Anda di halaman 1dari 6

EL2102

MODUL 02 HUKUM KIRCHOFF


Muhammad Iqbal Firdaus Bachmid (13116117)
Asisten : Luki Fabianto (13115002)
Tanggal Percobaan : 2 November 2017
EL2102 Praktikum Rangkaian Elektrik 1

Abstract teori rangkaian listrik, termodinamika, dan


At this Practicum we will apply Kirchoff I & spektroskopi.
II Law on Closed Circuit. Kirchoff's Law
Discusses About Kirchoff Current Law (KCL),
Kirchhoff merumuskan hukum rangkaian,
While Kirchoff II Law Discusses About
Potential Differences "In a closed circuit, the yangsekarang di gunakan padarekayasa
number of GGL (E) algebraic algebra and the listrik, pada1845, saat dia masih berstatus
amount of potential decrease equals zero".
Kirchoff's law serves to solve complicated mahasiswa. Ia mengusulkan hukum radiasi
circuit problems, Like a series consisting of termal pada1859, dan membuktikannya
several sources of voltage or current source and
some resistance / load then used the laws of the pada1861. Di Breslau, ia bekerja sama
circuit. dalam studi spektroskopi dengan Robert
Key Word : Kirchoff Laws , KCL , KVL Bunsen. Dia adalah penemu pendamping
dari caesium dan rubidium pada 1861 saat
mempelajari komposisi kimia Matahari via
I. PENDAHULUAN
spektrumnya.
Gustav Robert Kirchhoff (lahir di
Knigsberg, Prusia, 12 Maret 1824
meninggal di Berlin, Jerman, 17 Oktober II. STUDI PUSTAKA

1887 pada umur 63 tahun) adalah seorang Hukum Kirchoff I


fisikawan Jerman yang berkontribusi pada Di pertengahan abad 19 Gustav Robert
Kirchoff (1824 1887) menemukan cara
pemahaman konsep dasar teori rangkaian untuk menentukan arus listrik pada
listrik, spektroskopi, dan emisi radiasi benda rangkaian bercabang yang kemudian di
kenal dengan Hukum Kirchoff. Hukum
hitam yang di hasilkan oleh benda-benda kirchoff 1 berbunyi Jumlah kuat arus yang
yang di panaskan. Dia menciptakan istilah masuk dalam titik percabangan sama
dengan jumlah kuat arus yang keluar dari
radiasi "bendahitam" pada tahun 1862. titik percabangan. Yang kemudian di kenal
Terdapat 3 konsep fisika berbeda yang sebagai hukum Kirchoff I. Secara matematis
dinyatakan :
kemudian dinamai berdasarkan namanya,
"hukum Kirchhoff", masing-masing dalam

Source Image : https://tinyurl.com/yc369uwb

LAPORAN PRAKTIKUM LABORATORIUM TEKNIK ELEKTRO INSTITUT TEKNOLOGI SUMATERA 1


EL2102
Bila digambarkan dalam bentuk rangkaian 4) Pada loop dari satu titik cabang ke titik
bercabang maka akan diperoleh sebagai cabang berikutnya kuat arusnya sama
berikut: 5) Jika hasil perhitungan kuat arus positif
maka arah perumpamaannya benar, bila
negatif berarti arah arus berlawanan
dengan arah pada perumpamaan.

Contoh Soal Hukum Kirchhoff

Perhatikan Rangkaian di bawah ini !


Source Image : https://tinyurl.com/yc4fxpsj

Hukum Kirchoff II

Hukum Kirchoff secara keseluruhan ada 2,


setelah yang diatas dijelaskan tentang
hukum beliau yang ke 1. Hukum Kirchoff 2
dipakai untuk menentukan kuat arus yang
mengalir pada rangkaian bercabang dalam Source Image : https://tinyurl.com/yb2tx8mv
keadaan tertutup (saklar dalam keadaan
tertutup). Perhatikan gambar berikut : Apabila
maka kuat arus yang mangalir pada
rangkaian adalah
Jawaban:

Kita terlebih dahulu tentukan arah arus dan


arah loop, dalam hal ini kita akan
menentukan arah loop searah dengan arah
jarum jam.
Source Image : https://tinyurl.com/yb6cqmrv

Hukum Kirchoff 2 berbunyi : "Dalam


rangkaian tertutup, Jumlah aljabbar GGL
(E) dan jumlah penurunan potensial sama
dengan nol". Maksud dari jumlah Dengan menerapkan hukum Kirchhoff 2,
penurunan potensial sama dengan nol adalah kita akan dapatkan nilai arus listrik sebagai
tidak ada energi listrik yang hilang dalam berikut:
rangkaian tersebut, atau dalam arti semua
energi listrik bisa digunakan atau di serap.

Dari gambar diatas kuat arus yang mengalir


dapat ditentukan dengan menggunakan
beberapa aturan sebagai berikut :

1) Tentukan arah putaran arusnya untuk


masing-masing loop
2) Arus yang searah dengan arah
perumpamaan dianggap positif
3) Arus yang mengalir dari kutub negatif ke
maka
kutup positif di dalam elemen dianggap
positif

LAPORAN PRAKTIKUM LABORATORIUM TEKNIK ELEKTRO INSTITUT TEKNOLOGI SUMATERA 2


EL2102
III. METADOLOGI Percobaan 2 Hukum Kirchoff II
Alat & Bahan :
Multimeter Rigol (1 buah)
Power Supply (1 buah)
BreadBoard (1 buah)
Kabel Jumper (5 buah)
Resistor : 100 ohm (3 buah)
470 Ohm (1 buah)
330 Ohm (2 buah)
1 k Ohm (1 buah)
Gunakan R1 = 330
56 Ohm (1 buah)
, R2 = 470 , R3
33 Ohm (1 buah) Susun
Rangkaian = 56 , R4 = 33 ,
R5 = 680 , E1 = 4
Prosedur Percobaan Seperti
V, E2 = 2 V.
Percobaan 1 Hukum Kirchoff I

Ukur Arus yang Ukur Tegangan di


Melewati R1, R2, a-b, b-c, b-e, e-f,
R3 dan d-e.

Atur Sumber
tegangan Sesuai
Kebutuhan. Lalu Bandingkan
Buat Rangkaian Hitung nilai tegangan
kombinasikan Nilai Pengukuran Sama
Seperti Gambar. (a-b) + (b-e) + (e-f)+ (f-
Setiap Resistor Perhitungan.
a) dan (b-d) + (c-d) + (d-
tergantung dari tabel. Kemudian analisis ,
e) + (e-b). apakah
Catat di BCP sama
memenuhi Kirchoff II ?
Laporan
Bandingkan data
perhitungan dengan
Pengukuran, Lalu Hitung Arus I, I1, dan
Analisis Hasil I2 dengan Menerap
tersebut dan Hukum Kirchoff I & II
Masukan di BCP dan
Laporan NOTE : JANGAN LUPA MENCATAT
KEJADIAN APA SAJA YANG TERJADI DI
LAB KETIKA PRAKTIKUM BERLANGSUNG.
DAN JANGAN LUPA MINTA TANDA
TANGAN DI BCP DAN KERTAS
KEHADIRAN.

LAPORAN PRAKTIKUM LABORATORIUM TEKNIK ELEKTRO INSTITUT TEKNOLOGI SUMATERA 3


EL2102
IV. HASIL & ANALISIS
Percobaan 1 Hukum Kirchoff I

Pada percobaan kali ini kami akan menerapkan Hukum Kirchoff I untuk Mencari nilai pada
Rangkaian DC dengan Loop tertutup.

Kami Mendapatkan data yang di sajikan dalam tabel sebagai berikut :

Resistor () Arus I (mA) Arus I1 (mA) Arus I2 (mA)


Tegangan
(V)
R1 R2 R3 R4 Perhitungan Pengukuran Perhitungan Pengukuran Perhitungan Pengukuran

100 100 100 25,065 25,720 5,200 5,123 19,865 21,768

470 330 100 8,970 8,789 1,810 1,187 7,160 7,533


5
1k 470 330 4,053 4,065 1,183 1,193 2,869 2,573

100 1k 330 13,700 13,606 2,720 2,711 10,980 10,908

100 100 100 44,100 41,836 8,330 8,220 35,700 35,016

470 330 100 14,100 13,980 1,890 1,890 12,200 11,872


8 330
1k 470 330 6,480 6,517 1,890 1,905 4,590 4,598

100 1k 330 21,950 21,785 4,360 4,344 17,600 17,474

100 100 100 66,250 63,787 12,500 12,370 53,750 52,881

470 330 100 21,860 21,136 2,830 2,844 18,230 18,382


12
1k 470 330 9,720 9,778 2,840 2,860 6,880 6,743

100 1k 330 32,930 32,765 6,540 6,514 26,390 26,279

Dalam percobaan ini terjadi adanya kecocokan data antara Pengukuran dengan Perhitungan,
yang artinya itu membuktikan bahwa Hukum I Kirchoff terpenuhi. Lantas kenapa data di
perhitungan tidak sama persis dengan data pengukuran ? itu sangat banyak factor yang
mempengaruhi, yaitu kondisi fisis resistor, hambatan dalam sumber tidak ideal, suhu ruangan,
Jumper yang punya nilai Hambat, dll. Ketahuilah dalam dunia elektronika kita hanya melakukan
pendekatan saja. Hukum Kirchoff itu berlaku hanya jika semua aspek yang ada itu ideal, dengan
kata lain tanpa memperhatikan seluruh aspek perusak suatu nilai ke idealan dari suatu Rangkaian.

LAPORAN PRAKTIKUM LABORATORIUM TEKNIK ELEKTRO INSTITUT TEKNOLOGI SUMATERA 4


EL2102
Percobaan 2 Hukum Kirchoff II

Percobaan Selanjutnya kita akan menerapkan Hukum Kirchoff II pada Rangkaian tertutup.

Tegangan (V) Arus (mA)

Pengukuran Perhitungan Pengukuran Perhitungan

Vab 1,394 1,399


I1 4,201 4,242
Vbc 0,332 0,361

Vde 0,021 0,025


I2 0,710 0,769
Vef 0,234 0,237

Vbe 2,366 2,362 I3 3,519 3,474

Vab + Vbe + Vef + Vfa = 1,394 + 2,366 + 0,234 4 = -0,006 Volt

Vbc + Vcd + Vde + Veb = 0,332 + 4 + 0,021 2,366 = -0,013 Volt

Data dari hasil Praktikum dengan perhitungan tidak memiliki perbedaan yang signifikan. Di
dalam Hukum Kirchoff II ini membahas tentang beda potensial, dimana rumus seperti berikut
memamng berlaku. . + = 0. Yang dimaksud adalah masing-masing hambatan di
kalikan dengan arus yang mengalir kemudian hambatan yang sudah di kalikan di jumlahkan dan
di tambah dengan jumlah sumber tegangan maka hasilnya adalah Nol. Artinya semua kasus
dalam tegangan pada rangkaian tertutup tidak ada energy yang terbuang, semua di serap. Lalu
kenapa hasil praktikum tidak sama dengan nol ? kembali lagi bahwa semua perangkat
Elektronika tidak ada yang ideal. Jadi percobaan Kedua Memenuhi Hukum II Kirchoff.

V1 = 4 Volt ; V2 = 2 Volt

R1 = 330 ; R2 = 470 ; R3 = 56

R4 = 33 ; R5 = 680 .

LAPORAN PRAKTIKUM LABORATORIUM TEKNIK ELEKTRO INSTITUT TEKNOLOGI SUMATERA 5


EL2102
Abdullah Wildan,dkk, Petunjuk
V. KESIMPULAN
Praktikum EL2102 Rangkaian Elektrik
Penerapan Hukum Kirchoff I dan II pada
1, Laboratorium Teknik Elektro
Rangkaian ialah salah satu metode untuk
ITERA, Lampung Selatan, 2017.
mempermudah mencari nilai arus dan
Syariffudin, Muhammad.Pembagi
tegangan pada rangkaian yang kompleks.
Tegangan dan Arus. 22 October 2017
Hukum Kirchoff I menjelaskan Bahwa sifat
http://inipengetahuanku.blogspot.co.id/2
natural dari Arus itu = ,
015/05/pembagi-tegangan-dan-pembagi-
kemudian di Kirchoff II menjelaskan sifat
arus.html
natural dari suatu tegangan (Beda Potensial)
dimana Jumlah tegangan pada sebuah Bagian
rangkaian loop tertutup itu jumlah nya sama
dengan Nol. Terbukti ketika Praktikum di
laksanakan Hasil dari Vab + Vbe + Vef + Vfa
dan Vbc + Vcd + Vde + Veb itu sama dengan
Nol. Artinya tidak ada energy yang terbuang.
Hukum Kirchoff hanya melihat suatu kondisi
Rangkaian yang ideal, artinya dia tidak
melihat atau Menghiraukan akan adanya
Hambatan dalam, Suhu, Kondisi Resistor, dan
lain sebagainya yang membuat Perhitungan
Menjadi Tidak ideal.

VI. REFERENSI
Wikipedia, Gustav Robert Kirchoff, 6
November 2017, Pukul 02:08 AM.
https://id.wikipedia.org/wiki/Gustav_R
obert_Kirchhoff
Prayoga Gigih,Hukum Kirchoff I &
II, 5 November 2017, Pukul 01:22 AM
http://kreasiaspin.blogspot.co.id/2014/0
6/bunyi-dan-rumus-hukum-kirchoff-1-
dan-2.html

LAPORAN PRAKTIKUM LABORATORIUM TEKNIK ELEKTRO INSTITUT TEKNOLOGI SUMATERA 6