Anda di halaman 1dari 1

Judul : Perbedaan Cara Mengatasi Stres dalam Aktivitas Belajar

antara Remaja Laki-laki dan Perempuan di SMA Plus


Pematang Raya kabupaten Simalungun
Nama Mahasiswa : Christina Sinaga
NIM : 091121013
Jurusan : Keperawatan
Tahun : 2011

ABSTRAK

Stres merupakan fenomena universal, dimana semua orang mengalaminya,


demikian juga dengan remaja. Masa remaja merupakan masa perkembangan
transisi antara masa anak dan dewasa yang mencakup perubahan biologis, kognitif
dan sosial-emosional. Sumber stres pada remaja laki-laki dan perempuan pada
umumnya sama, namun dampak beban ini berbeda pada remaja perempuan dan
laki-laki. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif komperatif yang bertujuan
untuk mengetahui perbedaan cara mengatasi stres dalam aktivitas belajar antara
remaja laki-laki dan perempuan di SMA Plus Pematang Raya. Sampel dalam
penelitian ini adalah siswa kelas 12 SMA Plus Pematang Raya yang diambil
sebanyak 30 orang yang terdiri dari 15 orang laki-laki dan 15 orang perempuan,
dengan menggunakan tehnik purposive sampling. Untuk mengetahui perbedaan
cara mengatasi stres dalam aktivitas belajar antara remaja laki-laki dan perempuan
digunakan uji T independendent/t test. Hasil penelitian ini menyatakan tidak
adanya perbedaan cara mengatasi stres antara remaja laki-laki dan perempuan
dengan nilai signifikansi p = 0,018 (p < 0,05). Dengan demikian diharapkan
perawat mampu memberi pendidikan kesehatan pada remaja agar dapat mengatasi
stres dengan koping yang adaptif baik kepada remaja laki-laki dan perempuan.

Kata kunci : Stres, remaja laki-laki, remaja perempuan

Universitas Sumatera Utara