Anda di halaman 1dari 6

A.

Proses Terjadinya Kebakaran Hutan


Kebakaran hutan dan lahan diakibatkan adanya proses nyala api, hal ini dapat
terjadi karena adanya tiga unsur, yaitu oksigen, bahan bakar, dan sumber penyulut api.
Sebagai ilustrasi bahan bakar dan panas yang terjadi karena suhu tinggi, namun tanpa
adanya udara sebagai penyulut api tidak mungkin terjadi kebakaran hutan. Kebakaran
hutan terjadi apabila ketiga unsur tersebut muncul bersamaan, sehingga saling mendukung
munculnya api.
Kebakaran hutan terjadi apabila di areal kebakaran terdapat bahan bakar yang
tersedia di hutan seperti ranting, daun, rumput kering dll tersulut oleh sumber api yang
berasal dari alam maupun buatan seperti kilat, gesekan, dan ulah manusia di dukung dengan
adanya oksigen yaitu udara yang dapat memperbesar kebakaran hutan.
B. Penyebab Kebakaran Hutan
Kebakaran hutan terjadi disebabkan karena faktor alami dan kegiatan manusia. Ada
yang menyebutkan hampir 90% kebakaran hutan disebabkan oleh manusia sedangkan
hanya 10% yang disebabkan oleh alam.
1. Bahan bakar
Ada beberapa sifat bahan bakar yang mempengaruhi proses terjadinya kebakaran
yaitu ukuran bahan bakar, volume bahan bakar, jenis bahan bakar dan kandungannya
kadar air bahan bakar.
2. Cuaca
Angin
Angin merupakan faktor pemacu dalam lingkup api, angin akan
menurunkan kelembaban udara sehingga memperbesar ketersediaan oksigen
sehingga api dapat berkobar dan merambat cepat, serta adanya angin akan
mengarahkan lidah api ke bahan bakar yang belum terbakar selain itu angin dapat
menyebakan terjadinya lokasi kebakaran baru.
Suhu udara
Areal dengan intensitas penyinaran matahari yang tinggi akan menyebabkan
bahan baku cepat mengering, sehingga memudahkan terjadinya kebakaran. Suhu
yang tinggi menyebabkan rawan kebakaran, lokasi dengan suhu tinggi yaitu
lebih besar dari 153 C.
Curah hujan
Suatu daerah yang memiliki curah hujan tinggi berpengaruh terhadap
kembaban udara dan kadar air bahan bakar. Faktor hujan diduga merupakan
faktor pemicu utama terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Keadaan air tanah
Keadaan air tanah ini sangat penting terutama di daerah gambut. Pada musim
kemarau, kondisi air tanah bisa menurun. Permukaan air tanah yang menurun
menyebabkan lapisan permukaan atas gambut menjadi kering. Dan hal ini
menyebabkan lahan gambut rawan kebakaran..
3. Waktu
Pada waktu siang hari kelembaban udara relatif rendah dan sebaiknya pada siang
hari. Maka perlu diperhatikan waktu pembakaran agar tidak beresiko terjadinya
kebakaran.
4. Sumber Api/Penyulut
Seperti telah diuraikan didepan bahwa sebagian besar sumber penyulut terjadinya
kebakaran hutan di Indonesia adalah oleh aktivitas manusia, entah dengan sengaja atau
tidak disengaja. Sedangkan untuk sumber api alami dapat disebabkan oleh adanya petir
dan gesekan.
C. Dampak Kebakaran Hutan
Hutan merupakan sumberdaya alam yang tidak ternilai karena didalamnya
terkandung keanekaragaman hayati sebagai sumber, sumber hasil hutan kayu dan non-
kayu, pengatur tata air, pencegah banjir dan erosi serta kesuburan tanah, perlindungan alam
hayati untuk kepentingan ilmu pengetahuan, kebudayaan, rekreasi, pariwisata dan
sebagainya. Terjadinya kebakaran hutan memberikan berbagai pengaruh baik bagi hutan
itu sendiri maupun masyarakat sekitar. Berikut dampak kebakaran hutan dari berbagai segi:
a.) Dampak Terhadap Lingkungan Fisik
1) Dampak terhadap tanah
Kebakaran hutan dapat mengakibatkan kerusakan pada sifat fisik dan kimia
tanah. Terjadinya kebakaran hutan akan menghilangkan vegetasi di atas tanah,
sehingga apabila terjadi hujan, maka hujan akan langsung mengenai permukaan
atas tanah sehingga mendapat energi pukulan air yang lebih besar, karena tidak
lagi tersusup / tertahan lagi oleh vegetasi penutup tanah.
2) Dampak terhadap kualitas udara
Kebakaran hutan dapat menghasilkan gas-gas seperti Nox, Cox dan Sox
yang dapat menurunkan kualitas udara.
b.) Dampak Terhadap Kehidupan Flora dan Fauna
1) Dampak terhadap flora
Apabila api melahap hutan tropis Indonesia maka jelas akan memusnahakan
berbagai macam jenis tumbuhan yang merupakan kekayaan dunia.
2) Dampak terhadap fauna
Apabila terjadi kebakaran hutan, maka pada umumnya satwa yang bergerak
lambat seperti jenis.
c.) Dampak Lain-Lain
1) Dampak terhadap sosial ekonomi
Berdasarkan pengamatan pada beberapa responden, hasilnya ternyata tanpa
diminta sebutan responden mengungkapkan perasaan mendalam mengenai
kekacauan, ketidakadilan, keputusasaan dan ketidakberdayaan, serta perasaan
kehidupan menjadi tidak seimbang. Bukan hanya uang atau fisik tetapi juga
hilangnya rasa kebersatuan dan keamanan hidup mereka.
2) Dampak tehadap kesehatan
Kebakaran hutan selalu menimbulkan asap. Asap inilah yang merupakan
dampak paling mengganggu kesehatan.
Gambar 1.1 Kebakaran hutan

Gambar 1.2 Pemadaman kebakaran hutan


Gambar 1.3 pembukaan lahan secara ilegal sebab dari kebakaran hutan

Gambar 1.4 kabut asap dan polusi udara akibat terjadinya kebakaran hutan
TUGAS :
SEBAB DAN AKIBAT TERJADINYA KEBAKARAN HUTAN

DIBUAT OLEH :
M. ROZZY