Anda di halaman 1dari 5

2017

Lembar Kerja Siswa

KIMIA
untuk SMA/MA

Nama :
Kela
Kelas :
s
No. Absen : XI

SMAN 1 DRIYOREJO
LEMBAR KERJA
SISWA

Tujuan Pembelajaran

3.11.1.1 Peserta didik dapat menuliskan reaksi kesetimbangan ion dalam larutan garam
berdasarkan fenomena yang diberikan dengan benar.
3.11.2.1 Peserta didik dapat menentukan pH larutan garam berdasarkan fenomena yang diberikan
dengan benar.
4.11.1.1 Peserta didik dapat melakukan percobaan untuk memprediksi pH larutan garam dengan
menggunakan kertas lakmus/indikator universal/pH meter berdasarkan fenomena yang
diberikan dengan benar.
4.11.1.2 Peserta didik dapat mengamati perubahan warna indikator lakmus merah dan lakmus
biru dalam suatu larutan garam berdasarkan fenomena yang diberikan dengan benar.
4.11.1.3 Peserta didik dapat menyimpulkan sifat asam-basa dari suatu larutan berdasarkan data
perubahan warna indikator lakmus merah dan lakmus biru dalam suatu larutan garam
dengan benar.
4.11.1.4 Melalui diskusi peserta didik dapat melaporkan dan mempresentasikan hasil percobaan
untuk memprediksi pH larutan garam dengan menggunakan kertas lakmus/indikator
universal/pH meter berdasarkan fenomena yang diberikan dengan baik.

Materi Pembelajaran

Garam merupakan senyawa ion, yang terdiri dari kation logam dan anion sisa asam. Kation
garam dapat dianggap berasal dari suatu basa, sedangkan anionya berasal dari suatu asam. Jadi,
setiap garam mempunyai komponen basa (kation) dan komponen asam (anion).
Sifat larutan garam bergantung pada kekuatan relatif asam-basa penyusunnya :
Garam dari asam kuat dan basa kuat bersifat netral
Garam dari asam kuat dan basa lemah bersifat asam
Garam dari asam lemah dan basa kuat berifat basa
Garam dari asam lemah dan basa lemah bergantung pada harga tetapan ionisasi
asam dan ionisasi basanya (Ka dan Kb)
Ka > Kb : bersifat asam
Ka < Kb : bersifat basa
Ka = Kb : bersifat netral
Pemutih Pakaian
Pemutih biasanya dijual dalam bentuk larutannya dan digunakan untuk

menghilangkan kotoran atau noda berwarna yang sukar dihilangkan dengan

menggunakan sabun atau detergen. Larutan pemutih yang dijual di pasaran biasanya

mengandung bahan aktif Natrium hipoklorit (NaOCl) sekitar 5%. Selain digunakan

sebagai pemutih dan membersihkan noda, juga digunakan untuk desinfektan

(membasmi kuman). Ciri ciri umum larutan Natrium hipoklorit yaitu berbau sangat

menyengat, terasa panas apabila terkena tangan, larut dalam air dan bersifat

desinfektan.

Berdasarkan wacana diatas peserta didik diharapkan mampu merumuskan suatu


masalah !

A. Rumusan Masalah :

1. Bersifat apakah larutan bayclin ?


2. Bagaimanakah rekasi larutan bayclin terhadap air?

Buatlah hipotesis yang sesuai berdasrakan rumusan masalah diatas !

B. Hipotesis :

1. Larutan bayclin bersifat basa

2. Larutan bayclin terhidrolisis ketika direkasikan dengan air

Setelah kalian membuat hipotesis, ujilah hipotesis kalian dengan melakukan

percobaan. Sebelum melalukan percobaan tentukan variabel bebas, kontrol, dan

responnya !

C. Variabel :

Variabel kontrol :Volume pemutih, merek


pemutih
Variabel manipulasi : Kadar pemutih
Variabel respon : pH larutan
Setelah membuat variabel variabel percobaan, buatlah rancangan percobaan yang
sesuai dengan variabel yang telah kalian buat !

D. Rancangan Percobaan : Tuangkan 30 mL bayclin kedalam gelas kimia kemudian ukur

pH larutan tersebut menggunakan indikator universal dan catat hasilnya. Kemudian

kedalam gelas kimia yang berisi bayclin tadi, tuangkan 100 mL air kemudian di aduk

beberapa menit, ukur kembali pH larutan tersebut dan catat hasilnya. Kemudian

bandingkan pH larutan bayclin sebelum ditambahkan air dengan pH larutan bayclin

setelah ditambahkan air

Tulislah alat dan bahan yang diperlukan untuk percobaan yang akan kalian lakuakan
!

E. Alat dan bahan :

Alat Bahan

Pemutih pakaian
Gelas ukur
(bayclin)

Gelas kimia Aquades

Indikator universal

Setelah melakukan percobaan, maka diskusikan hasil kerja kalian !

F. Pembahasan :Pemutih pakaian (bayclin) mengandung senyawa natrium hipoklorit

(NaOCl) memiliki pH 11, setelah ditambahkan air pH nya berubah menjad pH 13.

Larutan bayclin setelah ditambahkan air bersifat basa lebih kuat dibandingkan

dengan larutan bayclin sebelum ditambahkan air.

Ketika bayclin dilarutkan dalam air, NaOCl terhidrolisis menghasilkan NaOH dan

HOCl, dengan persamaan rekasi sebagai berikut : NaOCl + H2O NaOH


+ HOCl, pada persaman rekasi tersebut, bila persaman rekasi nya dibalik menjadi

NaOH + HOCl NaOCl + H2O , maka akan tampak bahwa NaOCl terbentuk dari

NaOH yang merupakan basa kuat dan HOCl yang merupakan asam lemah sehingga

terbentuk NaOCl yang merupakan garam yang bersifat basa yang terbentuk dari

asam kuat dan basa lemah

Buatlah kesimpulan yang dapat menjawab hipotesis yang telah kalian buat !

G. Kesimpuan :

1. larutan bayclin bersifat garam basa yang terbentuk dari asam kuat dan basa

lemah

2. larutan bayclin apabila direakasikan dengan air maka akan tehidrolisis menjadi

NaOH + HOCl.