Anda di halaman 1dari 6

BAB III

METODE PENELITIAN

3.1 Jenis penelitian

Jenis dan desain penelitian ini pre eksperimen dengan pendekatan One-

Group Pre-Test-Post-Test. Penelitian ini menguji perubahan-perubahan yang

terjadi setelah adanya eksperimen (program). Bentuk rancangan ini adalah sebagai

berikut :18

Pretest Perlakuan Posttest

01 X 02

Keterangan :
01 : Pre test
X : Perlakuan (pendidikan kesehatan)
02 : Post test

3.2 Tempat dan Waktu Penelitian

Penelitian ini akan dilaksanakan di beberapa Pondok Pesantren Wilayah

Puskesmas Kediri, yaitu Pondok Pesantren Islahuddiny, Pondok Pesantren Al-

Amin dan Pondok Pesantren Yusuf Abdus Sattar Kediri Lombok Barat Agustus

2017.

3.3 Populasi, Sampel dan Teknik Pengambilan Sampel


3.3.1 Populasi

1
Populasi penelitian ini adalah semua santri dan santriwati di Pondok

Pesantren Islahuddini, Pondok Pesantren Al-Amin dan Pondok Pesantren Yusuf

Abdus Sattar Kediri Lombok Barat yang berjumlah 1036 orang.

3.3.2 Sampel
Jika populasi kurang dari 100 maka jumlah sampel yang akan diambil

adalah semuanya, tetapi jika populasi lebih dari 100 maka sampel yang dapat

diambil yaitu 10%-15% atau 20%-25% atau lebih.19

Jumlah sampel minimal untuk penelitian analitis numerik berpasangan

ditentukan berdasarkan rumus:

n = Besar sampel (jumlah cluster) minimum

N = Besar populasi

Z1-/2 = Nilai distribusi normal baku (tabel Z) pada


tertentu

2 = Harga varians di populasi

d = Kesalahan (absolut) yang dapat ditolerir

C = Jumlah seluruh cluster di populasi

= 91,67

Apabila dibulatkan ke atas maka besar sampel minimal yang dibutuhkan

adalah 92orang. Ditambah antisipasi drop out 10%, sampel yang dibutuhkan

menjadi 101 orang.

2
Jumlah santri dan santriwati pada pondok pesantren Pondok Pesantren

Islahuddini, Pondok Pesantren Al-Amin dan Pondok Pesantren Yusuf Abdus

Sattar adalah 1036 orang sehingga didapatkan nilai proporsi:

Santri = 272 orang

Santriwati = 764 orang

Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah

Cluster Random Sampling.


3.3.3 Kriteria Inklusi

Kriteria Inklusi adalah karakteristik umum subyek penelitian dari suatu

populasi yang terjangkau dan akan diteliti.20

Kriteria inklusi sampel dalam penelitian ini yaitu:

1) Santri-santriwati yang belum pernah menerima penyuluhan HIV/AIDS

sebelumnya.
2) Santri-santriwati kelas XII Pondok Pesantren Islahuddini, Pondok Pesantren

Al-Amin dan Pondok Pesantren Yusuf Abdus Sattar Teknik pengambilan

sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling dengan kriteria

inklusi.
3.4 Variabel dan Defenisi Operasional
3.4.1 Variable bebas : Pemberian penyuluhan HIV/AIDS.
3.4.2 Variable terikat : Pengetahuan HIV/AIDS.
3.4.3 Definisi Operasional
Tabel 3.1 Definisi Operasional

No Variabel Definisi Operasional Skala ukur

1 Pemberian Pemberian informasi yang 1. Pre edukasi


penyuluhan berkaitan dengan 2. Post edukasi
HIV/AIDS HIV/AIDS dengan
menggunakan media
power point yang disertai
presentansi yang berisi

3
materi yaitu:
1. Definisi
2. Cara penularan
3. Cara pencegahan

2 Pengetahuan Peningkatan pengetahuan 1. Mengerti


tentang HIV/AIDS responden dalam dengan nilai
memberikan tanggapan 71%-100 %
2. Tidak
atas pertanyaan
mengerti
pertanyaan tentang dengan nilai
HIV/AIDS yang diketahui 0 % - 67 %
dengan menggunakan
kuesionar yang telah
disusun.

3.2 Alat yang digunakan


1. Alat Ukur : kuesioner
2. LCD
3. Laptop

3.3 Kerangka Alur Penelitian

Santri-santriwati Pondok Pesantren Islahuddini, Pondok Pesantren Al-Amin


dan Pondok Pesantren Yusuf Abdus Sattar Kediri , Lombok Barat

Kuesioner diberikan kepada responden


sebagai pretest

Pemberian penyuluhan tentang HIV/AIDS kepada


santri-santriwati

Kuesioner diberikan kembali kepada


responden sebagai posttest

4
Pengumpulan dan pengolahan data

Hasil Penyajian
dan Kesimpuan
data data
Gambar 3.1 Kerangka Alur Penelitian

3.4 Instrumen Penelitian


Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kuesioner

yang dibuat sendiri dengan beberapa variabel yaitu pengetahuan HIV/AIDS dari

21 pertanyaan dikutip dari berbagai sumber.


3.5 Teknik pengumpulan data
Data didapat secara langsung melalui pembagian koesioner yang berisi

pertanyaan yang harus diisi oleh responden. Kuesioner pertama (pre-test)

diberikan sebelum penyuluhan, pada tiap-tiap Santri dan santriwati kelas XII.

Setelah semua pertanyaan diisi oleh responden peneliti langsung memberikan

penyuluhan tentang HIV/AIDS pada santri kelas XII, selesai diberikan penyuluhan

responden diberikan kesempatan untuk bertanya tentang masalah yang

5
berhubungan dengan HIV/AIDS. Kemudian kuesioner kedua (post-test) dengan

pertanyaan yang sama diberikan kembali kepada responden.


3.6 Analisa Data

Pengolahan data meliputi tahap editing atas data yang telah tersedia, tahap

pengkodean dan penilaian (coding and scoring), serta tahap entri data ke dalam

tabel pengukuran. Data kemudian dimasukkan dan dianalisis menggunakan

program SPSS 20 dan dilakukan uji normalitas. Uji hipotesis yang digunakan

dalam penelitian ini adalah uji t berpasangan (paired t test), sebab penelitian ini

memiliki hipotesis komparatif numerik berpasangan yang terdiri dari dua

kelompok.

3.7 Rencana Penelitian

Berikut adalah rencana penelitian yang akan dilakukan :

Tabel 3.2 Rencana Penelitian Rencana Kegiatan

Agustus 2017 September 2017


Penyusunan proposal dan X
pembuatan Ethical clearance
Pelaksanaan penelitian X X
Pengolahan data X
Analisis data X