Anda di halaman 1dari 15

PRINSIP-PRINSIP PENGEMBANGAN MASYARAKAT

( Tugas Responsi Pengembangan Masyarakat )

Oleh

Kelompok 7

Sinta Alvianti 1514121018


Desi Rizki Amelia 1514121025
Leni Purnama Sari 1514121033
Ridho Asmara 1514121046

JURUSAN AGROTEKNOLOGI
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS LAMPUNG
2017
I. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Pengembangan masyarakat pada dasarnya adalah upaya melakukan sosial


engineering (rekaya sosial) untuk mendapatkan suatu perubahan tatanan sosial
kehidupan sosial yang lebih baik. Pengembangan masyarakat merupakan proses
perencanaan perubahan sosial yang berlandaskan pada nilai-nilai yang berlaku di
masyarakat. Sasaran utama pengembangan masyarakat lebih pada setting sosial
kehidupan masyarakat daripada individu-individu. Landasan berpikir para ahli
dalam melihat problem yang dihadapi masyarakat adalah sebuah permasalahan
sosial yang oleh karena itu pemecahannya mesti dilaksanakan dalam skala
kehidupan social (Aziz, 2005).

Pembangunan sosial, ekonomi, budaya,lingkungan hidup, kepribadian dan


spiritual merupakan aspek penting dalam kehidupan masyarakat. Karena itu,
program pengembangan masyarakat hendaklah mencakup keseluruhan aspek
pembangunan tersebut.Meskipun demikian, sering ditemui bahwa suatu
pengembangan masyarakat lebih menonjol di satu atau dua aspek tertentu dari
berbagai kebutuhan pembangunan yang disebut itu. Karenanya aspek-aspek yang
paling lemahlah yang lebih memperoleh prioritas perhatian dalam program
pengembangan masyarakat. Dalam pengembangan masyarakat ada beberapa
prinsip-prinsip pengembangan masyarakat tersebut (Mardikanto, 2011).

Berdasarkan kajian konsep dasar pengembangan masyarakat yang dilanjutkan


dengan mengkontruksi konsep sebagai bagian dari upaya membangun paradigma
baru model maka pengembangan masyarakat harus mengikuti beberapa prinsip
dasar, yaitu
pertama, orientasi pada kesejahteraan lahir dan batin masyarakat luas.
Pengembangan masyarakat tidak dilaksanakan sekedar merumuskan keinginan
sebagian masyarakat saja, tetapi direncanakan sebagai usaha membenahi
kehidupan sosial bersama masyarakat agar penindasan, ketidakadilan, dan
kesewenanganwenangan tidak lagi hidup ditengah-tengah mereka . Maka dengan
ini kita perlu memahami prinsip-prinsip pengembangan masyarakat.

1.2 Tujuan

Adapun tujuan dari responsi peranan pengembangan masyarakat dalam


pembangunan adalah sebagai berikut:
1. Untuk mengetahui pentingya prinsip-prinsip pengembangan masyarakat
2. Untuk mengetahui kekurangan serta kelebihan dari setiap prinsip tersebut.
II. TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Pengertian Pengembangan Masyarakat

Pengembangan Masyarakat (Community Development) merupakan konsep yang


berkembang sebagai tandingan (opponent) terhadap konsep negara kesejahteraan
(welfare state). Kedua konsep ini muncul dalam wacana pembangunan yang
diperankan oleh negara (sebagai tanggung jawab Pemerintah) untuk
mensejahterakan masyarakat (rakyat) dan mendistribusikan kesejahteraan tersebut
secara merata (adil). Inti dari konsep kesejahteraan adalah pemenuhan kebutuhan
hidup manusia (human needs) yang dimulai dengan pemenuhan kebutuhan dasar
(basic needs), seperti sandang, pangan, papan, kesehatan, pendidikan. Di Negara
maju, telah terbukti bahwa konsep negara-kesejahteraan (welfare state) tidak
mampu berjalan secara berkelanjutan pada saat negara krisis ekonomi karena
dibebani oleh peningkatan pengangguran dan kemiskinan. Apalagi di negara yang
lebih miskin, konsep ini sulit dijalankan (Aziz, 2005).

2.2 Aplikasi Prinsip Pengembangan Masyarakat

Operasionalisasi dari prinsip pengembangan masyarakat pada umumnya lebih


difokuskan pada level komunitas. Hal itu disebabkan karena komunitas dianggap
sebagai basis kehidupan masyarakat, dengan demikian apabila proses
pengembangan harus dimulai dari bawah, maka awalannya harus berangkat dari
kehidupan paling dasar ini. Disamping itu juga didasarkan pada asumsi, bahwa
masyarakat pada tingkat komunitas sebagai basis kehidupanlah yang paling
mengetahui persoalan dan kebutuhan yang paling aktual. Apabila program-
program pembangunan daharapkan dapat meningkatkan kehidupan masyarakat,
maka program tersebut harus sesuai dengan persoalan dan kebutuhan masyarakat
yang akan ditingkatkan taraf hidupnya (Suharto, 2005).
2.3 Pengertian Pembangunan
Pada hakekatnya, pengertian pembangunan secara umum pada hakekatnya adalah
proses perubahan yang terus menerus untuk menuju keadaan yang lebih baik
berdasarkan norma-norma tertentu. Mengenai pengertian pembangunan, para ahli
memberikan definisi yang bermacam-macam seperti halnya perencanaan. Istilah
pembangunan bisa saja diartikan berbeda oleh satu orang dengan orang lain,
daerah yang satu dengan daerah lainnya, Negara satu dengan Negara lain. Namun
secaraumum ada suatu kesepakatan bahwa pembangunan merupakan proses untuk
melakukan perubahan (Riyadi dan Deddy Supriyadi Bratakusumah, 2005).

2.4 Pengertian Infrastruktur

Pengertian Infrastruktur, menurut Grigg (1988) infrastruktur merupakan sistem


fisik yang menyediakan transportasi, pengairan, drainase, bangunan gedung dan
fasilitas publik lainnya, yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dasar
manusia baik kebutuhan sosial maupun kebutuhan ekonomi. Pengertian ini
merujuk pada infrastruktur sebagai suatu sistem. Dimana infrastruktur dalam
sebuah sistem adalah bagian-bagian berupa sarana dan prasarana (jaringan) yang
tidak terpisahkan satu sama lain.
III. ISI DAN PEMBAHASAN

3.1 Prinsip Pengembangan Masyarakat Menurut Sanders (1958)

10 prinsip pengembangan masyarakat yang dianggap diterapkan diseluruhdunia


(sanders,1958):
1. Kegiatan yang dilaksanakan harus berhubungan dengan kebutuhan dasar
masyarakat.
2. Kemajuan lokal dapat diciptakan melalui upaya-upaya pengembangan
masyarakat yang penuh dan seimbang menentukan tindakan bersama dan
penyusunan program multi tujuan.
3. Perubahan sikap orang-orang adalah sama pentingya dengan pencapaian
kemajuan material dari program-program masyarakat selama tahap-tahap
awal pembangunan.
4. Mengarah pada partisipasi orang-orang yang meningkat lebih baik dalam
masalah masyarakat.
5. Identifikasai, dorongan semangat dan pelatihan pimpinan lokal harus menjadi
tujuan dasar setiap program.
6. Kepercayaan yang lebih besar pada partisipasi masyarakat dan kaum muda
dalam proyek pengembangan masyarakat akan memperkuat program
pengembangan, memapankan dalam basis yang luas dan menjamin ekspansi
jangka panjang.
7. Memerlukan dukungan intensif dan ekstensif dari pemerintah.
8. Penerapan program pengembangan masyarakat dalam skala nasional
memerlukan pengadobsian kebijakan yang konsisten.
9. Bentuk organisasai non pemerintah harus dimanfaatkan.
10. Kemajuan ekonomi dan sosial pada tingkat local masyarakat pembangunan
yang parallel ditingkat nasional.
2.1 Prinsip Pemngembangan Masyarakat Menurut Jam Ife (1995)

Prinsip-prinsip pembangunan masyarakat akan menjadi ranah bagi implementasi


pembangunan masyarakat. Korelasi dari prinsip-prinsip tersebut sangat diperlukan
dalam upaya mewujudkan keberhasilan pembangunan masyarakat. (Jim Ife ,1995)
mengungkapkan 22 prinsip pembangunan masyarakat yaitu:
1. Pembangunan terpadu dan seimbang
Pembangunan masyarakat pada dasarnya harus mencakup pembangunan di
bidang politik, ekonomi, sosial, kultural, lingkungan dan personal atau
spiritual.
2. Konfrontasi terhadap ketimpangan struktural
Pembangunan masyarakat harus mampu merubah adanya ketimpangan kelas
maupun ketimpangan gender dalam rangka mewujudkan keadilan sosial bagi
masyarakat.
3. Menjunjung tinggi hak asasi manusia
Hak-hak yang perlu diperhatikan oleh pemerintah adalah pemenuhan tiap
standard kehidupan, hak mendapatkan pendidikan, hak untuk berpartisipasi
dalam kehidupan kultural komunitasnya, hak untuk berkembang secara
mandiri dan hak untuk mendapatkan perlindungan keluarga.
4. Keberlanjutan
Dua aspek penting dalam rangka mewujudkan keberlanjutan pembangunan
adalah pentingnya pembangunan tersebut memperhatikan dimensi
keseimbangan ekologis dan keadilan sosial.
5. Pemberdayaan
Konsep pemberdayaan menjadi basis utama dalam pembangunan
masyarakat. Pemberdayaan memiliki makna membangkitkan sumber daya,
kesempatan, pengetahuan dan keterampilan mereka untuk meningkatkan
kapasitas dalam menentukan masa depan mereka.
6. Pembangunan personal dan politik
Pembangunan masyarakat pada hakekatnya perlu untuk menyeimbangkan
hubungan antara personal dan politik, individu dan struktur maupun personal
privat dan publik.
7. Pemilikan komunitas
Pemilikan komunitas mencakup dua level, yaitu kepemilikan pada sebuah
benda material dan kepemilikan pada struktur serta proses.
8. Kemandirian
Kemandirian memiliki makna bahwa komunitas seharusnya
mendayagunakan sumber-sumber daya yang ada dengan kekuatan sendiri dan
tidak bergantung pada pihak eksternal. Kemandirian komunitas akan sangat
bermanfaat dalam menghadapi ketidakpastian dan krisis.
9. Independen dari Negara
Hal ini tidak berarti bahwa dukungan pemerintah tidak perlu diterima.
Dukungan pemerintah sangat diperlukan untuk memulai proses pembangunan
masyarakat.
10. Tujuan dekat (antara) dan visi akhir jangka panjang
Dalam pembangunan masyarakat adalah sangat penting dan essensial untuk
menjaga keseimbangan antara tujuan dekat dan tujuan akhir jangka panjang.
Hal ini selaras dengan prinsip ekologis dan prinsip keadilan sosial seperti
yang telah diuraikan di muka
11. Pembangunan organis
Pembangunan organis pada dasarnya menjadi suatu konsep yang berlawanan
dengan pembangunan yang bersifat mekanistik.
12. Tahapan pembangunan
Konsekuensi logis dari konsep pembangunan organis adalah adanya suatu
keharusan bahwa suatu proses pembangunan harus melalui beberapa tahapan.
Dengan demikian, pembangunan masyarakat memerlukan proses waktu yang
lama, sebab ia lebih mengutamakan keaktifan dari partisipasi komunitas.
13. Bebas dari tekanan luar
Pembangunan masyarakat tidak akan berjalan dengan baik, ketika ada
tekanan- tekanan dari pihak eksternal. Oleh karena itu, pembangunan
masyarakat haruslah dibangun secara murni oleh komunitas itu sendiri
dengan memperhatikan sensivitas terhadap budaya komunitas lokal, tradisi
dan lingkungan.
14. Pembangunan komunitas
Semua pembangunan masyarakat seharusnya bertujuan untuk membangun
komunitas. Pembangunan komunitas meliputi semua interaksi sosial dengan
komunitas dan membantu mereka untuk mengkomunikasikan apa yang
menjadi jalan untuk menuju dialog yang murni, pemahaman dan aksi sosial.
15. Proses dan hasil
Penekanan pada proses dan hasil menjadi issue utama dalam kerja komunitas.
Pendekatan pragmatis cenderung hanya akan melihat hasil, sehingga
bagaimana upaya untuk memperoleh hasil tersebut tidaklah begitu penting.
Dalam konteks ini, moral dan etika dalam memperoleh hasil akan menjadi
pusat perhatian.
16. Integritas proses
Integritas dalam proses akan menjadi unsur penting dalam menentukan hasil
dan tujuan. Proses bimbingan sosial masyarakat mengandung dua unsur
pokok yaitu perencanaan dan pengintegrasian masyarakat yang dapat
memperlancar penumbuhan kesadaran akan loyalitas kepada masyarakat
dimana perorangan, peningkatan perasaan tanggungjawab terhadap kondisi
serta kedudukan masyarakat.
17. Anti kekerasan
Pada konteks ini, pembangunan masyarakat menghendaki sebuah proses
pendekatan yang anti kekerasan.
18. Inklusif
Aplikasi prinsip inklusif dalam pembangunan masyarakat membutuhkan
proses adanya keterlibatan masyarakat untuk mengambil bagian dalam proses
pelaksanaan pembangunan.
19. Konsesus
Prinsip anti kekerasan dan pendekatan inklusif memerlukan proses
pembangunan masyarakat yang seharusnya dibangun atas dasar konsesus dan
keputusan konsesus tersebut seharusnya dibuat untuk dapat diaplikasikan.
Pendekatan konsesus pada hakekatnya didasarkan pada persetujuan dari
masyarakat dan hal ini merupakan konsekuensi dari prinsip anti kekerasan
dan inklutif. Dengan prinsip ini, diharapkan tidak ada menganalisa dan
alienasi dalam kehidupan masyarakat.
20. Kooperasi
Perspektif ekologis dan pendekatan anti kekerasan kedua-duanya
menekankan pada kebutuhan struktur yang kooperatif daripada struktur yang
kompetitif. Banyak dari struktur, proses dan institusi masyarakat modern
dibangun atas dasar asumsi kompetisi yang baik, termasuk sistem
pendidikan, ekonomi, kesibukan, pekerjaan, seni, rekreasi dan pelayanan
kesehatan
21. Partisipasi
Prinsip partisipasi yakni bertujuan mendorong tumbuhnya perubahan sikap
dan perilaku masyarakat yang kondusif untuk kemajuan, meningkatkan
kualitas. Partisipatif masyarakat dari sekedar mendukung, menghadiri,
menjadi konstributor kegiatan dakwah dan menyegarkan dan meningkatkan
efektifitas
22. Mendefinisikan kebutuhan
Kebutuhan yang harus dipenuhi sesuai kebutuhan.

3.3 Perbandingan Prinsip Pengembangan Masyarakat Menurut Sanders dan


Ife

Perbedaan antara teori sanders dan ife amatlah terlihat jelas pada cara aplikasi
dalam melakukan pengembangan masyarakat. Adapun perbedaannya sebagai
berikut:

Prinsip pengembangan menurut Sanders:


1. Lebih mengajak masyarakat untuk terjun langsung dalam menerapkan
pengembangan masyarakat
2. Sanders ingin mengenal lebih dalam persoalan dan kebutuhan yang
dibutuhkan dalam suatu masyarakat atau komunitas tersebut
3. Sanders lebih menerapkan asas pengembangan masyarakat
4. Memerlukan perhatian khusus bik secara internal maupun eksternal dari
pemerintah untuk mengembangkan pembangunan masyarakat dalam cakupan
yang lebih luas
5. Mengoptimalkan bantuan organisasi non pemerintah untuk mengembangkan
pembangunan yang lebih luas.

Prinsip pengembangan masyarakat menurut Ife:


1. Ife lebih menekan pengembangan masyarakat lebih bersifat keseluruhan
yakni, meliputi bidang polotik, social, ku;tural, lingkungan dan spiritual
2. Dalam pembangunan masyarakat harus mampu merubah ketimpnag yang
terjadi, baik ketimpangan kelas, gender dan lain-lain
3. Dalam pembangunan masyarakat lebih bersifat berkelanjutan, karena
memperhatikan keseimbangan ekologis dan keadilan social
4. Dalam aplikasinya, lebih mengutamakan kemandirian yang artinya
mendayagunakan sumber-sumber daya yang ada dengan kekuatan dan
kemampuan sendiri dan tidak berpihak pada pihak eksternal.

3.4 Kelebihan Dan Kekurangan Masing-Masing Prinsip

1. Kelebihan

A. Prinsip-Prinsip Sanders
Pada prinsip-prinsip yang dikemukakan oleh sanders kelebihannya antara lain
pemgembangan masyarakat didasarkan atas cerminan masalah utama dalam
pengembangan masyarakat didasarkan terhadap cerminan masalah utama dalam
masyarakat tersebut . Hal tersebut akan lebih efektif dalam mewujudkan tujuan
dari pengembangan masyarakat itu sendiri. Karena seperti yang kita ketahui
bahwa pengembangan masyarakat untuk masalah utama dalam masyarakat
setempat akan lebih berguna dan bermanfaat.

Dalam prinsip ini, perubahan sikap dan peningkatan dari partisipasi masyarakat
sangat dianggap penting. Hal tersebut ,merupakan salah satu dari kelebihan
prinsip dikarenakan apabila masyarakat sangat antusias dalam arti partisipatif dan
terjadi perubahan sikap atau perilaku dari masyarakat itu sendiri maka dapat
dikatakan bahwa tercapainya tujuan dari
pengembangan masyarakat. Memanfaatkan lembaga pemerintahan juga akan
menunjang keberhasilan pengembangan masyarakat.
B. Prinsip-Prinsip Jim Ife
Penjelasan prinsip-prinsip pengembangan masyarakat dari Jim Ife dapat dikatakan
sangat kompleks dan lebih modern. Sehingga setiap poin prinsip-prinsip yang
dibutuhkan dijelaskan secara detail dan terperinci. Hal tersebut merupakan
kelebihan dari prinsip-prinsip dari Jim Ife. Keseimbangan pembangunan dan tidak
ada kesetimbangan umur, jenis kelamin, dll sehingga pembangunan masyarakat
dapat merata. Pembangunan masyarakat menurut prinsip ini juga harus bersifat
keberlanjutan. Peningkatan komunitas juga dijelaskan dalam prinsip ini, namun
kemandirian individu juga dipikirkan dan dikembangkan. Pemanfaatan lembaga
pemerintahan untuk menunjang pula diperlukan dan dijelaskan dalam prinsip-
prinsip pengembangan masyarakat ini. Partisipasi masyarakat juga menjadi salah
satu prinsip. Kelebihan yang terakhir adalah prinsip-prinsip ini memperhatikan
proses pengembangan masyarakat dan ditinjau hasil keberhasilannya.

2. Kekurangan

A. Prinsip-Prinsip Menurut Sanders


Dalam pengembangan masyarakat, tidak hanya dibutuhkan partisipasi dalam
orang muda, karena banyak oarang-orang tua yang mempunyai banyak
pengalaman dibandingkan anak muda. Seharusnya pengembangan masyarakat
tidak hanya difokuskan pada satu golongan namun secara merata. Dalam prinsip
ini dikemukakan bahwa diperlukannya dukungan pemerintah secara intensif dan
ekstensif. Namun sayangnya, dukungan pemerintah dalam pengembangan
masyarakat dibeberapa wilayah masih dianggap kurang. Jadi apabila dukungan
masyarakat merupakan salah satu prinsip, hal tersebut dapat menghambat
keberhasilan pengembangan masyarakat.

B. Prinsip-Prinsip Menurut Jim Ife


Prinsip Ife dijelaskan sangat kompleks sehingga sangat sedikit kami dapat melihat
kekurangan dari prinsip ini. Kekurangannya antara lain tidak disinggungnya
mengenai kualitas individu/lembaga sebagai pelaku pengembangan masyarakat.
Kualitas dari pelaku tersebut sangat menentukkan bagaimana mengatasi
masalah-masalah yang terjadi dan berdampak pada keberhasilan. Apabila kualitas
pelaku tersebut rendah kegagalan pengembangan masyarakat akan berpeluang
besar. Begitu pula sebaliknya, apabila kualitasnya bagus maka peluang
keberhasilannya tinggi.

Menurut kelompok kami prinsip yang dikemukakan sanders bagus namun jika
pengembangan masyarakat hanya difokuskan pada satu golongan saja serta dalam
prinsip ini membutuhkan dukungan pemerintah secara intensif dan ekstensif.
Sering kita ketahui bahwa dukungan pemerintah dalam pengembangan
masyarakat dibeberapa wilayah masih kurang. Jadi apabila dukungan masyarakat
merupakan salah satu prinsip, hal tersebut dapat menghambat keberhasilan
pengembangan masyarakat. Sedangkan prinsip pengembangan masyarakat
menurut ife sangat modern tetapi tidak menyinggung tentang perubahan sikap
orang-orang. Sedangkan prilaku kualitas individu/lembaga sebagai pelaku tersebut
sangat menentukkan bagaimana mengatasi masalah-masalah yang terjadi dan
berdampak pada keberhasilan pengembangan masyarakat.
IV. KESIMPULAN

Adapun kesimpulan dari makalah ini adalah sebagai berikut :


1. Kelebihan menurut Sanders yaitu pengembangan masyarakat didasarkan
terhadap cerminan masalah utama dalam masyarakat tersebut
2. Prinsip-prinsip pembangunan masyarakat akan menjadi ranah bagi
implementasi pembangunan masyarakat. Korelasi dari prinsip-prinsip tersebut
sangat diperlukan dalam upaya mewujudkan keberhasilan pembangunan
masyarakat.
3. Teori Ife dianggap paling modern karena mencangkup keterkaitan
pembangunan masyarakat dengan lingkungan.
4. Kekurangan prinsip pengembangan menurut Sanders yaitu diperlukannya
dukungan pemerintah secara intensif dan ekstensif
.
DAFTAR PUSTAKA

Aziz, Moh. Ali. 2005. Dakwah Pengembangan Masyarakat. Gramedia. Jakarta.

Grigg, Neil, 1988. Infrastructure Engineering And Management. John Wiley and
Sons.

Ife, Jim. 1996. Community Development: Creating Community Alternatives


Vision. Analisysis and Practice.Melbourne. Longman.

Kenny, S. 1994. Developing Communities For The Future Development The


Australia. Nelson Australia Prelimited Canbera. Australia.

Mardikanto, Totok. 2011. Pemberdayaan Masyarakat. UNS Press. Surakarta.

Riyadi dan Deddy Supriyadi Bratakusumah. 2005. Perencanaan Pembangunan


Daerah. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Suharto, Edi. 2005. Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat. Refika


Aditama. Bandung.