Anda di halaman 1dari 9

BAB V

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

5.1 Gambaran Umum Lokasi Penelitian

Posbindu Mawarsari II ini beralamat gang Caringin RT 02 RW 02 Kelurahan Mustika

Sari Kecamatan Mustika jaya.Pembentukan Posbindu ini bertujuan untuk pembinaan

kesehatan dan meningkatkan derajat kesehatan dan mutu kehidupan pra lansia dan lanjut usia

di wilayah RW 02 agar mereka dapat hidup layak.Posbindu ini dikelola oleh warga sendiri

dan pembentukan atas dasar kesadaran masyarakat itu sendiri dan dalam bimbingan

Puskesmas dan Kelurahan.

Sebelumnya dalam kegiatannya Posbindu diadakan dirumah Ketua RW, karena

Posbindu ini dalam kegiatannnya belum mempunyai tempat sendiri. Mulai tahun 2016

kegiatannya pindah menumpang dimushola karena tempatnya yang strategis agar masyarakat

lebih mudah menjangkau.Posbindu ini sudah berjalan kurang lebih sudah 1 tahun. Dalam

penyelenggaraannya dilakukan oleh kader posbindu yang merupakan kader posyandu juga

yang terdiri dari 5 orang kader dengan dibimbing dari petugas Puskesmas Mustika Jaya

5.2 Keadaan Geografis

5.2.1 Batas wilayah Posbindu Mawarsari II adalah :

Utara : RW 01Kelurahan Mustikasari

Barat : RW 05 Kelurahan Mustikasari

Timur : RW 08Kelurahan Mustikasari

Selatan : RW 03 Kelurahan Mustikasari


5.2.2 Letak wilayah

Wilayah Posbindu Mawarsari II terletak di RT 02 RW 02 Kelurahan Mustikasari

Kecamatan Mustika Jaya. Yang terbagi dalam 4 RT

5.3 Hasil Penelitian

Penelitian dilakukan pada bulan April di Posbindu Mawarsari II dan penelitian

dilakukan diteras samping Mushola yang digunakan untuk posbindu.Sampel yang diambil

adalah 50 orang yang datang.Pengumpulan data diperoleh dari kuesioner dan dari

pemeriksaan debris indeks dan kalkulus indeks secara langsung.

Alat yang digunakan dalam melakukan pemeriksaan adalah alat standar yaitu kaca

mulut, sonde,eksavator, pincet, nierbeken, deppen disk,diclosing solution,cotten

pelet,alkohol,gelas kumur,celemek,ember dan senter.

Dari penelitian yang dilakukan di Posbindu Mawarsari II diperoleh hasil Tingkat

pengetahuan sebagai berikut :

Tabel 5.3.1

Tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut di Posbindu Mawarsari II

Tingkat pengetahuan Jumlah responden Prosentasi

Tinggi 21 orang 42 %

Rendah 29 orang 58 %

Total 50 orang 100 %


Dari tabel 5.3.1 dapat dilihat berdasarkan penelitian yang dilakuakan dari 50 responden

bahwa banyak lansia yang mempunyai pengetahuan yang rendah yaitu sebesar 29 orang ( 58

%). Dan sisanya yang mempunyai pengetahuan tinggi yaitu sebesar 21 orang ( 42 %).

TINGKAT PENGETAHUAN

42%

58% TINGGI
RENDAH

Grafik 5.3.1

Data tentang kebersihan gigi dan mulut terdiri dari debris indeks dan kalkulus indeks

pada permukaaan gigi berdasarkan kriteria.

Dari penelitian yang dilakukan pada lansia di Posbindu Mawarsari II diperoleh hasil

debris indeks ( DI ) sebagai berikut :


Tabel 5.3.2

Gambaran debris indeks lansia di Posbindu Mawarsari II Mustika Jaya.

Skor debris indeks Jumlah responden Prosentasi

Baik ( 0 0,6 ) 3 6%

Sedang ( 0,7 1,8 ) 21 42 %

Buruk (1,9 3,0 ) 26 52 %

Jumlah 50 100 %

Dari tabel 5.3.2 diatas dapat dilihat bahwa banyak lansia yang memiliki kriteria debris indeks

yang buruk yaitu sebanyak 26 orang dengan prosentasi 52 %, selain itu terdapat 21 orang

yang memiliki kriteria debris sedang dengan prosentase sebesar 42 %, dan hanya 3 orang

yang memiliki kriteria debris indeks baik dengan prosentase 6 %.

DEBRIS INDEKS
60%

50%

40%

30%
52%
20% 42%

10%

6%
0%
BAIK ( 0 - 0,6 ) SEDANG ( 0,7 - 1,8 ) BURUK ( 1,9 - 3,0 )

Grafik 5.3.2
Selain debris indeks dari hasil penelitian dapat diketahui juga kriteria kalkulus indeks

yang dapat dilihat pada tabel 5.3.3 dibawah ini :

Tabel 5..3.3

Gambaran kalkulus indeks lansia di Posbindu Mawarsari II Mustika Jaya.

Skor kalkulus indeks Jumlah responden Prosentasi

Baik ( 0 0,6 ) 7 14 %

Sedang ( 0,7 1,8 ) 23 46 %

Buruk (1,9 3,0 ) 20 40 %

Jumlah 50 100 %

Dari tabel 5.3.3 diatas dapat dilihat bahwa banyak lansia yang memiliki kriteria kalkulus

indeks yang buruk yaitu sebanyak 20 orang dengan prosentasi 40 %, selain itu terdapat 23

orang yang memiliki kriteria kalkulus sedang dengan prosentase sebesar 46 %, dan hanya 7

orang yang memiliki kriteria kalkulus indeks baik dengan prosentase 14 %.


KALKULUS INDEKS
50% 46%
45%
40%
40%
35%
30%
25%
KALKULUS INDEKS
20%
14%
15%
10%
5%
0%
Baik ( 0 0,6 ) Sedang ( 0,7 1,8 ) Buruk (1,9 3,0 )

Grafik 5.3.3

Dari kedua data di atas maka dapat diketahui bagaimana kebersihan gigi dan mulut

lansia berdasarkan OHI S di Posbindu Mawarsari II Mustika Jaya seperti dibawah ini :

Dari pemeriksaan debris indeks dan kalkulus indeks didapat hasil sebagai berikut :

Tabel 5.3.4

Gambaran debris dan kalkulus lansia di Posbindu Mawarsari II Mustika Jaya

Skor DI CI OHI - S

Tertinggi 2,8 2

Terendah 0,6 0,5

Total 90,3 65 155,3

Rata - rata 1,8 1,3 3,1


Dari tabel 5.3.4 diatas dapat dilihat bahwa hasil status kebersihan gigi dan mulut

lansia di Posbindu Mawarsari II didapatkan nilai DI tertinggi sebesar 2,8 dan DI terendah 0,6

dengan total DI sebesar 90,3 dengan rata rata 1,8, Nilai CI tertinggi sebesar 2 dan nilai CI

terendah 0,5 dengan total CI sebesar 65 dengan rata rata 1,3 dan nilai Total OHI S

sebesar 155,3 dengan rata rata 3,1 dengan kriteria buruk.

Berdasarkan hasil pemeriksaan kebersihan gigi dan mulut lansia tersebut , maka dapat

dikelompokkan data berdasarkan kriteria OHI S menurut Green and Vermillion yaitu

dikatakan baik jika skor OHI S 0 1,2, dikatakan sedang jika skor OHI S 1,3 3,0, dan

dikatakan buruk jika skor OHI S 3,1 6,0.

Hasil OHI S dapat dilihat pada tabel 5.3.5 dibawah ini :

Tabel 5.3.5

Gambaran OHI S lansia di Posbindu Mawarsari II Mustika Jaya

Skor OHI S indeks Jumlah responden Prosentasi

Baik ( 0 1,2 ) 5 10 %

Sedang ( 1,3 3,0 ) 20 40 %

Buruk ( 3,1 6,0 ) 25 50 %

Jumlah 50 100 %

Tabel 5.5 Gambaran OHI - S indeks lansia di Posbindu Mawarsari II Mustika Jaya Tahun

2017 Berdasarkan Tabel 5.5 diatas maka dapat ditunjukan bahwa dari 50 responden yang

diperiksa, hanya 5 orang yaitu 10 % yang memiliki kriteria OHI S baik, 20 orang yaitu 40

% yang memiliki kriteria OHI S sedang, dan sebagian besar responden mempunyai kriteria

OHI S buruk yaitu sebanyak 25 orang yaitu 50 %.


OHIS INDEKS

10%

50%
baik ( 0 - 1,2 )
40% sedang (1,3 - 3,0 )
buruk ( 3,1 - 6,0 )

Grafik 5.3.4

5.4 Pembahasan

Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada lansia di Posbindu Mawarsari II Mustika

Jaya tahun 2017 menunjukkan bahea yang memiliki tingkat pengetahuan tinggi yaitu 21

orang dengan prosentase 42 % dan yang memiliki tingkat pengetahuan rendah 29 orang

dengan prosentase 58 %.

Dari hasil penelitian didapatkan juga debris indeks pada lansia di Posbindu Mawarsari

II yang memiliki kriteria baik 3 orang dengan prosentase 6 % , yang memiliki kriteria sedang

21 orang dengan prosentase 42 % dan yang memiliki kriteria buruk 26 orang dengan

prosentase 52 %. Didapatkan juga kalkulus indeks pada lansia di Posbindu Mawarsari II yang

memiliki kriteria baik 7 orang dengan prosentase 14 % , yang memiliki kriteria sedang 23

orang dengan prosentase 46 % dan yang memiliki kriteria buruk 20 orang dengan prosentase

40 %.
Dengan didapatkan data debris indeks dan kalkulus indeks di atas dapat ditentukan

kriteria dari OHI S dimana dari hasil penelitian yang dilakukan pada lansia di Posbindu

Mawarsari II diperoleh hanya 5 orang yaitu 10 % yang memiliki kriteria OHI S baik, 20

orang yaitu 40 % dengan kriteria OHI S sedang, dan 25 orang yaitu 50 % dengan kriteria

OHI S buruk.Dengan skor DI tertinggi 2,8 dan skor terendah 0,6 serta skor CI tertinggi 2

dan skor terendah 0,5.Sehingga didapatkan hasil rata rata debris indeks 1,8 rata rata

kalkulus indeks 1,3 dan rata rata OHI S 3,1 dengan kriteria OHI S buruk. Angka ini

belum mencapai target WHO yaitu skor OHI S 1,2.