Anda di halaman 1dari 5

LAPORAN KERJA PRAKTIK

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Sejak Pangkalan Angkatan Udara (Lanud) Tarakan naik tipe menjadi

B pada awal 2016, sarana prasarana penunjang terus disiapkan. Saat ini,

Lanud juga sedang mempersiapkan apron, shelter untuk tempat bermalam

pesawat tempur, ready ammo, gudang amunisi dan mess. Gudang amunisi di

area Lanud Tarakan dan mess ini merupakan fasilitas pendukung kru dan

personel Lanud. Dengan dibangunnya semua fasilitas pendukung itu, berarti

bisa mendukung keberadaan Lanud Tarakan yang selalu dijadikan pangkalan

aju saat terjadi situasi genting di perbatasan.

Dengan adanya pembangunan Shelter dan Apron tersebut, maka

mahasiswa sebagai calon sarjana Teknik Sipil yang kelak akan menangani

pelaksanaan suatu proyek diharapkan bisa menentukan sistem dalam

pengawasan kerja antara disiplin ilmu dalam perencanaan proyek, yang

sebagian besar didapatkan di bangku kuliah. Namun masih banyak

kekurangan dan hal-hal lain yang mempengaruhi proses pengawasan suatu

proyek, seperti besarnya dana, keinginan pemilik dan sebagianya yang tidak

dapat diperoleh hanya dengan belajar di bangku kuliah.

Kerja praktik adalah suatu kegiatan dimana mahasiswa memiliki

kesempatan untuk mengamati kegiatan konstruksi secara langsung serta

mengasah kemampuan interpersonal. Diharapkan, mahasiswa dapat lebih siap

PEMBANGUNAN SHELTER DAN APRON I-1


LAPORAN KERJA PRAKTIK

untuk menjadi calon sarjana Teknik Sipil yang tidak hanya memiliki

kemampuan teoritis namun juga pemahaman dan kemampuan praktis sebagai

bekal memasuki dunia kerja kelak.

Oleh karena itu, Program Teknik Sipil UBT bekerja sama dengan

perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi, pada kesempatan kali ini

dipilih PT. KARYA CAHAYA CEMERLANG INDONESIA selaku

kontraktor, yang sedang melakukan konstruksi proyek Pembangunan Shelter

dan Apron Lanud Tarakan yang berlokasi di Jl. Aki Balak, Lanud Tarakan.

1.2. Maksud Kegiatan dan Tujuan Kerja Praktik

1.2.1. Maksud Kerja Praktik

Maksud dari laporan kerja praktik ini adalah diharapkan mahasiswa

dapat mengetahui dan memahami proses pelaksanaan suatu proyek perkerjaan

jalan beton, mulai dari proses awal pembangunan jalan dan sampai selesainya

pekerjaan.

1.2.2. Tujuan Kerja Praktik

a. Menambah wawasan dan ilmu pengetahuan mahasiswa.

b. Mendapatkan pengetahuan dan pengalaman mengenai kegiatan konstruksi

beserta berbagai aspeknya melalui pengamatan secara langsung di lapangan.

c. Menambah pengetahuan tentang wewenang tanggung jawab pihak-pihak

yang terlibat dalam proses pengelolaan proyek.

PEMBANGUNAN SHELTER DAN APRON I-2


LAPORAN KERJA PRAKTIK

d. Untuk memenuhi salah satu persyaratan kurikulum akademik Jurusan

Sipil Fakultas Teknik Universitas Borneo Tarakan.

1.3. Metode Pelaksanaan Kegiatan

Dalam kerja praktik ini penyusun menggunakan metode pelaksanaan

sebagai berikut:

Melihat dan mengamati langsung pekerjaan dilapangan dan mencatat

setiap kegiatan harian serta pengumpulan data dan menyatukan setiap sub

pekerjaan yang penyusun ikuti selama 2 (dua) bulan pelaksanaan kerja

praktik.

Membandingkan proses pelaksanaan dilapangan yang penulis analisa

dengan teori-teori yang diperoleh dari bangku kuliah.

Wawancara/konsultasi dengan pihak pelaksana lapangan dan dengan

dosen pembimbing kerja praktek.

Pengumpulan data, foto, dan gambar yang berhubungan dengan

pelaksanaan pekerjaan Pembangunan Shelter dan Apron Lanud Tarakan.

1.4. Batasan Masalah

Sehubung dengan terbatasnya waktu pelaksanaan kerja praktik yang

hanya 2 bulan maka laporan ini diberikan beberapa batasan yaitu sebatas pada

bagian-bagian pekerjaan yang dipelajari selama proses kerja praktek, yaitu

mengenai perencanaan Pembangunan Shelter dan Apron Lanud Tarakan.

PEMBANGUNAN SHELTER DAN APRON I-3


LAPORAN KERJA PRAKTIK

1.5. Tujuan Penyusunan Laporan Kerja Praktek

Adapun Tujuan penyusunan laporan kerja praktik adalah :

Untuk melatih diri menulis bagian-bagian yang dikerjakan, didengar, dan

dilihat di lapangan dalam bentuk satu tulisan yang sistematis dengan

menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Sebagai syarat untuk memenuhi kurikulum dalam penyelesaian studi pada

Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Borneo Tarakan.

1.6. Sistematika Penyusunan Laporan

Laporan kerja praktik ini disusun dengan sistematika sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN

Bab ini menjelaskan latar belakang penulisan laporan, maksud dan tujuan,

batasan masalah meliputi item pekerjaan yang diikuti selama kerja praktek,

metode penulisan dan bagaimana sistematika penulisannya.

BAB II GAMBARAN UMUM PROYEK

Gambaran umum proyek dijelaskan secara singkat dalam bab ini. Hal tersebut

mencakup latar belakang pelaksanaan proyek, data proyek, pihak- pihak yang

terlibat dalam proyek, struktur organisasi proyek, dan unsur pokok lainnya.

BAB III BAHAN, ALAT DAN PENGENDALIAN PROYEK

Menguraikan metode pelaksanaan kerja praktek. Serta menjelaskan tentang

alat dan bahan yang digunakan pada proyek.

PEMBANGUNAN SHELTER DAN APRON I-4


LAPORAN KERJA PRAKTIK

BAB IV PEMBAHASAN

Bab ini membahas mengenai metode pekerjaan dan perhitungan.

BAB V PENUTUP

Bab ini mencakup hal-hal yang menjadi kesimpulan beserta saran-saran yang

terkait dengan materi penyusunan laporan.

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN

PEMBANGUNAN SHELTER DAN APRON I-5