Anda di halaman 1dari 14

BAB II

KODE REKENING

TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM


Setelah mempelajari materi KODE REKENING pemerintah daerah ini,
peserta secara garis besar akan memahami bagaimana Permendagri No. 13
Tahun 2006 membagi kelompok kode rekening.
TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS
Setelah mempelajari materi Kode Rekening Pemerintah Daerah ini,
peserta akan memahami dan mampu:
1. mengidentifikasi kode urusan, organisasi, dan kelompok akun keuangan.
2. Mengimplementasikan dengan contoh pengelompokkan kode rekening untuk
kelompok akun aset, kewajiban, ekuitas dana, pendapatan, belanja, dan
pembiayaan.
3. Mengerjakan latihan soal.

A. PENDAHULUAN
Kode rekening mutlak diperlukan sebagai pedoman dalam
penyelenggaraan akuntansi pemerintah. Dengan adanya standarisasi perkiraan
berikut kodenya memungkinkan perlakuan akuntansi yang seragam dan
konsisten sehingga mempermudah dalam penyusunan laporan keuangan
konsolidasi di tingkat daerah maupun di tingkat pusat. Pengklasifikasian kode
rekening tersebut harus dapat mengakomodasi pengukuran kinerja pemerintah.

B. STRUKTUR LENGKAP KODE REKENING


Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang
Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri
Nomor 30 Tahun 2007 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan
dan Belanja Daerah Tahun 2008 mengatur struktur kode rekening berdasarkan
4 jenis pengelompokkan. Jenis kode tersebut selengkapnya terdiri atas :
1. Kode Fungsi. Kode fungsi mengacu pada klasifikasi yang berlaku secara
internasional dikenal dengan COFOG (Classification of Function of

27
Government). Klasifikasi ini muncul dalam Permendagri 13 untuk tujuan
keselarasan dan keterpaduan dengan pengelolaan keuangan negara, juga
untuk harmonisasi dari klasifikasi urusan, organisasi, dan ekonomi ke
klasifikasi berdasarkan COFOG. Jenis kode fungsi ini membagi kelompok
berdasarkan fungsi yang dijalankan pemerintah yaitu terdiri atas : (Lihat
Permendagri 13/2006 Lampiran A.V )
1.1. Pelayanan Umum
1.2. Pertahanan * (ini menjadi kewenangan pemerintah pusat)
1.3. Ketertiban dan Ketentraman
1.4. Ekonomi
1.5. Lingkungan Hidup
1.6. Perumahan dan Fasilitas Umum
1.7. Kesehatan
1.8. Pariwisata dan Budaya
1.9. Agama * (ini menjadi kewenangan pemerintah pusat)
1.10. Pendidikan
1.11. Perlindungan Sosial
2. Kode Urusan. Kode ini terkait dengan urusan pemerintahan yang
merupakan fungsi-fungsi pemerintahan yang menjadi hak dan kewajiban
setiap pemda untuk mengatur dan mengurus fungsi-fungsi tersebut yang
menjadi kewenangannya dalam rangka melindungi, melayani,
memberdayakan, dan mensejahterakan masyarakat. Jenis kode urusan ini
membagi kelompok berdasarkan : (Lihat Permendagri 13/2006 Lampiran
A.I)
2.1 Urusan wajib
2.1.1 Urusan Pendidikan
2.1.2 Urusan Kesehatan
2.1.3 Urusan Pemerintahan Umum
2.1.4 dll
2.2 Urusan pilihan
2.2.1 Urusan Kehutanan
2.2.2 Energi dan sumberdaya mineral

28
2.2.3 Pariwisata
2.2.4 dll
3. Kode Organisasi. Kode organisasi didalam struktur Permendagri 13/2006
masih terkait dengan kode urusan. Jenis kode organisasi disesuaikan
dengan SOTK Pemda. Sebagai ilustrasi : (Lihat Permendagri 13/2006
Lampiran A.I)
3.1. Dinas Pendidikan
3.2. Dinas Kesehatan
..................................
Kode organisasi ini dapat mengakomodasi SKPD yang memiliki lebih dari
satu urusan, atau satu urusan yang dilaksanakan lebih dari satu SKPD.
4. Kode Akun Keuangan. Jenis kode akun keuangan membagi kelompok
berdasarkan : (Lihat Permendagri 13/2006 Lampiran A.II)
4.1. Akun Aset
4.2. Akun Kewajiban
4.3. Akun Ekuitas Dana
4.4. Akun Pendapatan
4.5. Akun Belanja
4.6. Akun Pembiayaan
Namun didalam prakteknya, bila dikaitkan dengan penggunaan kode
anggaran dan transaksi pemda, yang berlaku adalah pengelompokkan
berdasarkan 3 jenis saja yaitu berdasarkan urusan, organisasi, dan terakhir
kelompok akun keuangan. Identifikasi kode rekening umumnya dimulai dari
jenis pengelompokkan organisasi sebagai langkah awal. Langkah kedua,
kemudian dihubungkan dengan apakah itu urusan wajib atau pilihan. Langkah
ketiga, selanjutnya dihubungkan ke program dan kegiatan (khusus untuk yang
terkait dengan kelompok akun belanja). Langkah terakhir, dihubungkan dengan
kelompok akun keuangan.
Berdasarkan contoh yang akan dijelaskan kemudian, struktur kode
rekening yang lengkap akan dapat menjelaskan :

29
1. Kode Urusan
1 Urusan Wajib/Pilihan
01 Urusan Pendidikan
Kode ini bisa menjelaskan di urusan apa kejadian suatu transaksi terjadi,
diakui, dan dicatat.
2. Kode Organisasi
1 Urusan Wajib/Pilihan
01 Urusan Pendidikan
01 Organisasi Dinas Pendidikan

Kode ini bisa menjelaskan di organisasi apa kejadian suatu transaksi terjadi,
diakui, dan dicatat. Dengan susunan kode yang terdiri dari 3 digit ini, dapat
diakomodasi bila ada 1 urusan yang dilaksanakan oleh lebih dari 1 dinas,
atau bila ada 1 dinas yang dikaitkan ke dalam lebih dari 1 urusan. Hal ini
sesuai dengan Permendagri Nol. 30 Tahun 2007 Tentang Pedoman
Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran
2008.
2. Kode Program dan Kegiatan

16 Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun


01 Kegiatan Pembangunan Gedung Sekolah
Kode ini digunakan untuk menjelaskan program dan kegiatan yang akan
dikaitkan dengan akun belanja. Tetapi untuk keseragaman (terutama dalam
penyusunan RKA dan LRA), kode untuk pendapatan dan pembiayaan yang
tidak terkait oleh kode program dan kegiatan tetap diberi kode program 2 digit
(00) dan kode kegiatan 2 digit (00)
3. Kode Akun Keuangan

5 Belanja
2 Belanja Langsung
3 Belanja Modal
26 Belanja Modal Pengadaan Konstruksi
08 Gedung Sekolah
Kode ini digunakan untuk menjelaskan uraian belanja sampai dengan rincian
objek.

30
Bagaimana meng-input kode pada pencatatan dengan manual dan
dengan menggunakan komputer?
Jawabannya, baik menggunakan manual maupun dengan komputer, sebaiknya
digunakan struktur lengkap kode seperti contoh di atas, karena masing-masing
kode bisa menjelaskan arti dari setiap digitnya seperti yang telah diuraikan di
atas.

C. STRUKTUR KODE REKENING UNTUK KELOMPOK AKUN


KEUANGAN
Dalam bagian ini akan diberikan ilustrasi bagaimana menerapkan
pengelompokkan kode rekening ini dengan memberikan contoh-contoh
penerapan pada 6 kelompok akun keuangan sebagai berikut :

C.1. Struktur Kode Rekening pada Kelompok Akun ASET


Struktur kode rekening pada kelompok akun aset terdiri atas 8 kelompok
digit :

Kode
Kode
Urusan Kode Kode Kode Kode Kode Kode
Rincian
Wajib/ Urusan Organisasi Akun Kelompok Jenis Obyek
Obyek
Pilihan
x xx x.xx.xx x x x xx xx

Contoh : 1.02.1.02.01.1.1.1.03.01
1 02 1.02.01 1 1 1 03 01

Urusan Urusan Dinas ASET ASET KAS Kas di


Wajib Kesehatan Kesehatan LANCAR Bendahara
Pengeluaran

C.2. Struktur Kode Rekening pada Kelompok Akun KEWAJIBAN

31
Struktur kode rekening pada kelompok akun kewajiban terdiri atas 8
kelompok digit :

Kode
Kode
Urusan Kode Kode Kode Kode Kode Kode
Rincian
Wajib/ Urusan Organisasi Akun Kelompok Jenis Obyek
Obyek
Pilihan
x xx x.xx.xx x x x xx xx

Contoh : 1.20.1.20.03.2.1.1.05.01
1 20 1.20.03 2 1 1 05 01

Urusan Urusan Sekretariat Kewajiban Kewajiban Utang Utang


Wajib Pemerintahan Daerah Jangka Taperum
Pendek PFK
Umum

C.3. Struktur Kode Rekening pada Kelompok Akun EKUITAS DANA


Struktur kode rekening pada kelompok akun ekuitas dana terdiri atas 8
kelompok digit :
Kode
Kode
Urusan Kode Kode Kode Kode Kode Kode
Rincian
Wajib/ Urusan Organisasi Akun Kelompok Jenis Obyek
Obyek
Pilihan
x xx x.xx.xx x x x xx xx

Contoh : 1.20.1.20.07.3.1.1.01.01
1 20 1.20.07 3 1 1 01 01

Urusan Badan Sisa Lebih


Pemerin- Pengawasan Ekuitas Ekuitas Dana Perhitungan
Urusan tahan Lancar Anggaran
Daerah Dana
Wajib Umum

C.4. Struktur Kode Rekening pada Kelompok Akun PENDAPATAN


Struktur kode rekening pada kelompok akun pendapatan terdiri atas 10
kelompok digit :

32
Kode
Kode
Urusan Kode Kode Kode Kode Kode Kode Kode Kode
Rincian
Wajib/ Urusan Organisasi Program Kegiatan Akun Kelompok Jenis Obyek
Obyek
Pilihan
x xx x.xx.xx xx xx x x x xx xx

Contoh : 1.02.1.02.01.00.00.4.1.1.01.03

1 02 1.02.01 00 00 4 1 1 01 03

Urusan Dinas Hasil Retribus Retribusi


Pemerin- Keseh Pendapatan Retribus i Jasa Pelayanan
Urusan Penda-
tahan atan Asli Daerah i Daerah Umum Kesehatan
Wajib patan
umum

C.5. Struktur Kode Rekening pada Kelompok Akun BELANJA


Struktur kode rekening pada kelompok akun belanja terdiri atas 10
kelompok digit :

Kode
Kode
Urusan Kode Kode Kode Kode Kode Kode Kode Kode
Rincian
Wajib/ Urusan Organisasi Program Kegiatan Akun Kelompok Jenis Obyek
Obyek
Pilihan
x xx x.xx.xx xx xx x x x xx xx

Contoh : 1.01.1.01.01.15.01.5.1.1.01.05
1 01 1.01.01 15 01 5 1 1 01 05

Program Pemba- Belanja Tunjang-


Urusan Urusan Dinas Pendidik- ngunan Belanja Tidak Belanja Gaji& an
Wajib Pendi- Pendi- an Anak Gedung Lang- Pega- Tun- Fungsio-
dikan dikan Usia Dini Sekolah sung wai jangan nal
Umum

Pada kelompok akun belanja seperti terlihat pada contoh, ada


pengelompokkan berdasarkan program dan kegiatan. Program dan kegiatan
dikelompokkan kedalam 3 sub-bagian sebagai berikut :
1.Kelompok program dan kegiatan pada setiap SKPD

33
2.Kelompok program dan kegiatan pada Urusan Wajib
3.Kelompok program dan kegiatan pada Urusan Pilihan

C.6. Struktur Kode Rekening pada Kelompok Akun PEMBIAYAAN


Struktur kode rekening pada kelompok akun pembiayaan terdiri atas 10
kelompok digit :

Kode
Kode
Urusan Kode Kode Kode Kode Kode Kode Kode Kode
Rincian
Wajib/ Urusan Organisasi Program Kegiatan Akun Kelompok Jenis Obyek
Obyek
Pilihan
x xx x.xx.xx xx xx x x x xx xx

Contoh : 1.20.1.2O.03.00.00.6.1.1.01.02

Urusan Peneri-
Urusan Pemerin- Sekretariat maan Kelampauan Retribu-si
Pembi- SiLPA Penerimaan
Wajib Tahan Daerah Pembi- Daerah
ayaan ayaan PAD
Umum
Daerah

34
1 20 1.20.03 00 00 6 1 1 01 02

D. LATIHAN KASUS

CONTOH SOAL KODE REKENING

Pelajari baik-baik uraian rekening atau akun (account) dibawah ini. Kemudian
Berdasarkan pemahaman anda tentang struktur pengelompokkan kode
rekening sesuai Permendagri No. 13 Tahun 2006, Cobalah temukan kode
rekening untuk:
1. Pendapatan Dana Perimbangan yang diterima oleh Satuan Kerja
Pengelola Keuangan Daerah berupa Bagi Hasil dari Pajak Bumi dan
Bangunan
2. Pendapatan lain-lain PAD yang sah dari penyelenggaraan pendidikan
dan pelatihan di Dinas Pendidikan
3. Belanja Tidak Langsung bagi Pegawai Dinas Pendidikan berupa Gaji
Pokok PNS
4. Penerimaan Pembiayaan Daerah berupa Pelampauan Penerimaan Dana
Perimbangan dari Bagi Hasil Pajak yang diterima oleh Satuan Kerja
Pengelola Keuangan Daerah.
5. Alat Angkutan Darat Bermotor Bus yang dimiliki oleh Dinas Perhubungan

35
6. Kewajiban Jangka Pendek Utang Perhitungan Pihak Ketiga berupa
Utang Taperum yang dipotong oleh Satuan Kerja Pengelola Keuangan
Daerah.
7. Dana yang Harus Disediakan untuk Pembayaran Utang Jangka Pendek
oleh Satuan Kerja Pengelola Keuangan Daerah.

Jawab:
1) Pendapatan
1 Urusan Pemerintahan Urusan Wajib
Daerah Wajib/Pilihan
20 Urusan Pemerintahan Umum
1 20 05 Organisasi Satuan Kerja Pengelola
Keuangan Daerah
00 Program -
00 Kegiatan -
4 Akun Pendapatan Daerah
4 2 Kelompok Dana Perimbangan
4 2 1 Jenis Dana Bagi Hasil Pajak/Bagi
Hasil Bukan Pajak
4 2 1 01 Obyek Bagi Hasil Pajak
4 2 1 01 01 Rincian Obyek Pajak Bumi dan Bangunan
Dengan demikian struktur lengkap kode rekeningnya adalah 1.20.1.20.05.00.00.4.2.1.01.01
2) Pendapatan
1 Urusan Pemerintahan Urusan Wajib
Daerah Wajib/Pilihan
01 Urusan Pendidikan
1 01 01 Organisasi Dinas Pendidikan
00 Program -
00 Kegiatan -
4 Akun Pendapatan Daerah
4 1 Kelompok Penerimaan Asli Daerah
(PAD)
4 1 4 Jenis Lain-lain PAD yg sah

36
4 1 4 12 Obyek Pendapatan dari
Penyelenggaraan
Pendidikan dan Latihan
4 1 4 12 01 Rincian Obyek Uang Pendaftaran
Dengan demikian struktur lengkap kode rekeningnya adalah 1.01.1.01.01.00.00.4.1.4.12.01

3) Belanja
1 Urusan Pemerintahan Urusan Wajib
Daerah Wajib/Pilihan
01 Urusan Pendidikan
1 01 01 Organisasi Dinas Pendidikan
00 Program -
00 Kegiatan -
5 Akun Belanja Daerah
5 1 Kelompok Belanja Tidak Langsung
5 1 1 Jenis Belanja Pegawai
5 1 1 01 Obyek Gaji dan Tunjangan
5 1 1 01 01 Rincian Obyek Gaji Pokok PNS
Dengan demikian struktur lengkap kode rekeningnya adalah 1.01.1.01.01.00.00.5.1.1.01.01
4) Pembiayaan
1 Urusan Pemerintah Urusan Wajib
Daerah Wajib/Pilihan
20 Urusan Pemerintahan Umum
1 20 05 Organisasi Satuan Kerja Pengelola
Keuangan Daerah
00 Program -
00 Kegiatan -
6 Akun Pembiayaan
6 1 Kelompok Penerimaan Pembiayaan
Daerah
6 1 1 Jenis Sisa Lebih Perhitungan
Anggaran Tahun Anggaran
Sebelumnya
6 1 1 02 Obyek Pelampauan
Penerimaan Dana
Perimbangan
6 1 1 02 01 Rincian Obyek Bagi Hasil Pajak
Dengan demikian struktur lengkap kode rekeningnya adalah 1.20.1.20.05.00.00.6.1.1.02.01

5) Aset

37
1 Urusan Pemerintah Urusan Wajib
Daerah Wajib/Pilihan
07 Urusan Perhubungan
1 07 01 Organisasi Dinas Perhubungan
1 Akun Aset
1 3 Kelompok Aset Tetap
1 3 2 Jenis Peralatan & Mesin
1 3 2 02 Obyek Alat-alat Angkutan Darat
Bermotor
1 3 2 02 04 Rincian Obyek Alat-alat Angkutan Darat
Bermotor Bus
Dengan demikian struktur lengkap kode rekeningnya adalah 1.07.1.07.01.1.3.2.02.04

6) Kewajiban
1 Urusan Pemerintah Urusan Wajib
Daerah Wajib/Pilihan
20 Urusan Pemerintahan Umum
1 20 05 Organisasi Satuan Kerja Pengelola
Keuangan Daerah
2 Akun Kewajiban
2 1 Kelompok Kewajiban Jangka Pendek
2 1 1 Jenis Utang Perhitungan Pihak
Ketiga
2 1 1 05 Obyek Utang Taperum
2 1 1 05 01 Rincian Obyek Utang Taperum
Dengan demikian struktur lengkap kode rekeningnya adalah 1.20.1.20.05.2.1.1.05.01

7) Ekuitas Dana
1 Urusan Pemerintah Urusan Wajib
Daerah Wajib/Pilihan
20 Urusan Pemerintahan umum

1 20 05 Organisasi Satuan Kerja Pengelola


Keuangan Daerah
3 Akun Ekuitas Dana
3 1 Kelompok Ekuitas Dana Lancar

38
3 1 4 Jenis Dana yang Harus
Disediakan untuk
Pembayaran Utang Jangka
Pendek
3 1 4 01 Obyek Dana yang Harus
Disediakan untuk
Pembayaran Utang Jangka
Pendek
3 1 4 01 01 Rincian Obyek Dana yang Harus
Disediakan untuk
Pembayaran Utang Jangka
Pendek
Dengan demikian struktur lengkap kode rekeningnya adalah 1.20.1.20.05.3.1.4.01.01

PENUTUP
Kode rekening merupakan kode khusus yang membedakan
pengklasifikasian Urusan, Organisasi, dan akun yang ada di Pemda. Pada
kode rekening, masing-masing digit angka di dalamnya memiliki makna
tertentu.
Setelah mempelajari konsep dan latihan kasus pada Bab 2 ini, peserta
pelatihan mampu untuk:

39
1. Memahami bagaimana Permendagri No.13 Tahun 2006 (yang dijabarkan
lebih lanjut oleh Permendagri No. 30 Tahun 2007) dalam membagi
kelompok kode rekening.
2. Mengidentifikasi kode urusan, organisasi, program, kegiatan, dan kelompok
akun keuangan sesuai kebutuhan transaksi yang dihadapi di lapangan.

40