Anda di halaman 1dari 5

NYERI DADA

Dr. Pipin

KATA SULIT

1. NYERI EPIGASTRIUM= nyeri: sensasi tidak nyaman yang dirasakan. epigastrium : atas tengah kira2 di
bawah proc. xypoideus

2. LIVER SPAN = rentang hati atau ukuran batas dari hati,, apabila diperkusi timbul suara pekak

3. FFRICTION RUB= suara gesekan pericardium,, menandakan ada perikarditis

4.. GALLOP = irama jantung seperti derap kuda, terjadi saat diastolik

5. AREA TROUBE =area yang ada di sebelah kiri dari region epikondria, mendengarkan perkusi dari lien

6. BATUK INTERMITEN TIDAK PRODUKTIF= batuk yang tidak sering terjadi dan tidak berdahak,
intermitten= sedikit tapi berulang, tdk produktif= tidak mengeluarkan dahak

7. THORAX STATIS DINAMIS = keadaan thorax saat statis atau dinamis saat bergerak.

8. KOLESTEROL = dapat diperoleh dari tubuh ataupun produk hewani dalam makanan. Diproduksi oleh
hati untuk fungsi normal tubuh contohnya produksi hormone, vitamin d,

9. SEBAH = zat zat yang harusnya keluar namun justru menumpuk di usus

10. MENOPAUSE == berhentinya siklus menstruasi untuk selamanya bagi wanita yang sebelumnyya
mengalami menstruasi sebagai akibat darihilangnya aktivitas folikel ovarium

RUMUSAN MASALAH

1.MENGAPA NYERI DADA MUNCUL TERUTAMA SAAT BERAKTIVITAS DAN BERKURANG KETIKA
ISTIRAHAT?

nyeri dada kurangnya aliran darah ke seluruh tubuh, istirahat pd berelaksasi sehingga
meningkatkan blood flow

aktifitas kebutuhan O2 meningkat sehingga meningkatkan metabolism dan kerja tubuh,, saat istirahat
kerja tubuh menurun dan kebutuhan O2 menurun

keterangan retrosternal meningkatkan diagnosis bahwa rasa sakit ada di dalam tubuh atau organ
viscera
2. BAGAIMANA HUB. ANTARA NYERI DADA DENGAN MUAL DAN ULU HATI TERASA SEBAH?

MENGAPA DIDAPATKAN NYERI EPIGASTRIUM SAAT PEMERIKSAAN ABDOMEN??

nyeri epigastrium jika darri jantung berarti ada refer pain ke abdomen

Di bagian ulu hati sering salah tafsir sebagai rasa maag


Nyeri dada, terasa mual karena penyakit sistemik sehingga berpengaruh ke organ lain juga,
karena supplai nya kurang maka aliran darah ke organ2 tersebut berkurang sehingga
membutuhkan kerja lebih berat
Adanya rangsng dari nyeri epigastrium meningkatkan rangsang simpatis sehingga produksi
keringat bertambah

3. APA HUB ANTARA TD TINGGI DAN KOLESTEROL TINGGI DENGAN NYERI DADA

BAGAIMANA HUBUNGAN ANTARA HASIL P(x) DENGAN NYERI DADA YANG DIRASAKAN.

APAKAH ADA HUB ANTARA DM DENGAN NYERI DADA WALAUPUN HASILNYA NEGATIF?

APA HUBUNGAN ANTARA NYERI DADA DENGAN JENIS KELAMIN, USIA, DAN MENOPAUSE?

ht merusak lapisan2 pd inflamasi terjadi berulang emboli lepas ke pd sumbatan

dm= proses pembentukan lipid tidak normal, sehingga menyebabkan kolesterol juga tinggi

kolesterol berhub dengan pembentukan lipoprotein 9 (dislipidemia). LDL endotel pd, yang jika
berlangsung terus menerus dapat menumpuk di endotel (plak) hingga pada suatu saat thrombus
tersebus dapat lepas dari dinding endotel sehingga dapat ikut aliran darah di pd dan menyebabkan
sumbatan

factor risiko nyeri dada pada hal tersebut di atas dapat meningkatkan terbentuknya thrombus

pada kaasus ini mungkin hanya terjadi penyempitan pembuluh darah

4. MENGAPA ICTUS KORDIS TERABA DI SIC VI DI LINEA AXILLARIS ANTERIOR APAKAH ADA HUB
DENGGAN NYERI DADA

ictus korddis= SIC v midclav

pembesaran vent kiri= icttu kordis bergerak ke inferior lateral SIC VI mid axilla anterior

Vent kanan = pergeseran ke lateral

mengapa ventrikel mengalami pembesaran kompensasi karena jantung kekurangan darah


sehingga meningkatkan kerja jantung untuk bisa memompa ebih banyak darah

HT= hipertrofi
6. APA HUBUNGAN ANTARA NYERI DADA DENGAN JENIS KELAMIN, USIA, DAN MENOPAUSE?

menopause estrogen berkurang, risiko jantung semakin tinggi

Wanita risiko meningkat setlah menopause

usia= risiko meningkat seiring dengan peningkatan usia berhubungan dengan penebalan dinding
pembuluh darah

10. HUBUNGAN BATUK INTERMITEN DENGAN NYERI DADA

11. APAKAH NYERI DADA MENGANCAM JIWA?

paling bahaya = ACS

untuk menentukan apakah bahaya atau tidak maka perlu dilakukan pemeriksaan penunjang sehingga
hasilnya dapat memperkuat penegakan diagnosis

12. APAKAH DIPERLUKAN PEMERIKSAAN PENUNJANG UNTUK DIAGNOSIS DAN PENATALAKSAANAAN


KASUS INI?

13. DIAGNOSIS

ANGINA PECTORIS = atherosclerosis, stabil, tidak terlalu bahaya. Namun jika pola hidup tidak stabil
dapat meningktkan atherosclerosis lbih tinggi hingga suatu saat dapat meningkat menjadi AP unstable

Pembesaran ventrikel kiri

- nyeri dada sejak 1 jam yang lalu. Jadi nyeri terasa sejak 1 jam yang lalu dimana sebelum2nya belum
terasa, dan dari rentangg satu jam tersebut nyeri hilang ketika istirahat

DD

1. Pericarditis = friction rub (-)


2. Aute Coronary Syndrome
3. Esophageal spasme = retrosternal
4. Nyeri dada pleuritik = posterior lateral, nyeri tajam seperti ditusuk, nyeri jika batuk, bernapa,
5. Nyeri dada non pleuritik= sentral, menetap atau menyebar, kelainan di luar paru
6. Batuk intermiten mencoret dd TB karena TB itu batuk intermiten produktif
7. Tbc pericarditis nyeri dada
8. Penyakit paru pembesaran ventikel kanan.
PEMERIKSAAN PENUNJANG

1. EKG mengetahui fungsi jantung, pemeriksaan penunjang paling sederhana yang bisa
dilakukan. Saat istirahat dan dengan exercise (treadmill test)
2. Pemeriksaan laboratorium troponin, CRP, CKMB
3. x- foto thorax melihat apakah ada pembesaran jantung
4. kateterisasi jantung / coronary angiography
5. Echocardiograpohy

NYERI DADA YANG MENGANCAM JIWA

a. ACS tiba2, iskemia discomfort(AP)= ampek, sesak, saat nafas berat seperti ditindih kaki
gajah
b. Emboli paru nyeri dada hamper mirip ACS dengan factor risiko lain. Thrombus yang lepas
masuk ke pulmo (emboli) yang berasal dari vena cava inferior yang mendapat aliran darah
dari extremitas bawah arteri pulmonalis tidak terjadi difusi O2 dan CO2 karena
tersumbat emboli)
a. Bronchialis cabang dari aorta oksigenasi paru tidak bermasalah
c. Diseksi Aorta panas terbakar, tiba2, dada seperti dirobek
d. Pneumothorax spontan = TB ( membentuk kantung pecah nafas masuk ke kavum
pleura nekan paru2
PETA KONSEP

fisik

pemeriksaan

penunjang

pulmonal faktor risiko

KARDIAC gejala dan tanda

NYERI DADA

GI DD

muskuloskeletal tata kelola

SASARAN BELAJAR

1. EPIDEMIOLOGI NYERI DADA


2. PATOFISIOLOGI NYERI DADA (JANTUNG)
3. DIAGNOSIS DAN DIAGNOSIS BANDING
4. TATA KELOLA NYERI DADA KARDIAC
5. PEMERIKSAAN PENUNJANG NYERI DADA KARDIAC