Anda di halaman 1dari 17

BAB I

Pendahuluan

A. Latar Belakang
Laboratorium merupakan tempat dimana siswa dapat menguji konsep teoritis melalui
kegiatan praktik secara langsung. Oleh karena itu, kegiatan praktikum atau
percobaan/eksperimen merupakan hal yang penting dalam kegiatan pembelajaran Fisika.
Kegiatan ini memberikan banyak manfaat bagi siswa (Taylor & Chair, 1998), beberapa
diantaranya adalah:
1. The Art of Experimentation: kegiatan dalam laboratorium dapat melibatkan setiap siswa
dalam pengalaman signifikan dengan proses eksperimental, termasuk beberapa
pengalaman dalam merancang penyelidikan.
2. Experimental and Analytical Skills: kegiatan dalam laboratorium dapat membantu siswa
mengembangkan beragam keterampilan dasar, serta sarana melakukan eksperimen
tentang Fisika dan analisis data.
3. Conceptual Learning: kegiatan dalam laboratorium dapat membantu siswa menguasai
konsep-konsep dasar Fisika.
4. Understanding the Basis of Knowledge in Physics: kegiatan dalam laboratorium dapat
membantu siswa untuk memahami peran observasi secara langsung dalam fisika dan
membedakan antara kesimpulan berdasarkan teori dan hasil pada eksperimen.
5. Developing Collaborative Learning Skills: kegiatan dalam laboratorium harus membantu
siswa mengembangkan keterampilan belajar kolaboratif yang sangat penting bagi
kesuksesan dalam banyak usaha seumur hidup.
Oleh karena itu, sebagai guru Fisika dirasakan perlu untuk memiliki pengetahuan dan
keterampilan dalam mengemas lembar kegiatan/kerja siswa sebagai panduan siswa agar
kegiatan eksperimen dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan output pembelajaran yang
diharapkan. Lembar kerja/kegiatan siswa dalam pembelajaran Fisika diantaranya bersifat
verifikatif (cookbook labs), penemuan (inquiry labs), dan pemecahan masalah (problem
solving). Pada makalah ini, pembahasan akan difokuskan pada lembar kerja bersifat
verifikatif dan penemuan, serta bagaimana cara mengubah LKS dari bentuk cookbook labs ke
dalam bentuk inquiry labs.

B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, rumusan masalah dalam makalah ini adalah sebagai
berikut:
1. Bagaimanakah bentuk lembar kegiatan/kerja siswa (LKS) bersifat verifikatif (cookbook
lab)?
2. Bagaimanakah bentuk lembar kegiatan/kerja siswa (LKS) bersifat penemuan (inquiry
lab)?
3. Bagaimakah cara mengubah lembar kegiatan/kerja siswa yang bersifat verifikatif
(cookbook) ke penemuan (inquiry)?

C. Tujuan Penulisan
Tujuan penulisan dari makalah ini, diantaranya adalah:
1. Bentuk lembar kerja/kegiatan siswa yang bersifat verifikatif (cookbook lab).
2. Bentuk lembar kerja/kegiatan siswa yang bersifat penemuan (inquiry lab).
3. Cara mengubah lembar kerja/kegiatan siswa yang bersifat verifikatif (cookbook lab) ke
dalam lembar kerja/kegiatan siswa yang bersifat penemuan (inquiry lab).
BAB II
Pembahasan

Pada bagian ini akan dibahas mengenai lembar kerja/kegiatan siswa (LKS) bersifat
verifikatif (cookbook labs), LKS bersifat penemuan (inquiry labs), dan cara mengubah LKS
cookbook labs ke dalam inquiry labs.
A. Lembar Kerja Bersifat Verifikatif (Cookbook Labs)
Lembar kerja bersifat verifikatif atau dikenal juga dengan istilah cookbook labs
merupakan lembar kegiatan/kerja siswa yang berisi panduan langkah-langkah kegiatan
percobaan yang akan dilakukan berupa perintah seperti panduan dalam buku resep untuk
memasak.Siswa mengikuti arahan atau petunjuk kerja sesuai dengan yang tertera dalam
LKS. Kegiatan pembelajaran dengan metode cookbook labs dapat mengembangkan
pemahaman konsep siswa tentang pengetahuan proporsional dan prosedural. Meskipun
Sains memandang bahwa penting bagi siswa untuk mengikuti arahan, namun
menyediakan LKS berbasis cookbook labs dapat membatasi akses siswa dalam
mengeksplorasi kegiatan praktikum dan tidak membangkitkan kesadaran alamiah siswa
akan Sifat Sains(Reforming cookbook labs, Cox 1972). Pembelajaran dengan
menerapkan cookbook labs lebih memusatkan kegiatan pada guru (teacher oriented),
interaksi dua arah antara guru dan siswa sangat minim. Guru memberikan arahan pada
siswa, baik ketika sebelum melakukan kegiatan percobaan melalui instruksi atau
penjelasan apa yang akan dilakukan pada saat melakukan percobaan maupun melalui
LKS yang diberikan kepada siswa.
Adapun karakteristik LKS cookbook labs menurut Wenning (2004), beberapa
diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Memuat langkah kegiatan percobaan berdasarkan petunjuk rinci yang harus diikuti
oleh siswa langkah demi langkah dalam melakukan eksperimen.
2. Jika ada pertanyaan di dalam LKS, maka pertanyaan tersebut cenderung merupakan
pertanyaan petunjuk yang mengarahkan siswa, contohnya berupa pertanyaan yang
meminta siswa untuk mengkonfirmasi hasil observasi atau meminta siswa untuk
membuat perhitungan. Sangat jarang memuat kegiatan observasi, generalisasi, dan
aplikasi.
3. LKS melibatkan kemampuan intelektual yang minim, lebih berorientasi pada
pengumpulan dan interpretasi data numerik. Kegiatan verifikasi dilakukan pada saat
presentasi hasil percobaan di depan kelas berdasarkan pada fakta yang diperoleh saat
melakukan kegiatan percobaan.
4. LKS memuat tabel data hasil percobaan yang harus diisi oleh siswa, lengkap dengan
data varibael apa saja yang harus dicari.
Contoh cookbooks lab disajikan sebagai berikut:

Praktikum 3.1 Pemantulan Cahaya


Nama Kelompok :
Nama Anggota Kelompok :
Kelas :
Tanggal Kegiatan :

Kompetensi : 1.2 Mendeskripsikan gejala dan ciri-ciri gelombang bunyi dan cahaya.
Dasar 1.3 Menerapkan konsep dan prinsip gelombang bunyi dan cahaya dalam teknologi.
Indikator : Memformulasikan gejala pemantulan gelombang.
Materi Pokok : Gelombang elektromagnetik.
Pengalaman : Memformulasikan hukum pemantulan berdasarkan hasil percobaan.
Belajar
Tujuan : Merumuskan hukum pemantulan cahaya.

a) Alat dan Bahan


1. Laser pointer
2. Cermin datar
3. Cermin cekung
4. Cermin cembung
5. Jarum pentul
6. Kertas
7. Busur derajat

b) Langkah Kerja
Cermin Datar
1. Susunlah alat-alat seperti gambar berikut.

2. Tandai titik A pada laser pointer dan titik B pada cermin, tempat jatuhnya sinar datang. Kemudian
nyalakan laser pointer dan amati sinar pantulnya.
3. Tandai titik C pada garis yang dilewati oleh sinar pantul. Kemudian gambarlah garis tegak lurus
cermin pada titik B. Ukurlah besar sudut datang dan sudut pantulnya.
Informasi: Garis yang tegak lurus cermin pada titik jatuhnya sinar dinamakan garis normal (N).
Sudut antara sinar datang degan garis normal dinamakan sudut datang, dan sudut antara sinar
pantul dengan garis normal dinamakan sudut pantul.
4. Lakukan percobaan yang sama beberapa kali dengan mengubah posisi laser pointer sehingga
sudut datangnya berbeda.
Cermin Cembung
1. Susunlah cermin cembung seperti gambar berikut.

2. Tandai titik A pada laser pointer dan titik B pada cermin, tempat jatuhnya sinar datang (AB dibuat
sejajar dengan garis yang melalui M). Kemudian nyalakan laser pointer dan amati sinar pantulnya.
3. Tandai titik C pada garis yang dilewati oleh sinar pantul. Kemudian gambarlah garis tegak lurus
cermin pada titik B (diperpanjang dari pusat lingkaran M). Ukurlah besar sudut datang dan sudut
pantulnya.
4. Buatlah titik F sebagai titik tengah antara titik M dengan cermin. Hubungkan dengan garis sinar
pantul. Ukur besar sudut datang dan sudut pantul.
5. Lakukan langkah 3-4 dengan mengubah posisi laser pointer, namun garis AB tetap sejajar.
Informasi: Garis yang melalui M dinamakan sumbu utama. Titik F adalah titik fokus yang jaraknya
setengah dari jari-jari kelengkungan.
6. Arahkan laser pointer menuju titik F seperti gambar berikut ini.

7. Amati sinar pantul dan buatlah titik C pada garis yang dilewati sinar pantul. Kemudian lukis garis
normal pada titik B. Ukurlah besar sudut datang dan sudut pantul yang diperoleh.
8. Lakukan langkah 6-7 dengan mengubah posisi laser pointer sehingga membentuk sinar dengan
sudut yang berbeda.
Cermin Cekung
1. Susunlah cermin cekung seperti gambar berikut.

2. Tandai titik A pada laser pointer dan titik B pada cermin, tempat jatuhnya sinar datang (AB dibuat
sejajar dengan garis yang melalui M). Kemudian nyalakan laser pointer dan amati sinar pantulnya.
3. Tandai titik C pada garis yang dilewati oleh sinar pantul. Kemudian gambarlah garis tegak lurus
cermin pada titik B (diperpanjang dari pusat lingkaran M). Ukurlah besar sudut datang dan sudut
pantulnya.
4. Buatlah titik F sebagai titik tengah antara titik M dengan cermin. Hubungkan dengan garis sinar
pantul. Ukur besar sudut datang dan sudut pantul.
5. Lakukan langkah 3-4 dengan mengubah posisi laser pointer, namun garis AB tetap sejajar.
Informasi: Garis yang melalui M dinamakan sumbu utama. Titik F adalah titik fokus yang
jaraknya setengah dari jari-jari kelengkungan.
6. Arahkan laser pointer menuju titik F seperti gambar berikut ini.

7. Amati sinar pantul dan buatlah titik C pada garis yang dilewati sinar pantul. Kemudian lukis garis
normal pada titik B. Ukurlah besar sudut datang dan sudut pantul yang diperoleh.
8. Lakukan langkah 6-7 dengan mengubah posisi laser pointer sehingga membentuk sinar dengan
sudut yang berbeda.

c) Data Hasil Percobaan


1. Cermin Datar
Percobaan Sudut datang Sudut pantul
1
2
3
4

2. Cermin Cembung
Percobaan Sudut datang Sudut pantul
1
2
3
4

3. Cermin Cekung
Percobaan Sudut datang Sudut pantul
1
2
3
4

d) Analisis Data
1. Dari hasil pengukuran sudut datang dan sudut pantul pada setiap cermin, kecenderungan apa yang
dihasilkan? Berikan alasannya.
2. Hitung besar kesalahan relatif pengukuran yang dilakukan.
3. Dari beberapa sinar datang yang sejajar sumbu utama, kecenderungan apa yang dihasilkan dari
sinar pantul pada cermin cekung dan cermin cembung? Berikan alasannya.
4. Dari beberapa sinar datang yang melewati titik fokus, kecenderungan apa yang dihasilkan dari
sinar pantul pada cermin cekung dan cermin cembung? Berikan alasannya.
e) Kesimpulan
1. Pada tiap cermin, sudut datang cenderung....
2. Sinar yang datang sejajar sumbu utama pada cermin cekung maupun cermin cembung akan
dipantulkan....
3. Sinar yang datang melalui titik fokus pada cermin cekung maupun cermin cembung akan
dipantulkan....

f) Tindak Lanjut dan Aplikasi dalam Kehidupan


Pemantulan cahaya pada berbagai bentuk pemantul seperti cermin banyak sekali manfaatnya bagi
manusia. Mulai dari kegiatan bercermin hingga pemanfaatannya dalam bidang teknologi. Prinsip
periskop dan berbagai teleskop raksasa juga memanfaatkan gejala peemantulan, selain pembiasan
dengan lensa. Dengan cermin cembung, para pengemudi terbantu dalam mengamati kendaraan lain di
kiri, kanan, maupun belakang. Teknologi sel surya yang memanfaatkan energi matahari untuk sumber
energi bagi manusia juga memanfaatkan cermin untuk mengumpulkan cahaya matahari.

B. Lembar Kerja Bersifat Penemuan (Inquiry Labs)


Salah satu standar dalam pengembangan profesional guru sains National Science
Education Standards (1996) memaparkan bahwa guru sains penting untuk mempelajari
konten sains yang esensial melalui perspektif dan metode penemuan atau inkuiri. Guru
sains perlu memiliki pengalaman terlibat secara aktif dalam menyelidiki fenomena yang
dapat dipelajari secara ilmiah, menafsirkan hasil, dan memahami temuan yang sesuai
dengan pemahaman ilmiah yang diterima saat ini. Hal ini sejalan dengan visi yang
dipaparkan oleh NSES, yaitu inkuiri memandang sains sebagai sebuah proses, dimana
siswa belajar keterampilan observasi, inferensi, dan eksperimen. Visi terbaru dalam
NSES menambahkan proses sains, dalam hal ini siswa perlu mengkombinasikan
pengetahuan proses dan sains, serta penalaran ilmiah dan berpikir kritis untuk
mengembangkan pemahamannya terhadap sains. Pada pembelajaran dengan inkuiri,
siswa dilatih menggambarkan sebuah benda atau fenomena, mengajukan pertanyaan,
membangun penjelasan, menguji penjelasan-penjelasan tersebut berdasarkan
pengetahuan sains saat ini, dan mengkomunikasikan ide/pemikirannya. Oleh karena itu,
melalui inkuiri siswa dapat secara aktif mengembangkan pemahaman sains melalui
kombinasi pengetahuan sains dengan keterampilan berpikir dan penalaran.
Meninjau betapa pentingnya inkuiri dalam pembelajaran sains, guru perlu memiliki
keterampilan dalam menyusun LKS bersifat penemuan (inquiry labs) baik secara
prosedural maupun konseptual agar kegiatan pembelajaran di laboratorium dapat
berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Adapun karakteristik inquiry labs menurut
Wenning (2004), diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Memuat pertanyaan-pertanyaan yang membimbing siswa untuk mengidentifikasi
permasalahan, merancang percobaan, mengidentifikasi variabel yang terlibat, dan
mengembangkan kesimpulan berdasarkan hasil pengamatan dari feomena dan data
yang empiris.
2. Melibatkan kemampuan berpikir yang lebih kompleks dari cookbook labs, lebih
berorientasi pada kemampuan siswa dalam berpikir dan komunikasi siswa.
3. Memusatkan pada siswa (student oriented), siswa yang lebih banyak aktif dalam
kegiatan pembelajaran.

Contoh dari LKS berbasis inkuiri disajikan sebagai berikut:

Nama............................................................. Tanggal.......................................................

PEMANTULAN CAHAYA
Masalah:
Bagaimana sinar yang akan dipantulkan jika sinar datang sejajar sumbu utama pada cermin cekung maupun
cermin cembung?

Bagaimana sinar yang akan dipantulkan jika sinar datang melalui titik fokus pada cermin cekung maupun
cermin cembung?

Hipotesis:
Jika...........................................................................................................................................................,
maka............................................................................................................. ............................................

Variabel bebas:.........................................................................................................................................
Variabel terikat:.......................................................................................................................................
Alat dan Bahan:
....................................................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................................................
..............................................................................................................................

Prosedur Kerja:
....................................................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................................................
..............................................................................................................................

Data dan Analisis Data:


1. Cermin Datar
Percobaan ........ .......
1
2
3
4

2. Cermin Cembung
Percobaan ......... ........
1
2
3
4

3. Cermin Cekung
Percobaan ....... ......
1
2
3
4

Kesimpulan:
1. Jelaskan bagaimana hipotesis Anda didukung/tidak didukung oleh data hasil eksperimen!
Hipotesis saya didukung. Saya memprediksi sinar yang datang sejajar sumbu utama pada cermin cekung
maupun cermin cembung akan dipantulkan...........................................................................
Sinar yang datang melalui titik fokus pada cermin cekung maupun cermin cembung akan
dipantulkan..........................................................................................................................................
.............................................................................................................................................................Atau
Hipotesis saya tidak didukung. Saya memprediksi sinar yang datang sejajar sumbu utama pada cermin
cekung maupun cermin cembung akan dipantulkan...............................................................
Sinar yang datang melalui titik fokus pada cermin cekung maupun cermin cembung akan
dipantulkan..........................................................................................................................................
.............................................................................................................................................................
2. Identifikasi lah segala kemungkinan perlakuan atau faktor yang dapat mempengaruhi eksperimen Anda!
..............................................................................................................................................................................
..............................................................................................................................................................................
..........................................................................................................................
3. Diskusikan apa yang mungkin dilakukan secara berbeda di lain waktu dan apa saja eksperimen terkait lain
yang mungkin dapat dilakukan!
..............................................................................................................................................................................
..............................................................................................................................................................................
..........................................................................................................................
C. Mengubah Lembar Kegiatan/Kerja Siswa Bersifat Verifikatif (Cookbook Labs) ke
Penemuan (Inquiry Labs)

Kegiatan praktikum secara tradisional telah lama digunakan oleh guru. Tidak mudah
untuk mengubah praktikum yang bersifat verifikatif ke praktikum penemuan. Oleh karena itu
perlu panduan dasar untuk mengadaptasikan praktikum yang bersifat verifikatif ke
penemuan. Lembar kegiatan/kerja siswa (LKS) yang bersifat verifikatif (cookbook labs)
dianggap sangat jarang memuat kegiatan observasi, generalisasi, dan aplikasi sehingga
idealnya guru lebih memilih LKS yang bersifat penemuan (inquiry labs).
Selama ini, LKS yang diberikan kepada siswa umumnya merupakan LKS yang bersifat
verifikatif (cookbook labs). Dengan demikian, guru hendaknya memiliki kemampuan untuk
mengubah LKS yang bersifat verifikatif (cookbook labs) menjadi LKS yang bersifat
penemuan (inquiry labs). Untuk mengubah LKS (cookbook labs) menjadi LKS yang bersifat
penemuan (inquiry labs), guru harus mengetahui perbedaan antara model praktikum yang
bersifat verifikasi dengan model praktikum yang bersifat penemuan. Perbedaan model
praktikum verifikasi dengan model praktikum penemuan disajikan pada tabel di bawah ini:

Perbedaan Desain Model Praktikum Verifikasi (Cookbook Labs) dengan Model


Praktikum Penemuan (Inquiry Labs)
Komponen Verifikasi Lab Inquiry Lab

Tujuan utama Menggambarkan, mendukung apa Belajar proses melakukan


yang dipelajari dan mengajarkan sains
teknik eksperimental
Pendahuluan Siswa diberi kuantitas untuk Siswa diberi pertanyaan untuk
dibandingkan dengan pengukuran, dijawab, kadang diberi teori
diberikan teori dan penerapannya yang terkait, kadang siswa
ke laboratorium, dan diberi diminta untuk memprediksi
diprediksi
Metode Siswa diberitahu apa yang harus Siswa memutuskan apa yang
diukur dan bagaimana melakukan harus diukur dan bagaimana
pengukuran melakukan pengukuran

Analisis Siswa biasanya diberi tahu teknik Siswa harus menentukan


pengolahan dan analisis data, sendiri teknik pengolahan
penekanan pada ketepatan dan analisis, penekanan pada
kesalahan eksperimental konsep (kualitatif).
Kesimpulan Yang dibuktikan terbukti atau Penemuan suatu konsep atau
tidak hukum baru
Sumber: Bahan Perkuliahan Pengembangan Eksperimen Fisika

Adapun untuk mengubah LKS yang bersifat verifikatif (cookbook labs) menjadi LKS
yang bersifat penemuan (inquiry labs), guru dapat menyesuaikan dengan perbedaan antara
praktikum verifikatif (cookbook labs) dengan praktikum penemuan (inquiry-oriented labs)
(Contrasting Cookbook with Inquiry-Oriented Labs) oleh Carl J. Wenning, Illnois State
University, beberapa di antaranya disajikan dalam tabel di bawah ini:
Perbedaan antara Praktikum Verifikatif (Cookbook Labs) dengan Praktikum
Penemuan (Inquiry-Oriented Labs)
Praktikum Verifikasi Praktikum Berbasis Inkuiri
Berdasarkan set instruksi yang detail Berdasarkan pertanyaan arahan utama
Siswa mengikuti langkah-langkah untuk Siswa merancang sendiri desain eksperimen
mengerjakan eksperimen
Aktivitas siswa fokus kepada verifikasi Aktivitas siswa fokus kepada menemukan
informasi yang sebelumnya mereka dapatkan pemahaman konsep yang kuat
di kelas
Siswa telah disediakan tabel pengumpulan Siswa menentukan sendiri tipe data seperti
data dengan ukuran yang spesifik dan tipe apa dan berapa banyak yang akan
datanya dikumpulkan
Siswa diberitahu data apa yang akan Siswa dibiarkan menentukan data apa yang
dikumpulkan akan dikumpulkan
Siswa tidak mendesain eksperimen Siswa membuat desain eksperimen
berdasarkan prinsip penemuan
Siswa mengomunikasikan hasil hanya kepada Siswa mengomunikasikan dan
guru melalui laporan praktikum mempertahankan hasil kepada siswa lain di
sesi laboratorium
Siswa secara umum tidak memprediksi, atau Siswa diminta untuk membangun prediksi
prediksi berdasarkan materi yang telah berdasarkan proses deduktif
diketahui
Siswa diberi tahu variabel apa yang konstan, Siswa mengidentifikasi, membedakan secara
dan yang mana yang divariasikan, yang mana benar variabel sendiri
yang bebas, dan terikat
Interaksi antara siswa dan guru sangat rendah Sejumlah pertanyaan akan menciptakan
interaksi yang tinggi antara siswa dan guru
Siswa langsung menyelesaikan masalah yang Siswa mengidentifikasi masalah untuk
dikemukakan oleh guru diselesaikan berdasarkan observasi fenomena
yang tidak biasa
Siswa diberi tahu secara rinci bagaimana Siswa menggunakan pendekatan mereka
menganalisis dan menginterpretasi data sendiri untuk menganalisis dan
menginterpretasi data
Menggunakan lower-order thinking skills Menaikkan higher-order thinking skills
Siswa cenderung melaporkan hanya fakta Pertanyaan penemuan berdasarkan laporan
praktikum
Praktikum tidak seperti kenyataan Praktikum mendekati metode saintifik yang
benar
Praktikum dihantarkan dengan sejumlah Praktikum dihantarkan dengan sejumlah
instruksi pertanyaan
Sumber: Carl J. Wenning, Coordinatror Physics Teacher Education Program Illnois State
University

Setelah mengetahui perbedaan antara LKS yang bersifat verifikatif (cookbook labs)
dengan LKS yang bersifat penemuan (inquiry labs), guru dapat mengonversi LKS yang
bersifat verifikatif (cookbook labs) menjadi LKS yang bersifat penemuan (inquiry labs)
berdasarkan perbedaan-perbedaan tersebut dan contoh LKS yang bersifat penemuan (inquiry
labs).
Mark dan Sandra (2001) telah menyusun prinsip-prinsip adaptasi yang bertujuan untuk
melibatkan siswa dalam penyelidikan ilmiah dengan mencari cara untuk melibatkan siswa
dengan pertanyaan-pertanyaan yang berarti, bukti, dan penjelasan. Prinsip-prinsip adaptasi
digunakan untuk mengubah laboratorium biasa menjadi pengalaman berbasis inquiry untuk
siswa. Adapun prinsip prinsip adaptasi sebagai berikut :
Pertanyaan:
1. Perubahan pernyataan tujuan kegiatan tersebut menjadi pertanyaan.
2. Libatkan siswa dalam kegiatan di mana mereka menghasilkan pertanyaan untuk
menyelidiki.
3. Membuat pertanyaan yang relevan dengan siswa.
Bukti:
4. Bukti memberikan siswa, kelompok, atau peluang kelas untuk mendefinisikan
variabel, mengembangkan prosedur, mengatur tabel data, dan membuat prediksi.
Penjelasan:
5. Pindahkan penjelasan dan buku teks membaca guru. dari sebelum laboratorium
untuk setelah laboratorium
6. Mengharapkan siswa untuk mengembangkan penjelasan berbasis bukti sebagai
langkah utama dalam semua pekerjaan lab.
7. Memberikan kesempatan pada siswa untuk bekerja dan berbicara bersama-sama.
8. Melibatkan siswa dalam analisis data dengan mencari pola, menggunakan bukti dan
logika untuk mendukung penjelasan, dan mengasah keterampilan mereka di
membangun penjelasan berbasis bukti.
Komunikasi:
9. Memberikan kesempatan untuk menyajikan penjelasan kepada khalayak lain melalui
diskusi, menulis, dan menggambar.
10. Mintalah siswa untuk mengevaluasi logika penjelasan mereka dalam hal bukti.

Dalam melaksanakan praktikum penemuan tetap memerlukan panduan kerja berupa LKS
(lembar kegiatan siswa). Panduan LKS inquiry lab sangat berbeda dengan cookbook lab.
Pada inquiry lab siswa lebih banyak dieksplorasi kemampuannya sebagai ilmuwan dengan
pertanyaan daripada cookbook labs. Pertanyaan menantang ini siswa untuk merancang
prosedur untuk menyelidiki pengaruh perubahan satu atau lebih variabel pada suatu waktu.
Sebuah panduan perencanaan sederhana untuk menciptakan investigasi membantu siswa
memusatkan perhatian pada variabel kontrol dengan bertanya, Apa variabel variabel yang
Anda uji? Apa yang akan Anda ubah? Apa yang akan Anda buat tetap sama? Apa yang akan
Anda amati? Apa yang akan hasil berarti?(Harlen 2001). Siswa menulis prosedur, dirancang
grafik data, mengumpulkan bahan, dan mulai penyelidikan mereka.

Untuk membantu guru mengkonversi bentuk LKS yang bersifat verifikatif menjadi inquiri,
Mark dan Sandra (2001) membuat alat untuk menganalisis LKS inquiri sebagai berikut :

Alat analisis inquiri.

Apakah materi ... YA TIDAK

1. Keterlibatan peserta didik dalam pertanyaan berorientasi ilmiah?


Apakah pertanyaan memandu kegiatan lab
Apakah Siswa menghasilkan, memperbaiki, dan fokus
pertanyaan untuk penyelidikan?
Apakah pertanyaan yang relevan kepada siswa?
2. Mintalah peserta didik untuk memberikan prioritas untuk bukti?
Apakah siswa menggunakan indera dan instrumen mereka
untuk mengumpulkan bukti?
Apakah prosedur recipelike disajikan sebagai satu-satunya
cara untuk mengatasi tujuan?
Apakah siswa memiliki kesempatan untuk memutuskan apa
data untuk mengumpulkan atau bagaimana untuk
mengumpulkan itu?
3. Mendorong peserta didik untuk merumuskan penjelasan dari
bukti?
Apakah siswa didorong untuk memberikan penjelasan
awal?
Apakah siswa menghasilkan penjelasan dari bukti?
Apakah siswa diminta untuk menjelaskan alasan mereka?
4. Mewajibkan peserta didik untuk mengevaluasi penjelasan mereka
dalam penjelasan alternatif?
Apakah siswa membandingkan penjelasan berdasarkan
seberapa baik mereka menjelaskan bukti?
Apakah siswa diminta untuk merevisi penjelasan mereka
dalam bukti yang jelas?
5. Mengharapkan peserta didik untuk berkomunikasi dan
membenarkan penjelasan mereka diusulkan?
Apakah siswa memiliki kesempatan untuk mendiskusikan
ide-ide mereka dalam kelompok-kelompok kecil?
Apakah siswa memiliki kesempatan untuk
mempresentasikan ide mereka melalui tulisan, gambar, atau
berpikir?
Apakah siswa memiliki kesempatan untuk
mempresentasikan ide mereka ke khalayak lainnya?
Konversi LKS verifikatif ke inquiri
Cookbook labs Inquiry labs
Tujuan : Bagaimana merumuskan pemantulan
Merumuskan pemantulan cahaya cahaya?
Bagaimana sinar yang akan dipantulkan
jika sinar datang sejajar sumbu utama
pada cermin cekung maupun cermin
cembung?
Bagaimana sinar yang akan dipantulkan
jika sinar datang melalui titik fokus pada
cermin cekung maupun cermin cembung?
Hipotesis:
a) Alat dan Bahan Jika......................................................................
1. Laser pointer ........
2. Cermin datar maka....................................................................
3. Cermin cekung ........
4. Cermin cembung
5. Jarum pentul Variabel
6. Kertas bebas:.......................................................
7. Busur derajat Variabel
terikat:.....................................................
b) Langkah Kerja
Cermin Datar Alat dan Bahan:
1. Susunlah alat-alat seperti gambar .............................................................................
berikut. .............................................................................
2. Tandai titik A pada laser pointer dan .............................................................................
titik B pada cermin, tempat jatuhnya .....................
sinar datang. Kemudian nyalakan laser
pointer dan amati sinar pantulnya. Prosedur Kerja:
3. Tandai titik C pada garis yang dilewati .............................................................................
oleh sinar pantul. Kemudian .............................................................................
gambarlah garis tegak lurus cermin .............................................................................
pada titik B. Ukurlah besar sudut .............................................................................
datang dan sudut pantulnya. .............................................................................
Informasi: Garis yang tegak lurus .............................................................................
cermin pada titik jatuhnya sinar ........................
dinamakan garis normal (N). Sudut ..................................................................
antara sinar datang degan garis normal ..................................................................
dinamakan sudut datang, dan sudut ..................................................................
antara sinar pantul dengan garis ..................................................................
normal dinamakan sudut pantul. ..................................................................
4. Lakukan percobaan yang sama ..................................................................
beberapa kali dengan mengubah posisi ..................................................................
laser pointer sehingga sudut datangnya ..................................................................
berbeda. ..................................................................
c) Data dan Analisis Data: ..................................................................
Cermin Datar ..................................................................
Percobaa Sudut Sudut ..................................................................
n datang pantul ..................................................................
1 ..................................................................
2 Data dan Analisis Data:
3 Cermin Datar
4 Percobaa Var Var Pengolaha
n beba terika n data
d) Analisis Data s. t
1. Dari hasil pengukuran sudut datang 1
dan sudut pantul pada setiap cermin, 2
kecenderungan apa yang dihasilkan? 3
Berikan alasannya. 4
2. Hitung besar kesalahan relatif
pengukuran yang dilakukan. Kesimpulan:
3. Dari beberapa sinar datang yang 1. Jelaskan bagaimana hipotesis Anda
sejajar sumbu utama, kecenderungan didukung/tidak didukung oleh data
apa yang dihasilkan dari sinar pantul hasil eksperimen!
pada cermin cekung dan cermin Hipotesis saya didukung. Saya memprediksi
cembung? Berikan alasannya. sinar yang datang sejajar sumbu utama pada
4. Dari beberapa sinar datang yang cermin cekung maupun cermin cembung
melewati titik fokus, kecenderungan akan
apa yang dihasilkan dari sinar pantul dipantulkan.....................................................
pada cermin cekung dan cermin ......................
cembung? Berikan alasannya. Sinar yang datang melalui titik fokus pada
e) Kesimpulan cermin cekung maupun cermin cembung
1. Pada tiap cermin, sudut datang akan
cenderung.... dipantulkan.....................................................
2. Sinar yang datang sejajar sumbu .......................................................................
utama pada cermin cekung maupun ..............
cermin cembung akan dipantulkan.... .......................................................................
3. Sinar yang datang melalui titik fokus .......................................................................
pada cermin cekung maupun cermin ...............Atau
cembung akan dipantulkan.... Hipotesis saya tidak didukung. Saya
memprediksi sinar yang datang sejajar
f) Tindak Lanjut dan Aplikasi dalam sumbu utama pada cermin cekung maupun
Kehidupan cermin cembung akan dipantulkan
Pemantulan cahaya pada berbagai ...............................................................
bentuk pemantul seperti cermin Sinar yang datang melalui titik fokus pada
banyak sekali manfaatnya bagi cermin cekung maupun cermin cembung
manusia. Mulai dari kegiatan akan
bercermin hingga pemanfaatannya dipantulkan.....................................................
dalam bidang teknologi. Prinsip .......................................................................
periskop dan berbagai teleskop ..............
raksasa juga memanfaatkan gejala .......................................................................
peemantulan, selain pembiasan .......................................................................
dengan lensa. Dengan cermin ...............
cembung, para pengemudi terbantu 2. Identifikasilah segala kemungkinan
dalam mengamati kendaraan lain di perlakuan atau faktor yang dapat
kiri, kanan, maupun belakang. mempengaruhi eksperimen Anda!
Teknologi sel surya yang .......................................................................
memanfaatkan energi matahari untuk .......................................................................
sumber energi bagi manusia juga .......................................................................
memanfaatkan cermin untuk .......................................................................
mengumpulkan cahaya matahari. .......................................................................
.......................................................................
............................................
3. Diskusikan apa yang mungkin
dilakukan secara berbeda di lain waktu
dan apa saja eksperimen terkait lain
yang mungkin dapat dilakukan!
.......................................................................
.......................................................................
.......................................................................
.......................................................................
.......................................................................
.......................................................................
............................................

Daftar Pustaka
Taylor, G. & Chair. 1998. Goals of the Introductory Physics Laboratory. Am. J. Phys., 66
(6): 483-485.
Wenning, C.J. 2004. Contrasting Cookbook with Inquiry-Oriented Labs. [Online] dapat
diakses di:
http://www2.phy.ilstu.edu/pte/302content/inquiry_labs/inquiry_vs_cookbook_lab.pdf
National Science Education Standards (NSES). [Online] dapat diakses di:
https://www.csun.edu/science/ref/curriculum/reforms/nses/nses-complete.pdf
Mark J. Volkmann and Sandra K. Abell. Rethinking Laboratories : Tools for converting
cookbook labs into inquiry. Colombia