Anda di halaman 1dari 25

RESEP BEDAK CALAMIN

dr. Dian Nugroho


S.I.P No.745/K/78
Jl. Bangka No 44 Jember Telp 0331-487666

Jember,

R/ Calamin 5
Zno 1
Camphora 0,5
Menthol 0,5
Talcum ad 100

Mf.ds.pulvis adspesorious

S.U.E

da 10

Pro : An Bella

ETIKET
Biru

KELENGKAPAN RESEP
- Tanggal penulisan resep
- Paraf dokter

PERMASALAHAN
- Menthol dan Champor merupakan campuran eutektik
- ZnO menyerap Co2 dari udara sehingga menggumpal
- Sediaan pulvis adspesorius harus kering dan free flowing
- Sediaan serbuk harus diayak

PEMECAHAN PERMASALAHAN
- Menthol dan champor dicampur dibiarkan meebur kemudian dikeringkan
dengan menambahkan talk atau masing masing ditutup dahulu dengan talc
,baru dicampur
- ZnO diayak terlebih dahulu dengan ayakan B4o sebelum ditimbang
- Sediaan diayak terlebih dahulu dengan ayakan B40 sebelum dimasukkan
wadah
- Penambahan 10% pada tiap bahan
PENDOSISAN -
PENIPISAN/ PENGENCERAN
1. Kalamin = 10/100x5 gram = 0,5 gram
0,5 gram +10% = 0,55
2. ZnO = 10/100x1 gram = 0,1 gram
0,1 gram + 10 % =0,11
3. Camphora = 0,5/100x10 = 0,05 gram

1
0,05 gram +10% = 0,06
4. Menthol = 0,5/100x10 = 0,05 gram
0,05 gram + 10% = 0,06
5. Talcum = 100- ( 5+1+0,5+0,5) = 93 gram
10/100x93 g = 9,3 g+10% = 10,23 g

Cara Kerja
1. Setarakan timbangan
2. Menimbang talk,kemudian sisihkan
3. Menimbang calamin,kemudian sisihkan
4. Menimbang camphora,sisihkan
5. Menimbang menthol,masukkan mortar tambahkan camphor diaduk ad
melebur
6. Dikeringkan dengan menambahkan talc secukupnya
7. Mengayak ZnO dengan B40 kemudian hasil ayakan ditimbang ,kemudian
masukkan mortar tambahkan dengan campuran camphora dan menthol
aduk homogen
8. Tambahkan campuran dengan calamin aduk homogen
9. Tambahkan sisa talk aduk homogen
10. Hasil campuran diayak dengan ayakan B40,kemudian timbang masukkan
wadah
11. Sisa ayakan dibungkus
12. Beri etiket

ETIKET : BIRU

RESEP PULVERES
2
APOTEK RAYYA
Jl. Jawa No 18 telp. 0331-582357
APA: Sinta Rachmawati., S.Farm., Apt
S.I.K No 5486/B

SALINAN RESEP
Nomor : 15
Dari dokter : dr. Harto Pawiro
Ditulis tanggal : 13 Maret 2011
Pro : An. Lala
Usia/BB : 11 th/ kg
Alamat :
Dilayani tanggal : 13 Maret 2011

R/ Paracetamol 1/4 tab


Codein HCL 1 /2 tab
S.L 100 mg

m.f. pulv. D.t.d No XX


S.t.d.d. pulv. I

det X

Jember, 13 Maret 2011


p.c.c

Ririn H.S, Apt

ETIKET
- Putih
LABEL
- tidak boleh diulang tanpa resep

KELENGKAPAN RESEP
- Tanggal penulisan resep
- Paraf dokter
- Alamat pasien

PERMASALAHAN
- Codein HCl analgesic narkotik berkhasiat keras, harus homogen saat
mencampur

DOSIS MAKSIMUM
- DM Codein HCl : 60 mg/300 mg
11/(20) X 60/300 = 33 mg/165 mg
Codein HCl 0,5 tab = 0,5 x 10 mg = 5 mg (sediaan terkecil 10 mg/tab)
1 kali pakai = 5mg/33 mg x 100% = 15,15% (TOD)
1 hari pakai = 3.5 mg/165 x 100% = 9% (TOD)

3
- DM Paracetamol = sehari 4 gram
11/20 X 4000 mg = 2200 mg
Paracetamol 0,25 tab = 0,25 x 500 mg = 125 mg
1 hari pakai = 3.125mg/2200 x 100% = 17,04% (TOD)

PENIPISAN/PENGENCERAN
1. Paracetamol = 1/4x10=2,5 tablet
Pengenceran :
Ambil 3 tab,gerus lalu timbang ...A....gram
Lalu ambil 2,5/3x...A....= .......B.....gram
Hasil pengencran masuk mortir sisa pengenceran bungkus.
2. Codein HCl = 0,5 x 10 = 5 tablet
3. SL = 100 mg x 10 = 1000 mg = 1 gram

TAHAP PERACIKAN
1. Setarakan timbangan
2. Timbang SL sebanyak 1 gram
3. Ambil 5 tab codein gerus, tambah dgn SL gerus homegen
4. Ambil 3 tablet paracetamol,buat pengenceran ,hasil pengenceran masukkam
mortir lain dan sisa pengenceran bungkus dgn perkamen
5. Campur 3 dan 4 ad homogen
6. Bagi menjadi 10 bungus dengan cara yang benar
7. Masuk kan wadah dan beri etiket

RESEP PIL PHENOBARBITAL


dr. Dian Nugroho
S.I.P No.745/K/78
Jl. Bangka No 44 Jember Telp 0331-487666

Jember,

R/ Phenobarbital 0,05

m.f.l.a.pil.d.t.d.No X
S.1 d.d. pil.I malam

Pro : Tn.Baskoro
Usia/BB : th/ kg
Alamat :

FORMULA STANDAR: -

ETIKET: warna putih, simpan di tempat kering, batas waktu penggunaan 3 bulan setelah peracikan

LABEL: NI

NARKOTIKA/ PSIKOTROPIKA: Phenobarbital (Psikotropika)

4
KELENGKAPAN RESEP: paraf dokter, tanggal

PERMASALAHAN:
Bahan pengikat dan pengisi belum diketahui

PENYELESAIAN:
Bahan pengikat menggunakan Succus Liquiritiae, bahan pengisi Liquiritiae Radix
dengan perbandingan pengikat: pengisi = 1:2 (IMO, hal 83)

PENIPISAN/ PENGENCERAN/ PENGAMBILAN BAHAN:


Bobot rata-rata tiap pil antara 100-250 mg (FI III)
Phenobarbital
0,05 g x 10 = 0,5 g = 500 mg
Andaikan bobot pil dipilih 140 mg/pil 140 mg x 10 = 1.400 mg
Jumlah Succus Liquiritiae dan Liquiritiae Radix = 1.400 mg - 500 mg = 900 mg
Succus Liquiritiae
1/3 x 900 mg = 300 mg/ 10 pil
Liquiritiae Radix
2/3 x 900 mg = 600 mg/ 10 pil

PERHITUNGAN DOSIS
Phenobarbital
Dosis maksimum dewasa: 300 mg/ sekali, 600 g/ hari (FI III)
Dosis sekali pakai 50 mg/ 300 mg x 100% = 16,67% (TOD)
Dosis sehari (50 mg x 1)/ 600 mg x 100% = 8,33(TOD)

PROSEDUR PERACIKAN
1. Timbang phenobarbital 500 mg
2. Timbang 300 mg Succus Liquiritae
3. Timbang 600 mg Liquiritiae Radix
4. Dll sesuai petunjuk di bawah

I. Pembuatan massa pil


a. Hitung bobot b.o per pil
b. Tentukan macam & jumlah bahan tambahan
c. Lakukan pencampuran b.o dg bahan pengisi, pengikat dan pemecah (jk ada)
d. Tambahkan bahan pembasah sedikit2 sambil digilas kuat ad terbentuk masaa
pil
II. Cara menegetahui masaa pil yg baik:
-massa dipindahkan ke kertas perkamen
-Digulung dengan tangan membentuk silinder
-Bila silinder masih pecah/retak + pembasah
-Bila silinder terlalu lembek/lengket + bahan pengisi lagi
III. Pemotongan pil
a. Massa pil yang sudah jadi dipindahkan ke kertas perkamendibentuk silinder
pendek dengan tangan (ingat:ujung2 silinder harus pipih)
b. Pindahkan ke papan pemotong pil yg sdh diberi penabur buat silinder
panjang (sesuai jumlah pil yg diminta)
c. Dipotong dengan pemotong pil

5
IV. Pembulatan Pil
a. Potongan masaa pil pindahkan ke alat pembulat pil yang sudah diberi
penabur
b. Pil dibulatkan dengan gerakan memutar + sedikit penekanan
c. Setelah bulat masukkan wadah sambil dihitung

DISKUSI
- Bahan-bahan tambahan dalam pil, tanpa keterangan lain biasanya
menggunakan Succus Liquiritiae sebagai bahan pengikat, Radix Liquiritiae
sebagai bahan pengisi. Liquiritiae (licorice) dari tanaman Glycyrrhiza glabra
(manis jangan). Aqua gliserinata sebagai bahan pembasah, talk atau
lycopodium sebagai penabur.

RESEP SUPPOSITORIA acetosal

dr. Ardian Anwar


S.I.P. No. 426/K/89
Jl. Jawa No 10 Jember telp 0331-598721

Jember,

R/ Asetosal 0,25
PEG 400 0,2
PEG 4000 1,8

m.f.SUPP. d.t.d. No II
S.bdd. I supp.

Pro : Tn. Hasan


Usia/BB :
Alamat :

LABEL : NI, Etiket biru

KR :
- tgl penulisan resep
- paraf dokter

PERMASALAH PERACIKAN
- Basis suppositoria menggunakan PEG, biasanya mengalami pengerutan

6
PENYELESAIAN PERMASALAHAN
- Basis dilebur, cetakan diolesi paraffin cair, penimbangan dilebihkan untuk
1 suppositoria

DOSIS

PENIMBANGAN
Berat supp : 0,25 + 0,2 + 1,8 = 2,25 gram
Asetosal : 0,25 x 3 = 0,75 g = 750 mg
PEG 400 : 0,2 x 3 = 0,6 g = 600 mg
PEG 4000 : 1,8 x 3 = 5,4 g = 5400 mg

TAHAP PERACIKAN
1. Timbang asetosal, gerus jangan terlalu lama saat penggerusan
2. Timbang PEG 400 dan 4000 lebur diatas waterbath
3. Masukan Asetosal dalam leburan. Masukan cetakan yang sudah diolesi
parafiin cair. Tuangkan secara langsung (jangan putus-putus) kenapa?
diamkan
4. Masukan freezer, keluarkan dari cetakan kemudian timbang berat 1
suppo 2,25 gram
5. Bungkus dengan kertas aluminium foil yang sdh disediakan
6. Masuk wadah beri etiket dan label.

RESEP EMULSI OLEUM RICINI

R/ Ol. Ricini 3
PGA qs
Sir simplex 3
Papaverin HCl 0,15
Aquae ad 100
s.t.d.d. CI

Pro : An. Wati ( 10 Th )

LABEL: NI, KOCOK DAHULU


ETIKET: putih

KR :
- tanggal pembuatan resep
- paraf dokter
- umur: 6, 7, 9,10 thn
PERMASALAHAN PERACIKAN
- Oleum ricini tidak campur dengan air
- PGA tidak diketahui jumlahnya

7
PENYELESAIAN PERMASALAHAN
- dibuat bentuk sediaan emulsi dengan emulgator PGA
- jumlah PGA 1/3 x jumlah minyak (lihat IMO) yang dibuat corpus emulsi dengan
penambahan air 1,5 kali gom

PERHITUNGAN DOSIS
DM papaverin HCl 200/600 (FI III hal. 980)

Misal umur 10 tahun (memakai rumus Dilling karena usia pasien di atas 8 tahun)

Dosis = 10/20 X 200/600 = 100mg sekali minum/300mg dalam sehari

Karena komposisi emulsi (perbandingan jml. sirupus simpleks dengan jml. total
sediaan) 6/60 < 1/6 maka BJ-nya 1.

Jumlah Pap. HCl dalam 60 ml larutan = 150 mg


Dalam sekali pakai Pap. HCl = 15ml/60ml X 150mg = 37,5 mg
% sekali pakai = 37,5/100 X100% =37,5% (TOD)
% sehari pakai = (4 x 37,5)/300 X 100% = 50% (TOD)

Misal umur 7 tahun (memakai rumus Young karena usia pasien di bawah 8 tahun)
Dosis = 7/19 x 200/600 = 73,68mg sekali minum/ 221,05 dalam sehari

% sekali pakai =37,5/73,68 X100% =50,89% (TOD)


% sehari pakai = (4 x 37,5)/221,05 X 100% = 67,85% (TOD)

PENIMBANGAN
Ol. Ricini 3g
Pulv. Gumm. Arab 1/3 x 3 = 1 g
Sir. Simplex 3g
Papaverin HCl 0,15 g
Aquae ad 60 mL

TAHAP PERACIKAN
1. Timbang ol. ricini 3,6 g
2. Timbang PGA 1,2 g, campur dengan semua oleum ricini, gerus ad homogen
3. Ukur akuades 1,8 ml. Campurkan dengan langkah 2, gerus cepat dan konstan
sampai terbentuk corpus emulsi warna putih susu
4. Timbang sirupus simplex 6 g, masukkan ke langkah 3, gerus ad homogen
5. Timbang papaverin HCl 150mg, larutkan dengan sedikit aquadest, masukkan ke
no. 4, gerus ad homogen
6. Tambahkan aquadest ke dalam mortir (sisakan sedikit untuk membilas),
masukkan ke dalam botol yang telah ditandai volumenya (60 mL) menggunakan
batang pengaduk.
7. Bilas sisa emulsi dalam mortir dengan sisa aquadest, masukkan ke dalam botol.
8. Tutup botol menggunakan kertas perkamen dan tali dengan rapi.
9. Beri etiket.

8
10. Beri label NI dan kocok dahulu

RESEP PASTA ZINCI


R/ Pasta Zinci Oxydi Salicylata 10
s.u.e.

Pro : Denok

FORMULA BAKU
FMS hal. 59 / FOI (Formularium Indonesia) hal 151 / Pharmacopee Netherland V hal. 426

Pasta Lassari (Pasta Zinci Salicylata Lassari)


R/ Acid. Salicyl 2
Zinci Oxyd. 25
Amyl. Tritici 25
Vas. Flav. ad 100
m.f. pasta
S.u.e.

ETIKET: warna biru


LABEL: -

KR:
- tanggal penulisan resep
- paraf dokter

PERMASALAHAN PERACIKAN
- Asam salisilat dan ZnO membentuk massa yang padat (asam sub zinc salicilicum) jika
dicampurkan langsung
- ZnO dengan CO2 di udara akan membentuk ZnCO3 berupa gumpalan serbuk sehingga
serbuk menjadi tidak halus

PENYELESAIAN
- Asam salisilat dan ZnO dipisah dengan vaselin flavum
- Diayak dengan ayakan B 40

DOSIS :-

PENIMBANGAN
Asam salisilat
10g/100g x 2 g = 0,2 g = 200 mg
ZnO
10g/100g x 25 g = 2,5 g
Amylum tritici
10g/100g x 25 g = 2,5 g
Vaselin flavum
10g/100g x 48 g = 4,8 g

9
TAHAP PERACIKAN
1. Timbang vaselin flavum 4,8 g
2. Timbang as. salisilat 200 mg, tambahkan etanol 96% hingga tepat larut, biarkan etanol
96% menguap, tambahkan vaselin flavum q.s.
3. Ayak ZnO dengan ayakan B40, ambil (timbang) 2,5 g; tambahkan vaselin flavum q.s.,
aduk ad homogen
4. Campur langah 2 dan 3, aduk ad homogen
5. Timbang amilum tritici 2,5 g dan masukkan ke campuran langkah 4
6. Tambahkan sisa vas. flavum ke langkah 5. Aduk ad homogen.
7. Masukkan wadah, beri etiket.

RESEP SUSPENSI CMC Na


R/ Calcii carbonas 2,5
Phenobarbital 0,1
CMC Na qs
Sir Simplex 10
Aqua ad 100

S.t.d.d. CI p.c.

PRO : An. Katemi ( 10 th )

KR
- Tanggal penulisan resep
- Paraf dokter
- Alamat pasien

LABEL: NI, KOCOK DAHULU


ETIKET: PUTIH
PSIKOTROPIKA: Phenobarbital

PERMASALAHAN PERACIKAN
- Jumlah CMC Na tak diketahui
- Jumlah air untuk membuat CMC Na tak diketahui

PENYELESAIAN PERMASALAHAN
- Jumlah CMC Na sebagai suspending agent atau emulgator adalah sebanyak 0,5-1% dari
total jumlah sediaan (IMO, hal. 140)
- Jumlah air untuk membuat mucilago CMC Na sebanyak 20 kali jumlah CMC Na

PERHITUNGAN DOSIS
(Farmakope Ed. III, 1979)
Phenobarbital untuk pemakaian rute oral
Sebagai sedatif untuk anak usia > 1 thn
Dosis Lazim/ Dosis Maksimum

10
Sekali: 15-20 mg
Sehari: 45-80 mg

Sebagai antikonvulsan untuk anak usia > 5 thn


Dosis Lazim/ Dosis Maksimum
Sehari: 100 mg

GUNAKAN SEBAGAI SEDATIF


Sekali pakai:
(15/100) x 100mg = 15 mg
(15/20) x 100% = 75 % (TOD)
Sehari: 3 kali
15 mg x 3 = 45 mg
(45/80) x 100% = 56,3 % (TOD)

RESEP SALEP 2-4


R/ Salep 2-4 10
s.u.e.

Pro : Anna

FORMULA BAKU
FMS hal. 48
Acid. Salicyl 2
Sulf. Praecip. 4
Vaselin flav. 100

S.u.e.

ETIKET: warna biru


LABEL: -

KR:
- tanggal penulisan resep
- paraf dokter
PERMASALAHAN PERACIKAN
- Ada bahan yang berbentuk kristal jarum (asam salisilat)

PENYELESAIAN
- Butuh spiritus fortior (etanol 96%) untuk membantu memperkecil ukuran partikel

DOSIS :-

PENIMBANGAN
Asam salisilat
10/100 x 2 g = 0,2 g = 200 mg
Sulfur praecipitatum

11
10/100 x 4 g = 0,4 g = 400 mg
Vaselin flavum
10/100 x 94 g = 9,4 g

TAHAP PERACIKAN
1. Timbang vaselin flavum 9,4 g
2. Timbang as. salisilat 200 mg, tambahkan etanol 96% hingga tepat larut, tambahkan
vaselin flavum q.s., biarkan etanol 96% menguap
3. Timbang sulfur praecipitatum 400 mg, tambahkan sedikit demi sedikit ke langkah 2,
aduk ad homogen
4. Tambahkan sisa vas. flavum ke langkah 3. Aduk ad homogen, masukkan wadah.

RESEP POTIO NIGRA CONTRA


TUSSIM
R/ Potio Nigra contra tussim 100
S . bdd CI
Pro :

FORMULA BAKU
R/ Succi liquiritae 10
Ammonium Chloride 6
s.a.s.a 6
Aq dest ad 300

ETIKET
-berwarna putih
LABEL
- Kocok dahulu

PERMASALAHAN
- S.a.s.a dapat mewarnai dinding botol
- Succus liquiritae tidak larut dalam air dingin
- Ammonium chloride rusak akan pemanasan

PEMECAHAN PERMASALAHAN
- Dinding dibasahi dengan cara mengocok pelan kemudian tuang
- Succus larutkan dengan air panas
- Campur setelah succi liquir dingin

DOSIS
Ammonium chloride : dosis sekali pakai 500 mg 1 gr, dosis sehari 2-4 gr,
dosis maximal ( 8 gram /hari )

dalam 1 C = 15/100 x 2 g = 0,3 g


1x = 0,3 / 1 g x 100 % = 30%
Sehari = 2x0,3 / 8 g x 100 % = 7,5 %

12
PENIPISAN
1. Succi liquir = 10/300 x 100 = 3,3 gr
2. Amm Chlor = 6/300 x 100 = 2 gr
3. Sasa = 6/300 x 100 = 2 gr
4. Aqua ad 100 ml
Air panas = 3,3 x 10 ml = 33 ml (secukupnya)
Air dingin ammo chlor = 20 ml

TAHAP PERACIKAN
1. Setarakan timbangan
2. Kalibrasi botol 100 ml tandai
3. Timbang succus 3,3 gr larutkan dengan air panas
4. Timbang amm. Chlor 2 gr larutkan dengan air dingin
5. Masukkan succus setelah dingin ke botol, lalu amm. Chlor ke botol
6. Timbang sasa dengan cawan porselen sebanyak 2 gr
7. Basahi dinding botol dengan mengocok botol pelan
8. Bilas sisa succuc dan amm. Chlor dengan sisa air, masukkan botol
9. Tambah aquades ad 100 ml
10. Tutup botol, beri etiket

RESEP KAPSUL ANTACIDA


R/ Antasida 1
Papaverin HCL 50 mg
Luminal 1/3
Mf.da in caps dtd No X
StddI cap

Pro.An Stella ( 10 Th )

Kelengkapan resep :
- Tanggal penulisan resep
- Paraf dokter
- Alamat pasien
-
Permasalahan :
Antacid obat maag diminum sebelum makan
Pemecahahan
Antacida tidak ikut digerus dengan obat lain,dipisah dgn klip dan etiket sendiri

Dosis Maksimum :
Papaverin HCl = 200mg/600mg
10/20 x 200/600 = 100mg/300mg
1x =50/100x100% =50 %
Sehari = 3x50/300x100% = 50 %

Luminal = 300mg/600mg
10/20x300mg/600mg = 150mg/300mg
1x = 10/150x100% = 6,7%
Sehari = 3x10/300x100% = 6,7%

13
Penimbangan :
Antacida = 1x10=10 tablet
Papaverin = 50mgx10 = 500mg
Luminal = 1/3x10=3,3 tb
Pengeceran ; ambil 4 tablet timbang = A
Ambil 3,3/4 x A = Y
Sisa dibungkus

CARA KERJA :
1. Setarakan timbangan
2. Ambil tablet antasida msukkan klip beri etiket
3. Ambil tablet luminal buat pengenceran, sisa pengenceran dibungkkus
4. Hasil pengenceran masukkan mortar
5. Tmbang papaverin HCl masukkan mortar gerus homogen dengan luminal
6. Bagi secara visual menjadi 10 bagian dengan cara yang benar
7. Masukkan cangkang kapsul
8. Masuk wadah beri etiket

RESEP BALSEM PUTIH

R/ Camphora 0,5
Menthol 0,3
Ol Menthae pip 1
Parafin solid 1
Vaselin album ad 10

PERMASALAHAN :
-Ol Menthae pip mudah menguap
- ada bahan yang bentuknya padat,sulit homogen jika digerus biasa ( paraffin
solid)
PENYELESAIAN :
ditimbang pada wadah tertutup
Dilebur jadi satu dalam pot kaca tertutup

PENIMBANGAN :
- Camphora = 0,5 g
- Menthol = 0,3 g
- Ol Mentha pip = 1g
- Parafin solid = 1g

14
- Vas album = 10- ( 0,5+0,3+1+1 )
7,2 g
- CARA KERJA :
1. Timbang ol Menthae pip ,dalam pot kaca tertutup
2. Timbang paraffin solid,masukkan ke no 1
3. Timbang camphora dan menthol menggunakan kaca arloji masukkan ke
no 1
4. Timbang vasein album masukkan ke no 1
5. Lebur didalam waterbath ad jernih,turunkan,dinginkan,beri etiket
ETIKET : BIRU

RESEP VANISHING CREAM


R/ Ol.Cacao 5
Asam stearat 15
Cera alba 2
Vaselin album 8
TEA 1,5
Propilenglikol 8
Aquadest ad 300
S basis cream 10
DOSIS : -
ETIKET : biru

PERMASALAHAN :
- bahan terdiri dari fase minyak dan air
- Asam stearat dan cera alba terbentuk padat

PENYELESAIAN :
- dibuat cream m/a emulgator TEA
- Asam stearat dan cera alba dilebur dahulu

PENIMBANGAN :
- Ol cacao = 5/300 x 10 = 0,17 g
- Asam stearat = 15/300 x 10 = 0,5 g
- Cera alba = 2/300 x 10 = 0,07 g
- Vaselin album = 8/300 x 10 = 0.27 g
- TEA = 1,5/300 x 10 = 0,05 g

15
- Propilenglikol = 8/300 x 10 = 0,27 g
- Aguadest = 39,5/300 x 10 = 1,32 g

CARA KERJA
1.Siapkan mortar hangat, Timbang ol cacao sisihkan
2. Timbang cera alba, vaselin album, asam stearat
3 Lebur diatas waterbath sampai mencair atau meleleh
4 TImbang TEA dan propilenglikol
5.Ukur aquades hangat,lalu larutkan TEA dan propilenglikol dalam aquades
hangat
6.Hasil leburan ( cera alba,TEA,asam stearat ) dicampur dengan larutan TEA
dan propilengikol aduk dalam mortar hangat sampai dingin,setelah dingin
tambahkan ol cacao
7.Aduk homgen sampai terbentuk cream
8. Masuk wadah beri etiket

RESEP EMULSI OLEUM OLIVAE

R/ EMULSI Ol Olivae 100


S.tddIC

Pro.Ny Anis
FORMULA BAKU :
CMN hal 101
R/ Oleum Olivae 20
PGA 20
Syrup simplex 20
Aqua 200

LABEL : NI,KOCOK DULU


ETIKET : PUTIH
PERMAALAHAN :
- Oleum olivae tidak campur dengan air

16
- Jumlah aquades untuk pembuatan corpus emulsi tidak diketahui jumlahnya
PENYELESAIAN :
- dibuat bentuk sediaan emulsi dengan emulgator PGA
- Aquadest untuk korpus emulsi 1,5 kali PGA.Bisa dibuat dengan cara basah
atau cara kering
PENIMBANGAN :
- Ol.Olivae = 60/260x20 = 4,6 g
- PGA = 60/260x20 = 4,6 g
- Syr simplex = 60/260x20 = 4,6 g
- Aqua = 60/260x200 = 46 g
TAHAP PERACIKAN :
1. Tmbang oleum olivae 4,6 g
2. Timbang PGA,campur dengan semua oleum olivae ,gerus ad homogeny
3. Ukur aquades 6,9 ml.Campurkan dengan langkah 2 sedikit demi
sedikit,gerus cepat dan konstan sd terbentuk corpus emulsi warna putih
susu
4. Timbang syrup simplex,masukkan kelangkah 3 gerus ad homogeny
5. Tambahkan aquades kedalam mortar ( sisakan sedikit untuk membilas )
6. Bilas sisa emulsi dalam mortar dengan sisa aquadest,masukkan kedalam
botol
7. Tutup botol
8. Beri etiket dan label

RESEP KAPSUL CAIR KREOSOT


dr. Kumaladewi
S.I.P No.80/K/09
Jl. Jambu No 61 Jember Telp 0331-526148

Jember,

R/ Kreosot 0,275
Ol. Olivae q.s.

Da in caps. d.t.d No V
S. b.d.d. cap. I

Pro : An. Ardina


Usia/BB : 15 th/ kg
Alamat :

17
ETIKET
- Putih
KELENGKAPAN RESEP
- Tanggal penulisan resep
- Paraf dokter
PERMASALAHAN
- Kreosot termasuk Bahan Obat yang mengandung kadar Fenol
tinggi dapat merusak cangkang kapsul

PEMECAHAN PERMASALAHAN
- Diencerkan dengan penambahan minyak lemak hingga <40 %

DOSIS MAKSIMUM

Kreosot = 500 mg/1500 mg


15/20 X 500/1500= 375mg/1125mg

1 kapsul kreosot = 275 mg


1 X minum = 275/375 X 100% = 73,3% (TOD)
1 hari minum = 2.275/1125 X 100% = 48,8% (TOD)

PENIPISAN/PENGENCERAN BAHAN
1. Kreosot 1 kapsul = 275 mg
Dibuat 6 kapsul = 275 x 6 = 1650 mg
2. Ol Olivae (kreosot diencerkan menjadi 35%)
65/35 X 1650 = 3064 mg
Ol Olivae per kapsul = 3064/6 = 511 mg

Total dalam satu kapsul 275 + 511 = 786 mg

TAHAP PERACIKAN
1. Tara timbangan
2. Menara kaca arloji, timbang kreosot 1650 mg
3. Menara cawan porselin, timbang ol olivae 3064 mg
4. Campur kreosot dengan ol olivae, aduk ad homogen
5. Tara dudukan kapsul + cangkang kapsul
6. Cari cangkangkang yang cocok (kalau cukup satu kapsul gunakan 1 kapsul,
jika tidak cukup satu kapsul, gunakan 2 kapsul kemudian sesuaikan cara
minum) dengan memasukan 786 mg larutan campuran (hitung berapa tetes
pipet tetes)
7. Jika sudah ketemu cangkang yang cocok, masukan larutan ke cangkang
tersebut dengan jumlah tetes yang sama
8. bagian luar cangkang dibasahi dengan air (mengunci kapsul)

18
9. Bersihkan cangkang
10. masukan wadah
11. beri etiket

RESEP MINYAK ANGIN AROMATERAPHY


R/ Camphora 0,5
Menthol 1
Ol Gondopuro 1
Cassia oil 1
Esens 4
Ol.Kayuputih ad 20
S.U.E

da;8

Permasalahan :
-Camphora dan menthol mudah menguap

Penyelesaian :
Timbang dengan kaca arloji setangkup

Penimbangan :
Camphora : 0,5/20x8 = 0,2 g
Menthol : 1/20x8 = 0,4
Ol gondopuro : 1/20x8 = 0,4
Cassia oil : 1/20x8 =0,4
Esens : 4/20x8 = 1,6
Oleum kayuputih : 12,5/20x8 = 5

PERACIKAN :

1 Timbang menthol dan camphora menggunakan kaca arloji setangkup.masuk


Mortar biarkan sd meleleh
2.Timbang ol gondopuro,tambahkn ke no 1 aduk homogen
3. Timbang cassia oil ,tambahkn ke campuran aduk homogen
4. Timbang oleum kayuputih masukkan ke campuran 3 aduk homogen
5. Tambahkan esens aduk homogen
6. Masuk wadah beri etiket

RESEP CALAMIN LOTION

R/ Calamin Lotion 60 ml
S.U E

19
Pro. Ny Samila
FORMULA BAKU ( USP )
R/ Calamin 80
ZnO 80
Glycerin 20
Bentonit magma 250
Sol calcium Hydroxy ad 1000
ETIKET : biru
LABEL : kocok dulu
PERMASALAHAN :
- Calamin dan Zno tidak dapat larut dalam air
- Bentonit masih dalam keadaan serbuk
- ZnO jika terkena udar membentuk gumpalan ZnCO3
PENYELESAIAN :
- Dibuat dalam bentuk sediaan suspense dengan bentonit magma
sebagai suspending agent
- Bentonit magama dibuat dengan mencampur bentonit dan air
dengan konsentrasi 6,3 %
- ZnO diayak dengan ayakan B40
PENIMBANGAN :
- Calamin = 60/1000x80 = 4,8 g
- ZnO = 60/1000x80 = 4,8 g
- Glycerine = 60/1000x20 = 1,2 g
- Bentonit magma = 60/1000x250 = 15 g
- Dibuat dari bentonit = 6,3 /100x15 = 0,945 g
- Air = 15-0,945 = 14 ( bisa diambilkan dari sol calcii hydrat )
TAHAp PERACIKAN :
1. Kalibrasi botol
2. Timbang Calamin dan ZnO( yang sudah diayak B 40 ) campur homogen
3. Timbang bentonit sisihkan

20
4. Ambil air 14 ml masukkan dalam mortar,taburi atasnya dengan bentonit
,diamkan beberapa waktu aduk ad membentuk magma
5. Masukkan campuran 2 ke dalm bentonit magma sedikit demi sedikit
6. Timbang glycerin, masukkan kedalm campuran 5 aduk homogeny
7. Masukkan sebagian sol calcii hydrat aduk homogeny,masuk botol
8. Bilas alat racik dengan sisa sol calcii hydrat masuk botol
9. Kocok, tutup beri etiket dan label
Informasi kepada pasien :
Untuk sediaan luar .Kocok terlebih dahulu sebelum pemakaian.Oleskan pada
bagian yang gatal setiap 4 jam sekali.Jika kulit memerah ,hentikan pemakaian
BUD : 3 bulan

RESEP LOTIO KUMMERFELDI

R/ Lotio Kummerfeldi 100


S.U.E

RESEP standard ( FMN )


R/ Camphora 3
Sulfur 20
MGA 10
Sol Hidrat Calcii 134
Aq Rosae 133

Permasalahan :
- Sulfur tidak larut dalam air,sehingga harus dibuat sediaan supensi
dengan menggunakan suspending agent PGA
- Jumlah PGA untuk membuat magma tidak diketahui
- Camphora sukar digerus langsung
Penyelesaian :
- MGA dibuat dengan cara melarutkan PGA dalam air dengan
perbandingan PGA : air = 1;15
- Spirt fortiori dapat membantu penggerusan camphora
Penimbangan :
- Champora = 1

21
- Sulfur = 6,7
- Sol hidrat calcii = 44,7
- MGA = 3,3 ( jika pga , timbang 1,32 + air 1,98 )
- Aq Rosae = 44,3

Tahap peracikan :
1. Timbang camphora ,larutkan dengan spirt fort q.s dan gerus halus
2. Timbang sulfur,campurkan dgn camphora sedikit demi sedikit
3. Timbang PGA 1,32,tambah air 1,98 ml sekaligus,aduuk ringan dan cepat
sd terbentuk mucilago
4. Tambahkan campuran camphora dan sulfur sedikit demi sedikit aduk ad
homogen
5. Tambahkan sol hidrat calcii sambil diaduk pelan dalam mortar
6. Pindahkan kedalam botol dengan batang pengaduk/corong
7. Bilas semua alat dengan aq rosae masuk botol
8. Gojog ad homogen
9. Tutup botol beri etiket

Etiket : biru

RESEP SUPPO OLEUM CACAO


R/ Aminophyllin 0,5
Phenobarbital 0,050

Mf suppo dtd No II
1dd I suup

KR : Tanggal penulisan resep


Paraf dokter

PSIKOTROPIKA : Phenobarbital

PERMASALAHAN :
- Suppositoria mengandung bahan padat ,sehingga pada pengisian cetakan
berkurang dan bila dipenuhi campuran masa maka akan diperoleh jumlah obat
yang melebihi dosis
PENYELESAIAN :
- Dihiting nilai tukarnya

22
PEHITUNGAN PENIMBANGAN :
Nilai tukar aminophyllin 0,86
Faktor kerapatan 1,1
Nilai tukar Phenobarbital 0,81
Faktor kerapatan 1,2

Perhitungan dengan memakai metode nilai tukar :


Suppo dibuat 3, menghindari kehilangan bahan
Berat suppositoria = 3x3 =9
Penimbangan Phenobarbital = 3x50mg =150 mg
Nilai tukar Phenobarbital = 150 mgx0,81 = 121,5 mg
Penimbangan aminophyllin = 3x500 mg =1500mg
Nilai tukar aminophyllin = 1500x0,86=1290 mg
Ol Cacao yang dibutuhkan = 9000mg- (121,5+1290)
= 9000-1411,5 mg
= 7588 mg

Perhitungan dengan memakai metode factor kerapatan


Aminophyllin = 500mgx3 =1,5 g
Phenobarbital = 50mgx3 = 150mg
Faktor kerapatan Aminophyllin = 0,5/1,1=0,45 g
Faktor kerapatan Phenobarbital = 0,05/1,2 = 0,04
Pengambilan Olem cacao = 3x(2,2-(0,045+0,04) )
= 3x ( 2,2-0,49)
= 3x1,71 = 5,13 g

TAHAP PERACIKAN :
1. Timbang oleum cacao,lebur ad leleh 1/3 bagian ( tidak leleh semua )
2. Timbang aminophyllin lalu gerus ad halus
3. Timbang Phenobarbital lalu gerus ad halus
4. Campur 2 dan 3 ke campuran 1 aduk homogen
5. Masukkan campuran suppo yang sudah leleh ke dalam cetakan yang sudah diolesi
paraffin ,diamkan
6. Lalu masukkan cetakan ke dalam freezer biarkan kira2 15 menit
7. Keluarkan dari cetakan,lalu timbang berat satu suppo 2,25 g
8. Bungkus dengan aluminium foil yang sudah disediakan
9. Masuk wadah beri etiket

RESEP PULVERES TINCTUR OPII

R/ Tinctur Opii 1

23
SL q.s

Mf pulv No X
S.bdd I pulv

Pro. An Agnes ( 8 th )

KELENGKAPAN RESEP : Paraf dokter


Tgl pembuatan resep
Alamat pasien
PERMASALAHAN :
Bahan obat berbentuk cair dan jumlah banyak serta tahan pemanasan

PENYELESAIAN :
Tinctur Opii diuapkan diatas waterbath hingga mengental,kemudian dikeringkan dengan
penambahan SL

DOSIS MAKSIMUM :
DM tinctur Opii = 1,5 g / 5 g
8/20 X 1,5 g/5 g = 600 mg/2000mg
1X = 1000 mg/600mg X 100% = 167 % ( OD )
Sehari = 2x1000/2000 x 100 % = 100 % ( TOD )

Diturunkan 80 %
80 % / 167 % X 1000 mg = 480 mg

1X = 480 mg/600 mg X 100 % = 80 % ( TOD )


Sehari = 2x 480 mg/2000 x 100% = 48 % ( TOD )

PENIMBANGAN :

Tinc Opii = 1 gram


SL = tiap 1 bungkus = 1000/10 = 100 mg
300mg 100 mg
200 mg

SL untuk 10 bungkus = 200 mg x 10 = 2 g

TAHAP PERACIKAN :
1. Siapkan mortir hangat
2. Timbang SL , sisihkan
3. Timbang tinctur opii dalam cawan porselin ,uapkan diwaterbath sd 1/3 bagian
4. Masukkan SL kedalam no3 aduk kering
5. Masukkan campuran 4 ke no 1 aduk homogen
6. Bagi menjadi 10 bagian dengan cara yang benar, bungkus
7. Masuk wadah beri etiket

RESEP CAPSUL AMPICILLIN

R/ Ampicillin 100mg

24
GG 1/3 tb
CTM 1/10 tb
Epedrin 5 mg

Mf caps dtd N0 X
S.tdd I cap

Pro. An Antoni ( 7 th )

KELENGKAPAN RESEP :
Tgl penulisan resep
Paraf dokter

DOSIS :
Epedrin 50mg/150mg
7/19 X 50mg/150mg = 18 mg/55mg
1X = 5mg/18 X 100% = 28 %
Sehari = 3x5/55 X 100 % = 28 %

CTM sehari 40mg


7/19 X 40mg = 15 mg
Sehari = 3x0,4mg/15 X 100 % = 8 %

Ampicillin sehari 4 g
7/19 X 4 g = 1,5 g
Sehari = 3x 100 mg/1500 mg x 100% = 20 %

PENIMBANGAN :
Ampicillin : 100mg X 10 mg = 1 g
GG : 1/3 X 10 = 3,3
Pengenceran ; ambil 4 tb ,timbang = ...... mg
Ambil : 3,3/4 X ...... = ...... mg ,sisa pengenceran dibungkus
Epedrin ; 5mg x 10 mg = 50 mg

CARA KERJA :
1. Buat pengenceran GG,sisa pengenceran dibungkus
2. Timbang epedrin masuk mortir sisihkan
3. Ambil CTM tablet ,gerus dalam mortir tambahkan campuran 1 dan 2 aduk homogen
4. Timbang ampicillin masuk mortir tambahkan campuran 3 aduk homogen
5. Bagi menjadi 10 bagian dengan cara yang benar
6. Masukkan cangkang kapsul
7. Beri etiket dan label

ETIKET : PUTIH

25