Anda di halaman 1dari 6

Strategi Penerapan Bela Negara

Makalah ini dibuat untuk melengkapi tugas mata kuliah


Widya Mwat Yasa

Dosen : TRI SAPTONO, S.PD.M.OR

Disusun oleh
Nama : - Ade Ayska Ramadani (152170091)
- Vincentia Olivia Kenya Laksitaningtyas
(152170092)
- Naufal Sinatria (152170093)
- Hafiz Ragil Ramadhani (152170094)
- Sultan Maulana (152170095)
- Muhammad Fathi Rauf (1152170096)
- Nuzuliyah Ainun Sihabul Milla (152170097)
- Desty Putri Melandari (152170098)
- Fajrin Laras Kesuma (152170099)

Kelas/Semester : C/1 (Kelompok 1)


Jurusan : Ilmu Administrasi Bisnis

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK

UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN

YOGYAKARTA
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah


Seperti yang kita ketahui, untuk mencapai kemerdekaan, Bangsa Indonesia harus mengalami
perjuangan yang amat panjang dan luar biasa beratnya paling sedikit tiga setengah abad
lamanya bangsa Indonesia berjuang untuk merebut kemerdekaan dari tangan penjajah,
dengan korban yang luar biasa banyaknya. Itulah pengorbanan yang harus diberikan dalam
suatu perjuangan, yang pada akhirnya berhasil membawa bangsa Indonesia mencapai
kemerdekaan.
Kemerdekaan yang telah kita miliki harus dijaga dan dipertahankan, jika kita tidak ingin
direbut kembali. Sebab, meskipun bangsa Indonesia telah merdeka, bukan berarti terlepas
dari segala bentuk ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan. Oleh karena itu, kita sebagai
warganegara harus menjaga keutuhan bangsa dan membela negara dari masalah apapun.
Usaha bela negara dapat dilaksanakan dalam berbagai bidang dan bentuk. Bukan hanya
dalam ancaman fisik, tetapi juga nonfisik.
B. Rumusan Masalah
1. Apa pengertian bela Negara?
2. Sebutkan nilai-nilai bela Negara
3. sebutkan strategi penanaman nilai-nilai bela negara pada mahasiswa
4. sebutkan implementasi bela negara oleh mahasiswa
BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Bela Negara


Bela Negara merupakan suatu tekad, sikap,dan tindakan warga negara yang teratur,
menyeluruh,terpadu dan berlanjut dengan dilandasi kecintaan pada tanah air Indonesia.
Bela Negara menurut UU No 3 tahun 2002 adalah sikap dan perilaku warga Negara yang
dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang
berdasarkan pancasila dan UUD 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan
Negara. Pembelaan Negara merupakan hak dan kewajiban setiap warga Negara.

B. Nilai-Nilai Bela Negara


1. Cinta Tanah Air
yaitu mengenal, memahami dan mencintai wilayah nasional, menjaga
tanah dan pekarangan serta seluruh ruang wilayah Indonesia,
melestarikan dan mencintai lingkungan hidup, memberikan kontribusi
pada kemajuan bangsa dan negara, menjaga nama baik bangsa dan negara
serta bangga sebagai bangsa indonesia dengan cara waspada dan siap
membela tanah air terhadap ancaman tantangan, hambatan dan gangguan
yang membahayakan kelangsungan hidup bangsa serta negara dari manapun
dan siapapun.

2. Sadar Akan Berbangsa Dan Bernegara


Yaitu dengan membina kerukunan menjaga persatuan dan kesatuan dari
lingkungan terkecil atau keluarga, lingkungan masyarakat, lingkungan
pendidikan dan lingkungan kerja, mencintai budaya bangsa dan produksi
dalam negeri, mengakui, menghargai dan menghormati bendera merah
putih, lambang negara dan lagu kebangsaan indonesia raya, menjalankan
hak dan kewajiban sesuai peraturan dan perundang-undangan yang
berlaku dan mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan
pribadi, keluarga dan golongan.
3. Yakin Kepada Pancasila Sebagai Ideologi Negara
yaitu memahami hakekat atau nilai dalam Pancasila, melaksanakan nilai
Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, menjadikan Pancasila sebagai
pemersatu bangsa dan negara serta yakin pada kebenaran Pancasila
sebagai ideologi negara.

4. Rela Berkorban Untuk Bangsa Dan Negara


Yaitu bersedia mengorbankan waktu, tenaga dan pikiran untuk kemajuan bangsa
dan negara, siap mengorbankan jiwa dan raga demi membela bangsa dan
negara dari berbagai ancaman, berpastisipasi aktif dalam pembangunan
masyarakat, bangsa dan negara, gemar membantu sesama warga negara
yg mengalami kesulitan dan yakin dan percaya bahwa pengorbanan untuk
bangsa dan negara tidak sia-sia.

5. Memiliki Kemampuan Awal Bela Negara


Secara psikis, yaitu memiliki kecerdasan emosional,
spiritual serta intelegensia, senantiasa memelihara jiwa dan raganya
serta memiliki sifat-sifat disiplin, ulet, kerja keras dan tahan uji.
Sedangkan secara fisik yaitu memiliki kondisi kesehatan, ketrampilan
jasmani untuk mendukung kemampuan awal bina secara psikis dengan cara
gemar berolahraga dan senantiasa menjaga kesehatan.

C. Strategi/Upaya Penanaman Nilai-Nilai Bela Negara Pada mahasiswa

1. Membangun Kesadaran Bela Negara


Dewasa ini pendidikan bela negara mulai jarang diajarkan, para pemuda mulai kehilangan
kesadaran bela negara. Disini diharapkan semua pihak baik itu pemerintah, guru, orang tua
dan masyarakat luas bersama-sama membangin kembali kesadaran bela negara khususnya
dikalangan anak muda (mahasiswa). Karena jika tidak ada kesadaran bahwa bela negara itu
penting, tentu saja wujud nyata dari bela negara itu tidak akan pernah terjadi.
2. Menumbuhkan Kepekaan Sosial
Setelah membangun kesadaran bela negara, selanjutnya adalah menumbuhkan kepekaan
sosial melalui organisasi atau komunitas sosial. Para pemuda khususnya mahasiswa akan
memahami bahwa dalam hal bela negara akan lebih mudah dilakukan bersama. Jika seluruh
pemuda-pemudi Indonesia bersatu maka akan lebih mudah melakukan kegiatan bela negara.

3. Memberikan Motivasi tentang Bela Negara


Dengan melalui dua tahap diatas, maka sudah dapat dipastikan bahwa para pemuda
(mahasiswa) sudah mulai mengerti tentang pentingnya bela negara atau bahkan sudah
melakukan bukti nyata dari bela negara itu sendiri. Selanjutnya yang harus dilakukan adalah
Mempertahankan!. Bagian yang paling sulit adalah mempertahankan, dan salah satu cara
yang bisa dilakukan adalah terus memberikan suntikan motivasi kepada pemuda tentang bela
negara agar mereka tidak lupa dan mengingkarinya.

Implementasi Bela Negara Oleh Mahasiswa


1. Menumbuhkan semangat untuk hidup lebih baik dan lebih maju.
2. Menumbuhkembangkan semangat dan sikap rela berkorban.
3. Memiliki sikap dan semangat untuk mengembangkan inovasi.
4. Ikut melestarikan kebudayaan Indonesia melalui berbagai kegiatan
kampus.
BAB III
KESIMPULAN
a. Kesimpulan
Kemerdekaan yang telah kita miliki harus dijaga dan dipertahankan. Sebab, meskipun
bangsaIndonesia telah merdeka, bukan berarti terlepas dari segala bentuk ancaman,
gangguan, hambatan, dantantangan . Setiap Negara pasti akn menghadapi segala macam
bentuk ancaman dan hambatan tersebut, besar ataupun kecil. Oleh karena itu, sudah menjadi
kewajiban kita semua sebagai warga Negara Indonesia, untuk terus menjaga dan
mempertahankan keutuhan serta kemerdekaan Negara kesatuan Republik Indonesia tercinta
ini. Kita bela dan pertahankan Negara kita dari segala bentuk gangguan dan ancaman, baik
yang berasal dari dalam maupun luar negeri.

DAFTAR PUSTAKA
http://jasmencomputer.blogspot.co.id/2016/01/contoh-makalah-bela-negara.html
https://myazalianewblog.blogspot.co.id/2015/05/peran-mahasiswa-dalam-bela-
negara.html