Anda di halaman 1dari 10

Kepahiang, 01 Agustus 2017

Lampiran : 1 (satu)
Hal : proposal permohonan dana pelatihan kader posbindu dan
pengadaan alat-alat pemeriksaan kesehatan sederhana tahun 2017

Kepada Yth,
Kepala Desa Pelangkian
U.p. Sekretaris Desa Pelangkian Kabupaten Kepahiang Bengkulu

Dengan hormat,
Bersama ini kami Bidan Desa Pelangkian Kecamatan Kepahiang Kabupaten
Kepahiang Bengkulu mengajukan mengajukan Proposal Dana Bantuan pelatihan
kader posbindu dan pengadaan alat-alat pemeriksaan kesehatan sederhana Tahun
2017.
Sebagai bahan pertimbangan, kami lampirkan syarat - syarat yang diperlukan.
Demikian proposal ini kami sampaikan, besar harapan kami untuk agar dapat
ditindaklanjuti. Terima kasih.

Kepahiang, 01 Agustus 2017


Bidan Desa Pelangkian

Leci Meipronika, S.ST


PROPOSAL

PELATIHAN KADER POSBINDU

A. LATAR BELAKANG

Pembangunan kesehatan diarahkan untuk mempertinggi derajat kesehatan,

yang tertuang didalam Sistem Kesehatan Nasional yang merupakan upaya

bangsa Indonesia untuk meningkatkan kemampuannya mencapai derajat

kesehatan yang optimal sebagai perwujudan kesejahteraan umum. Hal ini

sejalan dengan Undang-undang No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan yang

menggariskan bahwa pembangunan kesehatan merupakan salah satu unsur

kesejahteraan umum.

Di Indonesia Puskesmas merupakan tulang punggung pelayanan kesehatan

tingkat pertama yang merupakan suatu kesatuan organisasi kesehatan

fungsional sebagai pusat pengembangan kesehatan masyarakat, termasuk

membina peran serta masyarakat disamping memberikan pelayanan secara

menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat di wilayah kerjanya dalam bentuk

kegiatan pokok, salah satunya adalah program pembinaan kesehatan lansia.

Program pembinaan kesehatan lansia adalah upaya kesehatan masyarakat

yang dilaksanakan dalam rangka pembinaan kesehatan lanjut usia dengan

tujuan meningkatkan kesejahteraan lansia melalui kelompok usila mandiri

dalam masyarakat. Sejalan dengan hal tersebut di desa Pelangkian Wilayah

Kerja Puskesmas Kelobak, Jumlah lansia (60 tahun keatas) berjumlah 174
orang.banyak ditemukan penyakit hipertensi, asam urat dan rematik di wilayah

desa Pelangkian. Mengingat hal tersebut di wilayah tersebut sudah selayaknya

terdapat kelompok yang melaksanakan upaya pembinaan kesehatan lansia

(Pos Bindu) sebagai salah satu Usaha Kesehatan Berbasis/bersumberdaya

Masyarakat (UKBM). Pos Bindu akan berjalan dengan baik, jika disiapkan

tenaga (kader) yang akan mengelola dan melaksanakan Pos Bindu. Untuk hal

tersebut, maka diperlukan Pelatihan Kader Posbindu.

B. TUJUAN

1. Tujuan Umum:

Setelah mengikuti pelatihan, peserta (kader) mampu melaksanakan

kegiatan kelompok usia lanjut dalam pemeliharaan kesehatannya.

2. Tujuan Khusus

Setelah dilakukan kegiatan pelatihan kader Posbindu, dapat:

1) Menjelaskan:

a. Peran kader dalam pelayanan kesehatan dikelompok usia lanjut.

b. Paket pelayanan kesehatan dan kegiatan kelompok usia lanjut.

c. Memotivasi usia lanjut dalam kegiatan kelompok.

d. Proses menua.

e. Penyakit-penyakit yang sering menyertai usia lanjut.

f. Kesehatan jiwa usia lanjut.

g. Gizi seimbang usia lanjut.


h. Mempertahankan kebugaran jasmani usia lanjut.

i. KMS usia lanjut.

2) Melaksanakan kegiatan kelompok usia lanjut.

C. NAMA KEGIATAN

Pelatihan Kader Posbindu

D. PESERTA

Peserta pelatihan kader Posbindu sebanyak 5 Orang.

E. Langkah Pencapaian Tujuan

1. Tahap persiapan

a) Menyusun proposal (Pre planning) Pelatihan Kader Posbindu

b) Membentuk Panitia Pelatihan Posbindu

c) Melakukan koordinasi untuk menentukan waktu pelaksanaan

pertemuandengan Puskesmas

d) Melakukan koordinasi dan perizinan untuk tempat pelatihan

e) Menyiapkan undangan peserta dan mendistribusikannya

f) Menyiapkan Modul Pelatihan Kader Posbindu untuk peganganan

peserta/kader

g) Menyiapkan Pemateri/narasumber

h) Menyiapkan soal pre/post tes

i) Menyiapkan ATK peserta (note book, pulpen)


j) Menyiapkan sertifikat/piagam penghargaan

k) Menyiapkan perlengkapan (meja, kursi, sound, LCD, dll)

2. Tahap pelaksanaan

a) Tempat : Gedung Balai Desa

b) Waktu :

1. Hari :

2. Tanggal :

3. Pukul :

c) Narasumber :

1. petugas dari puskesmas Kelobak

2. petugas dari dinas kesehatan kepahiang

3. bidan desa pelangkian

d) Strategi/langkah Pelaksanaan

1. Kegiatan :

a. Kegiatan pendahuluan :

Registrasi Peserta

Pembukaan

Penjelasan tujuan Pelatihan Kader Posbindu.

Dinamika Kelompok (Perkenalan)

Pre tes

b. Kegiatan inti :
Pemaparan materi

Role Play Penyelenggaraan Posbindu

c. Kegiatan penutup :

Post tes

Penutupan

2. Metode Pelatihan :

Metode pelatihan bervariasi seperti : Ceramah, Tanya

Jawab, Curah Pendapat dan Role play.

3. Media : booklet materi pelatihan, Power Point, set alat dan bahan

untuk pelaksanaan Posbindu

e) Evaluasi

1. Evaluasi Struktur : semua tahap persiapan sudah disiapkan

dengan baik

2. Evaluasi Proses : pelaksanaan pelatihan berjalan dengan

lancar

3. Pelatih

4. Peserta

Aspek-aspek yang dinilai selama pelatihan:

1. Proses pelaksanaan

a. penilaian untuk mngetahui proses penyelenggaraan pelatihan

b. komponen yang dinilai:

- penerimaan panitia
- akomodasi dan konsumsi peserta

- penyediaan materi pelatihan

- penyediaan ruang

- penyediaan alat bantu

- bantuan panitia dalam menyelesaikan masalah kediklatan

- kegunaan materi pelatihan

2. Pelatih

a. penilaian untuk mengetahui tingkat kemmpuan, pengetahuan,

keterampilan dan sikap pelatih dalam memberkan pembelajran.

b. komponen yang dinilai:

- kemampuan pelatih dalam membuka pelatihan

- kemampuan pelatih dalam menggunakan metoda pembelajaran

- kemampuan pelatih dalam menggunakan alat bantu

- kemampuan pelatih dalam menyampaikan materi

- kemampuan pelatih dalam menanggapi pertanyaan

- penguasaan materi

- keterampilan pelatih dalam mengevaluasi pembelajaran

- kemampuan pelatih dalam membuat rangkuman

- kemampuan pelatih dalam mengatur waktu presentasi

3. peserta

a. penilaian untuk mengetahui tingkat penyerapan materi oleh

peserta latih dalam bidang pengetahuan, keterampilan dan sikap.

b. komponen yang dinilai:


1. kemampuan peserta menerima materi:

a. pertanyaan-pertanyaan lisan atau tertulis

b. penilaian praktek lapangan

2. sikap: penilaian tentang sikap perlu ada system penilaian yang

dilakukan terus menerus selama berlangsungnya pelatihan.

Kesimpulan diberikan melalui diskusi pada akhir pelatihan oleh

pembimbing/ pengajar yang memberikan penilaian.

3. Disiplin: kehadiran semua peserta dalam kegiatan sesuai jadwal

yang telah ditentukan. Melaksanakan kegiatan tepat waktu.

4. kerjasama:

a. peserta dapat menerima pendapat atau saran dan kritik

peserta lain atau penyelenggara.

b. peserta mampu memberikan bantuan apabila diperlukan oleh

kelompok dan lingkunganya.

5. Prakarsa

a. menunjukan inisiatif dan kreatifitas, misalnya dalam

memanfaatkan waktu luang.

b. mampu mengajukan saran yang bermanfaat bagi tercapaiya

tujuan pelatihan.

6. kepemimpinan

a. mampu meneladani peserta lain dalam sikap dan perilaku

sehari-hari.

b. menunjukan tanggung jawab sesuai dengan perannya.


F. Materi Pelatihan

1. Peran kader dalam Pelayanan Kesehatan di kelompok usia lanjut

2. Paket pelayanan kesehatan dan kegiatan kelompok usia lanjut

3. Memotivasi usia lanjut dalam kegiatan kelompok

4. Proses menua

5. Penyakit yang paling sering menyertai usia lanjut

6. Kesehatan jiwa usia lanjut

7. Gizi seimbang usia lanjut

8. Mempertahankan kebugaran jasmani usia lanjut

9. KMS usia lanjut

10. Dinamika kelompok

11. Pengadministrasi kegiatan Posbindu

G. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN

Hari :

Waktu :

Tanggal :

Tempat :

Anda mungkin juga menyukai