Anda di halaman 1dari 21

PULMONOLOGI (PARU)

1. Seorang perempuan berusia 35 tahun datang dengan keluhan batuk berdahak selama 2
minggu awalnya disertai demam, namun sekarang sudah tidak demam. Pada pemeriksaan
fisik didapatkan ronkhi pada kedua basal paru-paru. Pada pemeriksaan sputum didapatkan
kuman berbentuk bulat bergerombol berwarna biru. Apakah penyebab dari penyakt pasien
ini:

A. Basil gram (+)

B. Basil gram (-)

C. Spheris gram (+)

D. Kokus gram (+)

E. Kokus gram (-)

2. Seorang perempuan berusia 60 tahun datang ke klinik dokter umum dengan keluhan panas
badan sejak 5 hari. Pasien juga mengeluh batuk dengan dahak putih kekuningan disertai sesak
napas. Pada pemeriksaan fisik paru didapatkan tanda-tanda keredupan disertai ronki sebelah
kanan bawah. Pada foto toraks didapatkan konsolidasi di kanan bawah. Pada pemeriksaan
laboratorium didapatkan leukosit 15.000 dengan peningkatan neutrofil. Pada pemeriksaan
spirometri didapatkan FEV1 yang menurun disertai FEV1/KV < 70. Apakah pemeriksaan
yang diperlukan untuk menegakkan diagnosis pasien ini:

A. Darah lengkap

B. Foto polos abdomen

C. Analisa gas darah

D. Kultur sputum

E. Kultur darah

3. Seorang anak laki-laki berusia 3 tahun dibawa ke puskesmas dengan keluhan batuk sejak 3
minggu yang lalu. Keluhan diawali pilek, bersin, demam beberapa hari sebelumnya. Batuk
terutama malam hari sampai sesak dan kadang muntah. Batuk pasien cepat, berkepanjangan
diselingi napas dalam inspirasi dengan nada tinggi.
Hasil pemeriksaan muntah ditemukan kuman coccobacil, Gram negative. Apakah
kemungkinan kuman penyebab infeksi pada pasien ini:

A. Staphylococcus aureus

B. Mycobacterium tuberculosis

C. Bordetella pertusis

D. Haemophylus influenza

E. Neisseria meningitides

4. Seorang laki-laki berusia 68 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan sesak napas.
Keluhan sesak sering kambuh-kambuhan dalam 5 tahun ini. Pasien juga mengeluh batuk
berdahak warna putih dan tidak disertai panas badan. Pasien adalah seorang perokok berat.
Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 120/70 mmHg, HR 100 x/menit, RR 30 x/menit,
temperature 37C. Pada pemeriksaan dada didapatkan bentuk dada barrel chest, stem fremitus
normal, hipersonor pada dada kiri dan kanan serta didapatkan bunyi wheezing dada kiri
maupun kanan. Apakah diagnosis pasien tersebut:

A. Asma bronkiale

B. Tuberkulosis paru

C. Empyema

D. Penyakit paru obstruksi kronis

E. Sindroma obstruksi pasca tuberculosis

5. Seorang pria, 60 tahun diantar ke IGD dengan keluhan sesak nafas sejak 1bulan yang lalu.
Sesak nafas dirasakan terutama saat beraktifitas dan berkurang bila istirahat. Pasien lebih
nyaman tidur dengan 2-3 bantal. PF TD 130/100mmHg, N 120x/menit, RR 28x/menit, suhu
37,5C. Pada pemeriksaan didapatkan ronki basahhalus di kedua lapang paru, tidak terdapat
bising. Terapi pada pasien ini adalah

a. Furosemid

b. Morfin

c. Clopidogrel
d. Aspilet

e. Nitrogliserin

6. Seorang laki-laki berusia 56 tahun, datang ke RS dengan keluhan badan panas dan batuk
sejak 2 hari yang lalu. Pada pemeriksaan fisik suhu febris dan kedua hemitoraks didapatkan
peningkatan fremitus, redup, suaran nafas bronkofoni, dan ronkhi basah kasar. Laboratorium
rutin : Hb 15g/dL, leukosit 12.000/uL, trombosit 240.000/uL. Apakah diagnosis yang paling
mungkin?

A. Lobar pneumonia

B. Acute asma attack

C. Atelectasis dekstra

D. Efusi pleura dekstra

E. Pneumotoraks dekstra

7. Perempuan, 38 tahun, masuk dengan sesak sejak 2 minggu yang lalu, nyeri bila menarik
nafas atau batuk sejak 3 hari yang lalu. Demam ringan, suara nafas melemah. Ada riwayat TB
dalam keluarga. Pemeriksaan laboratorium WBC 11.000. Diagnosa pasien ini adalah

A. TB paru

B. Pleuritis eksudatif

C. Pneumonia kiri

D. Perikarditis

E. Pleuritis sica

8. Seorang pria berusia 60 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan batuk darah berupa
bercak sejak 1 bulan yang lalu. Keluhan disertai nyeri dada. Dari anamnesis diketahui berat
badan menurun sekitar 5 kg beberapa bulan terakhir dan mengalami keringat malam. Pada
pemeriksaan fisis didapatkan suara nafas yang menurun pada lapangan paru kanan atas.
Berdasarkan hasil foto thorax didapatkan gambaran fibroinfiltrat pada apeks paru. Apakah
diagnosis paling tepat?

A. Abses paru
B. Bullae Paru

C. Tuberculosis

D. Ca bronkogenik

E. Tumor Mediastinum

9. Seorang perempuan berusia 40 tahun datang ke unit gawat darurat rumah sakit dengan
keluhan sesak sejak 1 minggu yang lalu dan memberat 2 hari terakhir. Keluhan disertai batuk
berdahak yang berwarna kecoklatan.1minggu sebelumnya pasien mengalami demam
tinggi.Riwayat penyakit diabetes mellitus yang tidak terkontrol (+).Pada pemeriksaan tanda
vital didapatkan tekanan darah 110/70mmHg, frekuens nafas 28x/menit, temperature 38 oC
dan denyut nadi 100x/menit.Pada pemeriksaan fisis didapatkan hemitoraks kanan tertinggal,
redup hemitoraks kanan, trake deviasi kiri.Pemeriksaan foto thoraks didapatkan opasitas
homogen seluruh paru kanan. Pada saat dilakukan tindakan pungsi pleura didapatkan cairan
dengan kesan pus.Apakah tindakan yang tepat pada pasien ini?

A. Spirometri

B. Bronkoskopi

C. Torakoskopi

D. biopsi pleura

E. pemasangan WSD

10. Seorang laki-laki berusia 19 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan sesak sejak
beberapa jam yang lalu. Keluhan sesak dirasakan secara tibatiba. Sebelumnya pasien batuk
selama 5 hari dengan dahak yang sulit keluar dan tidak didapatkan demam.Pemeriksaan tanda
vital didapatkan TD 120/80mmHg, nadi 100x/menit, frekuensi napas 28x/menit dan
temperature 37 C. Pada pemeriksaan fisis didapatkan deviasi trakea ke kiri, dada kanan
tertinggal, suara nafas yang menurun dan hipersonor pada dada kanan. Tidak didapatkan
riwayat trauma dan TB paru. BB: 40 kg, TB: 170cm. apakah diagnosis yang tepat pada pasien
tersebut?

A. Empiema

B. Hematothoraks

C. efusi pleura massif


D. pneumothoraks spontan primer

E. pneumothoraks spontan sekunder

11. Laki-laki umur 55 tahun datang ke polikilinik umum dengan keluhan sesak nafas sejak 6
hari yang lalu. Sebelumnya pasien mengalami demam. Dalam pemeriksaan fisik didapatkan
suara nafas menurun dan terdapat ronchi basah di kedua paru. Diagnosis yang tepat adalah

A. Bronchitis

B. Pneumonia

C. efusi pleura

D. emfisema

E. tuberculosis

12. Laki-laki 60 tahun dengan keluhan utama sesak nafas dan disertai batuk tanpa dahak,
demam (-), pasien mempunyai riwayat hipertensi sejak 15 tahun yll dan tidak pernah kontrol,
TD paling tertinggi 200/100 mmHg. Pemeriksaan fisik 180/100 mmHg, N 68 /menit, P 28
/menit, S 36,7 C. Ronkhi pada kedua lapang paru, perkusi redup, diagnosis pasien adalah ?

A. Restriksi paru

B. Konsolidasi paru

C. Edema paru

D. Efusi paru

E. Fibrosis paru

13. Tn. Beni usia 22 tahun dibawa ke UGD karena kecelakaan motor. Pasien mengeluh sesak
nafas dan nyeri dada pada lokasi dada kanan. Hasil PF tampak jelas di sisi lateral areola
mammae dextra, pasien tampak kesakitan terutama saat inspirasi, gerakan nafas paradoksal
(+). Kemungkinan diagnosis ?

A. Fraktur Klavikula

B. Fraktur Sternum

C. Flail chest

D. Pneumotoraks
E. Hematotoraks

14. Tn. Jojo, 29 tahun, datang dengan keluhan demam dan batuk sejak 3 hari lalu. Pada saat
dilakukan pemeriksaan fisik, pasien demam 38.5oC, lain-lain dalam batas normal. 1 hari
kemudian pasien dibawa dalam keadaan sesak berat. Setelah dilakukan amnanesa ternyata
disekitar rumah pasien terdapat banyak unggas yang mati. Dokter berencana memberikan
profilaksis pada keluarga yang tinggal serumah dengan pasien. Terapi yang diberikan
adalah

A. Oseltamivir 2x75 mg selama 5 hari

B. Oseltamivir 1x75 mg selama 7 hari

C. Zanamivir 2x5 mg selama 5 hari

D. Zanamivir 1x5 mg selama 7 hari

E. Vaksinasi influenza

15. Laki-laki datang ke IGD dengan penurunan kesadaran. Didapatkan luka tusuk di sela iga
ke 3 linea midclavicularis kanan, perkusi redup, suara nafas melemah, palpasi asimetris,
kanan tertinggal. Diagnosis dari pasien dan tatalaksana definitifnya adalah

A. Pneumothoraks, pemasangan WSD

B. Tension pneumothoraks, torakosentesis

C. Efusi pleura, pemasangan WSD

D. Hematotoraks, pemasangan WSD

E. Cyclothoraks, pemasangan WSD

16. Seorang laki-laki berusia 68 tahun, dirawat di RS karena sesak nafas sejak 2 hari yang
lalu dan batuk berdahak sejak 2 minggu yang lalu. Pemeriksaan fisik : kesadaran compos
mentis lemah, tekanan darah 170/90mmHg, frekuensi nadi 90x/menit, frekuensi nafas
20x/menit. Suara nafas vesikuler dengan ekspirasi memanjang da nada wheezing ekspirasi.
Sejak remaja, penderita mempunyai kebiasaan merokok sebanyak 1 bungkus/hari.
Bagaimanakah patofisiologi yang didapatkan pada pasien ini?

A. Hipereaktivitas bronkus

B. Gangguan pada awal dan akhir ekspirasi


C. Adanya obstruksi dini saat awal ekspirasi

D. Tertutupnya bronkus terminalis oleh secret

E. Secret yang mengental pada akhir ekspirasi

17. Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke UGD rumah sakit dengan keluhan sesak.
Sesak dirasakan makin memberat dalam 1 minggu terakhir. Pasien biasa meminum obat asma
bila sesaknya kambuh. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 120/70 mmHg, HR 110
x/menit, RR 30 x/menit, t 37.8C. Dan pada auskultasi didapatkan wheezing di seluruh area
paru. Apakah obat yang tepat untuk diberikan dengan nebulizer pada pasien ini:

A. Formoterol

B. Terbutalin

C. Salmeterol

D. Tiotropium

E. Procaterol

18. Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke praktik dokter umum dengan keluhan
sesak. Keluhan sesak muncul saat pasien berolahraga, padahal pasien sangat senang
berolahraga. Dari anamnesa didapatkan pasien telah menderita asma sejak 10 tahun yang lalu.
Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 120/70 mmHg, HR 90 x/menit, RR 20 x/menit,
temperature 37C. Tidak didapatkan kelainan pada pemeriksaan toraks. Apakah terapi yang
tepat untuk profilaksis pada pasien tersebut:

A. Teofilin

B. Cromolyn

C. Ipratropium

D. Salmeterol

E. Prednisolon

19. Seorang perempuan. 20 tahun datang dengan keluhan sesak nafas disertai mengi sejak 2
hari. Pasien sering mengalami hal tersebut terutama pada malam atau dini hari. Pemeriksaan
didapatkan wheezing pada kedua lapang paru pada auskultasi. Obat apa yang tepat untuk
mencegah timbulnya sesak?
A. Terbutalin

B. Salbutamol inhaler

C. Flutikason inhaler

D. Metilprednisolon

E. Ipratropium bromide

20. Pasien laki-laki datang ke UGD dengan keluhan sesak. Pasien biasanya mengkonsumsi
obat sesak berupa flutikason inhaler. Dalam satu bulan ini sering kambuh hampir setiap hari,
serangan malam 2 kali tiap minggu. Pasien sudah 3hari tidak masuk kerja berturut-turut dan 4
kali masuk UGD. Diagnosis pasien ini adalah

A. Asma persisten ringan

B. Asma persisten sedang

C. Asma persisten berat

D. Asma intermiten

E. Status asmatikus

21. Seorang perempuan 48 tahun riwayat asma bronkial kronis , datang dengan keluhan sesak
nafas, pasien sudah menggunakan salbutamol 2mg dan fenoterol 3x2semprot/ hari, tetapi
tidak sembuh juga. pasien saat sma pernah menderita asma, jarang kambuh dan serangan
ringan. pemeriksaan fisik didapatkan normal TD 120/75 nadi 92x ,RR 20x. apa tatalaksana
farmakologi nya?

A. penambahan metil prednisolon 4mg 2x sehari

B. pemberian fenoterol 4jam sekali 2-4semprot/hari

C. pemberian semeterol inhalasi 3semprot/hari

D. penambahan teofilin long acting 300mg 2xsehari

E. pemberian beclometason 200mcg 2x sehari

22. An. Hose, 8 tahun mengeluh sesak nafas datang ke IGD. Anak tampak gelisah. Terdengan
suara mengi. Pada pemeriksaan fisik diketemukan RR 42x/menit. Pada auskultasi : nafas
vesikuler di kedua lapang paru, wheezing, ekspirasi memanjang. Sudah diberi nebulisasi
agonis tiga kali, namun masih ada mengi walau sudah membaik. Tatalaksana yang tepat
adalah

A. Beri oksigen, pasang IV line, lanjutkan nebulisasi, steroid oral

B. Beri oksigen, pasang IV line, lanjutkan nebulisasi, steroid oral dan drip aminofilin

C. Beri oksigen, pasang IV line, lanjutkan nebulisasi, steroid IV dan drip aminofilin

D. Beri oksigen, nebulisasi agonis sekali lagi dan berikan teofilin oral

E. Beri oksigen, nebulisasi agonis dengan kombinasi antikolinergik dan berikan teofilin
oral

23. Mimi, 8 tahun, dibawa ke IGD dengan keluhan sesak nafas. Hal ini baru saja dialaminya.
Terdapat riwayat keluhan sesak yang serupa pada saudarasaudaranya. Pada pemeriksaan
fisik, terdengan suara wheezing ekspirasi di seluruh lapang paru. Keluhan sering kali muncul
bilamana anak selesai berolahraga. Penyebab terjadinya wheezing ekspiratoar adalah

A. Penyempitan celah glotis

B. Penyempitan trakea

C. Penyempitan bronkiolus

D. Penyempitan alveoli

E. Efusi massif

24. Seorang laki-laki berusia 30 tahun datang ke puskesmas untuk kontrol penyakit asmanya.
Pasien mengeluh penyakitnya sering kambuh sehingga mengganggu aktivitasnya. Apakah
pemeriksaan yang paling tepat yang dianjurkan untuk mengetahui keberhasilan pengobatan?

A. Peak flow meter

B. IgE

C. Prick test

D. Rontgen foto thoraks

E. Analisa gas darah


25. Seorang laki-laki usia 30 tahun datang ke Puskesmas dengan membawa hasil
pemeriksaan BTA +/+/+. Sebelumnya pasien pernah mendapat pengobatan TB dan
dinyatakan sembuh. Diagnosa pada pasien ini adalah

A. TB paru kasus baru

B. TB paru kasus relaps

C. TB paru kronik

D. TB paru putus obat

E. TB paru gagal pengobatan

26. Tn. Dika usia 28 tahun datang dengan keluhan batuk sejak 3 minggu yang lalu. Pasien
sering keringat dingin dan merasa sering lemas. Dua tahun yang lalu pasien pernah
mengkonsumsi OAT selama 2 minggu. Saat ini pemeriksaan BTA 2x hasil positif. Apakah
diagnosis pasien?

A. TB paru kasus baru

B. Sindrom obstruksi pasca TB

C. TB paru kasus putus obat

D. TB paru kasus kambuh

E. TB paru kasus gagal pengobatan

27. Apa regimen terapi pada pasien tersebut?

A. 2 RHZ / 4 R3H3

B. 2 RHZ / 4 RH

C. 2 RHZE / 4 R3H3

D. 2 RHZES / 4 RHE / 5 R3H3E3

E. 2 RHZES / 4 R3H3E3

28. Laki laki 18 tahun batuk 3 minggu , demam dan nafsu makan menurun. Dari
pemeriksaan fisik terdapat ronkhi di kanan atas belakang.. sputum BTA -/+2/+1. 8 bulan lalu
pernah berobat TB selama 6 bulan sudah tuntas dan tidak batuk lagi. Pemeriksaan tersebut
termasuk kategori .....
A. gagal pengobatan

B. relaps

C. default

D. MDR TB

E. XDR TB

29. Seorang laki-laki berusia 53 tahun dibawa ke UGD RS dengan keluhan batuk berdahak
bercampur darah sejak 1 hari ini. Batuk dirasakan sejak 2 bulan yang lalu, tapi tidak berdahak
banyak. Pasien mengeluh berat badannya berkurang 10kg dalam 2 bulan terakhir. 1 bulan ini
pasien sering berkeringat di malam hari. Pasien adalah perokok berat dan selama ini tidak
pernah mengeluh sakit. Pada pemeriksaan fisik didapatkan pasien tampak kurus dan
kesakitan, suhu 37.9C, RR 28 x/menit, HR 88 x/menit, TD 140/90 mmHg. Pada
pemeriksaan paru didapatkan penurunan suara napas secara difus. Pemeriksaan foto rontgen
thorax menunjukkan adanya infiltrate dan kavitas di lobus paru kiri atas. Apakah teknik
pengecatan yang paling tepat untuk mengidentifikasi organisme penyebab kasus di atas:

A. Pengecatan Gram

B. Pengecatan Metakromatik

C. Pengecatan Tahan Asam

D. Pengecatan Sederhana

E. Pengecatan Spora

30. Seorang perempuan berusia 40 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan batuk lama
dan didiagnosis sebagai TB paru dengan BTA positif. Dokter memberikan pengobatan
Strategi DOTS kategori I. Hasil evaluasi BTA pada akhir bulan ke-2 setelah pengobatan:
BTA positif. Apakah penatalaksanaan selanjutnya yang paling tepat:

A. OAT Kategori I Fase Intermiten

B. OAT Kategori I Fase Interval

C. Pengobatan Sisipan

D. OAT Kategori II
E. OAT Kategori III

31. Seorang laki-laki berusia 32 tahun, datang ke puskesmas dengan keluhan batuk. Batuk
dirasakan sejak 1 bulan yang lalu, disertai demam ringan dan sering berkeringat di malam
hari. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 120/70 mmHg, HR 80 x/menit, RR 24 x/menit,
temperatur 37.5C. Pada pemeriksaan dada kanan didapatkan suara napas bronchial, perkusi
redup, tactile fremitus meningkat, dansuara napas tambahan ronkhi, sedangkan paru kiri
dalam batas normal. Pemeriksaan tambahan apakah yang paling tepat dilakukan pada pasien
ini:

A. Darah lengkap

B. Laju endap darah

C. Test protein purified derivate

D. Dahak; pengecatan Ziehl-Neelsen

E. Foto thoraks posisi PA

32. Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan nyeri perut
kanan atas. Keluhan dirasakan pasien sejak 2 minggu yang lalu disertai warna kekuningan
pada kulit. Pasien telah didiagnosa TB Paru, mendapat pengobatan selama 3 bulan dan telah
terjadi konversi dahak. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 120/70 mmHg, HR 80
x/menit, RR 24 x/menit, suhu 37C, dan pembesaran hati 3 jari bawah arkus kosta. Obat
apakah yang paling mungkin menyebabkan keadaan tersebut:

A. Isoniazid

B. Rifampicin

C. Ethambutol

D. Pirazinamid

E. Streptomisin

33. (Lanjutan soal diatas) Dokter kemudian menghentikan pemberian obat TB pasien, sambil
observasi klinis dan mengecek fungsi hati hingga normal. Tindakan apa yang tepat untuk
dilakukan selanjutnya pada pasien?

A. Setelah fungsi hati normal, obat yang diberikan pertama adalah rifampisin
B. Pirazinamid diberikan terakhir setelah yaakin bahwa pasien sudah dapat mentoleransi

C. INH diberikan pertama kali dengan dosis desensitisasi

D. Pasien diberikan obat lini kedua sementara masih ada gangguan hati

E. INH dan rifampisin diberikan bersamaan secara desensitisasi

34. Pasien dengan batuk lama > 3 minggu, berdahak dan berat badan turun. Pemeriksaan
sputum BTA (+). Riwayat menderita DM terkontrol dengan obat. Maka terapi yang akan
dokter berikan yang kemungkinan mengganggu efektifitas obat DM yang rutin dikonsumsi
adalah

A. Isoniazid

B. Rifampisin

C. Pirazinamid

D. Etambutol

E. Streptomisin

35. Ny. Dadalah penderita TB, saat ini dalam pengobatan OAT bulan ketiga. Pasien juga
sedang menggunakan kontrasepsi pil. Apa yang anda sarankan kepada pasien terkait masalah
ini?

A. Mengganti regimen OAT menjadi kategori 2

B. Mengganti kontrasepsi oral menjadi suntik

C. Menyarankan pasien mengganti kontrasepsi menjadi AKDR

D. Mengganti salah satu obat dalam regimen OAT dengan obat golongan quinolon

E. Tidak ada masalah pengobatan TB dengan kontrasepsi oral yang saat ini dikonsumsi

36. Seorang wanita 59 tahun datang berobat utk pengobatan TB kategori 2 sudah 3 minggu
berobat. Saat ini keluhannya pendengaran berkurang, mata kabur. Obat TB manakah yg
mempunyai efek samping seperti itu?

A. INH

B. Rifampisin
C. Ethambutol

D. Streptomisin

E. Pirazinamid

37. Seorang anak laki- laki datang dengan keluhan mengalami buta warna, pasien juga
mengeluhkan melihat kilatan- kilatan cahaya. Pasien sedang menjalani pengobatan paru
selama 6 bulan. Obat apakah yang menyebabkan keluhan diatas

A. Isoniazid

B. Rifampisin

C. Streptomisin

D. Etambutol

E. Pirazinamid

38. Seorang perempuan berusia 19 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan haid menjadi
tidak teratur sejak 1 bulan yang lalu. Pasien didiagnosis tuberculosis paru sejak 5 bulan yang
lalu dan telah diterapi OAT. Di bawah ini manakah yang menyebabkan keluhan tersebut?

A. isoniazid

B. pirazinamid

C. rifampisin

D. streptomisin

E. etambutol

39. Tn. Toni, 60 tahun sudah didiagnosis oleh dokter bahwa ia menderita TB paru BTA
positif. Terapi non-farmakologis apa yang tepat diberikan adalah

A. Latihan pernapasan

B. Sepeda statis

C. Ankle pumped

D. Pursed lips breathing

E. Inhalasi
40. Seorang perempuan berusia 29 tahun datang ke praktik dokter umum dengan keluhan
diare berulang dan demam hilang timbul sejak 1 bulan yang lalu. Suami pasien meninggal 2
bulan yang lalu dengan keluhan yang sama. Pada pemeriksaan fisik ditemukan keadaan
umum letargi, leukoplakia pada mukosa oral dan terdapat ronkhi di apeks paru kanan.
Pemeriksaan awal yang tepat dilakukan adalah .

A. CD4

B. Anti HIV

C. Anti HBV

D. Sputum SPS

E. Sputum BTA

41. Pasien datang dengan keluhan batuk berlendir, penurunan berat badan keringat malam,
serta pasien sering mengeluhkan sariawan. Pasien mengatakan pernah melakukan hubungan
seksual dengan PSK, pada pemeriksaan ditemukan HIV positif reaktif. Apa pemeriksaan
lanjutan sebelum memberikan ARV?

A. Cek darah rutin

B. Rontgen thorax dan cek BTA sputum

C. Cek LED

D. CD4

E. Jumlah limfosit

42. Tn. Petualang, 25 tahun datang dengan keluhan batuk lama disertai penurunan berat
badan. Pada bagian leher terdapat benjolan dengan daser ulkus. Pada pemeriksaan
histopatologi didapatkan sel datia Langhans. Pasien mengaku sering berganti-ganti pasangan.
Pasien penderita HIV dengan CD4=400. Terapi pemberian ARV dan OAT yang benar
adalah?

A. ARV bersamaan dengan OAT

B. ARV diberikan setelah pengobatan TB fase intensif

C. ARV diberikan setelah pengobatan TB selesai


D. ARV dan OAT tidak perlu diberikan

E. ARV dan OAT diberikan selang-seling

43. Seorang ibu membawa anaknya usia 6 tahun dengan keluhan batuk selama 3 minggu.
Anak tampak kurus dan lebih kecil dari usianya. saat ini ibu sedang mengkonsumsi OAT
sejak 1,5 bulan yang lalu dan dikatakan BTA positif. Hasil tes mantoux pada anak 15 mm,
dan status gizi kurang. Apa yang sebaiknya anda sarankan untuk anak tersebut?

A. Berikan antibiotik lini pertama selama 1 minggu

B. Berikan profilaksis INH 5-10 mg/kg/hari selama 6 bulan

C. Berikan OAT

D. Ulangi tes mantoux

E. Segera berikan imunisasi BCG

44. Apa regimen terapi yang seharusnya diberikan pada pasien?

A. 2 RHZ / 4 R3H3

B. 2 RHZ / 4 RH

C. 2 RHZE / 4 R3H3

D. 2 RHZES / 4 RHE / 5 R3H3E3

E. 2 RHZES / 4 R3H3

45. Seorang laki-laki berusia 68 tahun, dirawat di RS karena sesak nafas sejak 2 hari yang
lalu dan batuk berdahak sejak 2 minggu yang lalu. Pemeriksaan fisik : kesadaran compos
mentis lemah, tekanan darah 170/90mmHg, frekuensi nadi 90x/menit, frekuensi nafas
20x/menit. Suara nafas vesikuler dengan ekspirasi memanjang dan ada wheezing ekspirasi.
Sejak remaja, penderita mempunyai kebiasaan merokok sebanyak 1 bungkus/hari.
Bagaimanakah patofisiologi yang didapatkan pada pasien ini?

A. Hipereaktivitas bronkus

B. Gangguan pada awal dan akhir ekspirasi

C. Adanya obstruksi dini saat awal ekspirasi

D. Tertutupnya bronkus terminalis oleh secret


E. Secret yang mengental pada akhir ekspirasi

46. Laki-laki 23 tahun datang dengan keluhan batuk kering dan memberat pada malam hari.
Pagi hari mengeluarkan dahak mukopurulen. Keringat malam (+). Penurunan BB dan nafsu
makan dijumpai. Ayah juga menderita batuk lama. Pasien juga dijumpai adanya riwayat
merokok dari usia 16 tahun sebanyak 1bungkus per hari. Bagian paru yang terkena adalah

A. Pars apicalis

B. Pars medialis

C. Pars diafragma

D. Pars pleuralis

E. Pars lateralis

47. Pasien laki laki usia 55 tahun, datang dengan keluhan sesak sejak 2 hari yang lalu.
Riwayat merokok>10 tahun yang lalu. PF didapatkan rhonki +/+ dan wheezing +/+.
Penatalaksanaan kasus di atas menggunakan obat golongan?

A. Agonis B1

B. Antagonis B2

C. Antimuskarinik

D. Agonis kolinergik

E. Antikolinesterase

48. Tn. Saleh, 76 tahun, datang dengan keluhan sesak napas sejak 1 minggu yang lalu. Ia
mengalami stroke 2 tahun yang lalu. Sejak itu ia banyak menghabiskan sebagian besar
waktunya di tempat tidur. Pada pemeriksaan fisik didapatkan adanya ronki basah kasar di
basal paru. Pada foto toraks didapatkan adanya infiltrate. Diagnosis yang tepat?

A. Pneumonia komunitas

B. Pneumonia aspirasi

C. Hospital acquired pneumonia

D. Ventilator associated pneumonia

E. Pneumonia atipikal
49. Seorang pria berusia 44 tahun datang ke UGD dengan keluhan sesak napas mendadak.
Dada kanan terasa nyeri. Tekanan darah 90/50 mmHg, pernapasan 30 kali/menit, nadi 120
x/menit. Inspeksi dan palpasi gerakan dada kanan tertinggal pada pernapasan, perkusi dada
kanan hipersonor, auskultasi suara vesikular berkurang. Tindakan yang pertama dilakukan
adalah?

A. Pemasangan IV line

B. WSD

C. Trakeostomi

D. Pemasangan oksigen

E. Torakotomi

50. Lokasi penusukan needle thoracocentesis adalah?

A. ICS II, di atas costa II

B. ICS II, di bawah costa III

C. ICS II, di atas costa III

D. ICS III, di atas costa III

E. ICS III, di bawah costa III

51. Pada pemeriksaan spirometri didapatkan: VEP1 1.5L, predicted 2.9L, percent predicted
52%. VEC 2.5L, predicted 3.9L, percent predicted 64%. VEP1:VEC= 60%. Berdasarkan
spirometri, menunjukkan:

a. asma

b. normal

c. penyakit paru restriktif

d. penyakit paru obstruktif

e. campuran paru restriktif dan obstruktif


52. Laki-laki, 32 tahun batuk sudah 3 bulan. Dahak berwarna jernih, tidak disertai demam,
mual, muntah. Berat badan turun drastis selama 3 bulan ini. Sudah berobat ke dokter tidak
ada perbaikan. Ayah pasien meninggal karena penyakit paru. Pemeriksaan fisik terdapat
ronki di apeks paru dan foto thorax menunjukkan infiltrat di apeks. Pemeriksaan selanjutnya
yang diperlukan:

a. R Thorax

b. Lab. Darah lengkap

c. BTA 3x

d. Tidak perlu pemeriksaan langsung berikan OAT

e. CT Scan

53. Tn. X usia 35 th datang dengan keluhan batuk darah sejak 1 hr yll, berat badan menurun,
keringat malam, dan demam hilang timbul. 2 th yll, pasien mengaku pernah menjalani
pengobatan selama 2 bulan yg membuat kencing mjd merah. Saat ini, hasil pemeriksaan BTA
positif. Maka tata laksana yg tepat utk kasus ini adalah?

a. 2RHZE/4R3H3

b. 2RHZES/4R3H3E3

c. 2RHZ/4RH

d. 2RHZES/1RHZE/5R3H3E3

e. 2RHZE

54. Seorang pasien laki-laku usia 30 tahun datang dibawa warga ke IGD. Pasien tertusuk
pisau di dadanya pada ICS 3 kanan. Dari pemeriksaan tampak dada kanan tertinggal saat
bernafas, perkusi redup, suara nafas menghilang pada dada kanan. Apa penatalaksanaaan
segera untuk pasien ini?

a. Chest tube

b. Dekompresi jarum

c. Torakotomi

d. Intubasi
e. Jahit luka untuk menghentikan perdarahan

55. Seorang perempuan usia 30 tahun, penderita asma, hamil 24 minggu, mengeluh sesak
nafas yang dirasakan terus menerus. Setiap hari selama 1 bulan. Pasien sudah mengkonsumsi
obat-obat asam yang biasa dikonsumsi namun keluhan tidak berkurang dan malah berdebar-
debar setelah meminumnya. Dari peemriksaan fisik didapatkan tekanan darah 120/85 mmHg,
nadi 90 kali/menit, respirasi 20 kali/menit. Apa terapi inhalasi jangka panjang yang paling
aman untuk pasien?

a. long acting fluticasone

b. long acting budesonide

c. long acting formoterol

d. long acting salmoterol

e. long acting beclomethasone

56. Seorang wanita datang dengan keluhan demam tinggi selama 2 minggu terakhir batuk
tidak produktif, mialgia, sakit kepala, disertai nyeri telan dan telah mendapatkan antibiotik
sefuroksim tapi tidak membaik. Pemeriksaan rontgen didpatkan adanya infiltrate difus di
kedua lapang paru. Hasil pemeriksaan gram sputum, kultur darah dan sputum rutin (-), hasil
cold agglutinin meningkat. Penularan lewat apa??

a. Penularan dari hewan yang sakit

b. penularan lewat AC yang kotor

c. inhalasi udara lewat penderita

d. Cairan dari rongga mulut

e. bangkai binatang

57. Seorang wanita datang dengan keluhan demam tinggi selama 2 minggu terakhir batuk
tidak produktif, mialgia, sakit kepala, disertai nyeri telan dan telah mendapatkan antibiotik
sefuroksim tapi tidak membaik. Pemeriksaan rontgen didpatkan adanya infiltrate difus di
kedua lapang paru. Hasil pemeriksaan gram sputum, kultur darah dan sputum rutin (-), hasil
cold agglutinin meningkat. Bakteri penyebabnya adalah?

a. Ebstein barr virus


b. Virus influenza

c. Clamidia pneumonia

d. Legionella pneumonia

e. Mycoplasma pneumonia