Anda di halaman 1dari 3

TUGAS TERSTRUKTUR INDIVIDU

AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH I

AKUNTANSI KAS
Kasus 1
PT SUKSES ABADI adalah perusahaan dagang yang bergerak di bidang
penjualan makanan dan minuman dalam kaleng. Perusahaan telah menerapkan
sistem pengendalian kas yang memadai, yaitu semua penerimaan kas dan semua
pengeluaran kas (kecuali pengeluaran-pengeluaran kecil) dilakukan melalui
bank. Setiap bulan perusahaan menerima laporan rekening giro dari bank.
Perusahaan juga secara rutin menyusun laporan rekonsiliasi bank.
Pada bulan Mei 2015, buku besar PT SUKSES ABADI menunjukkan nilai akun
saldo Kas di Bank periode 31 Mei 2015 sebesar Rp12.626.500. Sementara itu,
laporan yang dibuat oleh BANK HARAPAN MULIA pada tanggal yang sama
menunjukkan bahwa saldo rekening giro bank milik PT SUKSES ABADI adalah
Rp12.780.000.
Kepala bagian akuntansi perusahaan menemukan beberapa perbedaan
sehubungan dengan catatan kedua belah pihak (bank dan perusahaan) tersebut.
Adapun penyebab perbedaan adalah:
1. Cek yang masih beredar sebesar Rp425.000
2. Setoran dalam perjalanan sebesar Rp145.000
3. Perusahaan salah mencatat pengeluaran cek untuk melunasi utang
sebesar Rp75.000 dibukukan sebesar Rp7.500
4. Terdapat cek kosong yang berasal dari PT GEMINI sebesar Rp110.000
5. Pendapatan jasa giro bank sebesar Rp60.000
6. Pajak penghasilan (PPh Pasal 23) atas penghasilan jasa giro bank sebesar
Rp9.000.

Diminta:
Berdasarkan temuan perbedaan-perbedaan yang telah disebutkan sebelumnya,
saudara diminta untuk:
1. Membuat Laporan Rekonsiliasi Bank periode 31 Mei 2015 untuk PT
SUKSES ABADI.
2. Menyusun Jurnal Penyesuaian yang diperlukan.

1
PIUTANG DAGANG DAN PIUTANG WESEL
Kasus 2
PT MURNI INDAH UTAMA adalah perusahaan dagang yang bergerak dalam perdagangan
perabotan yang berbahan dasar plastik. Perusahaan telah menjalankan sistem pengendalian
internal secara baik dalam pengelolaan piutang dagang. Berikut ini informasi yang dimiliki
perusahaan mengenai piutang dagang dan penjualan sebelum dilakukan penyesuaian pada
tanggal 31 Desember 2015:
1. Piutang Dagang Rp130.000.000
2. Cadangan Penurunan Nilai Piutang (Cadangan Rp 500.000
Kerugian Piutang)
3. Penjualan kredit Rp650.000.000
4. Retur dan Potongan Penjualan Rp 65.000.000

Rincian Piutang Dagang pada akhir tahun 2015 dapat dikelompokkan berdasarkan umur
piutang sebagai berikut:
Umur Piutang (Hari) Jumlah (Rp) Persentase Tidak
Tertagih (%)
Belum jatuh tempo 350.000.000 0,5
Telah jatuh tempo:
1-30 150.000.000 1
31-60 75.000.000 2
61-90 50.000.000 3
>90 25.000.000 5

Diminta:
Berdasarkan informasi kasus di atas, Anda diminta untuk:
1. Membuat Jurnal Penyesuaian yang diperlukan apabila nilai Cadangan
Penurunan Nilai Piutang (Cadangan Kerugian Piutang) ditaksir 1% dari
total penjualan kredit bersih;
2. Membuat Jurnal Penyesuaian yang diperlukan apabila nilai Cadangan
Penurunan Nilai Piutang (Cadangan Kerugian Piutang) ditaksir sebesar 5%
dari saldo piutang dagang.
3. Membuat jurnal penyesuaian yang diperlukan apabila terdapat kerugian
piutang (berdasarkan analisis umur piutang).

2
WESEL TAGIH
Kasus 3
PT CITRA BUDI PESONA adalah perusahaan dagang yang bergerak dalam
penjualan produk-produk kecantikan (kosmetik). Perusahaan melakukan
transaksi penjualan barang dagang secara kredit dan tunai. Dalam menerapkan
pengendalian internal terhadap piutang, perusahaan sangat selektif dan
menggunakan perjanjian tertulis ketika memberikan kredit pada pelanggannya.
Penjualan kredit dilakukan menggunakan wesel. Berikut ini informasi yang
berhubungan dengan wesel tagih yang dimiliki oleh perusahaan sepanjang tahun
2015:
No. Tanggal Nilai Umur Tingkat Tanggal Tarif
diterima nominal wesel bunga diskonto diskonto
(Rp)
1. 20 Juli 15.000.000 30 hari 14% 5 Agustus 15%
2. 1 September 30.000.000 2 bulan 12% 1 Oktober 14%
3. 15 Maret 5.000.000 15 hari - - -
4. 25 Oktober 20.000.000 30 Hari 14% 10 Nopember 12%
5. 10 Desember 10.000.000 45 hari 18% - -
6. 1 April 40.000.000 3 bulan 12% 1 Juni 10%

Diminta:
1. Berdasarkan informasi tentang wesel tagih pada kasus di atas, tentukan:
a. Tanggal jatuh tempo wesel tagih
b. Bunga pada saat jatuh tempo wesel tagih
c. Nilai jatuh tempo wesel tagih
2. Buatlah jurnal untuk mencatat pendiskontoan wesel pada nomor 1, 2, 4,
6.
3. Apabila pada saat jatuh tempo debitur dari wesel nomor 4 tidak dapat
melunasi kewajibannya, buatlah jurnal yang diperlukan.
4. Buatlah Jurnal Penyesuaian untuk mencatat hak atas bunga wesel nomor
5 pada tanggal 31 Desember 2015.