Anda di halaman 1dari 1

PROSEDUR FURUNKEL PADA HIDUNG

No. Dokumen :
No. Revisi : 1 Mei 2015
SPO
Tanggal Terbit : 1 Juni 2015
Halaman :

PEMERINTAH KABUPATEN PINRANG


KECEMATAN WATANG SAWITTO
drg.Hj.NASRIWATI A,M.Kes
PUSKESMAS SALO
Nip : 19640828 200212 2 003

1. Pengertian Furunkel adalah infeksi kelenjar sebasea atau folikel rambut yang
melibatkan jaringan subkutan, biasanya disebabkan oleh Staphylococcus
aureus
2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah langkah untuk penanganan furunkel
pada hidung
3. Kebijakan 1. Surat Keputusan Kepala Puskesmas Salo Nomor /PKM-SL/SK/V/2015
tentang SOP Layanan Klinis Puskesmas Salo
2. Surat Keputusan Kepala Puskesmas Salo Nomor /PKM-
SL/SK/V/2015 tentang Penyusunan SOP Layanan Klinis mengacu pada
acuan yang jelas
4. Referensi Permenkes RI no. 5 tahun 2014 tentang Panduan Praktek Klinis bagi
Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer
5. Prosedur / Langkah-langkah 1. Pemeriksaan tanda-tanda vital
2. Anamnesis
3. Pemeriksaan fisis
4. Pemeriksaan penunjang
5. Penegakan diagnosis
6. Penatalaksanaan :
Kompres hangat dapat meredakan rasa tidak nyaman
Jangan memencet atau melakukan insisi pada furunkel.
Insisi hanya dapat dilakukan jika sudah terjadi abses
Pemberian antibiotic topikal seperti salep bacitrasin dan
polimiksin B
Pemberian antibiotic oral seperti amoksisilin 3 x
500mg/hari, cephalexin 4 x 250-500 mg/hari, atau
eritromisin 4 x 250 500 mg/hari, selama 7 10 hari

6. Unit Terkait Loket pendaftaran,Kefarmasian