Anda di halaman 1dari 2

5.

Tujuan mempelajari perilaku keoorganisasian


1) Memahami perilaku yangterjadi di dalam organisasi
2) Meramalkan kejadian-kejadian yang terjadi di dalam organisasi
3) Mengendalikan perilaku
Oleh Nimran(1999) ketiga hal di atas disebut:
1) Prediksi
2) Eksplansi atau penyelarasan berbagai peristiwa
3) Pengendalian.

6. Kontribusi beberapa bidang ilmu terhadap perilaku dalam organisasi


1) Psikologi
Psikologi merupakan ilmu pengetahuan yang berusaha mengukur, menjelaskan, dan
kadang mengubah prilaku.
Kontribusinya ilmu ini terhadap perilaku keoorganisasian adalah dalam hal:
pembelajaran, motivasi, kepribadian,persepsi,pelatihan, efektivitas kepemimpinanan,
kepuasan kerja, pengambilan keputusan individu, penilaian kinerja, pengukuran
sikap,seleksi karyawan, desain kerja, stress kerja.
2) Psikologi social
Psikologi social adalah salah satu bidang dalam psikologi, yang memadukan konsep-
konsep baik psikologi maupun sosiologi dan memusatkan perhatian pada saling
keterpengaruhan anatar orang-orang,Kontribusi dari ilmu ini kepada perilaku
keoorganisasi meliputi: perubahan perilaku keorganisasian meliputi: perubahan
perilaku, perubahan sikap, komunikasi, proses kelompok, pengambilan, keputusan
kelompok.
3) Sosiologi
Sosiologi adalah studi tentang orang-orang dalam hubungannya dengan sesame.
Terkait pemahaman tentang system social dan interaksi manusia dalam suatu system
social. Sumbangannya meliputi: dinamika kelompok, Tim-Tim kerja, kekuasaan,
konflik, perilaku antar kelompok, teori organisasi formal, perubahan organisasi,
budaya organisasi.
4) Antropologi
Antropologi adalah studi tentang masyarakat khususnya tentang manusia beserta
kegiatannya. Jadi sumbangannya yang tidak kecil terhadap Perilaku keoorganisasian
adalah dalam hal: nilai komparatif, analisis lintas budaya, lingkungan organisasional.
5) Ilmu Politik
Ilmu politik adalah pengetahuan tentang perilaku indiviodu dan kelompok dalam
suatu lingkungan politik. Sumbangannya yang sangat kentara dalam hal ini adalah
seperti konflik, politik intra- organisasional dan kekuasaan.