Anda di halaman 1dari 7

Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

IKATAN KIMIA
KESTABILAN UNSUR DAN STRUKTUR/RUMUS LEWIS

Nama :
Kelas :
Mata Pelajaran :

Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik dapat menjelaskan tentang kestabilan unsur
Peserta didik dapat menjelaskan dan menuliskan struktur/rumus lewis

Petunjuk:
1. Baca, pelajari, dan pahamilah materi pada LKPD, Jika mengalami kesulitan
tanyakan kepada guru.
2. Selesaikan LKPD dengan tepat dan jujur.

A. KESTABILAN UNSUR
Unsur-unsur gas mulia, yaitu unsur-unsur golongan VIIIA, merupakan unsur-unsur yang
paling stabil di alam. Unsur gas mulia sangat sukar bereaksi dengan unsur-unsur lain. Itulah
sebabnya, di alam unsur-unsur gas mulia selalu ditemukan sebagai unsur gas monoatomik.
Kestabilan gas mulia secara kuantitatif ditunjukkan oleh besarnya energi pengionan dan
rendahnya afinitas elektron. Semua atom gas mulia memiliki 8 elektron valensi, kecuali He
yang hanya memiliki 2 elektron valensi. Susunan elektron yang demikian menyebabkan gas
mulia dalam keadaan stabil.

Tuliskan konfigurasi elektron dari unsur-unsur gas mulia dalam tabel berikut dan
tentukan jumlah elektron valensinya!

Unsur gas mulia Nomor atom Konfigurasi elektron Jumlah elektron valensi
He
Ne
Ar
Kr
Xe
Rn
Untuk mencapai kestabilan seperti unsur gas mulia, atom-atom selain gas
mulia harus saling berikatan. Pembentukan ikatan kimia dapat terjadi melalui
penambahan atau pelepasan elektron valensi. Sebagai contoh, untuk mencapai
susunan elektron seperti gas mulia, atom hidrogen dapat menambah 1 elektron,
sedangkan atom karbon, nitrogen, dan oksigen berturut-turut dapat menambah
4,3, dan 2 elektron. Sesuai dengan gambar berikut:

Aturan yang menyatakan bahwa atom-atom yang stabil harus memiliki 8


elektron valensi disebut hukum oktet. Hukum ini secara khusu berlaku untuk atom-
atom dari unsur-unsur periode 2 dan logam-logam golongan IA dan IIA, kecuali Li,
Be, dan B. Adapun atom-atom non logam pada periode yang lain (kecuali H) bisa
mencapai kestabilan dengan jumlah elektron valensi lebih dari 8. Atom H tidak pernah
mencapai kestabilan oktet karena hanya memiliki 1 elektron.
Susunan oktet elektron valensi atom-atom dapat dicapai melalui: a. Transfer
elektron dari satu atom ke atom pasangannya 2. Penggunaan bersama pasangan
elektron ikatan. Ikatan yang terbentuk melalui proses perpindahan (transfer) elektron
disebut ikatan ionik dan yang melalui penggunaan bersama (sharing) pasangan
elektron disebut ikatan kovalen.
Ayo Berpikir
Perhatikan gambar susunan elektron dari atom
natrium (Na) dan atom klor (Cl) Berikut ini!

Di antara kedua atom tersebut,


1. Manakah yang merupakan:
a. Atom Logam?
b. Atom nonlogam?
2. Menurut Anda, untuk mencapai susunan elektron seperti gas mulia, atom manakah yang
cenderung:
a. Melepaskan elektronnya?
b. Menerima elektron dari atom lain?
3. Kesimpulan apa yang Anda dapatkan dari jawaban Anda tersebut?
Jawab:

B. Struktur/Rumus Lewis

Struktur lewis menggambarkan sebaran elektron-elektron valensi di sekitar atom-atom


bebas maupun atom-atom yang saling berikatan. Struktur ini juga dikenal sebagai struktur dot-
Lewis karena elektron-elektron digambarkan sebagai titik.
Jumlah dan susunan elektron pada kulit terluar menentukan sifat-sifat kimia dan sifat-
sifat fisik unsur serta jenis ikatan kimia yang dapat terbentuk. struktur lewis (dot-Lewis)
menggambarkan penulisan atom-atom disertai dengan sebaran elektron valensi yang
mengelilingi atom. Elektron-elektron valensi digambarkan sebagai titik. Elektron-elektron yang
berpasangan digambarkan sebagai sepasang (dua) titik dan elektron yang tidak berpasangan
digambarkan sebagai satu titik. Contoh struktur lewis untuk atom-atom bebas dari unsur-unsur
golongan utama ditunjukkan pada gambar berikut:
Gambar 2. Stuktur dot-Lewis unsur-unsur golongan utama

Perhatikan struktur lewis beberapa unsur golongan utama pada gambar 2. Apakah
makna penggunaan titik pada struktur lewis tersebut? Adakah hubungan antara
jumlah titik pada struktur lewis suatu unsur dengan letak golongan unsur tersebut
dalam tabel periodik? Jelaskan hubungan tersebut dengan menggunakan bahasa Anda
sendiri.
Jawab:

Langkah-langkah penulisan dot-Lewis atom-atom unsur golongan utama secara


sederhana:
1. Tentukan jumlah elektron valensi atom-atom.
Untuk unsur-unsur golongan utama, jumlah elektron valensi sama dengan nomor
golongan.
2. Tempatkan satu titik pada setiap sisi atom (kiri, atas, kanan, bawah) sebagai lambing
elketron valensi.
3. Tambahkan satu titik lagi pada setiap titik yang sudah ada bila elektron valensinya lebih
dari empat sehingga terbentuk pasangan elektron.
Contoh: Gambarkan struktur dot-lewis untuk atom X (nomor atom = 10) dan atom Y (nomor atom = 15)!
Penyelesaian

Atom Unsur Konfigurasi Elektron Jumlah Elektron Valensi Struktur dot-lewis


X 2 8 8 (4 Pasang )

Y 2 8 5 5

kerjakan Soal berikut!

Bagaimana gambar struktur dot-lewis untuk atom X (nomor atom = 7) dan atom Y (nomor atom = 8)!
Penyelesaian

Atom Unsur Konfigurasi Elektron Jumlah Elektron Valensi Struktur dot-lewis


X

1. Struktur Lewis Molekul Sederhana

Atom-atom menggunakan elektron valensinya untuk membentuk ikatan kimia. Dalam


penggambaran struktur lewis, elektron-elektron yang tidak berikatan (elektron nonikatan)
ditunjukkan sebagai titik. Adapun elektron-elektron yang berikatan dapat digambarkan
sebagai titik atau garis. Satu garis menggambarkan satu pasang (dua) elekron ikatan.

Ikatan ionik dan kovalen terjadi dengan melibatkan elektron-elektron valensi yang
tidak berpasangan. Adapun ikatan kovalen koordinasi melibatkan pasangan elektron bebas
dari salah satu atom, sementara atom pasangannya cukup memakai pasangan elektron bebas
dari satu atom ini.

Contoh:
Gambarkan struktur lewis NH3
Penyelesaian:
Konfigurasi elektron 1H = 1 Elektron Valensi H = 1 dan N = 5
Konfigurasi elektron 7N =2 5 Struktur lewis H dan adalah: H N
Struktur lewis NH3 :
kerjakan Soal berikut!

Bagaimana gambar struktur lewis dari H2S


Jawab:

2. Struktur Lewis Molekul dan ion poliatomik

Penggambaran struktur lewis untuk molekul-molekul dan ion-ion poliatomik mengacu pada rangkaian
tahap-tahap sebagai berikut:
Jumlahkan elektron valensi semua atom (EV)
Buatlah struktur kerangka tanpa elektron
Tambahkan satu pasang elektron (titik) diantara dua atom yang berikatan
Hitunglah jumlah elektron (EI) dan nonikatan (ENI)
Distribusikan seluruh ENI ke semua atom yang terikat pada atom pusat untuk mencapai keadaan oktet
Letakkan ENI yang tersisa pada atom pusat
Ubahlah EI titik menjadi EI garis
Tentukan struktur yang paling mungkin, dengan acuan: Susunan octet, muatan formal 0 (terutama untuk
susunan tidak oktet)
Bila perlu ubahlah ENI menjadi EI membentuk ikatan rangkap
Muatan formal (MF) adalah muatan relative atom-atom berdasarkan sebaran electron-elektron valensi di
sekitar setiap atom. Muatan formal setiap atom dinyatakan sebagai:

= Dengan EV= jumlah elektron valensi, EI= jumlah elektron ikatan, dan ENI=

jumlah elektron nonikatan.


3. Beberapa perkecualian struktur lewis terhadap
hukum oktet

Ada kalanya hukum oktet tidak dapat diterapkan dalam penulisan rumus lewis
untuk beberapa molekul atau ion. Ada empat macam pembatasan dalam penggambaran
rumus lewis yang benar, tetapi tidak memenuhi hukum octet
senyawa kovalen dari atom Be. Karena Be hanya mengandung dua electron
valensi, maka Be hanya dapat membentuk 2 ikatan kovalen tunggal atau satu
ikatan rangkap dua dengan atom-atom lain.
Kebanyakan senyawa kovalen golongan IIIA, khususnya dari atom B. Atom unsur-
unsur golongan IIIA hanya memiliki tiga electron valensi, sehingga atom-atom ini
hanya dapat membentuk tiga ikatan kovalen tunggal jika berikatan dengan tiga
atom yang lain.
Senyawa-senyawa atau ion-ion yang mengandung electron berjumlah ganjil,
contohnya adalah NO yang mengandung 11 elektron valensi dan NO2 dengan 17
elektron valensi.
Senyawa-senyawa atau ion-ion dengan atom pusat yang memerlukan lebih dari
delapan elektron ikatan.