Anda di halaman 1dari 14

MAKALAH

PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI


UNTUK KEUNGGULAN KOMPETITIF

Diajukan untuk memenuhi tugas struktur mata kuliah:


Sistem Informasi Manajemen Perbankan Syariah
Dosen pengampu: Puspita Rahmawati, M.E

Disusun oleh :
Kelompok 1

Yufa Chaerani 1414231125


Dwi Fatma Nurhayati 1414232142
M. Arif Yulianto 1414232159

Perbankan Syariah 4 / Semester 7

KEMENTRIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA


INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN)
SYEKH NURJATI CIREBON
2017 / 1439 H
KATA PENGANTAR

Alhamdulillah puji syukur senantiasa kami panjatkan atas kehadirat Allah SWT,
karena hanya dengan rahmat, hidayah, kasih sayang dan barokah-Nya, kami dapat
menyelesaikan makalah yang berjudul Penggunaan Teknologi Informasi Untuk
Keunggulan Kompetitif ini. Salawat serta salam tidak lupa kami haturkan kepada
junjungan kita, Rasullullah Muhammad SAW sebagai pembawa revolusioner sejati,
beserta keluarga, para sahabat dan umatnya sampai hari akhir, Amin. Makalah ini
disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah "Sisitem Informasi Manajemen Perbankan
Syariah" di Fakultas Syariah IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Kami menyadari bahwa
dalam proses penyelesaian makalah ini tidak terlepas dari peran Dosen pembimbing
kami Ibu Puspita Rahmawati, M.E serta rekan-rekan semua. Karena itu dalam
kesempatan ini, kami ingin menyampaikan terima kasih sedalam-dalamnya kepada
semua pihak yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan penulisan makalah ini.
Kami menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan
dan jauh dari kesempurnaan, sehingga kritik dan saran yang membangun sangat kami
harapkan. Semoga makalah ini bermanfaat, Amin..

Cirebon, Oktober 2017

Penulis

i
Daftar Isi
Kata Pengantar ............................................................................................... i
Daftar Isi.......................................................................................................... ii
BAB I : Pendahuluan
A. Latar Belakang ................................................................................... 1
B. Rumusan Masalah .............................................................................. 1
C. Tujuan Penulisan ................................................................................ 2
BAB II : Pembahasan
A. Perusahaan Dalam Lingkungannya ................................................. 3
B. Sistem Informasi Manajemen Untuk Keunggulan Kompetitif ...... 4
C. Sumber Daya Informasi ..................................................................... 5
D. Keunggulan Kompetitif ...................................................................... 6
E. Perencanaan Strategis ........................................................................ 7
F. Perencanaan Strategis Sumber Daya Informasi ............................. 8
G. Konsep Manajemen Sumber Daya Informasi ................................. 9
BAB III : Penutup
A. Kesimpulan ......................................................................................... 10
B. Saran .................................................................................................... 10
Daftar Pustaka

ii
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Penggunaan sistem informasi dalam suatu organisasi sangat diperlukan untuk
mendukung strategi bersaing bisnis sehingga keuntungan dapat diraih. Penggunaan
sistem informasi dalam suatu organisasi dapat optimal apabila direncanakan dengan
baik dalam suatu perencaan srategis. Salah satu stretegi dalam meningkatkan daya
saing adalah melalui penggunaan sistem informasi dalam perusahaan. Jika
sebelumnya penggunaan sistem informasi hanya sebagai proses penunjang saja
dalam memperoleh data dengan titik berat pasa efisiensi biya operasional
minimalisasi risiko operasi dari berbagai fungsi perusahaan, maka pada saat ini
peranannya telah berubah menjadi alat stratergik dalam perusahaan untuk
meningkatkan kemampuan bersaingnya.
Secara khusus dapat dinyatakan bahwa penyusunan dan pengembangan
perencanaan strategi informasi merupakan upaya peningkatan peranan fungsi dan
nilai sistem informasi setiap unit kegiatan manajemen dan operasinal perusahaan
untuk meningkatkan kemampuan bersaingnya.
Perencanaan yang sering dilakukan oleh suatu perusahaan, terutama sebelum
mengambil suatu keputusan. Dengan dilakukannya perencanaan maka diharapkan
hasil atau target yang ingin dicapai mempunyai gambaran berdasarkan tolak ukur
dari perencanaan yang telah dilakukan sebelumnya. Untuk melakukan perencanaan,
dapat didukung oleh dua faktor, yaitu komputer dan komunikasi terutama dari pihak-
pihak yang terkait dalam hal yang ingin dilakukan. Kedua faktor tersebut dapat
menggunakan teknologi sistem informasi sebagai penunjangnya.

B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah di sampaikan, penulis merumuskan
rumusan masalah sebagai berikut:
1. Apa saja yang ada di dalam lingkungan perusahaan?
2. Bagaimana sistem informasi manajemen untuk keunggulan kompetitif?

1
3. Apa saja yang termasuk sumber daya informasi?
4. Bagaimana maksud dari keunggulan kompetitif?
5. Bagaimana perencanaan yang strategis?
6. Apa saja perencanaan strategi sumber daya informasi?
7. Bagaimana konsep manajemen sumber daya informasi?

C. Tujuan
Berdasarkan rumusan masalah yang telah di sampaikan, maka tujuan penulisan
makalah ini adalah:
1. Mengetahui dan memahami apa saja yang ada di dalam lingkungan perusahaan.
2. Mengetahui dan memahami bagaimana sistem informasi manajemen untuk
keunggulan kompetitif.
3. Mengetahui dan memahami sumber daya informasi.
4. Mengetahui dan memahami keunggulan kompetitif.
5. Mengetahui dan memahami perencanaan strategis.
6. Mengetahui dan memahami apa saja perencanaan strategi sumber daya informasi.
7. Mengetahui dan memahami bagaimana konsep manajemen sumber daya
informasi.

2
BAB II
PEMBAHASAN

A. Perusahaan Dalam Lingkungannya


Sebuah perusahaan dan korporasi semacamnya adalah suatu sistem fisik yang
dikelola dengan menggunakan suatu sistem konseptual.Sistem fisik suatu perusahaan
adalah sistem lingkaran tertutup dalam arti dikendalikan oleh manajemen dalam
menggunakan informasi sebagai umpan balik untuk dapat menyakinkan bahwa
tujuan-tujuannya tercapai. Perusahaan juga ialah sistem terbuka dalam hal ini
hubungan dengan lingkungannya dari aspek-aspek tersebut.

Ada delapan elemen dalam lingkungan antara lain :


1. Pemasok, fungsinya adalah menyediakan material, mesin, jasa dan informasi yang
digunakan oleh perusahaan untuk memproduksi barang dan jasa.
2. Pelanggan, mencakup pemakai produk dan jasa perusahaan saat ini dan calon
pemakai yang menjadi sasaran perusahaan dalam
memasarkan barang dan jasa mereka.
3. Serikat Buruh, adalah organsasi bagi tenaga kerja terampil maupun tenaga kerja
tidak terampil.

3
4. Masyarakat keuangan, terdiri dari lembaga-lembaga yang
mempengaruhi sumber daya uang yang tersedia bagi perusahaan.
5. Pesaing, mencakup semua organisasi yang bersaing dengan
perusahaan dipasaran.
6. Pemegang atau pemilik saham, adalah orang-orang yang menenamkan modal
diperusahaan dan mewakili tingkat manajemen tertinggi.
7. Pemerintah, pada tingkat pusat, daerah lokal, memberikan batasan-batasan dalam
bentuk peraturan dan undang-undang, tetapi juga
memberikan bantuan-bantuan dalam bentuk pembelian, informasi dan
dana.
8. Masyarakat global, adalah wilayah georgrafis tempat perusahaan
melaksanakan operasinya.1

B. Sistem Informasi Manajemen Untuk Keunggulan Kompetitif


Menggunakan teknologi informasi dalam dunia bisnis untuk menghadapi
globalisasi sering menghasilkan sistem informasi yang dapat membantu perusahaan
unggul dalam bersaing di pasar. Strategi sistem informasi ini menggunakan teknologi
informasi untuk menghasilkan produk, jasa, proses dan kemampuan yang membuat
perusahaan unggul dibandingkan dengan perusahaan lainnya. Permasalahan yang
dihadapi oleh perusahaan bukan hanya harus berhadapan dengan pesaing, akan tetapi
perusahaan juga dihadapkan pada permasalahan yang dikaitkan pelanggan, pemasok,
investor potensial yang akan berinvestasi untuk produk yang sama dengan yang
dihasilkan perusahaan, dan perusahaan yang memberikan produk serta layanan yang
bisa menjadi alternatif pengganti bagi produk yang dihasilkan. 2
Sistem informasi dengan teknologi informasi yang digunakan dapat berperan
sangat besar dalam menerapkan berbagai macam strategi sebagai berikut :
1. Strategi biaya, dengan menggunakan teknologi informasi perusahaan dapat
memproduksi dengan biaya yang lebih murah, menurunkan biaya yang

1
http://dahlanrais.blogspot.co.id/2015/05/menggunakan-teknologi-informasi-untuk.html diakses
pada hari Jumat tanggal 06 Oktober 2017 pukul 23:24 WIB
2
Deni Darmawan & Kunkun Nur Fauzi. Sistem Informasi Manajemen (Bandung : Remaja
Rosdakarya, 2013) hal. 9-10

4
dikeluarkan oleh pelanggan saat mau membeli produk dan menurunkan biaya
yang harus dikeluarkan oleh pemasok saat menjual barang.
2. Strategi diferensiasi, membangun cara bagaimana menggunakan teknologi
informasi untuk mendiferensiasi produk dan jasa dari produk dan jasa yang
dihasilkan oleh pesaing sehingga konsumen akan mempersepsikan bahwa
produk dan jasa yang dihasilkan memiliki bentuk dan keuntungan tersendiri.
Misalnya memberikan layanan kepada konsumen dengan cepat dan lengkap
melalui situs internet.
3. Strategi inovasi, memperkenalkan produk dan jasa yang unik atau belum ada
sebelumnya dengan melibatkan unsur teknologi informasi. Menggunakan
teknologi informasi untuk mengubah secara radikal proses bisnis sehingga
terjadi perubahan mendasar dalam cara berbisnis. Seperti konsumen dapat
mendesain sendiri produk yang dipesannya melalui internet.

C. Sumber Daya Informasi


Suatu perusahaan dapat mengelola sumber daya tersebut untuk mencapai hasil
yang diinginkan. Untuk hal itu, seorang manajer yang khusus dalam mengelola jasa
informasi. Selama ini ada beberapa istilah yang dikenal, antara lain : CEO (Chief
Executive Officer) adalah seorang yang memiliki pengaruh paling kuat dalam operasi
suatu perusahaan dan pada umumnya memiliki jabatan direktur utama atau ketua
direksi. CFO (Chief Financial Officer) dan COO (Chief Operating Officer). Untuk
seorang manajer jasa informasi dikenal istilah CIO (Chief Information Officer) ialah
seorang manajer jasa informasi yang dapat memberikan keahlian manajerialnya
bukan hanya untuk memecahkan masalah yang berkaitan dengan sumberdaya
informasi, tetapi juga area operasi perusahaan lainnya.
Seorang manajer jasa informasi dapat berperan sebagai Chief Informasi Officer
dengan mengikuti saran-saran sebagai berikut :
a) Sediakan waktu untuk pelatihan bisnis, selain teknologinya.
b) Buat kemitraan dengan unit-unit bisnis dan line management; jangan menunggu
hingga diundang.
c) Fokuskan pada perbaikan proses dasar bisnis.

5
d) Jelaskan biaya-biaya IS dalam istilah-istilah bisnis.
e) Bangun kepercayaan dengan memberikan jasa IS yang dapat diandalkan.
f) Jangan bersifat defensif.

Sumber daya informasi terdiri dari:


1. Perangkat keras komputer.
2. Perangkat lunak komputer.
3. Para spesialis informasi.
4. Pemakai.
5. Fasilitas.
6. Database.
7. Informasi.

D. Keunggulan Kompetitif
Menurut Tangkilisan, keunggulan kompetitif adalah menunjuk pada kemampuan
sebuah organisasi untuk memformulasikan strategi yang menempatkannya pada
suatu posisi yang menguntungkan berkaitan berkaitann dengan perusahaan lainnya.
Keunggulan kompetitif muncul bila pelanggan merasa bahwa mereka menerima nilai
lebih dari transaksi yang dilakukan dengan sebuah organisasi pesaingnya.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia oleh Badudu-Zain, dinyatakan bahwa
keunggulan kompetitif bersifat kompetisi dan bersifat persaingan. Bertitik tolak dari
kedua sumber diatas bahwa keunggulan kompetitif adalah keunggulan yang dimiliki
oleh organisasi dimana keunggulannya dipergunakan untuk berkompetisi dan
bersaing dengan organisasi lainnya untuk mendapatkan sesuatu.3
Keunggulan kompetitif dapat dicapai melalui banyak cara, seperti
kepemimpinan biaya, diferensiasi produk, memberikan nilai tambah, atau memenuhi
kebutuhan khusus suatu segmen pasar tertentu. Suatu cara untuk mencapai nilai
maksimum dari penggunaan informasi sebagai sumber daya kompetitif, perusahaan
harus membangun IOS (Interorganizational Information System) atau Sistem

3
https://adifpradita.wordpress.com/2015/03/18/peranan-teknologi-informasi-dalam-mencapai-
keunggulan-kompetitif/ diakses pada hari sabtu tanggal 7 oktober 2017 pukul 07:30 WIB

6
Informasi Antarorganisasi, yakni suatu kombinasi sejumlah perusahaan yang
terintegrasi melalui arus informasi. IOS ini yang menyediakan hubungan dengan
seluruh delapan elemen lingkungan.Ada pula yang disebut Electronic Data
Interchange (EDI), yakni pengiriman data komputer secara elektronik dari satu
perusahaan ke perusahaan lain. Perusahaan dapat memanfaatkan arus informasi ked
an dari pemasoknya dengan membangun jaringan EDI.
Perusahaan mengirimkan permintaan penawaran harga ke computer pemasok.
Pemasok menanggapi dengan penawaran harga dalam bentuk elektronik, dan
perusahaan mengirimkan pesanan pembelian dengan cara yang sama. Pemerintah
telah membuat standar serupa untuk pengiriman data pajak. Perusahaan dapat
menyerahkan laporan pajak mereka dalam bentuk elektronik. Elemen elemen
lingkungan yang menyediakan peluang terbesar bagi hubungan EDI dua arah adalah
pemasok, pelanggan pemerintah, dan masyarakat keuangan.4
Cara untuk mencapai keunggulan kompetitif :
1. Menyediakan barang dan jasa dengan harga murah.
2. Menyediakan barang dan jasa lebih baik daripada pesaing.
3. Memenuhi kebutuhan khusus suatu segmen pasar tertentu.
Ada 3 pokok penting mengenai 3 contoh keunggulan kompetitif, yaitu:
1. Tidak satupun perusahaan di atas yang puas hanya mengandalkan sumberdaya
fisik untuk menjadi pesaing yang tangguh.
2. Tidak ada aplikasi komputer inovatif yang memberikan keunggulan kompetitif
bagi perusahaan secara terus menerus.
3. Perusahaan tersebut memusatkan sumberdaya informasi mereka pada para
pelanggannya.

E. Perencanaan Strategis
Perencanaan jangka panjang juga dikenal sebagai perencanaan strategis karena
mengidentifikasi tujuan-tujuan yang akan memberikan perusahaan yang paling
menguntungkan dalam lingkungannya, serta menentukan strategi untuk mencapai

4
https://id.scribd.com/doc/88776466/Makalah-SIM-Menggunakan-Teknologi-Informasi-Untuk-
Keunggulan-Kompetitif diakses pada hari sabtu tanggal 7 oktober 2017 pukul 07:45 WIB

7
tujuan-tujuan tersebut. Setelah rencana strategis ditetapkan, tiap area fungsional
bertanggung jawab untuk mengembangkan rencana strategis mereka sendiri.
Rencana-rencana fungsional merinci bagaimana area-area tersebut akan mendukung
perusahaan saat perusahaan bekerja menuju tujuan strategisnya.

F. Perencanaan Strategis Sumber Daya Informasi


Transformasi kumpulan strategi
Saat jasa informasi mulai mengembangkan rencana-rencana strategis,
pendekatan yang dianjurkan adalah mendasarkan rencana tersebut pada tujuan
strategis perusahaan, disebut kumpulan strategis organisasi. Langkah kedua
yang tersendiri, suatu rencana jasa informasi dibuat untuk mendukung tujuan
perusahaan, disebut kumpulan strategis SIM yang terdiri dari sejumlah
tujuan, kendala, dan strategi. Pendekatan ini dinamakan transformasi
kumpulan strategi.

8
Pendekatan SPIR
Solusi untuk masalah tidak memadainya sumberdaya informasi adalah perencanaan
strategis sumberdaya informasi (strategic planning for information resources SPIR),
saat perusahaan menerapkan SPIR, rencana strategis untuk jasa informasi dan rencana
strategis untuk perusahaan dikembangkan secara bersamaan.

G. Konsep Manajemen Sumber Daya Informasi


Manajemen sumberdaya informasi (Information resources management IRM) adalah
aktivitas yang dijalankan manajer pada semua tingkatan dalam perusahaan dengan tujuan
mengidentifikasi, memperoleh, dan mengelola sumberdaya informasi yang dibutuhkan untuk
memenuhi keperluan pemakai.

Elemen-elemen IRM yang diperlukan :


Kesadaran bahwa keunggulan kompetitif dapat dicapai melalui sumberdaya
informasi yang unggul.
Kesadaran bahwa jasa informasi adalah suatu area fungsional utama.
Kesadaran bahwa CIO adalah eksekutif puncak.
Perhatian pada sumberdaya informasi perusahaan saat membuat perencanaan strategis.
Rencana strategis formal untuk sumberdaya informasi.
Strategi untuk mendorong dan mengelola end-user computing.5

5
https://adrians28.files.wordpress.com/2012/11/pemanfaatan-teknologi-informasi-untuk-
mencapai-keunggulan-kompetitif.pdf diakses pada Rabu, 4 Oktober 2017 pkl 20.14 WIB.

9
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Jadi sistem informasi ini sangat dibutuhkan untuk sebuah perusahaan
dalam menghadapi pesaingnya. Apalagi di zaman sekarang teknologi sudah
banyak berkembang pesat. Ada delapan elemen yang berpengaruh kepada
perusahaan, diantaranya masayarakat, pemerintah, pesaing, dsb. Ada juga cara-
cara untuk mencapai keunggulan kompetitif dan contoh keunggulan kompetitif
lainnya. Dan tiga jenis strategi yang digunakan oleh perusahaan dalam
keunggulan kompetitif sangat digunakan oleh banyak perusahaan.

B. Saran
Demikian makalah ini kami buat. Semoga bermanfaat bagi semua pihak.
Dan kami mohon untuk kritik dan saran yang membangun sebagai koreksi dari
makalah yang kami buat untuk dapat membuat makalah yang lebih baik.

10
DAFTAR PUSTAKA

Deni Darmawan & Kunkun Nur Fauzi. Sistem Informasi Manajemen (Bandung :
Remaja Rosdakarya, 2013) hal. 9-10.
https://adrians28.files.wordpress.com/2012/11/pemanfaatan-teknologi-informasi-
untuk- mencapai-keunggulan-kompetitif.pdf diakses pada Rabu, 4 Oktober
2017 pkl 20.14 WIB.
http://dahlanrais.blogspot.co.id/2015/05/menggunakan-teknologi-informasi-
untuk.html diakses pada hari Jumat tanggal 06 Oktober 2017 pukul 23:24
WIB.
https://adifpradita.wordpress.com/2015/03/18/peranan-teknologi-informasi-
dalam- mencapai-keunggulan-kompetitif/ diakses pada hari sabtu tanggal
7 oktober 2017 pukul 07:30 WIB.
https://id.scribd.com/doc/88776466/Makalah-SIM-Menggunakan-Teknologi-
Informasi- Untuk-Keunggulan-Kompetitif diakses pada hari sabtu
tanggal 7 oktober 2017 pukul 07:45 WIB.