan udara yang terdapat pada Sistem struktur membrane adalah sistem struktur yang
sistem struktur pneumatik diatur oleh sistem menggunakan material membrane. Sistem struktur ini memikul
HVAC melalui penggunaan kipas, saluran beban dengan mengalami tegangan tarik. Membran yang
udara, atau kompresor. Kipas akan meniupkan digunakan dalam sistem struktur ini sangatlah tipis sehingga sistem
udara melalui saluran udara ke dalam struktur ini tidak dapat menerima gaya tekan dan geser. Sistem
membran, dan kompresor memungkinkan struktur membrane biasanya digunakan untuk menjadi penutup
untuk mengatur udara di dalamnya. Tekanan atap bangunan. Perkembangan zaman membuat pembelajaran
udara di dalam membran akan dipertahankan tentang membrane meningkat sehingga sekarang ada banyak
oleh sistem HVAC untuk menstabilkan struktur keuntungan menggunakan sistem struktur membrane, yaitu kualitas
pneumatik dan memungkinkannya untuk yang transparansi, ringan, dan kemampuan membrane untuk
berdiri tegak. diterapkan pada ruang skala besar.
Namun, harus diakui bahwa bahan membrane tidak
cocok untuk digunakan ke semua proyek. Ada proyek-proyek
5.4 Studi Kasus: Allianz Arena tertentu yang tidak memungkinkan untuk menggunaan sistem
struktur membrane. Jika membrane yang digunakan hanya satu
Allianz Arena adalah sebuah stadion sepak bola yang lembaran tipis, maka kemungkinan membrane tersebut untuk robek
berkapasitas 69.901, yang didesain oleh arsitek yang bernama sangatlah tinggi, serta sulit untuk terhindar dari panas dan suara.
Herzog & de Meuron. Stadion sepok bola ini dibangun pada tahun
2002-2005 di Munich, Jerman. Fasad dan atap stadion ini 6.2 Sejarah Sistem Struktur Membran
menggunakan struktur pneumatic yang dikonstruktikan dari 2.874 Sekitar 44.000 tahun yang lalu menuju zaman es dan
ETFE-foil panel udara yang terus digembungkan dengan udara padang rumput di Siberia, telah digunakan sistem struktur
kering. Dari kejauhan, panel-panel tersebut akan terlihat berwarna membrane. Ditemukan peninggalan-peninggalan pra sejarah
putih. Tetapi jika diperhatikan dengan seksama, ada bintik-bintik berupa hunian sederhana yang dibangun dari kulit binatang yang
hitam pada panel yang memiliki ketebalan 0,2 mm tersebut. Tiap diletakkan di atas batang-batang kayu.
panel dapat dinyalakan dengan lampu warna putih, merah, atau Salah satu sistem struktur membrane pada zaman dahulu
biru muda. yang paling awal dan paling berhasil dibangun adalah tenda hitam
(black tent), dimana tenda ini tersebar di seluruh dunia pada abad
ke-8.
Manusia zaman dulu yang hidup nomaden sudah mulai
5.5 Kelebihan dan Kekurangan Sistem Struktur Pneumatik memakai sistem struktur ini untuk menutupi jalan dan pelataran
Sistem struktur ini memiliki berbagai kelebihan, antara rumah. Sistem struktur ini kemudian mengalami perkembangan
lain adalah struktur ini dapat digunakan dengan berbagai macam sehingga mulai sering digunakan sebagai penutup teater. Sifat
bentukan-bentukan seiring dengan berjalannya waktu karena struktur membrane yang ringan dan mudah dibawa menjadikan
sistem struktur ini banyak mengalami perkembangan desain, mulai sistem struktur membrane paling umum digunakan dalam dunia
dari desain yang sederhana sampai desain yang lebih kompleks. militer, bahkan sampai sekarang. Pada abad pertama, banyak
Keuntungan yang lain adalah sistem struktur ini memiliki karakter dijumpai tenda kulit untuk bangsa Romawi, sementar pada abad
cepat dalam sistem pembangunannya, serta ringan karena material ke-7, tentara Byzantium juga menggunakan sistem struktur ini
utamanya adalah lembaran kain dengan tebal tidak lebih dari 0,5 sebagai shelter tenda sederhana mereka.
mm sehingga sistem struktur ini tidak memberatkan bangunan. Pada abad ke-12, banyak kerajaan-kerajaan di Eropa
Bangunan yang dibuat dengan sistem ini bisa menjadi temporary Barat yang menggunakan sistem struktur membrane, yang
space yang praktis karena mudah di bongkar pasang dan disimpan dirancang menjadi sangat elegan. Sistem struktur ini kemudian
kembali, dengan bentang yang lebar karena memiliki daya tahan menjadi semakin besar pada abad ke-16, dimana mulai dipasang
yang besar terhadap gaya tarik sehingga merupakan elemen hiasan-hiasan untuk memperindah kerajaan sebagai symbol
konstruksi yang paling ekonomis untuk menutup permukaan yang kemakmuran pada acara-acara khusus dan turnamen-turnamen.
luas. Pada tahun 1770, munculah sebuah tenda sirkus pertama yang
Selain kelebihan di atas, sistem struktur pneumatik menggunakan sistem struktur membrane, yang didirikan di
tentunya memilki beberapa kekurangan. Karena material yang Westminster Bridge. Sirkus ini melakukan pertunjukan keliling di
digunakan sangat tipis, pneumatik dapat mengalami kebocoran seluruh Eropa dan mulai menempati bentuk conical big tops
atau sobek. Sistem ini juga peka terhadap efek aerodinamika yang memiliki diameter mencapai 50 meter. Pengaruh terhadap
sehingga mudah mengalami getaran, serta tidak dapat menahan perkembangan struktur fabric modern kemudian didukung oleh
beban vertikal. Untuk membuat bukaan menggunakan sistem munculnya Stromeyer and Co. yang didirikan tahun 1872.
struktur ini juga perlu sistem khusus lainnya karena bukaan dapat Perusahaan ini secara khusus memenuhi permuntaan tenda sirkus.
menyebabkan ketidakstabilannya tekanan udara sehingga bangunan Struktur fabrik saat itu lebih banyak dihasilkan oleh para pengrajin
bisa kempes. dan bukan domain pada arsitek. Hal ini kemudian berubah pada
Tidak hanya proteksi kepada kebocoran yang dapat abad ke-19 dan 20, dimana para arsitek menjadi tertarik dengan
menyebabkan tekanan udara berkurang dan struktur tidak dapat sistem struktur ini dan mulai terinspirasi oleh terobosan-terobosan
bekerja dengan semestinya, sistem struktur ini juga harus dilakukan teknologi dalam teknik struktural.
proteksi terhadap kebakaran. Bahan dari membran terbuat dari Kemajuan dalam bahan struktur membran telah terus-
bahan sintetik, thermoplastic alami dan memiliki titik lebur yang menerus mengalami perkembangan, dengan adanya kemajuan
rendah sehingga menjadi mudah terbakar ketika dipapar sinar industrialisasi PVC tahun 1993, pengembangan PTFE pada tahun
matahari atau terkena api. Kestabilan struktur pneumatik 1938, industrialisasi polyester serat pada tahun 1947, dan kain serat
dipengaruhi oleh membran-nya yang harus selalu dalam keadaan gelas pada tahun 1972. PTFE kemudian dianggap sebagai bahan
kedap udara, terkontrol, dan mendapat cukup tekanan udara sesuai bangunan yang tetap, dimana bahan ini tahan api, kuat, dan tahan
kebutuhan sehingga jalan masuk dan keluar untuk pemakai lama. Namun ketika bahan ini pertama kali diperkenalkan dan
bangunan harus selalu dalam kondisi terkontrol dan terawat karena digunakan dalam konstruksi bangunan permanen di tahun 1970-an,
jalan ini merupakan jalan terpenting untuk mengevaluasi para ada keraguan di beberapa kalangan mengenai kekuatannya.
pemakai bangunan dan jika tidak dipikirkan dengan baik, tekanan
udara dapat berkurang saat jalan masuk dibuka. 6.3 Jenis dan Material Sistem Struktur Membran
6.3.1Jenis-jenis Sistem Struktur Membran
Simple Saddle Type, merupakan
6. SISTEM STRUKTUR MEMBRAN jenis tenda dengan bentuk
permukaan pelana yang
14
ditentukan oleh 2 lengkung
berlawanan saling tegak lurus. 7. SISTEM STRUKTUR SPACE FRAME
Ridge Type, merupakan tenda
dengan permukaan pelana yang 7.1 Pengertian Sistem Struktur Space Frame
ditentukan oleh 2 lengkung Space frame adalah sistem struktur yang dirakit dari
berlawanan yang sejajar. elemen-elemen linear yang disusun sedemikian rupa agar gaya
Arch Type, merupakan jenis dapat ditransfer secara tiga dimensi ke tanah. Dalam beberapa
tenda dengan permukaan kasus, sistem struktur space frame dapat juga berupa dua dimensi.
lengkung yang ditentukan Makrostopik space frame sering mengambil bentuk permukaan
dengan pendukung utama yang datar atau melengkung. Sistem struktur space frame juga
sebuah/lebih busur dan tumpuan sering disebut sebagai struktur berkisi-kisi, dmana struktur
rendah. berkisi-kisi adalah sistem struktur dalam bentuk jaringan elemen.
High Point Type, merupakan Sistem struktur space frame adalah suatu struktur ringan
jenis tenda dengan permukaan namun kaku (rigid) yang dikonstruksikan dari elemen-elemen tiang
lengkung yang ditentukan (truss) yang mengikuti pola geometris tertentu. Struktur ini
dengan titik mendapatkan kekuatannya dari rigiditas bentuk segitiga yang
tumpuan/pendukung tinggi dan membagi-bagi beban dan gaya tarik dan tekan di seluruh anggota
rendah yang biasa berupa tiang sistem strukturnya.
yang lebih dari 1 buah.
7.2 Sejarah Sistem Struktur Space Frame
6.3.2Material Sistem Struktur Membran Space Frame dikembangkan oleh Alexander Graham
Ada dua jenis material Bell sekitar tahun 1900 dan Buckminster Fuller setelahnya.
yang sering digunakan untuk struktur Awalnya space frame digunakan untuk kapal laut dan penerbangan,
ringan, yaitu kabel baja dan lalu diterapkan di dunia arsitektur setelahnya.
polyesterfibre (tekstil). Polyesterfibre Investigasi Buckminster Fuller pada space frame menyebabkan
dengan lapisan PVC (Polyvinyl penciptaan kubah geodesik, pertama kalinya diterapkan pada
Chlonde) merupakan salah satu desain space frame yang besar. Dalam beberapa dekade lain
material yang umum digunakan pelaksanaan Fuller bingkai ruang untuk geometri bola
untuk sistem struktur membrane diasuransikan keabadian namanya ketika isomer karbon ketiga, dan
karena tahan terhadap debu atau salah satu zat terkuat ditemukan memiliki struktur geodesik yang
kotoran, dan sistem penenunan yang sama. Karena itu, dinamakan Buckminsterfullerene. Pemanfaatan
tahan terhadap sobekan. space frame teknologi telah dengan cepat dipercepat dalam waktu
sejak dan sekarang dapat diakses sebagai sistem konstruksi
6.4 Studi Kasus: Case Park Dome Kumamoto modular 3D Panel.
Case Park Dome Kumamoto terletak di Jepang, dimana Beberapa faktor penting yang mempengaruhi
bangunan ini akan dirancang untuk menyatukan teknologi terbaru perkembangan pesat space frame , Pertama, mencari ruang dalam
untuk menghasilkan sebuah taman bermain dalam ruangan visual ruangan yang besar selalu menjadi fokus kegiatan manusia.
yang menakjubkan, yang juga mampu menggunakan energi alami Akibatnya, turnamen olahraga, pertunjukan budaya, majelis massa,
untuk mengurangi limbah, sehingga dibuat bangunan ini memiliki dan pameran dapat diselenggarakan di bawah satu atap. Produksi
konstruksi yang berpenampilan seperti awan mengambang di atas modern dan kebutuhan efisiensi operasional yang lebih besar juga
dunia. Atapnya dibuat dari struktur membrane udara berlapis ganda menciptakan permintaan untuk ruang besar dengan gangguan
yang melingkar dalam rangka menciptakan citra awan melayang. minimal dari dukungan internal. Space frame memberikan manfaat
Untuk mempertahankan konsentrasi tebal dan bentuk atap, bahwa ruang interior dapat digunakan dalam berbagai cara dan
kerangka yang terdiri dari kerucut terpotong diterapkan ke titik dengan demikian sangat ideal untuk persyaratan tersebut.
pusat. Kerucut terpotong ini memungkinkan tengah atap
mengandung pembukaan. Desain ini memungkinkan lebih banyak 7.3 Jenis dan Material Sistem Struktur Space Frame
cahaya alami dan ventilasi ke dalam struktur. 7.3.1Tipe-tipe Sistem Struktur Space Frame
Langit-langit dibentuk melengkung disebabkan oleh Double Layer Grids, atau frame
pembukaan di atap. Gema dalam gedung yang menurun sebagai permukaan ruang datar, terdiri
kelengkungan atap menyebar suara terhadap struktur luar.
Tipe lanjutan dari kaca dengan kedua fitur transparansi dan perisai
yang dikenal sebagai 'Honeycomb kaca' digunakan di seluruh
membran udara meningkat.
Ruang interior struktur ini terlihat bersemangat karena cahaya
alami yang menyebar dan menggabungkan dari berbagai sumber
seperti atap, dan pintu putar besar.

6.5 Kelebihan dan Kekurangan Sistem Struktur Membran


dari dua jaringan planar anggota
Sistem struktur membrane memiliki beberapa kelebihan,
membentuk bagian atas dan
yaitu bahannya yang ringan, dapat dibentuk berbagai macam
bawah-lapisan sejajar satu sama
bentuk, apalagi dengan adanya bantuan digital modeling, memiliki
lain dan saling oleh anggota
bentuk estetika tersendiri, dan dapat memiliki efek transparan atau
web vertikal dan miring.
translucent.
Double-layer grid ditandai
Namun sistem struktur ini juga memiliki kekurangan,
dengan sendi berengsel tanpa
yaitu sangat tidak peka terhadap efek aerodinamika sehingga
momen atau menahan beban
mudah mengalami getaran. Selain itu, sistem struktur membrane
torsi; Oleh karena itu, semua
juga tidak dapat menahan beban vertikal, memerlukan detail joint
anggota hanya dapat menahan
yang cukup rumit untuk menyatukan material membrane dengan
ketegangan atau kompresi.
struktur penyokongnya, serta membutuhkan perawatan yang
Bahkan dalam kasus koneksi
konstan untuk mempertahankan ketegangannya karena bila
dengan sendi relatif kaku,
ketegangannya berkurang, itu akan membahayakan keseluruhan
pengaruh lentur atau momen
konstruksi bangunan.
puntir tidak signifikan.
15
Beberapa jenis double-layer lebat, yang terbaik adalah untuk
grid dapat dibentuk oleh unsur- membentuk kemiringan atap.
unsur dasar. Mereka Braced Barrel Vaults, yang
dikembangkan dengan terdiri dari elemen yang diatur
memvariasikan arah atas dan pada permukaan silinder. Kurva
bawah-lapisan dengan dasar memiliki bentuk
menghormati satu sama lain dan melingkar; kadang-kadang,
juga dengan posisi atas-lapisan parabola, elips atau garis
poin nodal sehubungan dengan digerakkan juga dapat
bottom-lapisan poin nodal. digunakan.
Variasi tambahan dapat
diperkenalkan dengan
mengubah ukuran top-layer grid
sehubungan dengan dasar-layer
grid. Dengan demikian, bukaan
internal dapat dibentuk dengan
menghilangkan setiap elemen
kedua dalam konfigurasi
normal. Menurut bentuk elemen
dasar, double-layer grid dapat
dibagi dalam dua kelompok,
grid berkisi-kisi dan grid ruang. Braced Domes.

Design Parameters. Ada banyak
faktor yang mempengaruhi
parameter ini, seperti jenis
double-layer grid, rentang
antara mendukung, cladding
atap, dan system proprietary
yang digunakan. Bahkan,
kedalaman dan ukuran modul
yang saling tergantung, yang
terkait dengan sudut yang
diijinkan antara garis tengah
anggota web dan bidang
anggota chord atas dan bawah.



Hyperbolic Paraboloid Shells.



Intersection and Combination.
Cambering and Slope.
Cambering biasanya dilakukan
dalam bentuk silinder,
punggungan, atau bentuk bulat.
Kadang-kadang cambering
disarankan untuk memastikan
bahwa air hujan mengalir dari
atap cepat untuk menghindari
genangan. Ini tampaknya tidak
efektif terutama ketika
cambering terbatas. Untuk
mengatasi masalah air run-off di

lokasi tersebut dengan hujan

16
7.5 Kelebihan dan Kekurangan Sistem Struktur Space Frame
7.3.2Material Sistem Struktur Space Frame Sistem struktur space frame memiliki berbagai
Material yang biasa keuntungan. Salah satu keuntungan yang paling penting adalah
digunakan untuk sistem struktur ringan. Hal ini terutama disebabkan oleh fakta bahwa materi
space frame adalah baja, alloy didistribusikan spasial sedemikian rupa. Akibatnya, semua materi
alumunium, kayu khusus seperti di setiap elemen di manfaatkan secara maksimal. Elemen
kayu besi, jati, dll. Untuk titik pembentuk space frame juga biasanya diproduksi massal di pabrik
tumpuan space frame pada pondasi, sehingga mereka dapat mengambil keuntungan penuh dari sistem
material yang umum digunakan industri konstruksi. Frame ruang dapat di bangun dari unit
adalah jepitan/fixed joint, sendiri, roll prefabrikasi yang sederhana, dengan ukuran dan bentuk standar.
satu arah, per, roll dua arah, Unit tersebut dapat dengan mudah di angkut dan cepat di rakit di
gantungan/suspension. lapangan sehingga menghemat waktu pembangunan, serta mudah
dirangkai. Sistem struktur space frame juga memiliki kelebihan
7.3.3Sistem Sambungan / Joint rigid, kaku, kuat, efisien, serta dapat dirangkai menjadi bentuk apa
saja yang diinginkan.
Sistem ini juga memiliki kekurangan, sama halnya
dengan sistem struktur lainnya. Kekurangan dari sistem struktur
space frame adalah sistem struktur ini biasanya menggunakan
material baja yang tidak tahan api, serta memerlukan tingkat presisi
tinggi karena biasanya struktur ini akan di-expose.

8. SISTEM STRUKTUR BIDANG LIPAT (FOLDED PLATE)

8.1 Pengertian Sistem Struktur Bidang Lipat
Struktur lipat atau folded plate adalah rakitan pelat datar
kaku yang terhubung sepanjang tepi hingga membentuk
sedemikian rupa sehingga membuat sistem struktur yang mampu
membawa beban tanpa perlu balok pendukung tambahan di
sepanjang tepi. Secara sederhana, bentuk yang terjadi pada lipatan
bidang-bidang datar dimana kekakuan dan kekuatannya terletak
pada keseluruhan bentuk itu sendiri. Bentuk lipatan ini mempunyai
kekakuan yang lebih dibandingkan dengan bentuk-bentuk yang
datar dengan luas yang sama dan dari bahan yang sama pula.
Bentuk -bentuk yang dapat dijadikan dasar
perkembangan bentuk konstruksi lipat, yaitu bentuk-bentuk dasar
pyramidal, prismatic dan semi prismatic. Bentuk prismatic ialah
bentuk yang terdiri dari bidang-bidang datar bersudut siku-siku dan
bidang-bidang yang melintang tegak lurus pada kedua belah sisi
ujung bidang datar bersudut siku-siku.

8.2 Sejarah Sistem Struktur Bidang Lipat


Pada awalnya, struktur bidang lipat merupakan
pengembangan konsep struktur dari selembar kertas yang sebelum
dilipat, kertas itu tidak mampu menahan beban dari dirinya sendiri.
Tetapi ketika kertas itu dilipat, kertas mampu menahan bebannya
sendiri, juga ketika ditambahkan beban lain.
Aplikasi pertama folded plate kembali ke tahun 1923,
dimana seorang insunyur bernama Eudene Freyssinet membuat
atap pelat lipat pertama yang dibuat dengan elemen-elemen
prefabrikasi. Sistem struktur yang digunakan juga menggunakan
struktur pra-tegang.

7.4 Studi Kasus: Crystal Cathedral
Gereja ini dirancang oleh seorang arsitek asal Amerika
yang bernama Philip Johnson di Garden Grove, California, USA
atas permintaan Pendeta Robert H. Schuller. Proyek ini selesai
dibangun pada tahun 1981 dan mampu menampung 2736 orang.
Bentang dari bangunan ini adalah sepanjang 126,5 meter, dengan
lebar 63 meter dan tinggi 39 meter. Sistem struktur space frame
digunakan menggunakan batang baja yang secara khusus
diprefabrikasi. Material lain yang digunakan adalah dinding dan
atap yang menggunakan baca bening.

17
atas rangka kaku tersebut
8.3 Jenis dan Material Sistem Struktur Bidang Lipat akan cukup besar dan di
Sistem struktur ini adalah sistem struktur planar kaku kolom luar tidak akan
yang memiliki khas terbuat dari material monolith yang tingginya diseimbangkan oleh daya
tipis dibandingkan dengan dimensi-dimensi lainnya. Beban yang tolak dari plat yang
terjadi pada pelat mempunyai sifat arah yang banyak. Struktur ini berdekatan. Ukuran rangka
dibuat dengan bentukan lipatan-lipatan kaku pada suatu sistem dapat dikurangi dengan
struktur yang bekerja secara efisien untuk menyalurkan beban. menggunakan tali baja
Sistem struktur ini efisien karena dapat bekerja sekaligus sebagai antara ujung kolom.
pelat datar (slab), balok (beam), dan rangka kaku (truss). Momen
energi yang terjadi pada sistem struktur bidang lipat jauh lebih
besar daripada momen energi yang didapat dari bidang datar.

8.3.1Arah Gaya
Arah beban dalam struktur
lipat terjadi melalui kondisi
struktural dari pelat atau melalui
kondisi struktural dari parallel. Pada
awalnya, kekuatan eksternal akan
ditransfer karena kondisi struktural
pelat ke pinggir lebih pendek dari
satu elemen lipat. Di sana, reaksi
Bentuk Z. Masing-masing
sebagai kekuatan aksial dibagi antara
plat di atas mempunyai
elemen yang berdekatan yang
satu plat miring yang lebar
menghasilkan strain kondisi
dan dua plat tepi yang
struktural dari lembaran.
diatur dengan jarak antara
unit untuk jendela. Bentuk
ini disebut Z shell dan
sama dengan louver.
Bentuk Z ini adalah bentuk
struktur yang kurang
efisien karena tidak
menerus dan kedalaman
efektifnya lebih kecil
daripada kedalaman
v
e
r
t
i
k
a
l
n
y
8.3.2Jenis-jenis Sistem Struktur Bidang Lipat a
Folded plate 2 segmen. .
Terdiri dari plat miring,
plat tepi yang digunakan
untuk menguatkan plat Dinding yang menerus
yang lebar, untuk dengan plat. Pada struktur
membawa beban ke ini, dinding didesain
penyangga dan menerus dengan plat atap.
menyatukan plat, serta Kolom tidak dibutuhkan di
kolom untuk menyangga pertemuan tiap-tiap panel
struktur. dinding karena dinding
ditahan di ujung atas.




(Gambar 8.6 Bentuk Z)



Folded plate 3 segmen.
Penampang terakhirnya
berupa rangka yang lebih
kaku daripada balok
penopang bagian dalam.
Kekuatan dari reaksi plat di

18
follded Plate Truss. Pada
struktur ini, terdapat ikatan
horizontal melintang di sisi
lebar hanya di tepi
Kanopi. Struktur ini bangunan. Hal ini dapat
mempunyai empat segmen. memungkinkan folded
Penopang struktur plate digunakan pada
disembunyikan di bentang lebar dengan
permukaan atas sehingga pertimbangan struktural
tidak terlihat dan plat yang matang.
(shell) akan muncul untuk
menutup dari kolom
vertikal.


Rangka kaku Folded Plate.
Sebuah lengkung dengan
segmen lurus biasanya
disebut rangka kaku.
Struktur ini tidak efisien
Folded Plate yang untuk bentuk kurva
meruncing ke ujung lengkung karena momen
(Tapered Folded Plate). tekuk lebih besar.
Struktur ini dibentuk oleh
elemen-elemen runcing.
Berat plat di tengah
bentang merupakan
dimensi kritis untuk
kekuatan tekukan. Struktur
ini tidak efisien dan tidak
cocok untuk bentang lebar
karena bebannya yang
terlalu berat.

8.3.3Material Sistem Struktur Bidang Lipat
Material Struktur pelat
lipat dapat dibuat dari hampir semua
jenis material. Salah satu
material yang banyak digunakan
untuk plat lipat adalah beton
bertulang. Material ini paling baik
digunakan karena dapat dengan
mudah dibuat. Material lain yang
sering digunakan adalah baja, plastik,
Folded Plate penyangga dan kayu.
tepi (Edge Supported Perilaku dari struktur lipat
Folded Plate). Pada ini, setiap lempeng diasumsikan
bertindak sebagai balok di dalam
struktur ini, plat tepi dapat
space sendiri, asumsi ini dibenarkan
dikurangi dan struktur atap
dapat dibuat terlihat sangat ketika rasio rentang "panjang" dari
tipis jika plat tepi ditopang pelat dengan tinggi "width" nya
oleh rangkaian kolom. cukup besar. Tapi ketika rasio ini
Struktur ini cocok kecil, pelat berperilaku sebagai balok
digunakan untuk bangunan tinggi.
dengan estetika tinggi
dengan desain atap yang
tipis. 8.4 Studi Kasus: United Air Force Academy Cadet Chapel
Dirancang oleh Walter Netsch kantor Chicago Skidmore,
Owings & Merrill, struktur yang unik ini telah berdiri sebagai pusat
arsitektur kampus Akademi Angkatan Udara sejak selesai dibangun
pada tahun 1962. Struktur bangunan ini adalah adalah kerangka
baja tubular dari 100 tetrahedrons identik, masing-masing 75 kaki

(23 m) panjang, berat lima ton, dan tertutup dengan panel
F
aluminium. Panel ini difabrikasi di Missouri dan dikirim dengan
o
19
kereta api ke situs. Para tetrahedrons menciptakan kesenjangan konstruksinya mendapatkan kekuatan dari bentuk itu sendiri.
dalam kerangka yang diisi dengan 1-inci-tebal (25 mm) kaca Bentuk tersebut mendistribusikan beban secara merata melalui
berwarna. Para tetrahedrons terdiri dari menara diisi oleh panel permukaan cangkang tersebut.
aluminium segitiga , sedangkan tetrahedrons antara menara diisi Sistem struktur pneumatik adalah sistem struktur
dengan mosaik kaca berwarna dalam bingkai aluminium. membrane yang distabilkan oleh tekanan udara bertekanan tinggi.
Kapel sendiri memiliki tinggi sepanjang 150 kaki (46 Biasanya sistem struktur ini dibentuk oleh kabel dan disokong oleh
m), panjang 280 kaki (85 m) , dan lebar 84 kaki (26 m). Bagian cincin rigid di ujungnya.
depan faade, di selatan adalah granit tangga lebar dengan pagar Sistem struktur membran adalah struktur yang
baja dibatasi oleh pegangan tangan aluminium. menggunakan material membrane, yang memikul beban dengan
Sayangnya, teknologi ini waktu itu tidak dapat memenuhi ambisi mengalami tegangan tarik. Membran adalah struktur permukaan
bangunan geometri yang unik didefinisikan oleh bentuk fleksibel tipis yang memikul beban dengan mengalami tegangan
tetrahedral. Modifikasi untuk mengatasi masalah air dan infiltrasi tarik.
udara dimulai segera setelah kapel dibangun. Upaya ini untuk Sistem struktur rangka batang atau space frame adalah
memperbaiki masalah estetis yang sensitif dan gagal untuk suatu struktur ringan namun kaku yang dikonstruksikan dari
meningkatkan kelangsungan hidup. elemen-elemen tiang yang mengikuti pola geometris tertentu.
Pada tahun 2002, Akademi Angkatan Udara ditahan Struktur ini mendapatkan kekuatannya dari rigiditas bentuk
S.O.M. karena melakukan analisis selubung bangunan dan segitiga yang membagi-bagi beban dan gaya tarik dan tekan di
memberikan rekomendasi untuk perbaikan. Setelah penyelidikan seluruh anggotanya.
forensik menyeluruh dan laporan, Akademi memilih untuk Sistem struktur bidang lipat atau folded plate adalah
sepenuhnya menggantikan cladding yang ada dengan kinerja sebuah konstruksi yang berbentuk lipatan, termasuk struktur yang
tinggi, sistem tirai-dinding modern. terbuat dari pelat dan struktur yang terbuat dari rangka batang yang
membentuk sebuah bentuk lipatan oleh relasinya dalam ruang.
8.5 Kelebihan dan Kekurangan Sistem Struktur Bidang Lipat Penggunaan tiap-tiap struktur itu juga tidak eksklusif satu
Kelebihan sistem struktur bidang lipat diantaranya ketika sama lain. Seringkali penggunaannya digabungkan beberapa jenis
dilihat dalam segi struktur, sebagai bidang vertikal, struktur ini struktur. Salah satu contohnya ialah Sydney Harbour Bridge, yang
dapat menggantikan kolom-kolom dan sekaligus menjadi bearing menggabungkan struktur arch, space frame, dan kabel suspensi.
wall, sedangkan sebagai bidang horizontal, struktur folded plate Selain itu, contoh lainnya juga ada Millenium dome yang
dapat menggantikan balok-balok, sehingga batangan dapat lebih menggabungkan struktur kabel dan membran serta memakai
besar. Struktur folded plate sangat sesuai untuk bentuk-bentuk atap bentuk dome. Dengan digabungkannya berbagai macam struktur
di daerah-daerah yang banyak turun hujan. Bentuk ini baik pula itu, keseluruhan konstruksi bangunan menjadi semakin kokoh.
untuk digunakan mengatur akustik dan cahaya. Struktur lipat pada Struktur bentang lebar sebenarnya juga telah banyak
bangunan bentang panjang sangat mempengaruhi beban yang digunakan di Indonesia. Akan tetapi, tidak semua jenis dari struktur
diterima oleh atap bangunan, sehingga tumpuan beban yang tersebut ada. Salah satu contohnya ialah struktur pneumatik. Jenis
diterima merata. dari struktur ini hanya digunakan untuk bangunan sementara,
Kekurangannya, proses distribusi air hujan akan sedikit misalnya saja tenda pameran. Hingga saat ini, belum ada bangunan
lebih sulit karena bila salah perancangan, kemungkinan akan permanen ynag menggunakan struktur ini di Indonesia. Bagi
terjadi talang kantong. Penggunaan material juga banyak dan jika struktur jenis ini, salah satu hal yang menjadi kendala ialah tiupan
bentang terlalu besar, makan akan melendut. angin. Bagi Indonesia yang beriklim tropis dan dilalui angin
Muson Barat juga Timur, angin dapat menjadi tantangan yang
KESIMPULAN lebih besar dibandingkan dengan di daerah subtropis. Bangunan
Bentang lebar memiliki pembahasan struktur yang sangat dengan struktur pneumatik yang lebih rentan terhadap kendala
kompleks. Perkembangan teknologi bangunan sampai saat ini telah angin tentunya menemukan tantangan yang lebih besar di
memungkinkan beragam sistem struktur bentang lebar yang rumit Indonesia. Diperlukan pemikiran lebih kompleks untuk mencari
dan canggih untuk menjawab tantangan kebutuhan zaman. solusinya.
Makalah singkat ini tentulah tidak dapat menjelaskan semua jenis Melihat daerah Indonesia yang sering mengalami gempa,
struktur itu dengan selengkap-lengkapnya. Hanya sebagian kecil salah satu sistem struktur bentang lebar yang cocok untuk
pengertian struktur perihal pemahaman umum struktur bentang diaplikasikan di Indonesia adalah sistem struktur kubah. Sistem ini
lebar yang dipaparkan di sini. Pemahaman yang sangat memiliki struktur yang sangat kuat menahan gempa dengan bentuk
komprehensif menyebabkan ketidak mungkinan untuk memberikan yang menjadi struktur itu sendiri. Bentuk tersebut juga memiliki
penjelasan menyeluruh dalam makalah yang singkat ini. Bahkan, nilai plus, seperti kubah-kubah yang diaplikasikan pada bangunan
satu buku penulis yakini dapat dihabiskan hanya untuk membahas masjid di Indonesia. Sudah banyak masjid yang menggunakan
satu macam struktur bentang lebar. Contoh dari studi kasusnya saja sistem bentang lebar kubah ini. Apalagi, sistem struktur ini
bisa dibahas dalam satu buku sendiri jika dibahas secara sangat memiliki struktur atap yang bebannya relatif kecil dan ekonomis.
komprehensif. Akan tetapi, makalah ini telah dapat memberikan Indonesia tidak hanya sering mengalami gempa.
pemahaman yang cukup mengenai prinsip-prinsip utama dari Indonesia juga sering diguyuri hujan yang datang terus menerus
masing-masing jenis struktur bentang lebar yang ada beserta sehingga sistem struktur bentang lebar yang cocok adalah sistem
contoh-contoh aplikasi nyatanya dalam dunia arsitektur saat ini. struktur bidang lipat. Sistem struktur ini memiliki bentuk yang
Ada berbagai jenis sistem struktur yang dapat dilakukan lancip sehingga sesuai untuk bentuk-bentuk atap di daerah yang
untuk membuat sebuah bangunan dengan bentang lebar, yaitu banyak turun hujan seperti di Indonesia. Bentuknya juga baik pula
sistem struktur kabel, busur (arch), kubah (dome), cangkang untuk digunakan untuk mengatur akustik dan cahaya, melihat
(shell), pneumatik, membran, spaceframe, dan folded plate. kondisi Indonesia yang ramai dan digenangi cahaya matahari yang
Sistem struktur kabel adalah sebuah sistem struktur yang terik.
bekerja berdasarkan prinsip gaya tarik, terdiri atas kabel baja, Manusia terus berinovasi untuk menciptakan sistem-
sendi, batang, dan lain-lain yang menyanggah sebuah penutup yang sistem struktur dan konstruksi baru yang lebih efektif dan efisien
menjamin tertutupnya sebuah bangunan. untuk mencapai bentangan bangunan yang lebih lebar demi
Sistem struktur busur atau arch adalah sebuah struktur menjawab tantangan kebutuhan zaman. Teknologi baru terus
yang berbentuk curva yang membentuk ruang di bawahnya dan bermunculan untuk dapat menjadi solusi bagi persoalan-persoalan
menyokong beban di atasnya. yang timbul dalam dunia arsitektur. Oleh sebab itu, penulis
Sistem struktur kubah atau dome adalah sebuah bentuk berkesimpulan bahwa sistem struktur bentang lebar tidak berhenti
setengah bola yang membentuk langit-langit sebuah bangunan atau sampai di sini saja. Sistem struktur bentang lebar akan terus
struktur tertentu, yang umumnya memiliki pondasi sirkular. berkembang dan bukanlah hal yang mustahil akan ditemukan
Sistem struktur cangkang atau shell adalah struktur banyak sistem-sistem struktur dan konstruksi baru pada masa
ringan yang menggunakan elemen cangkang, dimana mendatang
20