Anda di halaman 1dari 14

TUGAS AGAMA

DISUSUN

KELOMPOK VII

KELAS X IPA 5

1. LAZARUS H. DAUD
2. MARGARETA KARTONA
3. YOHANA S. NASRIN
4. ELFRIDA F. NDUA

SMAN 1 KOMODO
T/A : 2017/2018
Saya sudah sering membaca nama Habibie Afsyah dalam dunia Bisnis Online Indonesia.
Kabarnya beliau adalah salah satu orang Indonesia (cacat) yg berhasil mendapatkan
komisi $2000 dari Amazon.com .
Namun berita tsb hanya Saya baca sepintas saja tanpa keinginan untuk mengetahui lebih
lanjut siapa sebenarnya sosok Habibie Afsyah. Sampai suatu ketika Saya langsung
tertarik membaca profilnya setelah dapat buku gratis berjudul KELEMAHANKU
ADALAH KEKUATANKU.
Ceritanya buku gratis tsb saya dapat dari Suwandi Chow ketika upgrade keanggotaan di
KayaDariFacebookMarketing menjadi member berbayar. Plus saya minta dikirimkan
seluruh materi KayaDariFacebook Marketing yg berjumlah 12 video dan Ebook tsb ke

PAGE 1
rumah dg menambah ongkos kirim.
Proses nyampainya CD materi KayaDariFacebookMarketing ke rumah Saya sangat cepat,
hanya 1-2 hari setelah membayar ongkos kirim dan konfirmasi pembayaran.
Selain buku gratis tentang Profil Habibie Afsyah, didalam paket CD tsb juga disertakan
buku Blueprint Kesuksesan karya Motivator Tommy Siawira. Sungguh harga upgrade
menjadi member berbayar sangat seimbang dengan materi yg didapat dan Bonus 2 Buku
Fisik yg sangat memotivasi.
Sebenarnya 2 Buku Motivasi tsb bisa saja Anda beli di Toko Buku Gramedia, namun
dengan upgrade menjadi member berbayar di KayaDariFacebookMarketing (plus ongkos
kirim), kita tinggal menerima buku tsb di rumah.
Kenapa Saya mau Upgrade keanggotaan di KayaDariFacebookMarketing?
Karena Saya mau belajar mendapatkan Prospek/member dari kelimpahan anggota
facebook yg sudah berjumlah lebih dari 300 juta orang. Kalau anggota Facebook dari
Indonesia sudah mencapai 10 juta lebih. Saya melihat Cara yg dipakai Suwandi Chow
telah meningkatkan jumlah pengunjung websitenya secara drastis dan gratis lagi.
Berbekal panduan Video dan Ebook Suwandi Chow, Saya sedang menyusun halaman
Fan page untuk BisnisDavit dan Group untuk RahasiaWebsitePemula di Facebook.
Namun Saya akui Saya masih belajar sambil jalan..he..he..he..!

Oke, kembali ke Buku Riwayat Hidup (Otobiografi) tentang Habibie Afsyah yg


mendorong Saya menulis Artikel di Blog ini. Buku Otobiografi yg ditulis Habibie Afsyah
tsb menjelaskan riwayat Beliau dari mulai lahir, tantangan hidup sebagai orang cacat,
hingga menemukan dunianya sukses menjadi pebisnis online.
Anda mungkin akan kaget jika mengetahui bahwa Habibie Afsyah telah sukses menjadi
pebisnis Online pada usianya 21 tahun (saat bukunya dibuat thn 2009). Di usia mudanya,
Habibie sudah mendirikan Yayasan Habibie Afsyah untuk mengangkat kehidupan para
penyandang cacat seperti dirinya. Habibie terlahir sebagai bayi montok dan sehat yg
membuat orangtuanya tidak menaruh curiga terhadap keadaan fisik anaknya.
Baru pada Usia 8 bulan, orang tuanya mulai curiga karena Habibie kecil belum juga bisa
merangkak seperti bayi normal lainnya. Mulailah Habibie di bawa ke Dokter oleh Ibunya
untuk mengetahui penyebab terlambatnya perkembangan fisik tsb.
Setelah dibawa ke berbagai Rumah Sakit dan bertemu dengan banyak dokter, diketahui
ternyata Habibie menderita penyakit Muscular Dystrophy Progressive tipe Backer.
Ada kelainan di otak kecil Habibie yg menyebabkan perkembangan syaraf motoriknya
terganggu, sehingga pertumbuhannya terhambat dan mengalami kelainan. Bahkan ada
Dokter yg memprediksi umurnya hanya sampai 25 tahun saja.
Habibie sering dibawa ke mana-mana oleh Sang Ibu untuk berobat, baik ke dokter
spesialis, maupun ke pengobatan alternatif. Semua dilakukan Ibunya agar mendapatkan
kesembuhan bagi Sang Anak. Bahkan Habibie sempat dibawa terapi khusus dengan
memasukkan tubuhnya ke dalam semacam kotak. Kakinya dimasukkan sepatu khusus
dengan penyangga besi.
Namun Habibie merasa proses terapinya sangat menyakitkan. Dalam setiap terapi sekitar
15-30 menit itu Habibie kecil selalu menangis ; Sakit Ma, sakit. Udah ma, Dede ngak
mau, jeritnya. Karena terapi yg menurut Habibie menyakitkan tersebut, pangkal pahanya
sempat terlepas dari tulang mangkoknya. Dan hal itu membuat pertumbuhan kakinya

PAGE 2
menjadi tidak seimbang. Kaki Habibie menjadi panjang sebelah.
Namun keadaan cacat telah mengajarkan Habibie untuk ikhlas menerima keadaan yg
diberikan Tuhan. Hal itu bisa dia terima dengan apa adanya.
Yang membuat sangat berat adalah tantangan hidup untuk mendapatkan perlakuan layak
dari lingkungan sekitar. Memang Beliau sangat merasakan diskriminasi ketika mau
mendaftar ke sekolah, mau menikmati liburan di tmp wisata bersama keluarga, dan lain
sebagainya.
Sebagian sekolah beralasan belum memiliki fasilitas untuk menampung Anak Cacat yg
berkursi roda untuk belajar di sekolah normal.Ibu Habibie lah yg berjuang keras ke sana-
ke mari untuk mencari tempat pendidikan buat anaknya. Termasuk suatu ketika
mendaftarkan Habibie pada Kursus Dasar Internet Marketing selama 2 hari dg pengajar
dari Singapura, Mr. Fabian Lim.
Ceritanya setelah bergelut dengan perjuangan untuk bisa lulus sekolah hingga SMA,
Habibi tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
Dia didaftarkan ibunya ikut Kursus Dasar Internet Marketing. Biayanya lumayan besar,
Rp. 5 juta. Usai Kursus Dasar Internet Marketing tsb, Habibie mengaku tidak tahu harus
melakukan apa lagi karena dia merasa benar-benar buta tentang bidang yg baru
dipelajarinya itu. Dia merasa nol besar untuk bidang internet marketing ini. Apalagi
kursus yg diberikan dalam Bahasa Inggris dan memakai Alih bahasa (tanslator).
Habibie memang sering membuka internet, namun itu hanya untuk bermain game online
sebagai pengisi kesibukannya di rumah. Katanya Komputer yg dipakai juga masih
numpang di komputer kakaknya.
Belum habis kebingungan Habibie, Selang beberapa bulan kemudian, habibie diikutkan
kembali oleh ibunya untuk ikut Kursus tingkat lanjut (advanced) Internet Marketing dg
pembicara yg sama dari Singapura,Fabian Liem. Sebenarnya Habibie sempat menolak
karena tidak enak melihat Ibunya harus menjual Mobil sewaannya hanya agar dia bisa
ikut pelatihan tsb. Karena Biaya Kursus tingkat lanjut itu mencapai Rp. 15 Juta.
Dia sempat berdebat dengan ibunya, namun Ibunya tetap memberikan semangat kepada
Habibie dan mendorongnya untuk bisa berhasil. Anggap saja kamu kuliah, begitu kata
mamanya. Akhirnya dengan dorongan mamanya, Habibie mau juga ikut kursus mahal itu.
Di kursus advanced tsb, habibie mengikuti kuliah setiap 2 minggu selama 3 bulan. Di
tempat kursus inilah pertama kalinya Habibie berkenalan dengan Suwandi Chow, alih
bahasa (Translator) kursus itu dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia.
Setelah belajar 3 minggu, Habibie berhasil mendapatkan penjualan pertama dari
Amazon.com dg Produk Game PS3. Meski komisinya cuma $24, Habibie senangnya
bukan kepalang karena baru kali ini bisa menghasilkan uang dari internet. Pada komisi
pertama ini Habibie sebenarnya rugi karena biaya iklan lebih besar dari komisi.
Namun Habibie terus berusaha sampai dia bisa mendapatkan komisi $124, $500, $1000,
dan $2000 dari Amazon. Semua memerlukan proses belajar dan praktek secara konsisten.
Uang hasil penghasilan dari Amazon dipakai Habibie untuk mengikuti kursus-kursus
internet marketing lain, seperti Eprofitmatrix, Dokterpim, dan Indonesia Bootcamp.

Dari kursus dan praktek internet marketing, Habibie sudah bisa menerbitkan Ebook
Panduan Sukses dari Amazon dan membuat situs Listing Rumah (rumah101.com).
Habibie juga didaulat menjadi Trainer di Eprofitmatrix bersama Gurunya, Suwandi

PAGE 3
Chow. Itulah pertama kali Habibie menjadi Trainer seminar meskipun usianya masih 20
tahun.

Sejak itu, Habibie sering diundang menjadi pembicara seminar internet marketing di
kampus-kampus, hingga diliput koran, tabloid, dan majalah. Puncaknya Habibie
diundang pada acara Kick Andy di Metro TV pada episode Kasih Tiada Bertepi

Memiliki kekurangan fisik ternyata tidak membuat Tarjono Slamet menyerah pada
keadaan. Lelaki berusia 39 tahun ini sempat merasa putus asa ketika Ia harus kehilangan
kaki kirinya dan mengalami kerusakan syaraf pada sepuluh jari tangannya, akibat
kecelakaan kerja yang dialaminya pada tahun 1990.

Saat itu Tarjono Slamet yang bekerja di PLN unit Klaten sedang memperbaiki jaringan
sebuah menara bertegangan tinggi bersama dengan kedua rekannya. Sayangnya takdir
berkehendak lain, pekerjaan tersebut tidak berjalan lancar dan tubuh Tarjono kesetrum
listrik tegangan tinggi yang mengakibatkan dirinya tak sadarkan diri selama satu hari satu
malam dan mengalami cacat permanen hingga sekarang ini.

Meskipun awalnya cukup berat bagi Tarjono untuk menerima musibah tersebut, namun Ia
tidak lantas berpangku tangan dan menjadi beban bagi orang lain. Dengan dukungan
penuh dari keluarga dan para sahabatnya, Tarjono mulai bangkit dan ikut bergabung di
sebuah yayasan rehabilitasi penyandang cacat di kota Yogyakarta. Disanalah Tarjono
mendapatkan pemulihan mental dan berbagai pendidikan serta keterampilan khusus yang
kini menjadi modal utamanya dalam menjalankan bisnis kerajinan kayu.
Perjalanan Membuka Usaha
Setelah mendapatkan bekal keterampilan ditambah dengan pelatihan yang diikutinya
hingga Selandia Baru, Belanda, dan Australia, Tarjono memutuskan untuk mendirikan

PAGE 4
CV. Mandiri Craft yang memproduksi aneka macam alat peraga edukatif yang terbuat
dari kayu. Dengan modal uang sebesar 150 juta yang didapatkannya dari sisa tabungan
selama bekerja di PLN, Tarjono merekrut 25 orang karyawan yang semuanya juga
penyandang cacat dari daerah Semarang, Gunung Kidul, Magetan, dan Banyuwangi.

Bisnis tersebut berkembang cukup pesat hingga berhasil mendatangkan omset penjualan
setiap bulannya 150 juta rupiah pada tahun 2005 sampai awal tahun 2006. Namun,
keberhasilan tersebut harus kembali diuji dengan bencana gempa bumi 5,9 SR yang
meluluhlantakkan sebagian besar kota Yogyakarta, termasuk juga tempat usaha milik
Tarjono. Mesin-mesin, serta satu container produk siap ekspor hancur tertimbun
bangunan yang roboh karena bencana tersebut, bahkan diperkirakan kerugian yang
ditanggung Tarjono saat itu mencapai angka milyaran rupiah.

Dengan modal usaha dan semangat yang masih tersisa, Tarjono mencoba mengajak
rekan-rekannya untuk kembali bangkit menata ulang Mandiri Craft yang sempat hancur
terkena bencana gempa bumi 5 tahun silam. Kegigihan tersebut ternyata membuahkan
hasil yang manis, Tarjono mendapatkan bantuan dari donatur di berbagai negara, seperti
Belanda, Malaysia, dan Jepang.

Semangat, ketekunan, serta kemandirian Tarjono dalam memberikan kesejahteraan bagi


55 orang karyawannya yang semuanya penyandang cacat, mengantarkan lelaki kelahiran
Pekalongan ini sebagai penerimaDanamon Award 2010 dan berhasil memajukan
usahanya hingga menembus pasar nasional bahkan internasional. Mandiri Craft kini telah
menjadi produsen aneka mainan edukatif yang memiliki dua showroom besar yaitu di Jl.
Parangtritis km 7,5 dan di Jl. Parangtritis km 9 Yogyakarta.

Semoga profil pengusaha Tarjono Slamet yang sukses membuka usaha setelah bangkit
dari bencana, memberikan inspirasi bagi kita semua untuk terus berkarya, dan tak mudah
putus asa. Lakukan apa yang Anda bisa, dan berikan manfaat bagi orang di sekitar Anda.
Selalu ada peluang bila Anda mau untuk mencobanya. Salam sukses.

PAGE 5
Keterbatasan kemampuan tubuh ternyata memberi kelebihan dalam tekad dan semangat
berusaha. Berbekal keahlian menyulam, menjahit dan ketrampilan lainnya sekelompok
perempuan penyandang cacat maju ke arena persaingan pasar dengan membentuk
Kelompok Usaha Bersama (KUB) Anggrek di Dusun Ketiron, Desa-Kecamatan Beji,
Kabupaten Pasuruan, Jawa Barat. Dalam dua tahun saja, setiap bulan kelompok usaha ini
sudah mampu mengirimkan 8.000 jilbab ke Jakarta, Surabaya serta kota-kota lainnya.

Awalnya, dua tahun lalu, kami beranggota lima orang yang semuanya cacat tubuh.
Dengan modal seadanya ternyata produksi jilbab kami laris manis, kenang Sapto Yuli
Ismiarti ditemui Surya di sela-sela acara Pasar Ramadan yang berlokasi di halaman
Pemkab Pasuruan, Senin (25/8/2008). Dengan kerja kerasnya bersama empat kawannya
yang lain, usaha perempuan berjilbab beranak tiga yang kakinya harus ditopang dengan
besi ini berhasil berkembang pesat. Dari 5 orang itu, Yuli berhasil merekrut kawan-
kawannya yang juga penyandang cacat hingga 20 orang. Bahkan Yuli dan keempat
kawannya juga merekrut tenaga kerja dengan tubuh normal hingga sebanyak 30 orang.

Usaha kami berkembang berkat binaan instansi terkait yang sangat membantu, sehingga
order semakin banyak. Kami terus merekrut pekerja baik yang cacat tubuh maupun yang
normal dan total mencapai 50 orang, terang Yuli.

Kendati cacat fisik, masing-masing anggota KUB Anggrek memiliki keahlian khusus.
Aprilia, perempuan dengan tinggi tubuh hanya 50 centimeter, ternyata kaki dan
tangannya yang pendek itu sangat piawai mendesain motif jilbab. Lestari, yang kedua
kakinya cacat, sangat ahli menjahit. Kalau saya kebagian menyulam jilbab dan
seharinya minimal dapat menyelesaikan 25 jilbab. Hasilnya dapat untuk membantu
kebutuhan rumah tangga, urai Hiroh yang tangan kirinya mengecil ini.

Harga jilbab produksi KUB Anggrek bervariasi antara Rp 4.000 hingga Rp 70.000. Jilbab
yang harganya termurah umumnya dibeli oleh para jamaah haji untuk dijadikan
cinderamata bagi para tamu yang bertandang. Jilbab yang dihargai Rp 70.000 kualitasnya

PAGE 6
bagus dengan disain motif sangat indah, dan peminatnya rata-rata dari kelas ekonomi
menengah ke atas.

Pasar Ramadan, yang digelar oleh Pemkab Pasuruan, menampilkan produk-produk


unggulan dari berbagai kecamatan di kabupaten itu. Tersedia pula tawaran paket sembako
murah bagi para pengunjung. Gula yang di pasaran berharga Rp 5.500, di Pasar Ramadan
dijual Rp 4.500 setiap kilonya. Beras yang harga normalnya Rp. 5.000/kilo atau Rp
15.000 untuk tiga kilo dijual dengan harga Rp 12.000 per tiga kilo.

Pasar Ramadan digelar serempak di delapan kecamatan, dan panitia menyediakan


sebanyak 5.671 paket sembako yang hanya dijual Rp 20.000 per paket, kata Noor Edy
Putranto, Kabag Perekonomian saat mendampingi Bupati Pasuruan, Dade Angga

Terlahir sebagai seorang cacat dengan banyak kekuranganternyata tidak menghalangi


seorang Nick Vujicic untuk menjadi orang yang bermanfaat bagi sekitarnya. Sempat
depresi dan ingin bunuh diri diusia 8 tahun.namun kemudian dia sadar bahwa hidup
harus dia syukuriapapun keadaannya. Akhirnya perlahan namun pastidia menjadi
seorang motivator hebat yang menduniadan berhasil memotivasi jutaan orang di
seluruh dunia untuk terus meraih mimpi. Lebih lanjut mengenai kisah hidup seorang Nick
Vujicicsimak artikel berikut yang saya terjemahkan dari wikipedia :

PAGE 7
Nicholas James Vujicic (lahir 4 Desember 1982) adalah seorang pengkhotbah, seorang
pembicara motivasi dan Direktur organisasi nirlaba Hidup Tanpa Limbs. Lahir tanpa
anggota badan karena gangguan Tetra-amelia langka, Vujicic harus hidup dengan
kesulitan dan penderitaan sepanjang masa kecilnya.

Namun, ia berhasil mendapatkan lebih kesulitan ini dan, di tujuh belas, mulai organisasi
sendiri nirlaba Life Without Limbs. Setelah sekolah, Vujicic dihadiri universitas dan
lulus dengan besar ganda. Dari titik ini, ia mulai perjalanan sebagai seorang pembicara
motivasi dan hidupnya menarik lebih banyak liputan media massa. Saat ini, dia secara
teratur memberikan pidato tentang topik, seperti cacat, harapan, dan menemukan arti
hidup.

Kehidupan awal

Anak pertama lahir dari sebuah keluarga Serbia , Nick Vujicic lahir di Brisbane,
Australia dengan gangguan Tetra-amelia langka: tanpa kaki, hilang kedua lengan di
tingkat bahu, dan tak berkaki tapi dengan dua kaki kecil, salah satu yang memiliki dua
jari kaki. Awalnya, orangtuanya hancur. Vujicic adalah sehat.

Tumbuh

PAGE 8
Hidupnya penuh dengan kesulitan dan kesulitan. Salah satunya yang dilarang oleh hukum
negara bagian Victoria dari menghadiri sekolah utama karena cacat fisik, meskipun ia
tidak mengalami gangguan mental. Selama sekolahnya, undang-undang tersebut berubah,
dan Vujicic adalah salah satu siswa cacat pertama yang akan diintegrasikan ke sekolah
mainstream

Ia belajar menulis dengan menggunakan dua jari-jari kaki di kaki kirinya,. Dan perangkat
khusus yang meluncur ke nya jempol kaki yang dia gunakan untuk pegangan. Dia juga
belajar menggunakan komputer dan mengetik menggunakan tumit dan kaki metode
(seperti diperlihatkan dalam pidatonya), melemparkan bola tenis, main drum pedal,
menyisir rambutnya, sikat gigi, menjawab telepon, mencukur dan mendapatkan dirinya
segelas air (juga ditunjukkan dalam pidato).

PAGE 9
Ditindas di sekolahnya, Vujicic tumbuh sangat tertekan, dan pada usia 8, mulai
memikirkan bunuh diri. Pada usia 10, ia mencoba untuk menenggelamkan dirinya dalam
4 inci air, tapi tidak pergi melalui dengan itu dari cinta untuk orang tuanya. Setelah
memohon pada Tuhan untuk tumbuh lengan dan kaki, Nick akhirnya mulai menyadari
bahwa prestasi adalah inspirasi bagi banyak orang, dan mulai bersyukur kepada Tuhan
karena hidup.

Sebuah titik balik penting dalam hidupnya adalah ketika ibunya dia menunjukkan artikel
surat kabar tentang seorang pria berhubungan dengan cacat berat. Ini dipimpin dia untuk
menyadari bahwa ia bukan satu-satunya dengan perjuangan besar. Seiring berjalannya
waktu Nick mulai memeluk situasinya dan mencapai hal-hal yang lebih besar. Dalam
tujuh kelas Nick terpilih kapten dari sekolah dan bekerja dengan dewan mahasiswa di
sana pada berbagai acara penggalangan dana bagi badan amal lokal dan kampanye cacat.
Ketika ia berumur tujuh belas, ia mulai memberikan ceramah di kelompok doa nya, dan
akhirnya mulai organisasi non-profit nya, Life Without Limbs.

Pada tahun 2005 Nick dinominasikan untuk Muda Australia of the Year Award.

PAGE 10
Nick lulus dari universitas pada usia 21 dengan dua jurusan Akuntansi dan Keuangan
Perencanaan. Ia memulai perjalanannya sebagai seorang pembicara motivasi, fokus pada
topik yang remaja saat ini wajah. Dia juga berbicara di sektor korporasi, meskipun
tujuannya adalah untuk menjadi seorang pembicara inspirasional internasional, baik di
tempat Kristen dan non-Kristen. Ia secara rutin melakukan perjalanan internasional untuk
berbicara dengan jemaat-jemaat Kristen, sekolah, dan rapat perusahaan. Dia telah
berbicara kepada lebih dari tiga juta orang sejauh ini, di lebih dari 24 negara di lima
benua (Afrika, Asia, Australia, Amerika Selatan, dan Amerika Utara).

Vujicic mempromosikan karyanya melalui acara televisi seperti The Oprah Winfrey
Show dan juga dengan menulis. Buku pertamanya yang berjudul Hidup Tanpa Batas:.
Inspirasi untuk ridiculously Good Life (Random House, 2010)

Nya DVD motivasi, Greater Life Purpose, tersedia di website Life Without Limbs
Sebagian dari DVD difilmkan di tahun 2005, menampilkan film dokumenter singkat
tentang kehidupan rumah nya, dan bagaimana ia melakukan hal-hal biasa tanpa anggota
badan.. Bagian kedua dari DVD difilmkan di gereja setempat di Brisbane, dan merupakan
salah satu dari pidato pertama motivasi profesional. Sebuah DVD bagi kaum muda
adalah berjudul: Tidak Arms, No Legs, No Kekhawatiran: Pemuda Version pidato

PAGE 11
motivasi Nya dapat dilihat pada Website Speaker Biro Premiere.. Vujicic saat ini tinggal
di California. pertama televisi Vujicic Wawancara seluruh dunia, fitur pada 20/20 (ABC)
dengan Bob Cummings disiarkan pada tanggal 28 Maret 2008.

Dia muncul dalam film pendek The Circus Butterfly yang memenangkan Doorpost
Film Projects tahun 2009, dan penghargaan Film Pendek Terbaik di Method Fest Film
Festival, di mana Vujicic juga dianugerahi Aktor Terbaik dalam film pendek. Butterfly
Circus juga baru saja memenangkan Film Pendek Terbaik di Feel Good Film Festival di
Hollywood pada tahun 2010.

5. Gadis Cilik di China tanpa dua kaki mampu berjalan dan berenang

Qian Hongyan, yang dipaksa untuk menggunakan setengah bola basket sebagai tubuh
palsu itu, menginspirasi jutaan orang dengan ambisinya untuk bersaing sebagai perenang
dalam Pralimpiade 2012 di London.

Pada tahun 2000, Qian Hongyan, terluka tragis dalam sebuah kecelakaan mobil ketika ia
masih 3 tahun. Untuk menjamin kelangsungan hidupnya, para dokter terpaksa
mengamputasi kakinya.

Keluarga Qian , tinggal di Zhuangxia, Cina, tidak mampu membayar prosthetics modern
dan sebagai gantinya digunakan setengah bola basket untuk Qian berjalan. Setelah pada
bola, dia menggunakan dua alat peraga kayu untuk membantu bergerak di sekeliling.

Dia berjuang untuk hidup dengan basket sebagai sebuah underprop, berjalan antara
sekolah dan rumahnya. Cerita gadis itu dilaporkan secara luas di negara tersebut, dan
menarik perhatian Kementerian Keamanan Cina dan Pusat Rehabilitasi dan Riset China.
Qian sekarang memiliki sepasang kaki palsu yang tepat, tapi masih mengatakan dia suka
menggunakan bola basket dari waktu ke waktu karena lebih mudah baginya untuk masuk
dan keluar dari kolam.

PAGE 12
PAGE 13