Anda di halaman 1dari 15

XXXXXXXXX

A. DASAR PEMIKIRAN

Sir Winston Churchill pernah mengatakan, "Harga kebesaran


adalah tanggung jawab". Pernyataan Ini memberikan arti, bahwa kualitas
kehidupan seseorang memang bisa dilihat dan dinilai, dari besar atau
kecilnya tanggung jawab yang dipikulnya.

Terjadinya intensitas pembangunan yang tinggi di daerah otonom


terutama pada kegiatan pemanfaatan sumber daya alam dan industri akan
membawa konsekuensi pada sensitifnya gangguan lingkungan hidup. Oleh
karena itu untuk kepentingan jangka panjang pemerintah seharusnya
memperhatikan kesiapan instrument kebijaksanaan pada sektor lingkungan
hidup meliputi hukum dan peraturan, kelembagaan dan sumber daya
manusia.

Kita dapat belajar dari kesalahan pembangunan nasional selama ini


dimana agenda pembangunan yang terlampau tertumpu pada peningkatan
kemampuan ekonomi nasional dengan menggenjot secara luar biasa sumber-
sumber ekonomi yang berkisar pada eksploitasi sumber daya alam (kayu dan
migas) menimbulkan konsekuensi ketimpangan pengelolaan aspek lainnya
seperti kerusakan lingkugan hidup.

Kondisi itu meskipun secara ekonomi pada awalnya meningkat baik,


ternyata membawa implikasi pada kerusakan lingkungan hidup yang luar
biasa yang setelah sekian lama baru dirasakan seperti kerusakan lahan
(tanah kritis), kebakaran hutan, banjir dan tanah longsor. Pada saat bencana
datang justru kondisi ekonomi Indonesia sedang terpuruk. Jadi lengkaplah
kerusakan lingkungan hidup dan ekonomi akibat keteledoran pelaksanaan
pembangunan masa lalu. Sementara disisi lain instrument kebijaksanaan
lingkungan hidup nasional terutama aspek kelembagaan dan sumberdaya
manusia tidak memadai untuk mengimbangi tingginya intensitas
pengrusakan lingkungan hidup sebagai akibat eksploitasi sumber daya alam
dan industry demi mengejar pertumbuhan ekonomi yang tinggi.
Intensitas pembangunan yang makin meluas dan relatif merata
implikasinya adalah dampak negative dari intensitas pembangunan berupa
kerusakan lingkungan hidup tidak mustahil juga akan merata diseluruh
wilayah Indonesia. Idealnya kebijakan pembangunan mutlak harus diikuti
dengan kebijakan pengelolaan lingkungan hidup. Kebijakan ini mulai dari
penyiapan seperti hukum, yang mendukung, kesiapan sumber daya manusia
dan kesiapan kelembagaan pengelola lingkungan hidup

Oleh karena itu diperlukan suatu event yang mampu merumuskan


suatu langkah penyeimbangan antara intensitas pembangunan serta
kerusakan lingkungan hidup yang ditimbulkan. Salah satu diantaranya adalah
diadakannya XXXXXXXXX oleh .......................................................
yang tidak saja menjadi ajang untuk memupuk rasa persatuan dan
persaudaraan, tetapi juga menjadi ajang wujud perbaikan pembangunan
ramah lingkungan dimasa sekarang dan masa yang akan datang.

B. MAKSUD DAN TUJUAN


Kegiatan ini bertujuan untuk mensinergikan berbagai elemen yang
terkait, Engineer pada khususnya dan khalayak ramai pada umumnya dalam
upaya memajukan pembangunan yang berwawasan lingkungan, diantaranya
yaitu:
1. Sebagai wadah untuk memperkenalkan dunia kreatif kepada masyarakat
umum.
2. Sebagai wadah untuk mempertemukan elemen-elemen yang berkaitan
dengan dunia kepemudaan dalam rangka perwujudan pembangunan
berwawasan lingkungan. Diantaranya, pemerintah, engineer, masyarakat
umum, dan perguruan tinggi.

C. LANDASAN KEGIATAN.
Adapun landasan kegiatan XXXXXXXXX antara lain yaitu:
1. ..
2. .
3. ..

D. NAMA DAN TEMA KEGIATAN


Kegiatan ini bernama XXXXXXXXX. Adapun tema yang kami angkat
pada acara ini adalah :
KREASI DAN INOVASI ANAK BANGSA DALAM MENDUKUNG
PEMBANGUNAN NASIONAL

E. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN


Kegiatan ini Insya Allah akan dilaksanakan pada :

1. Seminar Nasional

Hari/Tanggal :

Tempat Pelaksanaan : .

2. Sayembara Desain Kota Baru Kola

Hari/Tanggal :

Tempat Pelaksanaan :

3. Colur Run dan Donor Darah

Hari/Tanggal : ..

Tempat Pelaksanaan : .

4. Futsal Pemuda

Hari/Tanggal : .

Tempat Pelaksanaan : ..

5. Pameran

Hari/Tanggal : ..

Tempat Pelaksanaan : .

6. Kunjungan Proyek Indonesia

Hari/Tanggal : ..

Tempat Pelaksanaan : .
F. JENIS KEGIATAN
XXXXXXXXX terdiri dari 6 jenis kegiatan yang meliputi :

1. Seminar nasional kepemudaan


2. Sayembara Desain
3. Colour Run dan Donor Darah
4. Futsal Pemuda
5. Pameran
6. Kunjungan Proyek

G. PELAKSANA KEGIATAN
Kegiatan ini dilaksanakan oleh .........................................., Berdasarkan
surat keputusan No. ..........................................1 tentang susunan panitia
pelaksana ANIMASI Expo 2011.

H. PESERTA KEGIATAN
Adapun peserta dari kegiatan ini, adalah sebagai berikut :
1. Semua kalangan mahasiswa sipil dan SMK sederajat yang berminat untuk
mengikuti kegiatan ini.
2. Akademisi.
3. Praktisi.

I. RENCANA ANGGARAN
Rencana anggaran kegiatan ini adalah sebesar Rp ..,-,
() dengan anggaran terlampir.
Adapun sumber dana yang diharapkan:
1. ..
2. Kontribusi peserta.
3. Usaha-usaha kreativitas panitia.
4. Sumbangan donatur dan sponsorship.

J. SASARAN KEGIATAN
Adapun sasaran kegiatan ini, adalah sebagai berikut :
1. Masyarakat Intelektual Kampus, Mahasiswa dan Dosen.
2. Perusahaan-perusahaan jasa konstruksi.
3. Instansi Pemerintah dan Swasta terkait.
4. Anggota Asosiasi Badan Usaha dan Asosiasi Profesi Jasa Kepemudaan.
5. Organisasi kemasyarakatan atau Lembaga Swadaya Masyaraat terkait
6. Masyarakat Umum.

K. PENUTUP
Demikian proposal ini kami susun sebagai gambaran dari
pelaksanaannya dengan harapan mendapat respon positif dan partisipasi
yang aktif. Kerjasama dari semua pihak yang terkait akan sangat membantu
dalam menentukan suksesnya pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan motifasi
serta partisipasi yang baik dari semua unsur. Kami juga sangat
mengharapkan dukungan dari segenap lapisan masyarakat. Akhir kata, kami
dari panitia pelaksana mengucapkan banyak terima kasih.
Kolaka.
SEMINAR NASIONAL KEPEMUDAAN

A. Deskripsi

KOTA Makassar yang juga dikenal dengan Kota Anging Mammiri


memiliki luas wilayah 175,77 km2 yang terbagi kedalam 14 kecamatan dan
143 kelurahan dengan jumlah penduduk 1.371.904 jiwa di malam hari dan
hampir 1,6 juta jiwa di siang hari. Kota Makassar Ibukota Propinsi Sulawesi
Selatan secara geografis berada di tengah-tengah kepulauan nusantara atau
Center Point of Indonesian dan memiliki posisi strategis sebagai pusat
pengembangan, distribusi barang/ jasa dan ruang keluarga atau "Living
Room" Kawasan Timur Indonesia. Dalam kurun 3 tahun terakhir jumlah
kunjungan wisatawan mancanegara yang datang berkunjung di Kota
Makassar mengalami peningkatan yang cukup signifikan dengan rata-rata
30% tiap tahunnya, hal ini mempertegas posisi Makassar sebagai Kota
Destinasi Unggulan Pariwisata dan Kota Penyelenggaraan MICE (Meeting,
Incentive, Conference and Exhibitions) Indonesia.

PADA abad XVI lalu, Makassar di mata dunia sudah tidak asing lagi.Kala
itu,kota yang dijuluki Anging Mammiri ini dikenal sebagai pusat bandar niaga.
Kehadiran Bandar Niaga Makassar yang berada di muara Sungai Tallo dan
Jeneberang yang tak jauh dari Benteng Somba Opu itulah yang menjadi pusat
transaksi dalam dunia perdagangan maritim.

Transaksi perdagangan dilaut bebas di zaman kerajaan itu pun


tersebut terus menggeliat.Alhasil, para pedagang dari berbagai di bumi ini
memilih menetap di kota Makassar. Keanekaragaman penduduk baik lokal
dan non lokal saling bersinergi. Data menyebutkan, jumlah penduduk
Makassar kala itu sudah memiliki 100.000 jiwa sedangkan Kota Amsterdam
Negara Belanda hanya berpenduduk 20.000 jiwa.
Kota Makassar pun dicap sebagai sebagai salah satu kota dari empat
kota terpenting di Asia, yakni Ayyutia yang berada di Thailand, Malacca di
Malaysia), dan Batavia (Jakarta) yang berada di Indonesia. Ada sekitar 26
negara yang memilih tinggal di Makassar untuk berdagang diantaranya
Portugis, China,Turki, Spanyol, dan India.

Dalam perjalanan sejarah puncak peradaban dunia, pada abad


tersebut Makassar telah membuktikan pernah menjadi 20 kota terkemuka di
dunia. Kunci sejarah puncak kejayaan Kota Makassar dalam peradaban dunia
tak lepas dari jalinan hubungan internasional, kawasan pasar bebas, dan
pusat penyebaran Islam.

Semua pembangunan yang dilakukan berlandaskan kearifan lokal


dengan tidak mencabut sejarah Makassar, nilai-nilai luhur yang ada, atau tak
menghilangkan jati diri Makassar. Inilah yang disebut dengan pembangunan
berkarakter tiga dimensi dalam artian proses pembangunan dilakukan oleh
orang yang tahu dengan dengan kondisi yang ada dan melibatkan sumber
daya manusia lokal. Pembangunan ekonomi Kota Makassar telah
menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan dilihat dari beberapa indikator
ekonomi makro terutama dari Pertumbuhan Ekonomi.

Struktur perekonomian Kota Makassar pada tahun 2008 didominasi


oleh 4 sektor yang masing-masing kontribusi terhadap pembentukan PDRB
yaitu sektor perdagangan, hotel dan restoran (28,44%), sektor industri
pengolahan (23,13 %), sektor angkutan dan komunikasi (15,78%) serta
sektor jasa-jasa (11,59%).

Masalah kebersihan juga menjadi prioritas utama. Sampah yang


sebelumnya menjadi masalah pelik Makassar, sudah bisa diatasi dengan
berbagai terobosan dalam bidang kebersihan dengan program Makassar
Bersih.Dalam meningkatkan peningkatan PAD Kota Makassar, pariwisata
menjadi leadingnya untuk itu dalam menyambut HUT-nya ke 403 pada tangal
9 Nopember akan mencanangkan program "VISIT MAKASSAR 2011" sebagai
momentum kebangkitan pariwisata Kota Makassar.

Visit Makassar 2011 merupakan salah satu langkah upaya promosi


yang dipandang sangat strategis untuk lebih meningkatkan pencitraan Kota
Makassar sebagai 'a new travel destination' atau daerah tujuan pariwisata.
Tentunya dalam pencapaian maksud dan tujuan pencanangan program Visit
Makassar 2011 ditemui banyak kendala dan tantangan baik dari faktor
Sumber Daya Alam maupun dari Manusianya.

Dari uraian di atas, tergambar bahwa komitmen Pemerintah Kota


Makassar yang besar dan dibarengi dengan penentuan kebijakan yang tepat
guna telah mampu menciptakan kondisi keamanan yang kondusif, arus
lalulintas yang lancar dan terkendali, tersedianya infrastruktur yang cukup
memadai, memberikan kemudahan perizinan, serta berkembangnya
diversifikasi.

Atas dasar inilah sehingga kami ..........................................


mengadakan Seminar Nasional bertema PEMBANGUNAN KOTA
MAKASSAR MENUJU KOTA DUNIA agar kedepannya kita bisa membuat
suatu gagasan mengenai aturan Sistem Transportasi yang berwawasan
lingkungan.

B. Tema
PEMBANGUNAN KOTA MAKASSAR MENUJU KOTA DUNIA

C. Peserta
1. Mahasiswa Sipil/SMK sederajat se-Indonesia
2. Akademisi, Praktisi
3. Serta Masyarakat Umum

PERLOMBAAN KEPEMUDAAN
A. Deskripsi
Sebagai Negara kepulauan yang terdiri dari banyak pulau yang
dipisahkan oleh perairan. Indonesia perlu membangun sarana dan prasarana
transportasi khususnya di bidang teknologi jembatan. Selain sebagai
infrstruktur dan alat untuk menghubungkan pulau pulau di indonesia,
jembatan juga dapat meningkatkan perkembangan perekonomian bangsa
Indonesia.
Pada tahun ini akan diselenggarakan kembali ajang kompetisi Lomba
Perencanaan dan Pembuatan Miniatur Jembatan yang merupakan tradisi
tahunan di Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil Universitas Udayana. Bukan
hanya itu saja dalam rangka mendekatkan dan lebih memperkenalkan
Fakultas Teknik jurusan Teknik Sipil Universitas Udayana kepada masyarakat
luas bahwa sebenarnya lulusan teknik sipil bukan hanya bergerak dalam
bidang pembangunan sebuah bangunan saja tetapi juga bisa juga ikut
berperan aktif dalam mengatasi masalah-masalah yang timbul dalam
kehidupan sehari-hari diantaranya kemacetan, banjir, kekeringan dan
pemerataan ekonomi dimana salah satunya diwujudkan dengan
pembangunan sebuah jembatan sebagai jalur alternatif yang dapat
memudahkan menjangkau daerah terpencil dan menjadi jalan alternatif
untuk mengurangi kemacetan.
Lomba Perencanaan dan Pembuatan Miniatur Jembatan 2009 adalah
suatu kompetisi mengenai hasil penulisan pemikiran kritis dan kreatif siswa
berupa idea atau gagasan dalam mengidentifikasi dan menemukan solusi
atas permasalahan sehari-hari. Penulisan tersebut tertuang dalam karya tulis
dengan ketentuan yang telah diberlakukan dan disertai dengan pembuatan
maket.

B. Nama Perlombaan

DESIGN DAN PEMBUATAN MINIATUR JEMBATAN

C. Tujuan
1. Menggali dan memaksimalkan potensi, dalam upaya untuk meningkatkan
kreatifitas
Mahasiswa.
2. Menumbuhkan daya tarik bagi mahasiwa sipi/SMK/Sederajat untuk
kedepannya lebih mendalami ilmu keteknik sipilan khususnya dalam hal
rekayasa rancang bangun jembatan.
3. Menciptakan dan membudayakan iklim kompetisi dikalangan mahasiswa
sipil/SMK/Sederajat..

D. Peserta
Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil program D3 dan S1 Universita/SMK sderajat
se-Indonesia

PAMERAN KEPEMUDAAN
A. Deskripsi
Sebagai lanjutan dari kegiatan seminar dan perlombaan, maka kami
memandang perlu untuk mengadakan suatu pameran dengan maksud
memperkenalkan bagaimana gambaran Makassar dan Sulawesi kedepannya.
Sebagai bentuk kegiatan yang bersentuhan langsung dengan khalayak ramai,
maka kegiatan semacam ini kami anggap penting sebgai ajang untuk
mensosialisasikan peran engineer sipil dalam pengembangan sistem
pembangunan berwawasan lingkungan.

B. Tema

IMAGINE THE FUTURE OF MAKASSAR


C. Tujuan
Sebagai salah satu aspek pengembangan sistem pembangunan yang
berwawasan lingkungan dan memberikan gambaran bagaimana Makassar
dan Sulawesi kedepannya.

D. Peserta
Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil program D3 dan S1 Universitas/SMK sederajat
se-Indonesia
PANITIA PELAKSANA

Berdasarkan Surat Keputusan Nomor : ..........................................1

KETUA : MUIZZ KAMAL


SEKRETARIS : SULASMAN ODE
BENDAHARA : JAYANTI

DIVISI ACARA DIVISI KESEKRETARIATAN

Indah Puspitasari (Koord.) Andi Yudhil Rachmat (Koord.)


Muammar Qadhafi Rahman
Aulia Insani Dhika
Toni Wibowo Adhi Kurniawan
Rabiyatul Uzda Asriady
Muh. Warith Warisman
Zaenal Razak Iccank

DIVISI PERLENGKAPAN DIVISI PUBLIKASI & DOKUMENTASI

Jafaruddin Manga (Koord.) Muh. Nurwahyudi N. (Koord.)


Muslim Andy Percoke
Syawal Fatmah Nur Dio Sari
Ishak La Daddy
Andi Satriria R. Rian Ade Saputra
Sukmawati La Ode M. Irfan
Suci Fuad
DIVISI DANA DIVISI HUMAS

Darman Bainaga (Koord.) Saukan Tomagola (Koord.)


Ardika Saputra Tri Soenandar A. Marahena
Asrahwati Siba Ahmed Jaiz
Rahmat Congge Imran Umar
Andi Nurul Inayah Rizal
Aswar Hamsah Dannar Pottale
Zakiyah Jendrika A. Muhammad Rahmadani

RINCIAN DANA ANGGARAN BIAYA


XXXXXXXXX
FAKULTAS TEKNIK JURUSAN SIPIL
UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA

A. DIVISI KESEKRETARIATAN
Kertas A4 10 Rim @ Rp 35.000,- Rp 350.000,-
Kertas Folio 2 Rim @ Rp 35.000,- Rp 70.000,-
Kertas Linen 2 Rim @ Rp 47.000,- Rp 94.000,-
Tinta Print 8 Botol @ Rp 20.000,- Rp 160.000,-
Catridge Printer 4 Buah @ Rp 150.000,-. Rp 600.000,-
Laminating Dan Jilid Proposal 60 Rangkap Rp 480.000,-
Rp 160.000,-
Stempel Panitia 4 Buah @ Rp 40.000,-
Rp 1.000.000,-
Pengadaan Proposal
Rp 1.000.000,-
Pengadaan Makalah Seminar Rp 50.000,-
Kertas Formika Rp 3.964.000,-
Jumlah

B. DIVISI PERLENGKAPAN

Buku Notulensi 10 buah @ Rp 10.000,- Rp 100.000,-


Buku Tamu 4 buah @ Rp 20.000, Rp 80.000,-
Pembuatan tiket peserta 250 buah @ Rp 5.000,-
Note book peserta seminar 250 buah @ Rp 5.000,- Rp 1.250.000,-
Note book peserta lomba 50 buah @ Rp 5.000,- Rp 1.250.000,-
Trophy perlombaan Rp 250.000,-
Rp 2.000.000,-
Alat uji perlombaan 1 buah
Rp 5.000.000,-
Seminar kit 250 buah @ Rp 10.000,-
Rp 2.500.000,-
ID Card (peserta & panitia) 400 buah @ Rp 2.000,- Rp 800.000,-
Sewa gedung + charge (seminar) Rp 60.000.000,-
Sewa gedung + charge (pameran) Rp 10.000.000,-
Sewa gedung + charge (lomba) Rp 10.000.000,-
Sewa stand pameran Rp 8.000.000,-
Sewa kamar pemateri Rp 5.000.000,-
Sewa kamar peserta lomba Rp 5.000.000,-
Cindramata pemateri 15 orang @ Rp 150.000,- Rp 2.250.000,-
Sertifikat peserta seminar 250 buah @ Rp 5.000,- Rp 1.500.000,-
Sertifikat peserta lomba 50 buah @ Rp 5.000,- Rp 250.000,-
Dekorasi gedung Rp 1.000.000,-
Baju panitia 100 buah @ Rp 100.000,- Rp 10.000.000,-
Transportasi panitia Rp 3.000.000,-
JUMLAH Rp129.230.000
,-

C. DIVISI PUBLIKASI DAN DOKUMENTASI

CD Handy cam 2 buah @ Rp 50.000,- Rp 100.000,-


Sewa handy cam Rp 300.000,-
Sewa handy talky 8 buah @ Rp 20.000,- Rp 160.000,-
Cetak undangan 250 buah @ Rp 5.000,- Rp 1.250.000,-
Rp 2.000.000,-
Baligho 2 buah @ Rp 1.000.000,- Rp 1.000.000,-
Offset pamplet (A4) 1000 lembar @ Rp 1.000,- Rp 1.000.000,-
Offset pamplet (A2) 500 lembar @ Rp 2.000,- Rp 1.000.000,-
Spanduk luar 4 m ,10 buah @ Rp 100.000,- Rp 2.500.000,-
Iklan media massa Rp 125.000,-
Spanduk dalam 5 m, 1 buah @ Rp 125.000,- Rp 9.435.000,-
JUMLAH

D. DIVISI ACARA

Akomodasi & transportasi pemateri + peserta


Rp
lomba
Hadiah uang tunai pemenang lomba 6.000.000,-
Fee pemateri Rp
JUMLAH 10.000.000,-
Rp
2.000.000,-
Rp
18.000.000,-

E. DIVISI LOGISTIK

Komsumsi peserta seminar 250 org @ Rp Rp


100.000,- 25.000.000,-
Komsumsi peserta lomba 250 org @ Rp 100.000,- Rp
Komsumsi pemateri 15 org @ Rp 100.000,- 25.500.000,-
Komsumsi panitia 100 org @ Rp 10.000,- Rp
JUMLAH
1.500.000,-
Rp
1.000.000,-
Rp
52.500.000,-

REKAPITULASI ANGGARAN BIAYA

A. KESEKRETARIATAN Rp 3.964.000,-
B. PERLENGKAPAN Rp 129.230.000,-
C. PUBLIKASI & DOKUMENTASI Rp 9.435.000,-
D. ACARA Rp 18.000.000,-
E. LOGISTIK Rp 52.500.000,-
TOTAL Rp 213.129.000,-
Terbilang : Dua Ratus Tiga Belas Juta seratus Dua Puluh Sembilan Ribu
Rupiah

Anda mungkin juga menyukai