Anda di halaman 1dari 8

Nama : Maris Afianti

NIM : B1032141010
Prodi/Kelas : AK/A/SORE
Mata Kuliah : Manajemen Operasional

SOAL HAL. 215-216


1. Apakah yang disebut model peramalan kualitatif dan kapankah model tersebut sesuai untuk
digunakan?
2. Sebutkan dan jelaskan dua pendekatan umum dalam peramalan secara singkat!
3. Sebutkan tiga horizon waktu pada peramalan! Jelaskan perkiraan kisaran jangka waktu masing-
masing!
4. Secara singkat, jelaskan langkah-langkah yang digunakan untuk mengembangkan sistem
peramalan!
5. Seorang manajer meragukan kegunaan peramalan jangka menengah. Berikan tiga kemungkinan
penggunaan/tujuan dari peramalan itu kepada manajer tersebut!
6. Jelaskan mengapa alat peramalan seperti rata-rata bergerak, rata-rata bergerak berbobot, dan
penghalusan eksponensial tidak cocok digunakan untuk deretan data yang mempunyai tren!
7. Apakah perbedaan mendasar antara rata-rata bergerak berbobot dan penghalusan
eksponensial?
8. Tiga metode apakah yang digunakan untuk menentukan akurasi dari metode peramalan yang
digunakan? Jelaskan cara Anda menentukan apakah regesi deret waktu atau penghalusan
eksponensial yang lebih baik pada suatu penerapan khusus!
9. Secara singkat, jelaskan metode Delphi! Bagaimanakah perusahaan tempat Anda bekerja
menggunakan metode ini?
10. Apakah perbedaan mendasar antara model deret waktu dengan model asosiatif?
11. Jelaskan makna dari deret waktu!
12. Dampak apakah yang diberikan oleh nilai konstanta penghalusan pada bobot yang diberikan
pada nilai terkini?
13. Jelaskan nilai indeks musiman pada peramalan! Apakah perbedaan antara pola musiman dan
pola siklus?
14. Teknik peramalan apakah yang dapat memberikan penekan lebih banyak pada nilai sekarang?
Bagaimana teknik tersebut melakukannya?
15. Jelaskan peramalan adaptif dengan kata-kata Anda sendiri!
16. Apakah tujuan sinyal penelusuran?
17. Jelaskan makna koefisien korelasi dengan akata-kata Anda sendiri! Bahaslah arti nilai koefisien
korelasi yang negatif!
18. Apakah perbedaan antara variabel bebas dan terikat?
19. Berikan contoh industri yang dipengaruhi oleh musim! Mengapa bisnis pada industri tersebut
ingin menghilangkan faktor musim?
20. Berikan contoh industri di mana peramalan permintaan bergantung pada permintaan produk
lain!
21. Apakah yang terjadi dengan kemampuan kita untuk meramal jika kita meramalkan suatu
periode yang sangat jauh dimasa depan?
SOAL HAL. 331
1. Jelaskan bagaimana kualitas yang lebih tinggi dapat menyebabkan biaya rendah!
2. Sebagai latihan internet, jelaskan criteria Baldrige Award! Lihatsitus www.quality.nist.gov.
3. Dari 14 poin Deming, pilih 3 poin yang Anda rasa paling penting bagi kesuksesan program TQM!
Mengapa?
4. Sebutkan tujuh konsep yang diperlukan untuk program TQM yang efektif! Bagaimana kaitan
ketujuh konsep ini dengan 14 poin Deming?
5. Sebutkan nama tiga pakar penting yang dikaitkan dengan konsep kualias di bab ini! Pada setiap
kasus, tulislah paragraph pendek yang meringkas kontribusi pakar tersebut pada bidang
manajemen kualitas!
6. Apa sajakah tujuh perangkat TQM?
7. Bagaimana ketakutan ditempat kerja (dan dikelas) menghambat proses pembelajaran?
8. Bagaimana sebuah univesitas mengendalikan kualitas ouput-nya (yakni lulusannya)?
9. Philip Crosby berkata bahwa kualitas itu gratis. Mengapa?
10. Sebutkan tiga konsep yang sentral dalam pendekatan Taguchi!

SOAL HAL.473
1. Sebutkan perbedaan antara kapasitas desain dan kapasitas efektif!
2. Asumsi apakah yang digunakan dalam analisis titik impas?
3. Dari manakah manajer memperoleh data untuk analisis titik impas?
4. Apakah yang menjaga data pendapatan agar tidak keluar dari garis lurus sewaktu dilakukan
analisis titik impas?
5. Dalam kondisi apakah sebuah perusahaan menginginkan kapasitasnya lebih kecil daripada
permintaan dan lebih besar daripada permintaan?
6. Jelaskan bagaimana net present value merupakan alat yang tepat untuk membandingkan
beberapa alternatif investasi!
7. Apakah yang dimaksud dengan kapasita sefektif?
8. Apakah yang dimaksud dengan efisiensi?
9. Bagaimanakah kita menghitung output aktual atau output yang diperkirakan?
JAWAB HAL.215-216
1. Model peramalan kualitatif adalah model yang bersifat subjektif dan bergantung pada
pengalaman, keahlian, dan pendapat seseorang. Metode ini lebih digunakan ketika terdapat
faktor-faktor yang menyebabkan data menjadi berubah seperti perkiraan penjualan ketika
menggunakan teknologi baru seperti internet, adanya promo penjualan bulan ke depan, atau
bahkan ketika produk baru diluncurkan.

2. Peramalan kuantitatif, menggunakan berbagai model matematis atau metode statistik


dan data historis dan atau variabel-variabel kausal untuk meramalkan permintaan.
Peramalan kualitatif, menggunakan intuisi, pengalaman pribadi dan berdasarkan pendapat
(judment) dari yang melakukan peramalan

3. Peramalan jangka pendek


Peramalan ini mancakup jangka waktu hingga 1 tahun tetapi umumnya kurang dari 3 bulan.
Peramalan ini digunakan untuk merencanakan pembelian, penjadwalan kerja, penjualan,
jumlah tenaga kerja, penugasan kerja, dan tingkat produksi
Peramalan jangka menengah
Peramalan ini umumnya mencakup hitungan bulanan hingga waktu 3 tahun. Peramalan ini
berguna untuk merencanakan penjualan, perencanaan dan anggaran produksi, anggaran kas,
dan menganalisis bermacam-macam rencana operasi.
Peramalan jangka panjang
Umunya untuk waktu perencanaan masa 3 tahun atau lebih. Permalan jangka panjang
digunakan untuk merencanakan produk baru, pembelanjaan modal, lokasi atau
pengembangan fasilitas, serta penelitian dan pengembangan (litbang).

4. Penentuan tujuan
Langkah pertama terdiri atas penentuan macam estimasi yang diingkinkan. Sebaliknya, tujuan
tergantung kepada kebutuhan kebutuhan informasi para manajer. Analisis membicarakan
dengan para pembuat keputusan untuk mengetahui apa kebutuhan kebutuhan mereka.
Pengembangan model
Setelah tujuan ditetapkan, langkah berikutnya adalah pengembangan suatu model yang
merupakan penyajian secara lebih sederhana sistem yang dipelajari. Dalam peramalan, model
adalah suatu kerangka analitik yang bila dimasukan data masukan menghasilkan estimasi
penjualan di waktu yang akan datang.
Pengujian model
Sebelum diterapkan , model biasanya diuji untuk menentukan tingkat akurasi, validitas dan
realibilitas yang diharapkan.
Penerapan model
Setelah pengujian, analisis menerapkan model dalam tahap ini, data historis dimasukan dalam
model untuk menghasilkan suatu ramalan.
Revisi dan evaluasi
Ramalan ramalan yang telah dibuat harus senantiasa diperbaiki dan ditinjau kembali.
Perbaikan mungkin perlu dilakukan karena adanya perubahan perubahan dalam perusahaan
atau lingkungan nya, seperti tingkat harga produk perusahaan karakteristik karakteristik
produk, pengeluaran pengeluaran pengiklanan, tingkat pengeluaran pemerintah, kebijakan
moneter dan kemajuan teknologi.
5. Tiga kemungkinan penggunaan atau tujuan dari peramalan kepada manajer :
Berkaitan dengan permasalahan yang lebih menyeluruh dan mendukung
keputusanmanajemen yang berkaitan dengan perencanaan produk, pabrik dan
proses.
Meramalkan akan seperti apakah produk baru yang akan dibuat nantinya.
Memperbaharui peramalan penjualan untuk menjaga nilai dan integritasnya.
Peramalanharus selalu dikaji dan direvisi pada setiap periode akhir penjualan.

6. Karena teknik- teknik ini gagal memberikan respons terhadap tren yang terjadi
sedangkanteknik peramalan lain dapat memberikan respon terhadap tren yang terjadi.

7. Rata-rata bergerak berbobot dengan menggunakan pembobotan yang sangat efektif dalam
meredam fluktuasi pada pola permintaan untuk menghasilkan prediksi yang stabil. Sedangkan
penghalusan eksponensial merupakan metode peramalan rata-rata bergerak dengan
pembobotan yang canggih tetapi masih mudah digunakan

8. Menggunakan yang pertama deviasi mutlak rerata, kedua kesalahan kuadran rerata,
ketigakesalahan persen mutlak rerata.dengan menggunakan laporan penghasilan kuartalan
darisaham Microsoft, pengiriman harian bir coor, dan indeks harga konsumen tahunan.

9. Metode Delphi
adalah metode sistematis dalam mengumpulkan pendapat dari sekelompok pakar melalui
serangkaian kuesioner, di mana ada mekanisme feedbackmelalui putaran/round pertanyaan
yang diadakansambil menjaga anonimitas tanggapan responden

10. Perbedaan antara model deret waktu dengan model asosiatif yaitu model deret
waktumembuat prediksi masa depan dengan menggunakan data-data masa lalu, sedangkan
model asosiatif menggunakan variable atau faktor yang mempengaruhi kuantitatif yang akan
diramalkan.

11. Deret waktu adalah rangkaian data yang berupa nilai pengamatan yang diukur selama
kurunwaktu tertentu berdasarkan waktu dengan interval yang sama.

12. Dampak dari nilai konstanta penghalusan () pada bobot yang diberikan pada nilai terkini
adalah dapat memberikan bobot yang lebih pada data sekarang (saat tinggi) atau bobot
yanglebih pada data masa lalu (saat rendah).

13. Nilai indeks musiman adalah angka yang menunjukkan nilai relative dari variable Y yang
merupakan data berkala selama seluruh bulan dalam satu tahun (dapat lebih dari 1 tahun).
Perbedaan pola musiman dengan pola siklus yaitu musiman adalah pola data yang
berulang pada kurun waktu tertentu seperti hari, minggu, bulan, atau kuartal, sedangkan pola
siklusadalah pola dalam data yang terjadi setiap beberapa tahun dan terkait pada siklus bisnis.

14. Teknik peramalan yang dapat memberikan penekanan lebih banyak pada nilai
sekarangadalah komposit tenga penjualan.

15. Peramalan adaptif adalah mengacu pada pemantauan sinyal penelusuran


menggunakankomputer serta penyesuaian diri jika suatu sinyal melampaui batas yang
ditentukan.
16. Tujuan sinyal penelusuran adalah mengawasi peramalan dapat berjalan dengan baik.

17. Makna koefisien korelatif adalah alat yang digunakan untuk mengukur hubungan diantara
dua variabel yang menggambarkan suatu hubungan yang linear.Arti nilai koefisien korelatif
adalah menunjukkan korelasi yang cukup berarti dan membantumenyajikan kekuatan
hubungan-hubungan yang terjadi diantara dua variabel.

18. Variabel bebas adalah suatu variabel yang menyebabkan atau menjadi sebab
bagi berubahnya variabel lain (Dependent Variables / DV). Apabila Independent Variables /
IVmengalami perubahan maka Dependent Variables / DV juga mengalami perubahan.
Variabel bebas memberikan stiumulus dalam perubahan variabel lain. Banyak istilah yang
digunakanuntuk penyebutan istilah variabel bebas, padanan kata atau sinonim dari variabel
bebasdiantaranya variabel penyebab (independent variables), prediktor, stimulus, eksougen
atauantecendent. Variabel bebas biasanya dipilih oleh peneliti untuk menentukan
hubungannyadengan suatu gejala yang diobservasi. Variabel Terikat (Dependen Variables /
DV)merupakan variabel yang dipengaruhi atau menjadi akibat karena adanya variabel
lain(variabel bebas). Juga sering disebut variabel terikat, variabel respons atau
endogen.Variabel dependen atau terikat sering juga disebut variabel criteria, respond an
output(hasil). Variabel dependen (DV) merupakan variabel yang dipengaruhi atau yang
menjadiakibat, karena adanya variabel independent (bebas) . Ada pula yang mengistilahkan
VariabelTerikat (Dependent Variables / DV) dengan variabel tergantung. Variabel
tergantungmemberikan reaksi / respon jika dihubungkan dengan varibel bebas. Variabel
tergantungadalah adalah variable yang faktornya diamati dan diukur untuk menentukan
pengaruh yangdisebabkan oleh varaibel bebas.

19. Contoh industri yang dipengaruhi oleh musim adalah industri pakaian. Di Indonesia,
ketikaHari Raya Idul Fitri (lebaran) tiba misalnya, permintaan pakaian akan meningkat.
Industri pakaian tentu ingin menghilangkan faktor musim karena industri tersebut
menginginkan pendapatan tinggi di setiap harinya lewat permintaan pakaian tanpa melihat
apakah itukondisi lebaran atau tidak.

20. Contoh industri di mana peramalan permintaan bergantung pada permintaan produk
lainadalah industri gula. Apabila permintaan akan produk teh meningkat maka
peramalan permintaan akan produk gula akan meningkat, begitu juga sebaliknya. Hal ini
disebabkan karena teh dan gula adalah produk-produk yang komplementer (saling
melengkapi) sehinggaketika satu produk ada yang lain akan melengkapinya.

21. Yang terjadi dengan kemampuan kita untuk meramalkan suatu periode yang sangat jauh
dimasa depan tentu akan sangat berkurang probabilitas tercapainya ramalan
tersebut.Sepandai-pandainya kita meramal tetapi kalau harus meramal sesuatu yang sangat
jauh didepan kita maka kemampuan peramalan kita banyak meleset. Hal ini disebabkan
karenaadanya keterbatasan kapasitas peramalan waktu.

JAWAB HAL. 331


1. Karena kualitas yang semakin tinggi akan menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi,
sebaliknya kualitas yang semakin rendah akan mengakibatkan keuntungan yang semakin
rendah dan menimbulkan biaya yang kelihatan (visible cost) maupun tidak (invisible cost) bagi
perusahaan.
2. LEADERSHIP
Kriteria ini ingin melihat bagaimana para pemimpin dapat menampilkan kapasitasnya : seperti
bagaimana menetapkan visi dan tujuan organisasi, kemudian mengkomunikasikannya kepada
setiap anggota. Apakah para pemimpin Anda memiliki kecakapan untuk mengelola dan
menginspirasi anak buahnya untuk mencapai keunggulan kinerja.
STRATEGIC PLANNING
Kriteria ini ingin melihat bagaimana proses perumusan strategi ditetapkan di lingkungan
kantor Anda. Apakah isi atau contain dari strategi itu sudah dapat meresponi dinamika
perubahan lingkungan bisnis? Apa strategi yang telah di rumuskan atau tetapkan oleh
perusahaan Anda saat ini ? Apakah semua karyawan sudah mengetahui apa yang menjadi peta
strateginya?
CUSTOMER FOCUS
Pada kriteria ini yang ingin di lihat, apakah produk dan layanan yang disediakan oleh organisasi
Anda sudah baik dan memuaskan ? Atau hanya bermutu ala kadarnya? Apakah produk atau
layanan yang dibentangkan oleh kantor Anda selalu inovatif dan uptodate ? dan membuat
para pelanggan bisa puas? Atau sebaliknya tidak puas karena kualitas yang pas-pasan?
PERFORMANCE MEASUREMENT
Apakah para pemimpin sudah memiliki key performance indicators (KPI) yang jelas dan
terukur? Dan apakah key indicators itu selalu di evaluasi secara periodik untuk melihat
progress dan mengambil corrective action (jika targetnya meleset) ? Pengelolaan kinerja
dengan indikator yang jelas merupakan salah satu tanda munculnya performance-based
culture yang kuat di sebuah organisasi.
PEOPLE FOCUS
Yaitu seberapa jauh perhatian dan komitmen organisasi Anda terhadap pengembangan mutu
SDM-nya? Pada kriteria ini, salah satu yang ingin di lihat, apakah organisasi telah memberikan
skema reward yang jelas ? Apakah terlihat carrier path atau carrier planning yang jelas ?
Kebijakan people fokus merupakan faktor yang penting untuk segera di evaluasi
keberadaannya
PROCESS MANAGEMENT
Kriteria ini ingin mengukur bagaimana organisasi Anda mendesign dan mengelola proses kerja
utama ? Apakah setiap alur proses sudah di design dengan efisien ? Atau masih banyak proses
kerja yang terlalu birokratis, tidak saling terkoordinasi dengan baik, dan justru menimbulkan
banyak persaingan diantara berbagai unit kerja atau department karena proses yang tumpang
tindih dan terjadi redundant ?
RESULT
Kriteria ini ingin melihat bagaimana hasil akhir kinerja organisasi : apakah makin kompetitif,
makin efektif, dan makin cemerlang kinerja dari seluruh aspek organisasinya? Tidak dapat
dihindari bahwa kriteria ini menjadi tujuan akhir dari setiap organisasi, ini seperti senjata
pamungkas yang akan menentukan keberhasilan atau kegagalan sebuah organisasi. Hasil
adalah pencapaian dan tolak ukur untuk penetapan sebuah strategi.

3. Tigapoin Deming yang menurutsaya paling benar:


Tentukan tujuan perusahaan dengan menggunakan dasar : inovasi dan perbaikan
yang berkesinambungan.
Gunakan metode statistik untuk menemukan titik permasalahan.
Hilangkan penghalang (barrier) antar departemen, dengan supplier dan customer,
sehingga terbuka komunikasi yang efektif.

4. tujuhkonsep yang diperlukanuntuk program TQM yang efektif


Perbaikan Berkesinambungan
Six Sigma
Pemberdayaan Pekerja
Benchmarking
Just in Time
Konsep Taguchi
Perangkat Manajemen Kualitas Total

5.

6. Tujuhperangkat TQM:
Checksheet
Checksheet
Histogram
Flowchart
Diagram kontrol
Pareto diagram
Scatter diagram

7. Karena ketakutan dapat mempengaruhi pola pikir terhadap segala hal yg ditakutkan dan
menjadikan hilangnya / berkurangnya fokus kita terhadap suatu hal (pekerjaan) /
pembelajaran (disekolah).

8. Untuk dapat menghasilkan output yang baik, sebuah universitas harus bisa memberikan input
(seperti dosen atau pengajar dan fasilitas kelas) yang terbaik, serta proses yang baik.

9. Karena, dengan melakukan segala sesuatunya dengan benar dari sejak awal maka kesalahan,
kegagalan, pemborosan, penundaan waktu, serta semua hal yang tidak bermutu lainnya dapat
dihilangkan.

10. Ketangguhan kualitas, fungsi kerugian kualitas, dan kualitas berorientasi sasaran.

JAWAB HAL. 473


1. Kapasitas desain adalah output maksimum system secara teoritis dalam suatu periode
tertentu. Kaspasitas desain biasanya dinyatakan dalam suatu tingkatan tertentu. Seperti
jumlah tonase baja yang dapat diproduksi setiap minggu, setiap bulan, atau setiap tahun.
Tetapi jika didalam organisasi kapasitas diukur dari kuantitasnya seperti, tempat tidur
(dalam sebuah rumah sakit), ukuran ruangan kelas (dalam sebuah sekolahan).
Kapasitas efektif adalah kapasitas yang diharapkan dapat dicapai oleh sebuah perusahaan
dengan bauran produk, metode penjadwalan, pemeliharaan, dan standar kualitas yang
diberikan.

2. Ada beberapa asumsi dalam analisis break even yang tercermin dalam anggaran
perusahaan masa yang akan dayang. Dalam pemakaian analisis break even point terdapat
batasan-batasan sehingga pemakaian BEP dalam hal perencanaan laba ini hanya tepat
apabila variabel-variabel yang dipakai menghitung analisis titik impas berubah.
3. Dari data historis laporan keuangan, dimana data yang diambil yaitu total penjualan dan
total biaya (biaya tetap dan biaya variabel). Jika total biaya penjualan sama dengan total
biaya (biaya tetap dan biaya variabel), maka anilisis titik impas bisa dilakukan dan
penentuan titik impasnya bisa dilakukan dengan tepat.

4. Tingkat laba yang ingin dicapai dalam suatu periode

Kapasitas produksi yang tersedia, atau yang mungkin dapat ditingkatkan

Besarnya biaya yang harus dikeluarkan, mencakup biaya tetap maupun biaya variable.

5. Perusahaan menginginkan kapasitasnya lebih kecil daripada permintaan jika perusahaan


mengalami kendala yang mengakibatkan kerugian misalnya kurangnya fasilitas yang
dibutuhkan untuk memproduksi permintaan yang ada, sehingga perusahaan mengambil
tindakan untuk memperkecil produksi walaupun tingkat permintaan pada saat itu tinggi.

6. Perusahaan meninginkan kapasitasnya lebih besar daripada permintaan pada saat


pendapatan perusahaan berkurang akibat persaingan yang tinggi sehingga perusahaan
meningkatkan kapasitas dengan memperbanyak produksi walaupun pada saat itu
permintaan kecil.

7. NPV adalah alat yang tepat untuk membandingkan alternatif-alternatif investasi yang ada
karena NPV menutupi kelemahan pada metode-metode lain.

8. Kapasitas efektif adalah kapasitas yang diperkirakan dapat dicapai dengan keterbatasan
yang ada sekarang (bauran produk, metode penjadwalan).

9. Efisiensi yaitu persentase dari kapasitas efektif yang sesungguhnya telah dicapai.

10. Output yang diperkirakan = (kapasitas efektif) (efisiensi).